cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Moodle in German Language Learning: Advantages and Disadvantages Nara Faiz Saskara Saskara; Pepen Permana; Irma Permatawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2306

Abstract

This study investigates the use of VKZ (Virtuelles Klassenzimmer), a Moodle based online learning platform, in the German language Education Study Program at Universitas Pendidikan Indonesia. As digital learning tools become increasingly vital in education—especially post-pandemic—understanding their efficacy and student perceptions is critical for optimizing blended and remote learning environments. The study aimed to explore students’ perceptions of VKZ, identifying its advantages and disadvantages to inform future improvements. Conducted as a qualitative case study, the research purposively sampled 240 students enrolled in German language courses. Data were collected through structured surveys and analyzed using thematic analysis to identify recurring patterns in student feedback. Findings revealed that students generally perceived VKZ positively, citing benefits such as accessibility, flexibility, and engaging features like repeatable exercises, multimedia integration, and immediate feedback. However, challenges included technical issues (e.g., server instability, poor mobile compatibility, and quiz errors), which disrupted learning, as well as limited direct interaction with lecturers and insufficient feedback for open-ended tasks. The study underscores the need for enhanced technical support, system reliability, and interactive features to maximize VKZ’s effectiveness. The findings highlight the need for continuous improvement of e-learning platforms to meet learners' dynamic needs in the digital age.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality pada Mata Pelajaran Ekonomi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Selsa Dharma Wulan; Suarman; Almasdi Syahza
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Media ini dikembangkan sebagai solusi terhadap rendahnya motivasi belajar siswa akibat metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMAN 1 Bengkalis. Data dikumpulkan melalui observasi, angket validasi, uji keterlaksanaan, serta uji efektivitas menggunakan paired sample t-test dan n-gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) memiliki tingkat keterlaksanaan yang sangat baik dengan rata-rata 85%. Uji t menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara motivasi sebelum dan sesudah penggunaan media (Sig. 0,000 < 0,05). Hasil uji n-gain score menunjukkan efektivitas media berada pada kategori sedang (0,6386). Selain itu, respon siswa terhadap media pembelajaran ini sangat positif dengan rata-rata persentase 92,79%, menunjukkan bahwa media ini layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan dapat menjadi alternatif inovatif dalam proses pembelajaran ekonomi.
Eksplorasi Potensi Permainan Gasing sebagai Media Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dwi Puri Rahayu; Binar Kurnia Prahani; Julianto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2315

Abstract

Permainan tradisional memiliki potensi besar dalam dunia pendidikan, terutama dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi permainan gasing sebagai media pembelajaran IPA dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen di SD Negeri 2 Tirtobinangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan gasing mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta mendorong mereka untuk menganalisis, mengevaluasi, dan merefleksikan strategi bermain. Selain itu, interaksi sosial yang terjadi selama permainan juga berkontribusi terhadap penguatan keterampilan berpikir kritis. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasi permainan ini, seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan kurangnya pemahaman siswa dalam menghubungkan konsep permainan dengan teori ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan strategi integrasi yang lebih sistematis serta peran guru dalam membimbing siswa agar manfaat permainan gasing dapat dioptimalkan. Kesimpulannya, permainan gasing dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran yang menyenangkan dan efektif untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa jika diimplementasikan dengan strategi yang tepat.
Pengembangan Media Pembelajaran Kartun Animasi Locart Berbasis Kearifan Lokal untuk Mengembangkan Toleransi Sosial di Sekolah Menengah Pertama Hafidah Putri Pangestu; Didik Sukriono; Nur Wahyu Rochmadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2316

Abstract

Berdasarkan kajian empiris diketahui bahwa pembelajaran PPKn dinyatakan membosankan bagi siswa karena PPKn membahas konsep abstrak dan kurangnya media pembelajaran yang menarik serta guru hanya bersifat teoritis, kurang menyentuh implementasi dalam kehidupan atau terpisah dari pengalaman nyata siswa di masyarakat. Oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang inovatif sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan produk media pembelajaran kartun animasi locart yang sudah teruji kevalidan, keefektivan dan kepraktisan dalam mengembangkan toleransi sosial. Desain penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg & Gall. Subjek penelitiannya yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Malang dengan prosedur pelaksanaanya diawali pretest, melaksanakan pembelajaran menggunakan media kartun animasi locart kemudian diakhiri posttest. Instrumen penelitian menggunakan angket,lembar observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu deskriptif dan statistik (uji t). Hasil penelitian antara lain : (1) produk kartun animasi locart yang berisikan sebuah cerita tentang gotong royong di hajatan sebagai salah satu bentuk kearifan lokal yang dapat menimbulkan toleransi sosial. Toleransi sosial dalam kartun, tampak pada pemahaman masyarakat terkait penggunaan sound system dengan volume yang keras dan tenda hajatan di sebagian jalan; (2) uji validasi ahli media dan ahli materi dari produk dinyatakan sangat layak; (3) uji kepraktisan terhadap penggunaan kartun animasi locart mendapatkan respon positif dari siswa maupun guru dan dinyatakan sangat praktis; 4) Uji keefektivan dengan rata-rata nilai di uji coba awal 43,48 (pretest) dan 63,50 (postest). Uji coba lapangan, rata-rata posttest 81,21 dan pre-test 47,35. Sesuai hasil uji t, nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,000. Nilai ini lebih kecil dari batas signifikansi yang ditetapkan, yaitu 0,050, sehingga mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan antara hasil pretest (sebelum menggunakan kartun animasi locart) dan posttest (setelah menggunakan kartun animasi locart).
Playful Learning : Proses Pembelajaran Musik Sederhana di Sekolah Luar Biasa Dhea Elvionita Surya; Rahmatunnisa Ramadhani; Rita Milyartini
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2322

Abstract

Pembelajaran Musik di Sekolah Luar Biasa memiliki pengaruh yang baik untuk siswa. Namun, dalam implementasi pembelajarannya memiliki tantangan dikarenakan karakter siswa berbeda dengan anak pada umumnya. Oleh karena itu, strategi dan metode yang digunakan haruslah sesuai agar siswa dapat memahami pembelajaran musik dengan baik. Penelitian ini membahas bagaimana proses pembelajaran penciptaan musik sederhana di Sekolah Luar Biasa (SLB) Mutiara Bunda Kota Bandung. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami metode, strategi dan tantangan yang dihadapi dalam mengajarkan penciptaan musik kepada siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pendekatan berbasis pengalaman dan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa berperan penting dalam meningkatkan keterampilan dan kreativitas musik mereka. Selain itu, keterlibatan guru dan lingkungan yang mendukung terbukti dapat meningkatkan motivasi serta kemampuan siswa dalam menciptakan musik sederhana. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dalam mengembangkan strategi pembelajaran musik yang lebih inklusif dan efektif di Sekolah Luar Biasa.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Ritual Mangokal Holi Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah pada Siswa Sekolah Menengah Atas Roger Frans Sinaga; Warto; Hieronymus Purwanta
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar berbasis teknologi dengan mengintegrasikan kearifan lokal ritual mangokal holi dalam pembelajaran sejarah kelas X dan terintegrasi dengan kurikulum merdeka fase E kelas X. Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Penelitian dilakukan dengan studi pendahuluan yang berfokus pada proses pembelajaran sejarah dan kesenjangan yang terjadi dalam pembelajaran sejarah di SMA N 1 Bandar Pasir Mandoge. Hasil studi pendahuluan yaitu siswa sangat membutuhkan bahan ajar yang terintegrasi dengan teknologi dengan persentase kebutuhan sebesar 89,2%. Analisis kebutuhan digunakan untuk melihat ketertarikan siswa pada bahan ajar yang dikembangkan. Perencanaan dan rancangan pembelajaran sejarah pada bahan ajar yang dikembangkan membutuhkan validasi ahli dan uji coba pengguna untuk melihat kelayakan bahan ajar ritual mangokal holi. Hasil validasi ahli media sebesar 96%, dan validasi ahli materi sebesar 98% dengan kategori sangat layak untuk digunakan. Hasil uji coba pengguna skala terbatas memperoleh skor rata-rata sebesar 4,4 dengan kategori baik, dan skala luas memperoleh skor rata-rata 4,6 dengan kategori sangat baik. Instrumen angket yang digunakan untuk melihat kesadaran sejarah siswa dianalisis melalui indikator kesadaran sejarah dengan hasil reliabilitas butir instrumen sebesar 0,800 > 0,7 menggunakan cronbach alpha. Selanjutnya dilakukan pre test, implementasi, dan post test dan dilanjutkan dengan uji efektivitas bahan ajar ritual mangokal holi dengan uji t independent sample t test memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kelayakan dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran sejarah.
Pengembangan Media KACATUNG (Kartu Cara Hitung) pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Untuk Meningkatkan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar Sifyaninda Belia Putri Dewi; Dani Kusuma
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2330

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar, khususnya dalam operasi penjumlahan dan pengurangan, menjadi tantangan dalam proses pembelajaran yang bermakna. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran inovatif berupa KACATUNG (Kartu Cara Hitung) guna meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas II SD. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap awal, dilakukan identifikasi kebutuhan belajar siswa dan analisis kesesuaian materi dengan Kurikulum Merdeka. Media KACATUNG dikembangkan dan divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, kemudian direvisi berdasarkan masukan. Uji coba produk dilakukan pada siswa kelas II SDN Sidorejo Lor 02 Salatiga, menggunakan instrumen angket serta lembar tes pre-test dan post-test. Hasil validasi menunjukkan tingkat kevalidan sangat tinggi: 93,75% (ahli materi) dan 95,8% (ahli media). Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan nilai rata-rata siswa dari 61,20 menjadi 85,60, dengan nilai signifikansi uji-t sebesar 0,001 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa media KACATUNG efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar pada materi operasi hitung dasar.
Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Powtoon dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Spreadsheets di Sekolah Menengah Kejuruan Dwinda Lagita; Tri Nur Wahyudi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2331

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang sekaligus mengevaluasi efektivitas media pembelajaran berbasis PowToon dalam meningkatkan capaian belajar pada mata pelajaran Spreadsheets di SMK Negeri 1 Klaten, khususnya untuk peserta didik kelas X AKL. Metodologi yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) menggunakan pendekatan model ADDIE yang mencakup lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, tes formatif, serta penyebaran angket kepada peserta didik. Subjek dalam penelitian ini terdiri atas 36 siswa dari kelas X AKL 4 dan 34 siswa dari kelas X AKL 3 yang telah mengikuti pembelajaran mengenai materi spreadsheet. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis PowToon yang dikombinasikan dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar. Hal ini didukung oleh hasil uji-t yang memperlihatkan adanya perbedaan signifikan pada hasil belajar peserta didik yang menggunakan media PowToon, dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional secara luring.
Pengaruh Kepemimpinan Guru dan Partisipasi dalam Komunitas Belajar Terhadap Learning Agility Guru Sekolah Dasar Istuningtyas Pramesti; Yovitha Yuliejantiningsih; Supriyono Purwosaputro
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2339

Abstract

Perkembangan era digital menuntut guru memiliki kemampuan adaptasi tinggi, namun di wilayah rural seperti Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, tantangan keterbatasan infrastruktur dan akses teknologi menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepemimpinan guru dan partisipasi dalam komunitas belajar terhadap learning agility guru SD. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research dan melibatkan 137 guru yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis dengan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap learning agility (p < 0,05), sedangkan partisipasi dalam komunitas belajar tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan, kedua variabel tersebut bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap learning agility, dengan kontribusi sebesar 67%. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan guru menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kapasitas adaptasi pembelajaran di tengah keterbatasan, sementara partisipasi dalam komunitas belajar perlu diarahkan lebih strategis agar berdampak nyata terhadap pengembangan profesional guru. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur pengembangan kapasitas guru di daerah rural sekaligus memberikan arah kebijakan untuk mendukung transformasi pendidikan berbasis digital.
Analisis Pembelajaran Kewirausahaan dan Magang Bisnis Di Industri Terhadap Peningkatan Motivasi Wirausaha Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Zahra Zhafira; Agus Susilo
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Magang Bisnis dan Prakarya dan Kewirausahaan terhadap Motivasi Wirausaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 120 responden yang dipilih secara purposive sampling, yang terdiri dari individu yang terlibat dalam program magang bisnis atau pendidikan kewirausahaan. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prakarya dan Kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Wirausaha, dengan koefisien jalur yang lebih besar dibandingkan dengan Magang Bisnis. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang faktor-faktor yang dapat meningkatkan motivasi wirausaha, dengan menekankan pentingnya pendidikan kewirausahaan dan pengalaman magang dalam membentuk motivasi berwirausaha pada individu.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue