cover
Contact Name
Riko Herdiansah
Contact Email
wahana.peternakan@utb.ac.id
Phone
+6282119931700
Journal Mail Official
wahana.peternakan@utb.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.utb.ac.id/index.php/jwputb/EditorialTim
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Wahana Peternakan
ISSN : 27746119     EISSN : 25802941     DOI : https://doi.org/10.37090/jwputb.v7i2
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Wahana Peternakan e-ISSN: 2580-2941 | p-ISSN: 2774-6119 is a journal with open access. This journal publishes the results of original research, reviews/literature reviews, field cases, or ideas in the field of animal husbandry that are relevant to any field of study involving livestock, zoology, veterinary, animal ethics, and animal welfare, as well as social-economic of animal husbandry.
Articles 337 Documents
ANALISIS KUALITAS SEMEN BEKU SAPI BRAHMAN DENGAN PERBEDAAN JENIS KUNING TELUR PADA PENGENCER SITRAT: Analysis of the Quality of Frozen Brahman Bull Semen with Different Types of Egg Yolk in Citrate Extender Siswanto, Siswanto; Hartono, Madi; Suharyati, Sri; Rivai, Mahfud; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1606

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Unit Pelayanan Teknis Daerah Balai Inseminasi Buatan Daerah Lampung, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung pada 25–30 Januari 2023. Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian berbagai jenis kuning telur ayam dan mengetahui jenis kuning telur yang memberikan pengaruh terbaik pada pengencer sitrat terhadap kualitas semen beku sapi Brahman. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan yaitu P1 : pengencer sitrat + kuning telur ayam ras biasa, P2 : pengencer sitrat + kuning telur ayam ras omega 3. P3 : pengencer sitrat + kuning telur ayam ras herbal, setiap perlakuan dilakukan 6 pengulangan.  Data yang diperoleh dianalisis ragam pada taraf nyata 5 % dan atau 1% kemudian dilanjutkan uji Duncan.  Pemberian berbagai jenis kuning telur pada pengencer sitrat berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap persentase motilitas spermatozoa dan persentase hidup spermatozoa pada saat pasca pembekuan, namun tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap abnormalitas spermatozoa. Kesimpulan penelitian ini bahwa jenis kuning telur ayam ras biasa pada pengencer sitrat (P1) memberikan pengaruh paling baik dibandingkan jenis kuning telur ayam ras omega 3 dan jenis kuning telur ayam ras herbal.   Kata kunci: Kuning telur, Ayam, Pengencer sitrat, Kualitas semen, Sapi Brahman.
IDENTIFIKASI CEMARAN ESCHERICIA COLI DAN PERHITUNGAN NILAI MOST PROBABLE NUMBER PADA DAGING BABI DI PASAR PUNI NUSA TENGGARA TIMUR: Identification of Eschericia Coli Contamination and Calculation of Most Probable Number Value in Pork Meat at Puni Market East Nusa Tenggara Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Rinca, Korbinianus Feribertus; Achmadi, Puspita Cahya; Luju, Maria Tarsisia; Gultom, Roselin
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1617

Abstract

Daging babi di kota Ruteng terbilang mudah ditemukan karena selalu digunakan dalam setiap acara masyarakat Manggarai. Karena itu, daging babi banyak diperdagangkan di pasar-pasar tradisional, salah satunya adalah Pasar Puni. Akan tetapi, pasar tradisional di kota Ruteng sanitasinya masih buruk, begitupun dengan penanganan daging babi oleh para pedagang. Kondisi ini memungkinkan tumbuhnya bakteri pathogen, salah satunya Eschericia coli. Tujuan identifikasi adalah untuk mengetahui adanya cemaran Eschericia coli pada daging babi segar di pasar Puni Ruteng. Penelitian ini dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Identifikasi dilakukan terhadap enam sampel daging babi melalui penanaman pada media EMBA, uji IMViC (uji SIM, uji MRVP, uji SCA) dan perhitungan Most Probable Number (MPN). Hasil identifikasi menunjukkan keenam sampel daging babi positif Escherichia coli. Nilai MPN keenam sampel melebihi ambang batas maksimum cemaran Eschericia coli. Hasil-hasil tersebut mengkonfirmasi bahwa adanya cemaran Eschericia coli pada daging babi segar yang dijual di Pasar Puni.   Kata kunci: Escherichia coli, daging babi, cemaran, Pasar Puni, MPN
PROYEKSI PERTUMBUHAN EKONOMI SUB SEKTOR PETERNAKAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2024–2045: Projection of Economic Growth in Lampung Province's Livestock Subsector 2024–2045 Ambo Asek; Teguh Endaryanto; Dwi Haryono
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1642

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proyeksi pertumbuhan ekonomi sub sektor peternakan Provinsi Lampung tahun 2024–2045. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder.  Lokasi penelitian ini adalah di Provinsi Lampung.  Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu PDRB sub sektor Peternakan Provinsi Lampung Berdasarkan atas dasar harga konstan (ADHK).  Sumber data penelitian adalah Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Lampung.  Teknik analisis data menggunakan model ARIMA (Autoregressive integrated moving average).  Hasil penelitian diperoleh proyeksi pertumbuhan ekonomi sub sektor peternakan Provinsi Tahun 2024 adalah 4,64% dan Tahun 2045 tumbuh sebesar 2,21%   Kata kunci: Pertumbuhan ekonomi, Proyeksi, sub sektor peternakan, ARIMA
KUALITAS FISIK SILASE TEBON JAGUNG YANG MENGGUNAKAN BAHAN ONGGOK DAN LIMBAH KULIT NANAS : Physical Quality of Corn Silage using Pineapple Peel Waste and Onggok as Additive Hasiib, Etha 'Azizah; Erwanto; Syahrio Tantalo; Liman; Muhtarudin; Novi Eka Wati; Della Septia
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1683

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. mengetahui potensi onggok dan kulit nanas sebagai dalam pembuatan silase tebon jagung; 2. mengetahui kualitas fisik dari silase tebon jagung yang diberi onggok dan kulit nanas; 3. mengetahui level onggok dan kulit nanas yang terbaik sebagai dalam pembuatan silase tebon jagung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan penelitian yang akan dilakukan. T1 : Tebon jagung + 5% kulit nanas + 4% onggok; T2 : Tebon jagung + 10% kulit nanas + 4% onggok; T3 : Tebon jagung + 15% kulit nanas + 4% onggok. Parameter yang diamati meliputi uji organoleptik (warna, tekstur, aroma), uji pH, bahan kering, dan bahan organik. Hasil analisis varian menunjukkan bahwa pemberian limbah kulit nanas dan onggok tidak berpengaruh nyata terhadap uji organoleptic, kadar bahan kering, dan bahan organik. Namun, pemberian additive berpengaruh terhadap nilai pH silase tebon jagung. Kata kunci: Silase, Tebon Jagung, Additive
REVIEW: PEMANFAATAN KUNYIT (Curcuma longa) SEBAGAI PAKAN ADITIF GUNA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TERNAK RUMINANSIA: Review: Using Turmeric (Curcuma longa) as Feed Additive to Increase Ruminant Livestock Productivity Novi Eka Wati
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1688

Abstract

Kunyit (Curcuma longa) merupakan salah satu tanaman rimpang yang banyak dimanfaatkan sebagai pakan aditif pada pakan ternak. Penggunaan kunyit sebagai pakan aditif alami karena mengandung kurkuminoid, minyak atsiri, saponin, tannin dan flavonoid. Kurkuminoid dan minyak atsiri pada kunyit bersifat anti oksidan dan memperbaiki pencernaan sehingga meningkatkan produktivitas ternak. Kunyit juga mengandung saponin dan tannin yang dimanfaatkan sebagai agen defaunasi pada ternak ruminansia guna menurunkan gas metan yang dihasilkan dalam rumen. Flavonoid pada kunyit dapat dimanfaatkan sebagai senyawa anthelmintik atau obat cacing alami. Kata kunci: Kunyit, produktivitas, ruminansia.
MOTIVASI BERPRESTASI DALAM MENUNJANG KEBERLANJUTAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH PASCA EPIDEMI PENYAKIT MULUT DAN KUKU DI TPK POJOK KPSBU LEMBANG : Motivation for Achievement in Supporting the Sustainability of Dairy Cattle Business After the Foot and Mouth Diseases Epidemic in TPK Pojok KPSBU Lembang Pratiwi, Ririn; Muhammad Ali Mauludin; Marina Sulistyati
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai motivasi berprestasi dan keberlanjutan usaha peternak anggota KPSBU yang terdampak PMK di TPK Pojok, Desa Cikahuripan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2023 menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 23 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa informan memiliki motivasi berprestasi sangat baik, hal tersebut dilihat dari seluruh peternak mempunyai semangat kerja tinggi sehingga timbul motivasi untuk berprestasi yang ditinjau dari kedisplinan, mampu bekerja dengan tepat waktu dan keuletan peternak untuk mengatasi masalah yang terjadi. Keberlanjutan usaha peternak pasca PMK dinilai cukup, hal tersebut dibuktikan dengan peternak mampu merencanakan usaha yang akan dibuat untuk ke depannya, dapat menghadapi suatu risiko usaha seperti munculnya PMK, memiliki kepercayaan diri terhadap kemampuan yang dimiliki untuk dapat mengembangkan usahanya, dan mampu mempertahankan serta memperbaiki usaha peternakan sapi perahnya dengan mencari pekerjaan sampingan dan menambah jumlah populasi.   Kata Kunci: Keberlanjutan usaha, KPSBU, Motivasi berprestasi, Penyakit mulut dan kuku
EFEK PERENDAMAN NaOH TERHADAP KANDUNGAN KALSIUM CANGKANG KERANG KIJING (Pilsbryoconcha exilis) SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER MINERAL BAGI TERNAK UNGGAS: Effect of Naoh Soaking on the Calcium Content of Kijing Clam Shells (Pilsbryoconcha Exilis) as an Alternative Source of Minerals for Poultry Menoh, Yori Raimona; Zeferino De Jesus Guterres; Simon Edison Mulik; Alberth Nugrahadi Ndun
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1605

Abstract

Cangkang kerang (CK) merupakan limbah perikanan yang kaya akan kalsium dan dapat digunakan sebagai bahan baku sumber mineral bagi ternak. Hingga saat ini, pemanfaatannya masih terbatas karena kulitnya yang keras. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dalam larutan basa (NaOH) 1 M terhadap kandungan mineral tepung CK kijing. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan. (P1): CK tidak direndam dalam larutan NaOH 1 M. (P2): CK direndam dalam larutan NaOH 1 M selama 1 jam. (P3): CK direndam dalam larutan NaOH 1 M selama 2 jam. (P4): CK direndam dalam larutan NaOH 1 M selama 3 jam. Parameter yang diteliti yaitu kandungan kalsium, fosfor dan natrium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan berpengaruh nyata terhadap kadar mineral cangkang kerang. Kadar kalsium mengalami peningkatan dari 8,10% (P3) menjadi 9,02% (P4), kadar fosfor mengalami penurunan yang signifikan pada perlakuan P4 (75,76 ppm) dan yang tertinggi diperoleh pada perlakuan P1 yaitu 298,36 ppm. Sedangkan kadar natrium berada pada kisaran 0,47% (P1dan P2) dan yang tertinggi ada pada P4 (0,54%). Disimpulkan bahwa perlakuan P4 dapat meningkatkan kadar kalsium dan natrium, namun pada perlakuan yang sama menurunkan kadar fosfor. Kata kunci:  Mineral, Perendaman, Cangkang kerang, Larutan Basa
PENGARUH PENGUNAAN BERBAGAI LEVEL KUNING TELUR BEBEK DALAM PENGENCER MULBERRY (MIII) TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR BABI LANDRACE: The Effect of Using Various Levels of Duck Egg Yolk in Mulberry Diluent (MIII) on the Quality of Liquid Semen in Landrace Pig Agustinus Ridlof Riwu; Aloysius Marawali; F. M. S. Telupere; Amaral, Rovianus
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1628

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui level kuning telur bebek yang optimal dalam pengencer Mulberry (MIII) guna mengawetkan semen cair babi Landrace yang disimpan pada suhu 18 sampai dengan 20°C. Penelitian ini menggunakan semen segar babi Landrace umur dua tahun yang sudah dewasa kelamin dan dalam kondisi sehat yang ditampung menggunakan metode menual (glove hand method). Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan dan empat ulangan sehingga menjadi 20 unit percobaan. P0: MIII 100%+ kuning telur bebek 0%, P1: MIII 95%+kuning telur bebek 5%, P2: MIII 90%+kuning telur bebek 10%, P3: MIII 85%+15% kuning telur bebek, P4: MIII 80%+20% kuning telur bebek. Semen yang sudah diencerkan dievaluasi setiap 8 jam Penyimpanan dilakukan hingga nilai motilitas mencapai 40%. Variabel yang diuji meliputi motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan daya tahan hidup spermatozoa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varian (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Pada P3 menunjukkan perbedaan yang signifikan (P<0,05) dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Motilitas spermatozoa: 46,25±2,50%, viabilitas spermatozoa: 44,33±3,40%, abnormalitas spermatozoa: 6,47±2,88, dan daya tahan hidup 36,33±2,52 jam. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan 15% kuning telur bebek dalam pengencer MIII 85% merupakan pengencer terbaik untuk mempertahankan kualitas semen cair babi Landrace.   Kata kunci: Babi Landrace, Kuning telur bebek, Pengencer Mulberry, Spermatozoa
SUPLEMENTASI SARI DAGING BUAH LONTAR (Borassus Flabelifer Linn) DALAM PENGENCER BELTSVILLE THAWING SOLUTION TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR BABI LANDRACE: Supplementation of Palm - Fruit (Borasus Flabilifer Linn) Juice in Belthsvile Thawing Solution Dilution on the Semen Quality of Landrace Boars Lote, Nyongki; Wilmintje Marlene Nalley; Alvrado Bire Lawa; Aloysius Marawali
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dosis terbaik dari suplementasi sari daging buah lontar (SDBL) dalam pengencer Beltsville thawing solution (BTS)  guna mengawetkan semen cair babi jenis l andrace yang disimpan pada suhu 18-20ºC. Penelitian ini memanfaatkan semen segar dari babi jenis Landrace yang telah mencapai kedewasaan seksual dan dalam keadaan sehat, yang diambil menggunakan teknik manual (glove hand method). Penelitian ini dirancang menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari lima perlakuan dan lima kali ulangan. Semen  diencerkan dengan pengencer sesuai dengan perlakuan masing-masing yaitu:  P0 : BTS 100%+SBL 0%, P1 :BTS 95%+SBL 5%,  P2 : BTS 90%+SBL 10%, P3 : BTS 85%+SBL 15 %,  P4 : BTS 80%+ SBL  20%. Larutan semen yang sudah diencerkan, disimpan dalam styrofoam pada suhu 18-20ºC. Semen dievaluasi setelah pengenceran dan setiap 8 jam penyimpanan hingga motilitas minimal 40%. Variabel yang diuji ialah motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup separmatozoa. Keseluruhan data yang diperoleh ditabulasi menggunakan analisis of variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa perlakuan P2 berbeda nyata (P<0,05) dengan perlakuan lainnya dengan nilai motilitas spermatozoa: 45,00±3,53%, viabilitas spermzatozoa: 63,16±7,76%, abnormalitas spermatozoa: 6,24±0,70% dan daya tahan hidup: 44,34±2,92 jam. Kesimpulan dari penelitian ini ialah  suplementasi 10% sari daging buah lontar dalam 90% pengencer BTS merupakan  suplementasi terbaik dalam mengawetkan semen cair babi Landrace yang disimpan pada suhu 18-20ºC.   Kata Kunci: Beltsville thawing solution, sari daging buah lontar, semen cair babi Landrace
IDENTIFIKASI BAKTERI CAIRAN LENDIR VAGINA SAPI POTONG PADA PETERNAKAN RAKYAT: Identification of Vaginal Mucus Bacteria from Beef Cattle on Smallholder Farms Mori Maranata; Andi Tenri Bau Astuti Mahmud; Andi Fausia; Santi; Weny Dwi Ningtiyas
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis mikroba pada lendir vagina sapi potong pada peternakan rakyat yang sedang estrus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2024 di laboratorium Universitas Sulawesi Barat. Pada penelitian ini analisis data yang digunakan yaitu secara deskriptif dengan menggunakan 13 isolat dari 5 sampel. Hasil identifikasi morfologi koloni dan morfologi sel pada pengamatan koloni bakteri cairan vagian sapi potong menunjukkan adanya jenis koloni bakteri dari Bacillus dan koloni bakteri Staphylococcus yang dilihat berdasarkan warna, bentuk, tepian, elevasi, warna gram dan bentuk sel. Kesimpulan, pada penelitian ini diketahui bahwa terdapat jenis koloni dari bakteri jenis Bacillus dan koloni bakteri dari jenis Staphylococcus.   Kata kunci: Identifikasi, Mikroba, Morfologi koloni, Morfologi sel