cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 747 Documents
Peranan Kejaksaan Negeri Labuhanbatu dalam Penyelesaian Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan Pendekatan Restorative Justice Pane, Edy
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023579

Abstract

Semenjak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004, sangat jelas diatur perlindungan hukum terhadap korban kekerasan khususnya istri sebagai korban kekerasan dari suaminya, dimana perlindungan itu sendiri merupakan hak korban yang harus diberikan oleh pihak keluarga, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, lembaga sosial, hak tersebut sangat jelas tertera pada Pasal 10 Undang-undang Nomor 23 tahun 2004. Penerapan restorative justice yang pernah dilakukan di Kejaksaan Negeri Labuhanbatu adalah kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suami terhadap isteri, sebagaimana awalnya bahwa restorative justice tersebut dilakukan ditingkat Kepolisian namun tidak berhasil, selanjutnya setelah pihak Kepolisian Resor Labuhanbatu menyerahkan berkas perkara serta menyerahkan tanggung jawab atas tersangka dan barang bukti kepada Penuntut Umum, kemudian pihak Kejaksaan mempelajari berkas perkara tersebut, sehingga timbul inisiatif dari Kejaksaan tersebut untuk menerapkan restorative justice berdasarkan Peraturan Kejaksaan (Perja) RI Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. Atas dasar itu, maka Kejaksaan Negeri Labuhanbatu menjadi inisiator dalam penerapan restorative justice. Penyelesaian perkara kekerasan dalam rumah tangga melalui keadilan restorative telah memenuhi Pasal 4 Peraturan Kejaksaan RI No. 15 Tahun 2020 menyatakan penghentian penuntutan dilakukan atas kepentingan korban dan kepentingan hukum lain yang dilindungi. Lalu, penghindaran stigma negatif, penghindaran pembalasan, respon dan keharmonisan masyarakat, serta kesusilaan dan ketertiban umum. Jaksa dapat berperan menghentikan penuntutan berdasarkan opurtunitas atau asas kebijaksanaan menuntut. Asas inilah yang menjadi dasar bagi Jaksa untuk menyelesaikan perkara pidana di luar pengadilan dengan menggunkan pendekatan restorative justice. Sebagai contoh kasus yang terjadi di Kejaksaan Negeri Labuhan Batu, dimana jaksa menghentikan tuntutannya dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga, yang berlandaskan pada: bahwa ancaman tidak lebih dari 5 (lima) tahun, pelakunya bukan resedivis, adanya persetujuan atau keinginan sikorban untuk berdamai, adanya itikad baik dari tersangka untuk memenuhi kewajiban-kewajiban tertentu yang disepakati antara korban dan tersangka dalam perdamaian, tidak ada tekanan atau pengaruh dari pihak manapun, dengan kata lain yaitu harus atas kesepakatan antara si korban dan tersangka serta pihak lainnya.
Sosialisasi Pengembangan Software Sistem Navigasi dan Panduan Mobile Robot di PT Abisakti Surya Megakon Herlambang, Teguh; Yudianto, Firman; Adinugroho, Mukhtar; Susanto, Fajar Annas; Katias, Puspandam
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023607

Abstract

Perkembangan teknologi modern saat ini sangat pesat khususnya dalam dunia robot sehingga banyak negara berlomba-lomba untuk mengembangkan robot.  Robot adalah sebuah alat mekanik yang dapat melakukan tugas fisik, baik menggunakan pengawasan dan kontrol manusia, menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu atau memanfaatkan prinsip kecerdasan buatan. Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor. Kebanyakan robot digunakan dalam bidang produksi, seperti: pembersihan limbah beracun, penjelajahan bawah air dan luar angkasa, pertambangan, pekerjaan search and rescue, dan untuk pencarian lahan tambang. Dengan adanya pengabdian masyarakat tentang sosialisasi penggunaan software system navigasi dan panduan mobile robot sistem ini menjadi signifikan untuk lebih memahami penggunaan software system navigasi dan panduan mobile robot, dimulai dari system gerak mobile robot sampai bagaimana penggunaan pada software sehingga bapak ibu stakeholder memahami pengetahuan dan penggunaan system navigasi dan panduan mobile robot untuk sharing knowledge ke stakeholder PT. Abisakati Surya Megakon untuk menambah pengetahuan dan wawasan terkait mobile robot.
Sosialisasi pemanfaatan sistem informasi keuangan toko sembako bu Riya di Kelurahan Banyu Urip Surabaya Mukhtar Adinugroho; Teguh Herlambang; Firman Yudianto; Afiananda Rizky; Leni Yuliana
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024651

Abstract

The grocery store business is currently very promising for entrepreneurs who are currently involved in the business economy. This business has many enthusiasts due to its unique concept with customers being free to choose the type of product they sell themselves. If you look at the competitors, there are quite a lot and each shop has its own advantages over the others. One of the differences that can be seen is on the management side, various variations or methods are used to increase productivity from the management side, which include recording existing product stock, calculating expenditure and calculating input. This will be the key to the success of management in carrying out processing because when these things are not done well it will result in the emergence of new problems. Therefore, the service activities carried out at the Bu Riya grocery store are to help with these problems using an approach method that includes planning, implementation and evaluation stages. The stages that have been carried out in planning are able to create a plan to resolve problems in stall management such as recording and the flow of money in and out. After that, the implementation method itself is implemented, namely by implementing what has been identified by creating a management application solution. From the entire series of activities carried out, a new management process was obtained by digitizing several aspects such as recording product stock and managing the flow of cash in and out. The digitalization that has been implemented is based on Android and significant results have been obtained, namely that operational shop management is able to use it well.
Pelatihan dan pendampingan pembuatan cerita bergambar berbasis digital bagi guru sekolah dasar Mariati, Pance; Kasiyun, Suharmono; Nafiah, Nafiah; Hartatik, Sri; Alistiana, Lisa
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023629

Abstract

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Cerita Bergambar Berbasis Digital bagi Guru Sekolah Dasar di SDN Balasklumprik 1 Surabaya merupakan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kreativitas guru dalam mengembangkan bahan ajar berbasis teknologi. Metode pelaksanaan yang digunakan pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dilakukan melalui serangkaian sesi pembelajaran praktis tentang penggunaan perangkat lunak khusus untuk menciptakan cerita bergambar berbasis digital. Setelah pelatihan, guru-guru di SDN Balasklumprik 1 Surabaya diberikan pendampingan berkelanjutan dalam pengembangan cerita bergambar digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan ini telah memberikan dampak positif pada kemampuan guru dalam menciptakan cerita bergambar digital yang kreatif dan relevan dengan kurikulum sekolah dasar. Selain itu, guru juga mengalami peningkatan motivasi dan kepercayaan diri dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis praktik sangat efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam mengadopsi teknologi pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar. Hasilnya dapat menjadi acuan bagi sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan lainnya untuk mengembangkan program pelatihan dan pendampingan serupa guna memperkuat kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Selain itu, penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung penggunaan teknologi dalam pendidikan. Abstract: Training and Mentoring for the Digital-based Illustrated Story Creation by Elementary School Teachers at SDN Balasklumprik 1 Surabaya is an initiative aimed at enhancing the competence and creativity of teachers in developing technology-based teaching materials. The implementation method used is training and mentoring. Training is conducted through a series of practical learning sessions on the use of specialized software to create digital-based illustrated stories. After the training, teachers at SDN Balasklumprik 1 Surabaya receive ongoing mentoring in the development of digital illustrated stories. The research results indicate that this training and mentoring have had a positive impact on teachers' abilities to create creative and curriculum-relevant digital illustrated stories. Additionally, teachers have experienced an increase in motivation and self-confidence in integrating technology into the learning process. These results demonstrate that a practice-based training and mentoring approach is highly effective in enhancing teachers' competence in adopting educational technology. This research makes a significant contribution to supporting human resource development in the field of education, particularly at the elementary school level. Its findings can serve as a reference for schools and other educational institutions to develop similar training and mentoring programs to strengthen teachers' competence in integrating technology into the learning process. Furthermore, this research also underscores the importance of collaboration between the government, schools, and the community in supporting the use of technology in education.
Penerapan Teknologi Irigasi Tetes Pada Tanaman Polybag Di Lahan Workshop Terpadu Sebagai Embrio Eduwisata Di Desa Pondoknongko Banyuwangi Jannah, Reni Nur; Mukti, Masetya; Bahaduri Indraloka, Aldy
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023613

Abstract

Salah satu usaha memacu pemulihan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberdayakan masyarakat melalui pendekatan berbagai sektor. Salah satunya adalah program ketahanan pangan yaitu inisiasi pemerintah untuk mendorong masyarakat agar mandiri memenuhi kebutuhan pangan terutama dalam penyediaan sayuran. Pemerintah Desa Pondoknongko turut menginisiasi program tersebut dengan memberikan bantuan berupa rak tanaman, polybag dan benih sayuran hortikultura dengan memanfaatkan pekarangan rumah warga. Awal program dijalankan, warga desa antusias merawat tanaman pada proses penyiraman maupun penanganan hama penyakit. Seiring berjalan waktu, warga desa mulai tidak konsisten karena proses penyiraman manual membutuhkan waktu lama dan kurangnya penguasaan ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi menyebabkan warga desa tidak dapat menjalankan program ketahanan pangan, khususnya pada budidaya tanaman hortikultura secara berkelanjutan. Solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui demostrasi dan penyuluhan penerapan teknologi tepat guna sistem irigasi tetes dengan tahapan yaitu: 1) koordinasi pelaksanaan kegiatan dengan mitra, 2) persiapan pelaksanaan, 3) penerapan sistem irigasi tetes, 4) hasil penerapan teknologi tepat guna sistem irigasi tetes. Keberhasilan program terlihat pada keaktifan pengelola lahan dan peserta sosialisasi sebanyak 30 orang. Hasil dari implementasi irigasi tetes menunjukkan berat tanaman seperti pada umumnya dengan usaha penyiraman yang lebih efektif dengan memanfaatkan sistem irigasi tetes dibandingkan dengan penyiraman secara manual.
Pengaruh Kompetensi dan Kompensasi Finansial terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Syariah Indonesia (Tbk) Kantor Cabang Mataram Pejanggik 2 Arlinda, Yulia; Serip, Sarifudin; Sulaimiah, Sulaimiah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023589

Abstract

This study entitled the effect of competence and financial compensation on employee performance at PT. Bank Syariah Indonesia (Tbk) Branch Office Mataram Pejanggik 2. Aims to determine the effect of competence and financial compensation on employee performance. The type of research used is associative research with a quantitative approach. This study used the census method so that the respondents in this study were 47 employees of PT Bank Syariah Indonesia (Tbk) Branch Office Mataram Pejanggik 2. The analytical tool used is multiple linier regression using SPSS version 22. The results of the analysis show that: (1) competence has a positive and significant effect on employee performance, and (2) financial compensation has a positive and significant effect on employee performance. Abstrak: Penelitian ini berjudul pengaruh kompetensi dan kompensasi finansial terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Syariah Indonesia(Tbk) Kantor Cabang Mataram Pejanggik 2. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan kompensasi finansialterhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode sensus sehingga responden dalam penelitian ini adalah 47 karyawan PT. Bank Syariah Indonesia(Tbk) Kantor Cabang Mataram Pejanggik 2. Alat analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda dengan menggunakan SPSS versi 22. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan (2) kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Edukasi Masyarakat Melalui Gerakan 10 Jari Cegah Kanker Ovarium Silvana, Rista; Prameswarie, Thia; Rinaldzi, Ary; Wardani, Aliyah; Noviandini, Berliana
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023572

Abstract

Kanker ovarium adalah kanker yang muncul di jaringan ovarium atau indung telur. Kanker ini merupakan jenis kanker terbanyak ketiga yang diderita wanita di Indonesia. Minimnya pengetahuan terhadap kanker sendiri merupakan salah satu penghambat pendeteksian dini kejadian kanker ovarium. Deteksi dini merupakan kunci upaya penyembuhan kanker ovarium melalui gerakan 10 jari cegah kanker ovarium yaitu kampanye untuk mengenal enam faktor risiko dan empat tanda kanker ovarium. Tujuan kegiatan penyuluhan ini adalah untuk menyampaikan informasi mengenai kanker ovarium dan meningkatkan pengetahuan deteksi dini kanker ovarium dengan metode 10 jari pada wanita usia post menopause. Metode yang digunakan dalam kegiatan melalui serangkaian tahap antara lain dengan penyuluhan dan pemeriksaan USG (ultrasonography). Penyuluhan ini dilaksanakan di Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Kota Palembang.  Hasil yang dicapai setelah mengikuti penyuluhan dan diskusi ada peningkatan pengetahuan masyarakat mengetahui tentang bahayanya kanker ovarium dan pentingnya deteksi dini.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Flipbook dengan Aplikasi Canva dengan Bagi Guru Sekolah Dasar di Magetan Nafiah Nafiah; Syamsul Ghufron; Sri Hartatik; Pance Mariati; Sukron Djazilan; Sudarto Sudarto
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024647

Abstract

Pengembangan flipbook interaktif, yang merupakan kombinasi dari e-book dan video, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan bantuan dalam menyusun materi ajar dengan aplikasi flipbook menggunakan aplikasi Canva bagi guru-guru sekolah dasar di Magetan, Jawa Timur. Pelatihan ini dijalankan melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan pasca kegiatan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan telah berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam membuat materi ajar berbasis flipbook dengan menggunakan Canva dan pengetahuan mereka tentang cara membuat materi ajar dengan aplikasi Canva dan Heyzen Flipbook. Namun, perlu dilakukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelatihan serta mendukung guru yang mungkin masih mengalami kesulitan dalam mengadopsi teknologi ini. Dianjurkan untuk memberikan dukungan berkelanjutan kepada guru agar peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran yang telah dicapai melalui pelatihan tidak berhenti. Program pelatihan berkelanjutan, workshop, atau sesi pembaruan dapat membantu guru untuk terus meningkatkan dan memperbarui keterampilan mereka. Abstract: The development of an interactive flipbook, which combines an e-book and videos, can increase students' motivation to learn. The aim of this community service is to provide training and assistance in compiling teaching materials with the flipbook application using the Canva application for elementary school teachers in Magetan, East Java. The training is conducted in three stages: preparation, implementation, and post-activity. The results of the service show that the training has successfully improved teachers' abilities to create flipbook-based teaching materials using Canva and their knowledge of how to create teaching materials with the Canva and Heyzen Flipbook applications. However, ongoing efforts need to be made to improve the quality and effectiveness of the training and to support teachers who may still have difficulties in adopting this technology. It is recommended to provide continuous support to teachers to ensure that the improvement in the quality of teaching and learning achieved through training does not stop. Ongoing training programs, workshops, or update sessions can help teachers continually improve and update their skills.
Pelatihan pada bidan desa mengenai penggunaan breast gel pack untuk ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Penyengat Olak Lilis, Dewi Nopiska; Diniyati, Diniyati
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023599

Abstract

Bendungan ASI merupakan suatu kondisi terjadinya sumbatan pada saluran laktiferus, yang disebabkan oleh tekanan jari pada saat menyusui, terlalu ketatnya BH yang digunakan dan adanya komplikasi pembengkakan payudara, yaitu tidak segera dikeluarkan susu yang diproduksi sehingga menimbulkan sumbatan. hasil nilai pretest pada bidan desa sebelum diberikan materi pelatihan tentang penggunaan Breast Gel Pack pada ibu nifas nilai terendah yaitu benar 30 dan tertinggi benar 60 dari 15 pertanyaan, dengan nilai rata rata yaitu 42,6. Bidan rata-rata belum mengetahui secara spesifik penggunaan Breast Gel Pack yang bisa mengurangi keluhan bendungan ASI pada ibu nifas. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan bidan desa. Dengan pemberian materi yang berhubungan dengan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan tentang upaya penggunaan Breast Gel Pack pada ibu nifas dan meningkatnya pengetahuan, pemahaman dan keterampilan bidan desa tentang penggunaan Breast Gel Pack pada ibu nifas. Abstract. Breast milk engorgement is a condition in which there is a blockage in the lactiferous ducts, caused by finger pressure during breastfeeding, too tight bras, and complications of breast swelling, i.e., not immediately releasing the produced milk, leading to blockage. The pre-test results among village midwives before being given training material on the use of Breast Gel Pack for postpartum mothers showed the lowest score of 30 correct answers and the highest of 60 correct out of 15 questions, with an average score of 42.6. On average, midwives are not specifically aware of the use of Breast Gel Pack that can reduce breast milk engorgement complaints in postpartum mothers. This led to the initiative of community awareness and training for village midwives. With the provision of material related to knowledge, understanding, and skills about the use of Breast Gel Pack in postpartum mothers, there was an increase in the knowledge, understanding, and skills of village midwives about the use of the Breast Gel Pack for postpartum mothers.
Seminar Parenting Tentang Keterlibatan Ayah Dalam Mengasuh Anak Usia Dini Andini Hardiningrum; Destita Shari; Jauharotur Rihlah; Afib Rulyansah
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024635

Abstract

Kehadiran kedua orangtua dalam hidup anak usia dini adalah hal yang sangat penting dalam tumbuh kembangnya. Kehadiran kedua orangtua yang lengkap akan membuat aspek perkembangan anak akan terstimulasi dengan optimal. Idealnya ayah dan ibu dapat bekerjasama mengasuh anak. Mereka dapat melakukan pembagian peran yang sama. Masyarakat Indonesia sejatinya sudah melakukan pembagian peran antara keterlibatan ayah dan ibu Meskipun pembagian peran dan keterlibatan sudah dibagi namun masih dinilai keterlibatan ayah sangat minim. Para ayah masih beranggapan bahwa tugas utama mereka adalah bekerja lalu mengabaikan peran ayah dalam optimalisasi aspek perkembangan anak. Tujuan dilakukannya pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan terkait memaksimalkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak sehingga aspek perkembangan anak usia dini dapat berkembang optimal dan memberikan strategi pada ayah-ayah di luar sana bagaimana terlibat dalam mengasuh anak meskipun sibuk bekerja. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan memberikan pengetahuan melalui seminar dan memberikan pendampingan lanjutan pada ayah untuk memaksimalkan keterlibatan dalam pengasuhan dengan membuat pembagian peran sampai pada monitoring dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan ayah tentang peran keterlibatan dalam pengasuhan anak dan dapat membagi waktu antara bekerja dan mengasuh anak. Bahkan ada yang membuat jadwal rutin setiap hari antara ayah dan anak. Anak menjadi lebih ceria dan kemampuan sosial emosi, kognitif dan afektif meningkat baik. Aspek kognitif dalam hal ini yaitu pengharapan, kecemasan, keyakinan diri, dan perencanaan akan masa depan, sedangkan aspek afektif yang dimaksud adalah komitmen dan perasaan cinta, kasih sayang, serta pengorbanan kepada anak yang diasuh. cinta ayah memberikan motivasi kepada anak untuk lebih menghargai nilai-nilai dan tanggung jawab (Wahyuningrum 2011). Kesimpulannya adalah keterlibatan ayah dlam pengasuhan anak usia dini sangat diperlukan untuk menambah kemampuan kognitif, afektif dan sosial anak. Ayah yang berperan aktif dalam pengasuhan memiliki kedekatan yang kuat dengan anak sehingga membuat anak lebih peka terhadap emosi dan lingkungan. Saran untuk para ayah di seluruh bagian dunia ini untuk lebih memahami bahwa peran pengasuhan anak adalah tanggungjawab ayah dan ibu sehingga pembagian peran dengan baik dan adil akan sangat membantu anak dalam memaknai peran anggota keluarga. Abstract: The presence of both parents in a child's life at an early age is very important in their growth and development. The complete presence of both parents will ensure that aspects of the child's development will be optimally stimulated. Ideally, father and mother can work together to care for children. They can share the same roles. Indonesian society has actually divided roles between the involvement of fathers and mothers. Even though the division of roles and involvement has been divided, it is still considered that father involvement is very minimal. Fathers still think that their main task is to work and then ignore the role of fathers in optimizing aspects of their children's development. The aim of this service is to provide knowledge related to maximizing fathers' involvement in childcare so that aspects of early childhood development can develop optimally and to provide strategies to fathers out there on how to be involved in caring for children even though they are busy working. The method used in this service is to provide knowledge through seminars and provide further assistance to fathers to maximize involvement in parenting by dividing roles up to monitoring and evaluation. The result of this service is an increase in fathers' knowledge about the role of involvement in childcare and being able to divide their time between work and childcare. Some even make a daily routine between father and son. Children become more cheerful and their social, emotional, cognitive and affective skills improve. The cognitive aspect in this case is hope, anxiety, self-confidence and planning for the future, while the affective aspect in question is commitment and feelings of love, affection and sacrifice for the children being cared for. Father's love provides motivation for children to appreciate values and responsibilities more (Wahyuningrum 2011). The conclusion is that father involvement in early childhood care is very necessary to increase children's cognitive, affective and social abilities. Fathers who play an active role in parenting have a strong closeness to their children, making them more sensitive to emotions and the environment. Advice for fathers in all parts of the world to better understand that the role of caring for children is the responsibility of the father and mother so that the distribution of roles well and fairly will really help children in interpreting the roles of family members.