cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
LITERATURE REVIEW : EFEKTIVITAS EKSTRAK CENGKEH TERHADAP BAKTERI PERMASALAHAN GIGI Azzahirah, Meutya; Berliyanti, Dini; Aziz, K. Fajar; Nariswari, Raina Azhari; Indallah, R. Dhiya Azka; Ridwan, Heri; Setiadi, Diding Kelana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23553

Abstract

Kesehatan mulut dan gigi merupakan salah satu aspek kesehatan tubuh yang sering terabaikan, padahal keduanya tidak dapat dipisahkan dengan aspek kesehatan lainnya karena mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Menurut statistik Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, gigi berlubang, gigi sakit, dan gigi rusak menyumbang 45,3%. permasalahan gigi di Indonesia. Permasalahan tersebut disebabkan oleh adanya bakteri pada gigi yang menyebabkan  gigi menjadi  rusak, berlubang hingga sakit ataupun permasalahan mulut lainnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak cengkeh terhadap bakteri permasalahan gigi seperti gigi berlubang, gigi rusak, dan nyeri. Penelitian yang digunakan merupakan Systematic Literature review mengenai uji efektivitas ekstrak cengkeh terhadap bakteri permasalahan gigi yang dimulai pada 15 November 2023. Populasi yang digunakan pada studi literature review ini berupa bakteri penyebab permasalahan gigi dengan intervensi pemberian ekstrak cengkeh baik cengkeh bagian bunga, ekstrak, batang dan lain-lain. Larutan bunga cengkeh (Syzygium Aromaticum) mempunyai zat anti mikroba dengan kandungan minyak atsiri, kadar abu,kandungan fixodoil dan resin, kandungan serat kasar, kadar air, kandungan tanin, serta kandungan protein dengan keunggulan dalam menghambat pertumbuhan, sesuai dengan hasil penelitian tinjauan pustaka dari enam jurnal. mikroba khususnya yaitu bakteri Streptococcus Mutans. Selain dapat menghambat bakteri Streptococcus Mutans cengkeh juga dapat menghambat bakteri Enterococcus Faecalis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa karena ekstrak cengkeh mengandung eugenol, dapat membantu dalam mencegah pertumbuhan bakteri Streptococcus Mutans. Selain itu ekstrak cengkeh juga dapat menghambat bakteri lainnya seperti Enterococcus Faecalis
KONFIRMASI ENAM FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Sari, Tika Bela; Sudirham, Sudirham
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23607

Abstract

Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di Indonesia terutama Stunting merupakan masalah serius terutama pada masa balita dikarenakan memiliki 2 dampak yaitu dampak pendek keterlambatan perkembangan kognitif dan motorik dari anak serta kegagalan pertumbuhan anak yang rendah menyebabkan tinggi badan yang rendah dan dampak Panjang yaitu menurunnya kapasitas intelektual atau kecerdasan pada usia dewasa yang dapat menyebabkan produktivitas anak pada usia dewasa rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pencegahan stunting pada balita. Sampel untuk penelitian  sebanyak 100 orang dengan desain penelitian menggunakan cross sectional. Metode analisis yang digunakan yaitu Smart PLS 2.0 dan SPSS 26. Hasil penelitian tersebut menunjukkan Pencegahan Stunting dapat dipengaruhi oleh Pengetahuan  23,33%, Self Efficacy 11,86 %, Sosial Ekonomi 24,20%, Komsumsi Asi Ekslusif 6,90 %, Pola Asuh 23,19 dan Utilisasi Pelayanan Kesehatan 8,75%, didapatkan nilai pengaruh lansung sebanyak 88,53% serta didapatkan nilai pengaruh tidak lansung sebanyak 0,755%, sehingga didapatkan total pengaruh lansung dan tidak lansung sebesar 89,28%. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi pencegahan stunting adalah Pengetahuan. Peneliti menyarankan pada ibu dan calon ibu lebih aktif mencari informasi mengenai stunting dengan memanfaatkan pelayanan Kesehatan yang ada di lingkungan tersebut dengan begitu diharapkan pengetahuan ibu dan calon ibu dapat meningkat demi mengurangi kejadian stunting.
ANALISIS RISIKO PENULARAN DBD BERDASARKAN LINGKUNGAN FISIK, PERILAKU MENGURAS TPA, DAN HOUSE INDEX DI KELURAHAN TANJUNG MAS Mardiyanti, Dinna; Siwiendrayanti, Arum
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23644

Abstract

Demam Berdarah Dengue masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Pada bulan Januari-September 2022 Kelurahan Tanjung Mas tercatat memiliki kasus DBD tertinggi sebanyak 21 kasus di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran risiko penularan DBD berdasarkan lingkungan fisik, perilaku menguras TPA, dan house index di RW 05 Kelurahan Tanjung Mas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah warga RW 05 Kelurahan Tanjung Mas berjumlah 873 KK dengan jumlah sampel 96 KK. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, kuesioner, thermohygrometer, senter, dan walking measure. Analisa data menggunakan analisis univariat dengan menyajikan tabel distribusi frekuensi dan kategori risiko. Hasil penelitian ini diperoleh variabel lingkungan fisik yang berkategori berisiko penularan DBD adalah variabel keberadaan kawat kasa dengan  responden yang tidak memilki kawat kasa pada ventilasi rumahnya sebanyak (74,0%) dan variabel keberadaan TPA terbuka dengan responden yang memiliki TPA terbuka sebanyak (71,9%). Perilaku menguras TPA dikategorikan berisiko penularan DBD karena mayoritas responden menerapkan perilaku menguras TPA <1 kali/minggu (71,9%),  house index (HI) dikategorikan berisiko penularan DBD karena nilai HI di RW 05 Kelurahan Tanjung Mas ?5%, dan jarak rumah antar penderita lain terdekat dikategorikan berisiko penularan DBD karena jarak rumah antar penderita di RW 05 Kelurahan Tanjung Mas seluruhnya masih dalam jangkauan jarak terbang nyamuk Aedes sp ?100 meter. Berdasarkan penelitian ini diharapkan dapat memberikan perhatian khusus pada variabel yang berisiko penularan DBD serta dapat dijadikan acuan untuk penelitian lebih lanjut.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN KETIDAKBERDAYAAN DENGAN TINGKAT STRESS PADA MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT Ningsih, Andi Pramesti; Indirwan, Dicky
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23652

Abstract

Mahasiswa sebagai peserta didik di perguruan tinggi dituntut untuk secara mandiri aktif dalam mempelajari keilmuannya. Pada fase ini, remaja menghadapi tantangan baru dan pengalaman baru yang mungkin meningkatkan risiko untuk mengalami masalah kesehatan mental. Peralihan siswa dari tingkat sekolah menengah ke perguruan tinggi ini secara inheren membuat stres bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dan ketidakberdayaan dengan tingkat stress pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan November 2022. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan instrument perceived stress scale-10 dengan sampel berjumlah 141 orang. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stress sedang. Hasil bivariat menunjukkan bahwa perasaan ketidakberdayaan secara signifikan berhubungan dengan tingkat stress yang dialami mahasiswa. Sementara efikasi diri tidak berhubungan dengan tingkat stress mahasiswa. Pada penelitian ini, variabel yang diteliti hanya berdasarkan efikasi diri dan ketidakberdayaan. Sementara, mahasiswa tahun pertama memiliki tantangan yang berat lainnya seperti adaptasi dengan lingkungan baru. Olehnya itu, hasil yang diperoleh hanya menyarankan peningkatan kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi segala tantangan di dunia kampus sehingga dapat menjalani perkuliahan dengan baik. Diharapkan kampus dan dosen dapat membantu mahasiswa dalam rangka meningkatkan kepercayaan diri. Di samping itu, dukungan teman sebaya juga penting dalam membantu mahasiswa untuk mengatasi stress.
ANALISIS KEBIJAKAN TENTANG DETEKSI DINI PENANGGULANGAN STUNTING DI KALIMANTAN TENGAH Panulat, Pandu Dwi; Wati, Risa Laras; Prabaningtyas, Ayu Rizki
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23706

Abstract

Stunting atau kurang gizi kronik adalah suatu bentuk lain dari kegagalan pertumbuhan yang dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Stunting dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat yang berat bila prevalensi stunting berada pada rentang 30-39%. Berdasarkan RISKESDAS 2013, jumlah anak stunting di Kalimantan Tengah cukup tinggi karena mencapai angka 41,04% sedangkan prevalensi anak stunting nasional sendiri di Indonesia sebesar 37,2%. Masih tingginya angka stunting di Kalimantan Tengah menjadikan pemerintah daerah setempat membuat Peraturan Gubernur No. 26 Tahun 2019 tentang Deteksi Dini Penanggulangan Stunting di Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Kebijakan terkait penanggulangan stunting akan dianalisis dengan menggunakan analisis segitiga kebijakan untuk mengetahui  gambaran umum kebijakan serta menganalisis kebijakan Peraturan Gubernur No.26 Tahun 2019 tentang Deteksi Penanggulangan Stunting di Kalimantan Tengah. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat kerjasama yang baik antara pemangku kebijakan dengan masyarakat dalam upaya penanggulangan stunting di Kalimantan Tengah. Implementasi kebijakan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya penanggulangan stunting melalui Peraturan Gubernur No. 26 Tahun 2019 tentang Deteksi Dini Penanggulangan Stunting di Kalimantan Tengah telah diimplementasikan dengan baik sehingga terjadi penurunan angka stunting pada tahun 2019 sebesar 32% menjadi 26,9% di tahun 2022.
Profil Spesies Candida Dan Pola Kepekaan Antijamur Pada Pasien Candidemia Darah di Unit Mikrobiologi Klinik RSUD Dr.Soetomo periode 2020-2023 Faizah, Wardatun; Wiqoyah, Nurul; Ervianti, Evy; Endraswari, Pepy Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23799

Abstract

Candida spp fungal infections. can attack the circulatory system (can be known as candidemia or blood infection by the fungus Candida spp.). Patients in the intensive care unit (ICU) or emergency unit (IGD) with long-term air-conditioned conditions resulting in Candida spp. can grow more easily and increase the risk of fungal infections. This study aims to evaluate the profile of Candida spp. as well as patterns of sensitivity to antifungals in patients with blood candidemia in the Clinical Microbiology Unit of Dr. RSUD. Soetomo during the 2020-2023 period. This research method involves analysis of medical record data of patients diagnosed with blood candidemia, with a retrospective descriptive research type. The research samples were isolate data, used were clinical specimens that can cause candidiasis in the vagina, oral cavity and urogenital tract. The sample size in this study was as large as the data from isolates originating from a total of clinics in the time period. The results of this study provide a comprehensive picture regarding the distribution of Candida spp. the most commonly encountered, as well as the pattern of sensitivity to certain antifungals in patients with blood candidemia in the Dr. Hospital environment. Soetomo. It is hoped that the information obtained from this study will provide better guidance in the management and selection of appropriate therapy for patients affected by blood candidemia in the future.
PENGGUNAAN GADGET TERHADAP SPEECH DELAY PADA BALITA : LITERATURE REVIEW Mardhatillah, Fazkia Alifa; Susilowati, Endang; Arisanti, Atika Zahria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23857

Abstract

Lanskap digital berkembang lebih cepat dibandingkan penelitian mengenai pengaruh media layar terhadap perkembangan, pembelajaran, dan kehidupan keluarga anak-anak. Pernyataan ini mengkaji potensi manfaat dan risiko media layar pada anak-anak di bawah usia lima tahun, dengan fokus pada kesehatan perkembangan, psikososial dan fisik. Terutama pada perkembangan berbicara dan bahasanya. Gadget menjadi permainan anak-anak yang cenderung ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari mereka. Jumlah atau lama waktu pemakaian gadget yang tinggi memberikan dampak bagi anak pada masa perkembangannya, terutama pada masalah berbicara.  Tujuannya untuk mengetahui pengaruh penggunaan gadget terhadap speech delay terhadap balita melalui Literature Review berdasarkan dari kajian literatur. Metode yang dipakai pada literature review ini adalah scoping review. Terdapat 14 artikel yaitu 9 jurnal internasional dan 5 jurnal nasional yang dilakukan mulai dari bulan November 2023. Hasil kajian literatur menemukan dampak positif dan negatif dari penggunaan gadget pada balita, pengaruh antara durasi pemakaian gadget pada balita, serta peran orang tua atau keluarga terhadap pekembangan balita dan cara mengatasi balita yang memiliki resiko speech delay. Kesimpulan dari kajian literatur ini adalah terdapat pengaruh penggunaan gadget berpengaruh terhadap speech delay pada balita. Salah satu faktor yang memengaruhi speech delay pada balita adalah penggunaan gadget. Durasi pemakaian gadget juga memengaruhi keterlambatan perkembangan berbicara dan berbahasa terhadap balita, sehingga semakin tinggi durasi pemakaian gadget semakin sedikit juga perkembangan berbicara dan berbahasa pada balita.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK, KUALITAS TIDUR DAN ASUPAN ENERGI DENGAN STATUS GIZI SOPIR KARGO Qurratu'aini, Afifah Detyasputri; Sumarmi, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23892

Abstract

Tingginya angka usia produktif perlu ditunjang dengan status gizi yang baik untuk menghasilkan sumber daya manusia yang sejahtera dan dapat meningkatkan keterampilan dan produktivitas sumber daya manusia. Pada sopir kargo, diketahui memiliki waktu kerja yang tidak beraturan dan lebih sering memulai kerja pada malam hari. Hal tersebut menimbulkan permasalahan terhadap kualitas tidur, aktivitas fisik dan asupan energi yang dapat berdampak pada status gizi sopir kargo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan hubungan antara aktivitas fisik, kualitas tidur dan asupan energi dengan status gizi sopir kargo. Merupakan penelitian dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel total sampling sejumlah 46 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran dan wawancara secara langsung kemudian dianalisis menggunakan SPSS dengan uji Spearman dan uji Kendall’s tau-b. Sebagian besar sopir kargo memiliki status gizi obesitas (41.3%), tingkat aktivitas fisik ringan (60.9%), kualitas tidur buruk (69.6%) dan asupan energi defisit tingkat berat (45.7%). Uji statistik menunjukkan hasil terdapat kekuatan hubungan cukup antara aktivitas fisik (r=-0.320), asupan energi (r=0.396) dengan status gizi sopir kargo. Dan kekuatan hubungan antara kualitas tidur (r=0.015) dengan status gizi sopir kargo sangat lemah. Terdapat kekuatan hubungan cukup antara aktivitas fisik dan asupan energi dengan status gizi sopir kargo. Sedangkan kekuatan hubungan antara kualitas tidur dengan status gizi sopir kargo sangat lemah, sebaiknya sopir kargo menjaga asupan energi yang sesuai dengan kebutuhan gizi dan meningkatkan aktivitas fisik untuk mencegah terjadinya peningkatan status gizi
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN FISIK RUMAH TERHADAP KEJADIAN ISPA DI LINGKUNGAN PUSKESMAS RENGAS PULAU MEDAN MARELAN Azzahra, Fatimah; Nanda, Meutia; Azria Nasution, Dinda; Lestari, Ninis; Audina, Salsabila; Muharani, Anisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23921

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) termasuk salah satu penyakit menular. Penyakit ISPA dapat ditetapkan menjadi angka tertinggi untuk morbiditas dan mortalitas yang menjuru hampir seluruh dunia. Angka mortalitas penyakit ISPA mencapai 4,25 juta setiap tahun didunia, menurut data dari World Health Organization tahun 2019 penyakit infeksi saluran pernafasan bagian bawah menurunkan usia harapan hidup sejumlah 2,09 juta setiap tahun pada pengidapnnya. ISPA dapat terjadi pada masyarakatang memiliki lingkungan dengan  kualitas udara yang buruk dan tingginya polusi udara disekitar rumah hal tersebut dapat di lihat dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Medan yaitu hampir seluruh masyarakat Kota Medan memiliki kendaraan, baik sepeda motor dan mobil sehingga menyebabkan polutan, selain itu juga disebabkan oleh  pembakaran sampah, kebiasaan masyarakat yang merokok di sembarang tempat dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya hubungan kondisi lingkungan fisik rumah terhadap kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di wilayah kerja Puskesmas Rengas Pulau Medan Marelan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang diperoleh menggunakan rumus Lameshow. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan terhadap kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadian ISPA seperti kepadatan hunian dalam rumah, ventilasi dengan luas > 10% dari luas lantai, dan adanya tempat pembuangan asap di dapur memiliki hubungan yang terhadap kejadian ISPA. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya hubungan kondisi lingkungan fisik rumah terhadap kejadian ISPA di lingkungan Puskesmas Rengas Pulau Medan Marelan.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK DI PAUD IBNU AZZHAB KAMPUNG PADANG KECAMATAN KLUET TENGAH KABUPATEN ACEH SELATAN Firayanti, Lusi; Arbi, Anwar; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23925

Abstract

Perkembangan motorik halus adalah proses yang sejalan dengan bertambahnya usia secara bertahap dan berkesinambungan, dimana gerakan individu meningkat dari keadaan sederhana, tidak terorganisir, dan tidak terampil, kearah penguasaan keterampilan motorik yang kompleks dan terorganisir dengan baik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan dengan perkembangan motorik halus anak di PAUD Ibnu Azzhab Kampung Padang Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 2-4 tahun di PAUD Ibnu Azzhab Kampung Padang Kecamatan Kluet Tenggah Kabupaten Aceh Selatan sebanyak 33 Anak. Hasil penelitiananak yang memiliki motorik halus kurang baik sebesar 21,2% pendidikan dasar ibu 9,1%, pendapatan keluarga rendah 69,7%, pengetahuan ibu kurang baik sebesar 21,2%, status gizi pendek sebesar 42,4%, pemberian stimulasi kurang baik 33,3%. Ada hubungan antara pendidikan ibu (p value 0,037), pendapatan keluarga (p value 0,057,) pengetahuan ibu (p value 0,002), status gizi (p value 0,101),pemberian stimulasi dengan nilai (p value 0,027) dengan motorik halus anak. Pentingnya upaya guru dalam menumbuhkan motorik halus anak menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus kurang masih ada yang memerlukan bantuan guru dengan kegiatan menggunting, mewarnai, menulis dan sebagainya. Ibu lebih memperhatikan status gizi dan pemberian stimulasi kepada anak untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak.