cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 369 Documents
BUDAYA HIDUP SEHAT MELALUI PENERAPAN MAKAN MAKANAN BERGIZI YANG SEHAT DAN BERSIH SERTA DENGAN MENJAGA LINGKUNGAN SEKOLAH DI SDN 23 PASIR SEBELAH KOTO TANGAH Suharni, Suharni; Febianne, Febianne; Rosmaini, Rosmaini; Saputra, Muhammad Rizki
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2975

Abstract

Kesehatan siswa sekolah dasar merupakan aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan menerapkan budaya hidup sehat yang mencakup pola makan bergizi, kebersihan diri, dan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDN 23 Pasir Sebelah, Koto Tangah, Padang, dengan tujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya budaya hidup sehat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dengan memanfaatkan media visual seperti proyektor, kuis edukatif, dan diskusi kelompok. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif siswa, guru, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki peningkatan pemahaman tentang pentingnya makanan bergizi serta kesadaran akan perilaku hidup bersih. Guru dan orang tua juga terlibat dalam mendukung siswa untuk menerapkan kebiasaan baik tersebut di rumah maupun di sekolah. Selain itu, lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan sehat berkat upaya bersama seluruh warga sekolah dalam menjaga kebersihan. Program ini memberikan manfaat tidak hanya bagi siswa sebagai penerima langsung, tetapi juga bagi institusi sekolah dalam menciptakan budaya yang positif dan sehat. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan tentang budaya hidup sehat efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa dan masyarakat sekolah. Oleh karena itu, diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mendukung pembentukan generasi muda yang sehat dan peduli terhadap lingkungan. Program ini juga dapat dijadikan model bagi sekolah lain dalam meningkatkan kesadaran dan penerapan budaya hidup sehat.Kata Kunci : Budaya Hidup Sehat, Kebersihan Lingkungan, Pola Makan Bergizi 
EDUKASI KESEHATAN JIWA DAN SKRINNING MASALAH KESEHATAN JIWA DAN PSIKOSOSIAL PADA REMAJA SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK REMAJA YANG SEHAT MENTAL Avelina, Yuldensia; Conterius, Rosania Euthropia Brigita; Putri, Agustina Andika; Balamaking, Archangela Aghriani
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2556

Abstract

Masa remaja merupakan masa kritis bagi perkembangan fisik dan mental. Perkembangan kesehatanmental yang baik penting untuk kesehatan dan kualitas hidup remaja yang baik sepanjang masa hidupremaja di masa depan. Hasil observasi dan wawancara dengan pihak sekolah dimana belum adanyakegiatan sosialisasi tentang kesehatan jiwa pada remaja sehingga banyak siswa tidak tahu dan tidakmengerti bagaimana cara melakukan deteksi masalah kesehatan jiwa pada remaja, dan belum adanyaterbentuk remaja sehat jiwa di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untukmeningkatkan pemahaman siswa tentang kesehatan jiwa melalui edukasi dan mengetahui masalahkesehatan jiwa dan psikososial pada siswa.Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi tentangkesehatan jiwa remaja serta skrining masalah kesehatan jiwa dan psikososial. Instrumen yangdigunakan adalah kuesioer pengetahuan tentang kesehatan jiwa remaja dan kuesioner DASS 42 untukmengukur masalah kesehatan jiwa dan psikososial. Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan sebanyak 30orang siswa Kelas X.Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah siswa yang hadir memahami tentangkesehatan jiwa pada remaja, terdeteksi masih ada siswa yang mengalami depresi ringan, stress ringandan sedang, serta kecemasan ringan dan sedang. Para siswa antusias dalam mengikuti kegiatan hinggaselesai. Perlunya keterlibatan sekolah dalam penanganan kesehatan jiwa dengan skrining dan edukasikesehatan jiwa.Kata Kunci: Edukasi, Kesehatan jiwa remaja, Skrining
EDUCATION TO OVERCOME ELDERLY ANXIETY WITH LAUGHTER THERAPY IN THE WORK AREA OF LINGKAR JATI PLAJU PUBLIC HEALTH CENTER, PALEMBANG CITY Akhriansyah, Mareta; Surahmat, Raden; Agustina, Nuriza; Amalia, Amalia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2833

Abstract

ABSTRAK Lansia seringkali dihadapkan dengan berbagai permasalahan psikologis seperti ansietas yang dapat mempengaruhi hubungan interpersonal, konsep diri, fungsi kognitif, status fisiologi dan aspek kehidupan sehingga perlu perhatian agar kondisi tersebut tidak memberikan dampak negatif pada kondisi kesehatan lansia. Terapi tertawa merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi kecemasan dan stres. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan bertujuan untuk memberikan alternatif solusi melalui kegiatan penyuluhan kesehatan dan demonstrasi untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang pencegahan dan mengatasi ansietas dengan peragaan terapi tertawa yang dilakukan pada 30 orang lansia di wilayah kerja Puskesmas Lingkar Jati Plaju Kota Palembang. Dari hasil pre test didapatkan jumlah nilai 124 dengan rata-rata nilai 4,13 setelah dilakukan pelatihan kemudian dilakukan post test didapatkan hasil jumlah nilai 251 dengan rata-rata 8,36, hal ini menunjukaan peningkatan pemahaman lansia. Selain itu hasil wawancara diketahui bahwa lansia yang menjalankan terapi tertawa merasakan  ketenangan, sehingga  kecemasan yang dirasakan berangsur berkurang. Dengan melakukan terapi tertawa, oksigen  didalam otak menjadi seimbang yang membuat seseorang merasakan perasaan tenang,  bahagia  dan  rileks. Terapi tertawa tidak hanya dapat mengatasi ansietas, namun dapat pula menurunkan tingkat depresi, tekanan darah sehingga diharapkan agar terapi tertawa dapat dijadikan salah satu solusi untuk mengurangi kecemasan pada lansia guna mengingkatkan kualitas hidup lansia kearah yang lebih baik.  Kata Kunci: Ansietas, Lansia, Terapi Tertawa   ABSTRACTElderly people are often faced with various psychological problems such as anxiety that can affect interpersonal relationships, self-concept, cognitive function, physiological status and aspects of life so that attention is needed so that these conditions do not have a negative impact on the health condition of the elderly. Laughter therapy is one of the non-pharmacological interventions to reduce anxiety and stress. This Community Service Activity was carried out with the aim of providing alternative solutions through health education activities and demonstrations to increase the knowledge of the elderly about preventing and overcoming anxiety with a demonstration of laughter therapy carried out on 30 elderly people in the work area of the Lingkar Jati Plaju Health Center, Palembang City. From the pre-test results, the total score was 124 with an average score of 4.13 after the training was carried out, then the post-test was carried out, the total score was 251 with an average of 8.36, this shows an increase in the understanding of the elderly. In addition, the results of the interview showed that the elderly who underwent laughter therapy felt calm, so that the anxiety felt gradually decreased. By doing laughter therapy, oxygen in the brain becomes balanced which makes a person feel calm, happy and relaxed. Laughter therapy can not only overcome anxiety, but can also reduce depression levels, blood pressure so that it is hoped that laughter therapy can be used as one solution to reduce anxiety in the elderly in order to improve the quality of life of the elderly towards a better direction.Keywords: Anxiety, Elderly, Laughter Therapy
EDUKASI PENCEGAHAN SINDROM KORONER AKUT (SKA) PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN GUNUNG SARIAK Sakti Anggraini, Siska; Diana Moria, Honesty; Rika Nofia, Vino; Sandra, Rhona; Marlinda, Roza; Herlina, Andika
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2148

Abstract

Sindrom Koroner Akut merupakan penyebab utama kematian tertinggi di dunia. SumateraBarat merupakan provinsi dengan prevalensi penyakit jantung tertinggi ke-4 di Indonesia.Kelurahan Gunung Sarik merupakan daerah wilayah kerja Puskesmas Belimbing. Dimanadi wilayah kerja ini terdiri dari 17 desa yang salah satunya terdapat penderita SindromKoroner Akut (SKA). Kelurahan gunung sariak memiliki jumlah penderita SindromKoroner Akut (SKA) terbanyak terlihat dari jumlah kunjungannya yaitu 89 orang.Peningkatan kasus pada Sindrom Koroner Akut kondisi yang disebabkan oleh penurunanaliran darah pada miokardium yang diakibatkan proses aterosklerosis pada pembuluh darahkoroner. Faktor yang terkait dengan resiko Sindrom Koroner Akut (SKA) adalah umur,jenis kelamin, keturunan, dan faktor yang dapat dimodifikasi seperti merokok, hipertensi,diabetes mellitus, dislipidemia, obesitas dan pengetahuan rendah tentang pencegahanSindrom Koroner Akut (SKA). Tujuan dari kegiatan pengabmas ini adalah Peningkatanpengetahuan tentang pencegahan Sindrom Koroner Akut (SKA) untuk meningkatkankesehatan dan menurunkan faktor risiko sehingga mencegah keadaan yang lebih parah.Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan cara memberikan penyuluhan kesehatan padamasyarakat yang menderita Sindrom Koroner Akut (SKA) di kelurahan Gunung Sariak.Waktu pelaksanaan edukasi hanya 1 hari di bulan Desember 2022. Hasil dari pengabmasini diperoleh dari 16 penderita Sindrom Koroner Akut (SKA) terdapat hampir semuamengerti dan mengetahui cara pencegahan dan Penangaann Sindrom Koroner Akut (SKA)yaitu 16 orang (80%). Berdasarkan hasil kegiatan tersebut yang telah dilakukan, ternyataSindrom Koroner Akut (SKA sangatlah penting dalam melaksanakan pencegahan primeruntuk meningkatkan kesehatan dan menurunkan faktor risiko, pencegahan sekunder untukmenangani gejala dengan cepat secara optimal sehingga mencegah keadaan yang lebihparah dan rehospitalisasi, serta pencegahan tersier untuk mempertahankan kesehatansecara optimal melalui dukungan dan kekuatan yang ada pada diri penderita. Disarankanhasil dari kegiatan ini sebagai acuan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Belimbing dandapat dilaksanakan ke sasaran masyarakat dalam memberikan pendidikan kesehatan dalamupaya pencegahan dengan baik dan menimbulkan budaya dalam kebiasaan hidup sehatdalam menerapkan upaya pencegahan sindrom coroner akut.Kata kunci: Edukasi Pencegahan, Sindrom Koroner Akut (SKA)
SOSIALISASI REPLIKASI DATABASE DALAM PENGELOLAAN DATA REKAM MEDIS DI KLINIK SETIA Ihksan, Muhammad; Susilo, Herman; Abdillah, Nurul
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.2579

Abstract

Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) pada tanggal 10 Oktober 2022 di Klinik Setia dengan tema sosialisasi mengenai replikasi database dalam pengelolaan data rekam medis di Klinik Setia bertujuan untuk meningkatkan layanan yang diberikan kepada pasien. Basis diidentifikasi sebagai tempat pengumpulan data, sedangkan data adalah representasi dari fakta dunia nyata. Replikasi database merupakan teknik dalam sistem database terdistribusi yang digunakan untuk menggandakan dan mendistribusikan data antar database serta menjaga konsistensi data melalui sinkronisasi. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai replikasi database pada data rekam medis pasien di Klinik Setia. Tingginya partisipasi peserta dalam sesi tanya jawab menjadi indikator positif keberhasilan sosialisasi mengenai replikasi database data rekam medis pasien.Kata Kunci: Sosialisasi, Database, Replikasi Database
SKRINING KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI, KOLESTROL DAN DIABETES MILITUS PADA MASYARAKAT USIA MIDLE AGE (45-59 TAHUN) WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS KOTA PADANG TAHUN 2023 Rahman, Nurhamidah; Febristi, Anisa; Lubis, Yusran
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2144

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) adalah penyakit kronis dengan durasi yang panjang dengan prosespenyembuhan atau pengendalian kondisi klinisnya yang umumnya lambat. Di tingkat komunitas telahdiinisiasi pembentukan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM dimana dilakukan deteksi dini faktorrisiko, penyuluhan dan kegiatan bersama komunitas untuk menuju Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.Kegiatan skrining kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini factor risiko yang ditimbulkan daripenyakit Hipertensi, kolesterol dan Diabetes Mellitus pada lansia di wilayah kerja Puskesmas AndalasPadang. Hasil dari pengabdian skrining kesehatan ini didapatkan sebanyak 5 (18,5%) respondenmempunyai nilai gula darah diatas normal, 19 (70,3%) responden mempunyai nilai kolesterol diatas normaldan sebanyak 9 (33.3%) responden yang nilai asam uratnya diatas normal serta dari 27 responden yangdilakukan skrining yang mempunyai tekanan darah diatas normal sebanyak (14.8%). Dari kegiatan inipeneliti dapat menarik kesimpulan pentingnya pemeriksaan dini kesehatan untuk deteksi dini kesehatanlansia, dan kepada lansia yang mempunyai hasil pemeriksaan diatas normal disaran untuk memeriksakankesehatan lebih lanjut ke puskesmas atau kepelayanan kesehatan lainnyaKata Kunci: Screening kesehatan, Hipertensi, kolesterol, Diabetes Mellitus
EDUKASI REMAJA PUTRI PESANTREN DARUL ULUM TENTANG KANKER PAYUDARA DAN UPAYA PENCEGAHANNYA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SUKMA Sukmayenti Sukmayenti; Afrah Diba Faisal; Putri Engla Pasalina
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2135

Abstract

Kanker payudara saat ini menjadi masalah kesehatan utama baik di dunia maupun di Indonesia.Kanker payudara merupakan penyebab kematian terbesar karena kanker, pada kalangan wanitadi seluruh dunia. Di Indonesia jumlah kasus baru kanker payudara dan kematian akibat kankerpayudara termasuk yang paling tinggi di antara negara lain di Asia Tenggara ataupun ASEAN(GCO, 2020). Kanker payudara di Sumatera Barat merupakan jumlah tertinggi ketiga dari 33propinsi di Indonesia (Kemenkes RI, 2015). Sementara itu, angka kejadian kanker payudara diKota Padang pada tahun 2020 terjadi peningkatan sebesar 73% dari tahun sebelumnya yaituterdapat 252 kasus lama dan 186 kasus baru (Dinas Kesehatan Kota Padang, 2020).Pengetahuan wanita yang rendah tentang kanker payudara merupakan salah satu faktorpenyebab jumlah kasus kanker payudara belum bisa ditekan. Banyak hal yang masih belumdiketahui wanita terkait kanker payudara, seperti faktor risiko kanker payudara, upayapencegahan primer kanker payudara dan perilaku sehat seperti apa yang harus dilakukan agarterhindar dari kanker payudara. Karena, agar terhindar dari kanker payudara perlu dillakukanupaya pencegahan jauh sebelum sel kanker mulai berkembang. Pesantren Darul Ulummerupakan pesantren yang minim akan akses informasi kesehatan. Model SUKMA adalahsebuah model edukasi yang dibangun berdasarkan hasil penelitian yang pernah kami lakukansebelumnya. Model SUKMA merupakan model edukasi yang tepat bagi santriwati pesantrenkarena model SUKMA ini terdiri dari 2 versi. Ada versi cetak (Modul SUKMA) dan juga adaversi online/web (https://sukmayenti.com). Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan edukasisantriwati menggunakan Model SUKMA dan evaluasi dilakukan melalui kuesioner pretest danpostest. Setelah dilakukan edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan remaja putri yang dapatdilihat dari nilai rata-rata (mean) sebelum edukasi (7,09) dan sesudah edukasi (9,06). Nilaievaluasi tersebut menunjukkan bahwa model SUKMA efektif dalam meningkatkan pengetahuanremaja putri pesantren Darul Ulum Kota Padang. Sebaiknya, Modul SUKMA dijadikan sebagaisalah satu media edukasi kanker payudara pada remaja di pesantrenKata Kunci: Model SUKMA, kanker payudara, remaja putri
PENGARUH SENAM TERA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Sari, Indah Komala; Sartiwi, Weni; Hardini, Sandra; Eliza, Eliza; Aisyah Nur, Siti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2561

Abstract

Prevalensi hipertensi lansia di dunia dari tahun-tahun terus meningkat, di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami fluktuatif yaitu pada tahun 2020 sebanyak 9441 kasus. Begitujuga dengan Kabupaten Kepulauan Mentawai Khususnya di Wilayah Kerja Puskesmas Sikakap dengan jumlah lansia tahun 2023 yaitu 1096 lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam tera terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Sikakap. Jenis penelitian ini adalah  kuantitatif dan menggunakan kuesioner yaitu pra experimental design dengan cara mengukur skala pengukuran numeric rating scale. Menggunakan  rancangan  one group pre-test and post-test design. Penelitian di wilayah kerja Puskesmas Sikakap yaitu di posyandu lansia Matobek. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan wawancara terpimpin.  Jumlah sampel pada peneliti ini adalah 15 lansia. Analisa data menggunakan pengolahan data uji paired t-test. Berdasarkan hasil penelitian didapatakn rata-rata tekanan darah sitolik sebelum dilakukan senam tera adalah 166 mmHg dan tekanan darah diastolik adalah 99,33 mmHg. Rata-rata tekanan darah sitolik sesudah dilakukan senam tera didapatkan adalah 151,33 mmHg dan tekanan darah diastolik adalah 92,67 mmHg. Terdapat pengaruh senam tera terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Sikakap dengan nilai p value =0,000 (p<0,05). Bagi tempat penelitian khususnya bagi penderita hipertensi diharapkan sebagai pengobatan alternatif dengan pelaksanaan senam tera dapat dilakukan minimal 2 kali dalam 1 minggu guna untuk menjaga kestabilan tekanan darah.Kata Kunci: Senam Tera,  Tekanan Darah, Hipertensi.
EDUKASI TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA KELUARGA PASIEN DI RSUD SITI AISYAH KOTA LUBUKLINGGAU Wella Juartika; Jhon Feri; Sapondra Wijaya
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2022

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Rumah Sakit merupakan suatu hal yang terpenting. PHBS di Rumah Sakit adalah upaya memberdayakan pasien, masyarakat pengunjung dan petugas agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam mewujudkan Rumah Sakit yang Sehat. Tujuan kegiatan memberikan Pendidikan kesehatan kepada keluarga pasien mengenai PHBS di Rumah Sakit. Kegiatan dilaksanakan di RSUD Siti Aisyah Kota Lubuklinggau dengan Teknik penyampaian materi dan diskusi diawali dengan membagikan kuesioner pretest unruk menilai pengetahuan sebelum diberikan edukasi dilanjutkan dengan edukasi kemudian dilakukan post test didapatkan p = 0,000 (p < 0,05) artinya ada pengaruh Pendidikan kesehatan tentang PHBS terhadap tingkat pengetahuan keluarga pasien di RSUD Siti Aisyah Kota Lubuklinggau. Diharapkan kepada pihak Rumah Sakit membuat suatu program konseling kebersihan dan kesehatan terhadap keluarga pasien melalui Kerjasama dengan bagian terkait seperti Promosi Kesehatan.
Koding Klaim JKN INA-CBGs Terkait Chapter XIX Injury, Poisoning and Certain Other Consequences Of External Causes (S00 - T98) di RS Graha Hemine Batam Putri, Riza Suci Ernaman; Putri, Widya; Sihotang, Ruthdea Pasha
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2918

Abstract

Pembiayaan kesehatan merupakan bagian yang penting dalam implementasi Jaminan Kesehatan Nasional(JKN). Tujuan dari pembiayaan kesehatan adalah mendorong peningkatan mutu, mendorong layananberorientasi pasien, mendorong efisiensi tidak memberikan reward terhadap provider yang melakukanover treatment, under treatment maupun melakukan adverse event dan mendorong pelayanan tim. Dengansistem pembiayaan yang tepat diharapkan tujuan diatas bisa tercapai (Novrialdi, 2016).Kelengkapan dankeakuratan dokumen klaim BPJS yang ada pada rumah sakit meliputi rekapitulasi pelayanan dan berkaspendukung pasien yang terdiri dari Surat Eligibilitas Peserta (SEP), resum medis, keterangan diagnosadari dokter yang merawat, dan bukti pelayanan, ketepatan koding, lainnya. Kelengkapan dokumen rekammedis sangat mempengaruhi kualitas statistika penyakit dan masalah kesehatan serta dalam prosespembayaran biaya kesehatan melalui aplikasi INA-CBG`s. (Iman, 2014). Berdasarkan permasalahantersebut, maka penulis tertarik melakukan pelatihan mengenai“Koding Klaim JKN INA-CBGs terkaitChapter XIX Injury, Poisoning and Certain Other Consequences of External Causes (S00 - T98) diRS Graha Hemine Batam. Dengan pelatihan ini diharapkan bisa mengatasi kendala atau keraguan, danmenganalisa pemahaman peserta/petugas rekam medis khususnya coder dalam menentukan kode ICD 10khusunya BAB XIX.Kata Kunci: Pembiayaan, Kesehatan, Rekam Medis