cover
Contact Name
Bangkit Lutfiaji Syaefullah
Contact Email
bangkit@pertanian.go.id
Phone
+6285879835754
Journal Mail Official
triton@polbangtanmanokwari.ac.id
Editorial Address
Jl. SPMA Reremi 143. Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat – Kode Pos 98312
Location
Kab. manokwari,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Triton
ISSN : 20853823     EISSN : 27453650     DOI : 10.47687
Jurnal Triton Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari with registered number p ISSN 2085-3823 and e ISSN 2745-3650 is a scientific open access journal published by Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari. Jurnal Triton has been certificated with number 0005.0036/Jl.3.02/SK.ISSN/2009.04 and 0005.27453650/JI.3.1/SK.ISSN/2020.09 as a scientific journal by the Ministry of Research-Technology and Higher Education Republic of Indonesia. Jurnal Triton aims to publish original research results and reviews such as agriculture, animal husbandry and plantation. Jurnal Triton encompasses a broad range of research topics in agriculture: extension, socio-economic, policy, cultivation, tissue culture, biotechnology, animal (health, production, nutrition, welfare, behavior, reproduction and product), and post-harvest. Jurnal Triton is published every six months (June and December).
Articles 297 Documents
Sifat Fisikokimia Sosis Daging Domba dengan Variasi Metode Pemasakan Cornelius Hari Wibowo; Iswoyo Iswoyo; Adi Sampurno; Maria Sudjatinah
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.819

Abstract

Penelitian ini bertujuan secara umum untuk menghasilkan produk olahan daging domba dalam bentuk sosis tipe emulsi, dengan fokus khusus pada pemeriksaan sifat fisik dan kimia sosis domba jenis emulsi tersebut dengan menggunakan berbagai teknik memasak. Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan sosis adalah daging domba bebas lemak, lemak domba, hidrokoloid tepung tapioka, dan bumbu. Studi eksperimental dengan metode Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari tiga perlakuan (P1=metode oven, P2=metode air fryer, P3=metode kukus) diulang sebanyak tujuh kali untuk mendapatkan hasil yang akurat. Variabel yang diamati meliputi pH, kandungan air, kandungan lemak, kandungan protein, dan tingkat susut masak. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa variasi metode memasak memberikan dampak yang signifikan terhadap rata-rata kandungan air, lemak, dan protein pada sosis. Kadar air tertinggi terjadi pada sosis yang dimasak dengan metode kukus (P3), mencapai 63,63%, sementara kadar lemak tertinggi terdapat pada sosis yang dimasak dengan metode oven (P1), yakni 13,49%. Metode kukus juga menghasilkan sosis dengan kadar protein tertinggi, yaitu 15,22%. Namun, kadar pH rata-rata dan susut masak tidak terpengaruh secara signifikan oleh cara memasak. Metode kukus efektif meningkatkan kadar air dan protein serta menurunkan kadar lemak. Sebaliknya, metode oven cenderung memecahkan emulsi antara air dan lemak. Temuan ini dapat menjadi panduan dalam memilih cara memasak yang sesuai untuk menjaga nilai gizi sosis. Oleh karena itu, pemilihan metode pemasakan yang tepat sangat penting untuk mencapai sifat organoleptik dan nilai gizi yang diinginkan pada sosis daging domba tipe emulsi. Berdasarkan penelitian ini, metode terbaik untuk mendapatkan sifat fisikokimia yang seimbang adalah metode oven.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Pemuda untuk Berwirausaha Pertanian Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri Moerindra Sekar Arum Pratiwi; Sugihardjo Sugihardjo; Sapja Anantanyu
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.825

Abstract

Fenomena penuaan petani di Indonesia termasuk ke dalam permasalahan tenaga kerja pada sektor pertanian. Berdasarkan analisis Survei Pertanian Antar Sensus BPS tahun 2018 jumlah petani muda di Indonesia hanya sebesar 12 persen dari keseluruhan jumlah petani. Peran generasi muda/pemuda dalam pertanian sangat penting untuk meningkatkan dan membangkitkan pertanian Indonesia. Generasi muda sebagai wirausaha pertanian diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani dengan inovasi baru di sektor pertanian. Minat pemuda di Kabupaten Wonogiri memiliki intensitas yang rendah disebabkan oleh kondisi alam, imigrasi penduduk, dan alih profesi non pertanian. Tujuan penelitian adalah mengkaji minat pemuda untuk berwirausaha pertanian di Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian kuantitatif dengan teknik survei menggunakan alat bantu berupa kuesioner dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-September 2023 secara langsung di Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan Uji Regresi Logistik dengan program IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap wirausaha pertanian ditentukan oleh beberapa faktor diantaranya umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, riwayat keluarga petani, kepemilikan lahan pertanian, status pernikahan, luas lahan, dan pendapatan keluarga. Faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap minat pemuda adalah riwayat keluarga petani dan status pernikahan. Faktor-faktor yang tidak berpengaruh secara signifikan adalah umur, tingkat pendidikan, jenis kelamin, kepemilikan lahan pertanian, luas lahan dan pendapatan keluarga.
Evaluation of Green Coconut Water as an Additional Diluent on the Quality and Storability of Madenan Chicken Sperm Nolasco da Costa; Acacio Cardoso Amaral
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.830

Abstract

Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan rancangan acak kelompok. Lama penyimpanan pada suhu dingin 5°C yaitu selama 0, 1, 2, 3, 4 jam. Perlakuan penelitian dengan mengencerkan semen pada media fisiologis NaCl yang dicampur dengan air kelapa hijau. Terdapat empat perlakuan yaitu L0 = NaCl fisiologis 100% + air kelapa hijau 0%, L1 = NaCl fisiologis 95% + air kelapa hijau 5%, L2 = NaCl fisiologis 85% + air kelapa hijau 15%, dan L3 75% fisiologis NaCl + air kelapa hijau 25%,. Variabel yang diamati adalah motilitas, viabilitas dan kelainan spermatozoa yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Data perlakuan dianalisis menggunakan ANOVA dan apabila terdapat perbedaan antar perlakuan maka dilakukan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas dan kuantitas semen Ayam Madenan berpengaruh terhadap penambahan pengencer kelapa hijau. Hasil uji kualitas dan kuantitas semen. motilitas individu 86.20 ± 1.02 %, viabilitas 82,60±7,04, dan kelainan 7,50±2,20 %. Perlakuan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas spermatozoa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan air kelapa hijau sebagai pengencer semen sebanyak 5% perlakuan L1 lebih baik diantara perlakuan lain dapat menjaga kualitas spermatozoa Ayam Madenan. Motilitas yang diperoleh sebesar 55,50 ± 21,68 % dengan lama penyimpanan 4 jam pada suhu dingin 50C.
Effect of Fermented Rice Bran and Corn Meal in Commercial Feed on The Production Performance of Broiler Abilio dos Santos; Gaspar Ferreira Vicente; Acacio Cardoso Amaral; Claudio Filipe Ximenes; Domingos Cruz Pinto; Jacinto de Araujo; Danina Nunes; Julio Vicente
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dedak padi fermentasi dan tepung jagung fermentasi dalam pakan komersial terhadap kinerja produksi ayam pedaging. Penelitian ini dilaksanakan di kampus Instituto Politécnico de Betano (IPB) yang berlokasi di Suco Betano, Posto Administrativo Same, Municipio Manufahi. Jumlah ayam broiler sebanyak 96 ekor unsexing. Metode yang digunakan adalah percobaan lapangan dengan menggunakan Random Block Design (RBD), yang terdiri dari empat kelompok dengan empat perlakuan adalah; Kontrol T0 (100% pakan komersial), T1 (Pakan komersial + 10% dedak padi fermentasi dan tepung jagung fermentasi), T2 (Pakan komersial + 15% dedak padi fermentasi dan tepung jagung fermentasi), dan T3 (Pakan komersial + 20% dedak padi fermentasi dan tepung jagung fermentasi). Data di analisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) jika ada perbedaan di antara perlakuan, dapat dilanjutkan dengan Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dedak padi fermentasi dan tepung jagung fermentasi pada penampilan produksi ayam broiler tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, berat badan, konversi pakan, dan efisiensi pakan. Namun, perlakuan T0 memiliki efek yang signifikan (P<0,05) pada nilai IOFC. Kesimpulan penelitian untuk pengaruh dedak padi fermentasi dan tepung jagung fermentasi tidak mempengaruhi kinerja produksi ayam pedaging seperti; konsumsi pakan, berat badan, konversi pakan, efisiensi pakan, dan IOFC.
Enhancing the Quality of Chicken Meatball with Egg Albumen as Binding Agent: Study on Chemical, Texture Profile, and Sensory Properties Ismiarti Ismiarti; Abdul Rokhman; Muhamad Solkhan; Sugiyono Sugiyono; Teguh Dwi Putra
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.837

Abstract

Meatball is well-known meat product especially in Indonesia, made from various kind of meat that could be accepted by consumers. The study aimed to investigate chemical, texture profile, and sensory properties of broiler chicken meatball added by egg albumen as a natural additive to increase texture and sensory properties. Meatball composition consisted of chicken breast (60.12%), tapioca starch (20.04%), salt (2.51%), seasonings (2.3%), ice cube (15.03%) and egg albumen based on meat weights. The experiment study used Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 replications. Treatments consisted of the addition of 0% (P0), 5% (P1), 10% (P2), 15% (P3), and 20% (P4) egg albumen measured by meat proportion. Parameters assessed were chemical (protein and fat), textural profile (hardness, cohesiveness, springiness, and adhesiveness), and sensorial properties (color, taste, texture, and chewiness). Collected data of protein, fat, and texture profile were tested by analysis of variance, significant data continued by DMRT (Duncan’s Multiple Range Test). Sensory properties were analyzed by Kruskal Wallis. In result, the addition of egg albumen were significantly affected (p<0.05) to protein, fat, hardness, and all sensory properties, but it was not significantly affected (p>0.05) to cohesiveness, springiness, and adhesiveness. The addition of 20% egg albumen produced the highest protein and fat content, 11,83±0,30 and 1,55±0,17%, respectively. Then, hardness of chicken meatball on control treatment was the lowest than all treatment, with the highest was 2351,04±7,39 g. Average of cohesiveness, springiness, and adhesiveness were 0,66±0,02; 9,03±0,16 mm; and 0,04±0,03 mJ, respectively. The best sensory properties of chicken meatball with 20% egg albumen were white grayish color, delicious in taste, compact texture, and good chewiness. It could be summarized that adding 20% of egg albumen made the best characteristic on chemical dan sensory properties of chicken meatball.
Analisis Kelayakan Konsep Smart Floating Farming di Indonesia untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Kumbara Kumbara; Silfia Silfia
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.838

Abstract

Indonesia dihadapkan pada tantangan krisis pangan di masa depan akibat peningkatan populasi, perubahan iklim, dan penurunan kesuburan tanah, dengan potensi solusi inovatif berupa konsep Smart Floating Farm (SFF) yang memanfaatkan teknologi piramid desalinasi dan sistem hidroponik untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan memanfaatkan potensi laut Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor pendukung yang memungkinkan penerapan konsep SFF di Indonesia, menyusun rancangan konsep SFF berdasarkan hasil analisis faktor-faktor pendukung, serta menganalisis kelayakan implementasi berdasarkan strategi analisis SWOT. Metode penelitian menggunakan rancangan kualitatif melalui analisis deskriptif yang akan dikomparasi untuk dilihat perbandingan kelayakannya. Hasil menunjukkan, penerapan konsep Smart Floating Farm (SFF) di Indonesia didukung oleh dua faktor utama, yaitu pertumbuhan penduduk yang pesat yang menyebabkan peningkatan kebutuhan lahan pemukiman dan permintaan pangan yang terus meningkat. Meskipun harga pangan relatif terjangkau, adaptasi terhadap keberlanjutan masih diperlukan. Rancangan model SFF menggunakan teknologi desalinasi piramid yang dapat mengubah air laut menjadi air tawar, didesain dengan ukuran standar 200 x 70 x 70 meter dan diposisikan 100 meter dari titik pasang tertinggi. Rancangan ini mengintegrasikan budidaya tanaman hidroponik dan peternakan, yang dikendalikan melalui AI dan IoT untuk meningkatkan efisiensi produksi pangan. Kajian teoritis dan analisis SWOT menunjukkan bahwa konsep SFF layak direalisasikan, asalkan didukung oleh sistem manajemen terintegrasi yang mengacu pada pengembangan pertanian presisi.
Dinamika Subsidi dalam Mendorong Pertanian Berkelanjutan: Perspektif dari Tinjauan Literatur Sistematis Mega Amelia Putri; Kumbara Kumbara
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.848

Abstract

Subsidi input pertanian penting untuk pertanian berkelanjutan, mendorong penelitian untuk memahami dampaknya. Penelitian ini, dilakukan dengan metode tinjauan literatur sistematis dari artikel yang diterbitkan pada tahun 2014-2024, mengevaluasi efektivitas kebijakan subsidi dalam keberlanjutan pertanian melalui protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses). Studi ini mensintesis temuan dari berbagai penelitian, menyoroti pentingnya kebijakan subsidi dalam membentuk dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Hasilnya menunjukkan beberapa dimensi signifikan, termasuk subsidi pupuk, asuransi tanaman, dan subsidi yang ditargetkan, yang memengaruhi produktivitas pertanian dan pelestarian lingkungan. Analisis ini mengungkapkan bahwa subsidi pupuk meningkatkan hasil panen, sementara asuransi tanaman yang disubsidi mengurangi risiko finansial bagi petani dan mendorong praktik manajemen risiko yang lebih baik. Subsidi yang ditargetkan mengatasi tantangan lokal dan mengurangi disparitas dalam pembangunan pedesaan. Penelitian masa depan harus fokus pada evaluasi jangka panjang subsidi ini, mengeksplorasi mekanisme kebijakan inovatif, dan menilai dampaknya terhadap sistem pertanian dan komunitas pedesaan. Pemahaman komprehensif ini berkontribusi pada pembuatan kebijakan berbasis bukti untuk pembangunan pertanian berkelanjutan, yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas petani. Wawasan dari studi ini mendukung program subsidi pertanian yang lebih berkelanjutan dan adil, yang menguntungkan petani, komunitas, dan lingkungan, sesuai dengan tujuan keberlanjutan global. Hal ini akan sangat membantu dalam mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Analisis Tingkat Kesenjangan Pendapatan Rumah Tangga Petani Ternak Kambing di Kabupaten Manokwari Hotmauli Febriana Pardosi; Oeng Anwarudin
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.849

Abstract

Salah satu masalah penting dalam pembangunan adalah kesenjangan pendapatan, yang menunjukkan ketidakmerataan pendapatan yang diperoleh masyarakat di suatu wilayah atau daerah. Kondisi ini menunjukkan perbedaan yang signifikan antara masyarakat berpenghasilan tinggi dan masyarakat berpenghasilan rendah. Riset ini bertujuan untuk menyelidiki disparitas tingkat pengeluaran rumah tangga dan kesenjangan pendapatan peternak kambing di Distrik Prafi dan Masni. Sampel pada riset ini peternak atau petani ternak yaitu petani yang memelihara ternak kambing di wilayah Prafi dan Masni. Metode proportional random sampling digunakan untuk pengambilan sampel. Analisis tingkat kesenjangan pendapatan (gini ratio) dan analisis disparitas dari pengeluaran rumah tangga peternak kambing (t-test) merupakan analisis yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil riset yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tingkat kesenjangan pendapatan peternak kambing di Distrik Prafi dan Masni masuk dalam golongan rendah, dengan gini ratio masing-masing 0,17 dan 0,20. Perbandingan nilai pengeluaran rumah tangga petani ternak kambing di Distrik Prafi dan Masni berbeda secara signifikan, menurut hasil uji t-test. Tingkat pengeluaran rumah tangga peternak kambing di Distrik Prafi berbeda dengan peternak di Masni karena biaya makanan lebih tinggi daripada biaya bukan makanan, artinya tingkat kesejahteraan rendah. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa tingkat kesenjangan pendapatan rumah tangga petani ternak kambing di Distrik Prafi dan Masni tergolong rendah yaitu pemerataan pendapatan antar petani ternak relatif tinggi atau merata. Hasil ini menjadi gambaran mengenai ukuran kesenjangan pendapatan petani ternak di Prafi dan Masni untuk dapat menjadi dasar pertimbangan pada pembuatan kebijakan untuk mengentaskan kemiskinan dengan mengembangkan usahatani ternak agar tercapai masyarakat yang sejahtera.
Perbandingan Performa Broiler yang Diberikan Multivitamin Pabrikan dengan Ramuan Herbal Soko Alam Dwi raharjo; Rahma Nofria; Mardi Satria Rahman; Wulan Mustika; Triana Guspita Sari; Arnayulis Arnayulis
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.846

Abstract

Daging broiler banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena merupakan sumber protein hewani yang mudah diperoleh serta memiliki harga yang terjangkau dibanding sumber protein hewani lainnya. Selain keunggulan yang telah dipaparkan sebelumnya, ternyata daging broiler memiliki ancaman residu yang tertinggal pada daging akibat pemberian vitamin pabrikan secara berlebihan selama pemeliharaan. Upaya yang dapat dilakukan guna meminimalisir cemaran residu pada daging dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan vitamin pabrikan dan digantikan dengan memanfaatkan sumberdaya lokal yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbandingan performa broiler yang diberikan vitamin pabrikan dan ramuan herbal soko alam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan pada 200 ekor broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ramuan herbal soko alam berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot badan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan, namun tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap konsumsi pakan. Performa broiler yang diberikan multivitamin pabrikan memiliki nilai yang tinggi dibanding broiler yang diberikan ramuan herbal soko alam, namun dosis pada P3 (3,0gram ramuan herbal soko alam/2liter air) menjadi dosis yang direkomendasikan untuk dapat diaplikasikan pada pemeliharaan broiler karena performanya hampir menyaingi performa multivitamin pabrikan. Penelitian ini menyajikan beberapa sumberdaya lokal yang dapat digunakan oleh peternak sebagai multivitamin alami sehingga mengurangi ketergantungan terhadap produk pabrikan, dan mendorong pemanfaatan sumberdaya lokal yang ada disekitar peternak.
Strategi Komunikasi Persuasif Penyuluh Pertanian dalam Pemanfaatan Media Internet untuk Diseminasi Informasi pada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Ponorogo Ebit Eko Bachtiar; Andi Alimuddin Unde; Tuti Bahfiarti
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.906

Abstract

Perkembangan teknologi informasi berbasis digital yang pesat berdampak pada banyaknya media informasi yang dapat digunakan oleh penyuluh pertanian. Media internet berperan penting dalam kebutuhan informasi sehari-hari semua kalangan termasuk penyuluh pertanian dan petani. Penyuluh pertanian mempunyai peran penting dalam proses penyampaian informasi secara persuasif serta dituntut mampu dalam penggunaan media internet dalam menunjang tugas pokok dan fungsi sebagai penyuluh pertanian serta sebagai upaya percepatan diseminasi informasi kepada petani. Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi persuasif yang digunakan oleh penyuluh pertanian dalam memanfaatkan media internet untuk mempercepat diseminasi informasi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Dengan meningkatnya aksesibilitas penggunaan internet, strategi komunikasi secara persuasif yang efektif menjadi penting untuk memastikan informasi pertanian yang relevan dapat tersampaikan dengan cepat dan tepat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis data dengan cara wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Informan penelitian adalah penyuluh pertanian dan anggota KWT di wilayah Kecamatan Babadan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis penggunaan strategi komunikasi persuasif yaitu, strategi psikodinamika, sosiokultural, dan strategi memanipulasi Kesimpulan (strategy the meaning construction) yang dilakukan oleh penyuluh pertanian di Kecamatan Babadan mampu meningkatkan penggunaan media internet berbasis pertanian dan meningkatkan partisipasi serta pemahaman kelompok wanita tani terhadap informasi terbaru mengenai pertanian. Strategi komunikasi persuasif yang melibatkan pendekatan personal, pemanfaatan konten visual, dan interaksi dua arah melalui platform digital sangat efektif dalam membangun kepercayaan dan motivasi kelompok wanita tani untuk mengadopsi inovasi pertanian. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi penyuluh pertanian dalam mengoptimalkan penggunaan media internet dalam diseminasi informasi kepada komunitas petani.