cover
Contact Name
Bangkit Lutfiaji Syaefullah
Contact Email
bangkit@pertanian.go.id
Phone
+6285879835754
Journal Mail Official
triton@polbangtanmanokwari.ac.id
Editorial Address
Jl. SPMA Reremi 143. Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat – Kode Pos 98312
Location
Kab. manokwari,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Triton
ISSN : 20853823     EISSN : 27453650     DOI : 10.47687
Jurnal Triton Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari with registered number p ISSN 2085-3823 and e ISSN 2745-3650 is a scientific open access journal published by Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari. Jurnal Triton has been certificated with number 0005.0036/Jl.3.02/SK.ISSN/2009.04 and 0005.27453650/JI.3.1/SK.ISSN/2020.09 as a scientific journal by the Ministry of Research-Technology and Higher Education Republic of Indonesia. Jurnal Triton aims to publish original research results and reviews such as agriculture, animal husbandry and plantation. Jurnal Triton encompasses a broad range of research topics in agriculture: extension, socio-economic, policy, cultivation, tissue culture, biotechnology, animal (health, production, nutrition, welfare, behavior, reproduction and product), and post-harvest. Jurnal Triton is published every six months (June and December).
Articles 297 Documents
Kinetika Perubahan Mutu Mikroenkapsulasi Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus) Degumming Selama Penyimpanan Indah Pratiwi; Zita Sarungallo; Budi Santoso
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.932

Abstract

Minyak buah merah (Pandanus conoideus) merupakan minyak nabati yang kaya akan senyawa bioaktif seperti asam lemak esensial, karotenoid, dan tokoferol, yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Namun, tingginya kadar asam lemak bebas dan bilangan peroksida membuat minyak ini rentan terhadap oksidasi dan penurunan kualitas selama penyimpanan. Penelitian ini mengkaji pengaruh mikroenkapsulasi dalam meningkatkan stabilitas minyak buah merah degumming dengan melindungi komponen aktifnya dari degradasi akibat faktor lingkungan seperti oksigen, cahaya, dan suhu tinggi. Proses mikroenkapsulasi dilakukan menggunakan bahan penyalut berupa maltodekstrin, gum arab, CMC, Tween 80, dan gelatin. Parameter mutu yang diamati meliputi kadar air, bilangan peroksida, dan total karotenoid selama penyimpanan pada 20°C, 30°C, dan 40°C. Metode Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) berbasis kinetika Arrhenius digunakan untuk memodelkan proses degradasi dan memperkirakan umur simpan. Penyimpanan pada suhu tinggi mempercepat degradasi MBMD, terutama dalam hal peningkatan kadar air, bilangan peroksida, dan penurunan total karotenoid. Kadar air dan bilangan peroksida MBMD cenderung mengikuti kinetika orde nol pada suhu rendah, tetapi beralih ke orde pertama pada suhu lebih tinggi. Total karotenoid lebih rentan terhadap degradasi termal, dengan energi aktivasi tertinggi dibandingkan parameter lainnya. Umur simpan MBMD lebih lama pada suhu rendah, dengan estimasi umur simpan 2,3 tahun pada suhu 20 ºC, 1 tahun pada 30 ºC, dan 0,5 tahun pada 40 ºC. Untuk mempertahankan kualitas MBMD selama penyimpanan, disarankan penyimpanan pada suhu rendah dengan kelembapan yang dikontrol guna meminimalkan oksidasi dan degradasi senyawa bioaktif.
Fortifikasi Teh Rosella Ungu (Hibiscus sabdariffa Linn) sebagai Pewarna Alami terhadap Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Yogurt Hartati Hartati; Ihsan Hilmi; Daffa Nur; Khairul Awaludin; Irfan Fadhlurrohman; Naofal Dhia Arkan; Juni Sumarmono; Triana Setyawardani
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.936

Abstract

Jutaan manusia di seluruh dunia telah mengonsumsi yogurt. Kandungan dalam yogurt banyak memiliki komponen peptida bioaktif yaitu mengurangi adanya kerusakan sel dalam tubuh dan dapat sebagai antioksidan. Fortifikasi teh rosella ungu (Hibiscus sabdariffa L.) pada yogurt dapat meningkatkan potensi antioksidan. Senyawa antioksidan berfungsi untuk menangkap radikal bebas penyebab penyakit degeneratif. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sifat fisikokimia dan organoleptik pada yogurt dengan fortifikasi teh rosella ungu sebagai pewarna alami. Bahan yang digunakan yaitu susu sapi segar, teh rosella ungu, dan starter Yogourmet. Data penelitian dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Perlakuan terdiri dari P0 (kontrol), penambahan teh rosella ungu 0,25% (P1); 0,5% (P2); 0,75% (P3); dan 1% (P4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan teh rosella ungu pada yogurt berpengaruh nyata terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik yogurt. Penambahan teh rosella ungu dapat mempengaruhi parameter L* (lightness), hue, Whiteness Index (WI), tetapi tidak mempengaruhi parameter a* (redness), b* (yellowness), dan chroma. Nilai pH dan total asam tertitrasi pada yogurt menunjukkan adanya pengaruh nyata (P<0,05) akibat fortifikasi teh rosella ungu. Adanya penambahan teh rosella ungu, terdapat perubahan yang signifikan pada warna, tekstur, dan kesukaan (overall) yogurt, serta pada aroma yogurt. Jadi, penambahan 1% teh rosella ungu dapat digunakan sebagai pewarna alami pada yogurt yang bermanfaat bagi kesehatan.
Kualitas Fisik Telur Itik Mojosari dengan Imbuhan Minyak Ikan Mujair dan Fitobiotik Ekstrak Buah Mengkudu melalui Media Pakan Wanda Hanum Meylani; Fadillah Marsudi; Hellen Aprilia Mayasinta; Choirdinia Firdausi Nuzula; Muhammad Ilham El-Azka; Ujang Suryadi; Niati Ningsih
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan minyak ikan mujair dan fitobiotik ekstrak buah mengkudu melalui media pakan terhadap kualitas fisik telur Itik Mojosari. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Gebang Langkap, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember selama 28 hari dengan menggunakan itik petelur sebanyak 80 ekor itik Mojosari, dengan penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) masing-masing ulangan terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan pertama yaitu P0 = tanpa adanya penambahan ekstrak buah mengkudu dan minyak ikan (kontrol), P1 = dengan penambahan ekstrak buah mengkudu dan minyak ikan masing-masing 0,5%; P2 = 0,75% dan P3 = 1%. Parameter dalam penelitian ini adalah berat telur, indeks telur, Haugh Unit (HU), dan ketebalan kerabang. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan RAL dan apabila terdapat perbedaan yang signifikan dilakukan uji lanjut dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi minyak ikan mujair dan ekstrak buah mengkudu tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kualitas fisik telur itik Mojosari yang meliputi berat telur, indeks telur, haugh unit, dan ketebalan kerabang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan ekstrak buah mengkudu dan minyak ikan mujair melalui media pakan hingga perlakuan 1% menghasilkan nilai fisik telur itik yang sesuai standar meskipun tidak berbeda signifikan dengan perlakuan kontrol terhadap kualitas fisik telur itik.
Pertumbuhan Beberapa Varietas Sawi (Brassica juncea L.) dengan Menggunakan Media Tanam Secara Hidroponik Sumbu Evi Julianita Harahap; Mawaddah Putri Arisma Siregar; Juldi Saputra; Amitalia Tumanggor
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.990

Abstract

Sawi merupakan salah satu jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat Indonesia dalam budidaya secara hidroponik. Salah satu sistem hidroponik sederhana yang paling terkenal adalah sistem hidroponik sumbu. Penggunaan varietas dan media tanam yang tepat untuk dapat mendukung pertumbuhan sawi secara hidroponik sumbu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertumbuhan beberapa varietas sawi (Brassica juncea L.) dengan menggunakan media tanam secara hidroponik sumbu. Penelitian dilaksanakan dari September – Oktober 2023 bertempat di University Farm (UF), Universitas Teuku Umar, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Propinsi Aceh. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yaitu perlakuan Varietas sawi (V) dengan 3 taraf perlakuan sebagai berikut: V1 = Leony, V2 = Shinta, dan V3 = Nauli F1 dan perlakuan media tanam (M) dengan 4 taraf perlakuan sebagai berikut: M1 = Arang sekam padi, M2 = Rockwool, M3 = Akar pakis, dan M4 = Spons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas terbaik dijumpai pada parameter tinggi tanaman yaitu V2 (varietas Shinta) umur 14 HST dan 18 HST dan jumlah daun yaitu V3 (varietas Nauli) umur 28 HST. Perlakuan media tanam terbaik dijumpai pada parameter tinggi tanaman yaitu M4 (spons) umur 7 HST dan dan M2 (rockwool) umur 28 HST. Perlakuan interaksi varietas dan media tanam terbaik dijumpai pada parameter tinggi tanaman yaitu V2M4 (varietas Shinta + Spons) umur 14 HST.
Analisis Keberhasilan Usaha Wirausahawan Muda pada Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian di Politeknik Pembangunan Pertanian Medan Yuliana Kansrini; Zulkarnain Lubis; Ihsan Effendi; Puji Wahyu Mulyani; Popy Noviyanti
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1091

Abstract

Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) memiliki komitmen untuk melakukan regenerasi petani dengan menghasilkan petani milenial sebagai wirausaha muda yang dapat menjadi solusi dalam pengentasan kemiskinan. Implementasi Program PWMP yang telah dilaksanakan oleh Pendidikan Tinggi Vokasional lingkup Kementerian Pertanian, salah satunya Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis keberhasilan usaha wirausahawan muda pada Program PWMP di Polbangtan Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, dengan penentuan populasi dilakukan secara sengaja (purposive) menggunakan sampel jenuh yakni berjumlah 75 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengisian kuisioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan usaha yang dikelola oleh wirausahawan muda pada Program PWMP termasuk pada kategori rendah (46,78 %). Wirausahawan muda menilai keberhasilan usahanya karena kemampuan mendapatkan laba (50,60 %), produktivitas dan efisiensi (45,81 %), daya saing (43,47 %), kompetensi dan etika usaha (50,40 %) serta terbangunnya citra yang baik (43,60 %). Agar keberhasilan usaha wirausahawan Program PWMP dapat meningkat, maka diperlukan bimbingan teknis tentang teknis tata kelola bisnis, seperti penentuan laba usaha, produktivitas dan efisiensi, kemampuan menghasilkan produk dan layanan yang berdaya saing, kemampuan meningkatkan kompetensi dan etika usaha serta membangun citra positif (branding) usaha.
Effects of Various Concentrations of Lactobacillus plantarum and Storage of Chicken Sausage Fermentation on Total Microbes and Lactic Acid Bacteria Herlina Irawati Permadi; Citra Kusuma; Aan Andri Yano; Elda Frediana Rety Kartika; Awin Pinasthika; Satria Budi Kusuma; Nella Mutia Arwin
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.824

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh perlakuan kombinasi bakteri L. Plantarum dan lama penyimpanan terhadap total mikroba dan bakteri asam laktat sosis ayam fermentasi. Materi penelitian yang digunakan adalah kultur L. Plantarum dan daging dari ayam pedaging 2,5 kg bagian dada Metode penelitian adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola factorial 3x3 dan dilakukan pengulangan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu konsentrasi L. Plantarum TW 14 (5%,10%,15%) dan lama penyimpanan (0 jam, 12 jam,24 jam) dilakukan dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan interaksi dan konsentrasi berpengaruh tidak nyata terhadap total mikroba Perlakuan konsentrasi total bakteri asam laktat berpengaruh nyata (P<0,05) menggunakan konsentrasi L. Plantarum terhadap total bakteri asam laktat. Interaksi dihasilkan dari respon linear pada garis Y= 7,05267-0,366586. penyimpanan tidak berpengaruh nyata terhadap total bakteri asam laktat. Total mikroba yang diperoleh rataan berkisar 15,453±0,19 10 log CFU/cm2 sampai 17,457 ±0.17 log CFU/cm2 sedangkan total bakteri asam laktat diperoleh hasil 15,565 log CFU/cm2 sampa 18,709 log CFU/cm2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian L. Plantarum terhadap total mikroba tidak berpengaruh nyata, sedangkan pemberian L. Plantarum terhadap total bakteri asam laktat dengan pemberian konsentrasi 5%,10%,15%) berpengaruh nyata terhadap sosis ayam fermentasi, sedangkan lama penyimpanan (0 jam, 12 jam, 24 jam) tidak memberikan pengaruh nyata terhadap sosis. Lama penyimpanan yang mengandung bakteri asam laktat paling banyak di 24 jam.
Utilization of Bacterial Consortium as a Biodisinfectan to Reduce Ammonia (NH3) Odor in Broiler Feces Yendri Junaidi; Suhirmanto Suhirmanto; Fitria Nur Aini
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1069

Abstract

Populasi ayam broiler tahun 2021 mencapai 3,11 miliar ekor, limbah feses mencapai 0,15 kg/ekor setiap hari Populasi broiler tahun 2021 mencapai 3,11 miliar ekor, limbah feses mencapai 0,15 kg/ekor setiap hari dengan potensi penghasil amonia (NH3) 54%. Untuk mengurangi konsentrasi ammonia (NH3) dibutuhkan biodisinfektan yang diproduksi dari konsorsium bakteri. Penelitian ini melakukan uji terhadap feses yang diberikan biodisinfektan mencakup total bakteri, konsentrasi amonia, nitrit, nitrat dan pH feses. Uji total bakteri menggunakan uji Total Plate Count (TPC), konsentrasi nitrit dan nitrat di uji mengacu SNI 06-2484-2004, uji pH menggunakan pH meter digital dan uji konsentrasi amonia (NH3) mengacu SNI 06-6989.30-2005. Analisis data menggunakan Analisis of Variance (ANOVA) taraf kepercayaan 95% dan uji lanjut Duncan menggunakan software SPSS 26.00. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa total bakteri biodisinfektan terbaik didapatkan pada perlakuan P3 (15% biodisinfektan). Kemudian Penurunan konsentrasi beberapa variabel pada feses perlakuan seperti nitrit yaitu 96,06%, nitrat yaitu 52,46%, amonia (NH3) yaitu dari 46 ppm menjadi 6 ppm atau penurunan sebesar 76,6% serta nilai pH terendah yaitu pH 4.7 juga di dapatkan pada perlakuan P3 (15% biodisinfektan). Penurunan konsentrasi amonia (NH3) sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Indonesia Nomor 5 tahun 2014 yaitu 0,30 kg/ton atau setara dengan 30 ppm dan penurunan konsentrasi nitrit maupun nitrat sesuai dengan Peraturan Pemerintah Indonesia No. 82 tahun 2001.
Evaluasi Mutu Sensori Daging Ayam Kampung Super yang Dimarinasi Air Kelapa Terfermentasi pada Lama Perendaman yang Berbeda Harapin Hafid; Wa Ode Fatmawati; Fadli Ma’mun Pancar; Siti Hadrayanti Ananda
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1337

Abstract

Daging ayam kampung super mempunyai cita rasa yang khas sehingga banyak diminati masyarakat. Pengolahan secara marinasi dapat meningkatkan kualitas sensori daging dengan salah satu bahan alami yang dapat dimanfaatkan dalam proses perendaman adalah air kelapa yang telah mengalami fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh proses marinasi daging ayam kampung super menggunakan air kelapa terfermentasi terhadap peningkatan kualitas sensori daging. Kegiatan penelitian dilakukan di Laboratorium Ilmu Teknologi Hasil Ternak serta Laboratorium Unit Analisis Pakan Ternak. Perlakuan yang diterapkan dalam penelitian ini mencakup empat kelompok, yaitu: P0 (daging ayam kampung tanpa perlakuan marinasi), P1 (daging ayam kampung yang direndam dalam air kelapa non-fermentasi), P2 (daging ayam kampung yang dimarinasi dalam air kelapa terfermentasi selama 30 menit), dan P3 (daging ayam kampung yang dimarinasi dalam air kelapa terfermentasi selama 60 menit). Penilaian kualitas sensori menggunakan sebanyak 25 panelis semi terlatih dengan skala hedonik 1-5. Data yang diperoleh dianalis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) empat perlakuan dan lima kali ulangan. Parameter yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup aspek sensori, meliputi aroma, rasa, tekstur, warna, dan tingkat keempukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi marinasi dalam air kelapa terfermentasi tidak memberikan perbedaan signifikan (P>0,05) pada karakteristik sensori daging ayam kampung super, termasuk warna, aroma, tekstur, cita rasa, serta keempukan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas sensori marinasi daging ayam kampung super tidak menunjukkan pengaruh berbeda namun pada perlakuan P3 dengan durasi marinasi 60 menit pada air kelapa terfermentasi menunjukkan rataan yang terbaik pada cita rasa dan tekstur.
Pengaruh Modifikasi Spektrum Cahaya terhadap Pertumbuhan Tanaman Stevia (Stevia rebaudiana L.) dan Produksi Glikosida Steviol Muhammad Tsabit Alwi; Choirul Umam; Milli Dania; Ahmad Habibi Nashrullah; Zahrotul Awwelina
JURNAL TRITON Vol 16 No 2 (2025): JURNAL TRITON (Issue in Progress)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i2.1229

Abstract

Memasuki tahun 2019, diabetes menyebabkan 57,42 kematian per 100.000 penduduk di Indonesia. Salah satu penyebab diabetes adalah konsumsi gula berlebih. Stevia memiliki kemanisan yang lebih tinggi 250-300 kali lipat dari pada gula tebu dengan kalori yang rendah sehingga sangat berpotensi untuk dijadikan alternatif gula mainstream untuk menekan angka diabetes. Rasa manis daun stevia dihasilkan dari senyawa steviol glikosida. Produksi senyawa tersebut salah satunya dipengaruhi oleh faktor eksternal tanaman yaitu spektrum cahaya. Cahaya memainkan peran penting dalam metabolisme primer dan sekunder serta produksi berbagai senyawa bioaktif tanaman Stevia. Selama ini, para peneliti lebih berfokus pada pengaruh spektrum cahaya terhadap hasil biomassa tetapi kurang memperhatikan kadar steviol glikosida tanaman Stevia. Padahal, produk sampingan ini merupakan zat utama yang mempengaruhi kualitas tanaman Stevia. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap non faktorial. Perlakuan terdiri dari LED merah, biru, putih, ungu, dan control dengan 5 ulangan pada setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah dan luas daun tanaman Stevia namun, berpengaruh sangat nyata terhadap tingkat kemanisan yang merupakan cerminan dari kadar steviol glikosida tanaman Stevia. Perlakuan terbaik dari seluruh percobaan adalah pada LED merah dengan hasil 7,9 brix pada umur 28 HST atau 2 minggu perlakuan cahaya.
Pengaruh Konsentrasi Bumbu dan Rempah Lokal terhadap Mutu Hedonik Daging Dada Broiler Ungkep Budi Prasetyo; Agus Hadi Prayitno; Dharwin Siswantoro; Deltaningtyas Tri Cahyaningrum; Rizqi Febrian Pramudita; Dewi Asri
JURNAL TRITON Vol 16 No 2 (2025): JURNAL TRITON (Issue in Progress)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i2.1237

Abstract

Daging ayam broiler banyak dikembangkan menjadi produk siap masak (ready to cook) salah satunya menjadi ayam rebus tradisional Indonesia ‘ungkep’. Penerapan teknik ungkep dengan bumbu dan rempah lokal terhadap daging broiler selama ini belum banyak dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bumbu dan rempah lokal yang berbeda terhadap mutu hedonik daging dada broiler ungkep. Materi penelitian terdiri atas daging dada broiler, bawang putih, bawang merah, kunyit, kemiri, jahe, lengkuas, gula, ketumbar, garam, mononatrium glutamat, dan minyak sawit. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dengan 3 perlakuan konsentrasi bumbu dan rempah lokal yaitu 20, 25, dan 30% dari total bobot daging broiler. Formulasi terdiri dari bawang merah 15%, bawang putih 15%, kunyit 11%, kemiri 6%, jahe 1%, lengkuas 1%, ketumbar 1%, gula 5%, garam 8%, MSG 12%, dan minyak sawit 25%. Sifat sensori diuji dengan uji mutu hedonik oleh 40 panelis tidak terlatih. Parameter mutu hedonik yang diuji yaitu warna, aroma, rasa, tekstur, keempukan, dan juga juiciness. Data hasil uji mutu hedonik dianalisis dengan analisis non parametrik melalui uji Hedonic Kruskal-Wallis dan jika terdapat perbedaan yang nyata (P<0,05) diuji lanjut dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi bumbu dan rempah lokal yang berbeda tidak mempengaruhi mutu hedonik daging dada broiler ungkep. Kesimpulan penelitian adalah konsentrasi minimal 20% rempah dan bumbu lokal dapat digunakan untuk mengolah daging dada broiler ungkep tanpa mengubah mutu hodenik daging. Rekomendasi penelitian ini agar proses ungkep daging dapat menggunakan konsentrasi bumbu dan rempah sampai 20% sehingga lebih efisien.