cover
Contact Name
Wakhid Yuliyanto
Contact Email
wyuliyanto45@yahoo.com
Phone
+6281391536263
Journal Mail Official
wyuliyanto45@yahoo.com
Editorial Address
Letnan Jenderal Suprapto No.73, Kranggan, Bumirejo, Kec. Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54311
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : 27460398     EISSN : 2746038X     DOI : https://doi.org/10.37339/jurpikat.v1i3
JURPIKAT Publication (Journal of Community Service) is a source of information that aims to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of community service. JURPIKAT (Journal of Community Service) specifically focuses on the main problems in the scientific development of community service as follows: Community Service, Community, Local Food Security; Education for Sustainable Development; Community Empowerment, Social Access; Border Areas, Less Developed Areas; Student Community Services; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design.
Articles 729 Documents
Optimalisasi Hilirisasi Produk Unggulan Desa Grujugan dan Desa Penyangga melalui Sertifikasi Standar Ekspor dan Digitalisasi UMKM Blandina Hendrawardani; El Viona Laellyn Nurul Fatich; Desi Sugiarti; Waris Rohmudi; Ari Waluyo
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2851

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Grujugan, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing produk unggulan lokal berbasis anyaman bambu melalui sertifikasi standar ekspor dan penerapan digitalisasi UMKM. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan akses sertifikasi mutu, rendahnya literasi digital, dan lemahnya pengelolaan usaha. Metode pelaksanaan meliputi analisis kondisi eksisting, pelatihan, pendampingan sertifikasi, serta penerapan digital marketing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra dalam memahami prosedur sertifikasi, terbentuknya standar mutu produk, serta pemanfaatan platform digital untuk promosi dan pemasaran. Dampak program ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga membuka peluang pasar ekspor. Dengan demikian, kegiatan PKM ini relevan untuk mendorong hilirisasi produk desa serta memperkuat kemandirian ekonomi berbasis masyarakat.
Edukasi Penggunaan Mordant pada Pewarnaan Tote Bag Kulit Buah Naga bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran Kimia Pontianak Yulizar Prawiranti; Weni Mandasari; Sofi Siti Shofiyah; Naniek Tri Utami; Irma Ramadhani Febriaty
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2852

Abstract

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kapasitas guru kimia dalam menerapkan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan dan potensi lokal. Kegiatan difokuskan pada pelatihan anggota MGMP Kimia Kota Pontianak mengenai teknik ekstraksi pewarna alami dari kulit buah naga dan penggunaan mordant pada proses pewarnaan tote bag, yang dimanfaatkan sebagai media ajar visual berbasis kontekstual. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Project-Based Approach (PPBA) yang mengintegrasikan prinsip Contextual Teaching and Learning (CTL). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi guru, baik secara konseptual maupun praktis. Penggunaan tote bag hasil praktikum memperkaya strategi pembelajaran kimia berbasis eksperimen, serta mendukung keberlanjutan dan kreativitas dalam pengajaran. Luaran program berupa modul praktikum, produk tote bag, dan peningkatan literasi saintifik guru berkontribusi nyata terhadap pembelajaran kimia yang lebih kontekstual dan aplikatif di sekolah.
Inovasi Produksi Gula Aren dalam Meningkatkan Kualitas dan Nilai Ekonomi Produk Lokal BUMDESA Mangngallebaji Desa Tassese Raden Wirawan; Muhammad Rijal; Imriani Idrus; Arfadilah Amir; Zulfikar S
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2857

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan kualitas dan nilai ekonomi produk gula aren di Desa Tassese melalui inovasi teknologi produksi dan penguatan manajemen BUMDesa Mangngallebaji. Permasalahan utama mitra adalah proses produksi tradisional yang tidak efisien dan kurang higienis. Tujuan kegiatan adalah mentransfer teknologi tepat guna serta meningkatkan kapasitas manajemen usaha desa. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan lima tahap partisipatif: identifikasi kebutuhan, perencanaan kolaboratif, implementasi teknologi, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat sebesar 90%, efisiensi produksi naik 25%, serta munculnya tiga produk inovatif baru. Dampak nyata terlihat pada meningkatnya kemandirian masyarakat dan peran aktif BUMDesa dalam pengelolaan usaha. Kegiatan ini juga sejalan dengan SDGs 1 dan 9 serta mendukung Asta Cita 3 melalui penguatan kompetensi masyarakat desa berbasis inovasi.
Penguatan Kemampuan Menulis Buku dan Literasi Teknologi untuk Menciptakan Pembelajaran Inovatif di SMK Negeri 1 Nganjuk dan Sekitarnya Heri Suryaman; Subuh Isnur Haryudo; Desy Ratna Arthaningtyas
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2858

Abstract

Tujuan PKM untuk meningkatkan kemampuan menulis buku dalam menciptakan pembelajaran inovatif. Metode utama yang digunakan dalam PKM ini adalah workshop dan pendampingan. Tahapan PKM ini adalah (1) Sosialisasi, (2) Pelatihan dasar, (3) Pendampingan dan evaluasi, yaitu review hasil draff buku, (4) Finishing draff akhir buku, dan pengiriman naskah ke penerbit, dan (5) Keberlanjutan program. Kegiatan PKM berjalan dengan baik dan lancar serta telah dilakukan sampai pada tahap pelaksanaan dan telah menghasilkan produk berupa draff buku yang akan dikirim ke penerbit. Peserta PKM memberikan respon positif dan berharap untuk dapat dilakukan kembali serta menambah MGMP bidang yang lain.
Pendampingan Agroeduwisata Geotheater untuk Pengembangan Pusat Pendidikan Karakter bagi Pendidikan Anak Usia Dini Oke Rosmaladewi; Suharyanto H Soro; Aldi Putra Pangestu; Muhammad Herlingga; Iwan Satriyo Nugroho; Marta Neka
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2862

Abstract

Agroeduwisata Geotheater di Sumedang memiliki potensi alam dan budaya yang belum dimanfaatkan optimal sebagai pusat pendidikan karakter bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pendampingan berbasis pemberdayaan komunitas untuk menjawab kesenjangan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif, kegiatan dilaksanakan Maret–Agustus 2025 melalui tiga tahap: diagnostik, intervensi (penyusunan modul karakter berbasis outdoor learning, pelatihan pengelola, dan desain zona bermain edukatif), serta evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas 20 pengelola (dari 15% menjadi 95% memahami pedagogi PAUD), tersusunnya 12 modul tematik berbasis nilai Sunda, dan terbangunnya tiga zona bermain edukatif. Kunjungan PAUD meningkat signifikan, dan 100% aktivitas Geotheater kini terintegrasi nilai karakter. Temuan ini membuktikan bahwa agroeduwisata dapat bertransformasi menjadi ruang edukatif bermakna jika dikolaborasikan dengan prinsip pembelajaran usia dini dan kearifan lokal
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Rasau Jaya Umum Kecamatan Rasau Jaya Weni Mandasari; Yulizar Prawiranti; Sofi Siti Shofiyah; Naniek Tri Utami; Yudith Evametha Vitranilla
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2864

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani “Alam Berkah” di Desa Rasau Jaya Umum melalui pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) berbasis limbah kulit nanas dengan teknologi bioaktivator EM4. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) yang menekankan pada penggalian potensi lokal dan keterlibatan aktif masyarakat. Kegiatan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan kelembagaan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 70% menjadi 100% setelah pelatihan serta peningkatan kemampuan teknis dalam produksi pupuk organik. Dampak kegiatan meliputi efisiensi biaya produksi pertanian, peningkatan kesadaran lingkungan, dan terbentuknya kelompok swadaya yang mandiri. Program ini berkontribusi pada penguatan ekonomi sirkular desa dan mendukung terwujudnya pertanian berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.
Pemberdayaan Kelompok Tani untuk Penguatan Manajemen Lahan dan Agribisnis Hortikultura di Desa Jeruk Kabupaten Boyolali Bistok Hasiholan Simanjuntak; Yoga Aji Handoko; Donna Setiawati; Ningrum, Priskilah Febi Widya; Esther Sheliena; Alfred Jansen Sutrisno; Damara Dinda Nirmalasari Zebua; Dina Rotua Valentina Banjarnahor; Suprihati
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2866

Abstract

Jeruk Village, Selo Subdistrict, Boyolali Regency, is a highland agricultural area facing challenges such as sloping land erosion, low conservation knowledge, limited climate adaptation, and weak bargaining power of farmers. The Community Empowerment Program by Students (PMM) through Community Service Program (KKN) was implemented to empower the Bangun Tani 2 and Tani Mulyo 2 Farmer Groups by involving 32 Agrotechnology and Agribusiness students from Satya Wacana Christian University in September–October 2025. Activities included socialization, environmentally friendly technology training, mentoring, soil block making, biopesticide and biofertilizer production, education on sloping land conservation using terraced models, as well as post-harvest training and digital marketing. The evaluation showed an increase in farmers' understanding and skills based on pre-test and post-test scores. This program enhances farmers' independence, reduces dependence on external inputs, promotes product value addition, and expands market access through digital platforms, thereby potentially becoming a sustainable empowerment model for highland regions.
Penguatan Tata Kelola Pendidikan Melalui Forum Konsultasi Publik: Strategi Penyusunan Rekomendasi Kebijakan di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen Sotya Partiwi Ediwidjojo
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2867

Abstract

This article describes community service activities in the form of resource person participation in the Kebumen Regency Education Office Public Consultation Forum, which focuses on strengthening the New Public Service (NPS) paradigm in the provision of public services in the field of education. NPS emphasises the role of the government as a servant of the people, not a controller, and encourages collaboration between stakeholders. This activity aims to increase the understanding of education officials and the community about the principles of participatory, accountable, transparent, and responsive public services. The implementation methods include material presentations, interactive discussions, and the formulation of policy recommendations based on public values. The results of the activity show that digital transformation, equitable distribution of resources, and increased community participation are the three main pillars in realising quality education services. This forum produced seven improvement strategies that emphasise the importance of cross-sectoral synergy in improving the quality of educational services in Kebumen Regency.
Smart Breast Model Sensor: Inovasi Edukasi Interaktif untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Wanita Usia Subur dalam Deteksi Dini Kanker Payudara melalui SADARI Ni’ma Tri Faizah; Bima Suryantara; Yunri Merida
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2869

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia dan masih banyak kasus ditemukan pada stadium lanjut akibat rendahnya deteksi dini. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan memanfaatkan inovasi media edukasi Smart Breast Model Sensor. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat kemampuan peserta dalam mendeteksi kelainan payudara secara mandiri sebagai upaya preventif kanker payudara. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pre-test, edukasi interaktif, demonstrasi alat, praktik langsung, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan kategori pengetahuan baik dari 20% menjadi 80% serta hilangnya kategori kurang dari 48% menjadi 0%. Program ini berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan deteksi dini kanker payudara.
Transformasi Promosi Tenun melalui Media Digital pada Yayasan Kriya Minangkabau Lintau Buo Revika Mastanora; Febria Rahim; David Azis; Muhammad Ibrahim Nasution; Rudi Pranata
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2870

Abstract

The weaving center holds both cultural and economic value, yet its marketing remains limited due to less appealing promotional content and restricted digital access. This community service program applies the Asset-Based Community Development (ABCD) approach to explore local potential, weaving skills, socio-cultural networks, and available digital tools. Together with the artisans, the team developed a digital marketing vision, produced photo and video content, created digital and printed catalogs, conducted social media training, and implemented personal selling simulations. After implementation, the artisans now have active social media accounts, are able to produce aesthetic visual content, and have begun using both digital and printed catalogs. Digital promotion activities have increased, accompanied by a shift in attitude toward technology-based marketing. The combination of ABCD and digital strategies proves effective in strengthening the competitiveness of traditional woven products. For sustainability, improvements in packaging, brand identity, network expansion, and long-term monitoring are needed