cover
Contact Name
Aldila Wanda Nugraha
Contact Email
aldilanugraha89@gmail.com
Phone
+6281249651421
Journal Mail Official
aldilanugraha89@gmail.com
Editorial Address
Universitas Bhinneka PGRI Jl. Mayor Sujadi Timur. No.24, Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kode pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : -     EISSN : 27209458     DOI : doi.org/10.29100
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA menyajikan hasil penelitian yang berkenaan dengan bidang kajian fisika, kimia, biologi, dan penerapan IPA atau sains dalam pendidikan. Jurnal diterbitkan 2 kali setahun (Januari dan Juli).
Articles 450 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA DIORAMA TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI RANTAI MAKANAN SISWA SD Malinda, Yesi; Pratama, Aldora; Hakim, Lukman
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5936

Abstract

Penelitian bertujuan guna menguraikan keterlaksanaan pengaruh model problem based learning berbantuan diorama tentang hasil belajar rantai makanan pada siswa sekolah dasar. Metode kuantitatif jenis quasi experimental, desain nonequivalent control group. Populasi seluruh murid kelas V SDN 21 Palembang. Sampel kelas Va dan Vb  sebesar 23 murid setiap kelas. Teknik pengumpulan data yakni tes, observasi dan dokumentasi. Hasil instrumen tes 20 soal valid semua serta kegiatan guru rata-rata 93,6% dan kegiatan siswa 93,7%. Hasil uji one sample-test memperlihatkan nilai t-hitung t-tabel yakni 54.349 1,680  dengan nilai Sig (2-tailed) 0,000 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model problem based learning berbantuan media diorama terhadap hasil belajar materi rantai makanan pada siswa sekolah dasar.
WEB-BASED PROBLEM-BASED LEARNING TO IMPROVE SCIENCE LITERACY AND PROBLEM-SOLVING : A SYSTEMATIC REVIEW Aulia, Winda; Maryati, Maryati
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8341

Abstract

This systematic review explores the implementation of Web-Based Problem-Based Learning (WB-PBL) as an innovative instructional approach to improve students' science literacy and problem-solving skills. In response to Indonesia’s low performance in international assessments such as PISA, this study highlights the urgency for student-centered, technology-integrated, and contextually meaningful learning models. Using a descriptive qualitative method with the PRISMA, 17 peer-reviewed articles published between 2015 and 2025 were analyzed. The review synthesizes research findings regarding learning outcomes, digital platforms, and instructional designs employed in WB-PBL. Results indicate that WB-PBL, especially when implemented through e-modules, Google Sites, FlipHTML5, and interactive worksheets, consistently enhances students’ critical thinking, conceptual understanding, and engagement. The integration of local contexts and web-based interactivity further strengthens learning motivation and scientific reasoning. However, challenges such as limited digital literacy, access inequality, and teacher readiness persist. This review concludes that WB-PBL is not only a pedagogical alternative but also a transformative solution aligned with 21st-century learning goals and the Indonesian Merdeka Curriculum. It offers insights for educators, researchers, and policymakers to advance science education through effective, scalable, and inclusive practices.
PENGEMBANGAN MEDIA GAME LIGHT WAVE DOMINATION DENGAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MEMFASILITASI KETERLIBATAN SISWA PADA MATERI GELOMBANG CAHAYA KELAS VIII Ma'rifah, Winda Ashnaful; Utomo, Yudhi; Fatmawati, Denny
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.8023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis game yang diberi nama Light Wave Domination, dipadukan dengan model Teams Games Tournament (TGT), untuk memfasilitasi keterlibatan siswa pada materi gelombang cahaya kelas VIII. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media berada pada kategori sangat layak, baik dari aspek isi, desain, maupun teknis. Uji coba terbatas menunjukkan bahwa media ini mampu meningkatkan partisipasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, Light Wave Domination layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran interaktif dalam mata pelajaran IPA di jenjang SMP.
THE EFFECT OF THE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) LEARNING MODEL ON THE OUTCOMES OF LEARNING SCIENCES IN THE STYLE MATERIAL OF GRADE IV OF STATE ELEMENTARY SCHOOL 6 RANTAU BAYUR Anisa, Selfia Putri; Manullang, Jujur Gunawan; Lubis, Patricia H.M.
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8443

Abstract

This study aims to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on the learning outcomes of science on the material of force of class IV of SD Negeri 6 Rantau Bayur. The subjects of the study were 25 students of class IV of SDN 6 Rantau Bayur who would be treated using the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model in the subject of science, chapter III, material force, topic A, the effect of force on objects. The research method used was Quasi Experiment Non-Equivalent Control Group design, using two experimental and control classes, data collection techniques using observation and tests. Data analysis techniques used descriptive statistics and used normality tests, homogeneity tests, hypothesis tests, namely Independent Sample T Test. The results of the Pre-test calculation in the experimental class were 54.40% and the Post-test of the experimental class was 80.52% while the control class was 54.64% and the results of the Post-test value of the control class were 67.48% that there was an increase in the experimental class after the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model. This is proven by the results of the hypothesis test which obtained a Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, that HO is rejected and HA is accepted. Thus, there is a significant difference between the average learning outcomes of students in the subject of science and science.
ANALISIS MAKANAN TRADISIONAL “PICUNGAN IKAN”: PERSPEKTIF ETNOSAINS DAN KAITANNYA DENGAN PEMBELAJARAN IPA Meliala, Gabrilla Oktavina; Leksono, Suroso Mukti; Islami, R. Ahmad Zaky El
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.7629

Abstract

Pembelajaran IPA membutuhkan sumber belajar yang aplikatif tidak hanya sekedar teori tetapi perlu adanya pengaplikasian yang dapat dirasakan langsung oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-harinya. Sumber belajar yang aplikatif dapat ditemukan melalui makanan tradisional picungan ikan, media yang tepat dan cepat menyampaikan kearifan lokal ini adalah menerapkan pembelajaran etnosains di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembuatan makanan tradisional picungan ikan ditinjau dari perspektif etnosains, menelaah keterampilan proses sains sebagai sumber pembelajaran IPA, menganalisis konsep IPA yang tersedia melalui makanan tradisional, menelaah makanan tradisional picungan ikan ketika diajarkan dalam pembelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah deksriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan delapan konsep IPA fase D yaitu bioteknologi, klasifikasi makhluk hidup, zat aditif, perpindahan kalor secara konduksi, unsur senyawa, pesawat sederhana, gaya gesek, dan tekanan. Kemudian terdapat keterampilan proses sains dasar berupa mengkelompokkan, mengamati, mengukur, menyimpulkan dan mengkomunikasikan, dua keterampilan proses sains terintegrasi berupa bereksperimen serta menafsirkan data hasil eksperimen, dengan membuat LKPD bertemakan “Picungan ikan bandeng kesukaanku” peserta didik diarahkan untuk membuat percobaan fermentasi picungan ikan bandeng. Dengan adanya tulisan ini diharapkan dapat menjadi sumber literatur bagi para guru untuk mengembangkan perangkat maupun sumber ajar di sekolah yang disesuaikan dengan konsep IPA yang terkandung dalam produksi picungan ikan. 
KAJIAN LITERATUR PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOSAINS PADA MATA PELAJARAN IPAS Siburian, Grace Malini; Wardani, Sri; Widiarti, Nuni; Yuwono, Agus
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian penggunaan media pembelajaran berbasis etnosains dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di Indonesia. Etnosains adalah pendekatan yang mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya daerah dengan ilmu pengetahuan, khususnya sains, untuk menciptakan pembelajaran yang relevan dan bermakna. Metode penelitian yang digunakan studi literatur dari 15 artikel penelitian yang terbit antara 2019 hingga 2025, ditemukan bahwa penggunaan media berbasis etnosains efektif dalam meningkatkan minat belajar, pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, literasi sains, dan keterampilan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian menunjukkan bahwa media ini mampu mengaitkan pengetahuan ilmiah dengan pengalaman dan budaya lokal siswa, sehingga mereka merasa lebih terhubung dan termotivasi. Berbagai jenis media dikembangkan, seperti LKPD berbasis PjBL, media interaktif, scrapbook, dan buku saku digital yang terbukti valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis etnosains layak dan efektif digunakan dalam pendidikan, khususnya di daerah yang kaya akan budaya lokal, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang kontekstual dan berkelanjutan.
PENGARUH METODE SQ3R (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, REVIEW) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DAN LITERASI SAINS SISWA KELAS X SMAN BALUNG Pangestuti, Shallya Magistra; Utomo, Bendot Tri; Utama, Ardansyah Panji
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.8920

Abstract

Menyikapi persoalan rendahnya hasil literasi sains dan hasil belajar dari mata pelajaran biologi siswa SMAN Balung dibutuhkan metode pembelajran yang tepat. Salah satu pilihan adalah menggunakan metode pembelajaran SQ3R. Pembelajaran tersebut meliputi pengamatan (Survey), membuat suatu pertanyaan (Question), baca teks (Read) ,meastikan bahwa jawaban sudah benar (Recite), mempersentasikan kembali teks yang sudah dibaca (Review). Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran dengan metode SQ3R pada materi Ekosistem di SMAN Balung berpengaruh terhadap hasil literasi sains dan hasil belajar siswa. Data diolah menggunakan Uji Anakova program komputer SPSS for Windows. Dari pengolahan data penelitian dihasilkan angka signifikan 0,000. Berarti hasil signifikan di bawah 0,05. Berarti kesimpulannya  ada pengaruh metode pembelajaran SQ3R terhadap hasil literasi sains dan hasil belajar biologi siswa kelas X pada materi Ekosistem di SMAN Balung.
PENGEMBANGAN MEDIA BELAJAR SMARTCARD UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMPN 1 JOMBANG PADA MATERI UNSUR DAN SENYAWA Arifah, Ilmi; Setiawan, Beni; Hakim, Sulaiman
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5714

Abstract

Berdasarkan observasi yang telah dilakukan dalam peneilian ini, siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Jombang kemampuan kognitifnya sangat baik. Namun, keaktifan belajarnya sangat kurang, sehingga berdampak pada prestasi bernalar kritisnya. Oleh sebab itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk menumbuhkan kemampuan bernalar kritis siswa supaya dapat aktif dalam pembelajaran maka dikembangkan media pembelajaran berupa smartcard tersebut. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah langkah model ADDIE yakni analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan survei ahli media dan survei guru. Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan, ditunjukkan bahwa tingkat validitas materi dan media sudah sangat valid, dengan persentase kevalidan diperoleh sebesar 97,2%. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media smartcard ini sangat cocok untuk diterapkan dalam pembelajaran. Media smartcard ini dapat digunakan dalam mata pelajaran IPA khususnya materi unsur senyawa, karena telah mencapai validitas dan dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan hasil persentase peningkatan yang diperoleh adalah sebesar 80,2% yang masuk pada kriteria sangat tinggi.
ENHANCED CONCEPTUAL UNDERSTANDING OF ELEMENTS AND COMPOUNDS THROUGH THE STAD LEARNING MODEL ASSISTED BY MOCHECLAY MEDIA Winedar, Ihza Rizky; Widyaputri, Mutya Ardha; Farid, Mohammad Ghufroni; Listiawan, Listiawan; Maryati, Maryati; Natadiwijaya, Ismail Fikri; Sunarti, Sunarti
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8301

Abstract

This study aimed to investigate the influence of the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model supported by Mocheclay media on students’ conceptual understanding in science. A quasi-experimental method was employed, utilizing a non-equivalent group design. Participants were selected through purposive sampling, with class VIII F (30 students) assigned as the experimental group taught using the STAD model assisted by Mocheclay, and class VIII H (30 students) as the control group taught through direct instruction. The calculated effect size was 1.23, indicating a strong influence of the STAD model supported by Mocheclay media on students’ scientific conceptual understanding. The experimental group's normalized gain score reached 64%, whereas the control group achieved only 33%. Independent sample t-test results revealed a significant difference in conceptual understanding between students exposed to the STAD-Mocheclay approach and those taught with direct instruction.
EFFECTIVENESS INTEGRATION OF THE EXAMPLE NON EXAMPLE MODEL ASSISTED BY AUDIOVISUAL MEDIA TO INCREASE MOTIVATION AND LEARNING OUTCOMES OF IPAS AT SDN 2 KEPUTRAN Mindarwati, Yunita Esti; Herwin, Herwin
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.9293

Abstract

This study examines the effectiveness of the integration of the example non example model assisted by audiovisual media to increase motivation and learning outcomes of IPAS at SDN 2 Keputran. The problem stems from the low student participation (35%) and completeness of IPAS learning outcomes (40%) due to the dominance of the teacher-centered approach. Using the methodology of Classroom Action Research Kemmis and McTaggart's model, the research involved 24 fourth-grade students with data collection through participatory observation, cognitive tests, motivation questionnaires, and documentation. The results showed a significant increase in learning motivation from a score of 61.67 (preaction) to 82.92 (cycle II), as well as an increase in the completeness of learning outcomes from 33.3% to 100% with an average score from 61.67 to 82.89. The integration of the example non example model with audiovisual media succeeded in creating an active and meaningful learning environment, activating high-level cognitive processes through dynamic visualization and comparative activities. In conclusion, this pedagogical approach effectively deconstructs the teacher-centered paradigm into student-centered learning, significantly contributing to transforming students' learning experience in the context of 21st-century education.