cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,490 Documents
MODEL PEMBELAJARAN TERINTEGRASI BERBASIS VIRTUAL REALITY UNTUK PENGUATAN LITERASI MEDIA BERPERSPEKTIF GENDER DAN EKOLOGI: STUDI PENGABDIAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH Yarno Yarno; Lukman Hakim; Akhlis Nastainul Firdaus; Riska Rahyu Roisiah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19386

Abstract

Literasi media, kesetaraan gender, dan kesadaran ekologis umumnya ditangani sebagai program pengabdian yang terpisah, padahal ketiganya berakar dari persoalan yang saling terkait dan jarang diintegrasikan sekaligus, terutama di jenjang madrasah ibtidaiyah dengan keterbatasan infrastruktur teknologi. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan dan menguji model pembelajaran terintegrasi berbasis Virtual Reality (VR) yang menautkan literasi media, kesetaraan gender, dan literasi ekologis bagi guru dan siswa MI Muhammadiyah 08 Bango Lamongan, Kabupaten Lamongan. Sasaran kegiatan adalah 25 siswa dan 10 guru. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Learning System (PALS) yang terdiri atas delapan tahap, yaitu analisis kebutuhan, pretest literasi media, pelatihan gender dan ekologi, praktik Virtual Reality, diskusi kelompok reflektif, pendampingan berkelanjutan, posttest, dan evaluasi program, didukung instrumen observasi, pedoman wawancara, dan lembar pretest-posttest yang divalidasi secara isi bersama guru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterlibatan aktif dan kepercayaan diri siswa dalam praktik VR dibandingkan metode ceramah, tumbuhnya keberanian siswa mempertanyakan pembagian peran gender yang selama ini dianggap wajar, serta peningkatan efikasi diri guru dalam mengadopsi teknologi pembelajaran baru setelah mendapat pendampingan praktik langsung. Kegiatan ini menghasilkan modul literasi media tematik lintas mata pelajaran, konten VR bertema gender dan ekologi, panduan replikasi model pembelajaran, materi kampanye digital sekolah, dan naskah artikel ilmiah. Temuan ini berimplikasi pada perlunya pendidikan dasar Islam mengintegrasikan literasi digital, kesetaraan gender, dan pendidikan ekologis secara terpadu, serta menegaskan bahwa madrasah dengan sumber daya terbatas tetap dapat menjadi ruang inovasi pembelajaran apabila intervensi teknologi dirancang partisipatif dan bertahap.
Sosialisasi Literasi Digital Pada SMP St. Antonius Padua Leworahang Apriliano Remiputra Anugerah; Emanuel Kosat; Yoseph Riang
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19492

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut peserta didik memiliki kemampuan literasi digital agar dapat menggunakan teknologi secara kritis dan aman. Kegiatan sosialisasi literasi digital ini dilaksanakan di SMP St. Antonius Padua Leworahang dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai penggunaan teknologi dan media digital secara bijak. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap identifikasi kebutuhan masyarakat, perencanaan, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi program. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman literasi digital, penggunaan media sosial secara bertanggung jawab, keamanan data pribadi, serta etika berkomunikasi di ruang digital, Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi literasi digital dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya perilaku yang bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya kesadaran siswa untuk lebih kritis dalam menerima informasi, menjaga keamanan data pribadi, serta menerapkan etika dalam berkomunikasi di ruang digital. Dengan demikian, sosialisasi literasi digital di SMP St. Antonius Padua Leworahang menjadi salah satu upaya edukatif dalam membentuk generasi muda yang kritis, aman, dan produktif dalam memanfaatkan teknologi digital.
Pengembangan Agribisnis melalui Literasi Keuangan dan Asuransi Bagi Petani, Peternak dan Masyarakat Tani di Desa Tenjolayar Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka Sri Ayu Andayani; Sri Umyati; Dinar; Tri Ferga Prasetyo; Acep Atma Wijaya; Miftah Dieni Sukmasari; Ulfa Indah Laela Rahmah; Adi Oksifa Rahma; Eidelweis Dwi Jannati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.17770

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan kapasitas para petani,peternak dan masyarakat tani yang ada di Desa Tenjolayar Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka, dalam pengelolaan agribisnis terutama mengelola keuangan dan memberikan edukasi terkait pentingnya asuransi pertanian dalam berusahatani. Rendahnya literasi keuangan merupakan salah satu kendala utama dalam pengembangan agribisnis berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini yaitu pendekatan edukasi penyuluhan, pemahaman dan pelatihan partisipatif serta evaluasi dampak program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tani terkait laporan pencatatan keuangan, perencanaan usaha, akses permodalan dan manajemen risiko melalui asuransi pertanian hingga 80 persen dan menginginkan adanya pendampingan yang berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kapasitas masyarakat tani dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha agribisnis.
Implementasi Audio Visual (Film Kartun) Untuk Mengurangi Kecemasan Pre Operasi Pada Pasien Pediatrik Lidya Muli Waya; Amin Susanto; Arlyana Hikmanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18048

Abstract

Kecemasan pre operasi merupakan masalah yang sering dialami pasien pediatrik akibat keterbatasan pemahaman, rasa takut terhadap lingkungan baru, serta prosedur medis yang akan dijalani. Tingginya kecemasan dapat memengaruhi proses anestesi, menurunkan kerja sama pasien, serta meningkatkan risiko komplikasi dan memperpanjang masa pemulihan. Penanganan kecemasan tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga memerlukan intervensi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan media audio visual berupa film kartun sebagai teknik distraksi dalam menurunkan kecemasan pre operasi pada pasien pediatrik di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Metode yang digunakan melibatkan 30 pasien pediatrik usia 3-12 tahun yang menjalani operasi elektif, dengan pengukuran tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan skala Modified Yale Preoperative Anxiety Scale. Intervensi dilakukan dengan memutar film kartun selama 10 menit sesuai preferensi pasien. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar peserta berada pada kategori cemas berat sebanyak 50,0%, sedangkan setelah intervensi sebagian besar peserta mengalami penurunan menjadi cemas ringan sebanyak 76,7%. Media audio visual berupa film kartun terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan dalam menurunkan kecemasan pre operasi.
Edukasi Gizi Ikan Bagi Anak Usia Dini Melalui Pengenalan Budidaya Ikan dalam Ember di Kota Malang Pudji Purwanti; Maftuch; Jeny Ernawati Tambunan; Mochammad Fattah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18307

Abstract

Pengenalan gizi ikan sejak usia dini yang kurang dapat memengaruhi rendahnya kebiasaan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang penting bagi pertumbuhan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi gizi ikan kepada siswa TK Al-Ikhlas melalui pengenalan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) sebagai media pembelajaran sederhana, menarik, dan aplikatif. Metode kegiatan meliputi survei awal, koordinasi dengan pihak sekolah, persiapan sarana dan media edukasi, penyampaian materi, praktik Budikdamber, serta evaluasi pemahaman siswa. Materi disampaikan secara interaktif kepada 39 siswa TK B dengan pendekatan visual, tanya jawab, dan praktik langsung. Siswa dikenalkan pada manfaat ikan lele sebagai sumber protein, vitamin, mineral, dan zat gizi penting bagi pertumbuhan serta kecerdasan. Praktik Budikdamber dilakukan melalui pengisian air, penanaman benih kangkung pada netpot, dan pelepasan benih ikan lele ke dalam ember. Hasil kegiatan menunjukkan siswa antusias, memahami manfaat ikan, serta tertarik mengembangkan Budikdamber di rumah. Kegiatan ini penting untuk menanamkan kebiasaan konsumsi ikan dan kepedulian terhadap pangan bergizi sejak dini.
PENGEMBANGAN USAHA PETERNAKAN RAKYAT MELALUI SINERGI BUMDES SOPI SEJAHTERA UNTUK KEMANDIRIAN EKONOMI DESA PALIPI SOREANG Syahrinullah Syahrinullah; Bulkis; St. Maria Ulfah; Fajar Rakasiwi Syamsuddin; Saddam Husain Tamrin; Devi Ayuni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18813

Abstract

Pengembangan usaha peternakan rakyat merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi desa. Desa Palipi Soreang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene memiliki potensi peternakan kambing yang cukup besar, namun pengelolaannya masih bersifat tradisional, skala usaha relatif kecil, dan belum didukung oleh kelembagaan ekonomi desa yang optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional EQUITY Pendanaan LPDP Tahun 2026 ini bertujuan mengembangkan usaha peternakan rakyat melalui sinergi antara kelompok peternak, BUMDes Sopi Sejahtera, pemerintah desa, dan perguruan tinggi. Metode pelaksanaan meliputi Focus Group Discussion (FGD), workshop pengembangan pakan ternak berbasis sumber daya lokal, pelatihan manajemen usaha ternak, serta pendampingan penguatan kelembagaan BUMDes. Hasil kegiatan menunjukkan tiga capaian utama, yaitu terbentuknya model sinergi antara peternak, pemerintah desa, dan BUMDes dalam pengembangan usaha peternakan kambing; meningkatnya kapasitas dan keterampilan peternak dalam penerapan teknologi pakan fermentasi dan manajemen usaha ternak; serta menguatnya peran BUMDes Sopi Sejahtera sebagai fasilitator pengembangan usaha dan pemasaran hasil peternakan. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan usaha ternak secara profesional dan kolaboratif. Melalui pendekatan partisipatif dan berbasis potensi lokal, program ini berhasil memperkuat kapasitas masyarakat dan kelembagaan desa dalam mendukung pengembangan usaha peternakan yang produktif dan berkelanjutan. Model yang dihasilkan berpotensi direplikasi pada desa lain yang memiliki karakteristik dan potensi serupa sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.
Sosialisasi Wawasan Kebangsaan sebagai Upaya Memperkuat Nasionalisme Masyarakat Desa Sukabumi Kabupaten Kutai Kartanegara Nur Fitri Handayani; Triandi Bimankalid; Usman Rasyid; Anne F. Damanik; Wingkolatin; Alim Salamah; Marwiah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18975

Abstract

Penguatan wawasan kebangsaan menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa, seperti menurunnya rasa nasionalisme, rendahnya pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan, dan meningkatnya berbagai persoalan sosial di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai wawasan kebangsaan dan empat pilar kebangsaan sebagai dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang diikuti oleh 30 peserta. Materi yang disampaikan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Hasil: Sosialisasi berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi, termasuk munculnya pertanyaan mengenai makna keadilan sosial di tengah fenomena ketidakadilan yang masih dirasakan masyarakat kecil. Diskusi tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran kritis peserta terhadap implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat serta memperkuat nasionalisme dan komitmen terhadap nilai-nilai empat pilar kebangsaan.
PEMBUATAN SUSU BUBUK DARI SUSU SAPI MURNI SEBAGAI INOVASI PENGOLAHAN HASIL PETERNAKAN DI DESA KALIPUCANG Raka Selaksa Charisma Muchammad; Sani; Muhammad Fauzan Satyasyauqi satyasyauqi; Anggi Durrotul Fauziyah; Falya Riswanti Awalia; Afidah Vanmugi Isnayanti; R. Rama Satria Novartha
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19084

Abstract

Kalipucang Village, Tutur District, Pasuruan Regency is one of the areas with high potential in dairy farming; however, the utilization of fresh cow’s milk is still dominated by sales in liquid form, resulting in limited added value. In addition, fresh milk has a relatively short shelf life and is prone to quality deterioration if not processed promptly. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of the community in processing pure cow’s milk into milk powder as an innovation in livestock product diversification. The activity was conducted on May 21, 2026, involving 40 participants from Kalipucang Village, particularly members of the Family Welfare Movement (PKK). The implementation methods included observation and identification of village potential, pre-test, socialization, milk powder production training, mentoring, and evaluation through post-test. The results showed an increase in participants’ understanding, with the average score rising from 46.75% in the pre-test to 91.50% in the post-test. The milk powder produced had the characteristics of a yellowish-white powder, a distinctive cow’s milk aroma, and a relatively fine texture. This activity demonstrates that milk powder production training can enhance community capacity in processing milk into a value-added product with a longer shelf life and the potential to be developed as a local-based business product.
Penguatan Literasi Keuangan Generasi Alpha Melalui Pelatihan Pengelolaan Keuangan Sejak Dini Tri Kunawangsih Purnamaningrum; Sri Vandayuli Riorini; Syofriza Sofyan; Windrawan Inantha; Titis Ari Wibowo
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19183

Abstract

Rendahnya literasi keuangan pada Generasi Alpha menjadi tantangan dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Kemudahan akses terhadap berbagai layanan digital belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan mengelola uang secara bijaksana, sehingga peserta didik berpotensi memiliki perilaku konsumtif sejak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan Generasi Alpha dalam mengelola keuangan melalui pelatihan literasi keuangan yang mengintegrasikan pembelajaran berbasis simulasi dan pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, simulasi penyusunan anggaran, praktik membedakan kebutuhan dan keinginan, demonstrasi penggunaan media digital untuk pencatatan keuangan sederhana, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pengukuran sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta meningkat dari 56,7 menjadi 90,2 setelah mengikuti pelatihan. Peserta juga mampu menyusun anggaran sederhana, menentukan prioritas pengeluaran, memahami pentingnya menabung, serta memanfaatkan media digital sebagai pendukung pengelolaan keuangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang mengombinasikan edukasi, simulasi, dan praktik digital mampu memperkuat literasi keuangan sekaligus membentuk kebiasaan finansial yang lebih bertanggung jawab pada Generasi Alpha dan berpotensi diterapkan sebagai model edukasi di lingkungan sekolah.
PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI PRODUK PALAWIJA: KRIPIK PARE DAN SPONSE OYONG DI DESA LEBAK WANGI KECAMATAN SEPATAN TIMUR Nur Halimah; Aslihatul Rahmawati; Ainul Azhari; Ahmad Haromaini; Faiz Fikri Al-Fahmi; Muhamad Mas'ud
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19420

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan kewirausahaan sekaligus memberdayakan masyarakat Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, melalui pemanfaatan komoditas lokal berupa pare dan oyong. Kedua jenis palawija tersebut pada umumnya dianggap kurang memiliki nilai jual, padahal dapat diolah menjadi produk inovatif bernilai tambah, seperti kripik pare dan sponse oyong. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan kewirausahaan, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang diversifikasi pangan sebesar 72%, keterampilan pengolahan produk meningkat, serta muncul motivasi untuk berwirausaha. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan praktis berbasis inovasi produk lokal mampu menumbuhkan kreativitas dan kesadaran masyarakat terhadap potensi ekonomi yang ada di lingkungannya. Dengan demikian, PKM ini berkontribusi pada penguatan kemandirian dan keberdayaan masyarakat desa.