cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 369 Documents
Basic Life Support (Bhd) Training To Increase The Life Expectancy Of Sudden Cardiac Arrest Victims And Training On The Role Of Erythrocytes In The Respiratory System rahmatullah, widia; Sari, Ana Dewi Lukita; Handyani, Reska
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2531

Abstract

In the United States, around 436.852 adults in 2020 experienced cardiac arrest outside the hospital. Cardiopulmonary resuscitation (CPR) given immediately to someone with cardiac arrest can increase the chances of life expectancy. Cardiovascular disease is the number one cause of death in the world. In Indonesia, there is a shift in diseases from infectious diseases to non-communicable diseases, including heart and blood vessel diseases. According to Riskesdas in 2018, the incidence of heart disease is increasing in Indonesia from year to year, with 15 out of 1000 people or around 2.784.064 individuals in Indonesia suffering from heart disease. Sudden heart attacks can occur anywhere and at any time, can even occur at a young age, and can cause cardiac arrest. The pattern of handling cardiac arrest events in the family shows that the patient's family does not understand the emergency handling of cardiac arrest, where the BHD does not only call the hospital or be taken to the hospital, adjust the position, use ointment and loosen clothes. The target outcome is that students are able to apply the results of BHD training to be applied directly in the community if they find a victim who is unconscious, does not respond to pain stimuli, stops breathing and has no pulse in the carotid artery due to sudden cardiac arrest. Community service plans by providing BHD training to students at Binatama Monjali Vocational School, Sleman Yogyakarta. The training method uses phantom dolls and ambubags for BHD simulation, where students can carry out BHD training independently after receiving training on the correct BHD steps from the instructor.
EDUKASI DAN PELATIHAN GYMBALL UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL Ika Yulia Darma; Silvy Zaimy; Meldafia Idaman
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2191

Abstract

Nyeri punggung  merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil trimester III. Keluhan nyeri punggung ini tidak dapat dibiarkan tanpa dilakukan asuhan untuk mengurangi dan mengatasinya.Salah bentuk asuhan yang dapat diberikan bidan adalah edukasi dan pelatihan gymball. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menggunakan gymball untuk mengatasi nyeri punggung yang dialami oleh ibu hamil. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember tahun  2023 di BPM Huraida Kota Padangi. Peserta dalam kegiatan ini adalah ibu hamil trimester III dengan keluhan nyeri punggung, yaitu sebanyak 17 orang. Bentuk kegiatan berupa pelaksanaan pre test, pemberian edukasi tentang gymball, demontrasi pemanfaatan gymball dan pelaksanaan post test.  Hasil kegiatan ini diperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu entang pemanfataan gymball. Dengan adanya kegiatan edukasi dan pemanfaatan gymballl ini diharapkan tercapainya peningkatan rasa nyaman dan pengurangan rasa nyeri pada ibu selama masa kehamilan dan menjelang persalinan untuk mendukung terwujudnya persalinan yang normal, aman, nyaman dan lancar.Kata Kunci : nyeri punggung, ibu hamil, gymball
BIMBINGAN PEMBERIAN KOMPRES HANGAT UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN Darma, Ika Yulia; Zaimy, Silvi; Idaman, Meldafia; Moriyanda, Rury; Dasril, Oktariyani
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2727

Abstract

 Pain during labor accompanied by fear will slow down the labor process. Labor pain will cause hyperventilation, increase oxygen consumption, cause respiratory alkalosis, vasoconstriction of blood vessels in the uterus and acidosis in the fetus. Increasing non-adrenaline will reduce blood to the placenta and reduce uterine contractions, thereby interfering with the safety of the mother and fetus and the success of vaginal delivery. The aim of this service is to increase mothers' knowledge and skills in using warm compresses to treat pain in the first stage of labour. The aim of this service is to increase mothers' knowledge about preparing mothers for pain during labor using the warm compress technique. This activity was carried out from March 2024 to May 2024 at the Idaman Clinic, A.Md Keb, Padang City. Participants in this activity were 15 third trimester pregnant women. The form of activity is in the form of carrying out a pre-test, providing guidance on Warm Compresses, demonstrating the use of Warm Compresses and carrying out post-tests.  The results of this activity obtained an increase in mothers' knowledge and skills regarding the use of warm compresses. With this guidance activity and the use of warm compresses, it is hoped that efforts to reduce labor pain will be achieved so that the mother can feel comfortable and ready to face the birth process, which can have an impact on the smooth process of expelling the fetus.Keywords: labor pain, mother giving birth, Warm Compress
EDUKASI TENTANG MANFAAT SENAM HAMIL DAN PELAKSANAAN SENAM HAMIL PADA IBU TRIMESTER III SEBAGAI UPAYA MEMPERSIAPKAN PERSALINAN NORMAL YANG AMAN DAN LANCAR Febby herayono; Silvie Permata Sari; Aprima Yona Amir; Fafelia Rozyka Maysetri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2081

Abstract

Salah satu penyebab tingginya AKI dan AKB di Indonesia adalah adanya komplikasi dan penyulit pada masa kehamilan dan persalinan (Prawirohardjo, 2013). Salah satu intervensi kesehatan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kematian ibu adalah dengan meningkatkan pelayanan Antenatal Care (ANC). Salah satu upaya proses kehamilan dan persalinan dapat berjalan lancar dan tanpa ada komplikasi, American College of Obstetricans and Gynecologist (ACOG) merekomendasikan senam selama kehamilan sebagai upaya preventif agar kehamilan dan persalinan berjalan secara alami dan mengurangi resiko cidera akibat persalinan (Clapp, 2005 dan Artal 2003). Senam hamil di Indonesia merupakan bagian dalam pelayanan Antenatal Care (ANC) yang seharusnya dilaksanakan oleh setiap institusi pemberi pelayanan kesehatan ibu (Depkes, 2009). Tujuan kegiatan ini adalah agar Para ibu hamil memiliki pengetahuan tentang pentingnya manfaat senam hamil serta mau melaksanakan kegiatan senam hamil secara rutin dan teratur dalam rangka mempersiapkan persalinan normal yang aman dan lancar. Metode dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan memberikan edukasi tentang Manfaat Senam Hamil dan Melakukan Pendampingan Kepada Ibu Hamil Dalam Melakukan Senam Hamil. Ada Peningkatan pemahaman dan keterampilan ibu dalam melaksanakan senam hamil dan sebanyak 14 orang ibu hamil melaksanakan senam hamil yang di damping oleh petugas dari puskesmas dan dipimpin oleh instruktur senah hamil. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan teratur dan dapat diikuti oleh semua ibu hamil.
PENTINGNYA MEMPERHATIKAN TINGKAT MIOKARD UNTUK MENJAGA KESEHATAN JANTUNG PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN GUNUNG SARIAK Angraini, Siska Sakti; Nofia, Vino Rika; Morika, Honesty Diana; Sandra, Rhona; Marlinda, Roza; Pratama, Andika Herlina
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2558

Abstract

ABSTRAKKelurahan Gunung Sarik merupakan daerah wilayah kerja Puskesmas Belimbing yang terdiri dari 17 desa, dengan jumlah penderita penyakit kardiovaskular yang signifikan. Di antara berbagai penyakit jantung, perhatian khusus diberikan pada kesehatan miokard, karena miokard yang sehat sangat penting untuk menjaga fungsi optimal jantung. Kerusakan miokard dapat menyebabkan berbagai kondisi serius seperti infark miokard dan gagal jantung. Faktor risiko terkait kesehatan miokard meliputi hipertensi, diabetes melitus, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, serta rendahnya pengetahuan tentang pencegahan penyakit jantung. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan miokard untuk mencegah penyakit jantung melalui perawatan mandiri yang dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di Kelurahan Gunung Sarik. Edukasi dilaksanakan selama 1 hari di bulan April 2024. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa dari 20 peserta yang berpartisipasi, sebanyak 18 orang (90%) memahami dan mengetahui cara menjaga kesehatan miokard dan mencegah penyakit jantung. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, jelas bahwa edukasi tentang manajemen kesehatan jantung secara mandiri sangat penting untuk membantu masyarakat menerapkan dan mempertahankan perilaku sehat yang diperlukan untuk mengelola kondisi jantung secara berkelanjutan, baik di dalam maupun di luar rumah, dengan tujuan mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular. Disarankan agar hasil kegiatan ini dijadikan acuan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Belimbing dan diterapkan secara luas dalam memberikan edukasi kesehatan yang mendukung perawatan mandiri pasien, sehingga mereka mampu mempertahankan kesehatan dan kesejahteraan jantung mereka.Kata Kunci: kesehatan miokard, penyakit jantung, edukasi kesehatan, perawatan mandiri, pencegahan penyakit kardiovaskular.                                                                  ABSTRACTGunung Sarik Village is the working area of the Belimbing Community Health Center which consists of 17 villages, with a significant number of sufferers of cardiovascular disease. Among various heart diseases, special attention is paid to the health of the myocardium, as a healthy myocardium is essential for maintaining optimal heart function. Myocardial damage can cause various serious conditions such as myocardial infarction and heart failure. Risk factors related to myocardial health include hypertension, diabetes mellitus, smoking habits, alcohol consumption, and low knowledge about preventing heart disease. The aim of this community service activity is to increase knowledge about the importance of maintaining myocardial health to prevent heart disease through self-care that can improve health and well-being. The method for implementing this activity is by providing public health education in Gunung Sarik Village. The education was carried out for 1 day in April 2024. The results of this service showed that of the 20 participants who participated, 18 people (90%) understood and knew how to maintain myocardial health and prevent heart disease. Based on the results of these activities, it is clear that education about self-management of heart health is very important to help people implement and maintain the healthy behavior needed to manage heart conditions in a sustainable manner, both inside and outside the home, with the aim of reducing cardiovascular risk complications. It is recommended that the results of this activity be used as a reference for health workers at the Belimbing Community Health Center and applied widely in providing health education that supports patient self-care, so that they are able to maintain their heart health and well-being.Keyword : myocardial health, heart disease, health education, self-care, prevention of cardiovascular disease.
PERTOLONGAN PERTAMA PADA PENURUNAN KESADARAN/ SINKOP DI SMP N 5 PADANG PANJANG Rosa Fitri Amalia; Ridhyalla Afnuhazi
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2139

Abstract

Sinkop adalah penurunan kesadaran atau biasa disebut pingsan yang dapat dialami oleh siapapun dankapan saja. Penurunan kesadaran / sinkop terjadi ketika otak kekurangan pasokan darah, sehinggaasupan oksigen dan gula darah ke otak juga berkurang Tujuan kegiatan pelatihan ini untukmeningkatkan pengetahuan Siswa Di SMP N 5 tentang bagaimna cara pertolongan pertama pada orangyang mengalami penurunan kesadaran/ sinkop.. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dandiskusi. Hasil dari kegiatan ini meningkatkan pengetahuan siswa SMP N 5 padang Panjang dalammelakukan pertolongan pertama pada penderita sinkop. Kesimpulan : siswa SMP N 5 mampumemahami bagaimana cara melakukan pertolongan pertama pada penderita sinkopKata Kunci : pertolongan pertama, Penurunan Kesadaran
PENYULUHAN PENGELOLAAN OBAT BAGI LANSIA DAN KELUARGA DI KELURAHAN AIE PACAH KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG Siska Ferilda; Sandra Tri Juli Fendri; Erni Maywita; Betty Fitriyasti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2129

Abstract

Proses penuaan mengakibatkan terjadinya perubahan pada berbagai organ di dalam tubuhseperti sistem gastrointestinal, sistem genitourinaria, sistem endokrin, sistem immunologis,sistem serebrovaskular, sistem saraf pusat dan sebagainya. Hal menyebabkan lansiamemerlukan obat yang cukup banyak untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi. PadaPengabdian kali ini kami akan melakukan penyuluhan mengenai pengelolaan obat bagi lansiadan keluarga agar mereka nantinya dapat memperoleh, menyimpan, mengunakan danmembuang obat yang sudah tidak layak lagi secara benar.Lokasi dilakukan di mesjid AlmiraPerumahan Maharani kelurahan Aie Pacah pada bulan 01 November 2023. Pengabdiaan ini didihadiri 30 orang peserta pemberian materi penyuluhan dengan persentasi dan diskusi. Hasilkuiseioner yang diberikan di awal dan di akhir pengabdian terlihat adanya peningkatanpengetahuan dari peserta pengabdian hal ini terlihat dengan nilai P<0,05 dari uji WilcoxonKata kunci : Lansia, Pengelolaan obat, DaGuSiBu
EDUKASI GIAT RESAKESPRO (REMAJA PUTRI SADAR KESEHATAN REPRODUKSI) Ramah Hayu; Aprima Yona Amir; Fanny Jesica; Melia Pebrina
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2529

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem, fungsi dan proses reproduksi. Masalah ini lebih banyak  terjadi pada remaja putri. Masalah Kesehatan reproduksi pada remaja putri dapat berakibat infeksi saluran kemih, keputihan, kanker serviks dan kesehatan reproduksi lainnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja putri tentang pentingnya menjaga Kesehatan reproduksi. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan menanyakan pemahaman remaja putri tentang kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang didapatkan yaitu adanya peningkatan pengetahuan remaja putri; Terlihat pemahaman remaja meningkat sebelum dan sesudah konsultasi, dibuktikan dengan beberapa pertanyaan yang mampu di jawab. Tindakan ini merupakan salah satu langkah awal untuk memperluas pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Diharapkan kegiatan ini akan meningkatkan kemampuan fisik, social, dan kognitif pada remaja sehingga meningkatkan kualitas hidup remaja putri.
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK ORIENTASI REALITA PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA Yuldensia Avelina; Sudarwati Nababan; Maria Lambertina Barek Aran; Maria Suyanti; Clarita Hety N.D Maya
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2916

Abstract

Aspek yang mengalami penurunan secara degeneratif dari seorang lansia adalah fungsi kognitif.Penurunan fungsi kognitif pada lansia dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupannya. Hasilobservasi dan wawancara dengan pihak panti diperoleh informasi bahwa hampir semua lansiamengalami penurunan daya ingat baik ringan maupun berat, namun belum ada kegiatan atau terapi yangdapat membantu para lansia yang mengalami demensia tersebut untuk mengingat hal-hal sederhana.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia tentangdemensia dan cara mengingat hal-hal sederhana melalui terapi aktivitas kelompok (TAK) orientasirealita.Metode yang digunakan adalah dinamika kelompok, tanya jawab, dan perkenalan diri. Mediayang digunakan adalah laptop, speaker aktif, dan bola plastik. Bahan yang digunakan adalah instrumentMMSE (Mini Mental State Exam) untuk mengukur fungsi kognitif lansia. Peserta TAK adalah lansiayang mengalami demensia, tidak buta, dan tidak tuli. Lansia dibagi kedalam tiga kelompok sehinggapelaksanaan dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Jumlah peserta 30 orang. Kegiatan dimulai daritahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah semua lansiadapat memperkenalkan diri (nama dan asal wisma) dan dapat menyebutkan teman di samping kiri dankanannya. Para lansia antusias dalam mengikuti kegiatan hingga selesai. Perlunya kerjasama denganpihak eksternal baik pendidikan maupun puskesmas dalam penanganan lansia dengan demensia.Kata Kunci: Lansia, Demensia, Orientasi Realita, Terapi Aktivitas Kelompok
EDUKASI TATALAKSANA KEDARURATAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BELIMBING KOTA PADANG Roza Marlinda; Rhona Sandra; Vino Rika Nofia; Siska Sakti Angraini; Andika Herlina MP
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2149

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan keadaan patofisiologis berupa kelainan fungsi jantung, akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah arteri koroner akibat pengendapan lemak dan kolestrol sehingga aliran darah ke jantung menjadi terhambat. Salah satu permasalahan pada perawatan pasien dengan PJK adalah rendahnya tingkat pengetahuan pasien dan keluarga tentang perawatan dan tatalaksana kedaruratan PJK terutama di lingkungan keluarga. Hal ini mengakibatkan rendahnya tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan dan terapi PJK. Pada studi pendahuluan ditemukan masih banyaknya pasien dan keluarga yang belum memahami perawatan dan tatalaksana kadaruratan PJK. Upaya dalam mengatasi masalah yang ada adalah memberikan penyuluhan Kesehatan tentang tatalaksana kedaruratan dan perawatan PJK meliputi definisi, penyebab, penatalaksanaan, cara pencegahan dan perawatan serta tatalaksana kedaruratan PJK pada pasien dan keluarga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa penyuluhan kesehatan dalam rangka meningkatkan pengetahuan kesehatan. Penerapan metode kegiatan ini dibagi menjadi 3 tahapan, diantaranya sosialisasi, diskusi dan evaluasi kegiatan. Sejumlah 18 orang pasien dan keluarga hadir dalam kegiatan ini dengan penerapan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung. Terdapat perbedaan signifikan pada pengetahuan responden pada sebelum (pretest) dan setelah (posttest) kegiatan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi kegiatan rutin sebagai upaya peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga di masyarakat.