cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
Pinisi Tower of Universitas Negeri Makassar, 10th Floor A.Pettarani Street, Makassar, 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PENGABDI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27458466     EISSN : 27458474     DOI : https://doi.org/10.26858/pengabdi
PENGABDI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Makassar. Jurnal ini menerbitkan artikel laporan hasil program pengabdian masyarakat yang bersifat multidisiplin, baik itu dalam bidang pendidikan, sosial ekonomi, budaya, dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 197 Documents
Diversifikasi Teknologi Pemipilan dan Pengolahan Limbah pada Petani Perbukitan Jumadin, Jumadin; Wabdillah, Wabdillah; Riana, Riska Iva; Yasdin, Yasdin; Alam, Syamsu
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.80971

Abstract

Abstrak.  Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan utama petani di wilayah perbukitan, khususnya pada aspek produksi jagung dan pemanfaatan limbah pertanian. Selama ini, proses pemipilan jagung masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lama, tenaga kerja besar, dan menghasilkan pipilan yang kurang bersih. Akibatnya, jagung lebih banyak dijual dalam bentuk tongkol dengan harga rendah, sementara potensi pemanfaatan limbah berupa tongkol belum tergarap secara optimal. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pemipil jagung, disertai dengan sosialisasi pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang. Metode pelaksanaan meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek produksi, dengan kapasitas mesin mencapai 150–200 kg/jam dibandingkan metode manual yang hanya sekitar 30 kg/jam. Jagung pipilan yang dihasilkan lebih bersih dan bernilai jual lebih tinggi. Mitra juga mengalami peningkatan keterampilan dalam mengoperasikan dan merawat mesin, manajemen produksi, serta pemasaran hasil panen. Dampak lain dari kegiatan ini adalah terbentuknya kesadaran baru terkait pemanfaatan limbah pertanian melalui sosialisasi briket arang tongkol jagung, meskipun implementasinya masih menjadi rencana lanjutan. Program ini secara keseluruhan berhasil meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan keberdayaan petani, sekaligus memperkuat kerja sama kelompok. Dengan demikian, pengabdian ini membuktikan bahwa diversifikasi teknologi pemipilan dan pengolahan limbah mampu menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbukitan. Kata Kunci: Pemipilan Jagung, limbah pertanian, pemasaran kolektif, pemberdayaan masyarakat.
Diversifikasi Teknologi Pengolahan pada Kelompok Tani Hutan Paggolla Musa, Muhammad Iskandar; Yusuf, Andi Zulfikar; Muflihat, Syakia; Yasdin, Yasdin; Parenrengi, Syafiuddin
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.80978

Abstract

Abstrak. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema Diversifikasi Teknologi Pengolahan Gula Aren pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Paggolla di Dusun Waessuru, Desa Umpungeng, dilaksanakan untuk menjawab permasalahan mitra terkait keterbatasan teknologi, rendahnya efisiensi produksi, keterbatasan pemasaran, serta tantangan lingkungan. Melalui kegiatan ini, diperkenalkan beberapa inovasi teknologi seperti alat pemanjat aren yang aman dan ergonomis, alat pengaduk nira otomatis, alat penggerus gula semi-otomatis, solar dryer berbasis tenaga surya, serta penggunaan kompor gas dan briket biomassa sebagai pengganti kayu bakar. Selain inovasi alat (hard technology), program juga memberikan soft technology berupa pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, branding produk, serta edukasi konservasi lingkungan melalui penanaman pohon pengganti. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan produktivitas, efisiensi waktu, serta kualitas produk gula aren yang lebih seragam dan tahan lama. Diversifikasi produk ke dalam bentuk gula semut dan gula cair membuka peluang pasar yang lebih luas, sementara strategi pemasaran digital dan desain kemasan meningkatkan daya saing produk. Dari sisi sosial, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan kerja, konservasi hutan, dan pengelolaan usaha berbasis kelompok. Secara umum, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani, penguatan kelembagaan KTH, serta keberlanjutan lingkungan melalui penggunaan energi ramah lingkungan. Kata Kunci: Diversifikasi, teknologi pengolahan, gula aren, pemasaran digital, energi ramah lingkungan.
Pelatihan Pengembangan Perangkat Penilaian Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) di Kabupaten Gowa Irmawati, Irmawati; Ansar, Ahlun; Supardi, Rafsanjani; Anwar, Andi Ratu Ayuashari; Abeng, Andi Tenri
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.79366

Abstract

Abstrak, Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru sekolah dasar di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, melalui pelatihan pengembangan perangkat penilaian berbasis kecerdasan buatan (AI). Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan teknologi digital untuk evaluasi pembelajaran yang efisien dan objektif. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan penggunaan platform ChatGPT untuk penilaian esai dan ScribeSense untuk koreksi otomatis ujian berbasis kertas. Metode pelaksanaan terdiri atas lima tahap: sosialisasi, pelatihan intensif, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan literasi digital guru sebesar 25%, efisiensi waktu koreksi meningkat hingga 50%, dan 65% sekolah mitra mulai menerapkan AI dalam penilaian akademik. Dampak nyata dari kegiatan ini terlihat pada peningkatan objektivitas penilaian, pengurangan beban administratif guru, serta terbentuknya Komunitas Guru AI Tinggimoncong sebagai wadah kolaborasi berkelanjutan. Kata Kunci: Kecerdasan Buatan, Penilaian Akademik, Literasi Digital, Guru Sekolah Dasar, ChatGPT, ScribeSense.
Pelatihan Keterampilan Penggunaan Alat Sondir pada SMK di Kota Makassar Rahman, Mohammad Junaedy; Maming, Muhammad Idhil; Yusuf, Furqan Ali; Andriady, Andi Muhammad Rezky; Asnur, Moeh. Kay Muddin
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.80817

Abstract

Abstrak. Pembelajaran praktik bagi siswa SMk untuk penyelidikan/pengujian tanah untuk pondasi menggunakan peralatan Dutch Cone Penetration Test (DCPT) atau CPT-Belanda atau yang lebih dikenal dengan nama alat sondir. Kompetensi keahlian ini yang merupakan salah satu dari sekian banyak keahlian yang harus dikuasi oleh siswa SMK Jurusan Bangunan. Kompetensi dalam mengoperasikan alat-alat penyelidikan tanah ini masih belum menjadi konsentrasi keahlian yang diajarkan pada Kurikulum Merdeka. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan siswa SMK sehingga memiliki kompetensi kerja dalam memenuhi tenaga terampil pada bidang konstruksi sebagai operator alat penyelidikan tanah. Kesenjangan kompetensi dan kurikulum, keterbatasan sarana dan prasarana menyebabkan rendahnya efektivitas dalam pembelajran parktik di lapangan. Hasil yang diharapkan dalam pelatihan ini adalah berupa solusi pembelajaran yang dirasa akan efektif untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK. Program pelatihan dirancang dimulai dari pengaturan waktu dengan blok waktu pembelajaran tatap muka (55 menit) dan blok waktu pelaksanaan praktik di lapangan (8 jam). Pembelajaran dengan mengatur blok waktu dan jumlah peserta diharapkan dapat lebih efisien dalam pelaksanaanya. Materi yang diberikan berupa video pembelajaran yang bisa diakses secara online, dengan materi perkenalan alat, merakit dan memasang serta menhoperasikan alat sondir sampai dengan memperoleh data lapangan. Pelatihan dilanjutkan dilapangan secara berkelompok yang dibatasi lima orang sesuai dengan blok waktu yang dirancang sebelumnya agar pembelajaran menjadi lebih efisien. Hasil penelitian yang dicapai adalah pelaksanaan teori dan pengoperasian alat berhasil mengubah pemahaman awal peserta terhadap dasar pengujian tanah. Siswa maupun guru pendamping mitra kini memiliki pemahaman yang lebih terstruktur mengenai dasar-dasar geoteknik dan penyelidikan tanah serta pentingnya pengujian tanah sesuai dengan SNI. Kesenjangan dalam pembelajaran teori sebelumnya juga menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan penggunaan video pembelajaran yang dapat diakses dengan mudah secara mandiri dimanapun. Pembelajaran dengan video memberikan peningkatan pemahaman kognitif yang instan dan stimulasi sebelum dilakukan di lapangan. Kata Kunci: video pembelajaran, penyelidikan tanah, sondir, kompetensi
Inovasi Pembelajaran Matematika: Penggunaan Permainan Congklak untuk Meningkatkan Pemahaman FPB KPK di SDN Kinandang, Magetan Al-Kubro, Putri Balqis; Andyani, Rhavida Anniza; Shobri, Muhammad Qolbi; Istikhomah, Fajar; Amalia, Dyahayyu; Jeksen, Maikel
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.82011

Abstract

Abstrak. Siswa SD Negeri Kinandang di Kabupaten Magetan sering mengalami kesulitan dalam memahami materi Matematika, terutama pada konsep Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Masalah utama yang dihadapi adalah kebingungan dalam membedakan kedua konsep tersebut, sehingga banyak siswa melakukan kesalahan dalam penerapannya. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat dengan mengusulkan penggunaan permainan tradisional congklak sebagai media pembelajaran inovatif. Congklak dipilih karena sifatnya yang interaktif dan menyenangkan, sehingga diharapkan dapat mempermudah pemahaman siswa terhadap KPK dan FPB. Selain itu, pendekatan ini juga bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari kearifan lokal. Keberlanjutan inovasi ini terletak pada potensi pemanfaatannya oleh guru sebagai alat bantu ajar, sekaligus mendorong pengembangan metode pembelajaran kreatif lainnya. Hasil dari Pk Mini adalah adanya peningkatan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal terkait KPK dan FPB secara lebih cepat dan akurat berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada pemahaman matematika, tetapi juga turut menjaga warisan budaya melalui integrasi permainan tradisional dalam pendidikan. Kata Kunci: Congklak, FPB, KPK.
Peningkatan Kualitas Siswa TPQ Melalui Perlombaan Antar TPQ di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo Zahiroh, Mun Yah; Fathrullah, Ma’rufi Nur; Kurniawan, Sufyan Ariq; Maulidah, Alif Yusril; Nasiroh, Fatkatun; Zaman, Muh Badru
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.82010

Abstract

Abstrak. Program perlombaan keagamaan antar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, merupakan inisiatif mahasiswa KPM 24 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo untuk meningkatkan kualitas, motivasi, serta minat belajar siswa TPQ. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi anak-anak dalam pembelajaran Al-Qur’an serta keterbatasan tenaga pengajar di beberapa TPQ. Dengan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), program ini melibatkan tahapan inkulturasi, discovery, design, define, dan reflection untuk menggali potensi masyarakat serta mengembangkan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan lokal. Perlombaan yang terdiri dari kategori adzan, hafalan surat pendek, dan mewarnai kaligrafi berhasil menarik 44 peserta dari lima TPQ aktif di Dukuh Krajan. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan meningkatnya antusiasme siswa, penguatan kolaborasi antar TPQ, serta munculnya bakat-bakat unggul dalam bidang keagamaan. Meski terdapat beberapa kendala seperti keterlambatan panitia dan ketidakhadiran sebagian peserta, secara keseluruhan program dinilai berhasil meningkatkan motivasi belajar, menanamkan nilai-nilai karakter islami, dan mempererat hubungan sosial antar TPQ. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dijadikan agenda tahunan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di Desa Sidoharjo. Kata Kunci: Taman Pendidikan Qur’an, perlombaan keagamaan, Kuliah Pengabdian Masyarakat, Asset-Based Community Development
Digitalisasi Pelayanan Administrasi dan Pengembangan UMKM di Desa Kampung Beru Darsim, Sitti Khadijah Herdayani; Haikal, Andi Muhammad Fikri; Syam, Haerani Haeranti; Rabbani, Primusegah Kasyaf; Riska, Riska; Magfirah, Anisah; Ramlayani, Suci
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.81844

Abstract

Abstrak. Transformasi digital dalam sistem informasi merupakan aspek krusial yang perlu diimplementasikan di tingkat pemerintahan desa. Kewajiban penerapan sistem informasi desa telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Namun, keterbatasan akses digital yang terjadi di Desa Kampung Beru menyebabkan hambatan dalam pencapaian efisiensi, peningkatan kinerja, serta produktivitas desa secara keseluruhan. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh digitalisasi terhadap tiga aspek utama tersebut di Desa Kampung Beru.   Hasil temuan menunjukkan bahwa rendahnya ketersediaan informasi mengenai desa, kinerja perangkat desa yang belum optimal, serta keterbelakangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menjadi penyebab utama rendahnya efisiensi dan produktivitas desa. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa keterbatasan akses digital memberikan dampak signifikan terhadap aspek pelayanan dan pengembangan ekonomi desa. Oleh karena itu, perlu diupayakan peningkatan akses dan pemanfaatan teknologi digital, guna memperkuat sistem informasi desa yang inklusif, efisien, serta mendorong pertumbuhan UMKM dan pelayanan administrasi yang lebih baik di Desa Kampung Beru. Kata Kunci: Digitalisasi, pelayanan administrasi, pengembangan UMKM
Sosialisasi Bahaya Pinjol dan Investasi Bodong pada Ibu-Ibu Rumah Tangga di Dusun Purwodono, Kecamatan Lubuk Raja Imam Wahyudi; Deni Ardinsyah; Oby Wijaya Saputra; Rendi Revaldo; Enda Kartika Sari
PENGABDI PENGABDI: VOL. 7, NO.1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v7i1.83738

Abstract

Abstrak: Maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong menjadi ancaman serius bagi ketahanan ekonomi keluarga, khususnya pada kelompok ibu rumah tangga yang memiliki peran sentral dalam pengelolaan keuangan domestik. Rendahnya literasi keuangan digital menyebabkan kelompok ini rentan terhadap praktik penipuan berbasis teknologi yang menawarkan kemudahan akses dana dan imbal hasil tidak rasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga mengenai karakteristik, risiko, serta dampak sosial-ekonomi dari pinjaman online ilegal dan investasi bodong di Dusun Purwodono, Desa Batumarta II, Kecamatan Lubuk Raja. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, serta studi kasus berbasis pengalaman nyata masyarakat. Materi disampaikan secara kontekstual dan komunikatif agar mudah dipahami oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran peserta terhadap ciri-ciri pinjaman online ilegal dan skema investasi bodong, serta tumbuhnya sikap kritis dalam menerima tawaran finansial berbasis digital. Selain itu, peserta mulai memahami pentingnya verifikasi legalitas lembaga keuangan melalui otoritas resmi. Kegiatan ini berkontribusi positif dalam memperkuat literasi keuangan masyarakat desa dan diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menekan dampak negatif kejahatan finansial digital pada tingkat keluarga dan komunitas. Kata Kunci: Literasi Keuangan, Pinjaman Online Ilegal, Investasi Bodong, Ibu Rumah Tangga, Pengabdian Masyarakat
Optimalisasi Lahan Melalui Penanaman Multi Purpose Trees Species (MPTS) Di Dusun Purwodono Kecamatan Lubuk Raja Dwi Prima Prasetia; Ayu Kartika; Rahmad Dhani; Selvi Anggraini; Enda Kartika Sari
PENGABDI PENGABDI: VOL. 7, NO.1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v7i1.83739

Abstract

Abstrak. Optimalisasi lahan melalui pendekatan agroforestri merupakan strategi penting dalam menjawab permasalahan degradasi lingkungan dan keterbatasan ekonomi masyarakat pedesaan. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini membahas pelaksanaan penanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) di Dusun Purwodono Blok J, Desa Batumarta II, Kecamatan Lubuk Raja. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya lahan pekarangan dan lahan kosong yang belum dimanfaatkan secara optimal serta ketergantungan masyarakat pada tanaman musiman yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat ekologis yang relatif rendah. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan produktivitas lahan, memperbaiki fungsi ekologis lingkungan, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis pengelolaan lahan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi survei partisipatif, sosialisasi program, pelatihan teknis, penyediaan bibit, praktik penanaman bersama, serta pendampingan pemeliharaan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penanaman MPTS mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan, menambah keanekaragaman vegetasi, memperbaiki kondisi tanah, serta mengurangi potensi degradasi lahan. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan lahan berkelanjutan. Secara sosial, program ini memperkuat kerja sama antara mahasiswa dan warga, sedangkan secara ekonomi MPTS dipandang sebagai investasi jangka panjang yang berpotensi memberikan sumber pendapatan tambahan. Dengan demikian, optimalisasi lahan berbasis MPTS merupakan strategi pengabdian masyarakat yang efektif, aplikatif, dan berkelanjutan. Kata Kunci: Optimalisasi Lahan, Agroforestri, MPTS, Pemberdayaan Masyarakat, Keberlanjutan
Pemberdayaan Generasi Muda Desa Batumarta II Melalui Optimalisasi Smartphone Sebagai Sarana Kreativitas dan Penghasilan Digital Nurul Triana Putri; Soroyya Khijal Aabidah; Kadek Loby Restu; Muhammad Bagas Satria; Enda Kartika Sari
PENGABDI PENGABDI: VOL. 7, NO.1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v7i1.83756

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi digital mendorong meningkatnya penggunaan smartphone di berbagai lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan. Namun, pemanfaatan smartphone di kalangan generasi muda desa masih cenderung bersifat konsumtif dan belum diarahkan secara optimal untuk mendukung kreativitas serta aktivitas ekonomi produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital generasi muda Desa Batumarta II melalui optimalisasi smartphone sebagai sarana pengembangan kreativitas dan potensi penghasilan digital. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan peserta secara aktif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta praktik terbimbing. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai literasi digital, etika penggunaan teknologi, serta potensi pemanfaatan smartphone untuk aktivitas produktif. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif dan meningkatnya motivasi dalam memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan literasi digital melalui pendekatan partisipatif dapat menjadi strategi awal yang efektif dalam mendorong pemberdayaan generasi muda di wilayah pedesaan. Keberlanjutan program dan pendampingan lanjutan diperlukan agar perubahan yang telah terbentuk dapat berkembang menjadi aktivitas nyata yang berdampak sosial dan ekonomi secara berkelanjutan. Kata Kunci: Literasi Digital, Smartphone, Generasi Muda, Desa, Pemberdayaan Masyarakat