cover
Contact Name
M. Syaifuddin S.
Contact Email
syaifuddin@stkipjb.ac.id
Phone
+6281456060279
Journal Mail Official
corcysseminar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Conference on Research and Community Services
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : -     EISSN : 26861259     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
CORCYS merupakan konferensi tahunan bersifat nasional yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STKIP PGRI Jombang yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk prosiding. Fokus artikel hasil penelitian dan pengabdian yang akan diterbitkan adalah artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakakt bersifat umum yang mencakup; 1) Pendidikan 2) Ekonomi dan Bisnis, 3) Sosial Humaniora, 4) Saintek, 5) Kesehatan, dan 6) Hukum
Articles 544 Documents
PELATIHAN QUIZZIZ UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA DAN SAIN BERBASIS ICT DI MA SALAFIYAH SYAFI’IYAH SEBLAK JOMBANG Masriatus Sholikhah; Aang Fatihul Islam
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian ini dilaksanakan di MA salafiyah Syafi’iyah Seblak yang terletak di Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara diketahui bahwa sekolah ini memiliki sedikitnya 3 masalah yakni; 1) Tidak semua guru menyadari pentingnya penggunaan media pembelajaran dalam kelas sehingga sedikit dari mereka yang memanfaatkan media pembelajaran dalam proses pembelajaran, 2) Kebanyakan dari media yang diaplikasikan dalam proses pembelajaran berkutat pada media non IT, 3) Belum ada pelatihan penggunaan medua pembelajaran berbasis IT terutama dalam hal pemanfaatan augmented reality dan online web di sekolah. Untuk itu, program ini dilaksanakan untuk memberi solusi pada permasalahan tersebut dengan cara memberi pelatihan dan pendampingan pemanfaatan media pembelajaran berupa Quizziz bagi para dewan guru terutama yang mengampu mata pelajaran bidang Bahasa dan Sain. Metode pelaksanaan dilakukan dalam beberapa tahapan sebagai berikut: 1) Tahap Perencanaan yang meliputi (observasi, perizinan, menentukan waktu pelatihan, dan penyusunan bahan pelatihan), 2) tahap pelaksanaan yang meliputi (tahapan pelatihan kognitif dan  tahapan pelatihan skill) dan 3) tahap evaluasi standart kreteria keberhasilan yang harus dicapai oleh peserta pelatihan minimal 75% untuk aspek pengetahuan (cognitif) dan peserta mampu membuat dan mempraktekan media pembelajaran quizziz sebesar 80 %.  Program ini berjalan dengan sangat lancar dan melibatkan 15 orang peserta guru pengampu mata pelajaran sain dan bahasa sesuai dengan jurusan yang ada di sekolah tersebut. Pada akhir sesi pelatihan, baik kepala sekolah maupun ketua yayasan berkeingingan untuk melanjutkan program pelatihan media pembelajaran dengan menggunakan quizizz pada mata pelajaran lain.berdasarkan temuan tersebut, penting bagi tim abdimas untuk melakukan program pelatihan ini dan menindaklanjuti keinginan mitra pada program lanjutan.
ANALISIS PROSES BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH FUNGSI VARIABEL KOMPLEKS PADA PEMBELAJARAN DARING Dwi Wahyuni; Wiwin Sri Hidayati; Abd. Rozak
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis proses berpikir kritis mahasiswa yang berkemampuan matematika  rendah, sedang dan tinggi dalam pemecahan masalah fungsi Variabel Kompleks pada pembelajaran daring. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester VI terdiri dari 3 mahasiswa di pilih berdasarkan kemampuan matematika rendah, sedang dan tinggi. Indikator berpikir kritis berdasarkan pendapat Eliana Crespo (2012). Hasil penelitian menunjukan bahwa proses berpikir kritis mahasiswa yang berkemampuan matematika rendah  dalam pemecahan masalah persamaan polinomial  memenuhi 2 indikator, Proses berpikir kritis mahasiswa yang berkemampuan matematika sedang  dalam pemecahan masalah persamaan polinomial memenuhi 2 indikator dan proses kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang berkemampuan matematika tinggi  dalam pemecahan masalah persamaan polinomial  memenuhi 4 indikator sehingga pendidik dapat menyusun sebuah model pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses berpikir kritis akan  memberikan arahan yang lebih tepat dalam berpikir dan membantu lebih akurat dalam menentukan keterkaitan sesuatu dengan lainnya, oleh sebab itu proses berpikir kritis sangat diperlukan dalam pemecahan masalah
EFEK PENERAPAN LEMBAR KERJA MAHASISWA BERBASIS PERTANYAAN “PITA” (PRODUKTIF, IMAJINATIF, TERBUKA, DAN ANALISIS) TERHADAP KEMANDIRIAN MAHASISWA Riki Apriyandi Putra; Elya Febrita; Diah Anugrah Dipuja
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemandirian mahasiswa melalui pemberian lembar kerja mahasiswa berbasis pertanyaan “PITA” (Produktif, Imajinatif, Terbuka, dan Analisis). Penelitian dilakukan di FKIP Universitas Riau (Program Studi PPKn dan Program Studi Biologi). Penelitian dilakukan pada matakuliah Ilmu Lingkungan dan Mitigasi Bencana, selama bulan Maret-April 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan e-kuesioner (google form) dan pedoman wawancara. E-kuesioner (google form) yang digunakan melalui summative response scale, dengan menggunakan skala Likert yang dimodifikasi dengan 4 pilihan jawaban. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penerapan LKM berbasis pertanyaan “PITA” (Produktif, Imajinatif, Terbuka, dan Analisis) berdampak pada peningkatan kemandirian mahasiswa pada matakuliah Ilmu Lingkungan dan Mitigasi Bencana sebesar 90% (prodi biologi) dan 87% (prodi PPKn). Indikator yang dominan berkembang adalah regulasi diri, sebesar 92% (prodi biologi) dan 90% (prodi PPKn). Peningkatan kemandirian mahasiswa disebabkan adanya panduan pertanyaan yang mampu menstimulus mahasiswa dalam belajar secara mandiri.
EVALUASI PENGGUNAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL PENDIDIKAN (BOP) TAHUN ANGGARAN 2021/2022 PADA PUSAT PENDIDIKAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) SEKOLAH TAHFIZHUL QUR'AN TELAGA ILMU KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA Yulianti Tri Widiastuti
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belum diketahui efisiensi penggunaan dana BOP karena belum adanya keseragaman kebijakan pemerintah mengenai aturan pelaksanaannya. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efisiensi penggunaan dana BOP pada PKBM Sekolah Tahfizhul Qur'an Telaga Ilmu Bantul tahun anggaran 2021–2022. Sebanyak 10 sampel digunakan sebagai sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan model penilaian CIPP dan merupakan studi evaluasi (konteks, masukan, proses, produk). Untuk mengumpulkan data, kuesioner disebarkan. Lima kriteria ideal skala diterapkan untuk analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, efikasi variabel konteks sebesar 14,29%, efisiensi variabel input sebesar 2,85%, efektivitas variabel proses sebesar 8,57%, dan efektivitas variabel produk sebesar 31,43%. Oleh karena itu, efektivitas penggunaan dana BOP dalam penelitian ini secara keseluruhan dapat dikatakan termasuk dalam kelompok sangat efektif (+, +, +, +) dengan skor mentah diubah menjadi skor-t positif. Meskipun BOP dianggap sangat efektif, masih ada tantangan terkait penerapannya karena variabel konteks, input, dan proses. Alternatif pemecahan masalah meliputi: (1) subsidi silang untuk mengakomodasi kebutuhan siswa, (2) lembaga secara konsisten memperbarui data siswa dan dapodik untuk memastikan bahwa setiap orang menerima BOP tepat waktu, dan 3) laporan disampaikan sebelum batas waktu untuk menghindari pemadaman server.
HUBUNGAN STATUS GIZI, GENETIK, MEDIA MASSA, AKTIVITAS OLAHRAGA DENGAN MENARCHE SISWI SMPN 1 JOMBANG Nur Iffah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menarche adalah sebuah tanda dimana seorang remaja putri beranjak dewasa dan sudah siap menjadi seorang wanita seutuhnya dimana semua organ intim remaja putri tersebut telah siap untuk sistem reproduksi. Umur menarche yang semakin menurun dapat menyebabkan masalah remaja misalnya kehamilan diluar nikah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status gizi, genetik (status menarche ibu), media massa, dan aktivitas olahraga dengan status menarche siswi SMPN 1 Jombang. Penelitian ini penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional,n sampel diambil berjumlah 173 responden. Analisis statistik digunakan uji chi square. Hasil penelitian dikatakan berhubungan bermakna apabila hasil uji statistik Pvalue ≤ 0.05. Hasil penelitian menunjukkan dari total responden sebanyak 93.1% responden telah mengalami menarche dengan rata-rata usia menarche adalah 11.42 ± 0.93 tahun dan rata-rata usia menarche ibu adalah 12.73 ± 1.26. Sebagian besar responden memiliki status gizi normal 55.5%. Sebanyak 51.4% status menarche ibu dikategorikan cepat (≤ 12 tahun), 69.9% responden telah terpapar media elektronik dewasa dan 97.1% responden telah terpapar media cetak orang dewasa, sedangkan 68.2% responden melakukan aktivitas olahraga < 3 kali dalam seminggu.  Berdasarkan uji statistik, variabel antara genetik dengan status menarche responden dan keterpaparan media elektronik orang dewasa dengan status menarche responden mengalami hubungan bermakna. Saran bagi sekolah perlu dibentuknya program komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) atau penyuluhan yang berkala mengenai kesehatan repoduksi dan faktor-faktor yang mempengaruhi menarche serta dapat mengikutsertakan orang tua siswi, khususnya ibu, agar mereka memiliki pengetahuan yang benar mengenai kesehatan respoduksi khususnya menarche, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan atau membahayakan si anak melalui pergaulan bebas tidak terjadi.
PELATIHAN PEMBUATAN KOPI JAGUNG RENDAH KAFEIN SEBAGAI PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DI DESA SAMBIREJO KECAMATAN WONOSALAM Nurul Romadhoni; Nepitayah Stya Hatiningsih; Rinjani Rosa Aprilia; Siti Nur Rahmawati Diningrum; Faisal Kusuma Negara
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi dan Jagung adalah sebuah hasil dari perkebunan yang ada di Desa Sambirejo Kecamatan Wonosalam. Sejauh ini kopi hanya dinikmati sebagai minuman dan jagung hanya dinikmati sebagai nasi pengganti beras. Hal ini menyebabkan perekonomian di daerah Sambirejo mengalami perubahan yang cukup signifikan. Pandemi covid yang belum berakhir menjadikan masyarakat resah. Ditambah dengan meningkatnya harga pupuk yang semakin hari selalu bertambah mahal dan sulit dijangkau. Pengetahuan masyarakat Desa sambirejo yang kurang juga menyebabkan penjualan hasil kebun yang masih mentah terjadi. Tujuan dari program ini adalah membekali pemuda karang taruna dalam pemanfaatan sumber daya alam untuk menstabilkan perekonomian dan meningkatkan sumber daya manusia. Proses pengumpulan data bersifat kualitatif yang bersumber langsung dari hasil penelitian yang sesuai dengan fakta di lapangan dan observasi juga beberapa data, kemudian dibentuk menjadi suatu kumpulan kata
IMPLEMENTASI GOOGLE DOCS SEBAGAI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN DALAM PENERAPAN STUDY FROM HOME DI MI SABILUN NAJAH PESANGGRAHAN GUDO Wardani Dwi Wihastyanang; Diana Mayasari
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah covid-19 menyebabkan dampak bagi pendidikan, salah satu dampak yang sangat terasa adalah pelarangan pembelajaran tatap muka. Dengan dilarangnya pebelajaran tatap muka maka para pakar pendidikan memberikan solusi salah satunya dengan memanfaatkan media pembelajaran online. Salah satu media pembelajaran online yang dapat digunakan tanpa berbayar adalah Google Docs. Google Docs dapat dimanfaatkan sebagai alat evaluasi pembelajaran jarak jauh. Dengan demikian agar guru-guru dapat memanfaatkan Google Docs secara maksimal maka dilakukan pendampingan dan pelatihan kepada guru secara virtual lewat google meet mengenai tata cara penggunaan Google Docs,pembuatan soal di Google Docs dan lain sebagainya. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu guru dalam melakukan proses pembelajaran jarak jauh agar proses belajar mengajar berjalan seperti biasanya dan proses evaluasi pembelajaran bisa di laksanakan walau tanpa tatap muka di sekolah. Dengan diadakannya pelatihan dan pendampingan terkait dengan penggunaan Google Docs, diharapkan guru-guru merasa terbantu dalam melaksanakan pembelajaran Jarak Jauh.
PENGUATAN KARAKTER KERJASAMA DI SMK MA’ARIF NGORO Amelia Zahra; Suminto .
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya penguatan pendidikan karakter kerja sama yang dimiliki peserta didik dapat ditumbuhkan melalui penyatuan dalam mata pelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. Karena Penguatan penanaman karakter kerjasama dinilai penting bagi peserta didik. Perilaku kerja sama terlihat dalam berperilaku seperti komunikasi, musyawarah, mengambil keputusan, siap untuk berubah dan saling bertukar ide dan pikiran. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan kondisi karakter kerjasama (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi karakter kerjasama dan (3) untuk mengetahui bentuk-bentuk penguatan karakter kerjasama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif . Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kondisi karakter kerjasama di SMK MA’ARIF NGORO sudah dijalankan dengan baik, terdapat nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan pendidikan karakter (2) Faktor yang mempengaruhi karakter kerjasama antara lain motivasi individu peserta didik, faktor lingkungan yang mempengaruhi, saling pengertian sesama teman, memiliki tujuan yang sama (3) Bentuk penguatan karakter kerjasama adalah memberikan penekanan dalam model pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF MURDER (MOOD, UNTERSTAND, RECALL, DIGEST, EXPAND, REVIEW) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Laili Wulandari; Esty Saraswati Nur Hartiningrum
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran kolaboratif MURDER merupakan gabungan kata dari kata Mood (suasana hati), Understand (pemahaman), Recall (pengulangan), Digest (penelaahan), Expand (Pengembangan), dan Review (pelajari kembali). (MURDER) membangun suasana belajar yang menyenangkan sehingga membantu siswa untuk mengikuti pembelajaran. Jika suasana belajar menyenangkan telah tercipta maka semangat dalam belajar pun akan tumbuh dan akan lebih mudah untuk mencapai tujuan pembelajaran. (MURDER) juga membantu siswa mengingat dan memahami apa yang telah siswa baca, dan dapat membantu proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran kolaboratif MURDER terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasinya adalah siswa kelas III SDN Cangkringrandu. Dalam penelitian ini  menggunakan teknik simple random sampling sehingga sampelnya adalah seluruh kelas III SDN Cangkringrandu dengan mengacak siswa mencadi 2 kelas baru yang didapatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes tulis dengan instrumen penelitian lembar tes hasil belajar soal uraian sebanyak 5 soal. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t untuk menentukan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data uji t diperoleh nilai  , yaitu 0,000 ˂ 0,05, dan nilai t-hitung t-tabel, yaitu 5,834  1,99714 sehingga tolak  yang artinya terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan dan tanpa menggunakan model pembelajaran kolaboratif MURDER. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kolaboratif MURDER (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review) terhadap hasil belajar siswa kelas III SDN Cangkringrandu tahun pelajaran 2021/2022.
PENINGKATAN BUDAYA LITERASI MELALUI KEGIATAN KAMPUS MENGAJAR 3 DI SDN BRUDU Tri Andini Agusti; Diah Puji Nali Brata
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya literasi sangat penting untuk di terapkan kembali bagi kalangan peserta didik, khususnya literasi pada peserta didik tingkat sekolah dasar. Kegiatan kampus mengajar 3berupaya untuk  mendukung  meningkatnya proses literasi yang ada disekolah SDN Brudu. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan kondisi literasi di SDN Brudu (2) untuk mengetahui budaya literasi yang ada di sekolah dan (3) untuk mengetahui dampak peningkatan budaya literasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi sesuai objek yang diteliti.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kondisi literasi yang ada di sekolah sudah memadahi, dengan adanya fasilitas sekolah seperti pojok baca dan perpustakaan sekolah. (2) budaya literasi sudah di terapkan dengan baik terbukti dengan aturan wajib baca selama 15 menit sebelum pembelajaran dan rutin berkunjung ke perpustakaan sekola, dan (3) dampak peningkatan dari adanya budaya literasi yaitu, peserta didik mampu berfikir secara kritis, mampu menceritakan hasil dari literasi yang dilakukan dan mampu mengemplementasilkan hasil literasi yang telah di lakukan. Pentingnya pembahasan mengenai budaya literasi pada peserta didik tingkat sekolah dasar adalah untuk membangun,memotivasi, peserta didik  serta dapat membangun kembali budaya literasi pada peserta didik tingkat sekolah dasar.