cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Phone
+6285220520401
Journal Mail Official
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jln. R.E. Martadinata No. 150 Tlp. (0265) 772192
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Wahana Pendidikan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23552425     EISSN : 27156796     DOI : 10.25157
Core Subject : Education,
Jurnal Wahana Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang pengembangan proses pembelajaran, praktikum, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan manajemen sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Januari dan Agustus). P-ISSN: 2355-2425 dan E-ISSN : 2715-6796 Wahana Pendidikan is a high-quality open access peer-reviewed research journal published by the Teaching and Education Faculty of Galuh University (UNIGAL). Wahana Pendidikan provides a platform that welcomes and recognizes high-quality original empirical research articles on education written by researchers, academics, professionals and practitioners from around the world.
Articles 285 Documents
Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah: Tinjauan Literatur terhadap Implementasi dan Tantangannya Hartati, Iis; Mulyati, Sri Entang; Apriyani, Rini
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.16621

Abstract

Artikel[A1]  ini mengkaji penguatan pendidikan karakter di sekolah melalui pendekatan studi literatur dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen, jurnal ilmiah, buku, dan kebijakan pendidikan terbaru yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga 2025, dikumpulkan melalui platform akademik terpercaya seperti Google Scholar dan ScienceDirect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi pendidikan karakter secara efektif sangat tergantung pada integrasi menyeluruh dalam kurikulum dan partisipasi aktif semua pemangku kepentingan, termasuk guru, orang tua, dan masyarakat, yang mampu meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai moral serta sosial pada siswa. Meskipun begitu, tantangan utama masih muncul dari kurangnya kompetensi dan pelatihan guru terkait pendidikan karakter, tekanan sistem akademik yang berorientasi pada hasil, serta pengaruh sosial dan media sosial yang bertentangan dengan nilai-nilai positif. Temuan ini menegaskan perlunya sinergi yang lebih kuat antara kebijakan, pelatihan, serta sistem monitoring berkelanjutan guna memastikan keberhasilan jangka panjang dalam membangun karakter siswa secara holistik dan berkelanjutan. 
Breaking the Grammar Barriers: A Descriptive Study of Indonesian EFL Learners’ Voices Herda, Rozanah Katrina; Anggoro, Kiki Juli; Monteza, Ana Mae M.; Putro, Nur Hidayanto Pancoro Setyo; Islami, Maida Cinta; Wardoyo, Eko; Sugesti, Nunik
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.19830

Abstract

Grammar plays a fundamental role in language learning, yet many students encounter challenges that hinder their mastery. These challenges can be categorized into cognitive, emotional, and instructional barriers, which impact learners' ability to engage with grammar effectively. This study investigates the dominant elements within these barriers and explores Indonesian university students' perceptions of grammar learning. Employing a quantitative descriptive design, this study used a five-point Likert-scale questionnaire of 28 items divided into four sections. The participants were 300 randomly selected university students majoring in English Education in Indonesia. The data were analyzed statistically using descriptive statistics, particularly mean scores, to determine trends and dominant elements. The findings revealed that in the cognitive barrier, the most dominant difficulties were applying grammar rules under pressure and needing more time to understand concepts. In the emotional barrier, the highest scores were related to anxiety when speaking and the belief that emotions affected learning. Regarding instructional barriers, students felt they needed more real-life practice and interactive, contextual lessons. Furthermore, the perception data indicated a generally positive attitude toward grammar learning, highlighting its importance and relevance. The study implies that teachers should address all dimensions to enhance grammar instruction and student success, aligning with the language and pedagogical innovation thrust and contributing to Sustainable Development Goal 4 (Quality Education).
The Use of Mendeley Application to Avoid Plagiarism: A Case Study in Indonesia’s Tertiary Educatio Sharizan, Sharizan; Rahmasari, Alissa; Eiden, Kheisen; Yulia, Yuyun; Herda, Rozanah Katrina; Ivashova, Elizaveta
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.18424

Abstract

The Mendeley and other automatic citation applications are used to help make the writing process more effective and avoid plagiarism. It is used massively in this digital age. Then, this case study aims to explore the motives behind plagiarism and the role of the Mendeley application and other online tools in avoiding plagiarism in Indonesia’s tertiary education. The primary data was gathered by interviewing five master's students from one of the public universities in Indonesia. Then, the data is processed by transcribing, coding, selective, and axial coding. The results show five primary motives for plagiarism based on the interview: the lack of awareness and understanding of plagiarism, negative personal attitude, the ease of internet access, pressure from several aspects, lack of competency, and institutional factors. In terms of the role of Mendeley's application to avoid plagiarism, it is adequate to confirm, justify, and claim the issue conveyed in scientific work, highlight a particular idea, criticize or approve the premise of others, and build the argument. It can be concluded that there are various reasons scholars commit plagiarism, and the Mendeley application, as well as some other artificial intelligence tools, can help to avoid it. However, scholars need to uphold academic integrity and understand the use of the Mendeley application for educational purposes
Contributive Analysis Of The Use Of Digital Infographic Media On The Chronological Thinking Ability Of SMK Students Susanto, Heri; Amiruddin, Kamelia; Fathurrahman, Fathurrahman; Sriwati, Sriwati; Siswandari, Siswandari; Akmal, Helmi
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.18464

Abstract

The difficulty vocational students have in understanding the chronology of historical events is the background of this study. The purpose of the study was to analyze the effect of digital infographic media on the chronological thinking ability of students in class XI MPLB at SMK Negeri 1 Banjarmasin. The research method used a quantitative experimental approach with a true experimental post-test-only control design. This study involved 48 students who were divided into experimental and control groups. Data collection was done through cognitive tests and documentation, with data analysis using a t-test. The results showed that the use of digital infographic media had a significant effect on students' chronological thinking ability, where the experimental class showed better ability than the control class. Digital infographic media proved to be effective in helping students understand the chronology of historical events, improve understanding of cause-and-effect relationships, and increase interest and motivation to learn. This research has implications for the importance of integrating digital technology in history learning and developing students' chronological thinking skills in a temporal context.
Implementasi Pancasila dalam Pembentukan Karakter Melalui Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan: Studi Kasus di Sekolah Dasar Mulyati, Sri Entang; Pustpita, Devi Hadi; Yanti, Dewi Novi; Jenuri, Jenuri
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.16620

Abstract

Artikel ini membahas implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan karakter melalui pengajaran ilmu pengetahuan dan kebudayaan di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, serta pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi langsung di tingkat sekolah dasar yang telah menerapkan integrasi nilai Pancasila secara aktif. Data dikumpulkan dari guru, siswa, dan kepala sekolah untuk mendapatkan gambaran holistik tentang proses dan tantangan dalam implementasi program sejak dini ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum mampu meningkatkan kualitas karakter siswa, termasuk aspek empati, kepedulian sosial, dan rasa nasionalisme yang tinggi, sekaligus memperkuat kompetensi akademik mereka. Meskipun demikian, terdapat tantangan signifikan yang dihadapi, seperti kurangnya pemahaman dan kompetensi guru, serta keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendidikan yang memadai. Temuan ini menegaskan perlunya pelatihan khusus untuk guru dan peningkatan fasilitas sebagai langkah strategis mendukung implementasi. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya disampaikan agar pengembangan pendidikan karakter berbasis Pancasila dapat berjalan secara berkelanjutan dan efektif, sekaligus memperkuat dasar nasionalisme dan moralitas anak bangsa.
Teachers’ Instructional Supervision: Its Influence on Students’ Conceptual Understanding In The Language of Mathematics Travero, Arnel; Berico, Ariel M
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.18712

Abstract

This study aims to examine the influence of teachers’ instructional supervision on students’ conceptual understanding in the language of mathematics. Specifically, it seeks to determine the relationship between instructional supervision components—organizational skills, goal setting, environment structuring, and help-seeking—and the conceptual understanding of 433 second-year Bachelor of Elementary Education (BEED) students at a community college in Bukidnon, Philippines. A descriptive-correlational research design was employed. Data were collected using two validated survey instruments: a 65-item adapted conceptual understanding test, and a 23-item instructional supervision questionnaire modified, both of which demonstrated acceptable reliability. Data were analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, and regression analysis. Despite generally positive perceptions of instructional supervision, students showed low levels of conceptual understanding. Statistically significant relationships were found between conceptual understanding and two supervision components: environment structuring (p = 0.001) and help-seeking (p = 0.002). Further, regression analysis identified environment structuring as a significant predictor of conceptual understanding (F = 3.876, p = 0.004). The findings suggest that instructional supervision, particularly in structuring learning environments and promoting help-seeking behavior, plays a crucial role in enhancing students’ grasp of mathematical concepts. The study recommends that teachers and school administrators develop strategies that strengthen these areas to improve mathematics learning outcomes.
Aktualisasi Model Supervisi dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran di SMKN 1 Garut Hanafiah, Hanafiah; Sudrajat, Yogi; Artadinan, Dan
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.17336

Abstract

Hakikat manajemen sekolah adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang memudahkan tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Mempertahankan mutu pembelajaran memerlukan fokus yang teratur pada perbaikan dan peningkatan mutu pembelajaran. Supervisi mempunyai dampak yang sangat positif terhadap profesionalisme guru sekolah dan oleh karena itu dinilai mempunyai dampak yang signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Menganalisis model supervisi yang digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMKN 1 Garut; dan 2) Mendeskripsikan tahapan supervisi yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SMKN 1 Garut. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif dan kualitatif. Indikator yang dibahas dalam penelitian ini antara lain: 1) Prinsip kurikulum mandiri yang berkaitan dengan standar nasional pendidikan; 2) Motivasi guru dalam mengajar; 3) Pelaksanaan supervisi. Berdasarkan hasil penelitian, supervisi pendidikan SMKN 1 Garut telah terkelola dengan baik. Pendampingan rekan sejawat dalam kelompok mata pelajaran meningkatkan kemampuan berpikir dan kreativitas guru dalam mengajar, di samping peran guru dalam memberikan dukungan yang mendorong peningkatan mutu pengajaran. Tindak lanjut hasil pengajaran oleh kepala sekolah pun tidak hanya membantu guru dalam mengajar, tetapi juga menyelenggarakan pelatihan dan lokakarya untuk meningkatkan kemampuan mengajar guru.
Investigating Generative AI Utilization for Project-Based Learning: Teachers’ Role, Challenges, and Strategies in Higher Education Fitriyah, Fitriyah; Ratnawati, Ratnawati
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.19776

Abstract

Despite growing interest in generative Artificial Intelligence (GenAI) in educational technologies, limited research has explored how it specifically affects pedagogical practices in a project-based learning (PjBL) atmosphere. This study investigates how university teachers utilize GenAI in PjBL, emphasizing their roles, challenges faced, and the strategies they employed during classroom practices. The study adopted a convergent mixed-methods approach, which involved a quantitative survey of 63 university teachers and qualitative interviews with six selected participants to gain deeper insights. The findings revealed that teachers play a central role in guiding students’ use of GenAI tools as evidenced by M (3.67) and SD (0.72), acting as facilitators, instructional designers,  and ethical gatekeepers. While GenAI is increasingly incorporated for tasks such as brainstorming, drafting, and feedback in student projects, the use of GenAI in PjBL raises several pedagogical and institutional challenges. Key concerns faced challenges were varying levels of digital and AI literacy among teachers, difficulties in assessing AI-generated work, and a lack of clear policies. Additionally, the study highlighted actionable strategies for structured support systems and professional development to enhance teachers’ confidence and competence in using GenAI tools effectively and ethically, such as embedding AI literacy into faculty training, developing assessment frameworks adapted to AI-enhanced learning, and promoting reflective use of GenAI in collaborative settings. This research contributes to the understanding of how teachers navigate emerging technologies and offers guidance for institutions aiming to align GenAI integration with pedagogically sound and ethically responsible practices in higher education. 
Problematika Berpikir Kritis pada Materi Trigonometri berdasarkan dari Tingkat Math anxiet Musodiqoh, Ummu Atiyatul; Kusno, Kusno; Jaelani, Anton
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.18359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika berpikir kritis matematis peserta didik dalam memahami materi trigonometri ditinjau dari tingkat math anxiety yang mereka alami. Trigonometri sering menjadi salah satu materi yang menantang bagi peserta didik, terutama bagi mereka yang memiliki tingkat kecemasan matematika tinggi. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan untuk memahami hubungan antara kecemasan matematika dan kemampuan berpikir kritis. Sampel penelitian terdiri dari 30 peserta didik kelas X di SMA N 1 Mesuji Raya. Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis matematis, angket math anxiety, serta wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa peserta didik dengan tingkat kecemasan matematika yang rendah cenderung memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dibandingkan mereka dengan kecemasan sedang atau tinggi. Semakin tinggi tingkat kecemasan matematika, semakin besar kesulitan yang dialami peserta didik dalam menginterpretasi informasi, menganalisis konsep, serta mengevaluasi hasil perhitungan dalam menyelesaikan soal trigonometri. Temuan ini menegaskan bahwa math anxiety dapat menjadi faktor penghambat dalam pengembangan berpikir kritis matematis peserta didik.
Sinergi Antara Problematika Pendidikan dan Manajemen di Sekolah Dasar: Solusi Menuju Kualitas Pendidikan Supriyanto, Dede; Puspita, Devi Hadi; Halimah, Leli
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.16625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika dan efektivitas manajemen strategis dalam konteks pendidikan sekolah dasar di Indonesia, menggunakan pendekatan mixed-methods yang menggabungkan metode kualitatif deskriptif, studi kasus, dan studi literatur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap kepala sekolah, guru, serta orang tua sebagai sumber data utama, sementara data kuantitatif diperoleh dari survei persepsi dan penilaian terhadap praktik manajerial di lapangan. Analisis data dilakukan dengan triangulasi dan analisis tematik guna memastikan validitas dan reliabilitas hasil penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa implementasi manajemen strategis di tingkat sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan finansial, kualitas pengajaran yang belum merata, serta rendahnya partisipasi orang tua dalam proses pendidikan. Temuan dari wawancara menegaskan bahwa kolaborasi aktif antara sekolah dan masyarakat, termasuk orang tua dan pemerintah lokal, merupakan faktor kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, pemanfaatan teknologi sebagai alat pendukung praktik manajerial terbukti mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan interaktivitas, sehingga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan penguatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan keterlibatan orang tua, serta optimalisasi penggunaan teknologi pendidikan untuk mewujudkan sekolah dasar yang mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan masa depan secara lebih efektif.