cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 997 Documents
The Relationship Between Academic Stress And Self-Regulation in Learning on Academic Procrastination among Students at State Junior High Schools in Jakarta Eka Sari; Happy Karlina Marjo; Eka Wahyuni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.8400

Abstract

Academic achievement is an essential indicator in education, yet it is often hindered by academic procrastination, defined as the tendency of students to delay completing tasks. Academic stress can influence procrastination, which refers to psychological pressure arising from learning demands, and self-regulation, the ability to manage emotions, behavior, and learning strategies. This study examines the relationship between academic stress and self-regulation with academic procrastination among junior high school students in Jakarta. The population consisted of 706 students from State Junior High School A (428 students) and State Junior High School B (278 students). Using Slovin’s formula with a 5% significance level, a sample of 371 students was obtained. Three measurement scales were employed to assess each variable. The results revealed a significant negative relationship between academic stress and self-regulation with procrastination. Pearson correlation coefficients were -0.632 (academic stress) and -0.430 (self-regulation), with p = 0.000 (p < 0.01). These findings highlight the importance of collaboration among students, counselors, and parents in time management and emotion regulation to foster a supportive learning environment and reduce procrastination. Keywords: academic stress, self-regulation, procrastination
Penggunaan Rasch Model Untuk Menganalisis Konstruk Instrumen Kontrol Diri Pada Siswa Sekolah Menengah Prayoga, Kharisma Putri; Suryana, Dodi; Supriatna, Mamat; Budiman, Nandang
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.4459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas dan reliabilitas instrumen kontrol diri menggunakan Rasch Model. Terdapat berbagai pengukuran instrumen yang telah dikembangkan sebelumnya, penelitian menggunakan metode Rasch Model merupakan metode terbaru yang dianggap modern, efisien dan memiliki kredibilitas yang baik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan instrumen berupa kuesioner dengan sampel responden 50 siswa SMP dan SMA sederajat di berbagai daerah di Indonesia. Analisis data yang dilakukan menggunakan metode Rasch Model dengan aplikasi Winstep versi 3.73. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai Cronbach Alpha sebagai representasi dari interaksi antara person dengan keseluruhan item, sebesar 0,73 tergolong dalam kategori bagus. Sedangkan nilai Person Reliability sebesar 0,72 tergolong dalam kategori cukup. Sementara itu, Item Reliability sebesar 0,86 termasuk dalam kategori bagus. Oleh karena itu, instrumen yang telah dikembangkan dapat digunakan untuk membantu sebagai need assesmen siswa atau untuk menemukan gambaran keadaan siswa sebelum mengembangkan program. Kata kunci: validitas, reliabilitas, rasch model, kontrol diri
Efektifitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Dalam Menurunkan Perilaku Maladaptif Siswa SMA Frinda Dewi Pertiwi; Mutiara Cahya Noviani; Erika Setyanti Kusuma Putri
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.4519

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat keefektivitasan REBT dalam menurunkan perilaku maladaptif siswa Kelas XI di MA AL-Huda Bomo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis quasi esperimental dengan desain The Non Equivalent Control Group. Populasi seluruh kelas XI di MA AL-Huda Bomo adalah 90 siswa dengan pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling yakni dengan jumlah 20 responden yang terdiri dari 10 kelompok kontrol dan 10 kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, penyebaran angket, dan treatment. Selain itu, analisis data yang digunakan yakni dengan Uji Independet T Test. Hasil pada penelitian ini, menunjukkan bahwa penerapan REBT terbukti efektif dalam menurunkan perilaku maladaptif dengan nilai Sig. 0.00<0.05. Keberhasilan tersebut dikarenakan responden telah menyadari kesalahannya, telah mengerti dan mampu membedakan hal rasional-irrasional, berusaha membantu dirinya sendiri untuk menurunkan perilaku tersebut dan juga mendapatkan dukungan sosial dari beberapa pihak yang ikut serta meminimalisir kasus tersebut dan dari bantuan model ABCDE dari teknik REBT. Kata kunci: rational emotive behaviour therapy (REBT), perilaku maladaptif, siswa
Peran Konseling Individu Dalam Pembentukan Konsep Diri Siswa Kelas X SMK Negeri 6 Kupang Lopo, Ferdinan Leonardus
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.4687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran layanan konseling individu dalam pembentukan konsep diri siswa kelas X SMK Negeri 6 Kupang T.A. 2022/2023. Penelitian ini Berlokasi di SMK Negeri 6 Kupang, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah seorang guru dan lima orang siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data, sedangkan pengecekan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Berdasarkan temuan hasil penelitian yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa konsep diri negatif dapat diminimalisir dengan layanan konseling individu. Dengan adanya layanan konseling individu membuat siswa lebih menjadi memahami diri, menerima kelebihan dan kekurangannya, dan mengembalikan rasa percara diri siswa. Kata kunci: Peran Konseling Individu, Konsep Diri Siswa
Konsep Diri Masa Remaja Akhir Dalam Pengambilan Keputusan Karier Siswa Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Happy Fathimatur Rosyidah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai bagaimana konsep diri pada masa remaja akhir dalam pengambilan keputusan karier siswa di SMK Negeri 4 Surabaya T.A 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian library research (penelitian kepustakaan). Sumber data dalam penelitian ini berasal dari buku cetak maupun elektronik, majalah, catatan, laporan ataupun jurnal dari hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan masalah dan tujuan dari penelitian. Adapun hasil dari penelitian ini adalah konsep diri dan kematangan karier penting dimiliki siswa remaja akhir, karena saat siswa memasuki masa remaja akhir mereka memiliki keyakinan bahwa semua pencapaian ditentukan oleh usaha, keterampilan, dan kemampuan yang dimiliki agar siswa dapat membuat keputusan karier yang tepat untuk masa depan. Kata kunci: konsep diri, masa remaja akhir, pengambilan keputusan karier
Hubungan Kepercayaan Diri Dengan Perencanaan Karir Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhamad Andiyaman; Arri Handayani; Ajeng Dianasari
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4713

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang menunjukan bahwa kelas X belum memiliki perencanaan karir untuk masa depan. Selain itu, pada saat layanan perencanaan individual dilakukan, hanya terdapat 1 siswa dalam satu kelas yang mengaku sudah memiliki perencanaan karir untuk masa depan, hal ini diperkuat dengan hasil AKPD yang menunjukkan bahwa bidang pribadi yang mencapai 44,04%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap hubungan kepercayaan diri dengan perencanaan karir siswa kelas X. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik Accidental Sampling sebanyak 195 siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu skala psikologis. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi product moment yang dikemukakan oleh Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh perencanaan karir terhadap kepercayaan diri sebesar 44,7%, kemudian tingkat hubungan diantara kedua variabel tersebut berada dalam kategori kuat. Kesimpulan pada penelitian ini yakni adanya hubungan positif antara kepercayaan diri dengan perencanaan karir. Kata kunci: perencanaan karir, kepercayaan diri, siswa SMA
Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Perilaku Cyberbullying Pada Remaja Prasetya, Fiki Febrian Dwi; Nining Dwi Astuti; Abdullah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.4818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan perilaku cyberbullying pada remaja. Sampel penelitian adalah 182 Remaja yang tercatat  di Pusat  Informasi Konseling  Remaja (PIK-R)  Kabupaten  Wonosobo. Teknik pengambilan sampel menggunakan Snowball Sampling, sebanyak 182 sampel. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan skala cyberbullying dan skala kontrol diri. Analisis data menggunakan Analisa korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif antara kontrol diri dengan perilaku cyberbullying remaja, korelasi sebesar -0,618 (p<0,01). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah perilaku cyberbullying, sebaliknya semakin rendah kontrol diri maka semakin tinggi perilaku cyberbullying pada remaja. Sehingga dapat disimpulkan bahwa individu yang memiliki kontrol diri tinggi mampu mengontrol perilakunya dan berpikir sebelum bertindak untuk melakukan cyberbullying. Kata kunci: remaja, perilaku cyberbullying, kontrol diri
Profil Tingkat Self-help Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Farosi Illiyun Jauharah; Muwakhidah; Qurr'aeni, Nabilla Putri; Nina Rahmawati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4871

Abstract

Self-help adalah upaya seseorang dalam meningkatkan kondisi mental, emosional, fisik, seseorang itu sendiri melalui berbagai macam cara yang bisa dilakukan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat self-help siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yakni siswa SMA dengan populasi kelas 12 yang berjumlah 450 siswa, sedangkan sampelnya adalah 45 siswa yang diperoleh dengan menggunakan metode random sampling. Instrumen dalam penelitian ini mempergunakan angket self-help yang dikembangkan oleh peneliti. Adapun teknik analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini yakni teknik statistik deskriptif. Hasil analisis data didapatkan bahwa sebanyak 2 siswa SMA (4,44%) berada pada kategori rendah, sebanyak 21 siswa SMA (46,66%) berada pada kategori sedang, dan sebanyak 22 siswa SMA (48,88%) berada pada kategori tertinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagian besar tingkat self-help siswa SMA berada pada kategori tinggi dan memberikan gambaran bahwa diperlukannya penanganan terkait penolongan diri agar siswa SMA memiliki kesehatan secara emosional. Kata kunci: profil, self-help, siswa SMA
Urgensi Asesmen Bimbingan dan Konseling Di Sekolah Tri Putri Amelia S; Marsal Yunas Muliadi Hasibuan; Jamiatul Ilmi; Wahidah Fitriani
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4877

Abstract

Program BK yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan tahapan tugas perkembangannya tentu akan meningkatkan kemampuan siswa untuk memiliki wawasan dan kesadaran diri untuk mengembangkan potensi pada aspek pribadi, sosial, belajar dan karir ini berdasarkan literasi yang di baca penulis.  Dalam penelitian ini menggunakan metode Literature Review (kepustakaan) yang bertujuan untuk menghimpun dan menganalisis hasil penelitian terkait urgensi asesmen BK di sekolah.  Hasil penelitian ditemukan konselor sekolah terburu buru dalam melakukan penilaian (assessment) dan merumuskan program bimbingan konseling yang berdampak pada efektivitas, efisiensi dan capaian layanan yang diharapkan. Konselor sekolah harus memahami urgensi asesmen BK di sekolah. Evaluasi dapat dilaksanakan untuk meningkatkan profesionalitas konselor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen BK di sekolah memiliki kedudukan yang penting terutama dalam penyusunan program BK, pelaksanaan layanan BK dan evaluasi kinerja. Hasil penelitian banyak ditemukan konselor sekolah terburu buru dalam melakukan assessment, merumuskan program BK yang berdampak pada efektivitas, efisiensi dan capaian layanan yang diharapkan. Kata kunci: urgensi asesmen, program bimbingan dan konseling, sekolah
Urgensi Layanan Konseling Islam di Rumah Sakit Faisal Akbar Manurung; Marneva Nailul Amni; Masril
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4878

Abstract

Proses adanya layanan konseling di rumah sakit menjadi kebutuhan pasien. Berbagai masalah kesehatan yang berbeda dan jenis orang yang berbeda membutuhkan komunikasi yang nyaman untuk menerima dan memberikan layanan sebaik mungkin. Masalah kesehatan yang berbeda dan berbeda orang yang berada di dalamnya pasti membutuhkan kenyamanan batin bekerja sama untuk menerima dan memberikan pelayanan yang terbaik. Kecuali jika dilakukan dapat menimbulkan gangguan jiwa berupa stress, kecemasan, keputusasaan, yang akhirnya berujung pada depresi. Informasi Islam adalah salah satu pilihan yang tepat dalam hal efisiensi hasil layanan. Bimbingan sangat ditentukan oleh sistem kepercayaan pasien. Konseling Islami merupakan salah satu pilihan yang sangat tepat agar pasien tidak cemas dan khawatir atas kondisi yang dialaminya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien yang menerima Layanan Konseling Islami sebelum melakukan tindakan operasi sangat berpengaruh dan berhubungan dengan penurunan stres. Oleh karena itu, Konseling Islami sangat tepat diberikan kepada pasien, dalam pelayanan di dalam rumah sakit. Kata kunci: konseling islami, rumah sakit, layanan

Page 70 of 100 | Total Record : 997


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue