cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Phone
+6285220520401
Journal Mail Official
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jln. R.E. Martadinata No. 150 Tlp. (0265) 772192
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Wahana Pendidikan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23552425     EISSN : 27156796     DOI : 10.25157
Core Subject : Education,
Jurnal Wahana Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang pengembangan proses pembelajaran, praktikum, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan manajemen sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Januari dan Agustus). P-ISSN: 2355-2425 dan E-ISSN : 2715-6796 Wahana Pendidikan is a high-quality open access peer-reviewed research journal published by the Teaching and Education Faculty of Galuh University (UNIGAL). Wahana Pendidikan provides a platform that welcomes and recognizes high-quality original empirical research articles on education written by researchers, academics, professionals and practitioners from around the world.
Articles 316 Documents
Pengembangan E-Modul Ekonomi Pada Materi Konsep Ilmu Ekonomi Fase E (Development of Economics E-Module on Phase E Economics Concept Material) Halimatusa'diah, Halimatusa'diah
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.15907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan e-modul yang berisi gambar dan tulisan yang disusun dalam pembelajaran sesuai dengan kebutuhan guru dan peserta didik berdasarkan kurikulum merdeka pada fase E. Peneliti menggunakan pendekatan R&D (Research and Development) dengan model 4-D yang memuat 4 tahap yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Pada penelitian pngembangan ini peneliti menggunakan 1 orang ahli media dan 1 orang ahli materi yang ahli dibidangnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul ekonomi yang dikembangkan sudah layak digunakan baik dari  validator ahli media dan ahli materi. Adapun respon positif dari guru dan peserta didik berdasarkan hasil data kuesioner yang diperoleh terhadap e-modul menunjukkan bahwa e-modul dapat membantu peserta didik merasa lebih termotivasi dan terlibat dalam pembelajaran ekonomi, sementara guru menemukan e-modul sebagai alat bantu yang berguna untuk menyampaikan materi pada proses pembelajaran.
Analisis Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Penggunaan Media Edukognitif Blocks (Studi Deskriptif Kualitatif pada TK Atraktif Bunda Tami Kabupaten Tasikmalaya) Afifi, Ruhana; Utami, Mulatsih Sri; Komara, Endang; Koswara, Nandang; Helmawati, Helmawati
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.19443

Abstract

Observasi awal di TK Atraktif Bunda Tami, Kabupaten Tasikmalaya, menunjukkan adanya hambatan kognitif pada sebagian anak yang membutuhkan stimulus tambahan. Media pembelajaran yang digunakan masih terbatas pada puzzle berpola tetap yang kurang menstimulasi imajinasi dan eksplorasi. Penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan merupakan strategi efektif untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun melalui media Edukognitif Blocks, menggambarkan bentuk aktivitas pembelajaran, respon dan keterlibatan anak, serta tantangan yang dihadapi guru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak dan 2 guru. Tahapan analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Edukognitif Blocks efektif menstimulasi kemampuan memecahkan masalah, berpikir logis, dan berpikir simbolis anak. Aktivitas belajar yang dilakukan meliputi membangun, mengelompokkan, menghitung, bermain peran, dan berdiskusi. Anak menunjukkan antusiasme, keterlibatan aktif, kerja sama, eksplorasi kognitif, serta peningkatan sikap dan refleksi. Tantangan yang dihadapi guru meliputi perbedaan kemampuan anak, kurangnya fokus, keterbatasan media, pengaturan waktu, dan evaluasi perkembangan kognitif yang bersifat subjektif.
Problematika Literasi Statistik Berdasarkan Tingkat Adversity Quotient (AQ) Pada Peserta Didik Fertikawati, Ratna; Kusno, Kusno; Gunawan, Gunawan
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.18287

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan literasi statistik dalam perspektif Adversity Quotient (AQ) pada peserta didik. Literasi statistic adalah suatu kemampuan yang diperlukan oleh setiap individu untuk dapat memahami informasi secara tepat, dengan kemampuan literasi statistik yang baik, peserta didik akan dapat menyelesaikan masalah yang sederhana maupun kompleks berdasarkan fakta dari informasi yang ada sehingga tidak mudah terbawa opini. Sementara itu, Adversity Quotient mewakili kemampuan seorang individu dalam upaya merespon dan mengatasi rintangan. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap subjek penelitian yang berjumlah 36 peserta didik yang berada di kelas VII I di SMP Negeri 2 Mandiraja, dengan pemilihan sampel yang dianalisis menggunakan teknik purposive sampling, memilih 3 peserta didik untuk mewakili ketiga tipe Adversity Quotient pada peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket Adversity Response Profile (ARP), tes tertulis mengenai kemampuan literasi matematis, dan hasil wawancara terhadap subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik tipe climber memiliki kemampuan literasi statistik yang lebih unggul dibandingkan peserta didik tipe camper dan quitter. Tipe climber unggul dalam orientasi dan interpretasi data, serta dapat menjalankan proses literasi statistik secara sistematis. Sementara itu, tipe camper menunjukkan kemampuan baik dalam orientasi dan pemrosesan data, namun tipe quitter memiliki kemampuan literasi statistik yang rendah, ditandai dengan kesulitan dalam memahami informasi dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Peneliti menyarankan agar studi lebih lanjut dilakukan untuk mengeksplorasi media pembelajaran yang dapat menunjang proses pembelajaran bagi peserta didik dalam meningkatkan kemampuan literasi statistik berdasarkan tingkat Adversity Quotient.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XII IPA 4 di SMA Negeri 2 Ciamis dengan Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) Rizaldi, Martin; Yogatama, Rilva Deni; Hendrawan, Carlos; Ratih, Dewi
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.17954

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah peserta didik kurang berminat dalam mata pelajaran sejarah yang merasa cenderung membosankan karena pendekatan pendekatan pembelajaran yang diterapkan hanya berfokus pada arahan dari pendidik (teacher centered). Selain itu, juga terdapat kesenjangan pemahaman antar peserta didik, dimana tingkat pengetahuan awal yang beragam seringkali membuat peserta didik merasa kesulitan selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hal itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dalam mata pelajaran sejarah pada peserta didik kelas XII IPA 4 SMA N 2 Ciamis, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan jumlah 36 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah observasi dan juga angket. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif serta analisis data kualitatif. Hasil pelaksanaan pembelajaran pada siklus 1 (pertama) dan siklus 2 (kedua), menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Peningkatan terlihat dari nilai rata-rata kelas yang telah mencapai angka 80 pada siklus kedua. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) di kelas XII IPA 4 berhasil meningkatkan hasil belajar sejarah peserta didik. Penelitian ini memberikan sumbangsih dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif sehingga mampu meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi sejarah. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi pendidik untuk menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan belajar masing-masing peserta didik.
Efektivitas Project Based Learning Berbantuan Simulasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Yanti, Rini Agustin Eka; Dedeh, Dedeh; Ramdani, Bayu
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.20980

Abstract

Pembelajaran di era digital menuntut inovasi, sehingga pendidik perlu mengembangkan media dan model pembelajaran untuk menghasilkan mahasiswa yang mampu berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas model Project-Based Learning (PjBL) berbantuan media simulasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design dengan desain one group pretest-Posttest. Teknik Pengumpulan data menggunakan Observasi dan test dengan sampel sebanyak 30 Orang. Hasil penelitian  menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis mahasiswa setelah penerapan Model Project-Based Learning (PjBL) yang dibantu media simulasi. Hasil tes awal (Pre-test) menunjukkan rata-rata skor sebesar 70.53, Setelah intervensi pembelajaran, skor rata-rata pada tes akhir (Post-test) meningkat drastis menjadi 91.73. hal ini menunjukkan bahwa Penerapan Model Project-Based Learning (PjBL) berbantuan media simulasi terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, dengan rata-rata peningkatan sebesar 66.77% yang termasuk dalam kategori sedang.
Intercultural Sensitivity Perceptions among Graduate Students in Indonesia and Malaysia Trisnawati, Diana; Kamarudina, Azni Yati; Zakariaa, Abd Razak; Kumalasari, Dyah
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.21151

Abstract

The aim of this study was to measure the level of intercultural sensitivity (IS) exhibited by graduate students, explore their perceptions of IS, and analyze the strategies employed by graduate students to enhance their IS. The mixed methodologies employed to address the objectives of the study. The Intercultural Sensitivity Scale (ISS) developed by Chen and Starosta (2000) and two reflective items were included in the online questionnaire. The findings revealed there is no significant different level of IS among graduate students in Indonesia and Malaysia. The participants suggested various aspects of IS perceptions were proposed, encompassing the Perspective of Life: Acceptance, appreciation, and comprehension of cultural differences; Respect for multiple cultures; and Proficient guidance on encounters with different cultures. Multicultural educational environments within universities have the capacity to implement various strategies aimed at fostering IS among graduate students. These strategies include participation in multicultural classrooms, engagement in students' activities, cultivation of students' self-awareness, enhancement of communication skills, and provision of support services by the university
Pengaruh Penerapan Program Literasi Berupa Kunjungan Perpustakaan Terhadap Minat Baca Siswa Tingkat Sekolah Dasar Sofyan, Deddy; Lia, Vina Puspa; Amalia, Nurul Asyfiah; Chairunisa, Nanda
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.19535

Abstract

Rendahnya literasi di Indonesia berdasarkan data PISA dan UNESCO melatarbelakangi penelitian ini untuk mengkaji pengaruh program kunjungan perpustakaan terhadap minat baca siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bangka 3 Bogor. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi efektivitas program tersebut dalam meningkatkan budaya baca siswa. Menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan observasi, studi ini melibatkan 151 siswa sebagai responden. Temuan penelitian menunjukkan rata-rata skor minat baca siswa mencapai 85 dari skala 100, yang diklasifikasikan dalam kategori "Sangat Tinggi". Meskipun kunjungan perpustakaan terbukti efektif meningkatkan minat baca di sekolah, hasil observasi mengungkap rendahnya motivasi siswa untuk meminjam buku secara mandiri untuk dibawa pulang. Disimpulkan bahwa program kunjungan berhasil membangun antusiasme membaca di tempat, namun belum optimal dalam membentuk kebiasaan membaca berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya sekolah mengembangkan strategi tambahan, seperti program penghargaan peminjaman buku dan keterlibatan orang tua, guna memperluas budaya literasi dari lingkungan sekolah ke lingkungan rumah.
Karakteristik Penyajian Stimulus dan Bentuk Asesmen Apresiasi Sastra dalam Buku Ajar Bahasa Indonesia SD/MI Karim, Ahmad Abdul; Basuki, Imam Agus; Harsiati, Titik
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.19139

Abstract

Pembelajaran apresiasi sastra di jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) berperan penting dalam membentuk kepekaan estetika, kemampuan ekspresif, serta pemahaman nilai budaya dan kemanusiaan sejak dini. Namun, kajian mengenai karakteristik penyajian stimulus dan bentuk asesmen apresiasi sastra dalam buku ajar Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Merdeka masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik stimulus dan ragam bentuk asesmen apresiasi sastra dalam dua buku ajar Bahasa Indonesia SD/MI Fase A dan Fase B terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen dan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulus apresiasi sastra disajikan melalui tiga moda utama, yakni visual, auditori, dan tekstual, yang disesuaikan dengan keterampilan berbahasa serta tahap perkembangan peserta didik. Namun, ditemukan keterbatasan stimulus untuk keterampilan berbicara pada Fase A yang kurang didukung panduan visual dan narasi kontekstual. Bentuk asesmen apresiasi sastra disajikan secara beragam, meliputi penilaian formatif, penilaian kinerja, tes tertulis terbuka, dan tes kinerja kreatif untuk mengukur kemampuan pemahaman, reflektif, ekspresif, serta kepekaan estetik. Secara umum, kedua buku ajar telah mengakomodasi stimulus dan asesmen apresiasi sastra secara cukup komprehensif, meskipun penguatan stimulus berbicara masih perlu ditingkatkan
Strategi Pengembangan Sekolah Berbasis Pertanian Di SMK Pertanian Al-Mu’minun Kota Tasikmalaya Rozak, Elmira Syahdanabila; Imadudin, Rifki Muhamad; Ruliyandi, Ruliyandi; Sharah, Siti
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.20739

Abstract

SMK Pertanian Al-Mu’minun merupakan salah satu sekolah yang baru berdiri di Kota Tasikmalaya. Dalam pelaksanaannya, sekolah ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan biaya, rendahnya pemahaman siswa, minimnya dukungan riset dan teknologi, serta belum optimalnya sistem logistik dan pemenuhan regulasi. Oleh karena itu, penting untuk dikaji guna merumuskan strategi pengembangan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi pengembangan SMK Pertanian Al-Mu’minun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2024 dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis deskriptif, analisis lingkungan internal dan eksternal, serta analisis SWOT, dengan responden kunci meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Data diperoleh dari data primer melalui wawancara dan data sekunder dari dokumen/arsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan internal meliputi biaya pendidikan gratis, lahan praktik yang luas, sarana prasarana memadai, tenaga pengajar sesuai bidang keahlian, beragam komoditas yang diusahakan, serta ketersediaan asrama. Adapun kelemahannya yaitu kurangnya promosi, akses jalan yang terbatas, rendahnya kontribusi siswa dalam kegiatan pertanian, dan manajemen sekolah yang belum optimal. Faktor peluang meliputi kerja sama dengan Faperta Unsil, perkembangan teknologi, dan dukungan pemerintah, sedangkan ancaman berupa banyaknya sekolah kompetitor, rendahnya minat terhadap sekolah pertanian, serta bidang keahlian lain yang lebih diminati. Penelitian ini menghasilkan tigabelas alternatif strategi pengembangan sekolah.
The Implementation of the Problem-Based Learning (PBL) Model Assisted by Quizizz Media in Religious Education Subjects Rahmawati, Rahmawati; Suradi, Ahmad; Iqbal, Moch
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.21257

Abstract

Religious Education learning at junior high schools still faces challenges related to low student participation and learning motivation, thus requiring innovative learning models and media. This study aims to analyze the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by Quizizz media in Religious Education learning at SMPN 61 Bengkulu Utara and to identify the supporting and inhibiting factors in its application. This study employed a descriptive qualitative approach involving Religious Education teachers and eighth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that the PBL model assisted by Quizizz was implemented through stages of problem identification, solution planning, problem solving, and reflection. Quizizz functioned as an interactive learning medium as well as a formative assessment tool that enhanced student motivation and participation. Supporting factors included teacher competence, student motivation, and access to technology, while inhibiting factors involved limited technological facilities, insufficient teacher digital competence, low student motivation, and time constraints. This study concludes that the integration of PBL and Quizizz contributes positively to improving the quality of Religious Education learning and offers practical implications for innovative instructional practices.