cover
Contact Name
Agustiarini Eka Dheasari
Contact Email
jurnalmuaddib@gmail.com
Phone
+6281364890080
Journal Mail Official
agustiarinieka@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta 94-B, Kota Probolinggo, Jawa Timur
Location
Kota probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan
ISSN : 27230805     EISSN : 26859149     DOI : https://doi.org/10.46773/muaddib.v2i1
Core Subject : Religion, Education,
Muaddib: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan which is managed by Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) of STAI Muhammadiyah Probolinggo. This journal is published twice a year and serves as a tool for researchers, academics and practitioners interested in basic education and learning studies and wish to channel their thoughts and findings, especially in relation to studies in science at education. The articles contained are the results of research, scientific and critical and comprehensive review of the important and current issues covered in the journals
Articles 348 Documents
POLA PENDIDIKAN KARAKTER DI KALANGAN KELUARGA PETANI DI DESA REMBANG KECAMATAN REMBANG KABUPATEN PASURUAN Rahma El Yunusiyah; Rofiqo Rofiqo; Sherli Safroni; Benny Prasetiya
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i2.449

Abstract

Pola pendidikan karakter pada keluarga petani mayoritas menggunakan lingkup pendidikan agama seperti Madrasah,TPQ dan lain sebagainya karena mereka lebih mengutamakan keagamaan. Tujuan penelitian yang kami lakukan untuk mengetahui bagaimana cara dan apa tujuan keluarga petani dalam pola pendidikan karakter untuk anak-anak mereka. Kami menggunakan metode penelitian kualitati dimana jenis deskriptif ini membahas mengenai kejadian yang sedang terjadi di kalangan masyarakat yaitu pendidikan karakter terhadap keluarga petani. Hasil dari penelitian ini sebanyak 80% keluarga petani lebih memilih serta menyuruh anak-anaknya untuk bersekolah atau mencari ilmu di sekolah islami, dan di lanjut dengan kegiatan mengaji di musholla terdekat ataupun TPQ sekitar dengan dasar mereka ingin anak mereka lebih faham agama walau tidak dilingkungan pesantren. Dalam setiap keluarga petani pasti ada tujuan dan keinginan terbaik untuk anak mereka walau ada sedikit paksaan saat anak mereka malas, namun karena keinginannya untuk menjadi anak terbaik bagi orangtua, anak tersebut tetap melaksanakan perintah dari orangtuanya untuk menjadi anak yang Sholih.Kata kunci : pola pendidikan karakter, sekolah berbasis agama, keluarga petani.
KONSEP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM ISLAM MENURUT IBNU QOYYIM AL-JAUZIYYAH Nur Mashani; Eka Saptaning Pratiwi
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i2.451

Abstract

This study aims to find out an in-depth picture of the Concept of Islamic Early Childhood Education, especially according to Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah. This study used the literature study method with Tuhfatul Maudud Bi Ahkamil book as the primary sources and written data, books, the results of studies and research,   Ibnu Qayyim Al- Jauziyyah’s other work which talked about education, particularly about early childhood education as the secondary sources. The results of the study showed that the concept of early childhood education according to Ibnu Qayyim Al- Jauziyyah was an early childhood education concept applied to children aged 0-6 years old. Where this characteristic of education according to Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah is the beginning for the further development of children's education. The age stage of 0-2 years as the beginning of the child's life so that the concept of education focuses on when the child is just born, the call to prayer to circumcision. Meanwhile, the age stage of 3-6 years of educational responsibility focuses on faith, moral, social, and intellectual education.Keywords : Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah, Early Childhood Education, Islamic Early Childhood Education, Islamic Studies.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS 1 PADA MATERI PANCA INDRA DENGAN MEDIA MENJODOHKAN GAMBAR DI MI QUR’ANUL HAKIM (MUHAMMADIYAH 2) KOTA PROBOLINGGO Yulina Fadilah; Irmawati Aprilia; Islamiah Islamiah; Siti Aisah; Sofia Sofia
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i2.455

Abstract

Hasil observasi diketahui bahwa keterampilan siswa MI kelas 1 dalam berbicara sangat rendah, yang menyebabkan mereka kurang aktif dalam aspek speaking. Ada beberapa hal yang menyebabkan siswa kurang memiliki kemampuan dalam berbicara terutama pemilihan media yang kurang cocok sehingga siswa kurang aktif. Oleh karena itu dilakukanlah peneltian dengan menerapkan media menjodohkan gambar untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas 1. Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat aktivitas guru dan siswa dan peningkatan kemampuan berbicara siswa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian Classroom Action Research   CAR, Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 di MI Qur’anul Hakim (Muhammadiyah 2) Kota Probolinggo yang berjumlah 19 siswa yang terdiri dari 9 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki dengan objek penelitian   penerapan media menjodohkan gambar dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak pada materi panca indra. Hasil penelitian menyebutkan bahwa media menjodohkan gambar dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, serta meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpul bahwasannya media menjodohkan gambar dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa.Kata kunci : media menjodohkan gambar, kemampuan berbicara
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS X TKJ DI SMK AN-NUR Achmad Fatahilah; Farhana MS; Nur Khosiah
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i2.456

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang diukur dengan menggunakan peningkatan persentase jumlah siswa yang mendapatkan nilai diatas KKM (Tuntas) disetiap siklus. Penelitian yang sudah dilakukan ini termasuk penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Data yang sudah ada, diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dokumentasi dan pencatatan lapangan. Penelitian yang sudah dilakukan ini dilakukan dalam 2 siklus. Cara pengukuran hasil belajar dilakukan menggunakan test yaitu pre test dan post test yang dilakukan di setiap siklus. Berdasarkan data yang sudah ada, terjadi peningkatan persentase jumlah siswa yang mendapatkan predikat tuntas pada setiap siklusnya. Pada pre test diawal siklus I terdapat 32.2% dari jumlah siswa yang tuntas memenuhi nilai KKM sekolah. Pada akhir siklus I yaitu hasil post test terdapat 35.8% dari jumlah siswa yang tuntas dan hasil post test diakhir siklus II terdapat 92.9% dari jumlah siswa kelas X TKJ yang mendapatkan predikat Tuntas diatas nilai KKM. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dikelas X TKJ SMK An-Nur Sumber Taman Probolinggo.  Keywords: Pembelajaran PAI, Hasil belajar, Project Based Learning (PjBL).
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK MELALUI METODE BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Nur Khosiah; Yulina Fadilah; Nizrina Sofiani Rizkillah; Irhamatul Milla
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i2.461

Abstract

Pendidikan adalah suatu hal yang sangat dibutuhkan oleh setiap keluarga dalam mencetak anak yang berbakti pada orang tua dan menjadi generasi penerus bangsa. Pendidikan merupakan modal utama dalam menghadapi tantangan zaman berkemajuan, sejak dari awal anak dikenalkan dengan pendidikan dan budi pekerti. Dalam dunia pendidikan di butuhkan berbagai metode pembelajaran agar harapan guru dan orang tua lebih mudah tercapai. Karena setiap siswa punya karakter dan pola pikir yang berbeda sehingga membutuhkan keteladanan, ketelatenan, keuletan dan kedisiplinan dalam menciptakan kondisi kelas yang kondusif. Tujuan dari penelitian yang dilakukan ini untuk mengetahui apakah model pembelajaran  tematik  melalui bercerita  dapat   meningkatkan  berpikir kritis siswa kelas 5 di SDI Miftahul Huda Bayeman-Tongas. Dalam hal  ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Tehnik pengumpulan observasi, wawancara, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di SDI MIftahul Huda Bayeman Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo bahwa metode bercerita dapat meningkatkan minat belajar dan meningkatkan ketrampilan berfikir kritis siswa sekolah dasar dengan cara memeroleh informasi, mengembangkannya dengan cara dan karakter dia sendiri, dapat menyimpulkan dari cerita yang telah di dengarnya dengan baik dan benar.Kata Kunci: Model Pembelajaran Tematik, Metode Bercerita, Berfikir Kritis
PERAN GURU PAI TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SMAN 1 KOTA PROBOLINGGO Khoiriyah; Nur Kholilah; Rahil Salsabila; Wieke Adinda Putri; Benny Prasetiya
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i2.477

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan dengan peristiwa yang benar- benar terjadi pada siswa-siwi di SMAN 1 KOTA PROBOLINGGO TAHUN PELAJARAN 2020/2021 yang menunjukkan melakukan perilaku kenakalan remaja. Melalui pelajaran PAI kenakalan remaja yang sudah tertanam pada dirinya dapat diatasi oleh pelajaran ini. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk dapat mengetahui upaya peranan guru PAI terhadap kenakalan remaja pada siswa-siswi. Subjek penelitiannya adalah semua orang yang terlibat dalam proses penelitian yaitu kepala sekolah, guru, dan peserta didik SMAN 1 KOTA PROBOLINGGO. Bentuk perilaku kenakalan remaja yang dilakukan siswa-siswi yaitu bolos, berkelahi, merokok, berbohong dengan memalsukan surat ijin, merusak sarana dan prasarana sekolah serta tidak mengerjakan tugas dari guru. Dengan melalui pendidikan agama islam yaitu mata pelajaran akidah akhlak ada bukti bawasannya terdapat siswa yang berubah seperti menyempatkan belajar dan mengerjakan tugas serta menghilangkan kebiasaaan bolos.Kata kunci: Peranan Guru PAI, Kenakalan Remaja dan Pendidikan Agama Islam
NILAI — NILAI PENDIDIKAN KARAKTER AGAMA ISLAM DALAM KALANGAN MASYARAKAT KECAMATAN MAYANGAN KOTA PROBOLINGGO Khoiriyah; Siti Saudah; Sylvia Agustin; Rodiyatul Maula; Benny Prasetiya
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v4i2.478

Abstract

Mayangan merupakan sebuah desa yang sangat religius. Desa yang terletak di tepi laut ini kaya akan hasil laut, terbukti dengan 90% mayoritas masyarakat Mayangan yang bekerja di laut. Hampir seluruh   masyarakat Mayangan beragama Islam, karnanya pendidikan karakter dari generasi ke generasi menjadi semakin relevan di sini. Selain itu, untuk menjaga pendidikan karakter, orang tua   di daerah pesisir pantai cenderung lebih memilih pendidikan pesantren daripada pendidikan formal pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan skala pendidikan karakter keagamaan yang terdapat pada masyarakat Mayangan, dan pola yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif model analisis   dan studi lapangan dengan   wawancara. Hasil penelitian ini menentukan bahwa masyarakat mayangan memiliki nilai-nilai luhur dan tradisi   yang menjaga desa tersebut agar tetap hidup hingga saat ini seperti nilai-nilai agama, kedisiplinan, ketekunan, cinta tanah air, perduli lingkungan, dan jiwa sosial yang tinggi. Nilai-nilai ini diturunkan   dari generasi ke generasi, diajarkan secara informal, dan menghasilkan orang-orang yang berakhlak mulia. Nilai-nilai yang terkandung dalam masyarakat Mayangan antara lain agama, disiplin, ketekunan, cinta tanah air, ramah lingkungan dan jiwa sosial yang tinggi. Berdasarkan data tersebut, penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Mayangan masih melakukan budaya petik laut setiap tahun karena terkandung nilai-nilai mulia dan luhurnya.Kata kunci :     Nilai Pendidikan Karakter, Pendidikan Agama, Dikalangan   Masyarakat  
PENERAPAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM LINGKUNGAN KELUARGA PEDAGANG DI LINGKUNGAN BONGKONG KELURAHAN SAMAENRE KECAMATAN SINJAI TENGAH KABUPATEN SINJAI Suriyati Suriyati; Muh. Syukri; Dinar Dinar
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v5i2.480

Abstract

Artikel ini membahas mengenai   Penerapan Pendidikan Islam dalam Lingkungan Keluarga Pedagang di Lingkungan Bongkong, Kelurahan Samaenre, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah lingkungan keluarga pedagang yang ada di Lingkungan Bongkong. Adapun metode pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan model analisis intraktif.Hasil penelitian menunjukkan, pertama, ketika dalam menerapkan pendidikan Islam kepada anak itu perlu adanya kesabaran, keteguhan dan kegigihan dalam membimbing, mendorong serta menasehati anak agar selalu senantiasa mengikuti ajaran-ajaran yang telah diperintahkan oleh Allah Swt. kedua, pendidikan Islam yang diterapkan mencakup pendidikan ibadah yakni shalat, mengaji, puasa, dan zakat. Pendidikan akhlak yakni keteladanan, kesopanan dll, dan pendidikan muamalah yakni mengajarkan anak bersosialisasi dengan baik di lingkungannya. Ketiga, keterlibatan orang tua dalam mendidik, mendukung dan menerapkan pendidikan Islam kepada anak sehari-hari.
PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKANKEAKTIFAN BELAJAR SISWAPADA MATA PELAJARAN AL-ISLAM KELAS XI KEPERAWATAN DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KOTA PROBOLINGGO Linawati Ningsih; Nur Halim; Nur Khosiah
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v5i1.571

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas XII Keperawatan pada mata pelajaran Al-Islam dengan penerapan metode discovery learning dan metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam penelitian ini dilaksanakan dalam beberapa siklus dan juga digunakannya sebuah model spiral terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan juga refleksi yang menjadi subjek pada penelitian yaitu siswa kelas XI Keperawatan dimana siswa dalam kelas tersebut sejumlah 14 siswa yang terdiri dari 12 siswa perempuan dan 1 siswa laki-laki. Teknik penelitian ini yaitu teknik observasi, interview, dokumentasi, dan juga tes. Adapun hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa pengembangan aktivitas siswa dalam pembelajaran implementasi metode discovery learning pada mata pelajaran Al-Islam Keperawatan Kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo pada semester gasal tahun ajaran 2021/2022. Setelah dilaksanakan program pembelajaran Al-Islam dengan berbagai kriteria pembelajaran melalui implementasi metode discovery learning pada siklus I terdapat 14 siswa diperoleh 71,42% siswa positif, sedangkan pada siklus II diperoleh rata-rata 94,28% Oleh karena itu,implementasi metode discovery learning dalam pembelajaran al-Islam dapat mengembangkan keaktifan siswa pada mata pelajaran Al-Islam pada kelas XI Keperawatan. Kata kunci: Metode Discovery Learning, Keaktifan Belajar Siswa, Pembelajaran Al-Islam
PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN AKHLAQ PADA KELUARGA PETANI DI KEDOPOK KOTA PROBOLINGGO Moch Muhaimin; Devy Habibi Muhammad
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v5i1.583

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran orang tua dalam membangkitkan moral generasi muda di Kedopok Probolinggo. Para peneliti di lapangan telah menemukan bahwa orang tua yang hanya memberikan saran atau panutan mungkin tidak mendengarkan masa mudanya, dan anak muda sering meminta nasihat dari orang tua mereka. Pertanyaan penelitian dari penelitian ini adalah bagaimana peran orang tua dalam membangkitkan semangat juang di Kedopok Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Tujuan metode penelitian adalah untuk menggambarkan secara komprehensif dan mendalam realitas sosial objek penelitian dan berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat sedemikian rupa sehingga menggambarkan ciri-ciri, dan pola-pola yang menggambarkan fenomena tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran orang tua merupakan pengasuh yang paling utama bagi anak-anak tersebut, karena selain mendidik anak, juga perilaku orang tua di lingkungan rumah. Pada dasarnya, adalah tanggung jawab orang tua untuk mendidik dan merawat anak-anaknya agar berakhlak lebih baik. Di dalam keluarga, anak-anak mengumpulkan pengalaman-pengalaman awal yang mereka gunakan sebagai bekal hidup mereka dan menerapkannya dalam kehidupan sosial.

Page 7 of 35 | Total Record : 348