cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 369 Documents
SOSIALISASI DAMPAK REDUDANSI NOMOR REKAM MEDIS PASIEN DI KLINIK AMANAH Muhammad Ihksan; Herman Susilo; Nurul Abdillah
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 1 (2023): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i1.2580

Abstract

Sosialisasi dampak redudansi nomor rekam medis pasien untuk meningkatkan kesadaran petugas rekam medis di Klinik Amanah. Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) pada tanggal 4 Mei 2023 di Klinik Amanah bertujuan untuk mensosialisasikan dampak redudansi nomor rekam medis pasien. Redudansi atau duplikasi nomor rekam medis dikarenakan terjadinya perulangan penginputan nomor rekam medis yang sama kepada pasien, redudansi data nomor rekam medis merupakan masalah serius yang dapat memberikan berbagai dampak negatif bagi operasional klinik dan kualitas layanan kesehatan. Dalam sosialisasi, terbukti bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman tentang penyebab dan dampak redundansi data rekam medis pasien. Tingginya minat peserta dalam sesi tanya jawab menjadi indikator positif dalam kegiatan sosialisasi dampak redudansi data rekam medis pasien yang ada.Kata Kunci: Sosialisasi, Redudansi Nomor Rekam Medis
GERSANG (GERAKAN SAYANG LANSIA) DI USIA SENJA DIKELURAHAN LUBUK LINTAH Viki Yusri; Febriyanti Febriyanti; Peni Deka Putri; Yola Yolanda; Mira Andika; Mitayani Mitayani; Feri Musharyadi
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2145

Abstract

Pada masa lanjut usia, seseorang akan mengalami perubahan dalam segi fisik, kognitif,maupun dalam kehidupan psikososialnya, Menurut Brown juga pentingnya harapan hidupdan kualitas hidup bagi lanjut usia. Kualitas hidup adalah kesehatan fisik, kesehatanpsikologi, hubungan sosial, dan aspek lingkungan. Kondisi lansia secara umum jikadigambarkan memang kurang menggembirakan, usia tua mengalami kesepian, sosialekonomi yang kurang sejahtera, serta munculnya penyakit-penyakit degeneratif sepertikanker, jantung, reumatik, serta katarak menyebabkan produktivitas menurun sertamempengaruhi kehidupan sosial. Idealnya, lansia akan menikmati masa tua dengan fisikyangs sehat dan kuat, tidak sakit-sakitan, masih dapat beraktifitas sesuai kemampuan,perasaan yang tenang dan bahagia, tidak merasa kesepian. Ketika lansia mengalamihambatan besar dalam menikmati masa tuanya tersebut, maka dia disebut lansia yang tidaksejahtera atau lansia yang terlantar. Permasalahan diantaranya ada lansia yang tidak terawatbahkan ada yang tinggal sebatangkara, dengan hidup pas-pasan dan belum adanya suatuwadah yang menangani para lansia. Berdasarkan hasil survey awal dengan beberapa lansia,didapatkan mereka tidak ada kegiatan, sering sakit-sakitan hingga merasa kesepian, bahkankadang merasa putus asa. Solusi yang diberikan diantaranya mengadakan wadah kelompoklansia sehat dengan beberapa program kegiatan diantaranya: 1). Meciptakan danmembentuk wadah kelompok lansia sehat, 2). Melakukan pemeriksaan kesehatan gratisdiantara nya pemeriksaan gula darah, kadar asam urat, kadar kolesterol serta tekanandarah, 3). Membuatkan program-program kegiatan lansia sehat diantaranya produktifdalam kerajinan dan kelompok tani. Hasil pengabdian didapatkan, terbentuknya kelompoklansia sehat, pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah,asam urat dan kolesterol dan hasil screening tersebut terjaringnya 10 persen lansiamengalami hipertensi dan diabetes melitus.Key Word : Masalah kesehatan, Lansia, Program Kegiatan
CEGAH PENYAKIT DENGAN ENAM LANGKAH MENCUCI TANGAN YANG BENAR DI SD INPRES WAIRKLAU KABUPATEN SIKKA Avelina, Yuldensia; Conterius, Rosania E.B.
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2136

Abstract

Mencuci tangan dengan air dan sabun dapat lebih efektif menghilangkan kotoran dan debu secaramekanis dari permukaan kulit dan secara bermakna mengurangi jumlah mikroorganismepenyebab penyakit seperti virus, bakteri dan parasit lainnya pada kedua tangan. Usia sekolah bagianak juga merupakan masa rawan terserang penyakit. Beberapa penyakit yang diderita anakakibat penularan bakteri lewat tangan karena tidak menerapkan mencuci tangan pakai sabun yakniISPA,Covid 19, diare dan kecacingan. Provinsi Nusa Tenggara Timur masih tergolong rendahdalam perilaku mencuci tangan dengan sabun yang benar yakni 20.4%. Kegiatan pengabdiankepada masyarakat ini bertujuan agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa-siswi Sekolah Dasar Inpres Wairklau Perumnas Maumere Kabupaten Sikka tentang enam langkahmencuci tangan pakai sabun yang benar. Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasidan praktik mencuci tangan pakai sabun. Tim melakukan pre test dan post test untuk mengukurtingkat pengetahuan siswa-siswi sebelum dan setelah sosialisasi. Jumlah peserta yang terlibatdalam kegiatan pengabdian masyarakat ini sebanyak 500 orang. Hasil yang dicapai dari kegiatanini adalah terjadi peningkatan pengetahuan dari para peserta secara signifikan dalam kategori baikyakni 99% dan cukup 1 % setelah dilakukan sosialisasi. Para peserta sangat antusias mengikutiseluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.Kata Kunci: Enam Langkah Cuci Tangan, Siswa-siswi Sekolah Dasar
OPTIMALISASI PERAN KADER DALAM PENCEGAHAN ANEMIA IBU HAMIL DI KOTA BUKITTINGGI Arneti Arneti; Yosi Sefrina; Lili Dariani
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2562

Abstract

Anemia ibu hamil mempunyai dampak besar terhadap ibu dan janin. Pemerintah memprogramkan pemberian tablet besi sebanyak 90 tablet selama kehamilan untuk pencegahannya. Kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe sangat erat kaitannya dengan pencegahan   anemia   ibu   hamil dan dibutuhkan pendamping untuk memantaunya.   Selain   keluarga,   kader  kesehatan sangat berperan dalam pemantauan konsumsi tablet  Fe  oleh ibu hamil dengan  melakukan  kunjungan  rumah. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam upaya peningkatan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil. Metode pelaksanaan kegiatan dengan pre test, pemberian materi, role play dan post test. Hasil kegiatan menunjukkan pemberian edukasi pada kader kesehatan dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya konsumsi tablet Fe dalam pencegahan anemia pada ibu hamil. Diharapkan dapat melakukan pembinaan lebih lanjut terhadap optimalisasi peran kader dalam peningkatan konsumsi tablet Fe.Kata Kunci: Anemia, Kehamilan, Peran Kader
PEMBERIAN EDUKASI PENTINGNYA RELAKSASI DALAM MENURUNKAN STRES AKADEMIK PADA SISWA DI SMK KOTA LUBUKLINGGAU Soewito, Bambang; Susmini, Susmini; Juartika, Wella
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2027

Abstract

Stres dapat dipandang dalam dua cara, pertama adalah distress yang dipandang sebagai stres yang merusak atau yang tidak menyenangkan, yang dapat mengakibatkan seseorang marah, tegang, bingung, cemas, merasa bersalah, dan dapat mengganggu kepribadian. Relaksasi diperlukan untuk menurunkan tingkat stress yang terjadi pada siswa. Edukasi diberikan agar siswa paham cara melakukan relaksasi dan  paham secara baik, agar menurunkan stres akademik siswa melalui relaksasi, tidak hanya bersifat kuratif tapi juga preventif untuk siswa yang tidak mengalaminya. 
PEMBERIAN PELAYANAN KESEHATAN DAN PELAYANAN RESEP OBAT GRATIS PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Ferilda, Siska; Rasyadi, Yahdian; Marsellinda, Elsa; Elvionita, Cindy; Agustin, Diva; Nabila, Hanifa; Aprilia, Fadhila; Azliany, Syifa; Fitriyasti, Betty; Fendri, Sandra tri Juli
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2929

Abstract

This community service activity entitled providing health services and drug prescription services, whichwas carried out on November 3 2024, was carried out in 2 places in Padang Pariaman district. Thiswas carried out by starting with a patient's health examination and then providing a drug prescriptionservice. The community received 260 patients with 260 prescriptions consisting of 25 pediatric patients,120 adults and 115 elderly people. The most common diseases were osteoarthritis and gastritis with thedrugs used. for osteoarthritis, diclofenac, methylprednisolone and neurotropic vitamins, while forgastritis, ranitidine and omeprazole are often used.
EDUKASI PERAWATAN BAYI BARU LAHIR PADA IBU PRIMIPARA Silvie Permata Sari; Febby Herayono; Aprima Yona Amir
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2507

Abstract

Permasalahan  yang  terdapat  pada  bayi  baru  lahir  tidak terlepas  dari  infeksi yang  rentan  terjadi  pada  bayi  baru  lahir.  Penanganan  dan  perawatan  yang  tepat diperlukan  oleh  ibu  yang  akan  melakukan  perawatan  bayi  baru  lahir  di  rumah. Apabila bayi mendapatkan perawatan yang kurang baik makadapat menimbulkan resiko pada bayi yang pada akhirnya memicu munculnya permasalahan pada bayi baru   lahir.Pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan informasi terkait perawatan bayi baru lahir di kelurahan Kubu dalam Parak Karakah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan sosialisasi atau ceramah yang didukung interaksi kesehatan. Pemaparan ini sangat bermanfaat bagi para peserta karena selama ini yang diketahui masyarakat hanyalah penggunaan kapas dan alkohol untuk perawatan tali pusat. Melalui pemaparan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya perawatan yang baik pada bayi baru lahir.
EDUKASI PIJAT BAYI DAN CAMPURAN MINYAK ESENSIAL OIL LAVENDER SEBAGAI STIMULASI PENINGKATAN KUALITAS TIDUR BAYI DI BOPPY BINKY FULLDAY CARE KOTA PADANG Nurhasanah Amir, Ade; Nurul Haq, Ruqaya Annisa; Jessica, Fanny; Yulia, Inelvi
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2203

Abstract

Pijat Bayi merupakan terapi sentuh paling tua dan paling populer yang dikenal manusia serta salah satu bentuk stimulasi dini yang sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang serta kualitas tidur bayi .  Pijat bayi akan optimal sebagai stimulasi tumbuh kembang jika dilakukan secara rutin saat sehat, bukan pada saat sakit. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman minyak essesnsial yang tepat dan praktek tentang pijat bayi kepada masyarakat terkhususnya ibu yang memiliki bayi agar dapat melakukan secara mandiri pijat bayi kepada anaknya. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendidikan kepada masyarakat bagaimana penggunaan minyak yang tepat sesuai dengan kebutuhan bayi dengan sasaran ibu nifas beserta bayinya yang berjumlah 12 orang, dan dilakukan selama 3 hari. Kegiatan pada hari pertama yaitu penyuluhan dengan memberikan pengetahuan tentang penggunaan campuran minyak essensial untuk kualitas tidur bayi dan pengaruhnya terhadap tumbuh kembang bayi, sedangkan hari kedua dilaksanakan pelatian pijat bayi kepada ibu dan bayi dipandu oleh instruktur bersertifikat. Kemudian di ambil Hari ketiga di Minggu berikutnya untuk melihat hasil. Hasil pengabdian menunjukkan ibu memiliki pengetahuan yang baik tentang pijat bayi dan pengaruhnya terhadap tumbuh kembang bayi, serta adanya sikap positif dan mampu melakukan secara mandiri pijat bayi di rumah bahkan enjoy bersama bayinya.Kata Kunci: Baby Spa, Tumbuh Kembang, Minyak Essensial
PENYULUHAN PROGRAM PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MELALUI KEGIATAN MENCUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Ade Nurhasanah Amir; Honesty Diana Morika; Rikayoni Rikayoni
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2731

Abstract

Hands are the main medium for transmitting disease-causing germs due to the lack of hand washing habits. Children are the highest sufferers of diarrhea and respiratory diseases, which often lead to death. Soap has reached almost all households in Indonesia, but only about 3% use soap every year. On average, 100,000 children in Indonesia die from diarrhea. The child mortality rate in Indonesia reaches 32 per 1,000 live births. The death rate is almost 19% due to diarrhea. The behavior of the Indonesian people towards the 5 important times of washing hands with soap (CTPS) can be influenced by the level of knowledge. The goal is to increase knowledge and be able to demonstrate hand hygiene exercises on. The impact of the lack of knowledge and understanding of Clean and Healthy Behavior (PHBS) by washing hands is one of the factors causing the high spread of infectious diseases such as diarrhea, dengue, worms and others. The benefits of introducing PHBS from an early age will affect children's behavior, namely building awareness in children. The method used is to provide direct counseling and training to the general public and children in particular by learning to play while learning. The results obtained were that outreach and training activities went well and participants actively participated in extension and training activities to completion. Extension and training are carried out interactively between the resource persons and the training participants. The conclusion from community service activities can run well and smoothly. Participants are enthusiastic and can work together wellKeywords: Counseling, Demonstration, Hand Hygiene
PENYULUHAN HIPERTENSI GESTASIONAL PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LINTAU BUO UTARA NAGARI TAPI SELO jesica, fanny; Hayu, Ramah
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.1989

Abstract

ABSTRAKHipertensi gestasional adalah saah satu penyakit yang menyumbang mobiditas maternal selama kehamilan. Hipertensi gestasional merupakan kondisi ketika tekanan darah ibu hamil berada di atas angka 140/90 mmHg tanpa disertai protein urin. Diperkirakan sekitar 5–10% ibu hamil di seluruh dunia mengalami hipertensi dalam kehamilan. Kondisi ini biasanya muncul saat usia kehamilan sekitar 20 minggu, tetapi bisa juga muncul lebih awal. Di Indonesia diperkirakan prevalensi ibu hamil yang mengalami hipertensi gestasional berkisar 5 – 15%. Sama seperti hipertensi pada umumnya, hipertensi gestasional juga sering muncul tanpa gejala. Oleh karena itu sering dianggap sepele oleh masyarakat mengenai keadaan ini, padahal pada tingkat lanjut hipertensi gestasional ini dapat berdampak pada mortalitas dan morbiditas baik maternal maupun neonatal. Tujuan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan keluarga di Lintau Buo Utara tentang Hipertensi Gestasional. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan diskusi. Kegiatan ini menghasilkan pengetahuan ibu hamil tentang Hipertensi Gestasional. Diharapkan ibu hamil dan keluarga mampu memahami tentang Hipertensi Gestasional, penyebab Hipertensi Gestasional, tanda dan gejala Hipertensi Gestasional, akibat lanjut Hipertensi Gestasional, dan pencegahan Hipertensi Gestasional.Kata Kunci: Hipertensi Gestasional, Pengetahuan, Ibu Hamil   ABSTRACTGestational hypertension is one disease that contributes to maternal mobility during pregnancy. Gestational hypertension is a condition when the blood pressure of pregnant women is above 140/90 mmHg without urinary protein. It is estimated that about 5–10% of pregnant women worldwide experience hypertension during pregnancy. This condition usually appears around 20 weeks of gestation, but can also appear earlier. In Indonesia, it is estimated that the prevalence of pregnant women who experience gestational hypertension ranges from 5 - 15%. Just like hypertension in general, gestational hypertension also often appears without symptoms. Therefore, it is often taken lightly by the community regarding this condition, even though at an advanced stage gestational hypertension can have an impact on both maternal and neonatal mortality and morbidity. The purpose of this activity is to increase the knowledge of pregnant women and families in North Lintau Buo about gestational hypertension. The method used is in the form of counseling and discussion. This activity generates knowledge of pregnant women about gestational hypertension. It is hoped that pregnant women and their families will be able to understand about gestational hypertension, the causes of gestational hypertension, signs and symptoms of gestational hypertension, further consequences of gestational hypertension, and prevention of gestational hypertension.Keywords: Gestasional Hypertension, Knowledge, Pregnant Women