cover
Contact Name
Wakhid Yuliyanto
Contact Email
wyuliyanto45@yahoo.com
Phone
+6281391536263
Journal Mail Official
wyuliyanto45@yahoo.com
Editorial Address
Letnan Jenderal Suprapto No.73, Kranggan, Bumirejo, Kec. Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54311
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : 27460398     EISSN : 2746038X     DOI : https://doi.org/10.37339/jurpikat.v1i3
JURPIKAT Publication (Journal of Community Service) is a source of information that aims to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of community service. JURPIKAT (Journal of Community Service) specifically focuses on the main problems in the scientific development of community service as follows: Community Service, Community, Local Food Security; Education for Sustainable Development; Community Empowerment, Social Access; Border Areas, Less Developed Areas; Student Community Services; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design.
Articles 803 Documents
Meningkatkan Pemahaman tentang Kewirausahaan di Kalangan Lembaga Lansia Indonesia Sarah Sentika; Rivaldi Arissaputra; Maisa Azizah Asmara
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3164

Abstract

This community service program aimed to improve entrepreneurial understanding among members of the Indonesian Elderly Association (LLI) in Lengkong District, Bandung City. The participants consisted of 28 active elderly members of LLI. The main problems identified were the limited understanding of entrepreneurial concepts, the benefits of entrepreneurship in later life, methods for identifying business ideas, steps to start a business, and strategies to overcome digital technology challenges. The program was implemented using a participatory training method with an andragogical approach through interactive lectures, group discussions, hands-on practice, and question-and-answer sessions. Evaluation was conducted using a pre-test and post-test design on five indicators measured with a 1–5 Likert scale. The results demonstrated significant improvements across all indicators. The average understanding score increased from 2.19 before the training to 4.38 after the training. The program proved effective in enhancing entrepreneurial understanding among the elderly and is recommended for replication in other regions with similar characteristics
The Pelatihan Alat Pemotong Pisang untuk Meningkatkan Produktivitas Pelaku Usaha UMKM Sale Pisang Rumahan Sulistiyo, Raka Mahendra; Nur Hayati
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3175

Abstract

Pisang adalah buah yang menjadi komoditas utama dari Kabupaten Magelang. Tercatat tahun 2022 produksi pisang di Magelang mencapai 172.339 kwintal dan terus mengalami peningkatan dimasa mendatang. Pengolahan pisang sebagai makanan siap saji merupakan inovasi dari masyarakat dikarenakan mudah diolah dan juga kandungan gizi yang tinggi dari buah pisang Salah satunya adalah UMKM Sale Pisang di Kota Magelang yang mengolah buah pisang menjadi sale pisang. Permintaan yang terus meningkat menantang produsen untuk meningkatkan produksinya juga. Salah satu solusinya adalah optimalisasi penggunaan alat pemotong pisang. Kegiatan training perawatan dan pengoperasian alat pemotong pisang akan mendorong produktifitas secara efisien. Kegiatan ini diikuti oleh 7 orang karyawan dan karyawati dengan materi pengoperasian, perawatan, kesehatan dan keselamatan kerja, SOP atau prosedur kerja. Pelatihan ini memberikan dampak kebermanfaatan dari materi yang diberikan, kemudahan dalam pemahanam materi, aplikatif, narasumber yang kompeten dengan persiapan yang baik. Peserta juga memberikan evaluasi terkait detailing materi serta keberlanjutan kegiatan untuk alat yang lain.
Pelatihan Digital Mindset untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Penguatan Pembelajaran Inovatif dan Berkelanjutan Japar, Muhammad; Nadiroh, Nadiroh; Hermanto, Hermanto; Wiraningsih, Eti Dwi; Pradityana, Karisdha; Kusniah, Nurul
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3177

Abstract

Digital mindset training for teachers is essential in addressing the challenges of learning in the digital era, particularly in improving innovative and sustainable pedagogical competencies. The problems faced include limited understanding of digital mindset concepts, the tendency to use technology at a technical level, and the lack of pedagogically oriented training. This activity aimed to enhance the competencies of junior high school PPKn teachers in DKI Jakarta through digital mindset training. The methods included needs identification, training design and implementation through seminars, interactive discussions, and practical sessions, as well as evaluation using pre-test and post-test. The activity involved 35 participants from the MGMP PPKn SMP. The results showed an increase in understanding, indicated by the rise in average scores from 62.4 to 82.7 and supported by significant t-test results. In addition, teachers’ perspectives shifted toward a more collaborative and pedagogical use of technology. This training effectively improved teachers’ competencies in developing innovative and sustainable learning.
One Gerumbul One Product, sebuah Program Unggulan Desa Binangun yang Tertatih-tatih Irwan Susanto; Satya Fajar G; Prasetyo Hartanto; Elliza Arvinoviana S.K; Sulthan Abiyyu W
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.2983

Abstract

Desa Binangun sebuah desa di kabupaten Banyumas memiliki berbagai potensi lokal. Pemerintah desa dan masyarakat berinisiataif untuk melakukan improvisasi pembangunan berbasis potensi lokal yang dinamai program one gerumbul one product (OGOP). Program ini menjadi program unggulan desa yang diharpkan akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Namun pada kenyataanya program OGOP tidak berjalan sesuai harapan. Tujuan penelitian berbasis pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab masalah dan merumusakan solusinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan validasi triangulasi. Hasil identifikasi permasalahan menunjukkan terdapat empat masalah, yang kemudian disusun empat solusi untuk mengatasinya. Hasil analisa dan pembahasan menunjukkan bahwa penyelesaian masalah tidak bisa dilakukan secara parsial, membutuhkan penyelesaian terintegrasi.
Edukasi Cerdas Pemilihan Kosmetika Perawatan Kulit dan Pelatihan Pembuatan Kosmetika Tradisional Berbahan Alam di Malaysia Nia Kusstianti; Maspiyah; Sri Dwiyanti; Octaverina K. Pritasari; Biyan Yesi Wilujeng; Dewi Lutfiati; Novia Restu Windayani; Mutimmatul Faida; Dindy Sinta Megasari; Hanny Ferry Fernanda; Nur Ilahi Anjani; Nieke Andina Wijaya; Sri Usodoningtyas
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3068

Abstract

Tingginya konsumsi kosmetika di Malaysia tidak selalu diiringi literasi keamanan dan kehalalan produk yang memadai, sehingga dapat berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan kesalahan persepsi konsumen. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi pemilihan kosmetika aman dan halal serta keterampilan pembuatan kosmetika tradisional berbahan alam pada anggota Pertubuhan Kebajikan Ummah Indonesia Malaysia. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) diterapkan melalui tahapan analisis kebutuhan, edukasi cerdas pemilihan kosmetika, praktik pembuatan sabun berbahan umbi dan rumput teki, serta evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Kajang, Selangor, dengan melibatkan perempuan Muslimah anggota komunitas. Evaluasi menggunakan tes tulis dan angket respon peserta. Hasil menunjukkan nilai rata-rata tes 96,3 (kategori sangat baik) serta 80–100% peserta memberikan respon positif terhadap materi, metode, dan manfaat pelatihan. Program ini berkontribusi pada peningkatan literasi konsumen, kesadaran regulatif, serta motivasi kewirausahaan berbasis kosmetika alami.
Sosialisasi Resiliensi UMKM Berbasis Pelestarian Lingkungan Pasca Banjir Bandang di Kelurahan Hajoran, Kabupaten Tapanuli Tengah Nelly Azwarni Sinaga; Riwayani; Delita Sihotang; Gilbert Rambe; Hannisyah Zia Sari
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3167

Abstract

Banjir Bandang tanggal 25 November 2025 di Kabupaten Tapanuli Tengah, telah melumpuhkan ekonomi masyarakat sebagai dampak rusaknya infrastuktur jaringan listrik, jaringan internet, aliran air minum dan putusnya transportasi vital. Karena itu kegiatan ekonomi masyarakat khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang sempat lumpuh perlu dibangkitkan untuk menggerakkan dan menghidupkan kembali roda perekomomian daerah yang terkena dan terdampak bencana. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) urgen dilakukan melalui sosialisasi resiliensi ekonomi terutama terhadap pengusaha UMKM di Kelurahan Hajoran. PkM bertujuan untuk membangkitkan dan mendorong restrukturisasi UMKM agar kuat dan kokoh berdiri seperti sedia kala. PkM ini didahului dengan perencanaan, pelaksanaan dan hasil yang diperoleh. Hasil PkM setelah dilakukan sosialisasi dan pelatihan diketahui adanya peningkatan pengetahuan serta skill mengenai (1) restrukturisasi usaha menghadapi situasi pasca bencana; (2) Berusaha bangkit melanjutkan usaha; (3) Memahami kegiatan ekonomi berbasis lingkungan hidup; (4) Mengetahui transaksi ekonomi berbasil digital; (5) Mengkomunikasikan permasalahan masyarakat kepada pemerintah setempat.
Pemanfaatan dan Pengembangan Pembelajaran Digital di Timor Leste Ajat Sudrajat; Ojat Darojat; Cecep Kustandi; Tasrifin Tahara; Yusrafiddin; Amalia Sapriati
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3196

Abstract

Di era digital saat ini, masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami dan mengerti terkait dengan peranan digital untuk memajukan desanya. Hal ini dikarenakan lemahnya aspek pengetahuan aparatur desa dan tokoh pemuda dalam menggunakan teknologi informatika bagi pengembangan desa. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk secara bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan digital learning pada guru di Dili Timor Leste. Metode pelaksanaan yang dilakukan melalui workshop dan praktek. Tahap awal, dilakukan sesi ceramah dengan narasumber yang menyajikan materi terkait dengan digital learning. Pada tahap kedua dilakukan praktek langsung untuk guru menggunakan laptop dalam pembelajaran digital. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan pembelajaran digital dapat memberikan ruang bagi guru untuk memudahkan mereka dalam beradaptasi di era teknologi. Selain itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga dapat menumbuhkan pengetahuan digital guru dan memotivasi mereka untuk melakukan pembelajaran yang inovatif
Pembangunan Sistem Helpdesk Ticketing Berbasis Web Menggunakan Framework Laravel Ahmad Muhajir; Eko Darmanto
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3206

Abstract

The Information Systems Institute (LSI) of Muria Kudus University (UMK) plays a crucial role in providing technical support (IT Support) for all work units and academics. In daily operations, communication processes and constraints have been responsively managed through telephone lines and instant messaging platforms (such as WhatsApp and SMS). However, the high volume of requests poses administrative challenges, with reports often leading to bottlenecks in certain individuals, prone to being lost, and the lack of an integrated ticketing system making it difficult for strategic units such as LSI, BAAK, and BAU to concisely compile recapitulation data. To improve this communication flow, "Helpdesk: UMK Campus Complaints System," an integrated web-based helpdesk application, was developed. This system was built using the Laravel 12 framework and, the interface was developed using Tailwind CSS to produce a user-friendly User Interface (UI) and User Experience (UX), supported by MySQL as the basic data management system. The result of this development is a one-stop reporting portal that is able to structure complaint communications into queue tickets. The presence of Helpdesk facilitates the distribution and tracking of technician tasks, as well as providing an accurate historical database for leaders and between work units to spread the quality of information technology services at Muria Kudus University.
Pengembangan Ekowisata Edukasi Berbasis Kearifan Lokal melalui Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa Grujugan Blandina Hendrawardani; Misdal; Waris Rohmudi
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3213

Abstract

Pengembangan wisata edukasi berbasis kearifan lokal menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan budaya lokal desa mendukung pertumbuhan wisata edukasi Kampung Tudung serta mengidentifikasi peran pemerintah desa dalam menjaga keberlanjutan program berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory community development dengan strategi Participatory Rural Appraisal (PRA), pelatihan, pendampingan, dan collaborative governance. Subyek pengabdian meliputi kelompok pengrajin tudung, Pokdarwis, BUMDes, pemuda desa, dan pemerintah Desa Grujugan. Hasil kegiatan menunjukkan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata edukasi, pengembangan produk kreatif, promosi digital, serta pelestarian budaya lokal melalui wisata berbasis pengalaman edukatif. Dukungan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam penguatan kelembagaan, pengembangan sarana wisata, dan keberlanjutan program. Program ini juga meningkatkan partisipasi sosial masyarakat dan memperkuat identitas budaya sebagai wisata edukasi berbasis kearifan lokal. Model pemberdayaan ini dapat menjadi alternatif pengembangan desa wisata berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat.
Kepedulian Mahasiswa Melalui Pembagian Sembako dan Obat-Obatan Dasar Kepada Masyarakat Kurang Mampu di Kelurahan Kepuh Kiriman Sidoarjo Nelud Darajaatul Aliyah; Wulandaroini Sucianingsih; Rahayu Mardika Ningsih; Didit Darmawan; Abdul Khobir Rahmatullah
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3218

Abstract

This service was carried out in response to the socio-economic conditions of underprivileged communities in Kelurahan Kepuh Kiriman, Sidoarjo, who face challenges in meeting their food and basic healthcare needs. Through collaboration between students, local village officials, and community members, the distribution of basic food packages and essential medicines was conducted, designed in accordance with the real needs of the residents. This activity employed a participatory qualitative approach using the Participatory Action Research (PAR) method, where the community was actively involved from the preparation, implementation, to the reflection stages. The evaluation stage was conducted through open discussions and SWOT analysis to identify the program's strengths, weaknesses, opportunities, and challenges. The results of the activity showed that this assistance provided a dual impact: materially helping to stabilize family economies in the short term, and socially strengthening support networks and the sense of togetherness in the community. The community response has been overwhelmingly positive, with many recipients stating that this assistance eased their burdens and provided a sense of care. Furthermore, this activity has raised awareness of health and food security at the household level. Thus, this community service activity is not only assistance but also empowering, encouraging independence, and strengthening social solidarity in achieving shared prosperity.