cover
Contact Name
Aldila Wanda Nugraha
Contact Email
aldilanugraha89@gmail.com
Phone
+6281249651421
Journal Mail Official
aldilanugraha89@gmail.com
Editorial Address
Universitas Bhinneka PGRI Jl. Mayor Sujadi Timur. No.24, Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kode pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : -     EISSN : 27209458     DOI : doi.org/10.29100
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA menyajikan hasil penelitian yang berkenaan dengan bidang kajian fisika, kimia, biologi, dan penerapan IPA atau sains dalam pendidikan. Jurnal diterbitkan 2 kali setahun (Januari dan Juli).
Articles 450 Documents
ANALISIS DAN REKONSTRUKSI DESAIN KEGIATAN LAPANGAN (DKL) EKOSISTEM RAWA DALAM MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI TUMBUHAN Silaban, Oky Rizkiana; Sidik, Raudlah Melinda; Ridwan, Ridwan; Karwatisari, Rina; Palupy, Rizka Trian; Supriatno, Bambang
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5818

Abstract

Pembelajaran biologi sering dihubungkan dengan tiga lingkungan belajar seperti di kelas, laboratorium, dan di luar ruangan. Potensi lokal di suatu wilayah merupakan objek kajian yang dapat memperluas wawasan dan pengetahuan. Potensi ekosistem rawa dan spesies unik Eriocaulon brownianum dapat dikembangkan menjadi Desain Kegiatan Lapangan (DKL) dalam pembelajaran struktur dan fungsi tumbuhan yang dilakukan melalui pendekatan kontekstual dan pembelajaran berbasis proyek. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif untuk mengembangkan Desain Kegiatan Lapangan pada materi Keanekaragaman hayati sub-materi keanekaragaman tumbuhan Ekosistem Rawa dan faktor Abiotik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling, sampel yang digunakan adalah ekosistem rawa Ranca Upas, Ciwidey.  Tujuan pengembangan DKL adalah untuk membantu siswa membangun pengetahuan tentang keanekaragaman hayati dan faktor abiotik melalui potensi ekosistem Rawa Ranca Upas. Tahapan penelitian adalah survei lapangan, pembuatan DKL, Uji coba, revisi DKL uji Coba, rekonstruksi DKL. Penelitian ini mengikuti pendekatan ANCORB yang sesuai dengan pembelajaran yang mendukung proses pembentukan konsep dan mengembangkan pengetahuan siswa
MENGUNGKAP FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PEMAHAMAN KONSEP IPA PADA SISWA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA: STUDI KASUS DI SDN 1 SUMITA Darmayanti, Ni Wayan Sri; Pratiwi, Ni Putu Dinda Putri
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.9463

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk menelusuri dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya pemahaman siswa terhadap mata pelajaran IPA pada siswa kelas VI di SD Negeri 1 Sumita. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan dilakukan di SD Negeri 1 Sumita dengan melibatkan guru serta peserta didik kelas VI sebagai responden. Perolehan data melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket, selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan teknik deskriptif.  Setelah proses analisis data, didapatkan hasil rendahnya pemahaman siswa terhadap IPA dipengaruhi oleh dua kelompok faktor utama, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal mencakup keterbatasan kemampuan berpikir abstrak, rendahnya minat dan motivasi belajar, serta perbedaan kemampuan akademik antar siswa yang menyebabkan kesulitan dalam pemahaman konsep ilmiah ssecara kompleks. Adapun faktor eksternal meliputi kurangnya fasilitas pendukung pembelajaran seperti laboratorium dan alat praktikum, penggunaan metode ceramah yang masih dominan, serta keterbatasan variasi media dan dukungan lingkungan belajar.
PENGEMBANGAN e-BOOKLET BERBASIS SERVICE LEARNING TEMA AYO JAGA SEKOLAH KITA UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA SMP Almaida, Putri; Leksono, Suroso Mukti; Kurniasih, Septi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat validitas dan keterbacaan e-booklet berbasis service learning tema ayo jaga sekolah kita untuk menumbuhkan sikap peduli lingkungan siswa SMP kelas IX. Metode dan desain penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dan 4D (four-D). Instrumen yang digunakan berupa lembar angket validasi ahli dan lembar angket uji keterbacaan. Kemudian data dianalisis secara kualitatif dan juga kuantitatif. Hasil dari validasi penelitian ini sebesar 86,67% pada kategori “Sangat Valid” dan hasil dari uji keterbacaan sebesar 81,86% pada kategori “Sangat Baik”. Hal tersebut menunjukan bahwa e-booklet berbasis service learning tema ayo jaga sekolah kita sudah sangat valid untuk menumbuhkan sikap peduli lingkungan siswa SMP kelas IX serta dinilai mampu membantu siswa mempelajari materi tema ayo jaga sekolah kita dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
PENGEMBANGAN VIDEO INTERAKTIF AUGMENTED REALITY PADA MATERI MORFOLOGI DAN ANATOMI BATANG HERBACEOUS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA Febriani, Reni; Sarjani, Tri Mustika; Mahyuny, Siska Rita
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8805

Abstract

Video interaktif Augmented Reality merupakan sebuah inovasi dalam pembelajaran yang menyajikan materi abstrak dengan cara yang lebih nyata dan menarik. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan video interaktif yang memanfaatkan Augmented Reality dalam topik morfologi dan anatomi batang herbaceous serta untuk menilai kelayakan, kepraktisan, dan efektivitasnya. Metode yang digunakan berupa model ADDIE dalam kerangka Research and Development (RD). Uji validitas media diperoleh dari penilaian para ahli di bidang materi, media, dan bahasa. Kepraktisan diukur melalui uji coba terbatas pada mahasiswa, sedangkan efektivitas dinilai berdasarkan hasil pretest dan posttest. Penelitian dilkukan pada mahasiswa semester 4 Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Samudra. Hasil validasi menunjukkan bahwa media tersebut dianggap “sangat layak” dengan skor dari ahli materi (88%), ahli media (97%), dan ahli bahasa (98%). Respon mahasiswa mengenai praktikalitasnya mencapai 90% dengan kategori “sangat praktis”. Rata-rata nilai pretest adalah 70,20 sedangkan posttest mencapai 93,27, dengan N-Gain 0,76 yang tergolong tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa video interaktif berbasis Augmented Reality yang telah dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang karakteristik morfologi dan anatomi batang herbaceous.
PENGEMBANGAN E-LKPD MENGGUNAKAN MODEL QODE DENGAN TOPIK KEARIFAN LOKAL BANTEN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII Maulidya, Rasya Rahma; Islami, R. Ahmad Zaky El; Rohimah, Rt Bai
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.7966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat validitas dan respons peserta didik terhadap e-LKPD yang dikembangkan menggunakan model pembelajaran QODE (Questioning, Organizing, Doing, Evaluating) dengan topik kearifan lokal Banten. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan pendekatan model ADDIE, yang dilakukan hingga tahap keempat, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, dan implementasi terbatas. Validitas e-LKPD dinilai oleh para ahli melalui lembar evaluasi, sementara tanggapan peserta didik dikumpulkan melalui angket. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor validasi dari para ahli mencapai 86,72%, yang masuk dalam kategori “Sangat Valid.” Sementara itu, hasil angket dari peserta didik menunjukkan nilai 87,10%, yang dikategorikan “Baik.” Setiap tahapan dalam e-LKPD ini dinilai sudah sesuai dengan sintaks model QODE serta indikator keterampilan berpikir kritis. Berdasarkan temuan tersebut, e-LKPD ini dianggap layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran karena dapat membantu mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP, sekaligus mengaitkan materi dengan nilai-nilai kearifan lokal secara relevan dan bermakna.
PENGARUH MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP KETERAMPILAN 4C SISWA KELAS VII MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI BANTEN Rindi, Rindi; Nulhakim, Lukman; Berlian, Liska
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5720

Abstract

Perubahan dalam pendidikan telah terjadi secara signifikan. Model pengajaran telah berubah dari sekadar memberikan informasi menjadi pendekatan yang lebih fokus pada pengembangan keterampilan 4C. Penerapan model Numbered Head Together memungkinkan dapat mengembangkan keterampilan 4C. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model Numbered Head Together terhadap keterampilan 4C siswa kelas VII materi keanekaragaman hayati Banten. Metode penelitian memakai Quasy Experimental rancangan Pretest and Posttest Nonequivalent Group Design. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, artinya model Numbered Head Together berpengaruh terhadap keterampilan 4C. Hal ini terbukti, pada kelas eksperimen rata-rata untuk keterampilan berpikir kritis dan kreatif adalah 75,71, lebih tinggi daripada kelas kontrol 72,29. Kelas eksperimen juga menunjukkan keterampilan komunikasi yang sangat baik dengan nilai 81,7, sedangkan kelas kontrol 38,8 yang tergolong kurang komunikatif. Begitu pula dengan keterampilan kolaboratif, kelas eksperimen mencapai nilai 72,1 yang tergolong kolaboratif, sementara kelas kontrol 28,4 yang tergolong kurang kolaboratif. Kesimpulannya, penggunaan model Numbered Head Together memberikan pengaruh pada perkembangan keterampilan 4C siswa
EKSPLORASI PANDANGAN GURU DAN SISWA SEKOLAH DASAR TERHADAP PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS PJBL-STEM TERINTEGRASI DEEP LEARNING DALAM PEMECAHAN MASALAH MATERI ENERGI DAN PERUBAHANNYA Susanti, Rahma Susanti; Abdurrahman, Abdurrahman; Yulianti, Dwi; Karima, Muhammad Kaulan
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan guru dan siswa sekolah dasar terhadap implementasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis Project Based Learning (PjBL) dan pendekatan STEM yang terintegrasi dengan prinsip-prinsip deep learning. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method dengan teknik pengumpulan data berupa survei kuantitatif dan wawancara kualitatif. Data diperoleh dari guru dan siswa sekolah dasar di Provinsi Lampung melalui instrumen kuesioner dan pedoman wawancara yang disebarluaskan secara daring melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru menilai pendekatan PjBL-STEM yang terintegrasi deep learning memiliki potensi besar dalam meningkatkan keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik, khususnya dalam materi energi dan perubahannya. Sebagian besar siswa juga menyatakan bahwa pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, menantang, dan mudah dipahami ketika menggunakan pendekatan berbasis proyek dan eksperimen. Namun, tantangan seperti keterbatasan waktu, sumber daya, serta kebutuhan pelatihan guru masih menjadi hambatan dalam implementasi optimal pendekatan ini. Temuan ini memberikan dasar bagi pengembangan bahan ajar seperti LKPD yang inovatif, serta rekomendasi strategi implementasi yang adaptif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
INOVASI PEMBELAJARAN STEAM MELALUI GERAKAN MINIATUR EDUKATIF DARI SAMPAH (GEMES) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PADA SISWA KELAS V Istiana, Rodiatul; Hadi, Syamsul; Mardhatillah, Mardhatillah; Anggraini, Ade Eka; Faizah, Siti
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.8096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi GEMES (Gerakan Miniatur Edukatif dari Sampah) berbasis pendekatan STEAM dalam meningkatkan literasi ekologis dan kreativitas siswa sekolah dasar. Pembelajaran dilaksanakan melalui dua pertemuan di kelas V SD Negeri Jogosari II Pandaan menggunakan metode kualitatif studi kasus. Proses pembelajaran mengintegrasikan eksplorasi sumber daya alam, pemanfaatan limbah anorganik, serta pembuatan produk teknologi sederhana seperti carousel, kincir angin, dan roket. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini berhasil meningkatkan pemahaman konsep lingkungan, sikap peduli, dan kreativitas siswa dalam aspek inovasi, fungsi, estetika, dan keberlanjutan produk. Guru dan siswa merespons positif model ini, meskipun terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan teknis dan keterbatasan waktu. Penerapan diferensiasi produk dalam proyek terbukti memperkuat kepemilikan proses belajar dalam kelompok. Pembelajaran GEMES berbasis STEAM menunjukkan potensi besar sebagai pendekatan pembelajaran kontekstual dan transdisipliner dalam penguatan karakter dan kompetensi abad ke-21 di jenjang Sekolah Dasar.
PENGARUH MEDIA VISUAL BERBASIS BAAMBOOZLE TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH Dewi, Tri Buana Tungga; Rahmiati, Rahmiati
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8554

Abstract

Tujuan dari kajian ini untuk melihat berapa besar pengaruh penggunaan media pembelajaran visual berbasis Baamboozle terhadap hasil belajar IPAS kelas V Madrasah Ibtidaiyah Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi ekperimen (Quasi Experimental). Sampel penelitian berjumlah 57 peserta didik, yaitu kelas V A sebagai kelompok eksperimen dan kelas V B sebagai kelompok kontrol, dengan teknik non probability sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes subjektif 34 soal pilihan ganda. Pengujian yang digunakan berupa pengujian persyaratan analisis uji homogenitas yaitu uji fisher, dan uji normalitas dengan uji lilliefors. Pengujian hipotesis adalah uji T, dan uji effect size. Hasil penelitian ini adalah nilai uji effect size adalah 2,175 (d 0,8), maka menunjukan efek yang tergolog besar, sehingga penggunaan media visual berbasis Baamboozle memiliki pengaruh yang besar terhadap hasil belajar IPAS kelas V Madrasah Ibtidaiyah, Jakarta. Penggunaan media visual berbasis Baamboozle dalam proses pembelajaran membuktikan adanya peningkatan terhadap hasil belajar IPAS.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL SEBAGAI INDIKATOR KESIAPAN CALON GURU MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 Anggraeni, Dewi Suffah; Wijaya, Vio; Shofieyah, Khairunna; Masitah, Masitah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9593

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tingkat literasi digital mahasiswa calon guru pada Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mulawarman Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi terdiri atas seluruh mahasiswa semester lima tahun akademik 2023/2024 sebanyak 66 orang. Penentuan sampel mengacu pada tabel Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5%, sehingga diperoleh 55 mahasiswa sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui angket literasi digital, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif yang mencakup delapan aspek literasi digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tujuh aspek Functional Skill and Beyond, Creativity, Collaboration, Communication, The Ability to Find and Select Information, Cultural and Social Understanding, dan E-Safety masuk dalam kategori “Sangat Baik”. Sementara itu, aspek Critical Thinking and Evaluation berada pada kategori “Cukup Baik”. Secara keseluruhan, literasi digital mahasiswa calon guru FKIP tergolong sangat baik dan sejalan dengan tuntutan Era Society 5.0, terutama dalam hal pemanfaatan teknologi, kreativitas, kerja sama, dan keamanan digital. Meski demikian, kemampuan berpikir kritis masih perlu ditingkatkan agar mereka mampu menghadapi tantangan terkait maraknya informasi yang kurang valid.