cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Phone
+6285220520401
Journal Mail Official
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jln. R.E. Martadinata No. 150 Tlp. (0265) 772192
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Wahana Pendidikan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23552425     EISSN : 27156796     DOI : 10.25157
Core Subject : Education,
Jurnal Wahana Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang pengembangan proses pembelajaran, praktikum, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan manajemen sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Januari dan Agustus). P-ISSN: 2355-2425 dan E-ISSN : 2715-6796 Wahana Pendidikan is a high-quality open access peer-reviewed research journal published by the Teaching and Education Faculty of Galuh University (UNIGAL). Wahana Pendidikan provides a platform that welcomes and recognizes high-quality original empirical research articles on education written by researchers, academics, professionals and practitioners from around the world.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2024): Januari" : 18 Documents clear
Pengembangan Multimedia Fabel Berbasis Powerpoint Pada Materi Satuan Baku (Berat Dan Panjang) Di Kelas III SDN Kuningan Barat 01 Pagi Jakarta Putri, Nurhasanah; Satriyani, Febrianti Yuli
Wahana Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v11i1.9730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia fabel berbasis Power Point pada materi satuan baku (berat dan panjang) di SDN Kuningan Barat 01 Pagi Jakarta yang layak/valid, menarik, dan efektif. Penelitian ini di buat dengan menggunakan metode research and development dengan model Borg and Gall yang telah dimodifikasi yaitu: 1) Studi Pendahuluan; 2) perencanaan; 3) desain produk; 4) validasi produk; 5) uji coba produk; 6) produk akhir. Multimedia fabel berbasis Power Point pada materi satuan baku (berat dan panjang) di SDN Kuningan Barat 01 Pagi Jakarta ini memperoleh nilai dari ahli bahasa sebesar 80%, ahli media 82,6%, dan ahli materi 90%. Berdasarkan rata-rata skor tersebut maka produk dapat dikategorikan sangat layak untuk digunakan. Hasil penelitian yang diberikan kepada siswa berupa angket penilaian pada 3 tahap uji coba media dan pada uji coba skala besar mendapatkan hasil sebesar 85,6% yang dikategorikan sangat menarik.  Multimedia fabel berbasis PowerPoint pada materi satuan baku (berat dan panjang) di SDN Kuningan Barat 01 Pagi Jakarta terbukti memenuhi aspek kelayakan untuk digunakan dalam pembelajaran dan berhasil meningkatkan keefektifan belajar siswa dari peningkatan nilai siswa. Hasil penilaian siswa mengalami peningkatan sebanyak 0,59 % yaitu dari persentase nilai siswa sebelum menggunakan produk sebesar 63,6% dan persentase nilai siswa setelah menggunakan produk sebesar 85,3% dan seluruh siswa dinyatakan lulus KKM.
Perbedaan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning Dengan Problem Based Learning Fauzziyah, Hasnada Adha; Ilah, Ilah; Mulyadi, Endang
Wahana Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v11i1.12222

Abstract

Kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan dalam proses belajar, karena berpikir kritis dapat merangsang penalaran kognitif siswa dalam memperoleh pengetahuan serta mengembangkan ide pemikiran terhadap permasalahan yang terdapat di dalam pembelajaran. Dengan kemampuan berpikir kritis siswa akan mampu memecahkan permasalahan yang dihadapi baik dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari. Rendahnya kemampuan berpikir kritis di SMK Negeri Manonjaya dilatarbelakangi oleh beberapa faktor diantaranya pemilihan model pembelajaran yang kurang tepat. Adapun tujuan dari penelitian untuk mengetahui: 1) Perbedaan kemampuan Berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest); 2) Perbedaan kemampuan Berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest); 3) Perbedaan kemampuan Berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan model pembelajaran Problem Based Learning pada pengukuran akhir (posttest). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Penelitian ini menghasilkan 1) Nilai thitung sebesar 5,43 dan ttabel sebesar 1,67 maka thitung > ttabel (5,43 > 1,67). Artinya terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest); 2) Diperoleh nilai thitung sebesar 3,74 dan ttabel sebesar 1,67 maka thitung > ttabel (3,74 > 1,67). Artinya terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based learning pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest); 3) Diperoleh nilai thitung sebesar 2,01 dan ttabel sebesar 1,67 maka thitung > ttabel (2,01 > 1,67). Artinya terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan problem based learning pada pengukuran akhir (posttest).
Pengembangan Media Ludo Zimba Pada Materi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Siswa Kelas III SD Muhammadiyah Kauman Setyawan, Feri Budi; Sastro, Gita
Wahana Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v11i1.12897

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan pendidikan kesehatan yang salah satu indikatornya mengkonsumsi makanan sehat. Di jenjang SD mengkonsumsi makanan sehat merupakan materi yang terdapat dalam Kurikulum 2013 Kelas III. Pemahaman siswa terhadap materi mengkonsumsi makanan sehat masih kurang. Oleh karena itu dibutuhkannya media pembelajaran yang efektif terkait materi mengkonsumsi makanan sehat dengan melakukan pengembangan media Ludo Zimba pada materi PHBS untuk siswa kelas III di SD Muhammadiyah Kauman. Tujuan dari penelitian ini yaitu menjelaskan langkah-langkah pengembangan media dan menilai kualitas media menurut para ahli, kelayakan menurut guru, dan respon siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Hasil penelitian ini adalah: (1) media Ludo Zimba telah berhasil dikembangkan sesuai dengan langkah-langkah model ADDIE; (2) hasil penilaian kualitas media dari para ahli berupa: a). ahli media = 95 dengan kriteria “Sangat Baik”, b). ahli materi = 96 dengan kriteria “Sangat Baik”, c) ahli pembelajaran = 92 dengan kriteria “Sangat baik”; (3) Hasil penilaian kelayakan media dari guru olahraga = 96 dengan kriteria “Sangat Baik; (4) Hasil penilaian kelayakan dari respon siswa = 88 dengan kriteria “Sangat Baik”. Jadi, dapat disimpulkan bahwa media Ludo Zimba dinyatakan berkualitas dan sangat layak digunakan sebagai media dalam proses pembelajaran.
Implementasi Manajemen Kurikulum SMK Pusat Keunggulan Program Keahlian Teknik Elektro di SMK Negeri 1 Rangkasbitung Hanafiah, Hanafiah; Ruslani, Edi; Suryana, Suryana; Nugraha, Junjun
Wahana Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v11i1.13042

Abstract

Menghadapi DU/DI dan kurikulum SMK yang telah diuraikan, SMKN 1 Rangkasbitung berupaya meningkatkan kualitas SMK untuk menghasilkan lulusan yang lebih siap dalam DU/DI melalui program SMK Pusat Keunggulan (PK). Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen kurikulum SMK PK Program Keahlian Teknik Elektro di SMK Negeri 1 Rangkasbitung. Penelitian dilaksanakan menggunakan kerangka kualitatif dengan metode studi kasus. Analisis data dilakukan dengan pengujian tahapan implementasis sesuai proses manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukan perencanaan diawali dengan tahap pembentukan tim KOS Pendidikan yang selanjutnya mendelegasikan beberapa guru untuk mengikuti pelatihan khusus. Pengorganisasian penyusunan Implementasi Manajemen Kurikulum SMK melibatkan sejumlah pihak seperti kepala sekolah, komite sekolah, ketua program keahlian, guru, dan DU/DI. Selanjutnya pada pelaksanaan manajemen kurikulum meliputi aktivitas penyusunan perangkat ajar, proses pembelajaran dan asesmen, capaian pembelajaran, serta pelaksanaan PKL. Terakhir, evaluasi dilakukan yang mencakup (1) kesiapan perangkat pembelajaran, (2) proses pembelajaran yang mencakup ujian harian, tugas, ujian tengah semester, ujian akhir semester, praktik kerja lapangan, serta uji kompetensi keahlian (Du/Di/LSP); (3) persepsi peserta didik terhadap proses belajar; (4) peran IDUKA dalam implementasi kurikulum; dan (5) pandangan orang tua siswa mengenai perkembangan anaknya.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Geografi (Studi Kasus Di SMA Negeri 1 Panumbangan) Sulastini, Rita; Sudrajat, Yogi; Artadinan, Dan; Adhiprasiano, Hudda
Wahana Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v11i1.12709

Abstract

Kurikulum merdeka akan dilaksanakan secara nasional pada tahun 2024. Kurikulum merdeka menuntut guru untuk mampu merumuskan kompetensi, orientasi, dan konteks yang hendak dicapai dalam pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada guru mata pelajaran geografi di SMAN 1 Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Guru geografi yang hanya berjumlah satu orang harus melaksanakan berbagai tuntutan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kesiapan guru geografi di SMA N 1 Panumbangan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan model interaktif meliputi pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemahaman guru mata pelajaran geografi terkait kurikulum merdeka masih perlu ditingkatkan. Pemahaman masih sebatas konsep dan aturan dimana pemahaman konteks dan praktik masih belum maksimal. Indikator penilaian meliputi: pemahaman konsep, klasifikasi proyek, pemberian contoh proyek, dan saat menyajikan proyek. Tingkat kesiapan berdasarkan indikator mental guru, modul ajar, serta teori dan konteks projek masih termasuk kategori belum siap. Berdasarkan fakta tersebut diperlukan peran MGMP Geografi yang membahas lebih intensif terkait perumusan modul ajar, serta peran kepala sekolah yang setidaknya memberikan pelatihan penyusunan modul ajar dan P5 agar penerapan kurikulum merdeka yang akan datang dapat dilaksanakan dengan baik.
Senyapan Dan Kilir Lidah Dalam Pidato Luhut Binsar Pandjaitan Serta Rekomendasinya Sebagai Handout Materi Teks Pidato Kelas IX SMPN 94 Jakarta Huriyah, Neneng; Syafroni, Roni Nugraha; Nurhasanah, Een
Wahana Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v11i1.11468

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk senyapan dan kilir lidah dalam pidato Luhut Binsar Pandjaitan, mendeskripsikan penyebab dan solusi agar tidak terjadi senyapan dan kilir lidah saat berpidato, serta membuat rekomendasi hasil analisis senyapan dan kilir lidah sebagai handout materi teks pidato kelas IX. Sumber data penelitian adalah video berjudul “Konferensi Pers Evaluasi PPKM, Luhut Binsar: Pemerintah Gunakan Asesmen Level untuk Pengetatan” dan “Luhut Binsar Pandjaitan Jelaskan Aturan Detail PPKM Darurat, Ini Rinciannya” yang disiarkan oleh kanal Youtube KompasTV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, teknik catat, dan teknik pustaka. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat senyapan diam dan senyapan terisi dalam pidato Luhut Binsar Pandjaitan serta kilir lidah berupa kekeliruan fitur distingtif, kekeliruan segmen fonetik, kekeliruan kata, dan kekeliruan suku kata. Penyebab terjadinya senyapan yaitu pembicara berbicara di luar teks sehingga menyebabkan pembicara lupa dan ragu dengan perkataan yang ingin disampaikan. Sementara kilir lidah disebabkan pembicara melakukan teknik baca cepat dan berbicara cepat sehingga menyebabkan lidahnya terkilir. Solusinya pembicara memperbanyak kosakata, mempersiapkan diri dengan baik, mempersiapkan materi dengan baik, tidak ragu, dan memiliki fokus yang baik saat melakukan pidato. Selain itu, pembicara tidak melakukan teknik baca cepat, tidak tergesa-gesa dalam menyampaikan segala hal, dan menguasai topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Penelitian ini selanjutnya direlevansikan ke dalam pembelajaran teks pidato kelas IX berupa handout untuk meminimalisir terjadinya senyapan dan kilir lidah pada pidato siswa.
Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Di Lingkungan FKIP Universitas Galuh Yulisma, Lia; Hasanah, Rohmat; Sukri, Sukri; Mulyanto, Agus
Wahana Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v11i1.11109

Abstract

FKIP Universitas Galuh merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi di Indonesia yang mempunyai peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang pendidikan. Sebagai suatu organisasi yang memiliki tujuan untuk mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan, maka kepemimpinan yang efektif sangat dibutuhkan untuk mendorong kinerja pegawai dan mencapai tujuan organisasi. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran kepemimpinan dan kinerja pegawai di lingkungan FKIP Universitas Galuh, mengetahui pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini dilaksanakan di FKIP Universitas Galuh. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif serta teknik pengumpulan data menggunakan survei dengan menggunakan kuesioner. Sumber data dalam penelitian ini adalah pegawai di lingkungan FKIP Universitas Galuh yang terdiri dari dosen, staf akademik yang berjumlah 20 orang. Variabel  dalam penelitian ini adalah kepemimpinan dan kinerja pegawai dengan indikator motivasi, kompetensi, lingkungan kerja, dukungan organisasi, dan kinerja pegawai. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya kepemimpinan yang efektif dalam meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan FKIP Universitas Galuh. Manajemen FKIP Universitas Galuh perlu memperhatikan pengembangan kepemimpinan, pelatihan, dan pendampingan bagi para pemimpinnya. Dengan menerapkan kepemimpinan yang efektif dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, FKIP Universitas Galuh dapat meningkatkan kinerja pegawai, mencapai tujuan organisasi, dan memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas.
Pengaruh Penerapan Model Inkuiri Dengan LKPD Berbasis Diagram Berpikir Multidimensi Terhadap Keterampilan Proses Sains Dan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Nurhalimah, Nurhalimah; Supeno, Supeno; Ridlo, Zainur Rasyid
Wahana Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v11i1.13164

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengkaji apakah model inkuiri menggunakan LKPD berbasis diagram berpikir multidimensi berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan proses sains terintegrasi dan hasil belajar pada siswa MTS. Penelitian ini dilaksanakan di MTS Nurul Ulum dengan metode purposive sampling area yang dilakasankan dengan menentukan beberapa pertimbangan. Teknik sampling jenuh digunakan untuk memilih sampel. Model pembelajaran inkuiri bantuan LKPD berbasis diagram berpikir multidimensi dipakai pada kelas eksperimen sedangkan kelas kontrol mengikuti pembelajaran dengan cara tradisional. Uji statistika yang digunakan untuk menganalisis data keterampilan proses sains dan hasil belajar yaitu uji normalitas independent sample t- test serta uji t pihak kanan. Hasil   independen sampel t-test keterampilan proses sains yakni sig.(2-tailed) adalah 0,003, hasil belajar didapatkan sig.(2-tailed) sebesar 0,001 sehingga nilai signifikansinya > 0,05, Ho ditolak dan Ha diterima. Uji t pihak kanan keterampilan proses sains terintegrasi didapatkan hasil (3.224) > (1.701) sedangkan hasil belajar diperoleh (3.624) > (1.701) . Nilai t hitung > t tabel maka, keterampilan proses sains terintegrasi serta hasil belajar kelas eksperimen  lebih unggul  dibandingkan kelas kontrol, sehingga kesimpulannya model inkuiri menggunakan LKPD berbasis diagram berpikir multidimensi berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan proses sains terintegrasi dan hasil belajar siswa MTS.
Pengembangan Media Pembelajaran Majalah Fisika Berbasis Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Literasi Sains Pada Siswa SMP Hasan, Siti Nahria; Mahyudin, Haryati; Dahlan, Nurhalisa H
Wahana Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v11i1.12583

Abstract

Era revolusi industri 5.0 dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, literasi sains sangat penting bagi siswa. Pengembangan Media Pembelajaran Majalah Fisika merupakan salah satu upaya penguatan literasi sains berbasis permainan tradisional dalam lingkungan sekitarnya. Permainan tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Ternate memiliki hubungan dengan materi fisika di sekolah menengah padamateri momentum dan implus. Penalitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan pembelajaran majalah fisika berbasis permainan tradisional untuk meningkatkan literasi sains pada siswa SMP, (2) Peningkatan literasi sains melalui pembelajaran majalah  fisika berbasis permainan tradisional di SMP IT Nurul Hasan Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (R and D).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan majalah fisika berbasis permainan tradisional kebutuhan siswa dan kurikulum sekolah. Siswa terlibat dalam proses pembelajaran dengan melibatkan validator ahli. Uji coba lapangan dengan metrik gain scor. Hasilnya dievaluasi untuk memastikan uji coba efektif dan relevan.  Majalah pembelajaran fisika berbasis permainan tradisional dapat meningkatkan literasi sains siswa di SMP IT Nurul Hasan Kota Ternate. Hasil validator ahli menunjukkan sangat baik dengan skor keseluruhan 4,48. Uji coba lapangan menunjukkan pemahaman konsep ilmiah yang tinggi sebesar 0,78. Dengan demikian majalah fisika berbasis permainan tradisional layak untuk digunakan, khusunya pada materi momentum dan impuls karena menarik dan inovatif. 
Perbedaan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Dengan Tipe Cooperative Script Pada Mata Pelajaran Ekonomi Hardiani, Eva Fadilla; Yanti, Rini Agustin Eka
Wahana Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v11i1.12223

Abstract

Rendahnya hasil belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor eksternal berupa instrumen pembelajaran. Untuk mencapai hasil belajar yang optimal, diperlukan penggunaan instrumen pembelajaran berupa model pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan peserta didik. Peneliti berasumsi bahwa model pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan tipe Cooperative Script. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental Design dengan analisis uji t dan pengujian N-Gain. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menghasilkan simpulan bahwa Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dengan tipe Cooperative Script.

Page 1 of 2 | Total Record : 18