cover
Contact Name
Ani Safitri, M.Pd
Contact Email
jurnaloborpenmas@uika-bogor.ac.id
Phone
+6281382526961
Journal Mail Official
jurnaloborpenmas@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar Km. 2, Kedung Badak, Tanah Sareal, Bogor 16162 Telp: 0251 8336325
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 26548291     EISSN : 26548615     DOI : https://doi.org/10.32832/obor
Core Subject : Education,
Jurnal OBOR PENMAS dibangun untuk mengkombinasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang dapat memberikan kontribusi pada pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan serta implementasi terhadap pendidikan masyarakat yang mencakup peadagogy, andragogy, penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 96 Documents
Pelatihan Tata Kecantikan Rambut Dalam Menciptakan Kesempatan Berwirausaha (studi pada warga belajar di SKB Kota Tasikmalaya) Gustomi, Aditio; Darusman, Yus; Nurlaila, Nurlaila
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v7i2.16760

Abstract

Pelatihan tata kecantikan rambut telah menjadi landasan bagi individu yang ingin memasuki dunia wirausaha dalam industri kecantikan. Seiring dengan permintaan yang terus meningkat untuk layanan kecantikan rambut yang berkualitas, penting bagi para calon pengusaha untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan. Penelitian ini beertujuan untuk mengetahui pelatihan tata kecantikan rambut dalam menciptakan kesempatan berwirausaha yang berujung pada meningkatnya pendapatan rumah tangga diharapkan perempuan dapat membuka usaha tata kecantikan rambut sehingga membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar, berwirausaha dianggap dapat mendorong berbagai dampak positif seperti menciptakan lapangan pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan keahlian dan keterampilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Dalam konteks ini, data yang dikumpulkan berupa kata-kata tertulis atau lisan, serta perilaku yang dapat diamati melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. dengan pelatihan tata kecantikan rambut yang diselenggarakan di SKB Kota Tasikmalaya sangat membantu warga Kota Tasikmalaya yang semula tidak mempunyai keterampilan dan keahlian dengan mengikuti pelatihan tentang tata kecantikan rambut warga belajar menjadi mempunyai keterampilan dan keahlian dan berbekal sertifikat pelatihan mereka dapat bekerja atau membuka usaha sendiri sehingga dapat hidup mandiri dan memperoleh penghasilan.
PERAN KADER BINA KELUARGA BALITA (BKB) DALAM PENCEGAHAN STUNTING : THE ROLE OF TODDLER FAMILY DEVELOPMENT CADRES (BKB) IN STUNTING PREVENTION Fauziah, Silva
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v7i2.17214

Abstract

Kondisi gagal tumbuh kembang pada anak ini sangat mengkhawatirkan yang sasarannya anak usia 0-5 tahun yang memiliki ciri tinggi badan yang lebih pendek dari seusianya. Edukasi dan praktik yang kurang mengenai pola makan, pola asuh, dan sanitasi dapat menjadi faktor risiko stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kader BKB dalam pencegahan stunting di Kampung KB Sukamanah Safir Desa Jatisari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan peran kader BKB diantaranya, menyusun jadwal kegiatan penyuluhan program BKB setiap satu bulan sekali. Kader BKB menyelenggarakan pertemuan mengenai penyuluhan upaya pencegahan stunting. Kader berperan menjadi fasilitator dalam pertemuan yang membahas mengenai edukasi pola makan, pola asuh dan sanitasi. Lalu melakukan kunjungan rumah untuk pemantauan yang berisiko terkena stunting. Kemudian melakukan rujukan, pencatatan dan pelaporan. Kesimpulannya, peran kader BKB dalam menjadi fasilitator dalam pertemuan dan kunjungan rumah dengan memberikan edukasi kepada seorang catin, bumil, busui, baduta/balita stunting meliputi perbaikan pola makan, pola asuh, dan sanitasi sebagai upaya pencegahan stunting. Dengan adanya penyuluhan kepada catin, bumil, busui, baduta/balita, penulis mengharapkan dapat mengurangi prevalensi angka stunting pada balita. Kata kunci: Kader BKB, Bina Keluarga Balita, Pencegahan Stunting
PELATIHAN PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP MELALUI KETERAMPILAN TATA BOGA PADA PROGRAM PAKET C: Studi di PKBM Al-Fattah Manonjaya Nursifah, Fitri; Darusman, Yus; Karwati, Lilis
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v7i2.17227

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterbatasan pengetahuan dan keterampilan warga belajar program paket C dalam keterampilan tata boga. Sehingga perlu diadakannya pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pelatihan pendidikan kecakapan hidup melalui keterampilan tata boga pada program paket C. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrument yang digunakan yaitu pedoman observasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan menggunakan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam pelakasanaan pelatihan keterampilan tata boga pada program paket C menjalankan tiga tahapan yaitu tahap perencanaan yang meliputi identifikasi kebutuhan belajar, sumber-sumber belajar yang tersedia dan kemungkinan hambatan, menetapkan tujuan dan menyusun kegiatan pelatihan. Tahap kedua yaitu pelaksanaan yang meliputi materi pelatihan, pendekatan pelatihan, metode pelatihan dan teknik pelatihan. Tahap terakhir yaitu evaluasi pelatihan dimana dalam tahap ini mengevaluasi empat unsur yaitu reaction (reaksi), learning (pembelajaran), behavior (perilaku) dan result (dampak/hasil). Simpulannya yaitu pelatihan pendidikan kecakapan hidup melalui keterampilan tata boga berhasil memberikan dampak atau hasil yang positif bagi lembaga yaitu meningkatnya reputasi lembaga di masyarakat. Dampak atau hasil bagi peserta pelatihan yaitu menambah pengetahuan, meningkatkan keterampilan, menjadi lebih mandiri, bisa membuka usaha pada bidang kuliner, dan meningkatkan per ekonomian.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR: Studi Mata Pelajaran Kewirausahaan Pada Warga Belajar Paket C SKB Kota Tasikmalaya reni siti nuraeni
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v7i2.17247

Abstract

Peneliti ini akan melihat efektivitas pemanfaatan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar Paket C di SKB Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen, sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang warga belajar, analisis data pada penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji T atau uji beda. Hasil dari penelitian ini adalah warga belajar pada kelas eksperimen mampu mendapatkan hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan warga belajar pada kelas kontrol. Hal yang membedakan dari kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) saat dilakukan posttest, sedangkan kelas kontol menggunakan kertas. Dari soal yang diberikan semuanya sama dengan jumlah soal 20. Dan hasil dari penelitian ini dikatakan efektif karena dilihat dari hasil nilai rata rata kelas pretest kontrol yaitu 59 dan pretest eksperimen 59,5 dengan nilai tertinggi 75 dari kedua kelas tersebut, lalu hasil nili rata-rata kelas post-test kontrol dan ekserimen yaitu 59 dan 80,5 dengan jumlah tertinggi kelas kontrol 75 dan kelas eksperimen 95. Kesimpulannya pemanfaatan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) direspon positif oleh warga belajar dan juga tutor, banyak warga belajar yang menjadi antusias untuk mengikuti pembelajaran dan juga warga belajar menjadi fokus menyimak tentang apa yang di sampaikan mengenai materi pembelajaran selain itu hasil yang test yang didapatkan juga membuktkan bahwa pemanfaatan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terbukti efektif.
PERAN FINTECH SYARIAH DALAM MENDUKUNG INKLUSI KEUANGAN BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA: THE ROLE OF ISLAMIC FINTECH IN SUPPORTING FINANCIAL INCLUSION FOR INDONESIAN MIGRANT WORKERS IN MALAYSIA kusuma, menur
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the role of Islamic Fintech in promoting financial inclusion for Indonesian Migrant Workers (IMWs) in Malaysia through a qualitative approach. The primary aim of this research is to understand how Islamic Fintech can broaden access to Sharia-compliant financial services for IMWs, who are frequently marginalized by conventional banking systems. In-depth interviews with IMWs and industry experts reveal that Islamic Fintech holds significant potential to enhance their economic well-being by providing financial solutions that adhere to Sharia principles. The findings highlight that Islamic Fintech can bridge gaps left by traditional financial services, offering tools and resources that align with Islamic values and practices. By improving access to these services, Islamic Fintech not only fosters greater financial inclusion but also contributes to the economic stability and empowerment of IMWs in Malaysia. This expanded access is crucial for integrating IMWs into the financial system and supporting their overall economic growth and stability.
Peningkatan Berpikir Kreatif Mahasiswa Melalui Penerapan Model project Based Learning Mind Maping pada matakuliah Masalah Sosial Palenti, Citra Dwi; Ari Putra
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v7i2.18385

Abstract

Keterampilan penting yang diidentifikasi oleh UNESCO untuk abad ke-21 tetap terkait dengan empat pilar pendidikan, antara lain: 1) belajar mengetahui (learn to find out), 2) belajar melakukan (learn to do), 3) belajar menjadi (learn to be personal), an 4) learning to live together in peace (belajar untuk hidup bersama dalam kedamaian). Salah satu ketermpilan yang harus diberdayakan melalui proses pembelajaran di perguruan tinggi yaitu keterampilan metakognitif. Tujuan dari Penelitian ini Peningkatan Berpikir Kreatif Mahasiswa Melalui Penerapan Model Project Based Learning Berbantu Mind Maping”. Metode penelitian ini eksperimen bertipe kuasi. Prinsip dari jenis penelitian ini yaitu mengetahui hasil dari pemberian tindakan pada kelompok sampel tertentu. Kelompok pada penelitian ini terdiri dari kontrol dan eksperimen. Hasil belajar mahasiswa dikatakan meningkat atau berhasil apabila > 75% dari seluruh jumlah mahasiswa yang mencapai nilai A (85-100).
THE ROLE OG VILLAGE ASSISTANT IN OPTIMIZING THE DISTRIBUTION OF VILLAGE FUNDS IN GUNUNGCUPU CIAMIS DISTRICT: Peran Pendamping Desa dalam Mengoptimalkan Penyaluran Dana Desa di Gunungcupu Kabupaten Ciamis Sulistiani; Nastiti Novitasari; Ahmad Hamdan
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.19209

Abstract

The imbalance between the needs and availbility of village funds and the limited human resource of goverment staf, make it quite difficult for the village goverment to optimize the distribution of priority village funds. The presence of village assistants in one of the major supports for the goverment and the community in overcoming these problems. This study aims to determine the role played by village assistants in optimizing the distribution of village fund in Gunungcupu,Ciamis Regency. The reserch method used is a qualitative approach with thw descriptive method. The techniques used are observation, interviews and dosumentation. The result of the study show that there are several roles played by village assistants in optimizing the distribution of village funds in Gunungcupu, namely the role in conveying various matters related to village funds in village delibration forums and banners in strategic place, inventory problems together with the goverment and community by conducting survey in the field, openly provide consultation and education related to things that are not yet understood by the community and goverment both in the planning process to reporting, facilitate community groups that need training, conduct regular monitoring and evaluation of activities that have been funded by village funds. The conclusion of this study is that Gunungcupu Village assistants have attemted to provide assistance in the distribution of village funds through the role of socializing, identifying problems, providing consultation and education, conducting monitoring and evaluation. This is in accordance with the village assistant SOP.
PERAN TUTOR DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PROGRAM PAKET C DI PKBM TIM SUARA MASYARAKAT DAWUAN (TSMD) CIKAMPEK Dea Puspita Pramesti; Sutarjo; Ratna Sari Dewi
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.20055

Abstract

PKBM merupakan lembaga pendidikan non-formal yang menyediakan layanan bagi masyarakat yang tidak bisa mengikuti pendidikan formal karena berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran tutor dalam meningkatkan minat belajar program paket C di PKBM Tim Suara Masyarakat Dawuan (TSMD) Cikampek serta faktor pendukung dan penghambat peran tutor dalam meningkatkan minat belajar program paket C di PKBM Tim Suara Masyarakat Dawuan (TSMD) Cikampek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian berjumlah tujuh orang, terdiri dari kepala sekolah PKBM TSMD, dua tutor paket C dan empat warga belajar paket C. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu tahap pra lapangan, tahap pekerjaan lapangan dan tahap analisis data. Teknik analisis data dilakukan dengan, 1) Reduksi data (penyederhanaan), 2) Display data (penyajian) 3) Verifikasi data (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tutor dalam meningkatkan minat belajar pada program paket C di PKBM TSMD dilakukan dengan perannya sebagai, a) Informator, b) Organisator, c) Motivator, d) Mediator, e) Fasilitator dan f) Evaluator. Faktor pendukung peran tutor dalam meningkatkan minat belajar pada warga belajar paket C di PKBM TSMD didukung oleh, 1) Sarana dan Prasarana, 2) Ketertarikan dan rasa ingin tahu. Adapun faktor penghambat diantaranya, 1) Rendahnya motivasi belajar, 2) Kurangnya dukungan keluarga 3) Minat baca rendah.
IMPLEMENTASI PELATIHAN DESAIN GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL VISUAL PADA WARGA BELAJAR PAKET C DI PKBM NURUL ISLAM Nurjanah, Kharisma; Musa, Safuri; Santika, Tika
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.20062

Abstract

Pendidikan nonformal memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat. Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. PKBM Nurul Islam telah mengimplementasikan pelatihan desain grafis untuk warga belajar Paket C, dengan tujuan membekali peserta dengan kemampuan dan keterampilan praktis dalam desain grafis. Pelatihan ini diselenggarakan di ruangan yang dilengkapi dengan komputer, AC, Wi-Fi, dan perangkat lunak CorelDraw. Proses pelatihan dimulai dengan tutor menjelaskan materi, kemudian warga belajar mempraktikkan apa yang telah dijelaskan. Namun, kemampuan warga belajar dalam memahami literasi digital masih terbatas, dengan hanya beberapa orang yang mampu memahami materi dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menjelaskan dan memberikan respon terhadap pertanyaan-pertanyaan mengenai pelatihan desain grafis. Hasil pelatihan sangat positif, dengan beberapa peserta yang sudah mampu menghasilkan uang sendiri melalui keterampilan desain grafis yang mereka pelajari. Keberhasilan peserta ini membuktikan bahwa pelatihan desain grafis dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan dan peluang kerja bagi masyarakat. Dengan demikian, pendidikan nonformal dapat berperan penting dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat Indonesia di era teknologi saat ini. Kata kunci: Pendidikan Nonformal, Pelatihan Desain Grafis, Literasi Digital Visual
IMPLEMENTASI STANDAR PROSES PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) KABUPATEN KARAWANG Salmiah, Angel Intan; Musa, Safuri; Hidayat, Dayat
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.20075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi standar proses pendidikan kesetaraan Paket B di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Karawang dan faktor-faktor yang mendukung serta menghambat keberhasilannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk menggali pengalaman, persepsi, dan tantangan yang dihadapi oleh kepala sekolah, pendidik, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SKB telah berhasil mengimplementasikan kurikulum yang sesuai dengan pedoman nasional, dan proses perencanaan pembelajaran dilakukan dengan menyusun RPP yang sistematis. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka, kegiatan tutorial, dan pembelajaran mandiri dilakukan dengan baik, meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya dukungan dari keluarga peserta didik. Faktor pendukung seperti sikap positif, motivasi belajar yang tinggi, serta dorongan dari teman sebaya sangat berperan dalam keberhasilan pembelajaran. Namun, perbaikan pada fasilitas pembelajaran dan peningkatan keterlibatan keluarga sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan kesetaraan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam perbaikan implementasi pendidikan kesetaraan di masa depan. Kata Kunci: Pendidikan Kesetaraan, Standar Proses, Pelaksanaan Pembelajaran, SKB.

Page 8 of 10 | Total Record : 96