cover
Contact Name
Dr. Hj. Mujizatullah
Contact Email
jeducandum@gmail.com
Phone
+6281343755509
Journal Mail Official
jeducandum@gmail.com
Editorial Address
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar Jl. AP. Pettarani No. 72 Makassar Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan
ISSN : 24771619     EISSN : 26557738     DOI : https://doi.org/10.31969/educandum
Fokus kajian jurnal ini adalah berkaitan dengan penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Lingkup jurnal Lektur Keagamaan meliputi 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Keagamaan
Articles 157 Documents
IMPLEMENTASI KURIKULUM DARURAT PADA MADRASAH DI KABUPATEN BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN AM Saifullah Aldeia; Khaerun Nisa
EDUCANDUM Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kementerian Agama dalam merespon kondisi covid-19 yang mengharuskan guru melakukan adaptasi kurikulum pembelajaran, menerbitkan Keputusan Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2791 Tahun 2020 Tentang Panduan Kurikulum Darurat Pada Madrasah. Balai Litbang Agama Makassar sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Agama RI yang memiliki tusi memberikan input kebijakan berbasis penelitian, melakukan penelitian terkait implementasi kurikulum darurat pada Madrasah di Sulawesi Selatan, khususnya dalam artikel ini di Kab. Bulukumba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur implementasi kurikulum darurat pada madrasah di Kab. Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2791 Tahun 2020 Tentang Panduan Kurikulum Darurat Pada Madrasah. Penelitian ini merupakan penelitian deksriprif dengan pendekatan mixed methods dengan strategi embedded Konkruen. Pengumpulan data lapangan menggunakan kuesioner tertutup dan wawancara mendalam (indepth interview). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum implementasi kurikulum darurat pada Madrasah di Kab. Bulukumba terkategori sangat tinggi, yaitu 81%. Pada jenjang MIN ditemukan guru melakukan home visit dengan sistem door to door dan sistem cluster. Pada MTsN dan MAN melakukan pembelajaran luring di madrasah dengan menerapkan sistem shift. Persentase media yang paling banyak digunakan guru pada pembelajaran daring adalah whatsapp 51%, sedangkan e-learning Madrasah hanya 8%. Adapun rekomendasi dari penelitian ini adalah 1) penggodokan e-learning yang user friendly sehingga dapat menjadi aplikasi utama yang digunakan oleh para guru di Madrasah, 2) subsidi kuota internet dari Kemenag pada peserta didik di madrasah yang memiliki jaringan internet yang memadai, dan 3) Pelatihan teknis kepada para guru mengenai metode dan strategi pembelajaran dengan sistem blended learning
MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI MAN 3 SLEMAN Muhammad Dirman Rasyid; Muh. Mukhtar S.; M.Taufiq Hidayat Pabbajah
EDUCANDUM Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami manajemen pengembangan kurikulum PAI dalam perspektif multikultural di MAN 3 Sleman, dan mengetahui problematika yang dihadapi dalam implementasi nilai-nilai multikultural dalam manajemen pengembangan kurikulum PAI di MAN 3 Sleman. Adapun teorinya berdasar dari teori yang dikemukakan Oemar Hamalik, yaitu mengacu pada kerangka pikir manajemen, berupa perencanaan, pengorganisasian, penyusunan staf, implementasi, dan pengontrolan atau evaluasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan filosofis, pendekatan agama, pendekatan pendidikan, dan pendekatan psikologi pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, sumber datanya melalui dokumentasi dan narasumber, teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dan uji keabsahan data melalui uji kredibilitas data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengembangan kurikulum PAI di MAN 3 Sleman, yaitu dari aspek perencanaan, pengorganisasian, penyusunan staf, dan pengimplementasiannya mengacu pada keragaman dan kebutuhan peserta didik dan melibatkan beberapa pihak dalam pengambilan keputusan, dan dari aspek evaluasinya meliputi aspek konteks, proses, dan produk dan dilakukan melalui tes maupun non-tes serta dilakukan secara berkesinambungan. Problematika dalam manajemen pengembangan kurikulum di MAN 3 Sleman, yaitu faktor penyediaan dan kesiapan personel dalam menjalankan konsep dari kurikulum, sering kali guru tidak memahami ide yang terkandung dalam kurikulum, adanya perbedaan persepsi visi dan misi yang hendak dicapai, serta ketidakloyalan sebagian pihak dalam merealisasikan konsep atau isi kurikulum.
NON-CIVIL SERVANT TEACHERS: RECRUITMENT PROBLEMS IN MADRASAH Badruzzaman Badruzzaman
EDUCANDUM Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proses perekrutan guru non-PNS di madrasah melalui tahapan manajemen, yaitu Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengendalian. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara terhadap 15 informan, terdiri dari pejabat dari Kementerian Agama, pemimpin madrasah, dan guru non-PNS. Kelima belas informan tersebut berasal dari tiga kabupaten berbeda yang memiliki guru non-PNS terbanyak di Kalimantan Timur. Penelitian menemukan bahwa madrasah belum menerapkan tahap manajerial dari proses rekrutmen guru non-PNS, terutama dalam tahap perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian. Pimpinan madrasah segera menerapkan "tahap pelaksanaan" merekrut guru-guru Non PNS. Proses perekrutan tersebut berimplikasi pada kualitas guru non PNS, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kualitas pendidikan di madrasah. Penelitian merekomendasikan kepada pemerintah (Kementerian Agama Republik Indonesia) untuk merumuskan sistem rekrutmen guru non-PNS di madrasah melalui studi pengembangan.
PENGEMBANGAN EKSTRAKURIKULER SENI MARAWIS SEBAGAI MEDIA DAKWAH MAN 1 MAMUJU Suardi Suardi; Israpil Israpil
EDUCANDUM Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah tidak hanya disampaikan dari mimbar ke mimbar oleh muballigh atau alim ulama, tetapi dakwah bisa disampaikan dengan bentuk lain, salah satunya adalah melalui syair-syair atau lagu-lagu. Seni Marawis adalah salah satu media untuk menyampaikan dakwah lewat syair-syair atau lagu-lagu. Tujuan utama seni Marawis adalah untuk meningkatkan ketakwaan, keimanan kepada Allah Swt. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, seni Marawis MAN 1 Mamuju mendapat perhatian dan diminati masyarakat Mamuju sebagai hiburan alternatif dalam banyak kegiatan atau hajatan baik formal maupun informal.. Lagu-lagu yang ditampilkan memikat hati masyarakat Mamuju karena mampu mengembangkan dan memadukan alat musik modern dengan alat musik tradisional dan mampu memadukan lagu Marawis dengan lagu daerah Kabupaten Mamuju. Selain itu, lagu-lagu dalam seni Marawis sarat dengan pesan-pesan untuk berbuat kebaikan dan mengajak masyarakat untuk menggaungkan shalawat kepada Nabi Muhammad Saw.
PELAYANAN PENDIDIKAN AGAMA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA PAREPARE Asnandar Abubakar; Syamsiana Badril
EDUCANDUM Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan pendidikan agama pada anak berkebutuhan khusus adalah penyediaan sarana dan prasarana baik dalam belajar atau beribadah, media belajar atau alat peraga, serta memberikan pembelajaran agama dalam rangka mengembangkan pengetahuan dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama dengan menerapkan pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran khusus yang tertuang dalam rencana pelaksanaan pembelajaran atau silabus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan pendidikan agama di sekolah umum dan madrasah. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif. Obyek penelitian adalah anak berkebutuhan khusus pada MI Al Mustaqim Parepare dan SMAN 2 Parepare. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pelayanan pendidikan agama di madrasah dan sekolah umum sudah berjalan sesuai kurikulum, meskipun beberapa standar penyelenggaraan sekolah inklusi belum dipenuhi (seperti guru pendamping, sarana dan prasarana). Kemampuan guru kelas dan guru agama sangat diharapkan dalam pelayanan pendidikan agama terutama dalam mengelola kelas. Guru memiliki tanggungjawab menciptakan suasana kondusif dalam pembelajaran. Guru harus mampu memberikan pembelajaran secara interaktif meskipun terjadi polarisasi dalam metode, strategi, dan pembelajaran. Peran orang tua juga sangat dibutuhkan dalam memberikan pelayanan pendidikan agama. Orang tua harus mampu memberikan pengayaaan pembelajaran dirumah, dan mampu melakukan apersepsi pembelajaran kepada ABK agar penerimaan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal.
POTENSI LABORATORIUM ALAM SAMARINDA SEBAGAI SUMBER BELAJAR MATA PELAJARAN IPS MADRASAH TSANAWIYAH Moh. Syafiuddin
EDUCANDUM Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran outdoor study dapat meningkatkan motivasi dan rasa cinta terhadap lingkungannya. Kegiatan belajar yang dilakukan di luar kelas dengan objek sesuai dengan kondisi nyata dapat menyalurkan karakter siswa yang kreatif dan kritis. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui potensi laboratorium alam Samarinda sebagai sumber belajar mata pelajaran IPS Madrasah Tsanawiyah, dan untuk mengetahui kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan laboratorium alam di Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan data sekunder sebagai data utama. Pengumpulan data dilakukan secara observasi dan studi literatur. Terdapat empat objek potensi laboratorium alam samarinda yang biasa dimanfaatkan untuk kegiatan pembejaran di luar kelas yaitu; 1) Museum Samarinda; 2) Desa Budaya pampang; 3) Sungai Mahakam; 4) Kampung Tenun Samarinda. Pengembangan laboratorium alam penting dilakukan karena menunjang pembelajaran K13. Siswa menjadi mudah melakukan kegiatan pembelajaran, seperti; mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Laboratorium alam juga menunjang penerapan model pembelajaran inovatif, model pembelajaran tersebut diantaranya: Problem Based Learning dan Project Based Learning. Pengembangan laboratorium alam dapat dilakukan dengan tahap sebagai berikut: Pertama, melakukan analisis kurikulum. Kedua, identifikasi potensi fisik dan budaya. Ketiga, melakukan pemetaan sebaran objek potensi labotarorium alam. Keempat, membuat panduan kegiatan pembelajaran setiap objek.
PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA DI SULAWESI TENGAH Khaerun Nisa; Muhlis Muhlis
EDUCANDUM Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potret pendidikan moderasi beragama di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, meliputi dukungan pemerintah, peran guru dan inovasi media pembelajaran. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam rangka pengarusutamaan moderasi beragama dalam dunia pendidikan, kehadiran Kemenag Kabupaten Sigi telah melaksanakan diklat subtantif moderasi beragama bagi para guru madrasah. Guru sebagai tombak terakhir dalam pengarusutamaan moderasi beragama kepada peserta didik. Guru menggunakan berbagai jenis media pembelajaran kreatif dengan tetap mempertimbangkan kondisi peserta didik, khususnya dalam situasi pandemi covid-19, agar nilai-nilai moderasi beragama tidak hanya sekadar sending kepada peserta didik, tetapi juga delivered. Adapun media kreatif dalam rangka inovasi pembelajaran moderasi beragama di Kabupaten Sigi yaitu pembelajaran jarak jauh (PJJ) berbasis radio di SD Bolapapu Kulawi pada mata pelajaran agama Kristen, google classroom di MA Biromaru, dimana guru akidah akhlak dan guru yang mengampu mata pelajaran umum menginjeksikan nilai-nilai moderasi beragama melalui video pada google classroom yang memuat nilai toleransi dan anti kekerasan. Serta media pembelajaran pohon kebaikan dan board game untuk menanamkan nilai-nilai kasih pada mata pelajaran pendidikan agama Kristen di SD Bala Keselamatan Watubula. Sebagai tindak lanjut dari penelitian ini, penyelenggaraan diklat subtantif serta teknis moderasi beragama oleh kemenag Sigi perlu dilakukan secara kontinyu dan komprehensif kepada para guru madrasah maupun guru agama binaan kemenag di sekolah umum.
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MEDIA KUIS KAHOOT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SMK KARTIKA XX-1 MAKASSAR Sarah Wulan Sari; Surya Rahmah labetubun
EDUCANDUM Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui cara meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMK Kartika XX-1 Makassar dengan menggunakan kuis pada aplikasi Kahoot. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri 4 kegiatan, secara berurutan dimulai dari kegiatan perencanaan, kemudian pelaksanaan, dilanjutkan dengan pengamatan, dan di bagian akhir adalah refleksi. Peserta didik dan guru menjadi sumber data dalam penelitian ini. Adapun prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini di yaitu : wawancara, dokumentasi, observasi, serta test hasil belajar. Triangulasi sumber data dan metode merupakan validitas data yang digunakan, sedangkan untuk analisis datanya memakai analisis kuantitatif dan kualitatif. Pengimplementasian kuis pada aplikasi Kahoot lazimnya mampu meningkatkan hasil belajar. Di mana, untuk siklus I, sebelum pemanfaatan kuis pada aplikasi Kahoot, ditemukan nilai rata-rata kelas yakni 59,84 sedangkan, setelah menggunakan aplikasi Kahoot, nilai rata-rata kelas naik 14,2 poin menjadi 74,04. Sementara, yang terjadi pada siklus II, perbandingannya sebelum penggunaan dan setelah menggunakan kuis pada aplikasi Kahoot terjadi kenaikan nilai rata-rata kelas dari 77,45 menjadi 82,60.
Peran TPQ dalam Pembentukan Akhlakul Karimah pada Anak Usia 7-9 tahun Raidatul Saptrians; Musdalifah Kadir
EDUCANDUM Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan akhlak seorang anak tidak terlepas dari peran pendidikan, baik pendidikan formal disekolah maupun non formal. Taman Pendidikan Al-qur’an (TPQ) merupakan salah satu wadah pendidikan non formal bagi anak usia 7-9 tahun yang membantu anak dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama islam, diantaranya aqidah, ibadah, akhlak. Sebagai lembaga non formal yang memiliki peran, TPQ tentu memerlukan manajamen dan sumber daya manusia yang baik. Sebagai lembaga non formal yang memiliki peran penting dalam proses pendidikan, selain itu masih banyak orang tua yang belum mampu mendidik anak secara menyeluruh dengan banyaknya keterbatasan seperti waktu, ilmu pengetahuan, metode mengajar dan lainnya. . TPQ diharapkan mengambil peran dalam proses pengembangan potensi anak dalam pembentukan sikap, pengetahuan dan juga keterampilan tentang keagamaan dengan menggunakan pendekatan yang bisa menyesuaikan dengan proses perkembangan anak berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah TPQ Miftahul Ulum merupakan salah satu TPQ yang paling diminati oleh masyarakat Kelurahan Lamone, Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara. Sama halnya dengan TPQ At Taqwa Kecamatan Bungi, Kelurahan Kampeonaho, Kota Bau-bau. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran TPQ terhadap pembentukan akhlakul karimah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif dengan jenis kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung ke TPQ sasaran dan juga wawancara terbuka terhadap beberapa subjek penelitian. Hasil penelitian yang didapat ialah terdapat kesamaan pada kedua TPQ yaitu metode pendekatan personal, pemberian nasihat, keteladanan dan juga pembiasaan perilaku. Sedangkan perbedaanya terdapat pada pemberian hadiah dan hukuman dalam proses pembelajaran.
ANALISIS KEJENUHAN BELAJAR SISWA SELAMA MASA PANDEMI DAN PENANGANANNYA (STUDI KASUS DI SMA KARTIKA MAKASSAR) Erwan Erwan; Salmah Harun; Nurhidayatullah D
EDUCANDUM Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang akan ini membahas mengenai perihal kejenuhan belajar yang terjadi siswa selama masa pandemi SMA Kartika Makassar. Kajian dari utama penelitian ini ialah: (1) gambaran kejenuhan belajar di peserta didik berinisial HZ pada Sekolah Menengan Atas Kartika Makassar. (2) Upaya penanganan kejenuhan belajar di siswa berinisial HZ di Sekolah Menengan Atas Kartika Makassar. Pendekatan yang akan sebagai dalam penelitian ini menggunkan pendekatan kualitatif menggunakan jenis penelitian studi masalah klinis. Pengambilan data yang aku lakukan melalui wawancara serta dokumentasi. Analisis data memakai analisis deskriptif dengan teknik triangulasi. Akibat penelitian yang diperoleh yaitu: (1) ilustrasi kejenuhan belajar yang dirasakan siswa berinisial HZ di SMA Kartika Makassar selama masa pandemi mencakup, selalu merasa jenuh serta kurang konsentrasi ketika belajar daring, menyontek tugas teman atau menentukan untuk tidak mengerjakan tugas, tidak termotivasi serta bergairah lagi saat belajar serta menentukan melakukan aktivitas lain saat proses pembelajaran berlangsung. Siswa HZ pula menduga bahwa guru menyampaikan tugas yang terlalu poly menggunakan waktu pengumpulan yang sangat singkat, peserta didik HZ menganggap bahwa ada sahabat yang pula malas mengerjakan tugasnya mirip beliau, siswa HZ selalu merasa sulit waktu mengerjakan tugas yang berupa perhitungan serta tugas video, lingkungan belajar HZ yang kurang aman, selalu merasa kecewa sebab nilai yang diberikan oleh gurunya sangat rendah serta saat siswa HZ jenuh waktu belajar maka dia menduga bahwa mata pelajaran yang sedang berlangsung tidak terlalu krusial. (3) Upaya yang bisa dilakukan terhadap subjek yang mengalami kejenuhan belajar adalah menggunakan pemberian konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) menggunakan Metode Socrates buat mengurangi kejenuhan belajar peserta didik SMA Kartika yang berinisial HZ.

Page 9 of 16 | Total Record : 157