cover
Contact Name
Riska Rosita
Contact Email
lppm@udb.ac.id
Phone
+6285725003989
Journal Mail Official
infokes@udb.ac.id
Editorial Address
Jl. Samanhudi No.93, Sondakan, Laweyan, Surakarta (Kampus 2)
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
ISSN : 20862628     EISSN : 27455629     DOI : https://doi.org/10.47701/infokes.v10i1
Core Subject : Health,
Medical Record Medical Informatics Health Policy and Management Midwifery Public Health Critical Care and Intensive Care Medicine Pharmacy
Articles 234 Documents
KOMBINASI ACUPRESSURE MASSAGE DAN AROMATERAPI LEMON (CYTRUS) SEBAGAI PENATALAKSANAAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL Yuliana, Ana; Listyani, Tiara Ajeng; Rahmasari, Ikrima; Ifalahma, Darah; Wargani, Rizki Nugraha
Jurnal Infokes Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v15i1.4733

Abstract

Kejadian Emesis Gravidarum (mual muntah) pada ibu hamil yaitu 60-80% primigravida dan 40-60% multigravida. Emesis gravidarum bila tidak segera ditangani akan bertambah  menjadi hiperemesis dan dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu, janin mati dalam kandungan dan janin dapat mengalami kelainan kongenital. Penanganan emesis gravidarum secara nonfarmakologi atau terapi komplementer mempunyai kelebihan lebih murah dan tidak mempunyai efek farmakologi. Salah satu terapi yang aman dan bisa diberikan pada ibu hamil yang mengalami mual muntah dengan memberikan aromaterapi lemon dan Acupressure Massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kombinasi acupressure massage dan aromaterapi citrus limon terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil. Desain penelitian menggunakan metode experiment dengan one group pretest-posttest design. Variabel bebas adalah kombinasi acupressure massage dan aromaterapi citrus limon, variabel terikat adalah emesis gravidarum. Teknik sampling dalam penelitian adalah teknik purposive sampling, sampel 20 ibu hamil trimester I. Instrument penelitian menggunakan media aromaterapi citrus limon, lembar jadwal tindakan acupressure massage, serta Pregnancy Unique Quantification of Emesis (PUQE-24). Tahapan penelitian terdiri dari 3 tahap yaitu tahap I pretest sebelum diberikan intervensi, tahap II adalah pemberian intervensi kombinasi acupressure massage dan aromaterapi citrus limon, tahap III adalah posttest pasca pemberian intervensi. Analisis data yang digunakan adalah uji t-test. Hasil penelitian rata-rata kejadian emesis gravidarum sebelum diberikan terapi adalah 9.3 (kategori derajat sedang), rata-rata kejadian emesis gravidarum setelah diberikan terapi adalah 5.5 (kategori derajat ringan). Hasil analisis dengan uji t-test nilai p-value < ? yaitu 0,000 < 0,05 yang artinya ada pengaruh pemberian terapi kombinasi aromaterapi lemon (citrus) dan acupressure massage terhadap penurunan emesis gravidarum. Kesimpulan pemberian terapi kombinasi aromaterapi citrus lemon dan acupressure massage efektif menurunkan emesis gravidarum pada ibu hamil. Saran diharapkan tenaga kesehatan memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang cara nonfarmokologi mengatasi emesis gravidarum secara mandiri.
ANALISIS PEMANFAATAN DATA SENSUS HARIAN RAWAT INAP UNTUK EVALUASI PELAPORAN INDIKATOR RAWAT INAP Rahmawati, Eni Nur; Cahyaningrum, Nopita; Febrianti, Fera; Sari, Sella Yulia
Jurnal Infokes Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v15i1.4775

Abstract

Sensus Harian Rawat Inap dimanfaatkan untuk pembuatan laporan indikator rawat inap, pengambilan keputusan oleh manajemen rumah sakit, menilai tingkat keberhasilan atau memberikan gambaran tentang keadaan pelayanan di rumah sakit. Indiktor rawat inap merupakan parameter yang digunakan dalam mengetahui kinerja pelayanan rawat inap. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan data SHRI yang digunakan untuk evaluasi pelaporan indikator rawat inap. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif, metode pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Objek penelitiannya SHRI dan subjeknya petugas analising reporting dan perawat. Hasil penelitian alur dan prosedur pelaksanaan SHRI sudah sesuai SOP, tetapi belum ada SOP cara pengisian SHRI. Analisis data SHRI pada bulan September 2024 terdapat perbedaan data yang belum valid dan lengkap, karena ketidakdisiplinan perawat dalam pengisian SHRI diantaranya jumlah pasien yang tertulis dobel, belum tertulisnya jumlah pasien masuk dan pasien pindahan, tanggal keluar pasien banyak yang kosong sehingga membuat perbedaan data jumlah hari perawatan, lama dirawat dan jumlah pasien keluar hidup dan mati. Data SHRI yang belum valid dan lengkap dapat menyebabkan kesalahan dalam proses perhitungan indikator rawat inap (BOR, LOS, TOI, BTO, GDR, NDR) oleh analising reporting. Input data yang tidak lengkap menyebabkan proses perhitungan indikator rawat inap tidak valid, sehingga output yang dimanfaatkan oleh manajemen rumah sakit untuk evaluasi laporan penggunaan tempat tidur belum tepat dalam pengambilan keputusan kemajuan kualitas pelayanan dan sarana prasarana rumah sakit. Faktor-faktor pelaksanaan SHRI pada material masih menggunakan formulir kertas SHRI, machine belum ada aplikasi SHRI elektronik, methods belum ada SOP cara pengisian SHRI. Saran perlu adanya dukungan manajemen rumah sakit memberikan sosialisasi secara berkala tentang pentingnya kelengkapan pengisian SHRI, merencanakan pembuatan SHRI elektronik dan pembuatan SOP pengisian SHRI agar data lebih lengkap.
ANALISIS IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS KERJA DI RSJD DR. ARIF ZAINUDIN SURAKARTA Alfitasari, Arum; Andriani, Rika; Pertiwi, Julia
Jurnal Infokes Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v15i1.4778

Abstract

Rekam medis elektronik (RME) adalah penerapan teknologi informasi dalam sistem rekam medis yang menggantikan sistem manual menjadi lebih efektif dan efisien. Implementasi RME di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta belum sepenuhnya meningkatkan efisiensi kerja petugas. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak penggunaan RME dengan peningkatan efektivitas kerja di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan potong lintang. Jumlah sampel pada penelitian 375 orang dipilih dengan metode purposive sampling dengan berbagai macam profesi pengguna RME. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup terdiri dari 22 pertanyaan valid dan reliabel. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji rank spearman yang sebelumnya telah dilakukan uji normalitas data dengan hasil p<0,05 yaitu 0,23 menunjukkan data didistribusi tidak normal. Hasil analisis menunjukkan nilai p= 0,000 dan r= 0,691. Hal ini berarti terdapat korelasi signifikan dengan arah hubungan positif yang kuat. Hasil studi tersebut menunjukkan perlu adanya sistem pencoretan dan tanda tangan elektronik, RME yang kompatibel dan fleksibel, staf medis, administrasi, TI, serta manajemen rumah sakit dilibatkan saat proses pemilihan dan pemasangan sistem untuk meningkatkan interoperabilitas dan fleksibilitas mencegah kegagalan sistem
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN APLIKASI KASIR-RISK: KALKULATOR MITIGASI RISIKO BERBASIS EARLY WARNING SYSTEM Ningsih, Kori Puspita; Nugroho, Dwi; Rokhman, Nur
Jurnal Infokes Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v15i1.4785

Abstract

Manajemen risiko dalam layanan kesehatan memastikan bahwa sistem layanan kesehatan beroperasi dengan aman, memenuhi standar mutu, dan mendukung keselamatan pasien. Permasalahan di Indonesia adalah fasilitas layanan kesehatan, termasuk rumah sakit, puskesmas, dan klinik, diharuskan untuk mendokumentasikan penerapan manajemen risiko dalam bentuk register risiko. Namun, pembuatan register risiko tersebut masih konvensional dan belum memanfaatkan teknologi informasi, sehingga menyulitkan manajer mutu dan manajemen puncak dalam memantau mupun mengevaluasi upaya mitigasi/pencegahan risiko. Tahap pertama dalam pengembangan sistem informasi adalah perencanaan, yang melibatkan identifikasi masalah dan analisis kebutuhan pengembangan sistem. Urgency penelitian ini adalah untuk melakukan analisis kebutuhan untuk membangun aplikasi Kasir-Risk: Kalkulator Mitigasi Risiko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode pengumpulan data meliputi diskusi kelompok terarah, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masalah pengguna yang terkait dengan input, proses, dan output telah diidentifikasi, beserta solusinya. Hasil identifikasi masalah berfungsi sebagai dasar untuk menghasilkan persyaratan fungsional yang diperlukan untuk merancang sistem informasi. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa kepala unit, manajer mutu, dan manajemen puncak memerlukan aplikasi Kasir-Risk untuk mengatasi permasalahan dokumentasi penerapan manajemen risiko. Ini mencakup berbagai proses mulai dari identifikasi dan analisis risiko hingga pengembangan rencana mitigasi risiko secara holistik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien dengan mengatasi kebutuhan input, proses, output, dan pengguna.
SISTEM APLIKASI DETEKSI TINGKAT RISIKO KEHAMILAN PADA AKI DI PUSKESMAS TELAGA DEWA Syaputra, Reka Dwi; Ningsih, Sari Widya; Harmanto, Deno
Jurnal Infokes Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/11bks828

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) yang persisten tinggi di Indonesia, khususnya yang disebabkan oleh komplikasi selama masa kehamilan, menuntut adanya inovasi dalam metode skrining dini di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, memvalidasi, dan membangun aplikasi untuk prediksi tingkat risiko kehamilan di Puskesmas Telaga Dewa, Bengkulu. Dengan menggunakan kerangka kerja Cross-Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM), sebuah dataset yang terdiri dari 488 rekam medis pasien ibu hamil dengan 13 variabel klinis objektif dianalisis. Dua algoritma klasifikasi, yaitu Decision Tree dan Random Forest, dievaluasi menggunakan strategi validasi silang 10-fold (10-fold cross-validation) untuk memastikan estimasi kinerja yang robust. Hasil evaluasi menunjukkan keunggulan signifikan dari model Random Forest, yang mencapai nilai rata-rata akurasi 0.97, presisi 0.94, recall 0.99, dan F1-score 0.96. Kinerja ini secara konsisten melampaui model Decision Tree (akurasi 0.85, F1-score 0.85). Analisis feature importance mengidentifikasi tekanan darah, usia, dan riwayat abortus sebagai prediktor paling berpengaruh. Temuan ini menggarisbawahi potensi besar model Random Forest sebagai alat bantu keputusan klinis (Clinical Decision Support) yang akurat dan andal bagi bidan di tingkat Puskesmas. Implementasi model ini dalam bentuk aplikasi berbasis web dapat memfasilitasi stratifikasi risiko pasien secara efisien, memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih terfokus, dan mendukung intervensi dini untuk menekan AKI, sejalan dengan agenda transformasi digital kesehatan nasional.
TINJAUAN FAKTOR ERGONOMI SERTA GANGGUAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI UNIT PENDAFTARAN RAWAT JALAN RSD K.R.M.T WONGSONEGORO SEMARANG Kusumawati, Nugraheni; Septiani, Cintia Adinda; Wibowo, Syifa Sofia
Jurnal Infokes Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/kf2ey043

Abstract

Beberapa permasalahan ergonomis yang ditemukan di Unit Pendaftaran Rawat Jalan di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang adalah ruangan pendaftaran sempit, ukuran sarana kerja belum sesuai dengan ukuran tubuh petugas, dan petugas mengalami mata lelah, pegal-pegal, dan sakit punggung. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan faktor ergonomic serta gangguan kesehatan dan keselamatan kerja di unit pendaftaran rawat jalan RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan pada empat petugas pendaftaran rawat jalan di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Sumber data diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan desain sarana meja dan kursi tidak ergonomis. Luas tempat kerja belum sesuai dengan standar yang ada. Jam kerja sudah sesuai yaitu 35 jam per minggu. Dimensi tubuh petugas rawat jalan sebagian sudah sesuai dengan ukuran sarana meja dan kursi. Keluhan fisik yang dialami petugas adalah pegal-pegal karena kursi terlalu tinggi, badan sakit-sakit karena kurang panjangnya ruang antar meja petugas, mata lelah karena terlalu lama melihat komputer, petugas merasa selalu ingin berbaring, mudah lelah, mudah sakit, merasa tidak nyaman dalam bekerja, dan tidak berkonsentrasi saat bekerja. Kesimpulannya permasalahan ergonomi di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang mengakibatkan adanya gangguan kesehatan dan keselamatan kerja pada petugas pendaftaran rawat jalan dan peneliti memberikan saran mengingat keterbatasan jumlah responden dalam penelitian ini, maka disarankan agar penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan cakupan sampel yan lebih luas serta pendekatan metodologi yang disesuaikan, sehingga diperoleh hasil yang lebih representatif dan valid.
STUDI DESKRIPTIF PENANGANAN KELUHAN UNIVERSAL HEALTH COVERAGE (UHC) DI DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG Erawati, Ambar Dwi; Krisnasari, Astika Riski; Safiudin, Iqbal; Dida, Katarina Nona; Nuha, Zanuba Ulin; Jatmiko, Andreas
Jurnal Infokes Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/rj5bn658

Abstract

Universal Health Coverage (UHC) merupakan program yang dapat memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara merata. Dinas Kesehatan Kota Semarang memiliki peran menyusun pengelolaan dan monitoring implementasi UHC. Penanganan keluhan secara cepat dan tepat meningkatkan kualitas pelayanan dapat tercapai, dan kepercayaan masyarakat terhadap program UHC dapat terbangun.  Penelitian ini berfokus pada mekanisme penanganan keluhan dalam program UHC di Kota Semarang, dengan tujuan mengevaluasi efektivitas sistem pengaduan dan penyelesaiannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, di mana data primer diperoleh melalui wawancara dengan staf Dinas Kesehatan Kota Semarang dan analisis dokumen pengaduan dari kanal resmi seperti SAPA MBAK ITA dan Hotline UHC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluhan peserta UHC di Kota Semarang umumnya terkait kepesertaan dan pelayanan kesehatan. Dari total 11 kasus yang tercatat, 90,91% berhasil diselesaikan sesuai target, sementara 9,09% masih belum tertangani secara optimal. Kanal pengaduan SAPA MBAK ITA menjadi jalur utama penyampaian keluhan masyarakat. Meskipun tingkat penyelesaian keluhan tergolong tinggi, masih terdapat hambatan administratif yang menyebabkan keterlambatan dalam aktivasi kepesertaan dan akses layanan kesehatan. Oleh karena itu, peningkatan efisiensi dalam pengelolaan data, koordinasi antar instansi, serta optimalisasi kanal pengaduan menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas layanan UHC.
EVALUASI KESIAPAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DENGAN METODE DOQ-IT Isnaeni, Dwi Retno; Widiyanto, Wahyu Wijaya
Jurnal Infokes Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sz6pxf23

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan mendorong fasilitas pelayanan primer, seperti puskesmas, untuk mengadopsi sistem Rekam Medis Elektronik (RME). Namun, keberhasilan implementasi RME tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga kesiapan sumber daya manusia, organisasi, serta dukungan kebijakan internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan implementasi RME di UPTD Puskesmas Jimbaran, Kabupaten Semarang menggunakan pendekatan DOQ-IT. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan delapan informan kunci yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia berada pada kategori cukup siap, sementara kesiapan organisasi serta hambatan teknis dan operasional masih tergolong kurang siap. Evaluasi menggunakan metode DOQ-IT efektif dalam mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan sebelum penerapan RME secara menyeluruh. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan internal, pelatihan berkelanjutan, serta penguatan peran manajemen untuk mewujudkan transformasi digital layanan kesehatan primer yang berkelanjutan.
ANALISIS DETERMINAN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIS DI INDONESIA BERDASARKAN DATA SURVEI KESEHATAN INDONESIA TAHUN 2023 Lulumanin, Sauha; Fahrurodzi, Denny Saptono
Jurnal Infokes Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/kz1ava25

Abstract

Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan masalah kesehatan global dan menjadi penyebab kematian signifikan, meskipun prevalensinya menurun. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan GGK menggunakan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 berdasarkan sosiodemografi, dan riwayat penyakit. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional, penelitian ini menggunakan data sekunder dari SKI tahun 2023 yang diperoleh melalui wawancara terhadap responden berusia ?15 tahun di seluruh Indonesia. Metode pengambilan sampel dengan purposive sampling, populasi penelitian berjumlah 877.531 responden dan sampel 638.178 responden dengan kriteria inklusi berupa seluruh individu berusia ?15 tahun yang didiagnosis GGK oleh dokter. Data diolah melalui tahapan editing, coding, processing, dan cleaning dengan perangkat lunak SPSS. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik biner). Hasil penelitian menunjukkan prevalensi GGK sebesar 0,2% atau sebanyak 1.259 penderita di Indonesia. Faktor risiko yang berhubungan signifikan dengan GGK adalah jenis kelamin laki-laki (b=2,159; CI 95%=1,926-2,421; p<0,001), hipertensi (b=4,534; CI 95%=3,992-5,148; p<0,001), dan diabetes melitus (b=5,812; CI 95%=4,983-5,148; p<0,001). Sebaliknya, umur, pendidikan, dan pekerjaan tidak memiliki hubungan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa faktor klinis seperti diabetes melitus dan hipertensi berperan dominan dalam kejadian GGK. Oleh karena itu, upaya pencegahan GGK harus difokuskan pada pengelolaan penyakit kronis dan promosi gaya hidup sehat, terutama bagi kelompok berisiko tinggi.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BIOMETRIK BPJS PADA RAWAT INAP DI RSUD KOTA BANDUNG Fadillah, Muhamad Adrian; Widyaningrum, Desy
Jurnal Infokes Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/qc9hv107

Abstract

Dalam rangka meningkatkan akurasi dan keamanan identifikasi pasien, BPJS Kesehatan melalui RSUD Kota Bandung menerapkan sistem biometrik (face print dan finger print) sejak 17 Februari 2025 berdasarkan Surat Edaran No. 686-RSUD/2025. Namun, penerapannya di lapangan memunculkan berbagai tantangan teknis dan efisiensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas kebijakan penggunaan biometrik dalam verifikasi pasien BPJS di RSUD Kota Bandung, menilai dampak kebijakan tersebut terhadap efisiensi waktu pelayanan pendaftaran pasien rawat inap, serta membandingkan proses layanan administrasi pasien sebelum dan sesudah diterapkannya kebijakan sesuai Surat Edaran Nomor 686-RSUD/2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dengan petugas pendaftaran, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biometrik meningkatkan keamanan verifikasi data pasien. Namun, waktu pelayanan bertambah sekitar 10–15 menit per pasien karena jarak loket pendaftaran dengan ruang rawat inap serta keterbatasan jaringan. Terdapat pula penurunan jumlah pasien rawat inap, khususnya pasien BPJS baru dan pasien umum, setelah kebijakan diterapkan. Temuan ini menunjukkan adanya dampak langsung pada efisiensi pelayanan rumah sakit. Kebijakan biometrik dinilai efektif dari sisi keamanan dan validasi data, namun belum efisien dalam pelaksanaannya di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan infrastruktur, pelatihan petugas, dan penempatan alat yang strategis untuk meningkatkan efisiensi pelayanan.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 8 No 2 (2018): Volume 8 No 2 September 2018 Vol 8 No 1 (2018) Vol 7 No 2 (2017): Infokes VOL 7 No 2 September 2017 Vol 7 No 1 (2017): Volume I, Nomor 1, Februari 2017 Vol 6 No 1 (2016): INFOKES Volume 6 No 1 Juli 2016 Vol 6 No 2 (2016): Volume VI, Nomor 2, November 2016 Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015 Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015 Vol 4 No 2 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 4 No 1 (2014): FEBRUARI 2014 Vol 3 No 3 (2013): Volume III No 3 November 2013 Vol 3 No 2 (2013): Volume III No II Agustus 2013 Vol 3 No 1 (2013): Volume III No I Februari 2013 Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012 More Issue