cover
Contact Name
Kaharuddin
Contact Email
kaharazzam@gmail.com
Phone
+6285338614311
Journal Mail Official
jurnalkreatifpai2020@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima Gedung Lantai III, Jln. Anggrek No. 16 Ranggo NaE Kota Bima NTB, Telp. 0374-44646, Fax. 0373-45267
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 02167794     EISSN : 27456447     DOI : -
Kreatif : Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman yang meliputi Studi Pemikiran pendidikan Agama Islam. Terbit dua kali setahun, yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 130 Documents
PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KITAB MINHAJUL MUSLIM KARYA SYEKH ABU BAKAR JABIR AL-JAZA’IRI Lutfiyah, Lutfiyah; Huda, Nuril
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v23i1.4271

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pandangan Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jaza’iri tentang pendidikan akhlak dalam kitabnya Minhajul Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer adalah kitab Minhajul muslim, Sumber data sekunder yang digunakan adalah buku-buku dan jurnal penelitian yang membahas tentang konsep pendidikan akhlak serta kitab tafsir yang sifatnya sebagai pelengkap atau pendukung dari penelitian yang sedang berlangsung. Adapun teknis analisis data menggunakan metode analisis konten atau yang biasa disebut sebagai analisis isi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa yang dimaksud dengan pendidikan akhlak dalam kitab Minhajul muslim karya Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi adalah bentuk karakter yang kuat pada jiwa seseorang yang memunculkan perbuatan yang bersifat Iradiyah Ikhtiyariyah (kehendak pilihan) berupa baik atau buruk, indah atau jelek yang didapatkan melalui pendidikan. Peneliti menyimpulkan terdapat tiga aspek pendidikan akhlak dalam kitab Minhajul muslim karya Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi yaitu 1) Pendidikan Akhlak Kepada Allah SWT; 2) Pendidikan Akhlak Kepada Diri Sendiri dan 3) Pendidikan Akhlak Kepada Sesama Makhluk.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD SD NEGERI 3 SALUMBIAATAN Nurhidayah, Nurhidayah; Syarifuddin, Syarifuddin; Sartika, Dewi
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i2.4653

Abstract

Penelitian ini dijalankan guna meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) lewat penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di kelas IV SDN 3 Salumbia. Latar belakang penelitian ini ialah rendahnya hasil belajar siswa yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai ulangan harian sebesar 6,5 dan ketuntasan klasikal sebesar 59%, yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 7,5. Penelitian ini memanfaatkan pendekatam “Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang di laksanakan dengan dua siklus. tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi”. Subjek penelitian Masing-masing siklus mencakup empat tahapan, yakni tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi.. sasaran penelitian ialah 15 siswa kelas IV SDN 3 Salumbia tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya penerapan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan keterlibatan aktif serta “prestasi belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar siswa naik dari 61,85 pada siklus pertama menjadi 75,55 pada siklus kedua... Rerata nilai hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari 61,85 pada siklus I menjadi 75,55 pada siklus II.. Ketuntasan belajar klasikal juga mengalami peningkatan dari” 40,74% menjadi 85,18%, melampaui batas KKM yang ditetapkan. Pembelajaran dengan model STAD mendorong siswa guna bekerja sama, aktif berdiskusi, serta saling membantu dalam memahami materi pembelajaran. Dengan demikian, bisa di simpulkan bahwasanya model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif di gunakan guna meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, khususnya pada materi energi alternatif.
INTEGRASI NILAI-NILAI SPIRITUAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL Syafruddin, Syafruddin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki peranan penting dalam membentuk kepribadian, karakter, moral dan kesadaran spiritual peserta didik berdasarkan ajaran Islam. Di era globalisasi proses penanaman nilai-nilai spiritual menghadapi tantangan yang semakin berat. Banyak peserta didik mengalami kebingungan identitas, penurunan kesadaran beragama, serta melemahnya kualitas moral. Hal ini mencerminkan bahwa proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam belum sepenuhnya menyentuh aspek spiritual peserta didik yang paling dalam yaitu sisi batin dan rohaninya. Dalam praktiknya, sering kali terjadi keterputusan antara nilai-nilai agama yang diajarkan secara formal dengan penghayatan spiritual yang mendalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari serta kearifan lokal. Hal ini menyebabkan internalisasi nilai agama menjadi kurang efektif dan tidak membentuk karakter serta kesadaran spiritual yang kuat pada peserta didik. Sehingga pendekatan spiritual dapat menjembatani aspek pengetahuan, sikap, dan praktik keagamaan secara lebih menyeluruh dan mendalam. Pendekatan spiritual lebih menekankan pentingnya pengembangan aspek batiniah, seperti kecerdasan spiritual, pengendalian emosi, dan pembentukan karakter mulia melalui pembiasaan ibadah, pengelolaan emosi, serta penanaman nilai-nilai luhur, bagi peserta didik.
MANAJEMEN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM YANG ADAPTIF TERHADAP KEBUTUHAN INDUSTRI Hermawansyah, Hermawansyah; Subhan, Subhan
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v23i2.4810

Abstract

Manajemen kurikulum pendidikan Islam yang adaptif terhadap kebutuhan industri menjadi hal yang sangat penting di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat. Kurikulum yang adaptif bertujuan untuk mempersiapkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan tuntutan dunia kerja. Artikel ini membahas pentingnya manajemen kurikulum pendidikan Islam yang mampu menyesuaikan materi ajar dan metode pembelajaran dengan perkembangan industri, sambil tetap mengedepankan nilai-nilai Islam yang fundamental. Melalui kolaborasi yang erat antara lembaga pendidikan, industri, dan pemerintah, kurikulum yang adaptif dapat mencetak lulusan yang siap untuk berkompetisi di pasar kerja yang dinamis. Implementasi kurikulum yang adaptif juga memerlukan integrasi antara teori dan praktik, serta penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran untuk memfasilitasi pengembangan keterampilan yang relevan. Dengan demikian, manajemen kurikulum pendidikan Islam yang adaptif diharapkan dapat menciptakan lulusan yang kompeten, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan global.
PARADIGMA ILMU PENGETAHUAN ALAM: INTEGRASI PERSPEKTIF ISLAM DAN BARAT Nabila, Aura; Nurdiansyah, Nana Meily; Arief, Armai; Khofifah, Fadhiati; Rahmawati, Evi Kurnia
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v23i2.4820

Abstract

Artikel ini membahas klasifikasi dan perkembangan rumpun ilmu pengetahuan alam (IPA) dari perspektif Islam dan Barat, dengan tujuan menjelaskan sejarah, ruang lingkup, hakikat, serta landasan filosofis dari masing-masing pendekatan. Permasalahan yang diangkat mencerminkan kesenjangan epistemologis antara sains Islam dan Barat, khususnya dalam upaya integrasi nilai spiritual ke dalam sains modern. Islamisasi ilmu dipandang sebagai solusi atas sekularisasi pengetahuan yang telah mengabaikan dimensi sakral dalam memahami alam dan manusia. Penelitian ini bertujuan menjembatani pemahaman tersebut dengan mengkaji jenis, ciri-ciri, dan tokoh-tokoh kunci dalam perkembangan ilmu alam dari kedua paradigma. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah daring, seperti jurnal, buku elektronik, dan artikel akademik yang relevan dengan topik epistemologi IPA dalam pandangan Islam dan Barat. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma IPA dalam Islam menekankan keterpaduan ilmu dengan nilai wahyu dan etika, sementara paradigma Barat berfokus pada rasionalitas dan objektivitas empiris. Integrasi keduanya dapat memperkaya kurikulum IPA agar lebih humanis, etis, dan spiritual. Temuan ini relevan untuk mendukung rancangan pendidikan sains yang holistik dan transformatif. Kata Kunci: Islam, Barat, epistemologi, ilmu alam, integrasi ilmu
KONTRIBUSI TOKOH MUSLIM DALAM PENGEMBANGAN SAINS DAN TEKNOLOGI: PERSPEKTIF HISTORIS DARI MASA NABI MUHAMMAD HINGGA ABBASIYAH Janiary, Annisa Claudia; Nurlailiyah, Eva; Cahyanti, Alya Dwi; Arief, Armai; Nurdiansyah, Nana Meily
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v23i2.4884

Abstract

Kajian ini menelaah peran dan sumbangsih para cendekiawan Muslim terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sejak era Rasulullah Muhammad SAW hingga pemerintahan Dinasti Abbasiyah. Studi ini bertujuan menganalisis evolusi historis perkembangan pengetahuan dalam peradaban Islam, dengan perhatian khusus pada kontribusi para tokoh Muslim yang memiliki pengaruh signifikan. Metodologi yang diterapkan adalah riset literatur dengan pendekatan kualitatif, menghimpun informasi dari literatur sejarah, publikasi ilmiah, dan referensi terpercaya. Temuan mengindikasikan bahwa fondasi pengembangan ilmu dalam Islam bermula dari ajaran Rasulullah Muhammad SAW yang memotivasi masyarakat untuk mengembangkan pemikiran dan menuntut ilmu. Era Khulafaur Rasyidin, Dinasti Umayyah, dan Abbasiyah merupakan periode krusial dalam perkembangan sains, ditandai dengan pembentukan institusi pendidikan dan adaptasi karya-karya ilmiah. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kemajuan sains dan teknologi dalam peradaban Islam tidak semata bersumber dari ajaran keagamaan, tetapi juga diperkaya melalui interaksi dengan peradaban lain.
AL-GHAZALI DAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN ISLAM: JALAN MENUJU INSAN KAMIL Al Mahmudi, Fajar; Bungsu, Agung Pangeran
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v23i2.4886

Abstract

Artikel ini mengkaji pemikiran Imam Al-Ghazali dalam konteks komunikasi pendidikan Islam sebagai jalan menuju pembentukan insan kamil manusia paripurna yang berilmu, berakhlak, dan dekat dengan Allah SWT. Dalam perspektif Al-Ghazali, pendidikan tidak hanya sebatas transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga merupakan proses transformasi jiwa yang terintegrasi dengan nilai-nilai spiritual dan etika. Komunikasi dalam pendidikan Islam dipandang sebagai interaksi yang sarat makna antara pendidik dan peserta didik, yang tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga menanamkan nilai dan membentuk karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap karya-karya klasik Al-Ghazali, seperti Ihya’ Ulumuddin, dan didukung oleh literatur kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Ghazali menekankan pentingnya komunikasi yang bersifat etis, hikmah, dan penuh kasih sayang dalam proses pendidikan, serta pentingnya lingkungan pendidikan yang harmonis antara keluarga, lembaga, dan masyarakat. Keseluruhan gagasannya bertujuan mewujudkan insan kamil melalui sinergi antara ilmu, amal, dan akhlak mulia. Pemikiran ini sangat relevan untuk diterapkan dalam sistem pendidikan Islam kontemporer dalam rangka membentuk generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara spiritual, dan unggul secara moral.
EPISTEMOLOGI DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN BARAT: OBSERVASI, EKSPERIMEN, DAN RASIONALITAS Aji, Riza Mulfi Hari; Azuhra, Fatimah; Hanifiyah, Nur
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v23i2.4513

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan epistemologi Barat dan Islam dalam memahami serta memperoleh pengetahuan. Tradisi Barat cenderung mengandalkan empirisme dan rasionalisme, sedangkan epistemologi Islam mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman sebagai sumber pengetahuan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan mendasar antara kedua tradisi serta mengidentifikasi potensi sintesis epistemologis yang lebih komprehensif. Metode penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan analisis komparatif terhadap pemikiran tokoh-tokoh kunci dalam kedua tradisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa observasi, eksperimen, dan rasionalitas memainkan peran penting dalam epistemologi Barat maupun Islam, meskipun dengan perspektif berbeda. Integrasi kedua pendekatan ini berpotensi memperkaya wacana ilmiah dengan menyeimbangkan aspek empiris dan etis dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MI MANARUL ISLAM MALANG MELALUI BEDAH BUKU “PROPHET MUHAMMAD: THE TEACHER” KARYA ABD AL-FATTAH ABU GHUDDAH Fanani, Ahmad Daniyal; Haris, Abdul
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v23i2.4723

Abstract

This article discusses the motivation to become a beloved teacher by examining Abd al-Fattah Abu Ghuddah’s Prophet Muhammad: The Teacher. In Islamic education, a teacher is not merely a transmitter of knowledge but a model of virtue and character. The Prophet Muhammad exemplified the ideal educator through his actions, compassion, and adaptive teaching methods. His approach, grounded in exemplary conduct, kindness, and respect for individual differences, remains highly relevant today. The study reveals that when teachers emulate the Prophet’s methods, prioritizing patience, empathy, dialogue, and personal relationships, they inspire deep respect and affection from students. A practical implementation in an Islamic primary school showed a clear transformation: teachers shifted from traditional, rigid methods to a more humanistic, inclusive, and affectionate style. Thus, becoming a longed-for teacher is an attainable ideal, realized through the sincere internalization and practice of prophetic values. This research reaffirms that authentic presence, compassion, and character-building are the true foundations for lasting impact in the classroom.
DINAMIKA KEPEMIMPINAN KIAI DALAM REFORMASI PESANTREN: ANALISIS KONTEKSTUAL DI PONDOK PESANTREN AL-KHOIROT MALANG Rahman, Arif
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v23i2.4853

Abstract

Peran Kepemimpinan Kiai terhadap pembaharuan PP Al-Khoirot Malang dilakukan dalam berbagai aspek :(a) aspek perubahan tradisional ke modern, kurikulum, bangunan, bahan ajar,dan fasilitas). (b) aspek kemajuan, dimana aspek kemajuan yang awalnya hanya tradisonal, tetapi karena ada kemajuan zaman meningkat ke modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode deskripsi. Sumber data dibagi menjadi dua jenis yaitu data primer dan sekunder. Informasi penelitian yang digunakan sebanyak 107 orang. Lokasi penelitian di PP Al-Khoirot Malang. Berdasarkan hasil analisi data ditemukan (1) Peran kepemimpinan Kiai dalam melakukan pembaharuan di PP Al-Khoirot Malang. Peran kepempinan Kiai tidak hanya mengandalkan otoritas kepemimpinan-nya dalam mengembangkan dan memajukan PP Al-Khoirot, tetapi juga menerima masukan serta saran dari pemikiran para pegawai atau tenaga pendidik yang memiliki komitmen dalam mengembangkan atau memajukan PP Al-Khoirot Malang. (2) Bentuk- bentuk pembaharuan yang telah dilakukan oleh Kiai di PP Al-Khoirot Malang cukup menarik karena nuansa PP Al-Khoirot Malang, yang awalnya masih sangat tradisional, kini telah mengalami perubahan yang drastis, seperti: (a) pembangunan gedung- gedung pondok modern, (b) pengadaan buku-buku umum. (buku kimia, biologi, bahasa inggris, matematika, dan lain- lain. (c) membuka sekolah- sekolah madrasah Tsyanawiya dan Aliyah, (d) menggunakan kurikulum nasional. (e) melakukan perekrutan guru- guru yang memiliki kualifikasi di bidang umum.

Page 12 of 13 | Total Record : 130