cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 108 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2025)" : 108 Documents clear
PENGENALAN ILMU MANAJEMEN RANTAI PASOK DENGAN MODEL SIMULASI BEER GAME PADA SISWA SMK BATIK I SURAKARTA Mayasari, Sri; Oktyajati, Nancy; Utomo, Muhammad Fitri Budi; Bila, Ica Salsa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11875

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi siswa pada tingkat SMA/SMK sederajad adalah kebingungan dalam memilih pendidikan tingkat tinggi. Hal ini karena mereka belum memiliki gambaran terhadap bidang ilmu dan prospek pekerjaan dari ilmu yang akan ditempuh di pendidikan tinggi. Memilih program studi tepat akan menentukan arah karier di masa depan, sehingga untuk menjawab masalah tersebut perlu dilakukan pengenalan terhadap salah satu bidang ilmu yang akan dipelajari di tingkat pendidikan tinggi salah satunya adalah ilmu manajemen rantai pasok yang dipelajari di program studi Teknik Industri UNIBA. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu untuk memperkenalkan rumpun ilmu di Teknik Industri agar menjadi salah satu referensi bagi siswa-siswi dalam menentukan arah karier sesuai dengan minat dan cita-citanya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode simulaasi dan permainan dengan Beer Game. Beer Game adalah simulasi yang meniru rantai pasokan. Pemain mengambil peran seperti pabrik, distributor, grosir, dan pengecer, dan membuat keputusan yang mempengaruhi aliran barang dan tingkat persediaan. Bahan yang butuhkan adalah papan beer game, kartu, pensil, chip permainan, dan slip pesanan. Permainan Rantai Pasokan adalah cara interaktif dan menarik untuk mempelajari pentingnya komunikasi, koordinasi, dan perkiraan dalam rantai pasokan. Dengan kegiatan ini diharapkan siswa tingkat SMA/SMK Sederajad dapat memahami rumpun ilmu manajemen rantai pasok sebagai referensi mereka memilih jurusan dan karir di masa depan. Kata Kunci: Beer game, Simulasi, Rantai pasok, Teknik industri
PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PERTANIAN ORGANIK DI LAHAN KERING SECARA KOMPREHENSIF DAN TERPADU MENUJU KEBERLANJUTAN EKONOMI, LINGKUNGAN HIDUP DAN KESEHATAN MASYARAKAT Nik, Nikolas; Gumelar, Asep Ikhsan; Rusae, Aloysius
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11908

Abstract

Desa Lapeom, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)-Nusa Tenggara Timur, memiliki potensi pertanian organik dengan ketersediaan lahan untuk tanaman pangan, pakan ternak, dan perikanan air tawar. Namun, kurangnya pengetahuan dan keterampilan menyebabkan praktik pertanian organik belum optimal. Universitas Timor merespons tantangan ini dengan mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) melalui pembinaan desa yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan praktik pertanian organik yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai dengan Oktober tahun 2024 di desa Lapeom, program Desa binaan Program dilaksanakan secara berturutan dengan format Education for Sustainable Development (ESD), dengan tahapan program ini meliputi survei awal, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, serta monitoring dan evaluasi. Tahapan teknis yang diterapkan mencakup pengolahan lahan, penyiapan benih, penggunaan pupuk dan pestisida organik, penanaman, pemeliharaan, hingga panen. Selain itu, program ini juga mencakup peternakan ayam kampung. Tim PKM, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dengan keahlian di bidang budidaya tanaman, hama, penyakit tanaman, dan bioteknologi, berharap program ini dapat membentuk pola bertani yang lebih ramah lingkungan, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini yaitu (1) Pahamnya masyarakat desa Lapeom tentang system pertanian organik (2) kelompok masyarakat desa Lapeom telah memahami proses pembuatan dan manfaat pestisida organik. (3) Memberikan tambahan pendapatan masyarakat melalui praktek pengelolaan budidaya tanaman buncis dengan system budidaya tanaman organic yang ramah terhadap lingkungan hidup.
Mengatasi Tantangan Melalui Pengembangan Keterampilan: Studi Kasus Pelatihan Microsoft Excel di Komunitas Tunarungu Yotoro Hamzah, Hardi; Tuhumena, Lolita; Paranoan, Nicea Roona; Appa, Felycitae Ekalaya; Fitriya B, Winda Ade; Mishbach, Imam; Papriani, Nada Pertiwi; Nazal, Muhammad Asghar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11922

Abstract

Komunitas Tunarungu Yotoro, sebuah kelompok yang aktif di Yotoro, Sentani, Jayapura. Komunitas ini berfokus pada pemberdayaan kaum muda dan komunitas tuli melalui berbagai kegiatan yang mendukung interaksi sosial dan pengembangan keterampilan. Perlunya keterampilan komputer dan spreadsheet, khususnya Microsoft Excel, dalam komunitas ini untuk meningkatkan peluang kerja mereka. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan survei untuk memahami kebutuhan dasar komunitas tunarungu dan pemuda di Yotoro. Lokakarya tiga bulan diadakan dimana para peserta diajarkan dasar-dasar Microsoft Excel hingga aplikasi manajemen data yang lebih maju. Evaluasi dilakukan di akhir kegiatan untuk menilai dampak pelatihan dan menyusun rencana tindakan selanjutnya. Pelatihan Microsoft Excel baru-baru ini diikuti oleh 20 peserta, dengan 85% di antaranya berhasil menyelesaikan pelatihan. Namun, 15% peserta tidak berhasil karena berbagai faktor seperti perbedaan tingkat pemahaman, metode pembelajaran, keterbatasan waktu, kurangnya dukungan, motivasi dan keterlibatan, serta faktor eksternal. Pelatihan menunjukkan hasil yang positif, dengan tingkat kepuasan sebesar 90%. Namun, hasil survei menunjukkan bahwa 90% peserta membutuhkan laptop tambahan untuk menjangkau lebih banyak peserta. Kepuasan terhadap pendalaman materi dan bentuk kelompok belajar sesuai dengan kondisi di lapangan dan kebutuhan peserta, yaitu mencapai 100%. Diperlukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap program pelatihan untuk meningkatkan tingkat keberhasilan peserta secara keseluruhan.
Pelatihan Pembibitan Tanaman Hortikultura di SMP Islam Al-Fattah Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau Setiawan, Ihda Andrey Yanuar; Ratnasari, Ika Fitriana Dyah; Riskayanti, Riskayanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11943

Abstract

Kepadatan penduduk di Kabupaten Lamandau terus meningkat, yang berdampak pada kebutuhan ekonomi masyarakat, terutama di bidang pertanian. Meskipun tanaman hortikultura memiliki potensi besar, rendahnya pemahaman tentang sektor ini menghambat perkembangannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar di SMP Islam Al-Fattah Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, mengenai pentingnya memanfaatkan pekarangan untuk berkebun hortikultura. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan presentasi dan demonstrasi pengelolaan pekarangan serta pembibitan tanaman hortikultura. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan menghasilkan informasi yang sangat bermanfaat bagi pelajar untuk memahami teknik bercocok tanam hortikultura, terbukti dengan kemampuan mereka dalam membuat media tanam dan melakukan pembibitan tanaman hortikultura seperti bayam dan kangkung.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Digital: Pengenalan dan Pelatihan Sistem Informasi Desa Yudhaswana, Yuri; Hendra, Andi; Ardiansyah, Rizka; Wirdayanti, Wirdayanti; Ngurah, Gusti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11974

Abstract

Transformasi digital pemerintah menjadi fokus utama untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik di Indonesia, sesuai dengan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendesa No. 7 Tahun 2021. Namun, penerapan teknologi digital di pedesaan masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan infrastruktur dan rendahnya literasi digital aparatur desa. Desa Watumaeta, misalnya, kesulitan dalam mengelola informasi dan memberikan layanan secara efektif. Untuk mengatasi masalah ini, program “Pemberdayaan Masyarakat melalui Implementasi Program Desa Digital” dilaksanakan dengan pendekatan Technology Transfer. Program ini memberikan pelatihan intensif tentang penggunaan Sistem Informasi Desa (SID) untuk meningkatkan kapasitas teknis aparatur desa. Metode yang diterapkan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan materi pelatihan, pelatihan langsung, evaluasi, serta pendampingan berkelanjutan melalui pendekatan transfer teknologi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan aparatur desa, efisiensi pengelolaan data, dan pelayanan publik berbasis digital. Desa Watumaeta diharapkan menjadi contoh desa digital yang transparan dan responsif.
UPAYA PENINGKATAN MANAJEMEN DIRI PASIEN DIABETES MELITUS DI POSYANDU LANSIA Surya, Defrima Oka; Desnita, Ria; Jafni Hirda, Lika; Sani Efendy, Wulan; Fatrisia, Ticy
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11987

Abstract

Mitra dalam kegiatan ini adalah Posyandu Lansia. Permasalahan mitra yang ditemukan adalah belum terimplementasinya perawatan yang berkelanjutan pada lansia diabetes melitus (DM) sehingga beresiko terhadap munculnya komplikasi DM pada lansia. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengimplementasikan perawatan yang berkelanjutan dalam manajemen penyakit DM pada lansia dengan menggunakan aplikasi berbasis android. membuat aplikasi berkaitan dengan manajemen diri pasien DM, memberikan edukasi kepada lansia tentang pilar penatalaksanaan diabetes menggunakan edukasi, melatih kader dalam perawatan DM (mencek gula darah dan menggunakan aplikasi) serta memberikan bantuan fasilitas penunjang Posyandu. Jumlah sasaran mitra dalam kegiatan ini terdiri dari 5 orang kader dan 15 orang lansia. Lokasi kegiatan adalah di Posyandu lansia RW 01, Kelurahan Korong Gadang, Kota Padang, Sumatera Barat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dari tanggal 28 Oktober – 15 November 2024. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra. Lansia dan kader diharapkan dapat mengaplikasikan penatalaksanaan DM dalam perawatan sehari-hari sehingga mencegah munculnya komplikasi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN STRATEGI BISNIS, AKUNTANSI, DAN PERPAJAKAN PADA PENGERAJIN KAYU UKIR BALI Yudha, Cokorda Krisna; Putra, I Putu Iwan Pramana; Putra, Gede Sanjaya Adi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.12000

Abstract

Pengrajin di Gianyar, Bali, mampu membuat karya yang berbahan dari logam dan kayu untuk kebutuhan upacara agama Hindu. Kelompok usaha dagang dan kerajinan ukir kayu Bali "Baliary Artcrafts", mitra I Komang Ari Harimbawa, berada di Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, dan menerima program pengabdian masyarakat. Keahlian ini berasal dari keluarga besarnya. Kapasitas produksi yang bertumbuh, pemasaran internet yang berkembang, dan kualitas karyawan akuntansi dan perpajakan yang meningkat, serta peningkatan laba dan aset perusahaan adalah kontribusi utama dari program ini. Dalam menjalankan usaha, mitra mengalami kendala seperti: mereka tidak menyimpan data dalam bentuk pembukuan yang berkaitan dengan laba dan rugi usaha; mereka tidak mempunyai pembukuan yang memuat proses penentuan harga pokok produksi; serta mereka tidak memiliki katalog produk, yang membuat promosi sulit. Solusi untuk masalah ini meliputi: 1) Pembentukan dan perancangan sistem pembukuan laba rugi dan perpajakan, 2) Membangun dan membuat sistem pembukuan harga pokok produksi, dan 3) membuat strategi promosi dan pemasaran melalui internet dan membuat katalog produk yang dimiliki
Optimalisasi Ekonomi Sirkulasi Melalui Daur Ulang Sampah dan Digitalisasi Manajemen pada Bank Sampah Utomo, Mohamad Nur; Pratiwi, Sulistya Rini; Setyawan, Farid Helmi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.12003

Abstract

Pengelolaan bank sampah yang efektif sangat penting dalam menangani volume sampah yang semakin meningkat di tempat pembuangan akhir.  Bank sampah dapat memainkan peran penting dalam pengelolaan sampah di tingkat lokal dan nasional.  Tujuan program ini adalah untuk dapat meningkatkan kapasitas dan produktivitas pada lembaga bank sampah dengan memberikan pendampingan  peningkatan kapabilitas SDM dalam pengelolaan daur ulang sampah dan sistem digitalisasi manajemen.  Hasil pelaksanakan kegiatan program ini menunjukkan mitra lembaga bank sampah yaitu KSM Bais, Tarakan memiliki peningkatan pengetahuan dan ketrampilan pada pengelolaan bank sampah.  Mitra telah memiliki peningkatan varian produk daur ulang yang memiliki nilai jual seperti produk perhiasan bunga plastik, tempat sampah, tempat alat tulis, ecobrick dan produk estetik lainnya.  Mitra telah memiliki dan menerapkan sistem aplikasi bank sampah berbasis website yang dapat mengefektifkan pengelolaan administrasi bank sampah. Selain itu mitra mengoptimalkan pemasaran berbasis website dan media sosial online yang terbukti dapat meningkatkan kinerja pemasaran bank sampah
Implementasi Sertifikat Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik Pada UMKM Pempek Frozen Gending Sriwijaya Eliza, Rispa; Dwiningtyas, Maulidiah; Sari, Ridha Salsabila; Simarmata, Rosalina Boru
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.12059

Abstract

Keamanan pangan tidak dapat terlepas dari penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia telah menetapkan standar CPPOB (Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik). Standar ini dibuat untuk menjamin bahwa metode produksi makanan olahan Indonesia mematuhi peraturan-undangan nasional mengenai keamanan, praktik higienis, dan standar kualitas. Untuk mendapatkan izin edar (MD) dari Badan POM, diperlukan CPPOB. CPPOB (Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik) pada pelaku UMKM sendiri merupakan suatu pedoman yang menjadi dasar dalam memproduksi makanan pangan yang terjamin kualitas serta kebersihannya. Masih banyak pelaku UMKM yang kurang menyadari betapa pentingnya mengolah pangan sesuai standar CPPOB yang berlaku. Dengan memberikan pemahaman mengenai standar CPPOB dan membantu pelaku UMKM dalam memperoleh sertifikat CPPOB dapat meningkatkan produktifitas serta daya saing antar produk. Metode yang dilakukan bagian menjadi: rencana kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa membutuhkan waktu sekitar lima bulan kerja untuk memperoleh sertifikat CPPOB, dan pemilik UMKM sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini.
Pengaktifan NPWP Non-Efektif Serta Pelaporan NPWP OP Pada UMKM Frozen Pempek Gending Sriwijaya Zulkifli Z; Anggraini, Feni; Sitorus, Yesi Ardianti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.12060

Abstract

NPWP berfungsi sebagai identitas diri Wajib Pajak dan merupakan alat administrasi untuk melaksanakan hak dan kewajiban pajak penghasilan. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) harus disertakan dalam penyetoran dan pelaporan Pajak Penghasilan. Terdapat bebrapa sitem penerapan wajib pajak dalam melaporkan pajak penghasilannya, salah satunya ialah penerapan sistem perpajakan yang dikenal sebagai sistem self-assessment, yang mana wajib pajak memiliki hak penuh untuk menghitung, menyetor, dan melaporkan pajaknya sendiri. Dalam hal ini suatu kegiatan usaha atau bisnis, pajak adalah salah satu faktor untuk menunjang kegiatan tersebut, contohnya adalah UMKM. Begitu banyak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Dumai yang masih belum patuh pajak. Dalam hal ini, Mahasiswa STIE Tuah Negeri melakukan kegiatan pendampingan salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperhatikan pajak penghasilan mereka dalam kegiatan usahanya. Hal ini dilakukan untuk membangun rasa patuh pajak bagi para UMKM. Metode pelaksanaan dibagi menjadi : rencana, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan yaitu pemilik UMKM sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini, NPWP yang dimiliki tidak dilaporkan selama dua tahun kini aktif kembali dan menunjang kegiatan usahanya yang patuh pajak menjadi pandangan baik bagi konsumen

Page 4 of 11 | Total Record : 108