cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Penguatan Civic Engagement Peserta Didik melalui Pendidikan Kewarganegaraan untuk Meningkatkan Karakter Integritas Arifandi Waikabo; Budiono; Nurul Zuriah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3097

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui peran sekolah terutama guru dalam penguatan partisipasi kewargaan (civic engagement) pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan untuk meningkatkan karakter integritas peserta didik di MTs Muhammadiyah 1 Malang. Fokus penelitian ini mengacu pada aspek partisipasi kewargaan (civic engagement) pada peserta didik melalui kegiatan-kegiatan demokratis di sekolah sebagai wujud praktik sebagai individu untuk selalu terlibat aktif dalam setiap kegiatan sosial di sekolah dan juga dapat menunjang karakter integritas mulai dari bagaimana pembelajaran kewarganegaraan mampu meningkatkan partisipasi kewargaan (civic engagement)? Apa saja langkah-langkah yang mendukung dalam pembelajaran partisipasi kewargaan (civic engagement) terhadap karakter integritas? dan apa dampak yang dihasilkan melalui pembelajaran kewarganegaraan terhadap partisipasi kewargaan yang berpengaruh pada karakter integritas?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta melibatkan 8 informan sebagai sampel penelitian yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru PKn, dan peserta didik kelas 8. Hasil menunjukan, pembelajaran pendidikan kewarganegaraan sangat berdampak pada partisipasi kewargaan (civic engagement) peserta didik di MTs Muhammadiyah 1 Malang. Melalui penerapan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan efektif di kelas maupun di lingkup pendidikan, peserta didik akan diajarkan pentingnya partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan gotong royong di sekolah. Terutama mengacu pada karakter integritas yang menjadikan mereka untuk selalu jujur, disiplin, tepat waktu, konsisten, berani, tanggung jawab, mematuhi aturan, dan adil. Penguatan partisipasi kewargaan (civic engagement) ini bertujuan agar setiap peserta didik memahami akan kewajiban untuk turut terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di sekolah sehingga terhindar dari sifat individualis atau mencegah terjadinya kelompok kelompok kecil yang membatasi adanya kerjasama dan partisipasi antara sesama murid di lingkup pendidikan.
Adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi di Sekolah Dasar: Pengembangan Model Konseptual Noor Afifah Rachmawati; Budi Murtiyasa; Sri Sutarni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3098

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi krusial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar. Meskipun adopsi TIK meluas, berbagai hambatan teknis, psikologis, sosial, budaya, dan kebijakan masih menjadi kendala dalam berbagai konteks lokal, khususnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan adopsi TIK dalam pembelajaran di Sekolah Dasar dengan mengeksplorasi 18 artikel tinjauan literatur, termasuk analisis bibliometrik, tinjauan sistematis, tinjauan pustaka, tinjauan pelingkupan (scoping review), dan tinjauan komprehensif. Berdasarkan hasil sintesis tinjauan literatur, faktor-faktor ini dapat dikelompokkan menjadi tiga tingkatan: (1) Individu, termasuk pengetahuan dan keterampilan, psikologi, pelatihan, dan demografis guru; (2) Organisasi, termasuk kebijakan sekolah, sumber daya (perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan), budaya organisasi, dan dukungan manajemen; dan (3) Lingkungan, termasuk dukungan komunitas, kebijakan pemerintah, dan perkembangan teknologi. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah mengembangkan model konseptual holistik adopsi TIK dengan mengintegrasikan ketiga tingkatan. Model konseptual yang dikembangkan menggambarkan hubungan antara faktor-faktor dari tingkatan Individu, Organisasi dan Lingkungan terhadap perilaku adopsi TIK di Sekolah Dasar. Pengembangan model ini diharapkan mampu menjadi kerangka teoritis dalam kajian adopsi TIK di Sekolah Dasar selanjutnya.
Filsafat Ilmu Pendidikan Dan Pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari Dalam Konteks Pesantren Dan Pengaruhnya Terhadap Pendidikan Indonesia Filma Alia Sari; Zelhendri Zen; Jasrial; Setia Budi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3100

Abstract

Artikel ini menyajikan kajian pustaka (literature review) mendalam mengenai filsafat ilmu pendidikan dengan fokus pada pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari (1871–1947), pendiri Pondok Pesantren Tebuireng dan Nahdlatul Ulama. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kontribusi dan relevansi pemikiran beliau terhadap pendidikan Islam kontemporer di Indonesia. Sumber primer utama adalah kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim, dipadukan dengan literatur sekunder berupa artikel jurnal, buku, tesis, dan skripsi terkini. Kajian ini membahas tiga dimensi filsafat ilmu (epistemologi, ontologi, aksiologi) dalam pemikiran Hasyim Asy’ari serta implikasinya pada kurikulum, peran guru–murid, metode pembelajaran, dan sistem evaluasi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran beliau tidak hanya memadukan nilai tradisional Islam, sanad keilmuan, dan adab, tetapi juga menegaskan urgensi moral dan spiritual dalam pendidikan. Hal ini tetap relevan di tengah tantangan globalisasi, digitalisasi, dan disrupsi teknologi. Artikel ini memperluas kajian untuk memberikan uraian komprehensif, termasuk analisis kritis, tabel perbandingan, serta rekomendasi bagi kebijakan pendidikan di Indonesia.
The Transformation of Indonesian Language Literacy Through Banten Local Wisdom with Artificial Intelligence (AI): A Case Study of University Students and High School Students in Banten Lia Andriani Harahap; Asep Muhyidin; Siti Rodhia
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3104

Abstract

The rapid advancement of digital technology, particularly Artificial Intelligence (AI), has influenced the development of literacy and cultural education in Indonesia. This study aims to explore how Indonesian language literacy can be transformed through the integration of Banten’s local wisdom using AI-based approaches. The research adopts a qualitative descriptive method, involving high school and university students in Banten as participants. Data were collected through observations, interviews, and document analysis, and analyzed using the Miles and Huberman model through data reduction, display, and conclusion drawing. The findings show that AI applications—such as natural language processing tools, chatbots, and machine learning systems—can serve as effective media for developing contextual and engaging literacy learning. AI supports students in exploring Banten’s cultural elements, such as debus, pantun, and folktales, while enhancing their creativity, comprehension, and critical awareness. However, the study also reveals limitations of AI, particularly its lack of sensitivity to cultural nuances and the risk of overdependence, which may hinder students’ critical thinking. The study concludes that the transformation of Indonesian language literacy through AI is most effective when balanced with teacher guidance and cultural reflection, ensuring that technology reinforces rather than replaces local wisdom and national identity.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Lingkungan Kerja, dan Sarana Pembelajaran terhadap Kinerja Guru Melalui Motivasi Kerja Soleman Dethan; Kletus Erom; Henny A. Manafe
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3106

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, lingkungan sekolah, dan sarana pembelajaran terhadap kinerja guru SMAS Reformasi Plus, dengan motivasi guru sebagai variable mediasi. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan survei pada 30 guru SMAS Reformasi Plus sebagai sampel. Data dianalisis dengan menerapkan Structural Equation Modeling (SEM) dengan Partial Least Squares (PLS). Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis pertama berupa pencarian rerata prosentase capaian indikator dan kategori setiap variable. Variable Kinerja Guru (Y) mencapai 74,14, berkategori baik. Variable Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1) mencapai 71,99, berkategori baik. Variable Lingkungan Sekolah (X2) mencapai 67,00, berkategori cukup baik. Variable Sarana Pembelajaran (X3) mencapai 76,81, berkategori baik. Variable Motivasi Kerja Guru (Z) mencapai 76,30, berkategori baik. Analisis kedua berupa pencarian pengaruh langsung Variable Bebas: Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1), Lingkungan Sekolah (X2), Sarana Pembelajaran (X3) terhadap Variable Terikat: Kinerja Guru (Y) dan Variable Mediasi: Motivasi Kerja Guru (Z) yang selanjutnya memediasi pengaruh tidak langsung terhadap Variable Terikat: Kinerja Guru (Y). Variable X1 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Variable Y dan Variable Z. Variable X2 berpengaruah positif dan signifikan terhadap Variable Y, namun tidak signifikan terhadap Variable Z. Variable X3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Variable Y dan Variable Z. Variable Z berpengaruh positif dan signifikan terhadap Variable Y. Variable X1, melalui Variable Z berpengaruh tidak signifikan terhadap Variable Y. Variable X2, melalui Variable Z berpengaruh tidak signifikan terhadap Variable Y. Variable X3, melalui Variable Z berpengaruh signifikan terhadap Variable Y. Nilai Koefisien Determinasi menunjukkan pengaruh bersama Variable Bebas: X1, X2, X3, dan Variable Mediasi Z sebesar 89% terhadap Variable Y dan sisanya, 11% dipengaruhi oleh variable-variable lain yang tidak diperhitungkan dalam penelitian ini..
Membangun Guru Inovatif: Sinergi Kepemimpinan Melayani, Iklim Sekolah, dan Semangat Berprestasi Febriany Sakina Tinambunan; Iyan Irdiyansyah; Nita Karmila
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3110

Abstract

Innovative behavior is a person's action in exploring problems, developing, promoting, and realizing new ideas in the form of processes, products, or procedures to improve work effectiveness for the benefit of the organization. This study aims to determine whether there is a direct or indirect influence of the variables of servant leadership, organizational climate, and achievement motivation on teachers' innovative behavior. This research is a quantitative study using a survey method and a path analysis approach. The population in this study consists of teachers with civil servant status (PNS) at public elementary schools in South Bogor District, Bogor City. A sample of 145 teachers was selected using a proportional random sampling technique from a population spread across 37 public elementary schools in South Bogor District, Bogor City. The results of the study show a direct positive influence between: (1) Servant leadership on innovative behavior (β=0.133); (2) organizational climate on innovative behavior (β=0.116); (3) achievement motivation on innovative behavior (β=0.733); (4) servant leadership on achievement motivation (β=0.438); (5) organizational climate on achievement motivation (β=0.198); (6) there is a positive indirect effect of servant leadership on innovative behavior through achievement motivation with an effect value of 0.321; (7) there is a positive indirect effect of organizational climate on innovative behavior through achievement motivation with an effect value of 0.145. The results of the study indicate that innovative behavior can be enhanced through servant leadership, organizational climate, and achievement motivation. Keyword: achievement motivation, innovative behavior, organizational climate, servant leadership
Menyelisik Implementasi Slogan Sepintu Sedulang dalam Kultur Sekolah: Studi Etnografi Pajrul Iman; Herwin Herwin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi slogan lokal “Sepintu Sedulang” dalam kultur sekolah, khususnya di SD Muhammadiyah Sungailiat, Bangka Belitung. Slogan ini merupakan representasi nilai gotong royong, kebersamaan, dan kekeluargaan dalam masyarakat Bangka. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun belum terintegrasi secara utuh dalam kurikulum, nilai-nilai slogan tersebut telah diinternalisasi melalui praktik simbolik dan kegiatan sekolah seperti makan bersama, pengenalan budaya lokal, dan kerja sama antarwarga sekolah. Dukungan dari orang tua dan masyarakat juga menjadi penguat dalam pelestarian nilai tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan etnografi dalam pendidikan karakter berbasis budaya lokal, serta peran kepemimpinan sekolah dalam mendorong inklusivitas dan harmoni sosial. Dengan demikian, “Sepintu Sedulang” bukan sekadar semboyan, tetapi menjadi landasan etis dan pedagogis yang kontekstual dalam membangun kultur sekolah yang partisipatif dan relevan secara budaya.
Determinasi Literasi AI pada Siswa Sekolah Menengah: Peran Faktor Demografis dan Psikologis Saiful Hadi; Didik Nurhadi; Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hierarkis dari faktor demografis (gender, pendidikan) dan faktor psikologis (efikasi diri, ketertarikan) terhadap literasi Artificial Intelligence (AI) pada siswa sekolah menengah. Studi kuantitatif ini menggunakan desain regresi berganda hierarkis dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dari 339 siswa SMA dan SMK di Lombok Timur. Hasil analisis data secara konsisten menunjukkan bahwa gender tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap literasi AI. Sebaliknya, latar belakang pendidikan terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Temuan utama dari analisis hierarkis menegaskan bahwa faktor psikologis merupakan prediktor yang jauh lebih dominan; efikasi diri muncul sebagai variabel dengan pengaruh positif paling kuat, diikuti oleh ketertarikan pada AI yang juga berpengaruh positif dan sangat signifikan. Model prediksi final yang mengintegrasikan keempat variabel secara kolektif mampu menjelaskan 40,8% dari total varians literasi AI (R2 = 0,408). Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi AI adalah kompetensi multifaset yang dibentuk oleh sinergi kuat antara faktor struktural (pendidikan) dan faktor psikologis (efikasi diri, minat), melampaui determinisme demografis bawaan.
Internalisasi Nilai Trilogi Ki Hajar Dewantara: Paradigma Pendidikan dalam Falsafah Gerak Tari Guel Gayo Rani Tiara FL; Uus Karwati; Reni Haerani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3123

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian nilai budaya lokal dalam pendidikan nasional melalui seni tari tradisional. Fokus penelitian ini adalah menelaah relevansi Trilogi Pendidikan Ki Hajar Dewantara Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani dalam falsafah ragam gerak Tari Guel Gayo. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi, melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis deskriptif-interpretatif digunakan untuk mengungkap makna simbolik gerak dan nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Guel Gayo merepresentasikan nilai kebersamaan, kesopanan, penghormatan terhadap leluhur, keseimbangan spiritual, dan keteguhan hidup yang sejalan dengan prinsip keteladanan, pemberdayaan, serta pendampingan dalam Trilogi Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian paradigma pendidikan berbasis budaya lokal, sedangkan secara praktis memberikan implikasi pada pengembangan model pembelajaran seni berbasis nilai karakter dan kearifan lokal.
Desain LKPD Berbasis Canva untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Johannes Keliat; Yunistita; Sabri Sabri
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3131

Abstract

Penelitian ini mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Canva sebagai media interaktif untuk pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri 044825 Gundaling 1 Berastagi (n = 19). Tujuannya adalah mengevaluasi validitas, kepraktisan, dan efektivitas LKPD dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket kepraktisan, angket motivasi, dan tes hasil belajar. Hasil validasi ahli menunjukkan skor rata-rata 4,80 (sangat valid), sementara uji kepraktisan menunjukkan respon guru 87% (sangat praktis) dan respons siswa pada kategori praktis hingga sangat praktis. Analisis motivasi mengindikasikan peningkatan keterlibatan dan minat belajar siswa, dan uji pretest–posttest menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 62,63 menjadi 78,95 (N-Gain = 0,44, kategori sedang) dengan uji-t signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis Canva merupakan media pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS siswa..

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue