cover
Contact Name
LA ODE ANHUSADAR
Contact Email
murhumjpaud@gmail.com
Phone
+6285241858344
Journal Mail Official
sadar.wanchines@gmail.com
Editorial Address
BTN BARUGA SARANANI LESTARI BLOK D2 NO.15 KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : -     EISSN : 27236390     DOI : 10.37985/murhum
Core Subject : Education,
Nama Jurnal : Murhum : jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Website : https://murhum.ppjpaud.org/index.php/murhum Publisher : PPJ PAUD Koordinator Sulawesi Terbit : 2 issues per Tahun Juli dan Desember Murhum : jurnal Pendidikan Anak Usia Dini merupakan jurnal yang menerbitkan artikel Hasil penelitian dan Pengabdian tentang Konsep keilmuan PAUD dibangun dari interdisiplin ilmu yang merupakan gabungan dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya: 1. Psikologi Anak Usia Dini. 2. Fisiologi Anak Usia Dini. 3. Sosiologi Anak Usia Dini. 4. Ilmu pendidikan Anak Usia Dini. 5. Antropologi Anak Usia Dini. 6. Humaniora 7. Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini. 8. Neuro Sains atau ilmu tentang perkembangan otak Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 687 Documents
Pengaruh Unplugged Coding Bermedia Loose Parts terhadap Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia 5-6 Tahun Istika Rahayu, Anis; Fitri, Ruqoyyah; Matheos Lasarus Malaikosa, Yes; Istiq'faroh, Nurul; Syahidul Haq, Muhammad; Kristanto, Andi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1818

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penerapan unplugged coding bermedia loose parts terhadap kemampuan berpikir logis anak usia 5-6 tahun (kelompok B) di TK Negeri Pembina 3 Kota Malang. Metode penelitian adalah kuantitatif, dengan desain eksperimen pretest-posttest control group, dengan sampel penelitian sebanyak 40 anak, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (pembelajaran unplugged coding bermedia loose parts) sejumlah 20 anak dan kelompok control (pembelajaran konvensional) sejumlah 20 anak. Analisis data dimulai dengan uji normalitas Shapiro-Wilk yang menunjukkan distribusi tidak normal, sehingga dilanjutkan dengan uji non-parametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan p-value 0,031 (<0,05), mengindikasikan perbedaan signifikan kemampuan berpikir logis antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Simpulan penelitian menyatakan bahwa unplugged coding bermedia loose parts efektif meningkatkan kemampuan berpikir logis anak usia dini, sehingga direkomendasikan integrasinya ke dalam kegiatan pembelajaran untuk pengembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Pembelajaran melalui Unplugged Coding mendorong anak untuk terlibat secara aktif dan interaktif, sehingga mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga pelaku dalam aktivitas yang menuntut penerapan pemikiran logis dan analitis.
Pengaruh Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education Berbantuan Media Quizizz terhadap Minat Belajar dan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia Dini Made Swastini, Ni; Wayan Widiana, I; Gede Astawan, I
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1823

Abstract

Pembelajaran berhitung permulaan di Taman Kanak-kanak yang bersifat monoton dan kurang kontekstual berdampak pada rendahnya minat belajar serta kemampuan berhitung anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan media Quizizz terhadap minat belajar dan kemampuan berhitung permulaan anak kelompok B di TK Ganda Kerta Kumara. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment dengan desain pretest–posttest nonequivalent control group. Sampel penelitian melibatkan 32 anak yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik analisis data menggunakan uji independent sample t-test untuk menguji pengaruh parsial dan analisis MANOVA untuk menguji pengaruh simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran RME berbantuan Quizizz berpengaruh signifikan terhadap minat belajar dan kemampuan berhitung permulaan anak, baik secara parsial maupun simultan (sig. 0,000 < 0,05). Capaian rata-rata skor posttest kelompok eksperimen ditemukan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Disimpulkan bahwa model pembelajaran RME berbantuan Quizizz efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan minat belajar dan kemampuan berhitung permulaan anak usia dini.
Pengaruh Permainan Maze Angka terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia 5-6 Tahun Maulidya, Risanni; Rusdiyani, Isti; Fahmi, Fahmi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1825

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggali secara mendalam bagaimana Permainan Maze Angka dapat memberikan dorongan terhadap kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif dengan desain quasi eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah kelas B1 Kelompok Kontrol berjumlah 15 dan kelas B2 Kelompok eksperimen berjumlah 15 anak. Kelompok eksperimen diberikan treatment menggunakan permainan maze angka untuk mengukur kemampuan berhitungnya sementara kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini mengumpulkan data meliputi obsevasi, dokumentasi dan tes analisis data menggunakan program SPSS 22. Berdasarkan hasil dari nilai rerata kelas eksperimen pretest 30,67 dan posttest 51,60. Sementara untuk kelas kontrol hasil rata-rata pretest 30,40 dan nilai posttest nya 38,20. Hasil dari uji-t kelas eksperimen sebesar (0,000 < 0,05) sehingga menunjukkan bahwa ditemukan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan permainan maze angka terhadap kemampuan berhitung. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hal ini mengindikasikan bahwa perlakuan berupa penggunaan permainan maze memberikan pengaruh yang lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia 5–6 tahun. permainan maze mampu melibatkan anak secara aktif dalam proses pembelajaran, melatih konsentrasi, serta membantu anak memahami konsep bilangan secara konkret dan menyenangkan, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.
Strategi Manajemen Program Komputer dalam Penguatan Literasi Digital Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Rini, Setyo
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1829

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan program digital di Taman Kanak-Kanak Kelurahan Sokanegara melalui penerapan manajemen program komputer. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan penelitian yang meliputi kepala sekolah, guru taman kanak-kanak, serta peserta didik. Data dianalisis secara kualitatif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program komputer memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan digital anak usia dini melalui penggunaan aplikasi pembelajaran seperti Microsoft Word, Devine Kids untuk mewarnai dan berhitung, serta permainan puzzle edukatif. Anak-anak mengalami peningkatan pemahaman dasar penggunaan komputer, kemampuan navigasi, keterampilan motorik halus, berpikir kritis, dan pemecahan masalah. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen program komputer efektif dalam meningkatkan kemampuan digital anak usia dini di TK Kelurahan Sokanegara. Temuan ini memiliki implikasi bahwa sekolah perlu terus memperkuat kerja sama dengan orang tua, meningkatkan kompetensi digital guru, serta memperluas fasilitas teknologi agar program digital dapat berkembang lebih optimal.
Peningkatan Kemampuan Menyimak Anak melalui Metode Bercerita dengan Boneka Tangan Putri Hidayah, Rini; Agustini, Rini; Kholijah, Adek; Siregar, Rosmaimuna; Nopriani Lubis, Jumaita
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak melalui metode bercerita dengan menggunakan media boneka tangan pada kelompok siswa TK ABA 1 Padangsidimpuan. Subjek penelitian berjumlah 20 anak. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Model PTK yang digunakan ialah model Kemmis & Mc. Taggart. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menyimak anak pada setiap siklus. Pada siklus I pertemuan 1, persentase pencapaian 55%, meningkat menjadi 63% pada pertemuan 2. Pada siklus II pertemuan 1 terjadi peningkatan signifikan menjadi 78%, dan mencapai 90% pada pertemuan 2. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan boneka tangan sebagai media dalam metode bercerita mampu menarik perhatian anak, meningkatkan fokus, keterlibatan, serta pemahaman anak terhadap isi cerita. Secara keseluruhan, metode bercerita dengan boneka tangan terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini. Dengan demikian, media boneka tangan dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran kreatif dan interaktif bagi guru PAUD dalam mengembangkan keterampilan bahasa khususnya kemampuan menyimak.
Permainan Tradisional Congklak dalam Mengembangkan Kemampuan Problem Solving Anak Usia 5-6 Tahun Haryati, Erva; Setyowati, Sri; Fitri, Ruqoyyah; Kristanto, Andi; Istiq'faroh, Nurul; Syahidul Haq, Mohammad
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan congklak dalam mengembangkan kemampuan problem solving anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilakukan di RA. Perwanida II Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, dengan menggunakan metode kuantitatif eksperimen non-ekuivalen. Kelompok yang menjadi subjek penelitian, yaitu kelompok B2 sebanyak 19 anak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok B1 sebanyak 19 anak sebagai kelompok kontrol. Kemudian dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas dari intervensi yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah anak yang menggunakan media congklak mengalami peningkatan dari nilai post-test 63,2% termasuk kategori Belum Berkembang (BB) menjadi 73,7% termasuk kategori Berkembang Sangat Baik (BSH) pada hasil post-test. Dari analisis data, ditemukan pengaruh signifikan pada anak sebelum dan sesudah memainkan congklak, dengan nilai signifikansi 0,001 karena p value ≤ α (0,05). Dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif diterima, yang berarti terdapat perbedaan signifikan dalam perkembangan kemampuan problem solving antara kelompok intervensi dan kontrol. Dengan demikian, permainan congklak memiliki potensi sebagai permainan tradisional yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada anak-anak usia 5-6 tahun.
Keterlibatan Orang Tua dalam Permainan Media Loose Parts Berbasis kearifan Lokal untuk Stimulasi Kreativitas Anak Usia Dini di Lingkungan Rumah Agung Iswari, Nurrita; Matheos Lasarus Malaikosa, Yes; Setyowati, Sri; Fitri, Ruqoyyah; Istiq'faroh, Nurul; Syahidul Haq, Muhammad
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1840

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keterlibatan orang tua dalam mendukung kegiatan belajar dan bermain melalui media Loose Parts berbasis kearifan lokal di rumah. Media ini terbukti efektif menstimulasi kreativitas dan pemikiran divergen anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif (descriptive case study). Subjek penelitian melibatkan 15 pasang orang tua dan anak usia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan tiga bentuk utama keterlibatan orang tua: (1) Keterlibatan Material, melalui pengumpulan bahan lokal seperti biji-bijian, anyaman bambu, dan kain perca; (2) Keterlibatan Interaksional, melalui pertanyaan terbuka dan model bermain eksploratif; serta (3) Keterlibatan Reflektif, melalui dokumentasi proses dan penilaian mandiri perkembangan anak. Kesimpulannya, penggunaan Loose Parts berbasis kearifan lokal tidak hanya efisien secara biaya, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan memaksimalkan potensi kreativitas anak. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya sosialisasi strategi Loose Parts Play kepada keluarga sebagai bentuk stimulasi holistik di lingkungan rumah.
Kontribusi Ayah dalam Keluarga Inti untuk Meningkatkan Kesiapan Sekolah Anak Dwi Anggraeni, Rizqiqa; Kamsiana, Sitti; Bunga, Bunga; Aulia, Najma; Laili Khasanah, Berta; Dian Pertiwi, Adharina
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1868

Abstract

Keluarga inti merupakan lingkungan awal yang berperan penting dalam membentuk kesiapan sekolah anak usia dini. Namun, keterlibatan ayah dalam pengasuhan masih sering terbatas akibat tuntutan pekerjaan dan budaya yang menempatkan ayah sebagai pencari nafkah utama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kontribusi ayah dalam keluarga inti terhadap kesiapan sekolah anak usia 4–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tiga ayah di wilayah Kalimantan Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berkontribusi positif terhadap kesiapan sekolah anak yang mencakup aspek fisik, kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan moral. Bentuk keterlibatan ayah bervariasi sesuai kondisi pekerjaan dan nilai keluarga. Faktor penghambat meliputi tuntutan pekerjaan, kelelahan fisik, dan budaya pengasuhan yang berorientasi pada ibu. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas interaksi ayah tetap berperan penting dalam mendukung kesiapan anak memasuki pendidikan formal. Kolaborasi ayah dan ibu menjadi kunci terciptanya lingkungan pengasuhan yang mendukung perkembangan anak usia dini.
Efektivitas Permainan Sirkuit Pos Geometri terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Azilla, Nazwa; Puspa Juwita, Rani
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas permainan sirkuit pos geometri dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun di TK My Dream School. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen melalui desain one group pretest-posttest. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, yang melibatkan seluruh populasi sebanyak 20 anak Dengan jumlah sampel 20 anak. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Data disajikan dalam bentuk tabel dan grafik nilai rata-rata pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji peered sample t-test . Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan motorik kasar dari rata-rata 2,82 pada pretest menjadi 3,65 pada posttest, dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 26,158 > t-tabel 1,729. Temuan utama ini menegaskan bahwa permainan diagram pos geometri efektif secara statistik dalam meningkatkan keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan gerak anak. Dampaknya, pembelajaran PAUD menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna karena mengintegrasikan aktivitas fisik dengan pengenalan konsep geometri, sehingga dapat dijadikan strategi pembelajaran inovatif dalam pengembangan motorik kasar anak usia dini.
Stimulasi Neurologis Melalui Gerak dan Lagu: Strategi Pembelajaran Holistik untuk Anak Usia Dini D'mas Timoere Mentari, Bayana; Sunaryo, Ilham
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1870

Abstract

Stimulasi pada anak usia dini sangat berpengaruh terhadap seluruh aspek perkembangan, termasuk kecerdasan kinestetik. Masa ini merupakan periode emas untuk mengoptimalkan kemampuan koordinasi antara pikiran dan gerakan tubuh. Salah satu bentuk stimulasi yang efektif adalah aktivitas gerak dan lagu, yang memadukan unsur musik dengan gerakan fisik secara menyenangkan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuktikan bahwa kegiatan stimulasi neurologis dengan adanya gerak dan lagu merupakan salah satu hal yang dapat menjadi strategi pembelajaran yang bersifat holistic di lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan efektivitas aktivitas gerak dan lagu dalam memberikan stimulasi neurologis bagi anak usia dini. Studi dilakukan di kelas K.1.A TPP Al Firdaus Surakarta, di mana aktivitas gerak dan lagu sudah menjadi bagian dari rutinitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya merangsang perkembangan motorik, tetapi juga kognitif dan sosial-emosional anak secara holistik. Aktivitas ini terbukti menjadi strategi pembelajaran yang menyenangkan dan mampu meningkatkan keterlibatan anak secara fisik dan mental. Dengan demikian, gerak dan lagu dapat menjadi pendekatan efektif dalam mendukung perkembangan menyeluruh anak usia dini.