cover
Contact Name
Ira Risye Manggribeth
Contact Email
risyemanggribeth@gmail.com
Phone
+6281340277108
Journal Mail Official
vivabio@unsrat.ac.id
Editorial Address
Biology Departement, Sam Ratulangi University, Manado
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Vivabio : Jurnal Pengabdian Multidisiplin
ISSN : 26851091     EISSN : 26851091     DOI : https://doi.org/10.35799/vivabio
VIVABIO adalah nama jurnal berkala ilmiah yang terbit 3 kali setahun yang memuat naskah atau artikel ilmiah hasil penerapan ilmu dan pengetahuan (Iptek) dalam bentuk pengabdian di masyarakat, hasil laporan kegiatan pelatihan dan pendampingan di masyarakat yang didasari gagasan ilmiah dan berdampak sosial humaniora. Pelaku pelaksana pengabdian dapat dilakukan oleh peneliti, akademisi, pendidik, rohaniawan, pemerintah dan masyarakat peduli sosial humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 150 Documents
Pelatihan Aplikasi Program SPSS Bagi Dosen Program Studi Keperawatan Politeknik Nusa Utara: (Training of SPSS Program Aplications for Lecturers at Nursing Study Program in the Nusa Utara State Polytechnic) Kekenusa, John Socrates; Hatidja, Djoni; Paendong, Marline Sofiana
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 1 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i1.58751

Abstract

  SPSS Program Application Training for Lecturers of the North Nusa State Polytechnic Nursing Study Program has been carried out. This training aims to increase the knowledge and skills of the participants about statistics, especially about data analysis using SPSS computer software. The benefit of this activity is that the participants gain broader knowledge and insight into statistics, especially about research data analysis. The trainees are expected to understand more about statistics, so that they can improve the quality of research and teaching. Lecturers of the nursing study program at the Nusa Utara State Polytechnic, the qualification of knowledge about research data analysis is still relatively low. The lecturers were given knowledge about research methodology, especially data analysis using  SPSS computer software.Facilitated by the guidebook and hands-on practice, the trainees followed enthusiastically, and all of them were able to practice the use of  SPSS software in conducting data analysis, as well as draw conclusions from data analysis. ABSTRAK          Pelatihan Aplikasi Program SPSS Bagi Dosen Program Studi Keperawatan Politeknik Negeri Nusa Utara telah dilaksanakan. Pelatihan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan  para peserta tentang statistika khususnya tentang analisis data menggunakan software komputer SPSS. Manfaat kegiatan ini ialah para peserta memperoleh pengetahuan dan wawasan yang lebih luas tentang statistika khususnya tentang analisis data penelitian. Para peserta pelatihan diharapkan  lebih memahami tentang statistika, sehingga dapat meningkatkan kualitas penelitian dan pengajaran. Dosen program studi keperawatan Politeknik Negeri Nusa Utara, kualifikasi pengetahuan tentang analisis data penelitian masih relatif rendah. Para dosen diberi pengetahuan tentang metodologi penelitian, khususnya analisis data menggunakan software komputer SPSS. Dengan difasilitasi buku panduan serta praktek langsung, para peserta pelatihan mengikuti dengan penuh antusias, dan semuanya dapat mempraktekkan penggunaan software SPSS dalam melakukan analisis data, serta menarik simpulan hasil analisis data.    
Sistem Informasi Pariwisata Berbasis Web Kelurahan Batuputih Bawah Kota Bitung: Web-Based Tourism Information System for Batuputih Bawah Subdistrict-Bitung City Pinontoan, Benny; Titaley, Jullia; Weku, Winsy Christo Dailan
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 1 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i1.58768

Abstract

This study aims to develop a web-based  tourism information system specifically for Batuputih Bawah subdistric in Bitung City, which is know for its natural attraction. The information system is intended to serve as an accessible and interactive platform for tourists, providing comprehensive information about local tourist destinations, visitor guidelines and conservation initiatives. Data were collected through interviews with local authorities, resident and destination caretaker, along with field observations to obtain detailed information about the tourist spots and supporting facilities. The system was developed using a Research and Develoment (R&D) approach, which included requrement analysis, system design and iterative testing phases to ensure usability and relevance. The result indicate that the web-based tourism information system effectively provides users with an integrated source of destination details, route maps, booking options and guidelines for observing local wildlife, particulary for Yaki conservation. Through this platform, it is expected that Batuputih Bawah can increase tourism interest while promoting environmental sustainability and awareness among visitors. The website not only acts as a promotional tool but also fosters sustainable touris practices by engaging tourists in local conservation effort. ABSTRAK Tujuan pengabdian ini untuk mengembangkan sistem informasi pariwisata berbasis web untukKelurahan Batuputih Bawah Kota Bitung yang dikenal dengan daya tarik wisata alamnya. Sisteminformasi ini diharapkan dapat menjadi platform yang mudah dikasesdan interaktif bagi wisatawan,dengan menyediakan informasi lengkap mengenai destinasi lokal, panduan kunjungan serta inisiatifpelestarian. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pihak berwewenang setempat, warga danpetugas destinasi serta observasi lapangan untuk mendapatkan informasi detail mengenai objek wisatadan fasilitas pendukungnya. Sistem ini dikembangkan menggunakan pendekatan Research andDevelopment (R&D) yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem dan pengujian berulanguntuk memasyikan kegunaan dan relevansi. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukan bahwa sisteminformasi ini efektif menyediakan sumber informasi yang terpadu bagi pengguna seperti detail destinasi,peta rute, opsi pemesanan dan panduan untuk pengamatan satwa khususnya untuk pelestarian yaki.Website ini tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi, tetapi juga mendorong praktik pariwisataberkelanjutan dengan melibatkan wisatawan dalam upaya konservasi lokal.
Pendampingan Perangkat Desa Lopana Satu Kabupaten Minahasa Selatan Dalam Upaya Eksplorasi Air Bersih Menggunakan Data Geolistrik : Assistance to Lopana Satu Village Officials, South Minahasa Regency in Exploring Clean Water Efforts Using Geoelectrical Data Ferdy, Ferdy; Pandara, Dolfie Paulus; Tumbelaka, Agry Yoel; Ponumbol, Yuki Paischa; Maguna, Reynold Alexander
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 1 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i1.58776

Abstract

Lopana One Village, East Amurang District, South Minahasa Regency is a village located in a coastal area with a village area of ​​around 142.30 km2 (BPS South Minahasa Regency) and a fairly dense population with residential or residential homes being very close to each other. coastline. Most of the residents of Lopana Satu village work as fishermen and some also work as farmers, because Lopana village is also the capital of East Amurang sub-district, so many ASN also live in this village. Therefore, the need for clean water is very necessary. The source of clean water in Lopana Satu village only relies on groundwater in the form of dug wells or drilled wells to meet daily living needs. As is known, the cost of making a dug well or drilled well requires quite a large amount of money, so if the coordinates of potential sources of clean water are not known precisely, it can cause financial losses to the community and the village government if they want to make a public well for the Lopana Satu village community. Based on these conditions, it is necessary to carry out assistance activities for clean water exploration using existing geoelectrical data, so that it can provide more accurate information regarding the existence of clean water sources. As a result of this community service activity, the participants felt helped by the existence of this activity. Where in this activity, important information was obtained in the form of the distribution and depth of what is thought to be the groundwater carrying layer with a resistivity value of ≤ 12 ohmmeters and a depth of around 10-40 meters for the first pass and around 15-45 meters for the second pass. Key words: Groundwater exploration, geoelectric data, community assistance, Lopana Satu. ABSTRAK Desa Lopana satu Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan merupakan salah satu desa yang terletak di daerah pesisir dengan luas desa sekitar 142,30 km2 (BPS Kabupaten Minahasa Selatan) dan jumlah penduduk yang cukup padat dengan jarak pemukiman atau rumah penduduk mempunyai jarak yang sangat dekat dengan garis pantai. Sebagian besar penduduk desa lopana satu berprofesi sebagai nelayan dan sebagian juga ada yang berprofesi sebagai petani, karena desa Lopana juga merupakan ibukota dari kecamatan Amurang Timur sehingga banyak juga ASN yang berdomisili di desa ini. Karena itu kebutuhan akan air bersih sangat di perlukan. Sumber air bersih di desa Lopana satu hanya bergantung pada air tanah berupa sumur gali atau sumur bor untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sebagaimana di ketahui  biaya membuat sumur gali maupun sumur bor memerlukan biaya yang cukup besar, sehingga jika titik koordinat potensi sumber air bersih tidak di ketahui dengan tepat, dapat membuat kerugian biaya terhadap masyarakat maupun oleh pemerintah desa jika ingin membuat sumur umum untuk masyarakat desa Lopana Satu.Berdasarkan kondisi ini sehingga perlu dilakukan kegiatan pendampingan untuk eksplorasi air bersih menggunakan data geolistrik yang sudah ada, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih akurat mengenai keberadaan sumber air bersih.Hasil yang di peroleh dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini, para peserta  merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Dimana pada kegiatan ini, diperoleh informasi penting berupa sebaran dan kedalaman yang diduga sebagai lapisan pembawa air tanah dengan nilai resistivitas ≤ 12 ohmmeter serta kedalaman sekitar 10-40 meter untuk lintasan pertama dan sekitar 15-45 meter untuk lintasan kedua.
Revitalization of Hakeng (Traditional Prohibitions) and the Concept of Traditional Fines in the Draft Village Regulations Concerning the Protection of Marine Biota from Exploitation in Harilolong East Pura : Revitalization of Hakeng (Traditional Prohibitions) and the Concept of Traditional Fines in the Draft Village Regulations Concerning the Protection of Marine Biota from Exploitation in Harilolong East Pura Pandu Sula, Ibrahim; Killa, Rudi Krisyanto Lema; Lakalet, Lestari; Laoepada, Setia Budi; Peny, Theresia Lounggina Luisa
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 3 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i3.58857

Abstract

This community service is a service carried out based on the results of research conducted previously. Research with the hypothesis that there is a need for revitalization of Hakeng or that traditional prohibitions can be adopted in the application of sanctions that are the same as the administrative sanctions contained in the draft Village Regulations. The approach used is to use a qualitative method approach with the concept of case studies and an empirical juridical approach focusing on the application of customary law. The implementation of the service uses the concept of forum group discussion (FGD) by presenting representatives of village officials and representatives of indigenous communities who are directly related to the scope of the problem. The material discussed relates to the existence of Hakeng or customary prohibitions today, determining the concept of implementing Hakeng and administrative sanctions in the draft Village Regulations, and procedures and mechanisms for their implementation. The results of the group discussion forum emphasize several points, namely: first, the concept of Hakeng or traditional prohibitions is still recognized for its existence and strength of religious magic and has strong traditional values, so care needs to be taken in its implementation. For this reason, Hakeng contains heavy sanctions, the traditional Hila Lele prohibition sign is used as a reminder; secondly, in the draft village regulations regarding the protection of marine biota from exploitation, the sanctions imposed are administrative sanctions in the form of fines with different rupiah amounts between the Harilolong indigenous community and people/groups of people from outside the village or foreigners, payment of fines is determined based on fishing activities which have been determined and mutually agreed upon; third, agreement on these points is absolute and must be stated in the draft Village Regulations during the discussion agenda and followed by determination ABSTRAK Pengabdian masyarakat ini merupakan pengabdian yang dilaksanakan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada waktu sebelumnya. Penelitian dengan hipotesa bahwa perlu adanya revitalisasi Hakeng atau larangan adat sekiranya dapat diadopsi dalam penerapan sanksi yang kedudukanya sama dengan sanksi administrasi yang termuat pada rancangan Peraturan Desa. Metode pendekatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan pendekatan metode kualitatif  dengan konsep case studies dan pendekatan yuridis empiris dengan berfokus pada penerapan hukum adat. Pelaksanaan pengabdian menggunakan konsep forum group discusion (FGD) dengan menghadirkan keterwakilan perangkat desa dan keterwakilan masyarakat adat yang berhubungan langsung dengan ruang lingkup permasalahan. Materi yang didiskusikan berhubungan dengan eksistensi Hakeng atau larangan adat pada masa sekarang, penentuan konsep penerapan Hakeng dan sanksi administrasi dalam rancangan Peraturan Desa, dan prosedur serta mekanisme pelaksanaanya. Hasil dari forum group discussion menekankan pada beberapa poin yakni : pertama, konsep Hakeng atau larangan adat masih diakui keberadaan dan kekuatan religious megic-nya dan memiliki nilai adat yang kuat, sehingga perlu kehati-hatian dalam pemberlakuannya. Untuk itu dengan Hakeng mengandung sanksi yang berat maka digunakan tanda larangan adat Hila Lele sebagai pengingatan; kedua, dalam rancangan peraturan desa mengenai perlindungan biota laut dari eksploitasi, sanksi yang diberlakukan adalah sanksi administrasi dalam bentuk denda dengan besaran nilai rupiah yang berbeda antara masyarakat adat Harilolong dan orang/kelompok orang dari luar desa atau orang asing, pembayaran denda ditentukan berdasarkan aktifitas melaut yang telah ditentukan dan disepakati bersama; ketiga, kesepakatan poin-poin ini menjadi mutlak dan harus tertuang dalam rancangan Peraturan Desa saat agenda pembahasan dan dilanjutkan pada penetapan.
Pelatihan Pembuatan Benda Sederhana Menggunakan Printer 3D Sebagai Peningkatan Kemampuan Guru dan Murid di Manado Independent School (MIS) Kabupaten Minahasa Utara: Training on Making Simple Objects Using 3D Printers as Improving the Ability of Teachers and Students at Manado Independent School Neyland, Johan S.C.; Rembet, Michael E.; Rondonuwu, Irvan R.
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 1 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i1.59358

Abstract

ABSTRACT The Community Partnership Program (PKM) partners are teachers and students from the Manado Independent School High School in North Minahasa Regency which is economically unproductive. This school partner already has a 3D printer which is still standard, namely the Axis type which still moves based on the XYZ axis, also because they don't know the operating SOP for the 3D printer, this has resulted in damage which has not yet been repaired. The Unsrat PKM team will provide training in making simple objects and assistance as well as implementing the right technology for these partners, one way is to introduce and to partners the tools or machines that have been developed, namely the Delta model 3D Printer which moves based on the motor on the printer arm. The tool developed has a practical design that can be changed in terms of dimensions and function according to the specific needs of partners and the production cost per unit of this tool is also relatively cheap. Assistance is also provided in terms of SOPs for operating, servicing and repairing 3D printer equipment so that this tool can be used effectively and maximally in improving the abilities of teachers and students in daily school activities. The result of this PKM activity is that SMA partners have begun to understand the process of operating a 3D printer and simple handling if the printer has problems. ABSTRAK Mitra Progran Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah guru dan murid dari sekolah SMA Manado Independent School di Kabupaten Minahasa Utara yang secara ekonomi tidak produktif. Mitra sekolah ini telah memiliki alat printer 3D yang masih standar yaitu tipe Axis yang masih bergerak berdasarkan sumbu XYZ, juga akibat mereka belum mengetahui SOP pengoperasian dari printer 3D tersebut mengakibatkan kerusakan yang sampai saat ini belum dapat diperbaiki. Tim PKM Unsrat akan memberikan pelatihan pembuatan benda sederhana dan pendampingan sekaligus untuk menerapan teknologi yang tepat bagi mitra tersebut, salah satu cara adalah memperkenalkan dan kepada mitra alat atau mesin  yang telah dikembangkan yaitu 3D Printer model Delta yang bergerak berdasarkan motor yang ada pada lengan printer. Alat yang dikembangkan ini memiliki rancangan yang praktis yang secara dimensi dan secara fungsi dapat dirubah sesuai dengan kebutuhan spesifik dari mitra juga biaya produksi per satu unit alat ini juga relatif murah. Juga dilakukan pendampingan dalam hal SOP dari pengoperasian, servis dan perbaikan alat 3D printer agar supaya alat ini dapat dipergunakan dengan efektif dan maksimal dalam meningkatkan kemampuan guru dan murid pada kegiatan sekolah sehari-hari. Hasil kegiatan PKM ini adalah mitra SMA sudah mulai memahami bagaimana proses pengoperasian printer 3D dan penanganan sederhana jika printer bermasalah.
Pe Pelatihan Budidaya Teripang Laut Sebagai Solusi Peningkatan Daya Guna Dan Pendapatan Nelayan Dengan Pendekatan Konservasi di Desa Bulutui Likupang Kabupaten Minahasa Utara: Sea Cucumber Cultivation Training as a Solution for Improving the Efficiency and Income of Fishers with a Conservation Approach in Bulutui Villages, Likupang, North Minahasa Regency Sambali, M.Sc., Hariyani; Mudeng, Joppy Denny; Mokolensang, Jeffrie Frederik
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 1 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i1.59471

Abstract

Sea cucumbers are one of the marine biological resources with high economic value in the market and promising market potential, both for local and export scales. Products that can be derived from sea cucumbers include raw materials for medicines, cosmetics, and as a protein source for humans. The high market demand has not been balanced by cultivation activities, whether on a small or large (intensive) scale. This situation results in the decreasing number of sea cucumbers in the wild, as collectors/fishers rely solely on capturing them from their natural habitat.  Bulutui Villages, located in the West Likupang District of North Minahasa Regency, is a village where most of the residents depend on fishing, both for fish and sea cucumbers. The targeted sea cucumbers include almost all types found in the waters. This condition indicates that fishers do not yet understand the importance of sustainability and its impact on sea cucumber resources.  The method used involves education and training to educate fishers about conservation and how to cultivate sea cucumbers in the waters of Bulutui Village. The training includes how to design sea cucumber cultivation containers and maintenance techniques using containers with the dimensions (L 1.5 x W 1.5 x H 0.7 m). Assistance to fishers is provided until the harvest period in October 2024.  The outcomes produced include publications in accredited service journals, but more importantly, the results of this partnership program can benefit the community, especially the fishers of Bulutui Village, and can improve household economies. ABSTRAK Teripang laut (Sea Cucumber) merupakan salah satu sumberdaya hayati laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasaran dan mempunyai peluang pasar yang menjanjikan, untuk skala lokal maupun ekspor. Produk yang dapat dihasilkan dari teripang laut adalah sebagai bahan baku untuk obat-obatan, kosmetika dan sebagai sumber protein bagi manusia. Tingginya permintaan pasar belum bisa diimbangi dengan kegiatan budidaya baik dalam skala kecil maupun besar (intensif). Situasi ini mengakibatkan jumlah teripang di alam semakin sedikit karena pengumpul/nelayan hanya mengandalkan penangkapan dari alam. Desa Bulutui yang terletak di Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara merupakan desa yang sebagian besar penduduknya bergantung dari pekerjaan sebagai nelayan ikan maupun teripang. Teripang yang menjadi target meliputi hampir semua jenis yang ditemukan di perairan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa nelayan belum memahami arti keberlanjutan serta dampaknya terhadap mata sumberdaya teripang. Metode yang digunakan melalui penyuluhan dan pelatihan guna mengedukasi nelayan tentang konservasi dan cara budidaya teripang laut di perairan Desa Bulutui. Pelatihan meliputi cara mendesain wadah budidaya teripang dan teknik pemeliharaan dengan menggunakan wadah berukuran (P 1.5 x L1.5 x T 0.7 m).  Pendampingan terhadap nelayan dilakukan sampai dengan masa panen pada  bulan Oktober 2024.  Luaran yang dihasilkan adalah publikasi pada jurnal pengabdian yang terakreditasi, namun yang utama adalah hasil program kemitraan ini dapat bermanfaat kepada masyarakat khususnya nelayan Desa Bulutui, serta dapat meningkatkan ekonomi rumah tangga.
Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat: Upaya Pemulihan Desa Cirumput Pasca-Bencana Gempa Bumi: Synergy Between Students and the Community: Efforts to Rebuild Cirumput Village After the Earthquake Hartanto, Prasetyo; Supriyono, Lawrence Adi; Nisrina, Safira Fegi
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 1 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i1.59531

Abstract

Cirumput Village, Cugenang District, Cianjur Regency, is one of the areas affected by the earthquake, causing deep trauma to the local community. This trauma not only impacts the psychological condition of the victims but also hinders the recovery of their social and economic lives. Therefore, concrete actions are necessary to help reduce the impact of trauma and restore the community's spirit after the disaster. This activity aims to provide creative and practical solutions for the affected community, involving students as agents of change. The program is designed to empower various community groups, including youth, parents, students, and children, through a community-based approach. The main focus of this program is to alleviate the trauma experienced by the community and revive joy and enthusiasm for life after the disaster. The expected outcome of this program is to create a mentally and socially resilient community in Cirumput Village, enabling them to recover and rebuild their lives. This activity also serves as a tangible form of service and collaboration that provides direct benefits to the disaster-affected community. Keywords: Trauma Recovery, Community Service, Cirumput Village ABSTRAK Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, merupakan salah satu wilayah terdampak gempa bumi yang menimbulkan trauma mendalam bagi masyarakat. Trauma tersebut tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis korban, tetapi juga menghambat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Oleh karena itu, diperlukan langkah nyata untuk membantu mengurangi dampak trauma sekaligus memulihkan semangat masyarakat pasca-bencana. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi yang kreatif dan aplikatif bagi masyarakat terdampak, dengan melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan. Program dirancang untuk memberdayakan berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pemuda, orang tua, siswa, hingga anak-anak, melalui pendekatan berbasis komunitas. Fokus utama program ini adalah menghapus trauma yang dirasakan masyarakat dan membangkitkan kembali keceriaan serta semangat hidup pasca-bencana. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah terciptanya masyarakat Desa Cirumput yang lebih tangguh secara mental dan sosial, sehingga mampu bangkit dan membangun kembali kehidupan mereka. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pengabdian dan kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak bencana. 
Peningkatan Kesadaran Pendidikan Tinggi melalui Kolaborasi Perguruan Tinggi: Implementasi Aplikasi 'Jamali Parenting' di Desa Jamali, Cianjur : Increasing Higher Education Awareness through Higher Education Collaboration: Implementation of the 'Jamali Parenting' Application in Jamali Village Cianjur Fitrianingsih, Fitrianingsih; Saryoko, Andi; Elyana, Instianti; Aziz, Faruq; Ramadhan, Aditya Rian; Supriyono, Lawrence Adi; Andini, Siwi Putri; Budiyanto, Sarah Khairunnisa; Daryati, Elisabeth Isti; Wadu, Novita M Kana; Erna, Maria Agustina; Dwiyogo, Santos Winarso; Saeda, Ida
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 3 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i3.59534

Abstract

This Community Service Activity is a collaboration of five universities under the auspices of LLDIKTI III, namely Gunadarma University, Nusa Mandiri University, Jakarta International University, Esa Unggul University, and STIK Sint Carolus. This activity aims to increase public awareness of the importance of higher education in building the future of the golden generation. The event was held on Monday, December 9, 2024, at the Jamali Village Hall, Mande District, Cianjur Regency, West Java, with the partner of the Head of Jamali Village, Mr. Cece Rusman, S.IP. Activities include outreach regarding parenting patterns for child growth and development and the importance of higher education as the key to the future of the golden generation. In addition to education, this activity resulted in an innovation in the form of the "Jamali Parenting" application, which is designed to support the management of information and education programs for village communities. The implementation method includes delivering educational materials, interactive discussions, and training in using the application. The results of the activity showed public enthusiasm for the importance of higher education as well as positive acceptance of the "Jamali Parenting" application. This application is expected to be a tool to improve the quality of education and information in Jamali Village. This activity reflects the synergy between universities and the community in realizing a common goal, namely to produce a superior and competitive generation. With this collaboration, it is hoped that a wider awareness will be created about the strategic role of higher education in creating a better future. ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan kolaborasi lima perguruan tinggi di bawah naungan LLDIKTI III, yaitu Universitas Gunadarma, Universitas Nusa Mandiri, Universitas Jakarta Internasional, Universitas Esa Unggul, dan STIK Sint Carolus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan tinggi dalam membangun masa depan generasi emas. Acara dilaksanakan pada Senin, 9 Desember 2024, di Balai Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan mitra Kepala Desa Jamali, Bapak Cece Rusman, S.IP.  Kegiatan meliputi sosialisasi mengenai pola asuh tumbuh kembang anak dan pentingnya Pendidikan Tinggi sebagai kunci masa depan generasi emas. Selain edukasi, kegiatan ini menghasilkan inovasi berupa aplikasi Jamali Parenting yang dirancang untuk mendukung pengelolaan informasi dan program pendidikan masyarakat desa. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi edukasi, diskusi interaktif, dan pelatihan penggunaan aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap pentingnya pendidikan tinggi serta penerimaan positif terhadap aplikasi Jamali Parenting. Aplikasi ini diharapkan menjadi alat bantu dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan informasi di Desa Jamali.  Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan tujuan bersama, yaitu mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. Dengan kolaborasi ini, diharapkan tercipta kesadaran yang lebih luas tentang peran strategis pendidikan tinggi dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.
The Community Service Journal Socialization of Safety Riding and School Save Zones (ZOSS), in SMPN 3 Mande, Jamali Village - Cianjur : Socialization of Safety Riding and School Save Zones (ZOSS), in SMPN 3 Mande, Jamali Village - Cianjur Marlita, Devi; Lesmini, Lis; Indriyati, Indriyati; Handayani, Sri; Saribanon, Euis
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 1 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i1.59538

Abstract

The Community Service Program (PKM) by ITL Trisakti aims to improve student driving safety through the socialization of Safety Riding and the implementation of the School Safe Zone (ZOSS). This activity involved students of SMPN 3 Mande, Jamali Village, as the main participant. Through an educational approach, this program provides technical training on safe driving and infrastructure improvements around schools. The results of the activity showed an increase in student understanding from 50% in the pre-test to 90% in the post-test. This program is expected to reduce the number of accidents and create a safe driving culture among students. This activity has a significant positive impact on students' understanding of driving safety. This activity not only increases students' knowledge but also forms their awareness of the importance of applying safety principles in daily life. This activity succeeded in increasing the understanding of SMPN 3 Mande students about Safety Riding and ZOSS. This is evidenced by an increase in post-test scores by 40% compared to pre-test results. The interactive socialization method has proven to be effective in providing driving safety education. The use of visual media, interactive discussions, and question and answer sessions make it easier for students to understand the material. Jamali Village has great potential to be an example of successful ZOSS implementation. Support from schools, communities, and students can strengthen the implementation of ZOSS in a sustainable manner. ABSTRAK Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh ITL Trisakti bertujuan meningkatkan keselamatan berkendara siswa melalui sosialisasi Safety Riding dan implementasi Zona Selamat Sekolah (ZOSS). Kegiatan ini melibatkan siswa SMPN 3 Mande, Desa Jamali, sebagai peserta utama. Melalui pendekatan edukatif, program ini memberikan pelatihan teknis berkendara aman serta perbaikan infrastruktur di sekitar sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dari 50% pada pre-test menjadi 90% pada post-test. Program ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan dan menciptakan budaya berkendara aman di kalangan pelajar. Kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemahaman siswa mengenai keselamatan berkendara. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa tetapi juga membentuk kesadaran mereka akan pentingnya menerapkan prinsip-prinsip keselamatan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa SMPN 3 Mande tentang Safety Riding dan ZOSS. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan skor post-test sebesar 40% dibandingkan dengan hasil pre-test. Metode sosialisasi interaktif terbukti efektif dalam memberikan edukasi keselamatan berkendara. Penggunaan media visual, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab membuat siswa lebih mudah memahami materi. Desa Jamali memiliki potensi besar untuk menjadi contoh penerapan ZOSS yang berhasil. Dukungan dari pihak sekolah, masyarakat, dan siswa dapat memperkuat implementasi ZOSS secara berkelanjutan.
Peningkatan Kesadaran Anemia Pada Remaja di SMP Negeri 3 Mande Desa Jamali, Cianjur: Increased Awareness of Anemia Among Adolescents in SMP Negeri 3 Mande Jamali village Cianjur Bere, Contriana Yusinta; Sianturi, Sondang Ratnauli; Ides, Stefanus Andang; Priyono, Adinda Eka; Umboh, Michael Hendich; Kususma, Clara Rida; Harefa, Fetrianika; Oktavian, Agnes Vanessa Natalia
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 1 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i1.59540

Abstract

One of the achievements of the smart village program is to increase community awareness and participation in village development and improve the quality of life of village communities. Therefore, the Sint Carolus School of Health Sciences (STIK) collaborates with four other universities to achieve a common goal, namely to educate and increase understanding and awareness in adolescents of quality of life and productivity from an early age. The prevalence of anemia in Indonesia is most common in adolescent girls aged 15-24 years at 79%. For this reason, this activity was carried out with the aim of increasing the knowledge of adolescents, especially young women, about the importance of fulfilling nutrition in preventing anemia which was held on December 9, 2024, at the Hall of SMP Negeri 3 Mande, Jamali Village, Cianjur Regency, West Java. The method of implementing the activity includes a pre-test to see the extent of adolescent knowledge about anemia, then given counseling education about anemia in adolescents, providing anemia learning videos to adolescents, interactive discussions and feedback, then ending with a post-test to see the extent of adolescent knowledge or understanding after being given anemia material. The results of these activities showed a very significant increase between before and after counseling. The teenagers were very enthusiastic and participated in increasing their knowledge about anemia in adolescents, so it was very evident in the results of discussions and very constructive feedback. This counseling activity is very beneficial for adolescents so that it can increase self-awareness in fulfilling the correct nutrition from an early age, and can be a form of prevention against the risk of unplanned pregnancy and complications due to early marriage that often occur in Jamali Village. ABSTRAK Salah satu capaian pada program smart village adalah meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Oleh karena itu, Sekolah Ilmu Tinggi Kesehatan (STIK) Sint Carolus berkolanorasi dengan empat perguruan tinggi lainnya untuk mencapai tujuan bersama yaitu mencerdasakan serta meningkatkan pemahan dan kesadaran pada remaja akan kualitas hidup dan produktivitas sejak dini. Prevalensi anemia di Indonesia paling sering terjadi pada remaja wanita dengan usia 15-24 tahun sebesar 79%. Untuk itu, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan remaja khususnya remaja putri akan pentingnya pemenuhan nutrisi dalam mencegah anemia yang dilaksanakan pada tanggal 09 Desember 2024, di Aula SMP Negeri 3 Mande Desa Jamali, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pre-test untuk melihat sejauh mana tingkat pengetahuan remaja tentang anemia, kemudian diberikan edukasi penyuluhan tentang anemia pada remaja, pemberian video pembelajaran anemia pada remaja, diskusi interaktif dan umpan balik, lalu diakhiri dengan post-test untuk melihat sejauh mana tingkat pengetahuan atau pemahaman remaja setelah diberikan materi anemia. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukan adanya peningkatan yang sangat signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Para remaja sangat antusias dan berpartisipasi dalam meningkatkan pengetahuannya tentang anemia pada remaja, sehingga sangat terlihat pada hasil diskusi dan umpan balik yang sangat konstruktif. Kegiatan penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi para remaja sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan diri sendiri dalam pemenuhan nutrisi yang benar sejak dini, serta dapat menjadi salah satu bentuk pencegahan terhadap resiko kehamilan tidak terencana dan komplikasi akibat pernikahan dini yang sering terjadi di Desa Jamali.