cover
Contact Name
Elfi Lailan Syamita Lubis
Contact Email
lppm@stkipalmaksum.ac.id
Phone
+6281265566834
Journal Mail Official
lppm@stkipalmaksum.ac.id
Editorial Address
Jalan Sei Batang Serangan, Kwala Bingai, Kec. Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara 20811
Location
Kab. langkat,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat STKIP AL MAKSUM LANGKAT
ISSN : 27219895     EISSN : 27219895     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Tujuan Jurnal ini untuk memfasilitas para akademisi dan juga menambah khasana terbitan pengabdian masyarakat yang berbentuk jurnal untuk memperkayah jurnal pengabdian Masyarrakat. adapun ruang lingkup yang menjadi fokus utama pada bidang Pendidikan
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2023): JPKM" : 11 Documents clear
Pendampingan Guru SMA Swasta Tunas Bangsa Dalam Pengembangan E Modul Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis FLIP PDF Professional Adiatmana Ginting, Donny; Rosmen; Azrina Purba
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menggambarkan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dengan mendampingi guru-guru di SMA Swasta Tunas Bangsa dalam pengembangan e-modul pembelajaran berdiferensiasi dengan menggunakan FLIP PDF Professional. Dalam era digital saat ini, kebutuhan akan sumber belajar yang inovatif dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa menjadi semakin penting. Penggunaan FLIP PDF Professional memungkinkan guru untuk menciptakan e-modul yang interaktif, mudah disesuaikan, dan menarik untuk siswa. Program pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang e-modul yang efektif, memaksimalkan potensi FLIP PDF Professional, serta memfasilitasi pembelajaran yang berdiferensiasi sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan setiap siswa. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan guru dalam pengembangan materi ajar dan penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi melalui e-modul, serta meningkatnya keterlibatan dan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran.
Transformasi Ekonomi Digital Berbasis Blue Economy pada Usaha kecil Kelompok Usaha Pengolahan Ikan Asin di Desa Jaring Halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Muhammad Sadri; Trysanti Kisria Darsih; Agus Noviar Putra; Nurul Hasanah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok usaha pengolahan ikan asin di Desa Jaring Halus mengalami permasalahanpada aspek produksi, manajemen, dan pemasaran. Permasalahan pada aspek produksiterletak pada keterbatasan peralatan, dimana proses produksi hanya memanfaatkan panassinar matahari. Proses i n i sering mengalami kendala akibat cuaca hujan. Selain itukendala dalam mengembangkan usahanya karena modalnya terbatas. Pengelola pernahmengajukan pinjaman modal di Bank namun ditolak karena tidak memiliki pembukuanusaha. Permasalahan lainnya pada aspek pemasaran. Kemasan produk ikan asin ini kurangmenarik dan produk ikan asin hanya dipasarkan di pasar tradisional.Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memperbaiki permasalahan produksi, manajemen, danpemasaran pada kelompok usaha pengolahan ikan asin untuk meningkatkan produksi dankualitas produk ikan asin, meningkatkan pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Solusi yangdiupayakan melalui kegiatan PKM ini adalah 1) Melakukan rancang bangun, pelatihan danpendampingan alat pengeringan ikan; 2) Melakukan pelatihan dan pendampinganpenyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi akuntansi berbasis android; 3)Melakukan rancang bangun kemasan produk ikan asin yang berdaya saing; dan 4)Melakukan rancang bangun pemasaran berbasis e-commerce.Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan pada Kelompok usaha pengolahan ikan asinini meliputi rancang bangun, pelatihan dan pendampingan. Sedangkan tahapan pelaksanaankegiatan PKM yaitu 1) Koordinasi kegiatan; 2) Persiapan peralatan dan bahan; 3) Rancangbangun teknologi tepat guna (TTG); 4) Pelatihan dan pendampingan 5) Serah terima TTG;6) Monitoring dan evaluasi; dan 7) Pencapaian luaran dan penyusunan laporan.Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi tepat guna alatpengering ikan mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 300% dan Efisiensibiaya yang dicapai akibat penggunaan alat pengering ikan adalah sebesar 37%. Selain ituKelompok usaha pengolahan ikan asin Jaring Halus telah memiliki Aplikasi AkuntansiSederhana Berbasis Android yang menjadi solusi dalam memecahkan permasaahanmanajemen keuangan di Kelompok usaha pengolahan ikan asin Jaring Halus dan telahmemiliki kemasan yang digunakan untuk membungkus, melindungi, mengirim,mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi dan membedakan sebuah produk di pasaruntuk menjadi ciri khas atau branding. kegiatan ini juga menghasilkan profile pemasaransecara online (e-commerce) bagi Kelompok usaha pengolahan ikan asin Jaring Halus.
Pelatihan Pembuatan Aplikasi Media Pembelajaran Berbasis Android sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Akuntansi SMK Se Kabupaten Langkat Trysanti Kisria Darsih; Harry Pratama Figna; Muhammad Sadri; Anisa Noverita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat, khususnya dalam bidang telekomunikasi Smartphone berbasis android sebagai alat komunikasi sangat popular hingga merambah kalangan pelajar. Media pembelajaran berbasis android digunakan agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna sesuai dengan tujuan pendidikan. Namun pemanfaatan smartphone android sebagai media pembelajaran masih sangat minim. Guru hanya menggunakan buku cetak dan lembar kerja siswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi guru akuntansi dalam membuat dan menggunakan aplikasi media pembelajaran berbasis android. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan seminar, diskusi, dan pelatihan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di sekretariat MGMP Akuntansi Langkat yaitu di SMK Negeri 1 Tanjung Kab. Langkat, Provinsi Sumatera Utara dengan sasaran guru-guru akuntansi SMK se Kabupaten Langkat. Evaluasi kegiatan dilakukan selama berlangsungnya kegiatan dan di akhir kegiatan diberikan kuisioner. Solusi yang diupayakan melalui kegiatan PKM ini adalah 1) Melakukan sosialisasi manfaat media pembelajaran berbasis digital pada Kelompok MGMP Akuntansi Langkat; dan 2) Melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis android pada Kelompok MGMP Akuntansi Langkat. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini yaitu menggunakan pendekatan seminar, diskusi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan guru dalam memahami manfaat media pembelajaran berbasis digital pada Kelompok MGMP Akuntansi Langkat. Selain itu adanya peningkatan keterampiln guru akuntansi Kabupaten Langkat dalam membuat aplikasi pembelajaran berbasis digital. Peningkatan pemahaman dan keterampilan guru akuntasi SMK Kabapaten Langkat tersebut diharapkan dapat mengatasi kesulitan dalam penguasaan dan penerapan teknologi digital pada proses pembelajaran. Sehingga siswa-siswi tidak merasa bosan dan semangat belajar siswa meningkat karena guru menggunkan media pembelajaran interaktif yang menarik. Pemanfaatan digitalisasi pada proses pembelajaran mutlak harus guru kuasai untuk menyiapkan anak didik yang siap menghadapi era revolusi industry 4.0 dan society 5.0.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA KEPADA GURU-GURU MIN 12 LANGKAT Yusrah, Yusrah; Edi Suprayetno; Dimas Ajiyanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka kepada Guru-Guru di MIN 12 Langkat merupakan inisiatif yang bertujuan untuk mempersiapkan para pendidik dalam mengadopsi dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka, sebagai inovasi pendidikan terbaru, memberikan kebebasan kepada guru untuk merancang pembelajaran yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konsep Kurikulum Merdeka, mengembangkan keterampilan praktis dalam penyusunan perangkat pembelajaran, dan membangun komunitas belajar di antara para guru. Pelatihan melibatkan metode yang beragam, termasuk pemaparan konseptual, diskusi kelompok, studi kasus, dan workshop praktis dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Guru-guru juga terlibat dalam simulasi pembelajaran dan observasi model pembelajaran Kurikulum Merdeka. Fokus pelatihan mencakup penerapan pembelajaran aktif, penggunaan teknologi pendidikan, penilaian formatif, dan pengembangan keterampilan soft skills siswa. Hasil yang diharapkan meliputi peningkatan pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka, peningkatan keterampilan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang kontekstual, dan pembentukan komunitas belajar yang berkelanjutan di antara para pendidik. Evaluasi hasil pembelajaran siswa, keterlibatan orang tua, dan respons positif dari masyarakat juga dijadikan indikator kesuksesan pelatihan. Melalui pelatihan ini, diharapkan guru-guru MIN 12 Langkat dapat menjadi agen perubahan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih menarik dan relevan, serta mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan. Pelatihan ini dapat menjadi model bagi lembaga pendidikan lainnya yang berada di fase transisi menuju Kurikulum Merdeka. ABSTRACT Training on Preparing Independent Curriculum Learning Tools for teachers at MIN 12 Langkat is an initiative aimed at preparing educators to adopt and implement the Independent Curriculum. The Merdeka Curriculum, as the latest educational innovation, gives teachers the freedom to design learning that is more contextual and appropriate to students' needs. This training is designed to increase understanding of the Independent Curriculum concept, develop practical skills in preparing learning tools, and build a learning community among teachers. Training involves various methods, including conceptual presentations, group discussions, case studies, and practical workshops in preparing Learning Implementation Plans. Teachers are also involved in learning simulations and observing the Merdeka Curriculum learning model. The focus of training includes the application of active learning, use of educational technology, formative assessment, and developing students' soft skills. The expected results include increasing teachers' understanding of the Independent Curriculum, increasing skills in developing contextual learning tools, and forming a sustainable learning community among educators. Evaluation of student learning outcomes, parental involvement, and positive responses from the community are also used as indicators of training success. Through this training, it is hoped that MIN 12 Langkat teachers can become agents of change in implementing the Independent Curriculum, creating more interesting and relevant learning experiences, and preparing students to face future challenges. This training can be a model for other educational institutions that are in the transition phase towards the Independent Curriculum. Keywords: Training, Independent Curriculum, MIN 12 Langkat, Teachers
Pemanfaatan Sampah Anorganik Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Untuk Mengembangkan Minat Kewirausahaan Siswa haryati, Haryati; Taufiqurrahman; Tedy Putra; Diah kesumawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah yang sering muncul dalam kehidupan di masyarakat. Pertumbuhan populasi dan perkembangan industri telah menyebabkan peningkatan produksi sampah anorganik, seperti plastik, kaca, logam, dan lainnya. Kreasi dari daur ulang sampah plastik merupakan kerajinan yang bisa menjadi alternatif peluang usaha. Sampah plastik dapat dibuat kerajinan tangan seperti bross, tas belanja, dompet, lampu hias, tempat pensil, keranjang, dan lain lain. Jadi, tidak hanya menyelamatkan lingkungan, sebagai produk kreatif, kreasi sampah plastik mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. . Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kreatifitas serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa melalui pelatihan pemanfaatan barang bekas menjadi barang yang bernilai ekonomi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini melalui dua tahapan yaitu, tahapan persiapan dan pelaksanaan yang disertai dengan sosialisasi, penyampaian materi, dan pelatihan kreasi. Hasil dari pelatihan pengabdian masyarakat dengan menggunakan barang bekas ini membuat siswa memiliki keterampilan dalam mengolah sampah dengan cara yang baik dan efektif yang memiliki nilai lebih ekonomis. Pemanfaatan sampah anorganik memberikan perubahan sikap siswa sehingga mempunyai minat berwirausaha dan sadar akan bahayanya sampah dilingkungan mereka tinggal.
Pemberdayaan Guru-guru Muda di SMP Mulia Hamparan Perak dalam Penerapan Teknologi Pendidikan di Era Digital Yunita Sari Adelina; Neneng Sri Lestari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknologi pendidikan dalam proses pembelajaran menjadi krusial di era digital ini, terutama bagi guru-guru muda yang berada di SMP Mulia Hamparan Perak. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan para guru muda dalam penerapan teknologi pendidikan guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana para guru muda terlibat aktif dalam proses identifikasi kebutuhan, pelatihan, dan implementasi teknologi pendidikan. Penelitian ini melibatkan serangkaian kegiatan, termasuk workshop, pelatihan, dan pengembangan sumber daya digital. Para guru muda diajak untuk meningkatkan keterampilan teknologi pendidikan, mulai dari pemahaman dasar hingga penggunaan aplikasi dan platform pembelajaran digital yang inovatif. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perubahan signifikan dalam pendekatan pengajaran para guru muda dan dampak positifnya terhadap pemahaman siswa. Selain itu, penelitian ini juga memfokuskan pada aspek kolaboratif antara guru muda dan siswa dalam memanfaatkan teknologi pendidikan. Dengan melibatkan seluruh stakeholder, diharapkan terbentuk ekosistem pembelajaran yang dinamis dan responsif terhadap tuntutan zaman. Kesimpulannya, pemberdayaan guru-guru muda di SMP Mulia Hamparan Perak dalam penerapan teknologi pendidikan di era digital ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dan relevansi kurikulum dengan perkembangan teknologi.
Pelatihan Teknologi dan Digitalisasi Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Dasar Rajagukguk, Kiki Pratama; Deni Hartanto; Agus Noviar Putra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN 058424 Sei Gelugur. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi pedagogik dan professional guru dalam menggunakan media digital dalam pembelajaran. Berdasarkan permasalahan prioritas yang akan diselesaikan, beberapa solusi yang ditawarkan dibidang teknologi pendidikan dan pembelajaran adalah dengan membuat sosialisasi dan penyuluhan mengenai teknologi dan digitalisasi pembelajaran di pendidikan dasar. Sedangkan solusi untuk permasalahan bidang sumber daya pendidikan adalah dengan menyediakan aplikasi Wondershare Filmora versi 12.0 serta memberikan pelatihan serta pendampingan dalam menyusun dan mengembangkan media pembelajaran sebagai salah satu komponen bahan ajar. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan seminar, diskusi, dan pelatihan. Evaluasi kegiatan dilakukan selama berlangsungnya kegiatan dan di akhir kegiatan diberikan kuisioner. Melalui pelatihan ini, guru dapat mengembangkan kemampuan mereka dalam menggunakan berbagai alat teknologi, perangkat lunak, dan aplikasi pendidikan. Hal ini membantu guru merasa lebih percaya diri dan nyaman dalam memanfaatkan teknologi dalam pengajaran mereka.
Pelatihan Pembuatan Media Dan Evaluasi Pembelajaran Interaktif Berbasis Lectora Inspire Pradana Chairy Azhar; Kiki Pratama Rajagukguk; Tedy Putra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kompetensi pedagogik yang harus dimiliki guru yaitu kemampuan guru untuk dapat mengelola pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan PPM ini untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam membuat media dan evaluasi pembelajaran interaktif berbasis ICT menggunakan aplikasi Lectora Inspire. Sasaran program kegiatan adalah : 1) peningkatan pemahaman dan kemampuan guru dalam membuat media dan evaluasi pembelajaran interaktif 2) Tersedianya media pembelajaran digital yang atraktif dan interaktif. Metode pelaksanaan menggunakan Penelitian Tindakan Sekolah. Desain siklus dalam penelitian ini terdiri dari permasalahan, rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, analisis data, dan refleksi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di PKBM AS- SALAM Padang Tualang. Evaluasi kegiatan dilakukan selama berlangsungnya kegiatan dan di akhir kegiatan diberikan kuisioner. Melalui pelatihan ini, guru dapat mengembangkan kemampuan mereka dalam menggunakan berbagai alat teknologi, perangkat lunak, dan aplikasi pendidikan. Hal ini membantu guru merasa lebih percaya diri dan nyaman dalam memanfaatkan teknologi dalam pengajaran mereka.
SOSIALISASI MANFAAT DAN PEMBUATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK KESEHATAN MASYARAKAT DESA KOTA RANTANG LUBIS, ELFI LAILAN SYAMITA; Aisah; Khairina; Chindy Ananda Putri Tule
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait Tanaman Obat Keluarga (Toga) kepada masyarakat di desa Kota Rantang. Kesehatan keluarga masyarakat merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan. Untuk menjaga kesehatan keluarga masyarakat maka tanaman obat adalah salah satu alternatif pertama dalam menjaga kesehatan maupun sebagai pengobatan. Kegiatan sosialisasi ini melibatkan mahasiswa KKN yang mengabdi di Desa Kota Rantang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan dilakukan dengan mempersiapkan bibit dari tanaman obat keluarga (Toga) yang ada di sekitar rumah warga kemudian disiapkan untuk ditanam kembali pada tempat yang telah disediakan. Tahapan pelaksanaan dilakukan dengan pembuatan dan penanaman tanaman obat keluarga (Toga) serta memberikan informasi kepada masyarakat terkait manfaat dan khasiat tanaman obat keluarga (Toga). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat keluarga (Toga) untuk meningkatkan imunitas tubuh. Kata Kunci: Tanaman obat keluarga (Toga), Kesehatan Masyarakat, Imunitas
Sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Program Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Limau Mungkur Alwina, Sakura; Sara Frimaulia; Azri Ranuwaldy Sugma; Mustafa Habib; Nurul Hasanah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat berjudul "Sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Program Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Limau Mungkur" merupakan upaya konkret untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan pendidikan karakter di tingkat lokal. Program ini berhasil menciptakan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan sosialisasi di berbagai lokasi strategis. Evaluasi program menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan di kalangan peserta, termanifestasi melalui partisipasi dalam diskusi kelompok dan pembentukan kelompok diskusi serta klub karakter di sekolah dan masyarakat setempat. Perubahan positif dalam perilaku, terutama di kalangan generasi muda, menjadi bukti keberhasilan program dalam mencapai tujuan pembentukan karakter positif. Kendati demikian, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan ketidaksetaraan partisipasi perlu diatasi untuk meningkatkan efektivitas program. Dukungan pihak kelurahan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program ini. Kesuksesan program ini bukan hanya menciptakan dampak positif lokal, tetapi juga memberikan inspirasi bagi pengembangan program serupa di berbagai konteks. Program ini menjadi langkah awal menuju masyarakat yang berkarakter unggul dan memiliki nilai-nilai moral yang kokoh.

Page 1 of 2 | Total Record : 11