cover
Contact Name
Ira Risye Manggribeth
Contact Email
risyemanggribeth@gmail.com
Phone
+6281340277108
Journal Mail Official
vivabio@unsrat.ac.id
Editorial Address
Biology Departement, Sam Ratulangi University, Manado
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Vivabio : Jurnal Pengabdian Multidisiplin
ISSN : 26851091     EISSN : 26851091     DOI : https://doi.org/10.35799/vivabio
VIVABIO adalah nama jurnal berkala ilmiah yang terbit 3 kali setahun yang memuat naskah atau artikel ilmiah hasil penerapan ilmu dan pengetahuan (Iptek) dalam bentuk pengabdian di masyarakat, hasil laporan kegiatan pelatihan dan pendampingan di masyarakat yang didasari gagasan ilmiah dan berdampak sosial humaniora. Pelaku pelaksana pengabdian dapat dilakukan oleh peneliti, akademisi, pendidik, rohaniawan, pemerintah dan masyarakat peduli sosial humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 150 Documents
PKM Kelompok Pengusaha Jasa Layanan Bengkel Mobil di Kelurahan Kakaskasen Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara: PKM Group of Car Repair Service Entrepreneurs in Kakaskasen Village, Tomohon City, North Sulawesi Province Johan S.C. Neyland; Michael E. Rembet; Irvan R. Rondonuwu
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 3 (2023): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i3.53951

Abstract

Partners of the Community Partnership Program (PKM) are service entrepreneurs engaged in workshops that provide car repairs in Kakaskasen Subdistrict, Tomohon City and the types of businesses targeted are small businesses and individuals who have employees or staff of less than five people, with limited financial capabilities resulting in difficulties in investing in tools, training for employees and also generally not being familiar with the tools proposed for training by the proposing team. In business activities as a service provider as well as manufacturing and repairing products, partners experience problems, especially providing precision spare parts products, and the long time taken to complete the work as well as limited management, accounting and administrative capabilities. The Unsrat PKM team will provide training to apply the right technology for these partners, one way is to introduce partners to the tools or machines that have been developed, namely 3D Printers. The automatic production capabilities of this tool can be a solution to partner problems. This tool has a practical design that can be changed in terms of dimensions and function according to the specific needs of partners and the production cost per unit of this tool is also relatively affordable. The PKM team has provided training and assistance to partners in operating this tool. It is hoped that with this program, partners who are productive communities can further improve the quality of services provided and also the quality and variety of products offered. ABSTRAK Mitra Progran Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah pengusaha jasa layanan yang bergerak dibidang perbengkelan yang melayani perbaikan mobil yg ada di Kelurahan Kakaskasen Kota Tomohon dan jenis usaha yang menjadi target adalah usaha kecil dan perorangan yang mempunyai karyawan atau staf  kurang dari lima orang, dengan kemampuan finansial yang terbatas sehingga kesulitan dalam investasi alat, pelatihan bagi kryawan dan juga pada umumnya tidak mengenal alat yang di ajukan untuk pelatihan oleh tim pengusul. Dalam kegiatan usaha selaku penyedia jasa maupun pembuatan dan perbaikan produk, mitra mengalami kendala khususnya menyediakan produk suku cadang yang presisi, dan lamanya waktu yang ditempuh untuk menyelesaikan pekerjaan serta kemampuan manajemen, akuntansi dan administrasi yang terbatas. Tim PKM Unsrat akan memberikan pelatihan untuk menerapan teknologi yang tepat bagi mitra tersebut, salah satu cara adalah memperkenalkan kepada mitra alat atau mesin  yang telah dikembangkan yaitu 3D Printer. Kemampuan produksi secara otomatis dari alat ini bisa menjadi salah satu solusi bagi permasalahan mitra. Alat ini memiliki rancangan yang praktis yang secara dimensi dan secara fungsi dapat dirubah sesuai dengan kebutuhan spesifik dari mitra juga biaya produksi per satu unit alat ini juga relatif terjangkau. Pihak tim PKM telah melakukan pelatihan dan pendampingan terhadap mitra dalam mengoperasikan alat tersebut. Diharapkan dengan program ini, mitra yang merupakan masyarakat produktif dapat lebih meningkatkan mutu pelayanan jasa yang diberikan dan juga kualitas serta ragam produk yang ditawarkan.
Banana Roll : “Pemanfaatan Pisang Di Masamba Menjadi Cemilan Yang Bikin Nagih Dan Bernilai Jual”: Banana Roll: Utilization of Bananas in Masamba as a Snack that Makes You Addicted and is Worth Selling Maudi Dian Tairas; Oki anggara; Della Saputri; Afiq Azizah; Mardian; Lutfiyah Maharani; Dingse Pandiangan
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i1.54197

Abstract

Utilizing bananas to make banana roll snacks makes you addicted. The aim of making this Banana roll product is to generate creativity and motivation in the community in managing the harvests of banana farmers in North Luwu which can be of marketable value. This Banana Roll product is made using a type of plantain that has the advantage of a natural sweet banana taste. Bananas contain fiber, protein, minerals, potassium, antioxidants, and vitamins which are useful for speeding up metabolism, increasing immunity, treating anemia, losing weight, and healthy bones. Banana Roll is one of the processed Banana Roll products that uses four methods in making them, namely input, process, output, and evaluation. Banana Roll is an example of creative innovation that turns Masamba bananas into an interesting and marketable snack. By utilizing local ingredients and combining them with spring roll skins and a variety of fillings, we can create products that are appetizing and suitable for both local and international markets. Conclusion The use of bananas in snacks with high selling value can provide skills to the community and to be innovative and creative in managing bananas. ABSTRAK Pemanfaatan pisang menjadi olahan cemilan Banana Roll yang bikin nagih. Tujuan pembuatan produk Banana Roll ini adalah membangkitkan kreatifitas dan motivasi masyarakat dalam mengelolah hasil panen para petani pisang di Luwu Utara yang dapat bernilai jual. Pembuatan produk Banana Rollini menggunakan jenis pisang raja yang mempunyai keunggulan rasa manis pisang alami. Pisang memiliki kandungan serat, protein, mineral, potansium, antioksidan dan vitamin yang bermanfaat untuk memperlancar metabolisme, meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi anemia, menurunkan berat badan dan menyehatkan tulang. Banana Roll merupakan salah satu olahan dari produk pisang yang dalam pembuatannya terdapat empat metode yaitu input, proses, output dan evaluasi. Banana Roll adalah contoh inovasi kreatif yang mengubah pisang Masamba menjadi cemilan yang menarik dan bernilai jual. Dengan memanfaatkan bahan lokal dan menggabungkannya dengan kulit lumpia serta variasi isian, kita dapat menciptakan produk yang menggugah selera dan cocok untuk pasar lokal maupun internasional.Kesimpulan pemanfaatan pisang menjadi cemilan yang bernilai jual tinggi dapat memberikan keterampilan kepada masyarakat dan untuk inovatif dan kreatif dalam mengelolah pisang.
The Sosialisasi pencegahan narkoba untuk menumbuhkan kesadaran, mencegah bahaya dan merawat masa depan bangsa: Drug Prevention Socialization to Cultivate Awareness, Mitigate Risks, and Nourish the Nation's Future Irayanti, Irma; Sundawa, Dadang; Sakban, Abdul; Solihin, Ely; Albab, M. Bikki Ulil; Rindiana, Rani Irmawati; Nuraeni, Wulan; Lukitosari, Zhafira Oktafiani
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i2.54369

Abstract

Statistical data indicates an increase in drug abuse cases worldwide, including in Indonesia. Drug abuse has become a serious problem affecting various segments of society, including urban students in Bandung. This is a serious concern as it impacts the health and behavior of students who represent the nation's future. Addressing this issue requires effective preventive measures to reduce drug abuse among students through drug abuse prevention socialization. The objective of this activity is to provide new knowledge to high school students about drugs and the importance of legal education in drug abuse. The implementation method involves collaboration with the National Narcotics Agency (BNN) of West Java, involving 503 students with speakers from BNN of West Java. Evaluation is conducted to measure the success rate of the activity. The results show that this socialization activity has a positive impact, increasing awareness and knowledge among students about the dangers of drug abuse. Collaboration between BNN, educational institutions, and the community in drug education socialization programs is considered effective in preventing drug abuse among students. This article contributes by presenting survey results and drug abuse prevention instruments among students to prevent drug abuse, cultivate awareness, mitigate risks, and nurture students as the nation's future. ABSTRAK Data statistik menunjukkan peningkatan kasus penyalahgunaan narkoba di berbagai negara, termasukIndonesia. Penyalahgunaan narkoba menjadi masalah serius yang mempengaruhi berbagai kalangan,termasuk pelajar kota Bandung. Hal ini menjadi perhatian serius karena berdampak terhadap kesehatan danperilaku pelajar yang menjadi masa depan bangsa. Masalah ini memerlukan tindakan pencegahan yangefektif untuk mengurangi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar melalui sosialisasi pencegahanpenyalahgunaan narkoba. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan baru bagi pelajarSMA tentang narkoba dan pentingnya pendidikan hukum dalam penyalahgunaan narkoba. Metodepelaksanaan dilakukan dengan kerjasama Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat, melibatkan 503siswa dengan narasumber dari BNN Provinsi jawa Barat. Evaluasi dilakukan untuk mengukur tingkatkeberhasilan kegiatan. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi ini memberikan dampak positif,meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Kerjasamaantara BNN, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam program sosialisasi penyuluhan narkoba dianggapefektif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Artikel ini memberikan kontribusidalam menyajikan hasil survei dan instrumen pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajaruntuk mencegah penyalahgunaan narkoba, menumbuhkan kesadaran, mencegah bahaya dan merawatpelajar sebagai masa depan bangsa.
Edukasi Perundungan Dan Dampaknya Pada Konselor Remaja Panti Asuhan Al Fallah: Bullying Education and its Impact on Youth Counselors at Al Fallah Orphanage Akbar, Resti Rahmadika; Anissa, Mutiara; Hariyani, Insil Pendri
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i2.54411

Abstract

Bullying, also known as bullying, is a physical, verbal, or psychological action against a weak group carried out by a superior person or group. Bullying can occur in schools, Islamic boarding schools, or orphanages. Bullying sometimes goes unnoticed, so awareness of all parties needs to be increased so that the impact of bullying on victims can be prevented. This service targets teenagers who live in the Al Falah orphanage and students at the Al Falah Islamic Boarding School. The service activities began with providing material regarding bullying and how to prevent it, then continued with discussions and sharing experiences regarding bullying. Next is a quiz to assess participants' understanding of bullying and its prevention. The quiz participants' knowledge of the material showed that 93% could answer seven questions correctly. It is estimated that schools, Islamic boarding schools, or institutions have anti-bullying and bullying prevention programs at school so that problems resulting from bullying will not be serious. Focusing on promotion and prevention will have a good impact on all parties.   ABSTRAK Perundungan atau dikenal juga dengan bullying merupakan tindakan baik fisik, verbal maupun psikis kepada kelompok yang lemah yang dilakukan oleh sesorang atau kelompok yang lebih unggul. Perundungan dapat terjadi di sekolah, pesantren ataupun panti asuhan. Perundungan kadang tidak disaadari terjadinya, sehingga perlu ditingkatkan kesadaran semua pihak agar dampak bullying  pada korban dapat dicegah. Pengabdian ini sasarannya pada remaja yang tinggal di panti asuhan Al Falah sekalaligus sebagai santri di Pesantren Al Falah. Kegiatan pengabdian dimulai dengan pemberian materi mengenai perundungan dan cara pencegahannya, kemudian dilanjutkan dengan diskusi serta berbagi pengalaman mengenai perundungan. Selanjutnya kuis untuk menilai pemahaman peserta menegnai perundungan dan pencegahannya. Hasil dari kuis pemahaman peserta terhadap materi 93% dapat menjawab benar 7 pertanyaan. Diharapkan sekolah, pesantren atau panti punya program anti perundungan dan pencegahan perundungan di sekolah, sehingga permasalahan akibat perundungan tidak akan berat. Fokus pada promotif dan pencegahan akan berdampak baik untuk semua pihak.
The Pengembangan Wirausaha Nasi Bakar Kekinian Untuk Menarik Generasi Muda: Development of Contemporary Baked Rice Entrepreneurship to Attract the Young Generation Isra, Isra; Tinanti , Tinanti; Regina, Putri; Pratiwi, Wanda; Sarina, Sarina; Nurul Utami, Suci; Sapar, Sapar; Rajima, Widyawanti
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i2.55360

Abstract

The increasingly advanced and modern development of the business world in Indonesia has resulted in competition in the business world becoming increasingly fierce. The type of business that has recently become popular is the food and beverage business, usually called a culinary business. The culinary business was founded with consideration of affordable capital and maximum profits. Some people see the emergence of opportunities such as the large number of consumers and food as a basic need and the abundant demand for food. The student entrepreneurship creativity program (PKM-K) aims to raise student motivation to become entrepreneurs in managing rice. Methods for implementing input, process (production), output, and evaluation. Product marketing is done online or offline. Online marketing via social media such as Instagram and WhatsApp. Meanwhile, offline marketing is marketed near the campus and surrounding environments. ABSTRAK  Perkembangan dunia usaha di Indonesia yang semakin maju dan modern mengakibatkan persaingan dalam dunia usaha menjadi semakin ketat. Jenis usaha yang akhir-akhir ini sedang populer adalah usaha makanan dan minuman atau biasa disebut dengan usaha kuliner. Bisnis kuliner didirikan dengan pertimbangan modal terjangkau dan keuntungan maksimal. sebagian masyarakat melihat munculnya peluang seperti banyaknya konsumen dan pangan sebagai kebutuhan pokok serta melimpahnya permintaan pangan. Adapun tujuan dari program kreativitas mahasiswa kewirausahaan ( PKM-K ) adalah untuk membangkitkaan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelolah nasi. Metode pelaksanaan input,,proses ( produksi ), output, dan evaluasi. Untuk pemasaran produk dilakukan secara online atau offline. Pemasaran secara online melalui media sosial seperti, Instagram , Facebook dan whatsapp. Sedangkan pemasaran secara offline dipasarkan dekat area kampus dan dilingkungan sekitar. Kata kunci: wirausaha, nasi bakar
Optimasi Digital Marketing melalui Pelatihan Fotografi bagi UMKM Tanaman Hias Cihideung Kabupaten Bandung Barat: Digital Marketing Optimization through Photography Training for Cihideung Ornamental Plant MSMEs, West Bandung Regency Veranita, Mira; Bagenda, Wahyuddin; Nurhasanah, Annisa; Al Fikri, Ghufran; Setiyadi, Redi
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i2.55932

Abstract

Digital marketing is an important strategy for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) to increase competitiveness and reach a wider market. This article discusses efforts to optimize digital marketing through photography training for ornamental plant MSMEs in Cihideung, West Bandung Regency.  This training aims to improve the photography skills of MSME players so that they are able to produce attractive and professional visual content for digital marketing. The method used is intensive training through theoretical explanations to provide basic knowledge, demonstrations and direct practice covering basic photography techniques, photo editing and digital marketing strategies. The results of the training showed an increase in knowledge, skills and quality of product photos produced by MSMEs and participants realized that photography training was an effective investment to improve digital marketing capabilities for ornamental plant MSMEs in Cihideung, West Bandung Regency. ABSTRAK Perkembangan dunia usaha di Indonesia yang semakin maju dan modern mengakibatkan persaingan dalam dunia usaha menjadi semakin ketat. Jenis usaha yang akhir-akhir ini sedang populer adalah usaha makanan dan minuman atau biasa disebut dengan usaha kuliner. Bisnis kuliner didirikan dengan pertimbangan modal terjangkau dan keuntungan maksimal. sebagian masyarakat melihat munculnya peluang seperti banyaknya konsumen dan pangan sebagai kebutuhan pokok serta melimpahnya permintaan pangan. Adapun tujuan dari program kreativitas mahasiswa kewirausahaan ( PKM-K ) adalah untuk membangkitkaan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelolah nasi. Metode pelaksanaan input,,proses ( produksi ), output, dan evaluasi. Untuk pemasaran produk dilakukan secara online atau offline. Pemasaran secara online melalui media sosial seperti, Instagram, Facebook dan whatsapp. Sedangkan pemasaran secara offline dipasarkan dekat area kampus dan dilingkungan sekitar.
Implementasi Konsep Ekonomi Sirkular Melalui Rumah Sampah Digital: Studi Kasus Desa Kolongan: (Implementation of the Circular Economy Concept Through Digital Waste Houses: Case Study of Kolongan Village) Loing, Aldy; Lengkong, Ewangelio; Mantiri, Roma; Arina, Jesika; Soewoeh, Christian
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i2.57286

Abstract

Kolongan Village, with an area of 1,105 hectares and a population of 1,116, faces considerable challenges in waste management. The main problems are inadequate waste disposal sites and low public awareness about waste management. The PPK Ormawa program aims to address these issues through a circular economy approach by setting up a Digital Waste House. The methods used include surveys, outreach, training, and collaboration with stakeholders such as local youth organizations and Baciraro Recycle. The results of this program have successfully raised community awareness about waste management, established seven Digital Waste Houses, and introduced an app that rewards citizens who actively remove waste. Discussions with partners and program outreach showed high community participation. This initiative has not only improved waste management, but also positively impacted the economy and health of Kolongan villagers. In addition, workshops and management training for Rumah Sampah Digital have been conducted in the village   ABSTRAKI Desa Kolongan, dengan luas wilayah 1.105 hektar dan jumlah penduduk 1.116 jiwa, menghadapi tantangan yang cukup besar dalam pengelolaan sampah. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya tempat pembuangan sampah yang memadai dan rendahnya kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah. Program PPK Ormawa bertujuan untuk mengatasi masalah ini melalui pendekatan ekonomi sirkular dengan mendirikan Rumah Sampah Digital. Metode yang digunakan termasuk survei, penjangkauan, pelatihan, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti organisasi pemuda lokal dan Baciraro Recycle. Hasil dari program ini telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah, mendirikan tujuh Rumah Sampah Digital, dan memperkenalkan aplikasi yang memberikan penghargaan kepada warga yang secara aktif membuang sampah. Diskusi dengan mitra dan penjangkauan program menunjukkan partisipasi masyarakat yang tinggi. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan pengelolaan sampah, tetapi juga berdampak positif pada ekonomi dan kesehatan masyarakat Desa Kolongan. Selain itu, telah dilaksanakan workshop dan pelatihan manajemen Rumah Sampah Digital di desa.
Pelatihan Identifikasi dan Konservasi Mangrove Bagi Kelompok Pemandu Ekowisata di Desa Palaes Minahasa Utara, Sulawesi Utara: (Training on Mangrove Identification and Conservation for Ecotourism Guide Group in Palaes Village, North Minahasa, North Sulawesi) Tilaar, Ribka Mega; Mawuntu, Estalina; Tanjung, Gadis Sabrina; Setiawan, Denny Christian; Gobel, Iga Mawarni; Taarape, Taarape; Ballamu, Larry Lowrend; Pontoh, Citra Julia; Nengsih, Reskiyah; Aisyah, Nur’; Fabiolani, Fidelia Anninda; Koneri, Roni
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i2.57406

Abstract

A mangrove ecosystem is an area that develops in tidal areas with muddy substrates. The existence of mangrove ecosystems in an area functions ecologically, economically, and socially. The beauty of the mangrove landscape provides an attraction that can be used as an ecotourism destination. The problem at this time is still lacking understanding and skills of guides and mangrove ecotourism governance in Palaes Village regarding mangrove identification and conservation. This activity aims to increase the knowledge, understanding, and skills of ecotourism guides and governance groups in identifying and conserving mangrove forests in Palaes Village, North Minahasa, and North Sulawesi. The implementation method uses a participatory approach through lectures, discussions, and training with observation and identification of mangroves in mangrove ecotourism areas, mentoring, and monitoring. The results of the activity indicated an increase in knowledge and understanding and skills of participants in mangrove identification and conservation. The use of various methods such as discussions, and going directly to the mangrove ecosystem aroused the enthusiasm of participants to participating in the activity. This activity also provides positive results for guides and mangrove governance in mangrove identification and conservation. The results of the identification training resulted in the identification of 7 mangrove species in the mangrove ecotourism area of Palaes Village. Keywords: Training; conservation; ecology; identification; Palaes  ABSTRAK Ekosistem mangrove merupakan suatu kawasan yang berkembang pada daerah pasang surut dengan substrat berlumpur. Keberadaan ekosistem mangrove pada suatu kawasan berfungsi secara ekologi, ekonomi dan sosial. Keindahan lanskap mangrove memberikan daya tarik untuk dijadikan destinasi ekowisata. Permasalahan pada saat ini masih kurang pemahaman dan keterampilan pemandu dan tata kelola ekowisata mangrove di Desa Palaes tentang identifikasi dan konservasi mangrove. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan kelompok pemandu dan tata kelola ekowisata dalam identifikasi dan konservasi hutan mangrove di Desa Palaes Minahasa Utara,  Sulawesi Utara.  Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yaitu melalui ceramah, diskusi, dan pelatihan dengan pengamatan dan identifikasi mangrove di kawasan ekowisata mangrove, pendampingan dan monitoring. Hasil kegiatan didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan peserta dalam identifikasi dan konservasi mangrove. Penggunaan berbagai metode seperti diskusi, dan turun langsung ke ekosistem mangrove membangkitkan semangat peserta dalam mengikuti kegiatan. Kegiatan ini juga memberikan hasil yang positif bagi pemandu dan tata kelola mangrove dalam identifikasi mangrove dan konservasinya. Hasil pelatihan identifikasi didapatkan 7 spesies mangrove pada kawasan ekowisata mangrove Desa Palaes.
OPTIMALISASI SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA MANGKIT DENGAN BENTUK IMPLEMENTASI MEDIA POJOK LITERASI: Optimization of Human Resources in Mangkit Village by Implementation of Literacy Corner Media Embong Bulan, Cristhina; Pesak, Geraldy; Kalangi, Paulus; Nitami, Chantika; Ngala, Enjel; Wawo, Rohelio; Johanis, Alya; Salsabila, Syifa; Nina, Vinda; Donsu, Chrisviana; Reosunaung, Esterlita; Salaki, Deiby
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i2.57437

Abstract

The Student Organization Capacity Building Program (PPK-ORMAWA) conducted by the Himmatika team from Sam Ratulangi University aimed to enhance students' capacity for community service in Mangkit Village, Minahasa Tenggara, North Sulawesi. The program aimed to identify and address critical issues such as statistical literacy, student interests and talents, health, investment, and technology by establishing five literacy corners: Statistics Porch, Creative Zone, Medical Corner, Innovative Investment, and Technology Corner. The program involved planning, implementation, and monitoring, involving coordination with village officials, community leaders, and relevant partners. Related outreach and training were also conducted to improve community literacy and skills. Program monitoring and evaluation were carried out regularly to ensure the program's effectiveness and success, as well as to make improvements based on feedback. The results of this program were the establishment of five literacy corners that can support the improvement of literacy in Mangkit Village, with the literacy corners serving as learning centers that encourage active participation from various age groups. Through these programs, the team successfully achieved its goals of strengthening the capacity of the Mangkit Village community, making a positive impact on the literacy, health, and economy of the local community, and contributing to the development of a smarter and more competitive village. ABSTRAK Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK-Ormawa) oleh tim Himmatika Universitas Sam Ratulangi bertujuan memperkuat kapasitas mahasiswa dalam pengabdian masyarakat di Desa Mangkit, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Tujuan program ini adalah mengidentifikasi dan mengatasi isu-isu penting seperti literasi statistik, minat dan bakat siswa, kesehatan, investasi, dan teknologi melalui pendirian lima pojok literasi: Serambi Statistika, Zona Kreatif, Sudut Medika, Investasi Inovatif, dan Teknologika. Program ini melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring, dengan pendekatan yang melibatkan koordinasi dengan pejabat desa, tokoh masyarakat, serta mitra terkait. Penyuluhan dan pelatihan terkait juga dilakukan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan masyarakat. Monitoring dan evaluasi program dilakukan secara berkala untuk memastikan efektivitas dan keberhasilan program, serta melakukan perbaikan berdasarkan umpan balik. Hasil dari program ini adalah dihasilkannya lima pojok literasi yang dapat membantu menunjang peningkatan literasi di Desa Mangkit, dengan pojok literasi menjadi pusat belajar yang mendorong partisipasi aktif dari berbagai kelompok usia. Melalui program-program ini, tim berhasil mencapai tujuan dalam penguatan kapasitas masyarakat Desa Mangkit, membawa dampak positif dalam literasi, kesehatan, dan ekonomi masyarakat setempat, serta berkontribusi terhadap pembangunan desa untuk mewujudkan desa cerdas dan berdaya saing.
Pengembangan; Ikan Nike; Perek Pengembangan Potensi Ikan Nike Sebagai Alternatif Perekonomian Dan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Kelurahan Pohe: Pengembangan Potensi Ikan Nike Sebagai Alternatif Perekonomian Dan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Kelurahan Pohe Sojol, Arman; Pade, Satriawati; Husain, Anggriani; Pakulu, Hickmal; Darwis, Kurniawan Putra
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i2.57323

Abstract

Pohe Village, as a coastal area, has enormous fisheries potential, especially Nike fish, which has high economic value, but has not been fully utilized by the local community. Constraints such as limited knowledge of efficient Nike fish processing techniques and an understanding of available technology hinder the optimal development of Nike fish. Given the importance of the fisheries sector for the local economy, Nike fish development is a strategic step to improve economic conditions and community welfare. The main objective is to explore and utilize the potential of Nike fish as an alternative source of new income. This involves improving the skills of fishermen in Nike fish cultivation, developing relevant technology, and preparing an efficient marketing system. With this step, it is hoped that Nike fish can become a stable and sustainable source of income for the coastal communities of Pohe Village. The methods applied include socialization of the benefits of Nike fish, training in making crispy Nike fish and its processing, implementing modern technology, and ongoing assistance and evaluation. A long-term plan is also prepared to ensure a sustainable program. With this implementation, it is hoped that the community will experience increased skills and knowledge in managing Nike fish, increased production, and an efficient marketing system. As a result, Nike fish becomes vital to the economic welfare of coastal communities, making Nike fish the main commodity to sustainably support the local economy. ABSTRAK Kelurahan Pohe, sebagai daerah pesisir, memiliki potensi perikanan yang sangat besar utamanya Ikan Nike, yang memiliki nilai ekonomi tinggi, belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Kendala seperti keterbatasan pengetahuan tentang teknik pengolahan ikan nike itu sendiri yang efisien dan pemahaman teknologi yang tersedia menghambat pengembangan ikan Nike secara optimal. Mengingat pentingnya sektor perikanan bagi perekonomian lokal, pengembangan ikan Nike menjadi langkah strategis untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan utamanya ini adalah untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan potensi ikan Nike sebagai alternatif sumber pendapatan baru. Ini melibatkan peningkatan keterampilan nelayan dalam budidaya pengolahan ikan Nike, pengembangan teknologi yang relevan, serta penyusunan sistem pemasaran yang efisien. Dengan langkah ini, diharapkan ikan Nike dapat menjadi sumber ekonomi yang stabil dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir Kelurahan Pohe. Dengan metode yang diterapkan mencakup sosialisasi mengenai manfaat ikan Nike, pelatihan pembuatan krispi nike dan pengolahannya, penerapan teknologi modern, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Rencana jangka panjang juga disusun untuk memastikan keberlanjutan program. Dengan implementasi ini, diharapkan masyarakat akan mengalami peningkatan keterampilan dan pengetahuan pengelolaan ikan Nike, peningkatan produksi, dan sistem pemasaran yang efisien. Hasilnya ikan nike menjadi krispi dalam kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir, menjadikan ikan Nike sebagai komoditas utama untuk mendukung ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Page 11 of 15 | Total Record : 150