cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 747 Documents
Tugas dan Wewenang KOMPOLNAS dalam Pengawasan Fungsional terhadap Kinerja Penyidik POLRI Dharma, I Putu Satya; Parman, Lalu; Ufran, Ufran
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023554

Abstract

Dasar Hukum Kewenangan KOMPOLNAS di atur dalam Pasal 38 ayat (2) Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang POLRI dan Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2011 tentang KOMPOLNAS Pasal 7 yang memiliki kewenangan yang sama yaitu mengumpulkan dan menganalisis data, memberikan saran dan pertimbangan lain kepada Presiden dan menerima saran dan keluhan dari masyarakat mengenai kinerja kepolisian dan menyampaikan kepada Presiden dan Peraturan Kapolri Nomor 12 Tahun 2009 tentang Pengawasan dan Pengendalian Penanganan Perkara Pidana di Lingkungan  POLRI Pasal 3–4 dan Pasal 133-138. Kewenangan eksternal (KOMPOLNAS) dan kewenangan internal (Wassidik dan Propam) dalam pengaturannya jika ditelisik berdasarkan dasar hukumnya tidak terdapat konflik kewenangan walaupun KOMPOLNAS sebagai lembaga pengawas independen memiliki peran dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja POLRI secara umum termasuk juga didalamnya terkait penyidikan yang dilakukan penyidik POLRI. Namun di satu sisi, Wassidik dan Propam juga memiliki peran dalam mengawasi penyidikan tersebut. Hal ini dalam praktiknya bisa saja terjadi jika terdapat interpretasi atau perbedaan pandangan yang berkaitan dengan pengawasan penyidikan yang meliputi prosedur, standar atau kebijakan lain yang berlaku dalam penyidikan, sehingga diperlukan koordinasi antara KOMPOLNAS dengan POLRI. Ruang lingkup pengawasan fungsional KOMPOLNAS terhadap kinerja POLRI adalah terbatas pada fungsi Sumber Daya manusia (SDM) yaitu kegiatan pemantauan dan penilaian terhadap kinerja dan integritas anggota dan pejabat POLRI sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan. Pengawasan yang dilakukan terhadap penyidik POLRI ruang lingkupnya terbatas pada pengawasan internal yang dilakukan oleh Perwira Pengawas.
Peningkatan Pengetahuan Gizi Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Tanah Putih Sebagai Upaya Pencegahan Malnutrisi Grouse Oematan; Christin Nabuasa; Eryc Haba Bunga; Grace Maku; Mega Liufeto; Yudishinta Missa
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023539

Abstract

Children are an integral part of national development. In the future children will play a role as the next generation of the nation that determines its quality. School-age is a phase where growth and development occur very quickly, to be able to achieve optimal growth and development, an adequate intake of nutrients is necessary. However, the fulfillment of nutrients in this age group is often not properly met. This condition happens because of many factors, one of them is that children have a low level of knowledge and understanding about nutrition. The nutrition counseling activity was attended by 80 students. The activities are effective in increasing children’s knowledge and understanding of the importance of balanced nutrition. If the material was presented in an interesting form, accompanied by animated video, it will increase the enthusiasm of students in receiving information. In addition, the existence of a balanced nutrition pocket book for students helped them to understand the importance of balanced nutrition.
Upgrading Financial Literacy of the Community and Entrepreneurs in the Face of Inflation through Writing and Publishing Articles on Kumparan Hakiki, Moh. Saiful; Putra, Riyan Sisiawan; Adinugroho, Mukhtar
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023562

Abstract

This community service activity discusses the importance of financial literacy in managing company finances effectively, especially in the face of inflation. In the era of globalization and rapid economic change, people and entrepreneurs are required to have adequate knowledge and skills in facing these financial challenges. Community service activities are explained as an effective method to improve their financial literacy in the face of inflation. The method of community service activities includes three concrete steps. First, the identification of financial literacy needs is carried out through a literature review to understand economic conditions, financial literacy information, and challenges faced by the public and entrepreneurs in facing inflation. Second, the writing and collection of previous articles and textbooks is carried out in a language that is easily understood by the general public and contains relevant information and workable solutions. Third, these articles are published in popular online media such as Kumparan to facilitate public access to information and knowledge about financial literacy. In the results and discussion section, financial literacy needs were identified based on the level of understanding of financial management policies, awareness of the importance of financial literacy, information and education needs, and availability of resources. Furthermore, it describes financial management policy steps that can be taken in dealing with inflation, such as financial risk identification, financial risk analysis, planning responses to risks, implementing these responses, and evaluating implementation results. The discussion also emphasized the importance of monitoring the company's financial performance through financial ratios. The closing of the article provides suggestions for further community service activities. Overall, this activity underscores the importance of financial literacy in the face of inflation and provides practical guidance for entrepreneurs and the public in managing company finances.
IbM pada kelompok kader nasyiatul ‘Aisyiyah tentang pemanfaatan terapi komplementer untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak Nova Elok Mardliyana; Nur Hidayatul Ainiyah; Atik Swandari
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023548

Abstract

Kesehatan ibu khususnya ibu hamil menjadi suatu kondisi yang harus diperhatikan, karena meskipun kehamilan dalam kondisi fisiologis, namun perlu tetap diwaspadai dengan adanya perubahan-perubahan yang terjadi baik secara fisik maupun psikis. Ibu hamil akan mengalami keluhan-keluhan fisik dan jika tidak tertangani maka akan berdampak pada kesehatan ibu dan janin selama kehamilan dan akan berlanjut sampai proses persalinan. Selain kesehata ibu kesehatan anak juga menjadi prioritas penting dalam masyarakat, berbagai penyakit dapat terjadi pada anak dan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak kurang maksimal. Terapi komplementer menjadi pilihan pengobatan yang non-invasif dan mudah diterapkan pada ibu hamil dan anak karena tidak memberikan efek samping. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa dari 74% kader yang mengikuti pelatihan memiliki tingkat pengetahuan baik, didapatkan sebanyak 26% memiliki pengetahuan cukup. Simpulan dari kegiatan ini adalah pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dapat memberikan manfaat dan efektif meningkatakan pengetahuan kader Nasiatul Aisyiyah untuk diaplikasikan di keluarga dan masyarakat, tujuan dari kegiatan ini tercapai yang ditandai dengan kegiatan berjalan lancar, peserta antusias mengikuti kegiatan, dan peningkatan nilai pre tes dan post tes  yang meningkat cukup signifikan.
Optimalisasi Pemberdayaan Kader ‘Aisyiyah Cabang Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu Hamil dengan Terapi Komplementer Puspita, Irma Maya; Mardliyana, Nova Elok; Abdullah, Khabib
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023556

Abstract

Kesehatan ibu selama kehamilan amatlah penting karena akan berdampak pada janin yang akan dilahirkan. Yang dimaksud kesehatan ini adalah kesehatan secara komprehensif yaitu menyangkut kesehatan fisik ibu, kesehatan psikologis, sosial dan spiritual. Apabila salah satu dari aspek tersebut tidak terpenuhi maka akan berdampak pada janin yang dikandungnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan membentuk forum yang terdiri dari anggota ‘Aisyiyah Cabang Purwoharjo dan ibu hamil. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah 25 orang. Kegiatan ini diawali dengan pengisian kuisioner pretest oleh peserta yang hadir terkait keluhan yang dirasakan selama kehamilan dan terapi komplementer. Kemudian pemaparan materi dan praktik, dan diakhiri dengan posttest. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat perubahan pengetahuan peserta pengabdian kepada masyarakat sebelum dan setelah diberikan penyuluhan tentang terapi komplementer. Setelah mengikuti kegiatan pengetahuan peserta 80% baik dan 20% cukup. Kesimpulan dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi peserta kader dan ibu hamil dalam mengurangi keluhan yang dirasakan pada ibu hamil dengan menerapkan terapi komplementer.
Peran Notaris dalam Pembagian Warisan Berdasarkan Hukum Positif di Indonesia Sahdan Sahdan; Ufran Ufran
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui peran notaris dalam pembagian warisan berdasarkan KUHPerdata dan Untuk mengetahui akibat hukum notaris jika tidak sesuai dalam pembagian waris berdasrkan KUHPerdata, Penelitian menggunakan jenis penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran notaris sangat penting dalam membantu menciptakan kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat, karena notaris sebagai pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta otentik sebagai alat bukti yang sempurna dipengadilan. Akibat hukum terhadap Notaris yang melakukan perbuatan kelalaiannya dalam pembuata akta (isi) yakni dapat berakibat pada hilangnya keotentikan akta tersebut dan menjadi akta di bawah tangan serta akta otentik tersebut dapat dibatalkan dipengadilan.
Optimalisasi Kesehatan Prakonsepsi melalui Pelatihan Karang Taruna “Cegat ARUS” Maretta, Megayana Yessy; Wijayanti, Wijayanti; Umarianti, Tresia; Andhikatias, Yunia Renny; Widyastuti, Deny Eka; Widyastutik, Desy
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023558

Abstract

Anemia sering dialami Remaja Putri (Rematri). Pencegahan dan penanggulangan anemia pada Rematri merupakan salah satu bentuk perawatan prakonsepsi yang penting diberikan pada Rematri. Karang taruna memiliki posisi strategis untuk menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat secara luas. Karang Taruna Tunas Bakti Gondang RW 1 Manahan Banjarsari beranggotakan 25 pemuda pemudi berusia 13-45 tahun yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan 15 orang putri.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pelatihan yang dilakukan dalam 2 tahap yaitu tahap 1 berupa pemberian edukasi tentang anemia dalam perawatan prakonsepsi dengan metode ceramah dan tanya jawab serta tahap 2 berupa simulasi praktik pemeriksaan kadar Hb bagi orang awam. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah diberikan pelatihan. Setelah diberikan pelatihan  mayoritas pengetahuan peserta (66,7%) berada pada kategori cukup dan mayoritas peserta (60%) memiliki keterampilan cukup dalam melakukan pemeriksaan anemia bagi orang awam. Simpulan kegiatan ini adalah diperlukannya pelatihan kepada masyarakat tentang anemia dalam perawatan prakonsepsi sebagai salah satu langkah awal optimalisasi kesehatan prakonsepsi pada Remaja Putri.
Implikasi Normatif Undang-Undang Cipta Kerja terhadap Perseroan Perorangan sebagai Reformasi Hukum Bisnis di Indonesia Chairy, Raudhea Vara Yulfa
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023565

Abstract

It is clear that Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are the most common type of business among other types of businesses, but being able to register as a Limited Liability Company legal entity is by far the most popular form of business entity in Indonesia. As a result, Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation was passed with the aim of improving the business climate and creating the widest possible employment opportunities. This regulation stipulates a new type of company, namely a sole proprietorship company. This sole proprietorship is an expression of changing laws in Indonesia, combining world regulations and economic demands for Indonesian society. This paper aims to find out the normative implications of the Job Creation Law for individual companies as a business law reform in Indonesia. The approach used in this article is normative juridical, with the methodology of collecting literature study materials. The conclusion of this paper is that the implementation of the individual company concept as a legal entity in Indonesia opens up the possibility of establishing and owning a company by one person with a concept that takes the form of a limited liability company.
Analisis Putusan Hakim dalam Penjatuhan Sanksi Pidana Kasus Korupsi Ditinjau Berdasarkan Perspektif Hukum Progresif (Studi Putusan Nomor 10/PID.SUS-TPK/2021/PT DKI) Handayani, Tri Astuti; Pramono, Agus
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023566

Abstract

This study aims to examine the basis for judges' considerations in imposing criminal sanctions on Decision Number 10/Pid.Sus-TPK/2021/PT DKI, as well as reviewing the application of criminal sanctions against perpetrators in Decision Number 10/Pis.Sus-TPK/2021/PT DKI reviewed under progressive law. The research was carried out by applying normative legal research methods, using statutory, conceptual and case approaches. From the results of the research, it shows that both the juridical and non-juridical considerations above, the authors consider that the basis for the judge's considerations is not in accordance with the principle of equality before the law and does not consider the status of the defendant as a law enforcer but instead commits a criminal act of corruption. In the concept of progressive law, judges can actually be more flexible in giving decisions, namely by making discoveries or breakthroughs related to what according to him is currently irrelevant. However, the application of the non-criminal sanction against Attorney Pinangki in Decision Number 10/Pis.Sus-TPK/2021/PT DKI if viewed based on progressive law has not been fulfilled. Because the reduction in prison sentences by the Panel of Judges was not matched by an increase in fines, and in considering the imposition of criminal sanctions, the Panel of Judges only seemed to focus on the gender status of the accused.
Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Melalui Deteksi Dini Kejadian Neuropati Pada Kaki Dengan Pemeriksaan Monofilament Test Sukurni, Sukurni; Rangki, La; Rahmawati, Rahmawati; Afrini, Ida Mardhiah; Fadilah, Zaki; Yurin, Yurin
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023568

Abstract

Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemi yang berhubungan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh penurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivitas insulin atau keduanya dan meyebabkan komplikasi kronis mikrovaskuler, makrovaskuler, dan neuropati. Salah satu dampak dari penyakit diabetes yaitu kematian saraf atau yang sering disebut neuropathy.Pada penderita diabetes neuropathy menjadi permasalahan yang cukup serius karena penderita bisa saja tidak lagi dapat merasakan panas, dingin, ataupun sakit dibagian kaki, lengan, ataupun tangan.Jika penderita terluka ataupun lebam di bagian kaki penderita tidak menyadari sehingga sangat lah penting bagi penderita untuk memperhatikan kakinya setiap hari. Penyebab dari neuropathy dikarenakan tingginya kadar gula darah dalam tubuh yang merusak sistem saraf sehingga saraf ini tidak bisa memberikan sinyal antara otak dan bagia-bagian anggota tubuh lainnya. Monofilament 10 gr adalah alat skrining non invasif yang tidak hanya sederhana untuk belajar, tetapi juga relatif murah. Karakteristik ini membuat tes monofilament 10 gr yang paling sering digunakan untuk mendeteksi neuropati sensori. Jenis monofilamenyang direkomendasikan adalah semmen weinstein monofilament 10 gr. Monofilament 10 gr merupakan alat yang sering digunakan untuk melakukan deteksi neuropati sensori sebagai standar emas mengidentifikasi hilangnya sensasi di kaki praktis dan mudah digunakan. Pasien tidak dapat merasakan sentuhan monofilament ketika ditekan pada kaki dengan tekanan yang cukup merupakan hasil abnormal dengan melihat saat monofilament melengkung saat ditekan di kaki. Kegagalan merasakan monofilament pada empat dari 10 titik pemeriksaan menunjukkan kehilangan sensasi proteksi. Alat ini terdiri dari sebuah gagang plastik yang dihubungkan dengan nylon monofilamen, sehingga akan mendeteksi kelainan sensoris yang mengenai serabut saraf besar. Ukuran standar monofilament yang digunakan yaitu 10 gr ketebalan 5,07.