cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 369 Documents
Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Refialdinata, Jeki; Efendi, Marhadi; Candra, Sumiko; Putra, Raffi Islami
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2068

Abstract

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17 Gunung Pangilun Kota Padang dikelilingi oleh banyak perguruan tinggi. Mayoritas siswa tinggal di rumah yang tidak jauh dari sekolah dan berdekatan dengan rumah kos mahasiswa. Riset menunjukkan bahwa prevalensi perilaku merokok pada remaja dan mahasiswa meningkat setiap tahunnya. Kondisi diatas meningkatkan resiko siswa untuk terpapar perilaku merokok dari mahasiswa. Disamping  hal tersebut, menurut keterangan dari guru, penyuluhan tentang bahaya rokok sudah lama tidak dilakukan terhadap siswa dan terdapat penjualan rokok disekitar sekolah. Berdasarkan permasalahan tersebut, sebagai upaya pencegahan munculnya keinginan merokok pada siswa SDN 17 Gunung Pangilun maka dilakukan kegiatan berupa pemberian edukasi tentang bahaya rokok bagi kesehaan. Edukasi diberikan dengan metode ceramah menggunakan media berupa powerpoint. 
PEMBERIAN PELAYANAN KESEHATAN DAN PELAYANAN USG GRATIS PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS LUBUK BEGALUNG Fegita, Primadella
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2956

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini berjudul pemberian pelayanan Kesehatan dan pelayananUSG gratis pada ibu hamil yang dilakukan pada tanggal 30 november 2024 ini dilaksanakan diPuskesmas Lubuk Begalung Padang. Dilakukan dengan diawali periksaan Kesehatan pasien dankemudian dilakukan pelayanan usg gratis. Ibu hamil yang mendapat pelayanan 19 pasien. Adapunmasalah terbanyak pada ibu hamil ini adalah kurangnya edukasi mengenai kehamilannya ini.
Edukasi Tentang Penggunaan Buku KIA Bagi Kader Dalam Memantau Pertambahan Berat Badan dan Tinggi Badan Balita di Kelurahan Aie Pacah Kota Padang Sari, Nirmala; Devita, Hendri; Amran, Vitri Yuli Afni; Pasalina, Putri Engla
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2524

Abstract

Angka kejadian stunting di Sumatera Barat mencapai 23,3%, kota padang berada pada urutan kelima yaitu 18,9% pada tahun 2021. Stunting dapat dipantau dengan melakukan pemeriksaan antropometri bayi dan balita setiap bulannya. Kader kesehatan merupakan seseorang yang membantu tenaga kesehatan dalam pemantauan status gizi bayi balita saat pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan di posyandu, hal ini mewajibkan kader harus paham tentang bagaimana pengisian KMS pada buku KIA. Guna memastikan kader dapat melakukan tugas dan fungsinya maka dibutuhkan adanya kegiatan pelatihan peningkatan kemampuan kader dalam pemanfaatan buku KIA. Bentuk pengabdian yang dilaksanakan yaitu edukasi stunting, pelatihan pengukuran antropometri, serta mencatat hasil temuan pada KMS di buku KIA. Mitra pada kegiatan ini adalah 9 orang kader di Kelurahan Aie Pacah. Hasil kemampuan pre dan posttest setelah kegiatan pelatihan didapatkan peningkatan rata-rata nilai dari 30 menjadi 88. Kegiatan ini sangatlah penting dilakukan untuk mengurangi angka stunting. Diharapkan institusi pelayanan kesehatan melakukan pelatihan pada kader secara rutin dan berkelanjutan terutama terkait cara pengukuran antropometri bayi dan balita untuk pencegahan stunting.
OPTIMASI DATA REKAM MEDIS PASIEN MELALUI SOSIALISASI DATA MINING DI RSIA MUTIARA BUNDA Abdillah, Nurul; Susilo, Herman; Ihksan, Muhammad; Fauzi, Dede; Dewi, Alfita; Sulrieni, Ilma Nuria
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2206

Abstract

Peningkatan efisiensi dan kualitas pengelolaan data rekam medis pasien menjadi tantangan krusial dalam pelayanan kesehatan. Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) pada tanggal 29 November 2023 di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mutiara Bunda bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan data rekam medis melalui sosialisasi data mining. Data mining, sebagai disiplin ilmu yang menggali pola dan wawasan dari data besar, diintegrasikan ke dalam kegiatan pengabmas dengan fokus pada pemahaman dan penerapan di RSIA Mutiara Bunda. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi data mining berhasil meningkatkan pemahaman konsep ini di kalangan tenaga medis dan staf administrasi. Peserta menunjukkan minat dan partisipasi aktif, menciptakan potensi keberlanjutan implementasi data mining di lingkungan rumah sakit. Tingginya tingkat pemahaman terkait aplikasi data mining dalam pengelolaan rekam medis menegaskan dampak positif dan relevansi kegiatan ini dalam konteks praktik sehari-hari. Untuk langkah berikutnya, disarankan RSIA Mutiara Bunda terus mendukung implementasi data mining melalui penyediaan sumber daya dan pelatihan lanjutan. Integrasi aktif data mining dalam sistem informasi kesehatan, pengembangan kebijakan, dan pedoman penggunaan teknologi ini menjadi langkah penting. Upaya pemantauan dan evaluasi berkala juga diperlukan untuk memastikan keberlanjutan, mengevaluasi dampak positif, serta mengidentifikasi potensi area perbaikan. Kesinambungan komitmen dan dukungan penuh dari pihak rumah sakit diidentifikasi sebagai kunci keberhasilan dalam mewujudkan optimalisasi pengelolaan data rekam medis pasien melalui sosialisasi data mining. Dengan demikian, hasil dari Pengabmas ini dapat memberikan dasar yang kuat untuk transformasi positif dalam pengelolaan informasi kesehatan, menciptakan landasan yang kokoh untuk penyediaan layanan kesehatan yang lebih personal dan efektif di RSIA Mutiara Bunda.Kata Kunci: Data Mining; Rekam Medis, Sosialisasi, Optimasi
SOSIALISASI STRATEGI PEMANFAATAN REPLIKASI BASIS DATA (MASTER-MASTER DAN MASTER-SLAVE) UNTUK PENINGKATAN KINERJA APLIKASI DI RSIA MUTIARA BUNDA Susilo, Herman; Fauzi, Dede; Ihksan, Muhammad; Abdillah, Nurul
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2739

Abstract

The community service (Pengabmas) event held on February 3, 2024, at RSIA Bunda aimed to enhance application performance by implementing database replication strategies. The event focused on the theme "Socialization of Database Replication Strategies (Master-Master and Master-Slave) for Improving Application Performance at RSIA Mutiara Bunda." The activity began with an introduction to the fundamental concepts of database replication, presenting participants with the two main models: master-slave and master-master. The master-slave model, which involves one master server and several slave servers, and the master-master model, where each server functions as a master, were explained in detail. The discussion covered the advantages and disadvantages of each model in the context of enhancing application performance and system reliability. Participants, consisting of IT staff and information system managers at RSIA Mutiara Bunda, were provided with insights on selecting the appropriate replication model based on the specific needs of the hospital. Additionally, they received training on the techniques of implementing and managing database replication to ensure a more reliable and scalable system. The goal of this socialization was to enable RSIA Mutiara Bunda to apply suitable database replication strategies to optimize application performance and improve hospital operational efficiency. This community service not only enhanced the technical understanding of the participants but also contributed to the improvement of healthcare services through better information technology. Keywords : Community service, database replication, master-slave, master-master, application performance, RSIA Mutiara Bunda
EDUKASI PENTINGNYA NUTRISI PADA IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING PUSKESMAS ANDALEH KOTA PADANG ratna dewi, ratna indah; Dafriani, Putri; Irman, Veolina
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.1963

Abstract

Stunting merupakan istilah untuk penyebutan anak yang tumbuh tidak sesuai dengan ukuran yang semestinya (anak pendek). Stunting adalah tinggi badan yang kurang menurut umur (<-2SD), ditandai dengan terlambatnya pertumbuhan anak yang mengakibatkan kegagalan dalam mencapai tinggi badan yang normal dan sehat sesuai usia anak. Stunted merupakan kekurangan gizi kronis atau kegagalan pertumbuhan dimasa lalu dan digunakan sebagai indikator jangka panjang untuk gizi kurang pada anak. Puskesmas merupakan salah satu sarana Kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini memberikan edukasi kepada masyarakat terkhususnya pada ibu – ibu hamil  tentang pentingnya asupan nutrisi pada ibu hamil dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini dilakukan terhadap 12 orang ibu hamil, yang mana edukasi diberikan selama 45 menit. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan dalam asupan nutrisi selama kehamilan terhadap pencegahan stunting. Dengan peningkatan pengetahuan ini diharapkan ibu – ibu hamil lebih mengoptimalkan lagi  dalam pemenuhan asupan nutrisi selama kehamilannya.Kata Kunci : edukasi, stunting, pengetahuan.
MIOKARDIUM AKUT SEBAGAI PENENTU KUALITAS HIDUP ( IMA ) Nofia, Vino Rika; Sandra, Rhona; Sakti Anggraini, Siska; Diana Morika, Honesty; Marlinda, Roza; Herlina MP, Andika
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2568

Abstract

Jurnal Abdimas SaintikaVolume 5 Nomor 1 | https://jurnal.syedzasaintika.ac.idJurnal Abdimas SaintikaSEKOLAHTINGGIILMUKESEHATANSY EDZ NASAITIKAe-ISSN : 2715-4424p-ISSN :2746-797X97MIOKARDIUM AKUT SEBAGAI PENENTU KUALITAS HIDUP( IMA )Vinorikanofia1, Rhona sandra2, Siska Sakti Anggraini3, Honesty Diana Morika4,Roza Marlinda5, Andika Herlina MP6Universitas Syedza SaintikaEmail ; vinorikanofia1511@gmail.comABSTRAKInfark Miokardium Akut (IMA) adalah kondisi medis yang sangat berbahaya dan menjadi salahsatu penyebab utama kematian dan morbiditas di seluruh dunia. IMA memiliki dampak yangsignifikan terhadap kualitas hidup pasien, terutama jika tidak ditangani dengan segera dan tepat.Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai IMA serta strategi pencegahan danpenanganannya merupakan langkah penting dalam pengabdian masyarakat untukmeningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Kegiatan pengabdian masyarakat inibertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai InfarkMiokardium Akut (IMA), termasuk faktor risiko, tanda dan gejala, serta pentingnyapenanganan darurat dan pencegahan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untukmeningkatkan keterampilan masyarakat dalam melakukan tindakan pencegahan danmemberikan pertolongan pertama yang tepat pada kasus IMA.Kegiatan ini dilakukan melaluiserangkaian penyuluhan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang , yangmelibatkan tenaga medis dan profesional kesehatan. Metode yang digunakan meliputi ceramahinteraktif, simulasi, demonstrasi, dan diskusi kelompok. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukanmelalui pre- dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta survei kepuasanpeserta terhadap kegiatan yang dilakukan.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yangsignifikan dalam pengetahuan masyarakat mengenai IMA, termasuk faktor risiko sepertihipertensi, diabetes, merokok, dan gaya hidup tidak sehat. Peserta juga menunjukkanpeningkatan pemahaman mengenai tanda dan gejala IMA, serta tindakan pertolongan pertamayang harus dilakukan. Selain itu, terdapat peningkatan kesadaran akan pentingnya pemeriksaankesehatan rutin dan perubahan gaya hidup untuk pencegahan IMA.Kegiatan pengabdianmasyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai InfarkMiokardium Akut, yang diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidupmasyarakat. Partisipasi aktif dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk tenaga medis,sangat penting dalam kesuksesan program ini. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwaedukasi kesehatan dan intervensi berbasis komunitas dapat memberikan dampak positif yangsignifikan terhadap pencegahan dan penanganan IMA. Program serupa diharapkan dapatditerapkan di komunitas lain untuk memperluas manfaatnya.Kata Kunci: Infark Miokardium Akut, kualitas hidup, pengabdian masyarakat, pencegahanpenyakit, pertolongan pertama.
EDUKASI TENTANG MENGATASI HIPERTENSI MENGGUNAKAN TERAPI SLOW DEEP BREATHING PADA LANSIA HIPERTENSI DI PSLU HARAPAN KITA PALEMBANG Akhriansyah, Mareta; Surahmat, Raden; Agustina, Nuriza; Amalia, Amalia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2127

Abstract

ABSTRAK Lansia merupakan kelompok umur yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupan dengan fase penuaan yang mengakibatkan terjadinya penurunan fungsi fisik, mental dan terutama jika yang bermasalah pada bagian jantung berupa hipertensi yang tentunya akan sangat berbahaya jika tekanan darah tidak terkontrol secara teratur dan minimnya pengetahuan lansia terkait upaya yang dapat dilakukan. Berbagai upaya dapat dilakukan, antara lain yaitu dengan olahraga teratur, menjaga berat badan, pola makan yang sehat, rutin konsumsi obat hipertensi, latihan nafas dalam dan beberapa aktivitas fisik lainnya. Untuk itu penulis berupaya memberikan solusi kepada lansia di panti sosial lanjut ujia (PSLU) Harapan Kita dalam  mengatasi permasalahan yang dialami lansia berupa edukasi latihan ringan dalam bentuk latihan tehnik relaksasi nafas dalam (slow deep breathing). Kegiatan telah dilakukan n pada hari Selasa, 22 Agustus 2023 dengan Peserta 30 orang lansia dengan hasil pretest didapatkan jumlah nilai 153 dengan rata-rata nilai 5,1 postest didapatkan hasil jumlah nilai 248 dengan rata-rata 8,3 yang berarti terdapat perbedaan atau peningkatan sebesar 3,2, hal tersebut menunjukaan bahwa terjadinya peningkatan pemahaman lansia dalam melaksanakan terapi slow deep breathing. Dari hasil kegiatan disarankan kepada pihak pengelola PSLU Harapan kita untuk membuatkan jadwal serta terus berupaya memfasilitasi lansia untuk tetap beraktivitaas setiap hari secara terjadwal. Kata Kunci: Lansia, Hipertensi, Tekanan Darah, Terapi Nafas dalam ABSTRACT The elderly are an age group that is entering the final stages of life with the aging phase which results in a decline in physical and mental function and especially if there is a problem with the heart in the form of hypertension which of course will be very dangerous if blood pressure is not controlled regularly and the elderly lack knowledge regarding the efforts can be done. There are various efforts that can be made, such as regular exercise, maintaining body weight, healthy eating patterns, regular consumption of hypertension medication, deep breathing exercises and several other physical activities. The author attempts to provide a solution to the elderly in the Harapan Kita Social Institution for the Elderly (PSLU) to overcome the problems experienced by the elderly in the form of light exercise education in the form of slow deep breathing relaxation techniques. The activity was carried out on Tuesday, August 22 2023 with 30 elderly participants. The pretest results obtained a total score of 153 with an average score of 5.1. Posttest results obtained a total score of 248 with an average of 8.3, which means there is a difference or improvement. of 3.2. These results show that there has been an increase in the understanding of the elderly in carrying out slow deep breathing therapy. Based on the results of the activities, it is recommended that the management of PSLU Harapan we make a schedule and continue to make efforts to facilitate the elderly to continue their activities every day on a scheduled basis. Keywords: Elderly, hypertension, blood pressure, slow deep breathing
SOSIALISASI BAHAYA KECANDUAN GEDGET DAN PORNOGRAFI PADA REMAJA DENGAN MENGGUNAKAN TERAPI SELF HELP GROUP DI SMAS PEMBANGUNAN BUKITTINGG Putri, Marizki; Nora, Rista
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2132

Abstract

Kasus kecanduan gedget dan pornografi setiap tahunnya mengalami peningkatan, yang mana halini berdampak kepada Perubahan emosional, kognitif, fisik dan psikis sering kali menjadigelombang dalam diri remaja. Sehingga diperlukan terapi Self help group terapi ini merupakankelompok informal yang anggotanya saling berbagi pengalaman yang dialami, saling bekerjasama untuk mencapai tujuan dan menggunakan kekuatan untuk melawan masalah dalamhidupnya. Pengabdian masyarakat ini dilakukan agar masalah kecanduan gadget dan pornografiini bisa di atasi di Smas Pembangunan Bukittinggi dengan jumlah peserta 52 orang. Hasilpengabdian masyarakat yaitu terdapat peningkatan penilaian setelah diberikan terapi Self helpgroup pada remaja. Disarankan sekolah memberikan pelatihan terapi psikoedukasi kepada gurubimbingan Konseling, sehingga remaja mampu mempertahnkan diri dan menjaga diri sendiri.Kata Kunci: terapi self help group, bahaya kecanduan gadget dan pornografi
EDUKASI PENTINGNYA PENCEGAHAN DIARE PADA ANAK DI PUSKESMAS LUBUK BUAYA KOTA PADANG sari dewi, ratna indah; Irman, Veolina; Yanti, Etri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2202

Abstract

Penyakit diare masih menjadi salah satu dari penyakit endemik di Indonesia dan masih sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB : kejadian luar biasa). Kejadian diare berkaitan erat dengan kebersihan diri dan dapat dicegah melalui kebersihan tangan. Diare merupakan penyakit yang menyebabkan seringnya buang air besar yang encer. Diare umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit. Tujuan kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat terkhususnya pada ibu – ibu yang memiliki anak bayi balita  tentang pentingnya pencegahan diare pada anak. Kegiatan ini dilakukan terhadap 22 orang ibu-ibu yang memiliki anak bayi balita, yang mana edukasi diberikan selama 35 menit. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan dalam pencegahan diare pada anak. Dengan peningkatan pengetahuan ini diharapkan ibu – ibu yang memiliki anak bayi balita dapat mengaplikasikan pengetahuannya dalam upaya pencegahan diare pada anak.Kata Kunci : edukasi, diare, pengetahuan.