cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Efektivitas Supervisi Klinis Kepala Sekolah sebagai Learning Leader melalui Kepemimpinan Instructional dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Mohammad Nuruddhalam Bakri; Fatkhiyatur Rizkiyah; Ayu Wulandari; Nunuk Hariyati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3170

Abstract

Kualitas pendidikan tingkat dasar sangat bergantung pada peningkatan kapabilitas profesional para pengajarnya. Dalam konteks ini, kepemimpinan instruksional dari kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran memegang peran krusial. Salah satu mekanisme pembinaan yang terbukti efektif adalah supervisi klinis. Suatu pendekatan yang dilaksanakan secara reflektif dan kolaboratif. Berdasarkan analisis studi pustaka terhadap literatur ilmiah, jurnal terakreditasi, dan laporan resmi pada tahun 2019 hingga 2024 dengan kata kunci supervisi klinis, kepemimpinan instuksional, dan profesionalsime guru. Penelitian ini ini mengungkap hasil bahwa implementasi supervisi klinis yang sistematis signifikan dalam meningkatkan kompetensi guru secara holistik, mencakup aspek pedagogis, profesional, sosial, dan kepribadian. Kemudian efektivitasnya diperkuat oleh kapasitas kepala sekolah dalam menegakkan visi pembelajaran, membangun komunitas belajar, serta memberikan umpan balik yang membangun. Sinergi antara kedua elemen ini pada akhirnya menciptakan ekosistem sekolah yang reflektif dan kolaboratif, dimana kepala sekolah berfungsi sebagai katalisator bagi lahirnya guru-guru pembelajar yang adaptif dan profesional.
Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Budaya Sasak dalam Pembelajaran Sekolah Dasar untuk Penguatan Karakter Akademik Siswa Siti Lami'ah; Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Ade Eka Anggraini; Imam Suyitno; Shirly Rizki Kusumaningrum
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3173

Abstract

Pendidikan karakter akademik berbasis kearifan lokal memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik yang berakhlak, berbudaya, dan mampu bersaing di era global. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan tujuan menganalisis secara komprehensif berbagai temuan penelitian mengenai internalisasi nilai-nilai kearifan lokal budaya Sasak dalam pembelajaran sekolah dasar untuk penguatan karakter akademik siswa. Berdasarkan hasil seleksi terhadap 7 artikel, kajian menumustnjukkan bahwa nilai-nilai budaya Sasak seperti bedadayan (gotong royong), ajinang (saling menghormati), kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk karakter akademik yang mencakup ketekunan belajar, rasa tanggung jawab terhadap tugas, serta komitmen terhadap pencapaian prestasi. Internalisasi nilai-nilai tersebut efektif diterapkan melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Project-Based Learning (PjBL), yang mendorong siswa menghubungkan pengetahuan dengan konteks kehidupan nyata, bekerja kolaboratif, dan merefleksikan nilai akademik dalam setiap proses belajar. Penerapan teori humanistik turut memperkuat pembentukan karakter akademik dengan menekankan kesadaran diri, motivasi intrinsik, dan empati dalam proses pembelajaran. Namun, implementasi nilai-nilai budaya Sasak masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pemahaman guru dan minimnya integrasi nilai budaya dalam kurikulum. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru serta dukungan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada penguatan karakter akademik berbasis budaya lokal. Secara keseluruhan, internalisasi nilai-nilai kearifan lokal Sasak menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter akademik siswa yang berakar pada budaya bangsa dan tangguh menghadapi arus globalisasi budaya.
Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Analisis Kesiapan, Pelaksanaan dan Hambatan Farida Rahmawati; Setya Ristanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3177

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesiapan, pelaksanaan, serta hambatan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Kabupaten Magetan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data utama diperoleh melalui wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, sedangkan angket sederhana digunakan sebagai data pendukung untuk memperkuat temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru, kepala sekolah, dan pengawas telah berada dalam kategori siap dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, yang diperkuat dengan hasil angket sebesar 64,9% responden memilih kategori siap. Pelaksanaan Kurikulum Merdeka juga berada dalam kategori baik, didukung oleh temuan angket sebesar 71,9% responden memilih kategori baik. Hambatan utama yang teridentifikasi meliputi: (1) kurangnya pengalaman dalam IKM, (2) rendahnya kesadaran literasi, (3) kurangnya pemahaman terkait IKM, (4) manajemen waktu yang belum optimal, serta (5) keterbatasan referensi. Hasil kajian ini dapat dimanfaatkan sebagai rujukan bagi penelitian selanjutnya serta sebagai dasar refleksi untuk perbaikan Implementasi Kurikulum Merdeka di Kabupaten Magetan maupun wilayah lainnya.
Pengaruh Pengembangan Kompetensi Teknis Melalui Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara: Systematic Literature Review Handyka Oktra Rajagukguk; Siti Zulaikha; Linda Ika Mayasari; Kamaludin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3179

Abstract

Kajian ini bertujuan menilai secara sistematis besaran dan pola pengaruh kompetensi teknis terhadap kinerja ASN pada dimensi mutu, kuantitas, ketepatan waktu, serta efisiensi/efektivitas proses. Pendekatan Systematic Literature Review (SLR) mengikuti PRISMA 2020 dengan penelusuran pada Scopus, Web of Science, Dimensions, DOAJ, Google Scholar, dan repositori kebijakan (2019–2025). Kriteria mencakup studi sektor publik/ASN dengan indikator kompetensi–kinerja yang jelas dan naskah teks penuh; eksklusi mencakup opini non-peer reviewed, sektor privat tanpa relevansi administrasi publik. Hasil menunjukkan konsensus kuat bahwa kompetensi teknis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN, paling menonjol pada mutu hasil, ketepatan waktu penyelesaian tugas, dan efisiensi proses dan efek tersebut menguat pada lingkungan kerja dengan intensitas digitalisasi layanan yang tinggi. Analisis tematik mengidentifikasi dua jalur: (i) jalur langsung melalui penurunan kesalahan prosedural dan percepatan siklus kerja; (ii) jalur tidak langsung melalui peningkatan efektivitas proses, disiplin, dan kepuasan kerja yang memperjelas peran dan koordinasi lintas fungsi. Variasi kekuatan efek dipengaruhi moderator organisasional dan karakteristik job family/digital skills. Simpulan menegaskan kompetensi teknis sebagai variabel kendali strategis dalam peningkatan kinerja ASN dan akuntabilitas layanan; temuan mengindikasikan perlunya standardisasi pengukuran kompetensi teknis dan perluasan indikator kinerja yang objektif untuk memperkuat validitas eksternal kebijakan pengembangan kompetensi.
Keefektifan Puzzle Accounting Game dalam Meningkatkan Higher Order Thinking Siswa SMK pada Mata Pelajaran Akuntansi Yanik Agus Setyaningsih; Yoto Yoto; Didik Nurhadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3181

Abstract

Tantangan pengembangan Higher Order Thinking (HOT) siswa SMK pada era Society 5.0 masih tinggi, ditandai dengan 85% guru yang mengalami kesulitan dalam menciptakan media pembelajaran akuntansi yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis keefektifan puzzle accounting game sebagai media inovatif untuk meningkatkan HOT pada pembelajaran akuntansi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif ex post facto dengan sampel 140 siswa AKL SMK Negeri 1 Nglegok yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert 1–4 yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha 0,702 untuk media dan 0,758 untuk HOT). Analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 12,872 + 0,575X, dengan nilai R² = 0,182 yang menunjukkan bahwa puzzle accounting game menjelaskan 18,2% varians peningkatan HOT. Koefisien beta terstandarisasi 0,427 menegaskan kontribusi pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap kemampuan analisis (C4) dan evaluasi (C5) siswa. Hasil ini membuktikan bahwa puzzle accounting game efektif digunakan sebagai media pembelajaran yang mampu mengembangkan HOT dan menciptakan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa vokasi. Temuan penelitian memberikan implikasi penting bagi pengembangan media berbasis game based learning sebagai strategi untuk menjawab tuntutan Kurikulum Merdeka dan kebutuhan keterampilan abad ke-21.
Design and Validation of Context-Based Perpuz Learning Media to Support Periodic Table Learning Rani Wulandari; Muhammad Zamhari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3191

Abstract

Chemistry learning at the senior high school level tends to prioritize the mastery of theoretical concepts, often neglecting the practical application of chemistry in real-world contexts. This condition is reflected in the use of learning media that do not fully integrate theory with relevant real-world examples. Based on this urgency, this study aims to develop and validate context-based Perpuz learning media to support learning of the periodic table. This study employs the Research and Development (R&D) method, utilizing a development model that is limited to only three main stages of the 4D development model: define, design, and develop, without incorporating the disseminate stage. The data collection instruments used are validation sheets, product assessments, and student questionnaires. The validation results show that the learning media is declared to be highly valid because it has met the criteria and feasibility in various aspects, including: content, context, presentation, appearance, typography, media organization, language, and communication. The assessment by chemistry teacher reviewers has shown that the media obtained an overall score of 91%, indicating that it has been verified by learning practitioners and deemed feasible and practical for supporting the periodic table learning process. The results of the student response questionnaire suggest that the media aligns with student needs and has a high degree of uniqueness and appeal, as evidenced by an ideal percentage of 92%, characterized by high student enthusiasm during the learning process. Thus, this study has successfully developed innovative Periodic Puzzle learning media to support the learning process of the periodic table.
Penerapan Kearifan Lokal Sulawesi Selatan dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Siswa Sekolah Menengah Pertama Muhammad Akhir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3195

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan kearifan lokal Sulawesi Selatan sebagai media pembelajaran keterampilan berbicara pada siswa SMP kelas VIII untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mereka. Kearifan lokal yang diintegrasikan meliputi tradisi lisan seperti pappaseng (petuah), elong (syair), serta nilai-nilai siri' na pacce yang menjadi pedoman hidup masyarakat Bugis-Makassar. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen hasil karya siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian kearifan lokal dalam pembelajaran berbicara mampu meningkatkan motivasi siswa sebesar 78%, kepercayaan diri dalam berbicara meningkat 72%, dan kelancaran berbicara meningkat 65% dibandingkan pembelajaran konvensional. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi ketika diminta menyampaikan pappaseng dengan bahasa mereka sendiri dan menceritakan pengalaman terkait nilai siri' na pacce. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan pemahaman awal siswa terhadap nilai-nilai lokal dan keberagaman latar belakang budaya, penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis kearifan lokal tidak hanya meningkatkan kompetensi berbicara tetapi juga memperkuat identitas budaya dan karakter siswa. Implikasi pedagogis dari penelitian ini menekankan pentingnya revitalisasi kearifan lokal dalam kurikulum bahasa Indonesia sebagai strategi pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.
Asesmen Pembelajaran Seksual Adaptif terhadap Kompetensi Personal Hygiene Reproduksi Remaja Tunagrahita Nuraini Hana Irvanti; Lilis Suhaila; Zalzabilla Putri Chariska; Wiwik Widajati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3196

Abstract

Remaja tunagrahita memiliki risiko tinggi terhadap masalah kesehatan reproduksi akibat keterbatasan kognitif dan rendahnya akses pendidikan seksual yang sesuai sehingga berdampak pada minimnya keterampilan personal hygiene serta potensi perilaku seksual tidak aman. Selain itu, asesmen pembelajaran seksual adaptif di Indonesia masih belum terstandarisasi. Penelitian ini bertujuan menelaah asesmen yang digunakan dalam pendidikan seksual adaptif serta kontribusinya terhadap peningkatan personal hygiene reproduksi remaja tunagrahita. Metode yang digunakan yaitu kajian literatur deskriptif terhadap 20 publikasi tahun 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik langsung, media visual konkret, dan penguatan positif efektif meningkatkan keterampilan kebersihan genital, manajemen menstruasi, serta pemahaman batas tubuh pribadi. Asesmen performa melalui observasi terstruktur merupakan pendekatan paling sesuai untuk menilai keterampilan fungsional. Kebaruan kajian ini terletak pada pemetaan asesmen personal hygiene reproduksi yang berorientasi pada kemandirian serta rekomendasi penguatan kurikulum keterampilan hidup di SLB guna meningkatkan perlindungan diri dan kualitas hidup remaja tunagrahita.
Studi Kompetensi Instalasi Smart Building Berbasis KNX sebagai Dasar Pengembangan Kurikulum SMK Desy Eva Riawati; Isnandar Isnandar; M. Aris Ichwanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3203

Abstract

Studi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan relevansi kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya pada program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), dengan perkembangan teknologi yang terus berubah. Salah satu teknologi yang semakin berkembang dan penting untuk diterapkan di dunia industri adalah sistem smart building berbasis KNX. Namun, kurikulum di SMK belum sepenuhnya mengakomodasi kompetensi yang dibutuhkan oleh industri, seperti instalasi perangkat, konfigurasi menggunakan software ETS, dan pemrograman sistem KNX. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi yang diperlukan dalam instalasi smart building berbasis KNX sebagai dasar pengembangan kurikulum di SMK. Studi ini dilakukan melalui observasi lapangan serta validasi dokumen hasil telaah kurikulum dan pengembangan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Hasil observasi menunjukkan bahwa teknologi KNX telah digunakan secara luas dalam sistem otomasi bangunan, dan kompetensi terkait sangat dibutuhkan oleh dunia kerja. Dokumen ATP yang disusun telah divalidasi oleh guru kejuruan, wakil kepala sekolah urusan kurikulum, dan perwakilan industri dengan hasil penilaian yang menunjukkan kelayakan dan relevansi tinggi terhadap standar pembelajaran SMK dan kebutuhan industri. Studi ini merekomendasikan integrasi kompetensi KNX ke dalam kurikulum SMK, pengembangan perangkat ajar berbasis proyek, pelatihan guru, serta penguatan kemitraan dengan dunia industri sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.
Pengembangan Media Belajar Antarmuka dan Komunikasi Data dengan Aplikasi Android Adam Prastyo; Widiyanti Widiyanti; Didik Nurhadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Antar Muka dan Komunikasi Data (AKD) Sistem berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan Kodular untuk mendukung pembelajaran pada program keahlian Teknik Elektronika Industri di SMKN 1 Rejotangan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi lima tahap: analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan, validasi, dan uji coba terbatas. Hasil validasi ahli materi memperoleh skor 38 dari 40 dan ahli media 36 dari 40 dengan kategori “sangat layak”. Uji coba terhadap delapan siswa kelas XII menunjukkan tingkat kepraktisan sebesar 95,9%. Media AKD Sistem dinilai efektif membantu siswa memahami konsep IoT secara interaktif melalui pengendalian dan pemantauan perangkat nyata menggunakan aplikasi Android. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ini valid, praktis, dan relevan untuk diterapkan pada pembelajaran vokasi berbasis teknologi modern.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue