cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,253 Documents
Pengenalan Aplikasi Haji Pintar dan Nusuk Untuk Calon Jamaah Haji KBIHU Mawaddah 2025 Darwiyanto, Eko; Nurtantyana, Rio; Priyadi, Yudi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13937

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital calon jamaah haji KBIHU Mawaddah melalui pelatihan penggunaan aplikasi Haji Pintar dan Nusuk. Kedua aplikasi tersebut dirancang oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan berbasis modifikasi System Development Life Cycle (SDLC), mencakup perencanaan, pengembangan materi, pelaksanaan sesi interaktif, hingga evaluasi dan dukungan lanjutan. Kegiatan ini diikuti oleh 45 calon jamaah haji dan dilaksanakan secara luring di Masjid As-Sa’adah, Banjaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64% peserta merasa sangat puas dan 33% puas terhadap pelatihan yang diberikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan yang digunakan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan aplikasi digital haji. Kegiatan ini direkomendasikan untuk direplikasi di KBIHU lain guna memperluas dampak pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi
PENINGKATAN PENGETAHUAN EDUKASI CORRECT BREASTFEEDING TECHNIQUES PADA IBU PRIMIPARA DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL Wahyuni, Ida Tri; Wulandari, Siswi; Nikmah, Anis Nikmatul
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13952

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) merupakan bagian fundamental dalam proses tumbuh kembang bayi, karena ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi untuk tumbuh dengan sehat, meningkatkan daya tahan tubuh, serta memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi. Oleh karena itu, keberhasilan pemberian ASI di Indonesia menjadi salah satu indikator penting dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak. Sebagian besar ibu primipara menghadapi tantangan dalam memahami posisi yang tepat, cara menyusui yang efektif, dan tanda-tanda bayi yang sudah kenyang atau masih lapar. Tanpa keterampilan yang baik, proses menyusui dapat menjadi masalah, baik bagi ibu (misalnya sakit pada puting susu) maupun bagi bayi (misalnya bayi tidak mendapatkan ASI dengan optimal). Mengingat pentingnya pengetahuan yang tepat tentang teknik menyusui, berbagai metode edukasi telah diterapkan untuk membantu ibu primipara memahami cara menyusui yang benar. Beberapa metode yang umum digunakan antara lain pemberian informasi melalui konseling langsung, buku panduan, dan seminar-seminar tentang menyusui. Namun, efektivitas dari setiap metode ini seringkali bervariasi, tergantung pada cara informasi disampaikan dan diterima oleh ibu. Peran seorang Bidan dalam kasus ini yaitu memberikan pendidikan kesehatan sebagai upaya peningkatan pengetahuan tentang mengenai cara menyusui yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini digunakan metode pelaksanaan terdiri tiga tahap yaitu persiapan, pelaksaanaan, serta evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan mayoritas peserta mengalami peningkatan tingkat pengetahuan dengan baik setelah dilakukan pendidikan kesehatan dengan media audiovisual mengenai teknik menyusui dengan benar. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan untuk meningkatan pengetahuan masyarakat direkomendasikan sebagai promosi kesehatan salah satunya tentang pentingnya upaya pemberian teknik menyusui dengan tepat
“Healthy Pop” Alternatif Minuman Boba dari Buah yang Menyehatkan Habib, Akbar; Intan, Dian Retno; Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Lubis, Wildani; Kabeakan, Nana Trisna Mei Br
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13672

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi di bidang makanan dan minuman membuat semakin maraknya produk-produk instan yang mengandung zat aditif, diantaranya pemanis sintetis dan pewarna makanan. Konsumsi produk-produk ini dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, sehingga perlu adanya alternatif produk atau olahan lain yang lebih menyehatkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan untuk memperkenalkan minuman sehat yang terbuat dari buah-buahan, khususnya popping boba atau yang dinamakan “Healthy pop”, sebagai alternatif minuman manis. Kegiatan ini melibatkan Sanggar Belajar Cerdas, sebuah kelompok yang terdiri dari anak-anak dan orang tua, yang belajar membuat minuman ini bersama-sama. Para peserta mengikuti lokakarya di mana mereka belajar membuat popping boba dengan menggunakan buah-buahan lokal seperti mangga, jeruk, buah naga, dan semangka. Mereka juga mendapatkan edukasi mengenai manfaat kesehatan dari bahan-bahan tersebut. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi minuman sehat dan memotivasi peserta untuk mencoba membuat minuman ini di rumah. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu, sumber daya, dan tingkat pengetahuan yang berbeda-beda, kegiatan ini memberikan pengetahuan baru, mempromosikan kebiasaan hidup sehat, dan menciptakan peluang bagi keluarga untuk mempraktikkan pola makan sehat di rumah. Secara keseluruhan, kegiatan ini diterima dengan baik dan mendapat tanggapan positif.
Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Melalui Model Kooperatif STAD dengan Media Google Lens pada Anak TKI ICC Ladang Kosma, Pahang, Malaysia Fadillah, A; Ernawati; Saparuddin, Saparuddin; Maretik, Maretik; Yanti, Yanti; Tendrita, Miswandi; Haris, Iyan Nurdiyan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13675

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering ditemukan dalam pelaksanaan pembelajaran bagi anak-anak TKI di ICC Ladang Kosma, Malaysia adalah rendahnya minat dan hasil belajar siswa yang disebabkan kurang akses dan pelayanan pendidikan. Melalui Program MBKM Nasional dalam bentuk “Program Proyek Kemanusiaan” maka Perguruan Tinggi (MRPTNI) mengirimkan mahasiswa ke wilayah tersebut untuk membantu proses pembelajaran dan mendampingi anak-anak TKI. Salah satu pendekatan yang relevan untuk pembelajaran anak-anak tersebut adalah model kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD) berbantu media Google Lens yangdiharapkan dapat meningkatkan minat dan hasil belajar IPA pada anak-anak TKI di Malaysia, khususnya di ICC Ladang Kosma. Kegiatan PkM ini dilaksanakan mulai tanggal 27 November 2024 – 22 Februari 2025 dengan prosedur pelaksanaan yang meliputi: desain dan perancangan program, implementasi di lapangan, analisis hasil dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media Google Lens memiliki dampak yang sangat positif terhadap peningkatan minat (skor rata-rata 90,83 kategori sangat tinggi) dan hasil belajar siswa (97,14 kategori sangat tinggi) pada materi Keragaman Hayati. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model STAD berbasis Google Lens sangat efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar IPA pada anak-anak TKI ICC Ladang Kosma, Pahang di Malaysia.
PEMBERDAYAAN PENGRAJIN MELALUI KONSEP TRI N PENGGUNAAN MESIN BUBUT KAYU DI SUKORENO KULON PROGO Widodo, Widodo; Hadi, Samsul; Setuju, Setuju; Anggraeni, Jatu
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13815

Abstract

Hacotan Craft merupakan usaha ekonomi kreatif yang berfokus pada pengolahan serat alam. Hacotan Craft mempunyai tekad untuk mengembangkan usahanya ke pengolahan kayu yang lebih unik dan menarik melalui konsep pembuatan alat dapur berupa gelas, nampan cangkir dsb. Akan tetapi penggunaan dari mesin bubut ini belum optimal, pemilik usaha Hacotan Craft juga terkendala dalam mendesain, konsep dan membuat produk menggunakan mesin bubut kayu tersebut. Tujuan pengabdian memberikan pendampingan dalam optimalisasi penggunaan mesin bubut agar dapat mendukung proses produksi yang optimal. Metode dilakukan dengan action research melalui penyuluhan secara partisipatif yaitu penyuluhan yang mendorong mitra untuk berkontribusi mengikuti kegiatan pendampingan dengan alur persiapan dengan berbagai alat dan media yang digunakan, Penyampaian desain produk dan konsep yang akan dibuat, Mendemonstrasikan penggunaan alat msin bubut kayu dengan pendampingan, Mitra mencoba membuat produk yang telah dibuat desain, Monitoring dan Evaluasi program. Kreativitas kunci utama dalam mengembangkan produk, selain itu di dukung dengan pengembangan keterampilan yang tepat akan menghasilakan produk unik dan berkualitas. konsep Tri N (Niteni, Nirokke, Nambahi) para pengrajin dapat mengoptimalkan alat mesin bubut kayu untuk menghasilkan produk yang unik dan berkualitas.
SINERGI PENDIDIKAN DAN KESEHATAN: PEMBENTUKAN TIM MUTU KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN SKABIES DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN Wahyuni, Yosha Putri; Ramadhani, Isniani; Kristanti, Melly
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13844

Abstract

Skabies, yang juga dikenal dengan nama Gudik, adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh infeksi tungau Sarcoptes scabei var hominis (Sarcoptes sp. ). Skabies dapat terjadi terutama di lingkungan yang padat penduduk (termasuk pondok pesantren). Pondok pesantren merupakan sekolah berasrama memiliki tanggung jawab yang besar dalam memastikan kesehatan dan kesejahteraan santri yang tinggal di lingkungan asrama. Dalam upaya ini, sangat penting untuk membentuk Tim Mutu Kesehatan yang bertugas memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta kondisi kesehatan umum di asrama. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, Pondok Pesantren Darun Na’im Yapia berperan sebagai mitra tempat pengabdian. Sasaran dari kegiatan ini adalah terbentuknya tim kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian skabies sehingga diharapkan tidak ada lagi skabies dilingkungan pondok pesantren. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini terdiri dari tiga langkah: 1. persiapan dan survei awal dengan mengenali masalah yang terdapat di Pondok Pesantren, serta berdiskusi bersama mitra; 2. memberikan pengantar terkait pembentukan tim mutu kesehatan dan pelatihan terkait pemeriksaan fisik serta pengisian lembar DeScab, ketiga adalah evaluasi terhadap tim mutu kesehatan, evaluasi dilakukan dengan memanfaatkan kuesioner. Hasil dari survei menunjukkan pre dan post test untuk ketahanan kesehatan skornya 29 (20-32) vs 29 (22-32) (p=0,625), mutu pelayanan kesehatan skornya 18 (12-20) vs 18 (9-21) (p=0,409), kerjasama tim skornya 47 (25-50)  vs 45 (33-50) (P=0,022).  Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa ketahanan kesehatan dan mutu layanan kesehatan menunjukkan hasil yang sama antara pre dan post test tetapi untuk skornya mengalami peningkatan walaupun tidak bermakna, sementara untuk kerjasama tim hasil pre dan post test mengalami peningkatan dan bermakna
Digitalisasi Renungan Harian dan Manajemen Data Pastoral pada Paroki Noemuti Silab, Theodorus; Manehat, Donatus Joseph; Subani, Yohanes; Meolbatak, Emiliana Metan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13962

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Noemuti, salah satu paroki tertua di Pulau Timor yang memiliki peran penting dalam kehidupan spiritual masyarakat. Paroki ini menghadapi dua tantangan utama: terbatasnya akses umat terhadap informasi pastoral dan sistem manajemen data yang masih bersifat manual. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas informasi rohani serta efisiensi manajemen data pastoral melalui digitalisasi. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan sistem, pengembangan aplikasi web, ujicoba sistem, sosialisasi dan pelatihan, hingga penyusunan luaran ilmiah. Aplikasi yang dikembangkan memiliki fitur utama seperti manajemen data umat, jadwal kegiatan gereja, renungan harian digital, serta statistik pastoral. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem digital ini mampu meningkatkan efisiensi kerja pengurus paroki dan memperluas jangkauan informasi kepada umat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil. Mahasiswa yang terlibat juga mendapatkan pengalaman praktis dalam penerapan teknologi di komunitas lokal, mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan komunitas religius pedesaan melalui pendekatan teknologi informasi yang kontekstual dan berkelanjutan
Inovasi Pemasaran guna Meraih Pasar Relung untuk Industri Batik Nikmah, Farika; Hasan, Halid; Ramadani Arjo, Tri; Muhammad Azzuhri, Fahmi; Ega Nirwana, Karina
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.14036

Abstract

Industri batik sebagai UKM, mampu menyerap tenaga kerja, berarti  membantu pemerintah dalam mengurangi tingkat pengangguran. Sehingga keberadaan industri batik penting, karena sebagai salah satu tempat untuk mencari penghasilan bagi masyarakat. Maka, industri  batik perlu setiap saat melakukan inovasi untuk menjaga survival usaha. Kegiatan ini dilaksanakan di Batik Bambu Kenanga, merupakan industri batik yang ada di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia. Tujuan kegiatan PkM ini, untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada industri batik dalam berinovasi pemasaran untuk meraih pasar relung untuk produk batik dengan pewarna alami. Kegiatan dilaksanakan dengan beberapa tahap, pertama,  diskusi yaitu untuk mencapai kesepakatan dalam menjalankan kegiatan, kedua, pendampingan yaitu mendampingi mitra untuk mengoptimalkan website sebagai media pemasaran online untuk meraih pasar relung luar negeri. Ketiga, dilakukan uji coba inovasi pemasaran dengan mempertemukan mitra pada kegiatan-kegiatan yang dapat menguatkan merek Batik Bambu Kenanga serta meluaskan pasar batik dengan pewarna alami untuk disampaikan di pasar relung. Pasar relung memberikan keuntungan untuk Batik Bambu Kenanga, karena di pasar relung akan bertemu dengan pembeli yang spesifik, harga bukan pertimbangan utama, dengan pembeli seperti kolektor batik atau pembeli yang memprioritaskan pada produk ramah lingkungan. Haapannya, setelah kegiatan ini mitra mampu melanjutkan inovasi pemasaran pada pasar relung dengan cara yang lebih ditingkatkan
Sosialisasi Peran Negara dalam Ruang Siber untuk Warga Kelurahan Pangkalan Jati, Kota Depok Yuliandri, Putrawan; Aji, M Prakoso; Subakdi, Subakdi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.14044

Abstract

Kegiatan sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai peran negara dalam ruang siber. Negara, melalui peran aktif pemerintah sebagai regulator dan fasilitator, perlu membangun sinergi dengan warga agar tercipta hubungan timbal balik yang mendukung keamanan serta etika di dunia digital. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki posisi strategis sebagai pengguna aktif sekaligus pengawas kebijakan digital. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Pangkalan Jati, Kota Depok dan diikuti oleh perwakilan tokoh masyarakat seperti ketua RT/RW, Karang Taruna, dan Ibu-Ibu PKK. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi yang tinggi dan antusiasme peserta dalam berdiskusi, khususnya terkait tantangan dalam memanfaatkan ruang digital secara bijak. Namun, keterbatasan waktu menjadi kendala dalam mengoptimalkan penyampaian materi dari tiga narasumber dengan bidang keahlian yang berbeda. Kesimpulannya, kegiatan sosialisasi ini berhasil meningkatkan pemahaman awal masyarakat terkait peran negara di ruang siber, dan ke depan disarankan adanya perencanaan waktu yang lebih proporsional untuk pendalaman materi secara komprehensif.
Pelatihan Sadar Wisata san Sapta Pesona Di Kampung Budaya Padi Pandanwangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur Wardana, Norman; Permana, Aa; Mardiana, Marcela Isma; Argyanti, Raissa Shafa; Syahrani, Syakilla Putri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.14067

Abstract

Pengembangan kepariwisataan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab penting untuk menjaga kelestarian sumber daya alam, lingkungan, dan warisan budaya. Kampung Budaya Padi Pandanwangi di Desa Tegalega memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata, namun belum dikenal luas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pengelola (POKDARWIS) tentang sadar wisata dan Sapta Pesona. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan diskusi langsung dengan peserta. Hasil dari pelatihan ini adalah meningkatnya pemahaman peserta tentang pentingnya sadar wisata dan Sapta Pesona untuk pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Desa Tegallega. Pelatihan ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta, yang dibuktikan dengan keaktifan dalam sesi tanya jawab. Kata Kunci: Sadar Wisata; Sapta Pesona; Pengembangan Pariwisata; Kampung Budaya; Pelatihan Masyarakat