cover
Contact Name
Bangkit Lutfiaji Syaefullah
Contact Email
bangkit@pertanian.go.id
Phone
+6285879835754
Journal Mail Official
triton@polbangtanmanokwari.ac.id
Editorial Address
Jl. SPMA Reremi 143. Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat – Kode Pos 98312
Location
Kab. manokwari,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Triton
ISSN : 20853823     EISSN : 27453650     DOI : 10.47687
Jurnal Triton Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari with registered number p ISSN 2085-3823 and e ISSN 2745-3650 is a scientific open access journal published by Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari. Jurnal Triton has been certificated with number 0005.0036/Jl.3.02/SK.ISSN/2009.04 and 0005.27453650/JI.3.1/SK.ISSN/2020.09 as a scientific journal by the Ministry of Research-Technology and Higher Education Republic of Indonesia. Jurnal Triton aims to publish original research results and reviews such as agriculture, animal husbandry and plantation. Jurnal Triton encompasses a broad range of research topics in agriculture: extension, socio-economic, policy, cultivation, tissue culture, biotechnology, animal (health, production, nutrition, welfare, behavior, reproduction and product), and post-harvest. Jurnal Triton is published every six months (June and December).
Articles 297 Documents
Analisis Tingkat Kepuasan Petani Padi Sawah terhadap Kinerja Pelayanan Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) di Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri Fetria Andriani; Sapja Anantanyu; Eksa Rusdiyana
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.910

Abstract

Penyuluhan pertanian dapat dikatakan sebagai bentuk layanan pendidikan nonformal yang diperoleh petani yang difasilitasi oleh penyuluh pertanian lapang. Penyuluhan pertanian adalah suatu proses penyampaian informasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani sehingga dapat mengelola usahataninya secara lebih efektif dan efisien. Kinerja pelayanan penyuluh pertanian dapat diukur melalui tingkat kepuasan petani dalam memperoleh pelayanan dari penyuluh pertanian. Kepuasan petani adalah perasaan yang diperoleh petani ketika mereka mengalami layanan yang memenuhi atau melampaui harapan mereka dari penyuluh pertanian sebagai hasil dari kualitas layanan yang baik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan petani padi sawah terhadap kinerja pelayanan penyuluh serta hubungan antara karakteristik petani (umur, pendidikan formal, pengalaman usahatani, luas lahan dan tingkat kosmopolitan) dengan tingkat kepuasan kinerja pelayanan penyuluh. Penelitian ini menggunakan sampel 93 petani padi sawah di Kecamatan Purwantoro melalui survei secara acak. Taraf kepuasan petani mengenai pelayanan penyuluh diukur dengan analisis Customer Satisfaction Index (CSI) dan korelasi karakteristik petani dengan tingkat kepuasan pelayanan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menggunakan analisis Customer Satisfaction Index (CSI) mengindikasikan petani padi sawah puas terhadap pelayanan penyuluh pertanian. Hasil uji Rank Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara karakteristik petani (umur, pendidikan formal, pengalaman usahatani, luas lahan, dan tingkat kosmopolitan) dengan kepuasan petani padi sawah terhadap kinerja pelayanan penyuluh pertanian.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Kompetensi Petugas dan Kepercayaan terhadap Kepuasan Masyarakat di Puskeswan Kota Palopo Husnawati Husnawati; Idawati Idawati; Surryanto Suryanto
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.979

Abstract

Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Palopo memberikan pelayanan terhadap kesehatan hewan seluruh warga Kota Palopo dengan memperhatikan penilaian emosional klien. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana pengaruh kualitas pelayanan, kompetensi petugas dan kepercayaan terhadap kepuasan masyarakat. Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori, sampel penelitian ini adalah masyarakat yang telah berkunjung, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 267 orang dengan menggunakan rumus Slovin. Analisis statistik imperensial untuk menguji hipotesis penelitian ini digunakan teknik SEM (Structural Equation Modeling) dengan software Smart-PLS. Teknik analisa SEM digunakan pada penelitian ini dengan alasan: distribusi data tidak normal, berdasarkan literatur kerangka konseptual yang digunakan belum teruji sehingga dilakukan uji kompirmatoris secara teoritis, dan penelitian menggunakan model dengan kategori konseptual yang kompleks. Hasil survei penelitian di Puskeswan Kota Palopo didapatkan bahwa kualifikasi petugas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat, kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Kualitas pelayanan perlu ditingkanan terutama daya tanggap (responsibility), jaminan (assurance), empati (empathy) agar meningkatkan kepuasan masyarakat, sehingga meningkatkan komitmen pelanggan dan rekomendasi positif di Puskeswan Kota Palopo, kompetensi petugas lebih ditingkatan terutama pendidikan dan sertifikasi pengetahuan tentang kesejahteraan hewan agar pelanggan semakin meningkat kepercayaannya di Puskeswan Kota Palopo, kepercayaan masyarakat agar diperbaiki terutama fokus pada pelanggan dan memberikan pelayanan secara profesional menciptakan perasaan puas di Puskeswan Kota Palopo.
Implementasi Penyuluhan Sensitif Gizi dan Pola Hidup Sehat di Kelurahan Kampung Kajanan, Buleleng, Bali Siti Amanah; Yayuk Farida Baliwati; Pudji Muljono; Tri Budiarto; Rafnel Azhari; Siti Syamsiah; Titania Aulia; Eliz Khalishah; Argasepta Armadhani
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1093

Abstract

Penyuluhan merupakan upaya berencana untuk transformasi perilaku sekelompok orang di berbagai bidang pembangunan, termasuk pengetahuan dan kesadaran akan gizi berimbang dan pola hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan perilaku yang terjadi dalam hubungannya dengan implementasi penyuluhan sensitif gizi dan penerapan pola hidup sehat. Metode riset aksi diterapkan dengan melibatkan 30 Tim PKK Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, Bali dan 26 partisipan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. Teknik wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan penyuluhan interaktif dilakukan untuk memperoleh data. Data sekunder dikumpulkan melalui telaah dokumen yang relevan. Terdapat dua tipe kuesioner yang digunakan. Pertama, kuesioner mengenai perubahan pengetahuan mengenai pola hidup sehat, pengemasan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), promosi melalui sarana digital digunakan untuk memperoleh informasi dari 30 partisipan Tim Penggerak PKK. Kedua, kuesioner mengenai perubahan pengetahuan setelah 26 partisipan mengikuti penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. Data kualitiatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kuantitatif diolah menggunakan statistik deskriptif. Uji-t dilakukan untuk mengetahui tingkat signifikansi perubahan perilaku sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat perubahan perilaku secara nyata sebelum dan sesudah penyuluhan sensitif gizi. Kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat dan kesehatan gigi meningkat, begitu pula dengan minat melakukan promosi pemasaran produk melalui sarana digital. Keberlanjutan implementasi penyuluhan sensitif gizi, pola hidup sehat, dan peningkatan kapasitas UMKM memerlukan dukungan dana, sarana prasarana, pendampingan baik dari pemerintah maupun swasta.
Does the Laying Hen Assistance Program Improve the Farmer's Economy? Study in Palopo City Government Rosa Suryaningsih; Dewi Marwati Nuryanti; Akmal Zainuddin; Burhanuddin Harahap
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.960

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dengan tujuan mendapatkan informasi yang lebih akurat terhadap bagaimana pengaruh peran penyuluh pertanian dan bantuan ayam petelur yang telah diberikan pemerintah kepada kelompok Tani ternak dapat memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya. Penelitian ini dilakukan di Palopo pada Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan mulai dari bulan November s/d Desember 2023 terhadap kelompok peternak ayam petelur yang telah menerima bantuan di Kota Palopo selama lima tahun terakhir. Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif digunakan pada penelitian ini. data diolah menggunakan teknik SEM. Data sekunder dikumpulan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada 60 anggota kelompok yang telah mendapatkan pendampingan, yaitu satu pengurus dan satu anggota kelompok. Hasil analisis statistik terhadap pengaruh masing-masing variabel penelitian dinyatakan bahwa dari 10 hipotesis yang diteliti, terdapat dua hipotesis yang diterima (positif dan siknifikan), yaitu Hipotesis 5 dan Hipotesis 6, sedangkan hipotesis lain dalam analisis statistik ditemukan ditolak (tidak berpengaruh positif dan siknifikan). Sedangkan secara keseluruhan pengaruh variabel inovasi dan adopsi teknologi, efektifitas bantuan dan fungsi penyuluh pertanian secara bersama sama mempengaruhi variabel peningkatan ekonomi petani sebesar 74,9% termasuk kriteria kuat, sedangkan pengaruh variabel inovasi dan adopsi teknologi, efektifitas bantuan dan fungsi penyuluh pertanian secara bersama-sama variabel program bantuan ayam petelur sebesar 24,2% termasuk kriteria lemah.
Studi Karakter Morfologi dan Fisiologi Bibit Pisang Kepok Tanjung Daun Sempit dan Daun Normal dari Kultur Jaringan Bambang Hariyanto; Irfan Suliansyah; Yusniwati Yusniwati; Agus Sutanto
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1252

Abstract

Untuk mengetahui karakter tanaman pisang dapat dilakukan dengan cara mengamati karakteristik sifat morfologi tanaman. Pisang Kepok Tanjung dari kultur jaringan memiliki karakter daun yang berbeda yaitu daun sempit dan normal. Pengetahuan tentang studi karakter morfologi dan fisiologi bibit pisang Kepok Tanjung daun sempit dan daun normal dari kultur jaringan belum banyak diketahui. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui karakter morfologi dan fisiologi bibit pisang Kepok Tanjung daun sempit dan daun normal dari kultur jaringan dilakukan di Solok, Sumatera Barat bulan Maret hingga September 2023. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan mengkarakterisasi morfologi dan membandingkan parameter pertumbuhan serta karakter fisiologi dari total 180 bibit tanaman pisang Kepok Tanjung berdaun sempit dan normal dari kultur jaringan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pertumbuhan dan karakter morfologi bibit pisang Kepok Tanjung daun normal dan daun sempit dari kultur jaringan. Bibit pisang Kepok Tanjung daun normal menghasilkan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang dan lebar daun yang lebih tinggi dan berbeda nyata dengan bibit pisang Kepok Tanjung berdaun sempit akan tetapi tidak berbeda nyata untuk parameter panjang daun. Dari 33 karakter morfologi (batang, daun dan akar) yang diamati terdapat 28 karakter morfologi yang sama dan 5 karakter morfologi yang berbeda. Untuk parameter karakter fisiologi yaitu jumlah stomata dan kerapatan stomata tidak menunjukkan adanya perbedaan yang nyata.
Kualitas Nutrien Pellet Kombinasi Limbah Ikan dan Daun Kelor sebagai Supplemen Pakan Protein Tinggi Besse Mahbuba We Tenri Gading; Agustina Agustina
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1276

Abstract

Protein adalah salah satu nutrien yang dibutuhkan oleh ternak ruminansia yang sangat penting terutama untuk pertumbuhan ternak muda. Limbah ikan dan daun kelor memiliki kandungan protein yang tinggi dan berpotensi dijadikan sebagai pakan sumber protein tinggi dan tidak bersaing dengan manusia. Pembuatan pellet diharapkan dapat meningkatkan proteksi protein dalam rumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrien pellet suplemen pakan protein tinggi yang berbahan dasar limbah ikan dan daun kelor yang akan diberikan ke ternak ruminansia. Penelitian dilakukan dalam dua tahapan yaitu persiapan, pencampuran dan pencetakan pellet. Materi yang digunakan adalah limbah ikan, daun kelor, dedak, mineral mix, molases dan tepung tapioka, kemudian dilakukan analisis kandungan nutrien. Formulasi pellet terdiri dari FA: limbah ikan 60%, daun kelor 20%. FB: limbah ikan 50%, daun kelor 30%. FC: limbah ikan 40%, daun kelor 40%, FD: limbah ikan 30%, daun kelor 50%. serta masing-masing formulasi memiliki kandungan dedak 10%, mineral mix 2%, molases 3%. Analisis data menggunakan analisis statistik secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kandungan kadar air FA, FB dan FC memenuhi standar mutu pellet, sedangkan FD melebihi standar. Kadar protein keempat formulasi berada diatas 20%. Lemak kasar tidak lebih dari 7%. Kandungan serat kasar formulasi FA, FB, FC dan FD memenuhi standar namun memiliki kadar abu yang sangat tinggi. Simpulan dari hasil penelitian adalah formulasi terbaik dari supplemen pakan protein tinggi adalah pada formulasi FC yaitu kandungan limbah ikan dan daun kelor yang seimbang. Perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai pemberian pellet pakan kombinasi limbah ikan dan daun kelor secara langsung ke ternak ruminansia, untuk melihat pengaruh pada performa yang dihasilkan.
Pengaruh Waktu Penyimpanan Benih dengan Polyethylene Glycol (PEG) 6000 terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Karet (Hevea brasiliensis Muel Arg.) Elvira Rosa Pratiwi; Iwan Saputra; Risky Ridha
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.998

Abstract

Kandungan air merupakan unsur utama yang memengaruhi viabilitas benih tahan penyakit. ​​Kadar air turun di bawah titik tertentu, kekuatan dan viabilitas benih menurun, dan bahkan dapat berhenti berkecambah. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan tiga ulangan. Rancangan ini digunakan bila faktor yang akan diteliti satu faktor atau lebih dari satu faktor dan satuan percobaan homogen. Faktor pertama yaitu konsentrasi Polyethylene Glycol (PEG) 6000 yang terdiri dari : P0 =0%, P1 =15%, P2 =30%, P3 =45%. Faktor kedua yaitu waktu penyimpanan benih yang terdiri dari: W1 = 2 Minggu, W2 = 4 Minggu, W3 = 6 Minggu. Data diolah dengan menggunakan anova (uji F) apabila berpengaruh nyata diuji menggunakan uji BNT pada taraf 5%. Adapun hasil terbaik yang diperoleh menunjukkan bahwa pemberian larutan polyethylene glycol konsentrasi 15% yaitu dapat mempertahankan benih berjamur sebesar 0,71%, kecepatan tumbuh sebesar 2,89% dan vigor kecambah sebesar 48,90% pada waktu penyimpanan 2 minggu, namun pada waktu penyimpanan 4 minggu dan 6 minggu benih sudah tidak mampu untuk berkecambah normal. Semakin tinggi konsentrasi polyethylene glycol dan semakin lama penyimpanan dapat menurunkan mutu benih untuk dikecambahkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pegaruh dari larutan polythylene glycol (PEG) 6000 dan lama penyimpanan dalam menekan laju penurunan Viabilitas dan vigor benih karet (Hevea brasiliensis Muel Arg.). Penelitian ini disarankan menggunakan perlakuan lama penyimpanan W1 2 minggu dengan konsentrasi P1 150 g/L agar dilaksanakan penelitian lebih lanjut dengan lama waktu penyimpanan dan konsentrasi PEG yang lebih beragam dan juga faktor lingkungan lain yang relevan.
Penerapan Model Pembelajaran Gagné dalam Pengemasan Produk Hortikultura pada KWT Sriwijaya, Kota Bogor Siti Syamsiah; Adi Firmansyah; Rafnel Azhari
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1224

Abstract

Seiring dengan meningkatnya taraf hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang, permintaan produk hortikultura juga mengalami peningkatan. Saat ini, konsumen tidak hanya menilai produk hortikultura berdasarkan rasa, tetapi juga dari penampilan fisik seperti keseragaman ukuran, warna, bentuk, serta kualitas permukaan produk. Konsumen menginginkan produk hortikultura yang bermutu tinggi dan aman untuk dikonsumsi Kendala yang tejadi, praktik penanganan pascapanen, khususnya dalam aspek pengemasan belum optimal di tingkat petani, sehingga diperlukan pemberdayaan yang lebih intensif terkait hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis proses pembelajaran pengemasan produk hortikultura di Kelompok Wanita Tani (KWT) Sriwijaya, Kota Bogor dengan menggunakan model pembelajaran Gagne. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, diskusi kelompok dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan dan pendampingan yang diterapkan melalui pembelajaran di KWT Sriwijaya telah sesuai dengan model Nine Instructional Events Gagné. Hasil belajar menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani dalam pengemasan produk hortikultura. Pembelajaran yang diberikan penyuluh terbukti berhasil dan memiliki dampak positif dalam meningkatkan daya saing produk di pasar. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap proses pembelajaran dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa semua tahapan dari model Gagné dapat terus diterapkan dengan baik dan berkelanjutan.
Pengaruh Fermentasi Menggunakan Berbagai Jenis Aspergillus terhadap Kandungan Nutrien dan Antinutrien Bungkil Inti Sawit Andang Andiani Listyowati; Yenny Niken Larasati
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh fermentasi menggunakan spesies Aspergillus yang berbeda (Aspergillus niger, Aspergillus oryzae, dan Aspergillus sojae) terhadap kandungan nutrien (serat kasar dan protein kasar) dan antinutrien (fitat dan Cu) pada bungkil inti sawit. Percobaan berupa Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan masing-masing lima ulangan. Perlakuan meliputi T0 (bungkil inti sawit tanpa fermentasi), T1 (bungkil inti sawit + Aspergillus niger 8 g/kg), T2 (bungkil inti sawit + Aspergillus oryzae 8 g/kg), dan T3 (bungkil inti sawit + Aspergillus sojae 8 g/kg). Fermentasi dilakukan secara aerobik pada suhu 30°C selama 3 hari. Variabel penelitian terdiri dari kandungan nutrien (serat kasar dan protein kasar) dan antinutrien (fitat dan Cu). Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p≤0,05) pada bungkil inti sawit fermentasi dibandingkan dengan kontrol terhadap penurunan kandungan nutrien serat kasar (dari 38,971% menjadi paling rendah 15,662%) dan antinutrien asam fitat (dari 20,982% menjadi paling rendah 5,356%) serta peningkatan kandungan nutrien protein kasar (dari 17,111% menjadi paling tinggi 19,918%), namun nilai antinutrien Cu tidak berbeda nyata antar perlakuan. Fermentasi menggunakan berbagai spesies Aspergillus (Aspergillus niger, Aspergillus oryzae, dan Aspergillus sojae) dapat memperbaiki kandungan nutrien serat kasar dan protein kasar serta menurunkan antinutrien fitat, tanpa adanya pengaruh negatif pada antinutrien Cu bungkil inti sawit.
Pengaruh Konsentrasi Xanthan Gum terhadap Karakteristik Fisikokimia Yoghurt Cincau (Yocin) Nurul Mukminah; Irna Dwi Destiana; Afifah Nurzakiah
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1253

Abstract

Yoghurt adalah produk hasil fermentasi bakteri asam laktat. Ada beberapa jenis yoghurt, salah satunya yoghurt drink. Inovasi produk yoghurt drink yaitu dengan penambahan jelly cincau hitam. Permasalahan yang terjadi adalah tingginya sineresis pada yoghurt cincau (yocin). Salah satu cara mengurangi sineresis yaitu dengan penambahan stabilizer xanthan gum untuk memperkuat konsistensi yoghurt cincau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi xanthan gum sebagai stabilizer terhadap karakteristik fisik dan kimia yoghurt cincau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan xanthan gum (0%, 0,25%, dan 0,5%) dan 3 kali pengulangan. Alat yang digunakan untuk penelitian ini diantaranya beaker glass, cawan porselen, oven, gelas ukur, pipet volume, labu ukur, inkubator, pH meter, burette, kertas saring, benang wol, kapas, tiang statif, penjepit, viskometer brookfield, sentrifuge, erlenmeyer, oven, tabung soxhlet, kondensor, tabung Kjeldhal. Bahan yang digunakan starter bakteri, xanthan gum, susu UHT, gula pasir, gula aren, jelly cincau hitam, NaOH, indikator PP 1%, asam borat, heksana, K2SO4, CuSO4, akuades, indikator BCG-MR, HCl dan buffer pH 4 dan 7, H2SO4 pekat. Data dianalisis dengan analisis ragam Analysis of variance (ANOVA) dan uji lanjutan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian terhadap karakteristik fisik dan kimia menunjukkan bahwa konsentrasi penambahan xanthan gum berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap nilai viskositas, sineresis, total asam tertitrasi, pH, kadar air, kadar lemak, dan kadar protein. Penambahan xanthan gum 0,25% menjadi perlakuan terbaik dengan nilai viskositas 482 cP, sineresis 50,77%, total asam tertitrasi 0,33%, pH 4,69, kadar air 84,09%, kadar lemak 2,35%, dan kadar protein 1,15%.