cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Evaluasi Program Sleeping Time Terhadap Fokus Belajar Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas Afda Yulistiana; Muhammad Ali Sibram Malisi; Sri Hidayati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3021

Abstract

Program Sleeping Time adalah salah langkah baru dalam program pembelajaran yang diterapkan di SMAS IT Al-Madaniyah Samuda sebagai hasil terhadap penurunan fokus belajar siswa terutama pada jam-jam pelajaran siang. Penelitian ini bertujuan untuk bisa mengevaluasi pelaksanaan program tersebut menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara yang dilaksanakan semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari sisi konteks, program ini sangat sesuai dengan kebutuhan siswa, ditunjukkan oleh tingginya tingkat ketercapaian dengan angka 86,25%. Pada aspek ketercapaian angka 80,6% mencerminkan perlunya selalu ada peningkatan fasilitas dan sosialisasi. Proses pelaksanaan berjalan cukup efektif dengan angka 91,9%, ditandai oleh keterlibatan aktif guru dan struktur kegiatan yang rapi. Sementara itu, aspek produk mencatat dengan angka 85%, yang menunjukkan adanya sebuah perubahan yang positif dalam fokus belajar, semangat mengikuti pelajaran, dan kesadaran siswa terhadap pentingnya tidur siang. Secara umum, program ini terbukti memberikan dampak nyata dan bermanfaat bagi siswa, serta layak untuk dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah lain yang ingin menerapkan pendekatan serupa dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pengaruh Lagu Daerah dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap Literasi Budaya dan Literasi Musik Hana Permata Heldisari; Diah Ayu Fernanda
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3024

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai indeks literasi tertinggi di Indonesia, dengan nilai IPLM atau Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat 83,39 (2024), jauh di atas rata-rata nasional 73,52 pada tahun 2024. Namun, berdasarkan survei Badan Pusat Statistik masih banyak daerah yang indeks literasinya di bawah rata-rata. Perlunya gambaran pembelajaran di DIY agar menjadi contoh bagi daerah dengan tingkat literasi yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan lagu daerah dalam P5 terhadap literasi budaya dan literasi musik. Metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental digunakan, melibatkan 60 siswa dari sekolah menengah atas di Yogyakarta, dibagi rata menjadi kelompok eksperimen (menggunakan lagu daerah) dan kelompok kontrol (menggunakan lagu populer). Perawatan terdiri dari empat sesi yang berfokus pada eksplorasi musik, analisis, aransemen, dan pertunjukan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang divalidasi yang mengukur literasi budaya dan literasi musik, dan dianalisis menggunakan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan dari pembelajaran berbasis lagu rakyat baik terhadap literasi budaya (sig = 0,025) maupun literasi musik (sig = 0,011), dengan efek simultan yang dikonfirmasi oleh Lambda Wilks (sig = 0,027). Temuan ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan warisan musik lokal ke dalam pembelajaran berbasis proyek meningkatkan kesadaran budaya, keterampilan musik, dan pengembangan karakter kolaboratif siswa, sejalan dengan tujuan kurikulum P5. Penelitian ini menyoroti potensi edukasi lagu daerah sebagai media yang bermakna untuk pembelajaran yang kontekstual dan berorientasi pada literasi budaya dan literasi musik.
Pengaruh Pendidikan Kesiapsiagaan dan Respons Wilayah Aisyiyah terhadap Efektivitas Penanggulangan Bencana Alam Ani Darliani; Wirda; Erly Muavizar; Hayati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pendidikan kesiapsiagaan masyarakat Wilayah Aisyiyah Aceh dalam menghadapi bencana, dengan fokus pada tiga aspek utama: pengetahuan bencana, rencana kegiatan menghadapi bencana, dan peringatan bencana. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik simple random sampling dipilih karena memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi untuk terpilih sebagai sampel. Metode ini memastikan hasil penelitian yang objektif, representatif, mudah diterapkan, serta meminimalkan bias dalam pengambilan data.Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 40 orang anggota komunitas Aisyiyah di Banda Aceh sebagai responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa "Siap" dalam menghadapi bencana, dengan 44,4% responden berada pada kategori tersebut. Sementara itu, 33,3% responden merasa "Sangat Siap", dan 22,2% merasa "Kurang Siap". Pada aspek pengetahuan bencana, meskipun sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang memadai, masih ada kelompok yang membutuhkan edukasi lebih lanjut. Pada aspek rencana kegiatan menghadapi bencana, mayoritas responden merasa siap, namun 27,8% belum sepenuhnya siap. Sedangkan pada aspek peringatan bencana, meskipun sebagian besar responden siap, masih ada 22,2% yang merasa kurang siap. Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi penguatan literasi dan kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas, khususnya melalui peran organisasi sosial seperti Aisyiyah dalam menyebarkan edukasi dan simulasi evakuasi yang inklusif bagi seluruh kelompok masyarakat. Hasil penelitian dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk merancang kebijakan mitigasi bencana yang lebih partisipatif dan berkeadilan. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan wilayah yang sempit dan penggunaan kuesioner sebagai satu-satunya instrumen, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi secara luas. Oleh karena itu, studi lanjutan dengan pendekatan campuran dan melibatkan lebih banyak komunitas diperlukan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.
Attitude Toward Behavior, Subjective Norms, and Perceived Behavioral Control as Determinants of Accounting Students’ Career Decision-Making in the Digital Era Surani Dwi Astuti; Dhany Efita Sari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3031

Abstract

The digital era requires accounting education students to develop technological competence, analytical abilities, and self-confidence in making career choices. Nevertheless, many students continue to experience uncertainty in their career decisions due to limited understanding and the influence of social environments. This research aims to examine the effects of attitude toward behavior, subjective norms, and perceived behavioral control on the career decision-making of accounting education students at Universitas Muhammadiyah Surakarta, based on the Theory of Planned Behavior (TPB). Using a quantitative approach with a survey method was applied, and the data were analyzed using multiple regression through SmartPLS 3. The findings show that perceived behavioral control strongly predicts students’ career decision-making, with a path coefficient of 0.473 (p < 0.000), followed by attitude toward behavior with a coefficient of 0.422 (p < 0.000). In contrast, the effect of subjective norms is relatively weak, although still statistically significant, with a path coefficient of 0.095 (p < 0.030), indicating that social influences play a limited role compared to personal and cognitive factors. Collectively, the three variables explain 76.9% (Adjusted R² = 0.761) of the variance in students’ career decision-making, emphasizing that both internal and external factors jointly shape their choices. Overall, the results underscore the necessity of strengthening students’ competencies, technological adaptability, and digital self-confidence as primary factors influencing the career decision-making process. The practical implications suggest that higher education institutions should design curricula and career development programs aimed at enhancing students’ readiness to navigate the evolving labor market.
The Role of Internship Experience, Soft Skills, and Self-Efficacy in Enhancing Vocational Readiness: A Systematic Literature Review Erika Marety Megasari; Yoto Yoto; Widiyanti Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3032

Abstract

This study presents a Systematic Literature Review (SLR) examining the combined influence of internship experiences, soft skills, and self-efficacy on vocational readiness in vocational education and training (TVET) contexts. Drawing upon 25 peer-reviewed articles published between 2019 and 2025, the review highlights the interconnected nature of these three factors in shaping students’ preparedness for the labor market. The findings reveal that internships play a crucial role in bridging the gap between school-based learning and industry requirements, equipping students with practical competencies and professional exposure. Soft skills, including communication, teamwork, problem-solving, and adaptability, are identified as essential for employability and workplace integration. Self-efficacy emerges as a psychological foundation that fosters motivation, resilience, and confidence, enabling students to succeed in both academic and professional settings. Importantly, the review underscores the synergistic relationship between these three dimensions, suggesting that integrative approaches are most effective in promoting holistic vocational readiness. Practical implications include the need for curriculum design that embeds structured internships, systematic soft skills training, and targeted interventions to enhance self-efficacy. The study also identifies limitations in research scope and proposes future studies that employ cross-cultural perspectives and longitudinal designs.
Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Peningkatan Profesionalisme Guru: Studi di SMP Negeri 8 dan SMP Wakram Merauke Viktor Warayaan; Lia Yuliana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan supervisi akademik di SMP Negeri 8 dan SMP Wakram Distrik Tanah Miring Merauke, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta tindak lanjut supervisi oleh kepala sekolah terhadap efektifitas dan kualitas pembelajaran. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan 24 guru dan kepala sekolah SMP Negeri 8, sedangkan di SMP Wakram Merauke melibatkan 10 guru beserta kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dilaksanakan secara terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan, meskipun terdapat kendala dalam keterbatasan waktu, kesiapan guru, dan konsistensi tindak lanjut. Supervisi terbukti berdampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru, motivasi kerja, serta kualitas pembelajaran. Rekomendasi diarahkan pada peningkatan kapasitas kepala sekolah dalam manajemen supervisi, penguatan tindak lanjut hasil supervisi, dan pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru
EFL Preservice Teacher Perception Toward The Use of Mobile Assisted Language Learning (MALL) in Teaching English Asma Rozak Nada Yuniar; Putu Dian Danayanti Degeng
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3040

Abstract

Mobile-Assisted Language Learning (MALL) has developed as a promising approach in English language education, offering flexibility, accessibility, and enhanced digital engagement. This study seeks to investigate preservice teachers’ perceptions toward MALL during their teaching practice through a quantitative research method. A Likert-scale questionnaire was administered to 112 preservice teachers at Universitas Brawijaya to assess their views on the usefulness of MALL in English instruction. The results reveal that preservice teachers generally hold positive attitudes toward the integration of MALL. Approximately 96% of respondents agreed that MALL enhances task efficiency, and 95% believed it contributes to improved teaching outcomes. The highest-rated item indicated that MALL is particularly helpful in completing instructional tasks. However, the lowest-rated item, though still positive, reflected some uncertainty about MALL’s impact on more complex aspects of teaching. Despite these minor concerns, 91% of participants expressed a willingness to integrate MALL into their future classrooms. These findings suggest that MALL is widely viewed as an effective instructional tool that aligns with modern educational goals. Based on the results, the study recommends incorporating more MALL-focused training within teacher education programs to better equip preservice teachers for the demands of digital instruction. Keywords: Mobile-assisted Language Learning (MALL), Perceptions, Preservice English Teachers, Mobile Devices
Peningkatan Kreatifitas Mahasiswa dalam Memanfaatkan Mikroorganisme untuk Bahan Pangan dan Lingkungan Melalui Project Based Learning Fauziah Fiardilla; Emanauli; Raiza Sevina; Jeliana Veronika Sirait
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa pada pemanfaatan mikroorganisme untuk pangan dan lingkungan. Rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengaitkan konsep mikroorganisme dengan penerapan praktis pada bidang industri pangan dan pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest dengan satu kelompok. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar berjumlah 10 butir soal berbobot 10 poin untuk setiap jawaban benar. Subjek penelitian adalah mahasiswa pada mata kuliah Mikrobiologi Industri. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 29 mahasiswa. Data dalam penelitian ini dianalisis secara kuantitatif menggunakan skor n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test mahasiswa sebesar 54,82 dengan standar deviasi 12,13, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat signifikan menjadi 80,17 dengan standar deviasi 8,28. Analisis N-gain diperoleh skor 0,63 yang termasuk dalam kategori sedang. Peningkatan ini menunjukkan bahwa PjBL mampu memberikan dampak positif terhadap hasil belajar sekaligus mendorong munculnya ide-ide kreatif mahasiswa, seperti pemanfaatan mikroorganisme dalam produk fermentasi, biokonversi limbah organik, serta bioremediasi lingkungan.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Bina Diri Self Care Untuk Meningkatkan Kemandirian Siswa Disabilitas Intelektual Siti Mahmudah; Wiwik Widajati; Devina Rahmadiani Kamaruddin Nur; Danis Ade Dwirisnanda; Muh Kholid Ni'amul Ludfi; Muhammad Nurrohman Jauhari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3045

Abstract

Rendahnya media pembelajaran yang dirancang oleh guru pada pembelajaran bina diri mengakibatkan kurangnya minat belajar siswa disabilitas intelektual di Sekolah Luar Biasa Siti Hajar Sidoarjo. Penelitian mengembangkan media video pembelajaran bina diri self care bertujuan untuk: menguji kelayakan materi, kelayakan media video, menguji kepraktisan/kelayakan dari praktisi dan uji keefektifan. Penelitian pengembangan R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluating. Model pengembangan ADDIE digunakan dalam penelitian ini karena pendekatannya sistematis dan tersetruktur untuk memecah proses pengembangan pembelajaran menjadi lima tahapan dan memastikan tidak ada tahapan yang terlewat. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan tes. Analisis data menggunakan prosentase. Hasil penelitian validasi materi 86% sangat baik, hasil validasi media 88% sangat baik, hasil validasi praktisi 86% sangat baik, dapat diartikan media video pembelajaran bina diri self care layak digunakan untuk meningkatkan kemandirian siswa disabilitas intelektual. Hasil uji keefektifan dianalisis dengan rumus N-Gain= 0.3 dinyatakan efektif serta efisien dengan kategori rata-rata. Dapat disimpulkan media video pembelajaran bina diri self care efektif digunakan untuk meningkatkan kemandirian siswa disabilitas intelektual di SLB/B-C Siti Hajar Sidoarjo.
Motivasi Belajar Siswa: Peran Kepuasan Belajar sebagai Mediasi Lingkungan Belajar dan Dukungan Orang Tua Hafazah Iqbal Firdaus; Muhammad Fahmi Johan Syah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kesadaran bahwa motivasi belajar mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga sangat bergantung pada dukungan eksternal seperti lingkungan belajar dan peran orang tua. Lingkungan akademik yang kondusif dengan fasilitas memadai, suasana kampus yang nyaman, serta interaksi yang baik antara dosen dan mahasiswa diyakini mampu meningkatkan semangat belajar. Demikian pula, dukungan orang tua melalui perhatian, dorongan moral, maupun pemenuhan kebutuhan akademik menjadi fondasi penting yang mendorong mahasiswa untuk tetap berkomitmen dalam proses belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar memiliki peran dominan dalam meningkatkan motivasi maupun kepuasan belajar mahasiswa, sedangkan dukungan orang tua lebih kuat pengaruhnya terhadap pembentukan motivasi dibandingkan kepuasan belajar. Temuan lain juga mengindikasikan bahwa kepuasan belajar tidak selalu menjadi jembatan yang efektif dalam memperkuat hubungan antara faktor eksternal dan motivasi. Dengan demikian, motivasi mahasiswa lebih banyak dipengaruhi oleh pengalaman nyata yang mereka temukan di lingkungan akademik serta dukungan langsung dari keluarga.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penciptaan lingkungan belajar yang kondusif serta keterlibatan orang tua secara konsisten merupakan kunci penting untuk membentuk mahasiswa yang termotivasi dan berprestasi. Selain memberikan kontribusi teoritis dalam memperluas pemahaman tentang faktor eksternal yang memengaruhi motivasi, penelitian ini juga menawarkan implikasi praktis bagi perguruan tinggi dan keluarga untuk bersinergi dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkualitas.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue