cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH PARFUM AROMA LAVENDER (LAVANDULA ANGUSTIFOLA) SEBAGAI MEDIA RELAKSASI PADA REMAJA Wulandari, Anisa; Rahadian, Fakhira Agustine; Ardila, Novi Hera; Alawiyah, Tuti; Zulfa, Zahra Wahyuni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.22614

Abstract

Stres merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik, seperti depresi, tekanan darah tinggi, obesitas, kecemasan, dan insomnia. Stres dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan fisik dan mental remaja. Tuntutan sosial serta tekanan yang dialami remaja banyak membuat mereka mengalami masalah kesehatan mental salah satunya stres. Salah satu pengobatan non farmakologis untuk mengurangi stres yaitu dengan menggunakan aromaterapi dari minyak esensial oil. Menghirup minyak lavender diyakini sebagai aromaterapi untuk menghilangkan stres tanpa obat. Tujuan Literatur Review ini adalah untuk mengetahui efek aromaterapi sebagai tindakan untuk mengurangi stres pada remaja. Metode yang kami gunakan adalah systematic literature review yang diambil dari jurnal internasional. Database penelusuran sumber pustaka dalam artikel ini adalah PubMed dengan batasan tahun 2013-2023. Dengan tidak membatasi jumlah responden, laki laki maupun perempuan. Akan di eklusi bila responden memiliki penyakit asma, alergi dan sedang hamil. Alat pengumpulan data menggunakan analisis bivariat. Berdasarkan hasil telaah didapatkan bahwa lavender (lavandula Angustifola) memberikan dampak positif untuk tubuh yaitu selain memberikan efek relaksasi tetapi dapat juga membuat tekanan darah menjadi stabil, kualitas tidur meningkat dan menurunkan angka kecemasaan maupun stress. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan lavender dapat dijadikan acuan sebagai manajemen stres khususnya pada kelompok pelajar yang menggunakan jenis L. angustifolia. Aroma paparan minyak esensial lavender dapat membantu seseorang mengurangi stres yang berhubungan dengan fisiologis dan berdampak positif pada sistem parasimpatis. Hal tersebut juga mempengaruhi dalam peningkatan suasana hati seseorang menjadi  lebih relaksasi ketika mencium aroma tersebut.
PROGRAM PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI SUMATERA UTARA Asnawi, Arifatul Aini; Maziaturrahmah, Maziaturrahmah; Handayani, Wulan; Tanjung, Nadya Ulfa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.22679

Abstract

Kejadian Stunting menjadi perhatian penting di Indonesia. Stunting ialah masalah gizi kurang yang berlangsung saat anak masih didalam kandungan diketahui dengan tinggi badan anak lebih pendek daripada anak seumurannya, kondisi Stunting ditandai dengan panjang badan ataupun tinggi badan anak dibawah dari -3 SD sampai dengan <-2 SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat keberhasilan program pemberian tablet tambah darah pada ibu hamil dalam pencegahan stunting di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskiptif dengan metode kualitatif dengan menggunakan rancangan document study. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara,  Fokus penelitian dalam penelitian ini untuk melihat tingkat keberhasilan program pemberian tablet tambah darah pada ibu hamil dalam pencegahan stunting di Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian Berdasarkan data SSGI, prediksi Prevalensi Stunting Balita di Sumatera Utara mengalami Penurunan setiap tahunnya. Dapat dilihat data SSGBI 2019 sebesar 30,11 menurun 9,01% menjadi 21,1% pada tahun 2022, diikuti dengan meningkatnya cakupan pemberian tablet tambah darah pada ibu hamil. Pemberian tablet tambah darah pada ibu hamil menjadi salah satu upaya dalam penurunan angka stunting di Indonesia, Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) paling sedikit 90 butir semasa kehamilan menjadi salah satu usaha dalam mencegah masalah stunting. Secara nasional berdasarkan data SSGI 2022 menunjukkan prevalensi stunting 21,6% mengalami penurunan sebanyak 2,8% yang sebelumnya di tahun 2021 sebanyak 24,4%.
ANGKA KEJADIAN PEDICULOSIS CAPITIS PADA ANAK-ANAK DI BANJAR BUAJI ANYAR, BALI Malini, Ni Kadek Cintya; Song , Chrismerry
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.22738

Abstract

Pediculus humanus capitis adalah ektoparasit obligat yang menyerang rambut dan kulit kepala manusia dan dapat menyebabkan pediculosis capitis. Penyakit ini dapat menyerang semua usia maupun jenis kelamin, namun lebih sering didapatkan pada anak-anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah anak-anak yang terkena pediculosis capitis, serta faktor risiko yang memengaruhi terjadinya pediculosis capitis di Banjar Buaji Anyar, Denpasar Timur. Penelitian deskriptif cross-sectional dilakukan terhadap 94 responden dengan metode pengambilan sampel adalah consecutive non-random sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan pemeriksaan rambut-kulit kepala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian pediculosis capitis sebesar 34,04% (32/94). Responden dengan frekuensi keramas yang lebih dari sekali dalam seminggu didapatkan 97,87% (92/94), dengan panjang rambut melebihi bahu didapatkan 36,36 % (20/55). Dalam halam penggunaan barang-barang kepala bersamaan, yaitu sebanyak 52,63% (10/19) responden menggunakan aksesoris rambut bersamaan, sebanyak 42,85% (6/14), menggunakan topi bersamaan, sebanyak 42,10% (32/76) menggunakan sisir bersamaan, dan sebanyak 62,50% (5/8) menggunakan helm bersamaan. Sebanyak 59,09% (13/22) responden menggunakan handuk bersamaan, sebanyak 39,34% (28/72) memiliki kebiasaan tidur bersama, serta sebanyak 49,01% (25/51) responden dengan pendapatan orang tua per bulan kurang dari UMR. Kesimpulan dari penelitian ini adalah jumlah penderita pediculosis capitis masih cukup tinggi dengan faktor risiko yang didapat adalah panjang rambut lebih dari bahu, penggunaan aksesoris bersamaan, kebiasaan tidur bersama, pendapatan per bulan kurang dari UMR.
LITERATURE RIVIEW ARTIKEL IDENTIFIKASI KADAR FLAVONOID TOTAL DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Abriyani, Ermi; Solihat, Siti; Nurapni, Depita; Chaerunnisa, Chaerunnisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23036

Abstract

Tumbuhan memiliki banyak sekali potensi sebagai sumber daya alam bagi kebutuhan makhluk hidup di bumi ini. Untuk itu perlu dikembangkan beberapa ilmu pengetahuan dan penelian agar dapat merasakan manfaat dari kekayaan alam ini. Instrumen merupakan suatu alat yang saat ini dikembangkan untuk meliti berbagai macam khasiat tanaman salah satunya spektrofotometri UV-Vis. Flavonoid dalah zat alami yang memiliki sifat antibakteri dan antioksidan. Metode spektrofotometri UV-Vis digunakan untuk menganalisis kandungan flavonoid berdasarkan nilai absorbansinya. Beberapa penelitian menyajikan hasil analisis kuantitatif kandungan flavonoid pada berbagai sampel jaringan. Dalam hal ini menunjukkan bahwa metode ekstraksi yang menggunakan etanol dan soxletasi merupakan cara yang efektif untuk mengekstrak flavonoid. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis bagaimana kadar flavonoid total pada berbagai macam tumbuhan yang tersebar di seluruh indonesia. Dengan menggunakan intrumen spektrofotometri UV-Visible. Hasil menujukkan bahwa flavonoid memiliki aktifitas antioksidan dan pada kompleks flavonoid-aluminium untuk-perkawinan yang memiliki panjang gelombang serapan maksimum 415 nm, kandungan flavonoid tergantung pada jumlah elektron dalam molekul, dan metode ekstraksi juga mempengaruhi jumlah flavonoid yang dihasilkan.
MANAJEMEN PENGENDALIAN INFEKSI PADA BEDAH ORAH DAN MAKSILOFASIAL DI MASA PANDEMI COVID-19 : SCOPING REVIEW Theresia, Tiarma Talenta; Lestari, Sri; Novelino, Frederico; Budiyanto, Jeremy Hans; Deminius, Kevin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23038

Abstract

Berbagai bidang kedokteran gigi di masa pandemi COVID-19 berupaya untuk menekan angka penyebaran, salah satunya bidang bedah mulut dan maksilofasial. Bidang ini  kerap melakukan berbagai prosedur dengan resiko tinggi dan menghasilkan aerosol sehingga meningkatkan resiko terkontaminasinya lingkungan kerja. Kontrol infeksi menjadi kunci utama dalam hal menekan angka penyebaran virus SARS-CoV-2. Mengetahui manajemen kontrol infeksi pada bidang kedokteran gigi terutama pada bidang bedah mulut dan maksilofasial dalam melakukan perawatan kedokteran  gigi selama masa pandemi COVID-19. Penelusuran pustaka pada database Google Scholar, ScienceDirect dan Elsevier menggunakan kriteria PCC (Population, Concept, dan Context) dengan berpedoman pada PRISMA. Kriteria inklusi yaitu artikel dengan desain studi observasional deskriptif, atau observasional analitik yang membahas tentang manajemen pengendalian infeksi di bidang bedah oral dan maksilofasial pada masa pandemi COVID-19 yang dipublikasikan selama 3 tahun terakhir dan artikel ditulis dalam bahasa inggris. Kriteria eksklusi yaitu artikel yang tidak dapat diakses, jurnal dengan tahun terbit di bawah 2020 atau sebelum pandemi.  Dari total 4.350 artikel yang ada pada database Google Scholar, terdapat 3 artikel yang disertakan dalam penelitian ini yang sesuai dengan kriteria inklusi, disertai 2 artikel tambahan dari  ScienceDirect dan Elsevier. Masing-masing artikel membahas tentang tata cara pengendalian infeksi dalam bidang bedah mulut dan maksilofasial selama melakukan perawatan pada saat pandemi COVID-19. Bidang Bedah mulut dan maksilofasial sudah cukup baik dalam melakukan pengendalian infeksi berupa screening pasien sebelum dilakukan perawatan dan juga menggunakan APD. Pandemi ini juga menyoroti pentingnya telemedicine dalam memberikan perawatan gigi selama masa krisis.
ORAL HEALTH STATUS AND BEHAVIOR OF TUNAS HARAPAN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Theresia, Tiarma Talenta; Lestari, Sri; Asia, Raden Roro Asyurati; Kissanti, Wahyu Ari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23040

Abstract

Caries can be caused by a lack of knowledge that shapes attitudes and behavior of neglecting oral hygiene. Caries is the main problem that is often found in children. To increase knowledge of the importance of dental and oral health in children, an approach was made through the UKGS program fostered by the Puskesmas. It is hoped that this survey result will serve as material for evaluating UKGS activities for Puskesmas and schools. Objective of this research is To determine the oral health status and behavior of SDS Tunas Harapan students. A survey with a cross-sectional design was conducted among students in grades I-VI at SDS Tunas Harapan. Data collection used the def-t index, DMF-T, OHIS, and a behavioral questionnaire. Data analysis used the univariate method and presented in tabular form. The average value of def-t is 4.6, DMF-T is 1.3, and OHIS is good (58%), fair (38%), bad (4%). The results of filling out the questionnaire showed good knowledge (86%), moderate (14%) and less (0%). Good attitude (92%), moderate (8%) and less (0%). Practice is good (72%), moderate (28%) and less (0%). A total of 109 SDS Tunas Harapan students had dental caries (87%) out of a total of 128 students who attended the examination.
FAKTOR RISIKO PENYAKIT PERIODONTAL PADA PEROKOK : SCOPING REVIEW Theresia, Tiarma Talenta; Louisa, Marie; Putranto, Ricky Anggara; Arifin, Sariyani Pancasari Audry
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23043

Abstract

Penyakit periodontal merupakan suatu kelainan kronis yang ditandai dengan peradangan dan kerusakan struktur pendukung gigi. Merokok telah lama dianggap sebagai faktor risiko signifikan yang mempengaruhi perkembangan penyakit sistemik dan periodontal, menjadikannya topik yang penting dan relevan untuk memahami hubungan antara merokok dan penyakit periodontal serta implikasinya terhadap kesehatan mulut dan kesehatan kita. Tinjauan menyeluruh ini bertujuan untuk merangkum literatur yang membahas dampak merokok terhadap penyakit periodontal dengan mengeksplorasi prevalensi dan manifestasi klinis. Pencarian sistematis terhadap ScienceDirect dilakukan. Kriteria inklusi mencakup penelitian yang mengeksplorasi hubungan antara merokok dan penyakit periodontal yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Tinjauan tersebut mengidentifikasi prevalensi penyakit periodontal yang lebih tinggi di kalangan perokok dibandingkan non-perokok, dimana merokok diketahui memperburuk kondisi peradangan periodontal dan memperlambat regenerasi sel. Manifestasi klinisnya meliputi hilangnya perlekatan dan kantong yang lebih dalam. Tinjauan pelingkupan ini menunjukkan dampak signifikan dari merokok terhadap penyakit periodontal. Temuan ini menguraikan pentingnya intervensi dan strategi kesehatan masyarakat serta demonstrasi yang bertujuan mengurangi penggunaan rokok untuk meningkatkan kesehatan mulut di kalangan perokok.
GAMBARAN SISTEM PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI UPT PUSKESMAS MEDAN SUNGGAL Syarifah, Ummi; Hasibuan, Indah Doanita; Hafidzah, Fidiana; Alayda, Nurul Fifi; Lubis, Putri Ananda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23091

Abstract

Pemberian kompensasi, baik yang bersifat finansial maupun non-finansial, sangat penting untuk memotivasi dan mempertahankan karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis mendalam untuk mengetahui bagaimana gambaran sistem pemberian kompensasi terhadap kinerja pegawai yang ada di UPT Puskesmas Medan Sunggal dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dalam sistem pemberian kompensasi tersebut. Penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan partisipan dari pihak UPT Puskesmas Medan Sunggal untuk mengetahui gambaran kinerja pegawai dari sistem pemberian kompensasi pemerintah. Data yang telah dikumpulkan melalui wawancara. Hasil dari penelitian ini, para pegawai menerima pemberian kompensasi secara transparan yang diberikan secara langsung melalui rekening pegawai kemudian bentuk kompensasi yang diterima langsung maupun yang tidak langsung. Dampak yang diterima berdampak baik yang mempengaruhi kinerja mereka. Perbedaan kompensasi yang diberikan pada instansi berbeda-beda karena pemberiannya berdasarkan jabatan atau tugas masing-masing pegawai. Faktor yang menghambat kinerja pegawai yaitu masyarakat yang selalu ingin diprioritaskan atau pelayanan yang cepat sehingga pegawai merasa kinerja mereka kurang memuaskan untuk masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa  gambaran sistem pemberian kompensasi terhadap kinerja pegawai di UPT Puskesmas Medan Sunggal sudah efektif walaupun ada beberapa faktor yang dapat menghambat kinerja pegawai meskipun sistem pemberian kompensasi sudah baik. Sistem pemberian kompensasi mempengaruhi kinerja pegawai di UPT Puskesmas Medan Sunggal yang dapat meningkatkan motivasi pegawai, mendorong mereka untuk bekerja dengan lebih tekun, semangat, cepat, dan disiplin.
GAMBARAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN STATUS GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAIBONAT TAHUN 2023 Umbu Sasa, Endang; Sinaga, Masrida; Dodo, Dominirsep O.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23093

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan pokok ideal yang diberikan kepada bayi dari lahir sampai enam bulan, tanpa adanya makanan atau minuman tambahan. Pemberian ASI eksklusif yang tidak tepat dapat mempengaruhi status gizi anak. Profil Puskesmas Naibonat menunjukkan bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif tahun 2020 sebesar 79,2%, tahun 2021 sebesar 75% dan di tahun 2022 terjadi kenaikan menjadi 97,6%. Hal ini dapat dilihat pada status gizi bayi yang mengalami perbaikan, tahun 2020 terdapat 248 kasus gizi kurang dengan 11 kasus stunting, tahun 2021 gizi kurang mengalami kenaikan menjadi 333 kasus, tahun 2022 gizi kurang menjadi 169 kasus dan gizi buruk sebanyak 37 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemberian ASI eksklusif dan status gizi bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Naibonat tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan sebanyak 187 orang dan sampel berjumlah 96 orang diambil secara simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memberikan ASI eksklusif (84,4%), dengan frekuensi 8-12 kali/hari (95,7%), berpendidikan tinggi (90,7%), berpengetahuan tinggi (91,9%), tidak bekerja (83,5%), dan mendapat dukungan keluarga (100%). Bayi yang mendapat ASI eksklusif berstatus gizi baik (96,2%), dan yang berstatus gizi buruk masih 25,0%. Maka disimpulkan bahwa sebagian besar responden telah memberikan ASI eksklusif  pada bayinya. Sebagian besar responden yang berpendidikan tinggi, tidak bekerja,  dan mendapat dukungan keluarga telah memberikan ASI eksklusif  pada bayinya selama 6 bulan. Sebagian besar bayi yang mendapat ASI eksklusif berstatus gizi baik.
ANALISIS MANAJEMEN SDM KESEHATAN DI PUSKESMAS MEDAN JOHOR Hasibuan, Indah Doanita; Silalahi, Suhayla Azhari; Hasibuan, Astrid Novitri Ramadhani; Purba, Nurul Fitriani; Syafitri, Adella
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23166

Abstract

Tantangan yang dihadapi dalam manajemen sumber daya manusia kesehatan (SDMK) di puskesmas memang bukan perkara yang dapat diselesaikan dengan cepat. Kendala ini muncul karena pemenuhan SDMK di puskesmas sangat tergantung pada kapabilitas dan kebijakan masing-masing pemerintah daerah. Penambahan SDMK juga dapat berpotensi meningkatkan beban biaya fasilitas kesehatan secara signifikan (Ronggonundarmo et al., 2019). Meskipun begitu, kondisi SDMK di puskesmas memiliki dampak langsung terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat (Pujosiswanto et al., 2020). Tujuan dari penulisan ini untuk menganalisis bagaimana sistem manajemen SDM kesehatan di puskesmas Medan Johor. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif untuk mengungkap atau menggambarkan realitas dari kejadian yang menjadi fokus penelitian, sehingga memudahkan perolehan data yang bersifat objektif. Sugiyono (2015: hlm. 209) mengindikasikan bahwa penelitian kualitatif dipilih oleh peneliti saat menghadapi kondisi objek yang bersifat alamiah. Hasil penelitian dari  wawancara yang diberikan kepada Informan I, II, III, IV, dan V dapat dilihat manajemen SDM kesehatan di puskesmas medan johor secara umum sangat baik. Dikarenakan perencanaan, mekanisme pekerjaan, manfaat penerapan UKP, kerja sama antar petugas, dan peran atasan sangat mendukung untuk manajemen SDM kesehatan di puskesmas Medan Johor. Adanya Sumber Daya Manusia Bidang Kesehatan (SDMK) yang berkualitas, kebutuhan dapat terpenuhi dengan adil dan merata, dan pemanfaatannya dapat dilakukan secara efisien dan efektif, memastikan terlaksananya pembangunan kesehatan untuk meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat.