cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 747 Documents
Implementasi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan ADR Ramdhany, Memmy Fatiyanti Deri
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) adalah penyelesaian sengketa yang diluar pengadilan sesuai dengan kesepakatan para pihak yang dilakukan dengan cara konsiliasi, mediasi, negosiasi dan penilaian ahli. Hal ini tertuang dalam UU No. 30 Tahun 1999, sedangkan terkait mekanisme upaya penyelesaian menggunakan alternatif penyelesaian sengketa. Jenis penelitian hukum yang dilakukan adalah penelitian yuridis, yang menggunakan pendekatan peraturan perundang-undang, hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi UU No. 30 Tahun 1999 terimplementasi dengan baik dalam melaksanakan upaya penyelesaian sengketa, Hasil dari permasalahan kedua yaitu, peneliti menemukan ada beberapa aturan yang dapat menjadi dasar hukum pemberlakuan Mediasi Penal di Indonesia. Beberapa peraturan perundang-undangan tersebut dapat menjadi rujukan dalam membantu kerja-kerja penegak hukum dalam menyelesaikan perkara pidana. permaafan yang ada di dalam masyarakat. Praktek penyelesaian perkara pidana di luar pengadilan selama ini tidak ada landasan hukum formalnya (norma kosong). Sering terjadi suatu kasus yang secara informal telah ada penyelesaian damai, namun tetap saja diproses ke pengadilan sesuai hukum yang berlaku.
Pelatihan Literasi Digital dan Penggunaan Bahan Alam Terkait Terapi Herbal (Fitoterapi) di Masyarakat RT1 Desa Gudang Hirang Nugraha, Dyan Fitri; Budi, Setia; Prasetya, Septyan Eka
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023557

Abstract

Masyarakat RT 1 desa Gudang Hirang merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan Indonesia. Warga desa Gudang Hirang RT 1 menggunakan terapi herbal sebagai penunjang bahkan sebagai pengganti obat esensial. Terapi herbal ini biasa digunakan untuk mengobati hipertensi dan penyakit degeneratif lainnya. Tetapi ada permasalahan pada penggunaan terapi herbal pada masyarakat yang masih kurang tepat, oleh karena itu dilakukanlah pengedukasian berbasis literasi fitoterapi. Secara umum pelaksanaan pelatihan literasi digital dan penggunaan bahan alam sebagai berikut : survei tahap I, melakukan edukasi kepada masyarakat, melakukan demontrasi, survey tahap II, tanya jawab kepada narasumber dan diberikan kuesioner. Hasil evaluasi dari kegiatan ini terlihat masyarakat RT 1 desa Gudang Hirang mampu  meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat RT 1 desa Gudang Hirang tentang hipertensi dan penyakit degeneratif lainnya.
Kedudukan Tindak Pidana Asal (Predicate Crime) dalam Tindak Pidana TPPU (Studi Putusan Nomor 516/Pid.Sus/2022/PN Mataram) Hariadi Rahman; Lalu Parman; Ufran Ufran
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023545

Abstract

Penelitian ini bertujuan pertama ntuk menegetahui Dasar Konstitusional Pengaturan Tindak Pidana Pencucian Uang di Indonesia. Kedua Untuk mengetahui Bagaimana bentuk Tindak Pidana Pencucian Uang yang terjadi di Pengadilan Negeri Mataram. Ketiga untuk mengetahui bagaimana aturan Undang-Undang terkait narkotika yang bisa menjadi tindak pidana asal sebagai dasar Terjadinya tindak pidana pencucian uang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normative. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 77/PUU-XII/2014 mengenai pembuktian tindak pidana asal sudah memenuhi semua aspek yang harus ada dalam suatu putusan hakim terkait dengan aspek materiil dan aspek penalaran hukum. Kedua Aspek Penalaran Hukum, penyusun melihat kedua Majelis Hakim dalam melakukan penalaran hukum tidak melihat metode lain seperti metode interpretasi, metode argumentasi dan metode eksposisi serta hanya berdasar pada bunyi pasal dalam undang-undang saja. Sehingga dua Majelis Hakim hanya memperhatikan anggapannya yaitu tidak mungkin ada pencucian uang tanpa adanya tindak pidana asal, oleh karena itu menurutnya harus dibuktikan.
Clean And Healthy Lifestyle Behavior Education Program to Improve Personal Hygiene in Elementary School Shalshabilla, Alysha Titania; Mukhtarudin, Kuntafie Al Haq; Pamudji, Raden; Ghiffari, Ahmad; Tusadiah, Halimah; Antoni, Antoni; Kurniatullah, Ridho; Prayoga, Randi; Muchsiri, Mukhtarudin
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023544

Abstract

Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS) are about all health practices used due to individual awareness for the family and its members to assist themselves in health and play a significant role in community activities. Such activity can protect against several illnesses, including infections. This activity aims to teach the students of SD Negeri 1 Karang Agung village about the meaning of PHBS and how it is applied. This exercise involves PHBS education, including using excellent and appropriate toothbrushes, the WHO six-step hand washing procedure, and disease information. The activities indicated that many SD Negeri 1 Karang Agung students still do not understand personal hygiene. Promoting the PBHS program at the school level and replicating similar activities in other villages or sub-district is recommended.
Pemanfaatan Ampas Kelapa Hasil Dapur Rumah Tangga Menjadi Pangan Olahan Rahmadewi, Yunda Maymanah; Hakika, Dhias Cahya; Sulistiawati, Endah; Salamah, Siti; Amelia, Shinta
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023561

Abstract

Coconut dregs often become waste and garbage due to the lack of knowledge and skills of the community in utilizing the existing potential. Even though, coconut dregs still contain fiber which is good for the body. Activities using educating and training methods aimed to increase the knowledge and skills of the community in processing coconut dregs into processed food. Educating can increase participants' knowledge by 28.33 points. Training on processing sago cheese (sagu keju) from coconut dregs flour can improve skills in products that need to be equipped with a brand so that they have competitiveness in the market.
Pembubaran Perseroan Terbatas (PT) Penanaman Modal Asing Menurut Hukum Positif di Indonesia Dewi Juliana; Arba Arba; Djumardin Djumardin
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023546

Abstract

Penelitian ini bertujuan pertama, untuk mengetahui dan dapat memberikan suatu gambaran yang sangat jelas tentang pelaksanaan pembubaran Perseroan Terbatas  Penanaman Modal Asing menurut hukum positif, dan kedua untuk menganalisis akibat hukum pembubaran Perseroan Terbatas Penanaman Modal  Asing perseroan terbatas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum Normatif. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, UU Penanaman Modal memberikan kewenangan kepada Menteri atau pejabat yang ditunjuk untuk mengawasi pelaksanaan pembubaran. PT PMA melaporkan pembubaran kepada BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan penyerahan surat izin usaha. Kedua, Implikasi hukum dari pembubaran PT PMA di Indonesia mencakup kewajiban melaporkan pembubaran menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, kewajiban membayar seluruh kewajiban perusahaan yang diatur menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) dan Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, pembagian asset yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, pemutusan hubungan kerja menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan  dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan berakhirnya kontrak bisnis yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Pemanfaatan teh kombucha untuk kesehatan dan kecantikan kulit pada masyarakat di Kabupaten Maros Dwi Rantisari, Andi Meinar; Sulfiani, Sulfiani; Rosmayanti, Vivit; Saleh, Adriandy
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023553

Abstract

Pemanfaatan Kombucha bukan hanya sebagai minuman probiotik untuk mengatasi permasalahan metabolisme tubuh tapi juga memiliki banyak manfaat untuk memelihara kesehatan kulit dan mengatasi permasalahan kesehatan yang bermanifestasi pada kulit. Kombucha kaya akan antioksidan yang mampu melawan radikal bebas untuk mencegah penuaan dini, dan juga mengandung berbagai macam nutrisi yang bermanfaat untuk kulit seperti vitamin B2, B6 dan B12. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada hari Rabu, 07 Desember 2022 dan disajikan dalam bentuk edukasi tentang manfaat teh kombucha bagi kesehatan kulit dan praktik pembuatan minuman fermentasi probiotik teh kombucha. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Moncongloe Bulu, Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros yang dihadiri oleh 33 perserta terdiri dari aparat desa dan ibu-ibu PKK setempat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat tentang pembuatan minuman fermentasi probiotik dari teh kombucha sebagai minuman untuk membantu menjaga kesehatan kondisi kulit dari dalam dan juga dapat dimanfaatkan sebagai toner untuk menghidrasi kulit wajah. Metode yang digunakan meliputi persiapan tempat pelatihan, pengisian absensi peserta dan kuisioner, pembukaan acara pelatihan, pelaksanaan dan pelatihan pembuatan minuman kombucha serta dosis dan cara konsumsi kombucha. Berdasarkan hasil kegiatan menunjukkan bahwa informasi tentang pemanfaatan kombucha sebagai minuman fungsional bagi kesehatan kulit sebagian besar belum diketahui oleh masyarakat Desa Moncongloe. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah masyarakat mampu memahami materi edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit dan mampu membuat minuman fungsional berbahan dasar fermentasi probiotik kombucha.
Program Ekstrakulikuler Permainan Tradisional (Congklak) untuk Menumbuhkan Keterampilan Sosial Pada Siswa SMA dengan Autism Spectrum Disorder di Sekolah Khusus Pelita Bunda Samarinda Maria Della Fajar Bulan; Mutia Mawardah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023530

Abstract

High school students are individuals who are completing formal education before finally graduating and continuing to college. High school students experience the transition from late adolescence to early adulthood. The age limit for high school students is between 15 to 18 years old. Puberty begins at the age of 10 and ends between the ages of 18 and 22. Social skills are one of the life skills that must be possessed by every individual, both regular and individuals with disabilities such as autism spectrum disorder. High school students with Autism Spectrum Disorder at Pelita Bunda Special School have social skills that tend to be low. Based on the existing problems, this community service was carried out to see the effect of the extracurricular program of the traditional game of congklak to foster social skills in high school students with Autism Spectrum Disorder. This type of research is development research (research and development) ADDIE model. ADDIE consists of 5 parts, namely : Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research data collection method uses: Observation (checklist technique), Interview and Documentation. Data analysis in this development research uses a Single Subject Research design experimental approach AbstrakSiswa sekolah menengah atas merupakan individu yang sedang menyelesaikan pendidikan formal sebelum akhirnya lulus dan melanjutkan ke perguruan tinggi. Siswa sekolah menengah atas mengalami transisi dari remaja akhir ke dewasa awal. Batas usia untuk siswa sekolah menengah adalah antara 15 sampai 18 tahun. Pubertas dimulai pada usia 10 tahun dan berakhir antara usia 18 sampai 22 tahun. Keterampilan sosial merupakan salah satu kecakapan hidup yang harus dimiliki oleh setiap individu baik yang regular maupun individu penyandang disabilitas seperti autism spectrum disorder. Siswa SMA dengan autism spectrum disorder di Sekolah khusus pelita bunda memiliki keterampilan sosial yang cenderung rendah. Berdasarkan permasalahan yang ada, pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk melihat pengaruh dari program ekstrakulikuler permainan tradisonal congklak untuk menumbuhkan keterampilan sosial pada siswa SMA dengan autism spectrum disorder. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) model ADDIE. ADDIE terdiri dari 5 bagian yaitu : Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan : Observasi (teknik ceklis), Wawancara dan Dokumentasi. Analisis data dalam penelitian pengembangan ini menggunakan pendekatan eksperimen desain Single Subject Research.
Growing Entrepreneurial Awareness of the Importance of Business Ethics through Opinion Writing in Online Media: A Study of Community Service in Kompasiana Hakiki, Moh. Saiful
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023559

Abstract

Business ethics is an important topic in the context of the modern business world. Poor business ethics can contribute to labor oppression, exploitation of natural resources, environmental pollution, and human rights violations. Conversely, good business ethics can build consumer trust and company reputation. The company is also expected to have social responsibility towards the community and the surrounding environment. Writing online about business ethics has the advantage of reaching a wide audience, raising public awareness, and influencing public opinion. Community service activities aim to foster entrepreneurial awareness of the importance of business ethics, encourage attitude and behavior change, inspire discussion and reflection, and build collaboration networks. The method of community service activities involves identifying target groups, studies and research, writing opinion writing, and publication in online media. It is hoped that this activity can have a positive impact and encourage the adoption of better business ethics among the community.
Sistematika Penyelesaian Sengketa Merek yang Mengandung Kesamaan Pada Pokoknya dalam Menciptakan Kepastian Berusaha Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis M. Yusuf Habiby; Kurniawan Kurniawan; Lalu Muhammad Hayyanul Haq
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023547

Abstract

Unsur persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya pada merek menjadi komponen penting sebagai indikator penilaian dalam pendaftaran merek sebagaimana diatur dalam Pasal 21 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Penelitian ini bertujuan untuk Penyelesaian Sengketa Merek yang Mengandung Kesamaan pada Pokoknya dalam Menciptakan Kepastian Berusaha. Yang menjadi acuan dalam kasus permohonan penghapus atau pembatalan merek “MS GLOW dan MS GLOW FOR MEN” milik Shandy Purnamasari sebagai Penggugat. melawan “PSTORE GLOW” milik Putra Siregar sebagai Tergugat dalam Putusan Nomor: 2/Pdt.Sus.HKI/Merek/2022/PN Niaga Mdn. Majelis hakim dalam putusannya menyatakan bahwa alat kosmetik milik Tergugat yang menggunakan merek “PS GLOW dan PS GLOW FOR MEN” adalah serupa dan memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek “MS GLOW dan MS GLOW FOR MEN” milik Penggugat. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan data penelitian berupa dokumen hukum yaitu Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan dengan nomor 2/Pdt.Sus.HKI/merek/2022/PN Niaga Mdn. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan Perundang-Undangan dan pendekatan Konseptual. Adapun bahan hukum dalam penelitian ini yang berupa bahan hukum primer,skunder, dan tersier dikumpulkan dan dikaji berdasarkan ketentuan yang ada dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.