cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,482 Documents
Edukasi Gizi dan Demo Puding Kelor untuk Camilan Anak Pra-Sekolah di PAUD Nidzamyah Ida Tri Wahyuni; Siswi Wulandari; Weni Tri Purnani; Rofiah; Betanuari Sabda Nirwana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.17996

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan karena camilan anak pra-sekolah masih banyak didominasi makanan praktis yang menarik dari sisi rasa dan tampilan, tetapi belum tentu memenuhi prinsip gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pendamping dalam menyiapkan camilan yang lebih sehat melalui pemanfaatan puding kelor sebagai alternatif berbasis pangan local. Kegiatan dilakukan pada November 2025 di PAUD Nidzamyah Mojoroto, Kota Kediri, dengan melibatkan 18 pendamping dan 56 anak pra-sekolah. Intervensi meliputi pretest, edukasi gizi interaktif, demonstrasi pembuatan puding kelor, praktik terarah, icip rasa anak, dan posttest. Hasil menunjukkan rerata skor pengetahuan pendamping meningkat dari 58,3 menjadi 84,7 dan 94,4% peserta mengalami peningkatan skor. Sebagian besar pendamping (88,9%) mencapai kategori kompeten pada checklist psikomotor, sedangkan 76,8% anak menyukai puding kelor. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi gizi dan demonstrasi praktik dapat memperkuat pembiasaan camilan sehat di lingkungan pendidikan anak usia dini sekaligus mendorong pemanfaatan pangan lokal bergizi.
Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular pada Anak Usia Sekolah di SDI Nidzamyah Mojoroto Siswi Wulandari; Dessy Lutfiasari; Alfika Alwatizahro; Huda Rohmawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18013

Abstract

Penyakit tidak menular pada masa dewasa sering berawal dari faktor risiko yang muncul sejak masa kanak-kanak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular pada anak usia sekolah serta meningkatkan pengetahuan siswa mengenai upaya pencegahan melalui pendekatan edukasi berbasis sekolah. Kegiatan dilaksanakan di SDI Nidzamyah Mojoroto, Kediri, pada Desember 2025 dengan rancangan pra-eksperimental one-group pretest-posttest untuk komponen edukasi dan skrining kesehatan berbasis sekolah untuk komponen deteksi dini. Peserta kegiatan berjumlah 96 siswa kelas III sampai V. Kegiatan meliputi edukasi kesehatan, pengukuran tinggi badan dan berat badan, penilaian status gizi berdasarkan indeks massa tubuh menurut usia, pengukuran tekanan darah, serta asesmen singkat perilaku berisiko. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 27,1% siswa berada pada kategori gizi lebih atau obesitas dan 17,7% memiliki hasil tekanan darah meningkat atau tinggi yang memerlukan pemantauan. Rerata skor pengetahuan siswa meningkat dari 55,8 menjadi 83,1 setelah edukasi. Program ini menunjukkan bahwa model skrining, edukasi, dan tindak lanjut di sekolah dapat menjadi strategi praktis untuk memperkuat pencegahan dini penyakit tidak menular pada anak.
Peningkatan Daya Saing Produk Souvenir UMKM Desa Wisata Sangkuliman melalui Pelatihan dan Pendampingan Desain Kemasan Partisipatif Muhammad Fauzan Noor; Andi Farid Hidayanto; Dini Zulfiani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18018

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM Desa Wisata Sangkuliman dalam merancang desain kemasan produk souvenir yang lebih informatif, menarik, dan memiliki identitas visual yang kuat. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kondisi awal mitra yang masih menggunakan kemasan sederhana, belum memiliki branding yang jelas, serta rendahnya pemahaman terkait labelisasi produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif selama dua hari yang meliputi pelatihan klasikal, workshop praktik desain menggunakan aplikasi sederhana, diskusi kelompok, simulasi pembuatan dummy kemasan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 10 orang yang terdiri dari pelaku UMKM dan pemuda desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 52 pada pre-test menjadi 81 pada post-test. Selain itu, dihasilkan lima dummy desain kemasan untuk produk unggulan desa, yaitu madu kelulut, kue semprit, kacang goyang, roti balok, dan kerupuk ikan belida. Observasi dan kutipan peserta juga menunjukkan perubahan persepsi bahwa kemasan dipahami sebagai identitas produk dan alat komunikasi nilai. Program ini disimpulkan efektif pada tahap penguatan kapasitas awal pelaku UMKM, meskipun masih diperlukan pendampingan lanjutan untuk memastikan implementasi kemasan pada produksi nyata dan penguatan aspek pemasaran.
Efektivitas Edukasi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Penderita GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD): Studi One-Group Pretest-Posttest Muhamad Amirul Rasyid; Her Basuki Her Basuki; Pipi Anonyma; Irnawati Irnawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18037

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan sistem pencernaan yang terjadi akibat refluks asam lambung ke esofagus sehingga menimbulkan gejala seperti nyeri ulu hati, rasa terbakar di dada, mual, rasa asam di mulut. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, faktor risiko, gejala, pencegahan, dan pengelolaan GERD dapat meningkatkan risiko kekambuhan serta menurunkan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan pada penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2026 di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, dengan sasaran sebanyak 17 penderita GERD. Metode kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Edukasi kesehatan diberikan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pemberian leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi kesehatan, dengan rerata selisih skor pre-test dan post-test sebesar -3,824 ± 1,237, nilai t = -12,748, dan p < 0,000. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan penderita GERD. Edukasi kesehatan dapat menjadi upaya promotif dan preventif yang bermanfaat untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
Pemeriksaan Kepadatan Mineral Tulang dan Penyuluhan Osteoporosis di Posbindu Delima, Sawangan, Depok Nurfitri Bustamam; Cut Fauziah; Daniel Natanael
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18049

Abstract

Osteoporosis adalah penyakit yang sering kali tidak terdeteksi hingga terjadi patah tulang (fraktur). Dampak osteoporosis tidak hanya sebatas fraktur, tetapi juga menyebabkan nyeri kronis, disabilitas, dan meningkatkan risiko kematian. Di Indonesia, prevalensi osteoporosis diperkirakan mencapai 10,3%. Meningkatnya populasi lanjut usia di Kota Depok memperkuat pentingnya skrining dan penyuluhan osteoporosis di masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kepadatan mineral tulang, meningkatkan pengetahuan tentang osteoporosis, dan mendorong penerapan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan tulang. Program PKM dilakukan di Posbindu Delima RW 11 Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok, mencakup: identifikasi faktor risiko osteoporosis, pengukuran indeks massa tubuh, pemeriksaan kepadatan mineral tulang menggunakan quantitative ultrasound kalkaneus, dan penyuluhan tentang osteoporosis. Kegiatan PKM diikuti oleh 88 warga yang mayoritas (88,6%) perempuan dengan rentang usia 45-59 tahun dan 39,6% obese 1. Hasil pemeriksaan didapatkan sebagian besar warga mengalami penurunan kepadatan mineral tulang, yaitu 63,6% osteopenia dan 28,4% osteoporosis. Selanjutnya, warga diberikan edukasi dan anjuran terkait hasil pemeriksaan kepadatan mineral tulang. Kegiatan PKM ini terbukti meningkatkan pengetahuan warga tentang osteoporosis dari 30% menjadi 70%, dan kesadaran untuk menerapkan gaya hidup sehat sebagai upaya mencegah osteoporosis dan dampaknya.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penguatan Literasi, Kesehatan dan Peduli Lingkungan di Kelurahan Sarimatondang kecamatan Sidamanik Samuel Albert Simanjuntak; Revalina Permata Sari Sihombing; Putri Giovani Rajagukguk; Refi Verolika Napitupulu; Winri Sidabutar; Grace Tessalonika Juliarta; Yoko Manurung; Kasih Patricia Gultom; Apriani Sijabat; Eva Pratiwi Pane
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.18051

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesadaran kesehatan, kepedulian lingkungan, serta pemahaman kontekstual masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan berbasis kolaborasi di Kelurahan Sarimatondang, Kecamatan Sidamanik. Kegiatan dilaksanakan pada 9–21 Februari 2026 dengan melibatkan mahasiswa, sekolah, dan masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui asistensi mengajar dan bimbingan belajar di SD 091407 Sarimatondang, edukasi lingkungan, keterlibatan dalam kegiatan posyandu, serta partisipasi dalam aktivitas pertanian masyarakat. Pendekatan creative learning diterapkan dalam program pendidikan melalui permainan edukatif, diskusi kelompok, dan penggunaan media visual sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi dan motivasi belajar siswa, khususnya dalam penguatan literasi membaca dan numerasi dasar. Program edukasi lingkungan berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya lingkungan belajar yang bersih dan mendukung, serta memperkuat hubungan sosial antara sekolah dan masyarakat. Pada bidang kesehatan, keterlibatan mahasiswa meningkatkan efisiensi pelayanan posyandu dan mendorong partisipasi orang tua dalam pemantauan tumbuh kembang balita. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam sektor pertanian memberikan pengalaman kontekstual yang memperkaya pemahaman sosial-ekonomi serta menumbuhkan empati terhadap mata pencaharian utama masyarakat. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi lintas sektor efektif dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan karakter sosial mahasiswa.
IMPLEMENTASI LITERASI DIGITAL BERBASIS ETHNOCULTURAL “SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI” DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING Mungkap Mangapul Siahaan; Jumaria Sirait; Susy Alestriani Sibagaring; Esti Marlina Sirait; Esther Romaartana Sitorus; Sanggam Magda Lasmaria Siahaan; Junifer Siregar; Sunggul Pasaribu; Naomi Simanjuntak
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18061

Abstract

Kesenjangan literasi digitial di abad ke-21 ini sangat besar antara Kota dan Kabupaten yang berakibat terhadap tantangan serius dalam mewujudkan kemampuan adaptif siswa yang berakarakter. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru-guru di SMA 1 Sidamanik, Kabupaten Simalungun melalui implementasi literasi digital yang diintegrasikan dengan kearifan lokal Sapanganbei Manoktok Hitei serta penerapan pendekatan Deep Learning. Kegiatan PkM ini dilaksanakan selama 3 tiga hari (19-21 Maret 2026) dan diikuti oleh kepala sekolah dan jajarannya serta guru-guru dari berbagai bidang studi sejumlah 50 orang. Metode pelaksanaan terbagi menjadi tiga tahap yakni (1) sosialisasi konsep literasi digital dan relevansinya dengan nilai budaya lokal; (2) pelatihan teknis penggunaan aplikasi pembelajaran digital berbasis Android seperti Articulate Storyline, Kahoot, Quizizz, Google Classroom, dan Avnet Learning Website; serta (3) penerapan langsung dalam simulasi kelas virtual. Dosen Tim Pengabdi terdiri dari delapan dosen dengan latar belakang keilmuan yang beragam, mulai dari ilmu computer hingga pendidikan Matematika dan Bahasa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi digital guru, dengan rata-rata penguasaan aplikasi mencapai 80%, terutama pada Google Classroom (90%) dan Articulate Storyline (80%). Selain itu, sebanyak 60% guru berhasil mengintegrasikan nilai-nilai Sapanganbei Manoktok Hitei – seperti kebersamaan, saling menghargai dan kebijaksanaan dalam berteknologi – ke dalam rencana pembelajaran mereka. Dampaknya, partisipasi aktif siswa dalam proses belajara meningkat hingga 91,7%. Dapat disimpulkan bahwa integrasi literasi digital berbasis kearifan lokal efektif tidak hanya dalam meningkatkan keterampilan teknis guru, tetapi juga dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna, kontekstual dan berkarakter.
Pendampingan Laporan Keuangan Menggunakan Aplikasi “BukuWarung” dan Pemanfaatan QRIS pada UMKM di Penyetan Parikesit Lisna Dwi Setiyani; Lulu Amalia Nusron; Anandita Zulia Putri; Ningrum Pramudiati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18117

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan dan sistem pembayaran pada UMKM, khususnya pada UMKM Penyetan Parikesit. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menganalisis bagaimana pendampingan penyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi “BukuWarung” dapat membantu pelaku UMKM dalam mengelola keuangan secara lebih efektif dan efisien, serta meningkatkan pemahaman dalam penggunaan sistem pembayaran digital melalui QRIS Shopee Partner. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pendampingan yang dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu survei, pelatihan dan pendampingan penggunaan QRIS, pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi “BukuWarung”, serta tahap implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah dilakukan pendampingan, pelaku UMKM mampu menggunakan aplikasi “BukuWarung” untuk melakukan pencatatan keuangan secara sistematis dan real-time, serta memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai. Penerapan kedua sistem tersebut terbukti meningkatkan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan karena seluruh transaksi terdokumentasi dengan baik. Selain itu, penggunaan QRIS dan “BukuWarung” juga dinilai efektif dalam meningkatkan efisiensi transaksi, mempermudah pemantauan arus kas, serta membantu pelaku UMKM dalam pengambilan keputusan usaha. Dengan demikian, kegiatan pendampingan ini mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan operasional usaha serta mendorong adaptasi UMKM terhadap perkembangan teknologi digital.
Pendampingan Pengelolaan Donasi Masjid Al-Qolam Berbasis IoT Melalui Pengembangan Kotak Amal Digital Agung Nilogiri; Rosita Yanuarti; Habibatul Azizah Al Faruq
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18121

Abstract

Pengelolaan donasi masjid memerlukan sistem yang transparan, akuntabel, dan efisien guna meningkatkan kepercayaan jamaah serta mendukung optimalisasi pemanfaatan dana. Masjid Al-Qolam Universitas Muhammadiyah Jember saat ini masih menggunakan kotak amal fisik dan kanal donasi digital, namun pencatatan keduanya belum terintegrasi dan masih dilakukan secara manual. Kondisi ini berpotensi menimbulkan keterlambatan pelaporan, kesalahan pencatatan, serta keterbatasan dalam penyajian informasi keuangan secara real-time. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan donasi melalui penerapan kotak amal digital berbasis Internet of Things (IoT) serta pendampingan penggunaan sistem pencatatan terintegrasi. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, instalasi perangkat, integrasi sistem dashboard, pelatihan kepada pengurus, serta monitoring dan evaluasi tingkat adopsi teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem kotak amal digital mampu mencatat donasi tunai secara otomatis dan menampilkan data pada dashboard secara real-time. Selain itu, pengurus masjid telah mampu mengoperasikan sistem secara mandiri setelah dilakukan pendampingan. Program ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan donasi masjid. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model inovasi pengelolaan donasi berbasis teknologi yang dapat direplikasi pada masjid atau lembaga filantropi lainnya
Sosialisasi Implementasi Fintech Peer to Peer Lending dan Antisipasi Internet Banking Scammer Meliza Meliza
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18136

Abstract

Minimnya literasi keuangan tentang fintech peer to peer ending berkontribusi terhadap belum maksimalnya pemanfaatan dana peer to peer lending di Asia Tenggara. Selain itu, maraknya penggunaan internet banking berdampak pada meningkatnya jumlah internet banking scammer yang merugikan nasabah bank. Literasi tentang internet banking dan risiko yang ditimbulkan juga belum sepenuhnya dipahami oleh masayarakat. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan tentang fintech peer to peer lending dan internet banking scammer. Kegiatan sosialiasis ini diadakan bersamaan dengan kegiatan visiting lecturer di Kalasin University Thailand. Kegiatan ini dilakukan dalam tiiga tahap. Tahap pertama adalah identifikasi sejauh mana peserta memahami tentang implementasi fintech peer to peer lending dan risiko penggunaan internet banking. Tahap kedua adalah sosialisasi tentang fasilitas fintech peer to peer lending dan bentuk internet banking scammer. Tahap terakhir adalah evaluasi sejauh mana peserta memahami materi yang telah dipresentasikan narasumber. Hasil kegiatan menujukkan bahwa terjadi peningkatan peserta jumlah peserta yang memahami fintech peer to peer lending dan internet banking scammer dari 20% menjadi 77% dari total peserta.