cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Strategi Politik Pemenangan Dedi Hamzah pada Pemilihan Umum DPRD Provinsi Gorontalo Tahun 2019 di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo Mapris Laduma; Udin Hamim; Ramli Mahmud
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5680

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi Politik Pemenangan Dedi Hamzah pada Pemilihan Umum DPRD Provinsi Gorontalo tahun 2019 di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, dengan memanfaatkan sumber data baik dari data primer maupun data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dedi Hamzah menerapkan tiga strategi pemenangan. Pertama, melalui upaya sosialisasi dan komunikasi politik menggunakan media kampanye dan pertemuan langsung dengan masyarakat. Kedua, dengan menerapkan pendekatan Basis Massa, Dedi Hamzah berhasil memetakan basis massa dukungan melalui pendekatan persuasif dan fokus pada kelompok-kelompok yang lebih mengorientasikan pada penguatan ikatan emosional. Ketiga, dengan melakukan penguatan dan komitmen, Dedi Hamzah berhasil mengawal basis massa dan memperkuat keputusan politik, menciptakan komitmen antara pemilih dan calon. Selanjutnya, faktor kemenangan Dedi Hamzah di Kecamatan Wonosari sangat dipengaruhi oleh ketokohan, di mana pengaruh ketokohan menjadi pertimbangan pemilih dan efektif dalam memperkuat strategi kemenangan. Faktor kandidat juga memainkan peran kunci, dengan adanya kedekatan emosional, rekam jejak, dan citra calon yang berpengaruh pada keputusan politik pemilih. Jejaring sosial dari media massa hingga keluarga dan kekerabatan juga menjadi faktor pengikat yang signifikan antara pemilih dan calon. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika politik lokal dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan seorang kandidat dalam konteks pemilihan umum. Kata Kunci: Strategi Pemenangan, Dedi Hamzah, Pemilu 2019
Analisis Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan di Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta Mitra Permatasari; T Heru Nurgiansah; Aim Abdulkarim; Suriaman; Ryan Prayogi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5681

Abstract

Abstrak Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis penerapan Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan di Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta. Penulisan ini menggunakan pendekatan Literatur Review dengan sumber data dari beberapa artikel ilmiah dan menggunakan analisis SWOT yang menganalisis tentang Kekuatan (Strengths), Kelemahan (Weakness), Peluang (Opportunities), dan Ancaman (Threats). Hasil analisis menyatakan bahwa Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan di Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta telah dilaksanakan berdasarkan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah, outcome, kesepakatan konsursium dan juga visi misi dari Universitas. Kata Kunci: Kurikulum, Pendidikan Kewarganegaraan, Merdeka Belajar-Kurikulum Merdeka
The The Effect of Dictation Method on Students’ Writing Ability in English for Office Frisca Andini; Dina Irmayanti Hrp
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5683

Abstract

This research was aimed to investigate The Effect of Dictation Method on Students’ Writing Ability. This study was carried out at SMK PAB 2 Helvetia. The populations of this research were the students of Vocational High School grade X. The populations of this research were 115 students, but the researcher took only 79 students as the sample which divided into two parallel classes and this group namely experimental and control groups. This research took the results of the pre-test and post-text values as a determinant the effect of dictation method on writing ability in English for Office. Each class consists of 39 to 40 students. This research data was obtained after the pre-test and post-test were applied to the experimental and control groups. The data needed to test the hypothesis is taken from the test scores of each group. Based on the Mann-Whitney Test it is known mark Asymp . Sig. (2-tailed) between Post Test Classes Experiment with Class Post Test Control is 0.44, and because 0.44 0.05 then can said that Ho is rejected and Ha is accepted , or in other words: the dictation method gave a positive and significant impact on students'' writing ability in English for Office.
Faktor Penghambat Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Popayato Kabupaten Pohuwato Nurjanah Mustafa Ilahude; Asmun Wantu; Roni Lukum
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5702

Abstract

Abstrak Motivasi belajar merupakan faktor yang sangat penting dalam proses belajar. Motivasi adalah kekuatan internal atau dorongan yang mendorong seseorang untuk memulai, menjaga, dan menyelesaikan suatu tindakan atau tujuan tertentu. Dalam konteks belajar, motivasi menjadi pendorong individu untuk aktif mengambil bagian dalam proses pembelajaran, mengatasi hambatan, dan mencapai tujuan akademis atau keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) di SMA Negeri 1 Popayato, Kabupaten Pohuwato. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dan data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Data yang dianalisis terdiri dari sumber primer dan sekunder. Temuan penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penghambat motivasi belajar siswa dapat dikategorikan dalam tiga dimensi utama. Pertama, metode mengajar memiliki peran kunci, dengan variasi pendekatan pengajaran yang monoton atau tradisional tanpa pemanfaatan teknologi menjadi penghambat utama motivasi siswa. Kedua, kondisi ruang belajar, seperti keterbatasan fasilitas atau suasana yang tidak kondusif, juga dapat mempengaruhi kenyamanan dan konsentrasi siswa. Ketiga, hubungan antara guru dan siswa memiliki dampak signifikan, di mana hubungan positif dan komunikasi efektif dapat meningkatkan motivasi, sementara hambatan dalam komunikasi atau hubungan yang kurang baik dapat menjadi penghambat motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Siswa, SMAN 1 Popayato
Tanggung Jawab Pendidikan Sosial Terhadap Anak dalam Islam (Analisis Perspektif Abdullah Nashih Ulwan dalam Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam) Yurisdilla Chumaira; Norhabibah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5703

Abstract

Abstrak Realitas membuktikan bahwa keselamatan masyarakat serta kekuatan bangunan dan kendalinya adalah tergantung pada keselamatan individu dan cara menyikapinya. Dari sinilah Islam memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak, baik sosial maupun tingkah laku. Di zaman sekarang banyak sekali terjadi kasus perilaku penyimpangan sosial anak di lingkungan masyarakat, sehingga dalam hal ini penting untuk diketahui dan dipahami oleh orang tua dan juga para pendidik terkait tanggung jawab besar dalam memberikan pendidikan sosial terhadap anak-anak mereka sesuai ajaran Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggung jawab pendidikan sosial terhadap anak dalam Islam menurut Abdullah Nashih Ulwan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilakukan melalui pengkajian kritis dan mendalam pada bahan-bahan pustaka yang dianggap relevan dengan topik penelitian. Adapun hasil dari penelitian ini diketahui bahwa tanggung jawab pendidikan sosial anak dalam Islam ada dua perkara penting, yakni: 1) Penanaman dasar-dasar kejiwaan yang mulia, meliputi; a) Takwa, b) Persaudaraan, c) Kasih sayang, d) Itsar /Mengutamakan orang lain, e) Memaafkan orang lain, f) Keberanian. 2) Menjaga hak orang lain, meliputi; a) Hak orang tua, b) Hak kerabat, c) Hak tetangga, d) Hak guru, e) Hak teman, f) Hak orang yang lebih tua, g) Kewajiban melaksanakan etika bermasyarakat, h) Pengawasan dan kritik sosial. Kata Kunci: Anak, Islam, Tanggung Jawab, Pendidikan Sosial. Abstract Reality proves that the safety of society and the strength of buildings and their control depend on the safety of individuals and how to respond to them. This is where Islam gives serious attention to children's education, both social and behavioral. Nowadays, there are many cases of children's social deviant behavior in society, so in this case it is important for parents and educators to know and understand the big responsibility in providing social education to their children according to Islamic teachings. The aim of this research is to determine the responsibility of social education for children in Islam according to Abdullah Nashih Ulwan. This research is a type of library research, namely research carried out through critical and in-depth study of library materials that are considered relevant to the research topic. As for the results of this research, it is known that the responsibility for children's social education in Islam consists of two important matters, namely: 1) Instilling the basics of noble psychology, including; a) Piety, b) Brotherhood, c) Compassion, d) Itsar / Putting others first, e) Forgiving others, f) Courage. 2) Protecting other people's rights, including; a) Rights of parents, b) Rights of relatives, c) Rights of neighbors, d) Rights of teachers, e) Rights of friends, f) Rights of older people, g) Obligation to implement social ethics, h) Supervision and social criticism. Keywords: Children, Islam, Responsibility, Social Education.
Penerapan Syariat Islam di Kerajaan Banjar Tyas Alvionita Zahara; Norhabibah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5704

Abstract

Abstrak Mayoritas masyarakat di Kalimantan Selatan adalah beragama Islam. Dalam catatan sejarah, di Kalimantan Selatan sendiri dulunya ada sebuah kerajaan yang sangat terkenal, yakni Kerajaan Banjar. Kerajaan Banjar disebut juga sebagai kerajaan Islam karena agama Islam sebagai agama Negara terlihat dengan jelas pada masa pemerintahan Sultan Adam Al-Wasik Billah. Penerapan hukum yang hanya berlandaskan kepada Islam terekam oleh sejarah. Lalu bagaimanakah penerapan Syariat Islam di Kerajaan Islam Banjar pada saat itu, apakah Syariat Islam yang dulu pernah di terapakan di Kerajaan Banjar masih diterapakan sampai sekarang ataukah sudah tidak diterapakan lagi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejarah, sistem pemerintahan, sistem sosial-ekonomi, sistem budaya dan agama Kerajaan Banjar, peran serta ulama dalam menerapkan syariat Islam di Kerajaan Banjar, serta penerapan syariat Islam di Kerajaan Islam Banjar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilakukan melalui pengkajian kritis dan mendalam pada bahan-bahan pustaka yang dianggap relevan dengan topik penelitian. Adapun hasil dari penelitian ini diketahui bahwa Penerapan Syariat Islam di Kerajaan Islam Banjar secara resmi pernah diterapkan ketika masa pemerintahan Sultan Adam Al-Watsiq Billah (1825-1857) yang menetapkan berlakunya hukum Islam di seluruh wilayah Kerajaan Banjar yang kemudian dinamakan dengan Undang-Undang Sultan Adam (UU-SA). Undang-Undang ini terdiri dari 31 Pasal, yang memuat berbagai aturan tentang kehidupan sosial, pidana dan perdata yang berlaku untuk seluruh kekuasaan Kerajaan Banjar. UU-SA beserta Kerajaan Banjar secara de jure kemudian dihapuskan oleh Belanda pada tanggal 11 Juni 1860, Tetapi secara de facto, masih banyak masyarakat Banjar yang memperpeganginya hingga sekarang dan esensinya masih hidup hingga sekarang. Kata Kunci: Penerapan, Syariat Islam, Kerajaan Banjar Abstract The majority of people in South Kalimantan are Muslim. In historical records, in South Kalimantan itself there used to be a very famous kingdom, namely the Banjar Kingdom. The Banjar Kingdom is also called an Islamic kingdom because Islam as the state religion was clearly visible during the reign of Sultan Adam Al-Wasik Billah. The application of laws based only on Islam is recorded by history. So how was the application of Islamic Sharia in the Banjar Islamic Kingdom at that time, is the Islamic Sharia that was previously applied in the Banjar Kingdom still applied today or is it no longer applied? The aim of this research is to find out the history, government system, socio-economic system, cultural and religious system of the Banjar Kingdom, the role of ulama in implementing Islamic law in the Banjar Kingdom, as well as the application of Islamic law in the Banjar Islamic Kingdom. This research is a type of library research, namely research carried out through critical and in-depth study of library materials that are considered relevant to the research topic. As for the results of this research, it is known that the application of Islamic Sharia in the Banjar Islamic Kingdom was officially implemented during the reign of Sultan Adam Al-Watsiq Billah (1825-1857) which stipulated the application of Islamic law throughout the territory of the Banjar Kingdom, which was then called the Sultan's Law. Adam (UU-SA). This law consists of 31 articles, which contain various regulations regarding social, criminal and civil life that apply to the entire authority of the Banjar Kingdom. UU-SA and the Banjar Kingdom were de jure abolished by the Dutch on 11 June 1860. However, de facto, there are still many Banjar people who adhere to it to this day and its essence is still alive today. Keywords: Application, Islamic Sharia, Banjar Kingdom
Analisis Peran Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Mata Kuliah Pengembang Kepribadian dan Karakter di Perguruan Tinggi Zindan Baynal Hubi; Heny Mulyani; Sapriya; Aim Abdulkarim; T Heru Nurgiansah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5705

Abstract

Abstrak Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pengembangan kepribadian dan karakter mahasiswa. PKn bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme, cinta tanah air, serta nilai dan etika Pancasila pada setiap warga negara muda. Penelitian ini menyoroti peran penting Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai mata kuliah yang berperan dalam pengembangan kepribadian dan karakter di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka atau literature review dengan mengumpulkan berbagai literatur yang terkait dengan topik penelitian yang sedang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian mahasiswa di perguruan tinggi. Pendidikan Kewarganegaraan di universitas menerapkan pendekatan proses ilmiah dan model pembelajaran yang mengarah pada internalisasi nilai-nilai karakter. Tujuan utamanya adalah untuk menjamin setiap warga negara muda menjadi warga negara yang baik dan ideal dengan dibekali kesadaran kebangsaan, demokrasi, dan cinta tanah air dalam konteks nilai dan etika Pancasila. Dengan penerapan metode pembelajaran yang tepat, PKn dapat membantu siswa mengembangkan sikap positif, kesadaran kebangsaan, dan kontribusi yang positif kepada masyarakat. Dengan demikian, pendidikan kewarganegaraan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembentukan generasi muda yang memiliki karakter dan kepribadian yang baik serta berkomitmen pada nilai-nilai kebangsaan. Kata Kunci: PKn, Pendidikan Kepribadian, Pendidikan Karakter, Warga Negara Abstract Civic Education in higher education has an important role in developing the personality and character of students. Civics Education aims to instill a sense of nationalism, love for the country, and the values and ethics of Pancasila in every young citizen. This research highlights the important role of Civics Education (Civics) as a course that plays a role in the development of personality and character in higher education. This research uses a literature review method by collecting various literatures related to the research topic under study. The results of this study indicate that civic education has an important role in shaping the character and personality of students in higher education. Civic Education in universities applies a scientific process approach and learning models that lead to the internalization of character values. The main goal is to ensure that every young citizen becomes a good and ideal citizen equipped with national awareness, democracy, and love for the country in the context of Pancasila values and ethics. With the application of appropriate learning methods, Civics Education can help students develop positive attitudes, national awareness, and positive contributions to society. Thus, civic education is expected to make a significant contribution to the formation of a young generation that has good character and personality as well as a positive contribution to society Keywords: Civics, Personality Education, Character Education, Citizenship
Kajian Perbandingan Civic Education di Eropa dan Indonesia Ryan Prayogi; Kokom Komalasari; Sapriya; T Heru Nurgiansah; Suriaman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5706

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang perbandingan Pendidikan kewarganegaraan di Kawasan eropa baik belanda dan inggris dengan Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia. Secara umum bahwa Pendidikan kewarganegaraan dimasing-masing negara memiliki kesamaan dan terdapat perbedaan secara signifikan. Oleh sebab itu penulis ingin menyajikan sejauh mana secara konsep Pendidikan kewarganegegaraan di negara tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan Langkah-langkah: memilih tema, mencari sumber informasi, menentukan arah penelitian, mengumpulkan sumber data, menyajikan data, dan membuat bahan untuk dilakukan perbandingan dan kombinasi analisis yang dilakukan, serta melakukan evaluasi dari literatur yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan baik di Belanda, Inggris dan Indonesia memiliki kesamaan untuk menekankan pengetahuan kewarganegaraan, karakter kewarganegaraan, keterampilan kewarganegaraan dan kewarganegaraan aktif baik dalam bentuk praktik menjadi warga negara yang baik (to be good citizens). Secara umum, kurikulum kewarganegaraan mencakup berbagai topik yang luas dan sangat komprehensif, membahas prinsip-prinsip dasar masyarakat demokratis, isu-isu masyarakat kontemporer seperti keragaman budaya dan pembangunan berkelanjutan, serta dimensi dunia internasional. Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Kawasan Eropa, Indonesia
Implementasi Pengamanan Laut oleh Bakamla RI di Wilayah Perairan Indonesia dan Yurisdiksi Indonesia T.Mas Turi; Aries Sudiarto; I Wayan Warka
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5726

Abstract

Abstrak Secara geografis, posisi Indonesia memiliki nilai yang sangat strategis, terutama dalam bidang ekonomi dan keamanan. Posisi yang demikian dapat berpotensi menimbulkan ancaman karena sebagai negara yang memiliki sumber daya kelautan yang sangat kaya dan beragam, maka menjadi daya tarik bagi pihak-pihak tertentu untuk memanfaatkan secara ilegal sumber daya kelautan tersebut. Kondisi lingkungan strategis baik nasional, regional maupun global yang terjadi saat ini, dapat menimbulkan berbagai ancaman dan tantangan keamanan di laut dalam berbagai bentuk yang semakin beragam serta bersumber dari aktor negara maupun non negara. BAKAMLA RI merupakan Lembaga Negara Non Kementerian yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden No 178 Tahun 2014 tentang BAKAMLA. BAKAMLA RI bertugas melakanakan pengamanan dan kesemalatan di wilayah perairan Indonesia dan yurisdiksi Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tentang implementasi, faktor penghambat dan faktor pendukung serta strategi yang digunakan oleh BAKAMLA RI dalam melaksanakan pengamanan laut di wilayah perairan Indonesia dan Yurisdiksi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengamanan di laut oleh BAKAMLA RI dilaksanakan menggunakan kekuatan yang dimiliki serta bersinergi dengan instansi terkait. Sebagai kesimpulan dari penelitian adalah dalam operasi pengamanan terdiri dari operasi laut dan operasi udara. Terdapat faktor penghambat dan faktor pendukung serta ada strategi dalam implementasi pengamanan laut oleh BAKAMLA RI. Kata Kunci: Pengamanan, Perairan, Operasi
Kebijakan Pemerintah Kota Serang Dalam Pengelolaan Sampah Sebagai Wujud Pelayanan Publik dan Good Governance Ronni Juwandi; Dinar Sugiana F; Muhammad Ali Taufan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5730

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Pasal 23 & 45 Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Sampah dalam Kerangka Good Governance serta hambatan dalam melaksanakan implementasinya. Penelitian ini dilakukan di Kota Serang dengan menggunakan metode kualitatif. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Implementasi pasal 23 yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang adalah menyelenggarakan pengangkutan sampah. Dan pada pasal 45 terkait dengan kompensasi Pemerintah Kota Serang belum memberikan kompensasi yang bersumber dari anggaran Pemerintah Kota Serang. Dalam menghadapi hambatan pada pasal 23 dan 45, Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang kekurangan anggaran sehingga penyelenggaraan pengangkutan sampah di Kota Serang tidak bisa terangkut semua. Selain itu, pada pasal 45 Pemerintah Kota Serang tidak mempunyai anggaran khusus untuk kompensasi pada warga yang terdampak atas adanya TPAS Cilowong. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Pasal 23 sudah berjalan baik, namun memiliki hambatan dalam pelaksanaan teknis di lapangan disertai kurangnya armada pengangkut sampah. Sementara untuk pasal 45 belum berjalan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang menggunakan cara lain yaitu dengan melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam pengangkutan sampah dari Kota Tangerang Selatan ke TPAS Cilowong sehingga masyarakat mendapat kompensasi dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Kata Kunci: Implementasi, Good Governance, Pengelolaan Sampah Abstract The aim of this research is to determine the implementation of Articles 23 & 45 of Serang City Regional Regulation Number 7 of 2021 concerning Waste Management within the Good Governance Framework and the obstacles in implementing it. This research was conducted in Serang City using qualitative methods. Researchers collected data using observation, interview and documentation techniques. The implementation of article 23 carried out by the Serang City Environmental Service is to carry out waste transportation. And in article 45 related to compensation, the Serang City Government has not provided compensation sourced from the Serang City Government budget. In facing the obstacles in articles 23 and 45, the Serang City Environmental Service lacks a budget so that all waste transportation in Serang City cannot be transported. Apart from that, in article 45 the Serang City Government does not have a special budget for compensation for residents affected by the Cilowong TPAS. From the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the implementation of Article 23 has gone well, but there are obstacles in technical implementation in the field accompanied by a lack of waste transport fleet. Meanwhile, Article 45 has not yet been implemented, the Serang City Environmental Service is using another method, namely by collaborating with the South Tangerang City Government in transporting waste from South Tangerang City to Cilowong TPAS so that the community receives compensation from the South Tangerang City Government. Keywords: Implementation, Good Governance, Waste Management