cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
madaniyapustaka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madaniyapustaka@gmail.com
Editorial Address
Divisi Jurnal Pusat Studi Bahasa & Publikasi Ilmiah Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Madaniya
ISSN : -     EISSN : 27214834     DOI : -
Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Articles 710 Documents
Upaya Pencegahan DBD Melalui Pembuatan dan Pengaplikasian Ovitrap di Kecamatan Sukarami Kota Palembang Indri Ramayanti; Thia Prameswarie; Mochammad Nanda Ardani Alfath; Muhammad Umar Abdussalam
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1132

Abstract

Kota Palembang merupakan wilayah dengan kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD) tertinggi pada tahun 2023 yaitu sebanyak 727. Kecamatan Sukarami merupakan salah satu daerah yang mengalami DBD dengan angka kejadian tertinggi sebanyak 83 kasus, dengan tingginya angka kasus setiap tahunnya, sehingga perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat untuk pencegahan DBD melalui edukasi dan pelatihan pembuatan ovitrap atau perangkap telur di Kecamatan Sukarame. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami dan dihadiri oleh 40 orang peserta. Tingkat pengetahuan masyarakat dalam pencegahan DBD dan pemahaman pembuatan ovitrap diukur melalui pre test dan post test. Pada kegiatan ini juga dilakukan pengaplikasian ovitrap yaitu dengan meletakkan ovitrap di dalam dan di luar rumah peserta. Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat dari hanya 12 peserta (30%) mendapatkan nilai baik menjadi 32 orang (80%) mengenai pencegahan penyakit DBD dan pemahaman dalam pembuatan ovitrap setelah diberikan materi dan pelatihan. Kemudian melalui kegiatan ini juga yaitu pemasangan ovitrap di rumah peserta dapat menjadi metode untuk menggambarkan tingkat populasi nyamuk Aedes aegypti di wilayah endemis Kota Palembang, khususnya di Kecamatan Sukarami. Diharapkan melalui kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai upaya pencegahan DBD khususnya di wilauah endemis DBD di Kota Palembang.
Pengelolaan Pemilihan Ketua RT: Langkah Menuju Transparansi dan Partisipasi Aktif Warga Setyo Widiarto; Rudhi Achmadi; Sulih Wahyudiono; Priyanto Priyanto; Nurti Rahayu
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1135

Abstract

Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) merupakan salah satu wujud nyata dari praktik demokrasi langsung di tingkat komunitas. Partisipasi warga dalam pemilihan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kesadaran politik. Permasalahan yang muncul terkait kesadaran politik warga adalah rendahnya partisipasi dalam menggunakan hak pilih. Program PKM ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan edukasi dalam pengelolaan pemilihan Ketua RT guna mewujudkan sistem pemilihan yang transparan serta meningkatkan tingkat partisipasi warga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yang dilaksanakan dalam empat tahap sesuai dengan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling). Hasil dari pelaksanaan PKM menunjukkan keberhasilan, yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi pemilih yang mencapai 72% serta tidak adanya penolakan terhadap Ketua RT terpilih.
Peningkatan Kompetensi Guru terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Metode Fun English di SD Kalukuang II Makassar Syamsidar Syamsidar; Sulastri Sulastri; Abdollah Abdollah; Salim Hasan
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1137

Abstract

Guru sebagai tenaga pendidik memiliki tanggung jawab terhadap perkembangan peserta didik. Kompetensi guru harus dikembangkan secara berkelanjutan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dan pemahaman menggunakan Fun English terhadap Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di SD Negeri Kalukuang II Makassar. Sebelum pengabdian dilaksanakan, terlebih dahulu tim pengabdi melakukan observasi awal dan berdiskusi mengenai pelaksanaan workshop yang berfokus pada PPK, topik materi yang disepakati, dan jadwal kegiatan. Selama proses PKM berlangsung, mitra didukung untuk menggunakan metode Fun English sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam pengabdian yaitu meningkatkan kompetensi guru dengan Penguatan Pendidikan Karakter (PKK). Metode pelaksanaan yang sudah diimplementasikan terdiri dari 4 tahap yaitu survei lapangan, koordinasi dengan masyarakat, pelaksanaan program dan tahap evaluasi. Substansi Materi yang disampaikan nantinya melalui metode role play, ceramah, tanya jawab dengan melibatkan guru bahasa Inggris di SD Negeri Kalukuang II Makassar. Tim pengabdi berupa menyajikan materi secara excited dengan memberikan praktik langsung yang dapat bermanfaat dalam proses kegiatan mengajar di kelas yang pada akhirnya memberikan benefit yang besar terhadap peningkatan kompetensi.
Pengembangan Percakapan Bahasa Inggris Melalui Pola Interaksi antara Staf Kecamatan dan Masyarakat dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Rusdiah Rusdiah; Rastina Kalla
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1138

Abstract

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Universitas Muslim Indonesia sebagai tim pengabdi dengan staf kecamatan Bontoala. Program kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini diimplementasikan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan yang bertujuan untuk merekognisi dan menstimulasi penguasaan percakapan bahasa Inggris, sehingga nantinya dapat meningkatkan interest dan antusiasme mitra yang ekspektasinya dapat memberikan benefit kepada mitra sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Kegiatan PkM ini terdiri atas tiga tahapan yakni persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengabdian yang telah dilakukan sungguh merupakan kegiatan yang bersinergi secara positif dan berlangsung secara intensif pada setiap proses pengabdian yang diimplementasikan dengan menggunakan metode ceramah, role play, dan tanya jawab. Materi disajikan secara face-to-face dengan memberikan praktik langsung dengan melibatkan mitra dalam kegiatan tersebut. Hasil temuan dalam aktivitas ini yaitu staf lebih merecognize bahasa Inggris melalui keterampilan berbicara sehingga dapat memberikan progress yang signifikan terhadap pelayanan publik. Selain itu, para staf antusias dan termotivasi untuk menggunakan English day dalam setiap rutinitas dengan masyarakat lokal maupun turis.
Strategi Pendampingan Penggunaan Media Sosial yang Positif dan Produktif bagi Generasi Alpha Zaenur Rozikin; Antika Zahrotul Kamalia; Wiyarno Wiyarno; Mahesa Rezky Ramadhan; Qoriah Ar Raudhatul Hasanah
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1139

Abstract

Program Strategi Pendampingan Penggunaan Media Sosial yang Positif dan Produktif bagi Generasi Alpha di MI AT-Taqwa Cikarang Selatan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan media sosial secara bijak dan produktif. Program ini difokuskan pada empat indikator utama, yaitu pemahaman penggunaan media sosial yang positif, pembuatan konten edukatif, kesadaran akan keamanan digital, dan pemanfaatan media sosial untuk pengembangan diri. Melalui pendampingan yang intensif, peserta berhasil mengidentifikasi cara-cara positif dalam menggunakan media sosial, membuat dan membagikan konten yang bermanfaat, serta memahami langkah-langkah perlindungan data pribadi. Hasil program menunjukkan bahwa peserta mampu memanfaatkan media sosial dengan lebih produktif, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan digital mereka tetapi juga membentuk kebiasaan positif dalam berinteraksi di dunia maya.
Pembuatan Water Tank Unit Untuk Kebutuhan Primer Masyarakat Desa Karyawangi Reka Ardi Prayoga; Kevin Putranda; Ade Ramdan; Yuliar Yasin Erlangga; Bayu Pratama Adikara; Nia Nuryanti Permata
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1140

Abstract

Desa Karyawangi yang terletak di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, mengalami berbagai tantangan, terutama dalam hal akses terhadap air bersih. Meskipun desa ini berada di wilayah pegunungan yang kaya akan perkebunan teh, jarak dan perbedaan ketinggian antara pemukiman warga dengan sumber air yang layak minum membuat masyarakat mengalami kesulitan besar dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Menanggapi kondisi ini, mahasiswa dari Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik di Politeknik Manufaktur Bandung melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan salah satu program utama berupa pembangunan unit tangki air. Tangki air ini dirancang sebagai wadah penampungan yang dapat menampung dan menyimpan air bersih, sehingga dapat didistribusikan dengan lebih mudah ke masyarakat desa. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan mahasiswa pengalaman langsung dalam merancang dan mengimplementasikan solusi terhadap masalah nyata, serta membantu masyarakat desa dalam mengakses air bersih dengan lebih efisien. Proses pelaksanaan mencakup perancangan, pembangunan, dan instalasi tangki air, serta pelatihan kepada warga mengenai cara penggunaan dan pemeliharaannya agar tangki air tersebut dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan. Keberhasilan program ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam menerima dan berpartisipasi dalam seluruh kegiatan yang dilakukan, serta dari keberlanjutan penggunaan tangki air yang telah terpasang. Program ini juga berfungsi untuk memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat setempat dalam mengatasi tantangan-tantangan yang ada.
Pemberdayaan Pelajar Digital Melalui Pengenalan Dasar Rekayasa Perangkat Lunak Amali Amali; Antika Zahrotul Kamalia; Wiyarno Wiyarno; Yefta Ondi Spalanzani Simatupang; Ahmad Amrullahalhafizh
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1143

Abstract

Program Pemberdayaan Pelajar Digital melalui Pengenalan Dasar Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) pada siswa SMPN 5 Cikarang Selatan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital dan pemahaman dasar mengenai pengembangan perangkat lunak. Program ini mencakup pengenalan konsep dasar RPL, penggunaan alat pengembangan perangkat lunak, serta keterampilan pemrograman dan pengalaman berkoloborasi perancangan aplikasi RPL. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa berhasil mencapai hasil yang melebihi target pada hampir seluruh indikator yang ditetapkan, seperti pemahaman dasar RPL (90%), kemampuan menggunakan alat pengembangan perangkat lunak (85%), keterampilan pemrograman (80%), pemahaman etika digital (75%), dan kemampuan koloborasi (85%). Peningkatan ini mencerminkan efektivitas pendekatan yang menggabungkan teori dengan praktik langsung, serta kolaborasi. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kesadaran siswa tentang etika dalam teknologi dan pentingnya kerjasama koloborasi. Secara keseluruhan, program ini berhasil mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di dunia digital dengan keterampilan yang relevan dan bertanggung jawab.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Sebagai Upaya Meningkatkan Potensi Sumber Daya dan Kemandirian Masyarakat Desa Tompotanah dalam Mewujudkan Desa Maritim Unggul Dian Pramana Putra; Sabriani Sabriani; Roslinda Roslinda; Wawan Anggara; Mirwan Mirwan; Muh. Anwar
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1146

Abstract

Desa Tompotanah merupakan wilayah pesisir yang memiliki banyak potensi. Namun, potensi yang dimiliki masih belum dikelola dengan baik oleh masyarakat, seperti belum adanya pengolahan ikan yang variatif dari masyarakat pulau Tanakeke utamanya di Desa Tompotanah yang dapat meningkatkan harga jual ikan dan meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan melalui pengolahan ikan, selain itu penebangan hutan mangrove secara terus menerus juga dilakukan untuk dijadikan kayu bakar atau arang yang membuat mangrove perlahan berkurang, kurangnya kesadaran anak-anak desa Tompotanah akan pentingnya sekolah, serta layanan kesehatan yang belum memadai. Berdasarkan permasalahan tersebut, terdapat beberapa potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Desa Tompotanah. Dalam aspek ekonomi, hasil tangkapan ikan nelayan dan keberadaan rumput laut jenis Sargassum sp. yang melimpah dapat berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat dengan penciptaan nilai tambah dari potensi dasar (mentah) tersebut menjadi produk jadi yang lebih menguntungkan. Adapun sistem pemberdayaan yang diterapkan adalah menggunakan metode Asset Based Communities Development (ABCD). Metode ini sesuai dengan pertimbangan kondisi masyarakat Desa Tompotanah dimana model pemberdayaan ABCD menekankan pada pemanfaatan potensi atau aset yang dimiliki dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Aset yang dimaksud dalam metode ini, meliputi aset sumber daya manusia, aset sumber daya laut, aset fisik atau infrastruktur serta aset sosial formal informal, seperti kelompok nelayan dan kelompok PKK. Hasil yang diperoleh dalam program pemberdayaan ini, yakni: 1) Peningkatan pendapatan masyarakat nelayan desa Tompotanah melalui pengembangan produk wirausaha sambal juku; 2) Akses informasi beasiswa dan informasi pendidikan di perguruan tinggi yang tersedia dan dapat dijangkau dengan mudah; 3) Peningkatan pengetahuan literasi digital masyarakat desa Tompotanah; 4) Berkurangnya sampah plastik di lingkungan rumah masyarakat dengan adanya pengolahan sampah dengan metode ecobrick; dan 5) Kemudahan dalam memperoleh tanaman sayuran dengan adanya penanaman dengan metode hydroponic wick system.
Peningkatakan Kemampuan Minat Baca Peserta Didik Melalui Taman Baca di SD Aisyiyah Kalianda, Lampung Selatan Muhammad Rasyid Ridho; Reza Mareta Putri; Annisa Yola Shafarina; Maharani Fadhiyah Haifani; Feragi Azizun Putra
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1147

Abstract

Salah satu aspek yang sangat fundamental dalam pendidikan yakni kemampuan literasi, yang tidak hanya mencakup keterampilan membaca dan menulis tetapi juga kemampuan memahami dan menganalisis informasi secara kritis. Lietrasi merupakan kunci dalam mengembangkan keterampilan yang mendukung pertumbuhan dan kesuksesan di berbagai bidang kehidupan. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan untuk siswa SD Aisyiyah Kalianda memiliki tujuan untuk mengembangkan berbagai metode serta menumbuhkan minat baca peserta didik. Metode program pengabdian yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi kepada peserta didik dan guru, implementasi program kegiatan lepada peserta didik, evaluasi yang dilakukan pada dua tahap dan tindak lanjut. Hasil pelaksanaan program pengabdian di SD Aisyiyah Kalianda menunjukkan hasil yang positif dan berdampak signifikan terhadap siswa dan lingkungan sekolah, para siswa lebih sering mengunjungi perpustakaan sekolah dan terlibat dalam berbagai kegiatan membaca Banyaknya siswa yang meminjam buku lebih dari satu judul dalam satu minggu serta meningkatnya jumlah siswa yang ikut serta dalam kegiatan membaca bersama. Untuk pengembangan lebih lanjut, maka direkomendasikan kepada pihak sekolah untuk melakukan penyediaan akses sumber belajar digital seperti e-book atau platform lietasi online bagi seluruh siswa untuk mengatasi keterbatasan buku di perpustakaan. Selain itu, program yang berkelanjutan juga perlu dilakukan untuk mengenalkan variasi kegiatan literasi yang lebih menarik dan melibatkan banyak pihak termasuk masyarakat sekitar, sehingga menciptakan ekosistem literasi yang lebih luas. Mendorong peningkatan keterlibatan siswa dalam pengelolaan perpustakaan bagi seluruh siswa agar lebih aktif dalam mengelola perpustakaan. Melakukan evaluasi berkala untuk mengukur aktivitas program untuk pengembangan program di masa depan.
Edukasi dan Pelatihan Budidaya Tanaman Menggunakan Teknik Hidroponik di SMAN 1 Muara Padang Heny Alpandari; Tangguh Prakoso; Rosi Andriani; Widhi Netraning Pertiwi
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1150

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan terbatas melalui budidaya hidroponik bagi siswa SMAN 1 Muara Padang. Hidroponik dipilih karena memiliki berbagai keunggulan, seperti efisiensi penggunaan lahan, pupuk, serta perawatan yang lebih praktis. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi berbasis penghijauan dengan metode pembelajaran partisipatif yang melibatkan ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap, mulai dari persiapan, edukasi teori, pembuatan media tanam, instalasi hidroponik, hingga evaluasi. Hasil angket menunjukkan tingkat kepuasan peserta mencapai 85,26% dalam kategori sangat baik. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan respons positif, serta peningkatan pemahaman terkait hidroponik. Kombinasi teori dan praktik terbukti efektif dalam memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Kesimpulan dari kegiatan edukasi hidroponik ini adalah dapat meningkatkan literasi sains dan lingkungan, dapat juga menumbuhkan sikap peduli lingkungan, tanggung jawab, dan kemandirian siswa.