cover
Contact Name
M. Syaifuddin S.
Contact Email
syaifuddin@stkipjb.ac.id
Phone
+6281456060279
Journal Mail Official
corcysseminar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Conference on Research and Community Services
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : -     EISSN : 26861259     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
CORCYS merupakan konferensi tahunan bersifat nasional yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STKIP PGRI Jombang yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk prosiding. Fokus artikel hasil penelitian dan pengabdian yang akan diterbitkan adalah artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakakt bersifat umum yang mencakup; 1) Pendidikan 2) Ekonomi dan Bisnis, 3) Sosial Humaniora, 4) Saintek, 5) Kesehatan, dan 6) Hukum
Articles 544 Documents
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL NILAI MUTLAK BILANGAN KOMPLEKS Khoirul Anam; Wiwin Sri Hidayati; Abd. Rozak
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai mutlak bilangan kompleks masih dianggap sebagai materi yang sulit oleh beberapa mahasiswa. Ketika dihadapkan dengan soal masih ditemukan mahasiswa yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal. Kesalahan yang sering muncul adalah kesalahan memahami konsep dan menerapkannya serta kesalahan menyelesaikan soal. Kesalahan yang dialami mahasiswa yang aktif dan yang kurang kurang aktif jelas berbeda. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan mahasiswa yang aktif dan yang kurang aktif dalam perkuliahan ketika menyelesaikan soal nilai mutlak bilangan kompleks. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subjek 1 mahasiswa yang aktif dan 1 mahasiswa yang kurang aktif di STKIP PGRI Jombang tahun akademik 2021/2022 pada prodi pendidikan matematika. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Langkah-langkah dalam analisis data meliputi mereduksi data, pemaparan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Kesalahan mahasiswa yang nampak aktif terjadi karena kurang teliti dalam menyelesaikan soal. Kesalahan itu meliputi kesalahan menentukan rumus dan kesalahan dalam melakukan perhitungan sehingga terjadi kesalahan dalam membuat kesimpulan jawaban soal. Kesalahan mahasiswa yang nampak kurang aktif terjadi karena belum memahami konsep, belum bisa menerapkan teorema yang telah dipelajari, dan kurang teliti dalam menyelesaikan soal. Kesalahan itu meliputi kesalahan menentukan rumus, kesalahan menentukan operasi untuk menyelesaikan soal, kesalahan menentukan prosedur untuk menyelesaikan soal, kesalahan menjalankan prosedur untuk menyelesaikan soal, dan tidak membuat kesimpulan jawaban soal. 
PENGUATAN NILAI RELIGIUS MELALUI BUDAYA SEKOLAH DI SDN KEBONTEMU Reynaldi Firmansyah; Asmuni .
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya sekolah  mempengaruhi  pembentukan karakter pada peserta didik.  Berbagai penyimpangan karakter pada peserta didik, melalui budaya sekolah peserta didik dapat membentuk karakter melalui suatu pembiasaan di sekolah. .Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) Kondisi nilai religius,(2)  Kondisi budaya sekolahdan (3) Bentuk peningkatan nilai religius. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik penelitian yang dilakukan adalah melalui wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kondisi nilai religius SDN Kebontemu terdapat unsur unsur yaitu Religious practice (aspek peribadatan),Religious felling (aspek penghayatan),Religious knowledge (aspek pengetahuan),Religious effect (aspek pengamalan) (2)  Kondisi budaya sekolah  dengan melakukan pembiasaan, meliputi budaya senyum, salam, sapa, sopan dan santun atau 5S, do‟a bersama, hafalan, TPQ, Istigosah dan sholat dhuhur, dan (3) Bentuk peningkatan nilai religius adalah melalui keteladanan dan pembiasaan. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan manfaat antara lain (1) Bagi bapak/ibu guru dapat dijadikan motivasi untuk selalu berkembang dalam menerapkan budaya sekolah.(2) Bagi peserta didik dapat menjadi pilhan untuk selalu mengembangkan karakter religius baik dalam lingkunga sekolah atau diluar sekolah.(3) Bagi sekolah lain diharapkandapat memberikan masukan dalam mengembangkan karakter reigius peserta didik.
KEBERHASILAN PERAN MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS BISNIS UNTUK MENCAPAI VISI MISI DI BADBOY BARBER SLEMAN YOGYAKARTA Anisatul Insan Nurrohmah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan Peran Manajemen Pendidikan Berbasis Bisnis Untuk Mencapai Visi Misi Di Badboy Barber Sleman Yogykarta. Artikel Yogyakarta: Program Studi Manajemen Pendidikan, Direktorat Pascasarjana, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Tujuan penelitian meliputi: (1) Untuk mengetahui peran managemen Pendidikan berbasis bisnis bisa bermanfaat untuk visi dan misi; (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat; (3) Untuk mengetahui berhasil tidaknya peran manajemen pendidikan berbasis bisnis untuk mencapai visi misi. Jenis penelitian adalah kualitatif, dimana menggunakan tahap wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di Badboy Barber Sleman Yogyakarta. Peneliti mengoleksi data, mereduksi, menyajikan dan menarik kesimpulan. Berdasarkan analisis data maka diperoleh kesimpulan: (1) Badboy Barber Sleman Yogyakarta melaksanakan peran manajemen pendidikan berbasis bisnis dengan tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan; (2) Faktor pendukung di Badboy Barber Sleman Yogykarta adalah adanya ide kreatif dan inovasi dari tim manajemen serta sarana prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah banyaknya kompetitor yang membangun usaha barber, keluhan kapster karena aturan baru, misskomunikasi didalam tim manajemen, pernah terjadi kerusakan laptop bahkan alat cukur yang dapat membuat jadi faktor penghambat, karyawan kapster terbatas karena Badboy Barber yang ingin selalu membuka cabang; (3) Hasil peran manajemen Pendidikan berbasis bisnis di Badboy Barber Sleman Yogyakarta salah satunya September 2021 Badboy Barber terdiri dari 9 cabang dan sampai April 2022 Badboy Barber menjadi 15 cabang di seluruh Indonesia yang diantaranya dua cabang dikelola sendiri oleh mitra yang bekerjasama, jadi mitra tersebut hanya bekerjasama dengan nama Badboy Barber. Hal ini bisa disebut adanya keberhasilan dalam peran manajemen Pendidikan berbasis bisnis untuk mencapai visi misi dari Badboy Barber Sleman Yogykarta.
KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA BUDAYA WETON DI DESA CARANGREJO Muchammad Rizal Al-Annur; Muslimin .
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebudayaan merupakan segala sesuatu yang bersifat komplek yang meliputi kepercayaan, kesenian, moral. Dalam pelaksanaan budaya, masing masing daerah memiliki budaya atau tradisi tersendiri, adat Jawa yang memiliki budaya atau tradisi yang dapat menentukan nasib seseorang dimasa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Kondisi masyarakat desa, (2) Bentuk bentuk kepercayaan masyarakat pada hitungan weton, (3) Dampak kepercayaan perhitungan weton pada kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Kondisi masyarakat desa yang ada di desa CarangRejo rata rata, memiliki (a) tingkat pendidikan yang masih sama pada umumnya rata rata tamat sekolah jenjang SMA, (b) tingkat pekerjaan masyarakat, rata rata dalam aspek pertanian , (c) memiliki moto, “Makaryo Mbangun Deso” yang berarti untuk mewujudkan desa yang berkembang dan maju, (2) bentuk bentuk kepercayaan masyarakat pada hitungan weton  antara lain (a) masyarakat percaya hitungan weton dapat dijadikan sebagai penentu perkawinan dan perjodohan, (b) kegiatan hajatan pada bancaan weton . (3) dampak perhitungan weton pada kehidupan mkasyarakat: terdapat dampak (a) positif, mendapatkan berkah keselamatan jika melakukannya (b) negative, akan mendatangkan malapetaka atau permasalahan yang datang secara langsung mapun bertahap. Manfaat dari penelitian ini, dapat memberikan pengetahuan lebih terkait adat weton peninggalan nenek moyang, dan masyarakat tidak semena-mena terhadap budaya peninggalan nenek moyang, khususnya adat perhitungan weton
PELATIHAN TARI GAMBYONG MARI KANGEN DI SMKS PAWYATAN DAHA 2 KEDIRI Ragil Tri Oktaviani; Yuniar Alam
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni budaya sebagai mata pelajaran umum memiliki kedudukan yang penting untuk dipelajari, karena dengan belajar seni dapat memberi pemahaman tentang keanekaragaman budaya di Indonesia. Persoalan saat ini masih banyak anak-anak sekolah yang tidak tahu asal bahasa, busana, tradisi yang harus dijaga dan dilestarikan sehingga minimnya pengetahuan mereka terhadap ilmu budaya dan kesenian membuat para siswa jadi kurang menghargai orang luar daerahnya. Untuk itu, agar  mencegah sikap tidak perduli para siswa dalam mengenal dan memahami aneka ragam seni dan budaya, maka perlu diadakan kegiatan ekstrakurikuler sebagai jam tambahan belajar di sekolah. Substansi kegiatan ini sekaligus mengasah keterampilan sesuai minat siswa untuk mengembangkan potensi bakat dan pengetahuan, diantaranya adalah dengan memberikan pelatihan kesenian tari. Tahapan dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan urut-urutan; memberi pemahaman wawasan seni, menjelaskan khasanah seni tari Jawa, proses latihan tari Gambyong Mari Kangen, uji kompetensi tari Gambyong Mari Kangen. Proses pelatihan telah dilakukan, selanjutnya uji kompetensi untuk melihat keberhasilan belajar tari alus (lembut). Berdasarkan pengamatan memang siswa belum sepenuhnya cepat memahami, akan tetapi dengan semangat yang kuat, pada pelaksanaan uji kompetensi tari, mereka mampu bergerak sesuai ritme musik, membangun rasa, membentuk mimik wajah hingga saat ditonton, pertunjukan yang mereka sajikan seakan terkesan hidup dan tidak menjenuhkan. Dengan demikian pelatihan tari Gambyong Mari Kangen bisa dikatakan berhasil. Keberhasilan ini dapat dinilai dari hasil uji kompetensi tari bahwa, siswa cukup menyajikan tarian dengan sangat baik, bahkan pertunjukan mereka mendapat perhatian dari kepala sekolah hingga diminta untuk menjadi pengisi acara, menghibur tamu undangan dalam acara perpisahan sekolah kelas XII.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ELECTRONIC PROBLEM BASED LEARNING (E-PBL) PADA MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN Munawaroh .; Nanik Sri Setyani; Lina Susilowati
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran CTL berbasis model E-PBL pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Nganjuk yang dapat meningkatkan motivasi dan life skill serta kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Penelitian ini dirancang sebagai studi pengembangan dan dilakukan dalam 4 fase, yaitu fase yang meliputi define, design, develop, dan disebarluaskan. Perancangan ini juga melibatkan para ahli untuk memvalidasi pengembangan pendekatan pembelajaran kewirausahaan melalui model E-PBL untuk menghasilkan masukan bagi produksi buku teks kewirausahaan. Metode penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan formulir observasi aktivitas siswa, tes tertulis dan angket. Subyek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Nganjuk, dan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi dari ahli mata kuliah kewirausahaan dan tim ahli desain pembelajaran layak diterapkan dalam pembelajaran mata kuliah kewirausahaan. Hasil pengembangan pembelajaran kewirausahaan dengan menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual melalui model  Electronic Problem Based Learning (E-PBL) akan membentuk sikap kewirausahaan dan kompetensi soft skill mahasiswa dalam kemampuan pemecahan masalah pada mata kuliah kewirausahaan.
IMPLEMENTASI KEGIATAN TAMBAHAN LITERASI DALAM MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS DI SDN PULOREJO 1 KOTA MOJOKERTO Frelanditho Rahmat Surya Putra; Diah Puji Nali Brata
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia, tidak hanya sekedar untuk tuntutan saja tetapi juga suatu kebutuhan yang pokok. Permasalahan literasi yang muncul karena pengembangan kemampuan membaca masih dipersepsikan sebagai bagian dari tanggung jawab mata pelajaran bahasa saja.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (a) kondisi literasi di SDN Pulorejo 1 Kota Mojokerto, (b) kondisi berfikir kritis di SDN Pulorejo 1 Kota Mojokerto, (c) bentuk kegiatan tambahan literasi di SDN Pulorejo 1 Kota Mojokerto, (d) dampak kegiatan tambahan literasi pada berfikir kritis peserta didik di SDN Pulorejo 1 Kota Mojokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Kondisi literasi di SDN Pulorejo 1 Kota Mojokerto terlaksana kurang baik. (2) Kondisi berfikir kritis pada peserta didik sebelum terlaksana dengan baik kegiatan tambahan literasi yaitu peserta didik hanya mampu memahami suatu permasalahan dengan cara pandang yang lemah. (3) Bentuk kegiatan tambahan literasi pada peserta didik di SDN Pulorejo 1 Kota Mojokerto yaitu dengan kegiatan membaca buku cerita yang ada di sudut baca kelas selama 15 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. (4) Dampak yang muncul dari kegiatan tambahan literasi pada berfikir kritis peserta didik adalah mereka telah mampu menyimpulkan dan menafsirkan persoalan yang dihadapi.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA SMP KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA Sugianto .; Edy Setiyo Utomo
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi numerasi siswa SMP kelas VIII dalam menyelesaikan soal kontekstual berdasarkan kemampuan matematika. Penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan literasi numerasi, tentang Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu metode tes dan wawancara. Penelitian ini tidak menggunakan pengumpulan sampel, tetapi dengan mengidentifikasi semua subjek berdasarkan aspek mengestimasi, menghitung, membandingkan, menyusun pola, menalar dan merepresentasikan informasi. Data dianalisis berdasarkan tahapan indikator literasi. Analisis data dilakukan berdasarkan tahap reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Dari 30 subjek dikelompokkan menjadi 2 kemampuan matematika tinggi sebanyak 10% dan kemampuan matematika rendah sebanyak 90%. Hasil analisis data kemampuan literasi numerasi peserta didik Terlihat subjek dengan kemampuan matematika tinggi mampu menyelesaikan soal dengan benar sedangkan subjek dengan tingkat kemampuan matematika rendah belum mampu menyelesaikan soal literasi numerasi dengan benar. Sehingga dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan matematika siswa mempengaruhi penyelesaian soal literasi numerasi.
PENGARUH METODE TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA BERBANTUAN GALAKSI MATIK Agustina .; Carina Rizky Aprilia; Luthfi Bariroh; Hartia Novianti
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal yang penting untuk menentukan maju mundurnya suatu bangsa. Oleh karena itu, pendidikan tidak dapat dipisahkan dari belajar. Belajar adalah suatu proses aktivitas mental yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang bersifat positif dan menetap melalui latihan atau pengalaman yang menyangkut aspek kepribadian baik secara fisik ataupun psikis. Guru harus mampu menciptakan kegiatan pembelajaran untuk mencapai hasil belajar yang maksimal. Agar pembelajaran lebih efektif, guru perlu menyajikan materi dengan menciptakan media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep. Salah satu model yang dapat menyesuaikan kebutuhan tersebut adalah model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Model pembelajaran ini diterapkan dengan bantuan media pembelajaran galaksi matik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament terhadap hasil belajar matematika siswa berbantuan galaksi matik di MTs Negeri 1 Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen melalui pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh kelas IX MTs Negeri 1 Jombang tahun ajaran 2022/2023 yang terdiri dari kelas IX-A, IX-B, IX-C, IX-D, IX-E, IX-F, IX-G, dan IX-H. Dengan teknik pemilihan sampel menggunakan cluster random sampling, terpilih sampel untuk kelas kontrol yaitu kelas IX A dan sampel untuk kelas eksperimen yaitu kelas IX B, dengan jumlah total sampel sebanyak 64 siswa. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan tes hasil belajar siswa (posttest). Analisis data menggunakan uji-t dua sampel bebas. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian menggunakan Microsoft Excel versi 2021, uji-t dua sampel bebas menunjukan bahwa taraf signifikansi 5% ( , dengan nilai thitung sebesar 4,179 dan ttabel sebesar 1,998 maka   sehingga  ditolak. Sehingga, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament berbantuan media pembelajaran di MTs Negeri 1 Jombang
REINTERPRETASI ETNISITAS DAN RASIALITAS SEBAGAI KONSEP KETAHANAN SOSIAL (STUDI KASUS PERLAWANAN RONGGO PRAWIRODIRJO TAHUN 1810) Akhlis Syamsal Qomar; Warto .; Akhmad Arif Musadad
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keragaman bangsa Indonesia yang tinggi merupakan sumbu yang mudah tersulut oleh konfrontasi-konfrontasi etnisitas dan rasialitas. Masalah etnisitas dan rasialitas bagi bangsa Indonesia menggejala secara kuat setelah era Reformasi 1998. Konflik yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) terjadi di banyak daerah dan menjadi peringatan serius bagi bangsa Indonesia bahwa masalah etnisitas dan rasialitas bisa mengancam ketahanan sosial. Artikel ini mendiskusikan masalah etnisitas dan rasialitas sebagai konsep ketahanan sosial berdasarkan data sejarah perlawanan rakyat Madiun yang dipimpin oleh Raden Ronggo Prawirodirjo III tahun 1810 yang kental akan nilai-nilai. Penelitian ini menggunakan metode historis. Sumber yang digunakan yaitu sumber primer dan sekunder berupa arsip Residensi Yogyakarta 1724-1903, babad, majalah, dan pustaka berupa buku-buku. Pengumpulan data dilakukan dengan dengan teknik studi pustaka. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis historis. Prosedur penelitian dilaksanakan meliputi tahap heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Raden Ronggo Prawirodirjo III menyerukan kepada semua golongan masyarakat baik bumiputra maupun Timur Asing (Tionghoa) di wilayah mancanegara timur dan pesisir untuk turut serta dalam perlawanan terhadap kolonialisme Belanda pada 20 November 1810 hingga 17 Desember 1810. Fakta-fakta tersebut menunjukkan aspek ketahanan sosial, antara lain: 1) ketahanan budaya berupa keragaman ras dan etnis dalam suatu wilayah sebagai bonus demografi. 2) ketahanan politik dengan penyatuan berbagai suku bangsa untuk kepentingan yang sama, yaitu perlawanan terhadap kolonialisme. 3) ketahanan sosial sebagai tujuan bersama dengan mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan individu dan kelompok. Selain memiliki kesamaan kepentingan, Raden Ronggo melihat bahwa perbedaan suku dan ras tidak serta merta menjadi penghalang untuk bersatu melawan penjajahan Belanda yang mengancam kehidupan sosial mereka. Sehingga paradigma mengenai isu etnisitas dan rasialitas mengarah pada chauvinisme, namun dapat dikelola sebagai modal ketahanan sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.