cover
Contact Name
HESEKIEL
Contact Email
sisfokomtek.org@gmail.com
Phone
+6287818522131
Journal Mail Official
sisfokomtek.org@gmail.com
Editorial Address
JL. Karya Jaya Deli Serdang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
ISSN : -     EISSN : 27454053     DOI : -
Jurnal JPkMN adalah jurnal yang diterbitkan oleh lembaga sistem informasi dan teknologi (SISFOKOMTEK) medan yang bertujuan untuk mewadahi tentang hasil pengabdian kepada masyarakat. JPkMN (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara) adalah wadah informasi berupa hasil pengabdian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori dan kajian analisis kritis dibidang berbagai ilmu, jurnal JPkMN (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara) terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu di bulan Maret dan September. Jurnal ini pertama kali mendapat E-ISSN dengan nomor 2745-4053 untuk terbitan online. Pengiriman artikel tidak dipungut biaya, kemudian artikel yang diterima akan diterbitkan secara online dan dapat diakses Secara Gratis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,708 Documents
Pendampingan Branding Dasar dan Digitalisasi Lokasi pada UMKM Tahu Tempe Tepian Jaya di Samarinda Radhit Ariedzanata; Weliana Altriani; Rafifah Azka Nazara; Putri Yasmin Aurelia Ramadhani; Muhammad Rizqullah; Erwin Setiawan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8893

Abstract

UMKM Tahu Tempe Tepian Jaya merupakan usaha produksi tahu dan tempe rumahan di Kota Samarinda yang telah beroperasi sejak tahun 1980-an. Meskipun mampu mengolah sekitar 75 kilogram kedelai per hari dan memiliki pelanggan tetap di pasar tradisional, usaha ini belum memiliki nama usaha formal, identitas visual, maupun akses lokasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat identitas usaha dan meningkatkan kemudahan akses informasi pelanggan melalui pendampingan branding dasar dan digitalisasi lokasi. Metode yang digunakan ialah pendampingan partisipatif melalui tahapan observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha, identifikasi kebutuhan, perancangan solusi, implementasi luaran, dan evaluasi ketercapaian program. Hasil kegiatan menunjukkan empat capaian langsung. Pertama, identitas usaha diperkuat melalui penggunaan nama Tahu Tempe Tepian Jaya secara lebih formal. Kedua, label produk berhasil dibuat dan diterapkan pada produk tahu dan tempe. Ketiga, spanduk usaha telah dicetak dan dipasang di lokasi produksi. Keempat, titik lokasi usaha pada Google Maps berhasil diaktifkan dan dapat ditemukan secara digital. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendampingan berbasis kebutuhan aktual mampu membantu UMKM pangan rumahan membangun fondasi branding yang lebih terstruktur dan meningkatkan akses lokasi digital secara praktis. Program ini masih terbatas pada evaluasi luaran langsung, sedangkan dampaknya terhadap pertumbuhan pelanggan, perluasan jangkauan pasar, dan peningkatan penjualan perlu dikaji pada kegiatan pengabdian berikutnya.
From Local Products to Strong Brands: Empowering MSMEs Through Digital Branding and Business Innovation Erina Sovania; Stefanus Rumangkit; Baghas Budi Wicaksono; Rakhdiny Sustaningrum
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8895

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in supporting economic growth and community welfare in Indonesia; however, many MSMEs continue to face challenges in developing digital branding, content marketing, and effective social media utilization, which may limit brand awareness and competitiveness in digital markets. This community service program aimed to strengthen the digital branding capabilities and business competitiveness of CV Syabina Berkah Sejahtera through international collaborative business coaching and digital marketing mentoring. The program was conducted collaboratively by BINUS University, The Chinese University of Hong Kong, and Atma Jaya Catholic University of Indonesia, with CV Syabina Berkah Sejahtera as the partner. The activities employed observation, knowledge sharing, business coaching, mentoring, and practical implementation of digital branding and content marketing strategies. The results indicated that participants demonstrated improved understanding of branding consistency, social media optimization, visual content development, and the application of artificial intelligence for market research and business development. Participants also demonstrated greater awareness of the importance of transforming local products into distinctive and recognizable brands for digital markets. The program contributed to strengthening the partner’s digital marketing capabilities, strategic awareness, and readiness to adapt to digital market dynamics. Overall, the activity demonstrates that collaborative business coaching and practical digital marketing mentoring can support MSMEs in improving competitiveness, sustainability, and adaptability in the digital transformation era.
Perlindungan Lahan Kopi Arabika Indikasi Geografis Jawa Sindoro Sumbing di Temanggung dari Ancaman Alih Fungsi Lahan Aprila Niravita; Muhammad Adymas Hikal Fikri; Rizky Yanda Shagira; Wahyudin Wahyudin; Waspiah Waspiah; Asmarani Ramli
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi Arabika Java Sindoro-Sumbing (KJASS) merupakan produk Indikasi Geografis (IG) yang kualitas dan reputasinya bergantung pada keberlanjutan ruang produksi di lereng Sindoro-Sumbing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hubungan antara IG, perlindungan lahan kopi, dan penataan ruang, sekaligus mendorong kesadaran terhadap ancaman alih fungsi lahan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan sosio-legal melalui tahapan persiapan, penyuluhan hukum, Focus Group Discussion (FGD), dan evaluasi bersama pemangku kepentingan, meliputi petani kopi, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pengelola MPIG. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra, dari semula tidak menyadari menjadi mulai memahami bahwa perlindungan Indikasi Geografis tidak hanya berkaitan dengan label mutu, tetapi juga memerlukan perlindungan ruang produksi melalui integrasi kawasan kopi ke dalam RTRW dan penetapan sebagai Kawasan Strategis Kabupaten. Kegiatan ini juga menghasilkan kesepahaman awal mengenai perlunya tindak lanjut berupa pemetaan partisipatif dan penguatan kelembagaan agar perlindungan lahan kopi Indikasi Geografis berkelanjutan.
Ranu Klindungan sebagai Model Desa Wisata Inklusif: Pemberdayaan Sosio-Ekonomi Berbasis Quadruple Helix Nurus Sobakh; Annisa'ul Mufidah; Devi Khafidhotul Izzah; Mahfudotun Nailatur Rohma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8899

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penerapan model desa wisata inklusif berbasis Quadruple Helix di Desa Ranuklindungan, Pasuruan, guna mengoptimalkan pemberdayaan sosio-ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui siklus perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi dengan melibatkan akademisi, pemerintah desa, komunitas (Pokdarwis dan Karang Taruna), serta sektor swasta. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan kapasitas mitra di seluruh lini kompetensi dengan kategori keberhasilan Sedang. Secara kuantitatif, keterampilan digital marketing dan pengelolaan konten mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 27% (dari skor pre-test 58% menjadi post-test 85%). Penguatan juga diikuti oleh peningkatan kesadaran zonasi ekologis sebesar 25%, serta pemahaman konsep inklusivitas dan standar CHSE yang masing-masing naik sebesar 17%. Dampak pemberdayaan ini berhasil menggeser paradigma pengelolaan wisata menjadi lebih ramah lansia/disabilitas, memperluas segmentasi pasar, serta mewujudkan pembagian zonasi telaga yang lebih lestari. Simpulan dari program ini menunjukkan bahwa sinergi Quadruple Helix efektif meminimalkan eksklusi sosial dan meningkatkan ekonomi lokal. Program ini merekomendasikan perlunya legalitas formal berupa Peraturan Desa (Perdes) untuk menjamin keberlanjutan program.
Pemanfaatan Robot Picobot dalam Rehabilitasi Pasca Stroke melalui Edukasi dan Peningkatan Literasi Teknologi Kesehatan Kamelia Quzwain; Dimas Adiputra; Aisyah Novfitri; Sevierda Raniprima; Levy Olivia Nur; Christanto Triwibisono
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8907

Abstract

Stroke merupakan salah satu determinan utama disabilitas jangka panjang di Indonesia, dengan manifestasi klinis yang berdampak pada lebih dari dua juta penyintas pada kategori usia 15 tahun keatas. Akselerasi pemulihan pasca stroke kerap kali terkendala oleh beberapa faktor krusial, meliputi keterbatasan aksesibilitas terhadap pelayanan rehabilitasi profesional, beban finansial terapi yang tinggi, serta rendahnya penetrasi literasi teknologi kesehatan di lingkungan komunal.Sebagai bentuk intervensi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengmas) ini diinisiasi dengan tujuan mengeskalasi literasi teknologi kesehatan sekaligus kualitas hidup para penyintas melalui program pelatihan Picobot (Physiotherapy Collaborative Robot), sebuah inovasi teknologi robotik yang dikembangkan oleh Universitas Telkom (Kampus Surabaya). Bekerja sama dengan Yayasan Kawan Stroke Indonesia (KASI), kegiatan ini diselenggarakan pada 12 April 2026 di Sarinah kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta. Pendekatan metodologis yang diterapkan mencakup edukasi kesehatan, demonstrasi teknis serta pengukuran kepuasan melalui instrumen kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh partisipan, termasuk penyintas dengan hambatan mobilitas akut, menunjukkan tingkat pemahaman dan keterampilan operasional yang baik terhadap Picobot dimana ditunjukkan dengan 81,18% responden menyatakan Sangat Setuju (SS) bahwa kegiatan pengmas ini mudah dipahami dan relevan antara kebutuhan peserta dan materi yang disampaikan. Secara konklusif, program ini berpotensi menjadi acuan baku bagi model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi robotik yang dapat diimplementasikan secara masif di wilayah lain.
Pelatihan RAB Infrastruktur Partisipatif bagi Tim Pelaksana Kegiatan Desa di Kecamatan Rantetayo Israel Padang; Hernita Matana; Harni Eirene Tarru; Zwengly Lodi Honta; Memed Timang Palebangan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi September - Oktober
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i3.8908

Abstract

Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) memiliki peran penting dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa, khususnya dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Permasalahan utama yang dihadapi mitra di Kecamatan Rantetayo adalah keterbatasan pemahaman teknis dalam menghitung volume pekerjaan, menentukan kebutuhan bahan dan upah, menyusun harga satuan, menerapkan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), serta menggunakan Microsoft Excel secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas TPK dalam menyusun RAB infrastruktur desa berbasis AHSP dengan bantuan Microsoft Excel. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, praktik penyusunan RAB, pendampingan teknis, dan evaluasi hasil pekerjaan peserta yang dilaksanakan selama dua belas hari.  Adapun materi utama pelatihan berupa struktur RAB, perhitungan volume pekerjaan, penyusunan kebutuhan bahan dan upah, penggunaan rumus Excel, serta simulasi penyusunan RAB sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Evaluasi praktik menunjukkan capaian kemampuan sebesar 80% dalam penyusunan RAB jalan dan 75% dalam penyusunan RAB talud. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas perencanaan anggaran infrastruktur desa yang lebih akurat, transparan, terstruktur, dan berbasis teknologi informasi.
Pendampingan Penataan Arsip Keuangan Pasca Relokasi Kantor untuk Memperkuat Pengendalian Internal di Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Asti Diah Maharani; Yohanes Joni Pambelum; Maria Yanida; Muhammad Ichsan Diarsyad; Sifera Patricia Maithy
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8911

Abstract

Relokasi kantor pada instansi pemerintah sering menimbulkan permasalahan dalam pengelolaan arsip keuangan, seperti dokumen yang tidak terklasifikasi, kesulitan temu kembali arsip, serta meningkatnya risiko kehilangan dokumen. Kondisi tersebut ditemukan pada Bagian Keuangan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah setelah proses relokasi kantor sehingga memengaruhi efektivitas administrasi dan pengendalian internal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan arsip keuangan melalui pendampingan penataan arsip secara sistematis. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang dilaksanakan melalui tahapan observasi, identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan dokumentasi selama empat bulan. Kegiatan meliputi pengelompokan arsip berdasarkan jenis dokumen, pemberian kode dan label pada media penyimpanan, penataan dokumen ke dalam box arsip, serta penyusunan sistem pencatatan peminjaman arsip. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kerapian penyimpanan arsip, kemudahan dalam proses temu kembali dokumen, serta tertibnya administrasi peminjaman arsip sehingga risiko kehilangan dokumen dapat diminimalkan. Pendampingan juga meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip serta memperkuat pengendalian internal melalui pengawasan dan pengamanan dokumen keuangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan penataan arsip merupakan salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas administrasi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan pada instansi pemerintah.
Penerapan Digital Marketing dalam Sistem Penjualan Produk Cv Tiga dalam Media Yosafattrinovianto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8913

Abstract

Pengabdian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan digital marketing pada CV Tiga Dalam Media untuk meningkatkan efektivitas sistem penjualan produk penerbitan buku. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, studi literatur, serta pendampingan implementasi digital marketing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan website, media sosial (Facebook, Instagram, dan TikTok), konten promosi digital, serta Google My Business mampu membangun brand awareness, memperluas jangkauan pasar, mempermudah interaksi dengan konsumen, dan menciptakan sistem penjualan yang lebih mandiri serta terstruktur. Dengan demikian, digital marketing menjadi strategi yang efektif bagi UMKM dalam meningkatkan daya saing dan potensi profitabilitas usaha di era digital.
Storytelling dan Permainan Edukatif dalam Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan di SDN Babakancianjur Defi Yusti Faidah; Gumgum Darmawan; Bertho Tantular; Triyani Hendrawati; Nisrina Khoirunnisa; Anangga Arkan Thirafi; Nayadiva Shafinka; Muhammad Rafli Ramadhan; Zahra Hana Dwi Pasha
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8914

Abstract

Pencemaran Sungai Citarum akibat limbah domestik dan industri menunjukkan pentingnya peningkatan kesadaran lingkungan sejak dini. Berdasarkan hasil observasi awal di SDN Babakancianjur, sebagian siswa masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai pelestarian sungai dan pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian lingkungan siswa melalui program edukasi pelestarian sungai di SDN Babakancianjur. Program dilaksanakan pada 47 siswa kelas IV SDN Babakancianjur melalui pendekatan storytelling, permainan edukatif memilah sampah, serta aktivitas partisipatif berupa melukis pot dan menanam bibit tanaman, yang dievaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pelestarian sungai dan pengelolaan sampah setelah mengikuti program edukasi. Siswa menjadi lebih mampu membedakan sampah organik dan anorganik, memahami dampak pencemaran sungai, serta menunjukkan kepedulian yang lebih baik terhadap lingkungan. Pendekatan pembelajaran interaktif juga meningkatkan partisipasi aktif dan antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung. Persentase siswa yang memperoleh nilai 100 meningkat dari 42% pada pre-test menjadi 68% pada post-test, sedangkan hasil uji paired t-test menghasilkan p-value sebesar 0,001 yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan. Program edukasi pelestarian sungai dinilai efektif dalam mendukung penguatan kepedulian lingkungan pada siswa sekolah dasar serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Penyuluhan Hukum Partisipatif Pencegahan Nikah Siri untuk Perlindungan Hak Perempuan di Desa Lakardowo Mojokerto Ratih Pratiwi Syurkawi; Ifahda Pratama H; Mila Maulaya M; Nadya Amalia; Elisa Nova
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik nikah siri masih ditemukan di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan observasi awal dan diskusi dengan perangkat desa, mitra menghadapi tiga permasalahan krusial, yaitu rendahnya pemahaman perempuan mengenai konsekuensi hukum nikah siri, persepsi bahwa pencatatan perkawinan hanyalah formalitas administratif, serta hambatan akses dan biaya pengurusan pencatatan di Kantor Urusan Agama. Kondisi tersebut menempatkan perempuan dan anak pada posisi rentan dalam hal hak nafkah, harta bersama, akta kelahiran, dan hak waris. Solusi yang ditawarkan adalah penyuluhan hukum partisipatif-interaktif yang mengintegrasikan rukun perkawinan menurut syariat Islam dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, dilengkapi studi kasus, diskusi kelompok, serta pengenalan prosedur itsbat nikah. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Lakardowo pada 4 Februari 2026 selama kurang lebih tiga jam dengan melibatkan 21 perempuan berstatus menikah atau pernah menikah. Evaluasi dilakukan melalui observasi terstruktur terhadap kehadiran, keaktifan, dan kualitas pertanyaan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh 21 peserta (100%) mengikuti kegiatan secara penuh, peserta mampu mengidentifikasi risiko hukum nikah siri pada aspek nafkah, status anak, dan pembuktian perkawinan, muncul komitmen kader perempuan untuk meneruskan informasi hukum, serta beberapa warga berkonsultasi mengenai pengajuan itsbat nikah pasca kegiatan. Program terbukti meningkatkan kesadaran hukum mitra dan direkomendasikan berlanjut melalui pendampingan itsbat nikah kolektif bersama KUA Kecamatan Jetis dan pemerintah desa.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi September - Oktober Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April Vol. 6 No. 4.1 (2025): SPESIAL ISSUE DESEMBER Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - April Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 3 No. 2.2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 1 (2020): Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) More Issue