cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Peran Supervisi Pendidikan dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Nur Aviva Rahman; Darmawansyah; Masmur M.
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak supervisi pendidikan terhadap peningkatan kompetensi profesional guru di SD Inpres 3 Talise, Kota Palu. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan metodologi kualitatif. Partisipan penelitian ialah kepala sekolah dan lima pendidik di SD Inpres 3 Talise, Kota Palu. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara komprehensif, dan dokumentasi. Data yang diperoleh diperiksa menggunakan metodologi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dan validitasnya divalidasi dengan triangulasi sumber, triangulasi teknis, dan triangulasi temporal. Supervisi akademik, klinis, dan kolegial termasuk di antara tahapan supervisi yang digunakan untuk melaksanakan supervisi pendidikan, menurut hasil penelitian. Supervisi pendidikan dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan dengan melibatkan kepala sekolah sebagai supervisor utama dalam memberikan bimbingan dan pendampingan kepada guru. Penerapan supervisi pendidikan memberikan dampak positif dalam memperkuat kompetensi profesional guru, terutama dalam pengetahuan materi pembelajaran, perencanaan pembelajaran, penggunaan metode dan media pembelajaran, dan pengembangan profesional berkelanjutan. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa kendala, termasuk kurangnya waktu untuk pelaksanaan supervisi, beban kerja guru, dan tindak lanjut supervisi yang kurang optimal. Studi ini menemukan bahwasanya supervisi pendidikan dapat menjadi teknik pengembangan profesional yang efektif jika dilakukan secara terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru.
Peran Supervisi Kolegial dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Madrasah Wildi Syafitri; Naima; Darmawansyah; Masmur M.
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran supervisi kolegial dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di MIS Alkhairaat Kendek, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dan metodologi kualitatif. Lima siswa, delapan guru, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah menjadi subjek penelitian. Observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dievaluasi menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metodologi untuk menjamin validitas data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa empat fase kunci: perencanaan program supervisi, observasi pembelajaran di kelas, evaluasi reflektif, dan tindak lanjut berupa pembinaan, pendampingan, dan pelatihan oleh kepala sekolah dan guru senior digunakan untuk secara sistematis dan berkelanjutan menerapkan supervisi kolegial. Kompetensi pedagogis guru meningkat ketika supervisi kolegial diterapkan, khususnya dalam hal perencanaan pelajaran, manajemen kelas, penggunaan berbagai pendekatan pengajaran, dan peningkatan motivasi serta kinerja guru. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan waktu kepala madrasah, kesulitan penjadwalan, dan rendahnya motivasi belajar sebagian guru.Penelitian ini menunjukkan bahwa supervisi kolegial dapat dijadikan strategi pembinaan profesional yang efektif apabila dilaksanakan secara kolaboratif, konsisten, dan disertai tindak lanjut yang berkelanjutan.
Strategi Peningkatan Kualitas Lulusan SMK Melalui Uji Sertifikasi Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi Suko Lisnanto; Nurkolis; Rosalina Br. Ginting
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3828

Abstract

Peningkatan kualitas lulusan SMK menjadi tuntutan utama dalam menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang semakin kompetitif. Salah satu strategi yang diterapkan oleh SMK Negeri 1 Purwodadi adalah pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi yang terintegrasi dengan pembelajaran Teaching Factory. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi peningkatan kualitas lulusan melalui Uji Sertifikasi Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi yang didukung oleh pembelajaran Teaching Factory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, ketua LSP, guru produktif, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran Teaching Factory dalam proses pembelajaran produktif mampu meningkatkan kesiapan kompetensi peserta didik secara nyata sebelum mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi. Pembelajaran berbasis produksi dan jasa yang menyerupai kondisi industri memberikan pengalaman kerja autentik, sehingga peserta didik lebih siap menghadapi standar kompetensi yang diuji oleh LSP. Selain itu, dukungan manajemen sekolah, kemitraan dengan DUDI, serta peningkatan kompetensi guru menjadi faktor pendukung keberhasilan strategi tersebut. Dengan demikian, pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi yang didukung pembelajaran Teaching Factory terbukti efektif sebagai strategi peningkatan kualitas lulusan SMK Negeri 1 Purwodadi, baik dari aspek kompetensi, daya saing, maupun pengakuan industri.
Determinan Kinerja Guru Sekolah Menengah Atas: Peran Budaya Kerja dan Motivasi Kerja Martinus Salenu; Wiwik Wijayanti; Muh. Mawardi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3836

Abstract

Kinerja guru merupakan determinan utama mutu pendidikan, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Observasi awal pada SMA Negeri di Kabupaten Malinau menunjukkan masih adanya permasalahan kinerja, seperti kurang optimalnya disiplin kerja, pemanfaatan waktu, dan pelaksanaan tugas profesional. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan budaya kerja sekolah dan motivasi kerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja guru, baik secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi determinan yang paling dominan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 38 guru SMA Negeri dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 44,4%, sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi sebesar 53,8% serta menjadi determinan dominan. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 54,3% terhadap variasi kinerja guru. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja guru SMA ditentukan oleh kombinasi faktor organisasional dan psikologis, dengan motivasi kerja sebagai faktor yang lebih kuat. Oleh karena itu, penguatan budaya kerja yang profesional dan peningkatan motivasi kerja guru perlu menjadi strategi prioritas dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada konteks sekolah di wilayah nonperkotaan.
Pengembangan Kompor Lipat Berbahan Bakar Oli sebagai Media Pembelajaran Fisika SMP pada Materi Energi Alternatif Ramah Lingkungan Nurul Fitria; Moh. Toifur; Dwi Sulisworo; Zellius Ragiliawan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3838

Abstract

Pembelajaran materi energi alternatif ramah lingkungan di SMP masih sering bersifat teoritis sehingga siswa kurang memahami konsep transformasi energi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kompor lipat berbahan bakar oli sebagai media pembelajaran fisika SMP pada materi energi alternatif ramah lingkungan serta menilai kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Penelitian dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa pada uji coba terbatas dan 32 siswa pada uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli keselamatan; angket respons guru dan siswa; serta tes hasil belajar (pretest–posttest) pada materi energi alternatif. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung skor kelayakan, kepraktisan, dan peningkatan hasil belajar menggunakan N-gain. Hasil validasi ahli menunjukkan skor rata-rata 3,58 (kategori sangat layak). Rata-rata respons guru dan siswa berada pada rentang 3,42–3,75 (kategori praktis–sangat praktis). Rata-rata skor hasil belajar meningkat dari 48,13 (pretest) menjadi 80,31 (posttest) dengan nilai N-gain 0,62 (kategori sedang), sehingga penggunaan kompor lipat berbahan bakar oli efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang energi alternatif dan transformasi energi. Media ini juga berpotensi menumbuhkan ketertarikan dan kepedulian siswa terhadap pemanfaatan energi alternatif ramah lingkungan melalui kegiatan eksperimen yang kontekstual.
Systematic Literature Review of Curriculum Management in Improving Educational Quality in Indonesia Michael Harry Widyarto Setiawan; Lia Yuliana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3841

Abstract

Curriculum reform has been a widely discussed topic during every change of government, from its name to its implementation, and has generated various reactions. This study aims to examine curriculum management to improve the quality of education in Indonesia, from elementary school through university, rather than at a single level. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted following the PRISMA guidelines. The data sources comprised 41 relevant scientific articles on curriculum management to improve the quality of education in Indonesia for the 2020-2024 period, collected via Google Scholar, Crossref, Scopus, and PubMed using the Publish or Perish tool. The results of the study indicate that curriculum management follows the classic educational management model, which involves four main components: Planning, Organizing, Implementation, and Evaluation (using a model such as CIPP) at all levels of education, resulting in 1) Improved Graduate Quality: Both in terms of academics and character, including spirituality in faith-based schools. 2) More Relevant Learning: With a project approach and student-based learning. 3) Readiness for Change: Schools are better prepared to face the demands of the times, the pandemic, and technology. Challenges include balancing the national and local/religious curricula, and systemic and technical constraints in implementing curriculum management, which is unique to Indonesia. This research can provide a theoretical basis for further curriculum improvements to produce a high-performing generation across all levels of education.
Efektivitas Tutor Sebaya Berbasis Pembelajaran Luar Kelas terhadap Penguasaan Perkalian di Sekolah Dasar Sari Masidah Saipin; Supardi Uki Sajiman; Huri Suhendri; Kasmini Saptorini; Eka Puji Astuty; Nadira Yasintha
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3842

Abstract

Rendahnya penguasaan fakta dasar perkalian masih menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar dan berdampak pada kesulitan pembelajaran siswa dalam memahami materi lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode tutor sebaya berbasis pembelajaran luar kelas dalam meningkatkan penguasaan perkalian siswa Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experimental) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang didukung data kualitatif. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas V SDN Pulogadung 07 Jakarta Timur yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest penguasaan perkalian, observasi, wawancara, angket siswa, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji-t berpasangan, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada penguasaan perkalian siswa setelah penerapan metode tutor sebaya berbasis pembelajaran luar kelas. Nilai rata-rata posttest meningkat secara bermakna dibandingkan pretest, dan hasil uji-t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Selain itu, hasil observasi dan angket mengindikasikan peningkatan keaktifan, kerja sama, motivasi, dan kenyamanan belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi tutor sebaya dengan pembelajaran luar kelas efektif dalam meningkatkan penguasaan perkalian sekaligus menciptakan pengalaman belajar matematika yang lebih kontekstual dan bermakna bagi siswa Sekolah Dasar.
Manajemen Program Literasi Finansial dan Kemampuan Pengelolaan Keuangan Peserta Didik Sekolah Menengah Atas: Studi Literatur Tomy Alif Wijayanto; Yatim Riyanto; Kaniati Amalia; Amrozi Khamidi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3851

Abstract

Perkembangan kehidupan sosial dan ekonomi modern menuntut peserta didik memiliki literasi finansial sebagai kecakapan hidup yang penting dalam mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab. Peserta didik sekolah menengah atas berada pada fase transisi menuju kedewasaan dan mulai terlibat dalam pengambilan keputusan keuangan pribadi, sehingga sekolah menjadi konteks strategis untuk penguatan literasi finansial. Namun demikian, efektivitas pendidikan literasi finansial tidak hanya ditentukan oleh materi pembelajaran, tetapi juga oleh bagaimana program tersebut dikelola secara sistematis melalui manajemen program yang baik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji manajemen program literasi finansial dan keterkaitannya dengan kemampuan pengelolaan keuangan peserta didik sekolah menengah atas melalui pendekatan studi literatur. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data berupa artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi serta publikasi ilmiah relevan yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan mengelompokkan temuan penelitian ke dalam aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program literasi finansial. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen program literasi finansial yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan peserta didik. Program yang memiliki tujuan jelas, terintegrasi dalam kurikulum, didukung kepemimpinan sekolah, serta menerapkan metode pembelajaran kontekstual dan partisipatif terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman, sikap, dan perilaku keuangan peserta didik. Evaluasi program yang berkelanjutan juga berperan penting dalam memastikan efektivitas dan keberlanjutan literasi finansial di sekolah. Kajian ini menegaskan bahwa literasi finansial perlu diposisikan sebagai bagian integral dari manajemen pendidikan di sekolah menengah atas guna membekali peserta didik menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Pelaksanaan Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Pengembangan Profesional Guru: Studi Kasus Sekolah Dasar Sri Iin Andriyati; Harjito; Maryanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah di SD Negeri 1 Plosoharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut supervisi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu kepala sekolah dan lima guru sekolah dasar yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, member check, serta peer debriefing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik di SD Negeri 1 Plosoharjo dilaksanakan secara terencana, dialogis, dan reflektif, dengan menekankan pembinaan profesional guru melalui pendampingan, umpan balik konstruktif, dan tindak lanjut berkelanjutan. Supervisi akademik tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana pengembangan profesional guru dan penguatan peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya kajian supervisi akademik serta implikasi praktis bagi kepala sekolah dalam mengembangkan supervisi akademik yang lebih efektif dan kontekstual di sekolah dasar.
Pembelajaran Diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka: Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Dewi Marya Susanti; Harjito; Maryanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pedagogik guru dalam implementasi pembelajaran diferensiasi di SD Negeri 3 Krangganharjo, Kecamatan Toroh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas tinggi, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan pembelajaran diferensiasi secara adaptif dengan memadukan pengelompokan fleksibel, variasi aktivitas belajar, pemberian bimbingan tambahan bagi siswa yang mengalami kesulitan, serta penyediaan tantangan lanjutan bagi siswa yang memiliki kesiapan belajar lebih tinggi. Praktik diferensiasi tidak hanya tercermin dalam perencanaan pembelajaran, tetapi juga terealisasi dalam proses pembelajaran di kelas melalui diferensiasi konten, proses, dan produk. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru tidak hanya berperan dalam penerapan pembelajaran diferensiasi, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam kemampuan guru menyesuaikan pengelompokan belajar, variasi aktivitas, serta pendampingan dan tantangan belajar sesuai kesiapan peserta didik. Temuan ini memperkuat kajian pembelajaran diferensiasi di sekolah dasar dan menjadi rujukan pengembangan praktik pedagogik guru dalam Kurikulum Merdeka.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue