cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH PARTIKEL MIKROPLASTIK DALAM DARAH TERHADAP KADAR INDEKS SERUM PENILAIAN FUNGSI GINJAL Simanjuntak, Angeline Rivia; Sincihu, Yudhiakuari; Parengkuan, Irene Lingkan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23956

Abstract

Baru-baru ini beberapa hasil penelitian menduga mikroplastik sebagai salah satu faktor risiko terjadinya gangguan ginjal. Mikroplastik merupakan fragmen hasil degradasi plastik yang berukuran lebih besar. Di dalam tubuh, mikroplastik akan terdistribusi ke seluruh tubuh sehingga memungkinkannya terakumulasi di suatu organ. Akumulasi mikroplastik dapat memicu terjadinya stres oksidatif, sitotoksitas, dan inflamasi yang berujung pada terganggunya fungsi suatu organ. Serum albumin, serum kreatinin, dan blood urea nitrogen merupakan biomarker yang masih rutin digunakan untuk menilai fungsi ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh partikel mikroplastik dalam darah terhadap kadar serum albumin, serum kreatinin dan blood urea nitrogen pada Rattus norvegicus Strain Wistar. Penelitian ini membagi 30 ekor Rattus norvegicus Strain Wistar ke dalam 1 kelompok kontrol dan 5 kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen diberikan paparan mikroplastik peroral dengan dosis berbeda mulai dari 0,0375 mg/hari; 0,075 mg/hari; 0,15 mg/hari; 0,3 mg/hari; dan 0,6 mg/hari selama 90 hari. Hasil uji analisis data secara statistika menunjukkan adanya keterdugaan korelasi atau pengaruh partikel mikroplastik dalam darah terhadap kadar serum albumin (P = 0,009; R = -0,466) dan blood urea nitrogen (P = 0,010; R = 0,460), serta tidak adanya korelasi atau pengaruh partikel mikroplastik dalam darah terhadap kadar serum kreatinin (P = 0,418). Dapat disimpulkan bahwa pemberian paparan mikroplastik peroral selama 90 hari pada Rattus norvegicus Strain Wistar diduga dapat menyebabkan penurunan kadar serum albumin dan peningkatan blood urea nitrogen. Sedangkan kadar serum kreatinin didapatkan hasil yang hampir sama antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BIES KECAMATAN BIES KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2023 Jabari, Jabari; Santi, Tahara Dilla; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24024

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat. Laporan Puskesmas Aceh Tengah, Puskesmas Bies Kecamatan Bies terdapat angka hipertensi tertinggi sebanyak 55,43%. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bies Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2023. Desain penelitian descriptive analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi sebanyak 60 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden. Tehnik  pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara total populasi. Pengumpulan data yang dilakukan dari tanggal 03-13 Februari 2023 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat responden dengan diagnosis hipertensi stage 2 sebesar 63.3%, responden dengan riwayat hipertensi di keluarga sebesar 65.0%, responden dengan aktivitas fisik ringan sebesar 58.3% dan status gizi lebih sebesar 51.7%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan antara riwayat keluarga (p = 0,003), aktivitas fisik (p= 0,021) dan status gizi (p = 0,014) dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bies Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2023. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ketiga variabel memiliki hubungan dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bies Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2023.
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN PERFUSI PERIFER TIDAK EFEKTIF MENGGUNAKAN TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT DI UPT PSTW JOMBANG Handayani, Erna; Roni, Faishol; Camelia, Dina; Pratiwi, Tiara Fatma; Wijaya, Arif
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24032

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekan darah dalam pembuluh darah arteri yang mengangkut darah dari jantung dan organ tubuh, bahaya hipertensi jika tidak segera di tangani akan menimbulkan komplikasi stroke, serangan jantung, serta kemampuan kongnitif seseorang. Perfusi perifer tidak efektif pada lansia adalah suatu masalah jika tidak ditangani secara cepat akan berakibat fatal karena berdampak pada fisik dan psikologis lansia gejalanya CRT ? 3 detik, nadi perifer menurun, akral dingin, warna kulit pucat, tugo kulit pucat. Tujuan dari penelitian adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif menggunakan Terapi Rendam Kaki Air Hangat di UPT PSTW Jombang. Metode yang digunakan yaitu desain deskriptif studi kasus dengan metode asuhan keperawatan. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 pasien lansia yang memiliki hipertensi dengan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif, penelitian dilaksanakan selama 7 hari berturut-turut menggunakan intervensi Terapi Rendam Kaki Air Hangat selama ±15 menit. Hasil dari Terapi Rendam Kaki Air Hangat menunjukkan adanya perubahan pada tingkat perfusi perifer tidak efektif pada lansia.  Kesimpulan dan saran Terapi Rendam Kaki Air Hangat dapat diterapkan diwisma   sebagaial ternatif terapi nonfarmakologis untuk melancarkan tingkat perfusi perifer tidak efektif dan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dan Pemberian Terapi Rendam Kaki Air Hangat akan lebih efektif jika dilakukan dalam jangka waktu 7 hari atau lebih.
PENGARUH PARTIKEL MIKROPLASTIK DALAM DARAH TERHADAP KADAR OX-LDL RATTUS NORVEGICUS STRAIN WISTAR Florentia, Marion; Sincihu, Yudhiakuari; Suwasanti, Niluh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24041

Abstract

Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm. Mikroplastik yang tertelan oleh manusia selanjutnya akan memasuki traktus gastrointestinal dan mengalami penyerapan ke dalam aliran darah. Mikroplastik di dalam darah dan organ akan menyebabkan peningkatan produksi Reactive Oxygen Species (ROS) dan stres oksidatif. Salah satu akibat dari peningkatan produksi ROS pada hepar adalah terjadinya oksidasi dari Low Density Lipoprotein (LDL) menjadi Oxidized Low Density Lipoprotein (Ox-LDL). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental post-test only control group design. Hewan coba yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rattus norvegicus Strain Wistar berjenis kelamin jantan sebanyak 30 ekor yang terbagi menjadi 6 kelompok (1 kelompok kontrol dan 5 kelompok eksperimental). Kelompok kontrol hanya diberikan aquabides, kelompok X1 diberikan dosis mikroplastik sebanyak 0,0375 mg/hari, kelompok X2 diberikan 0,075 mg/hari, kelompok X3 diberikan 0,15 mg/hari, kelompok X4 diberikan 0,3 mg/hari, kelompok X5 diberikan 0,6 mg/hari selama 90 hari. Setelah 90 hari, hewan coba diterminasi dan diambil sampel darahnya. Pada penelitian ini dilakukan uji komparasi pada kadar Ox-LDL plasma dengan menggunakan uji Kruskall Wallis dan didapatkan adanya perbedaan yang bermakna dari kadar Ox-LDL plasma antar kelompok dengan nilai P = 0,016. Selanjutnya dilakukan uji korelasi dengan uji Spearman dan didapatkan hubungan yang bermakna antara kadar partikel mikroplastik dalam darah dengan kadar Ox-LDL plasma dengan nilai P = 0,013.
A REVIEW : PENAPISAN FITOKIMIA SIMPLISIA BUNGA TELANG UNTUK IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER Fikayuniar, Lia; Zulfa, Adiva Nafila; Nurlelah, Neni; Nurjanah, Astriani; Nissa, Adinda Khoirun; Haniatin, Khoirul; Andriyani, Novita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24043

Abstract

Penggunaan bunga telang dalam ranah farmasi sudah lama diterapkan karena menunjukkan aktivitas farmakologis yang mencakup sifat antimikroba, antiparasit, antiinflamasi, antioksidan, antidepresan, dan efek antidiabetes. Selain itu, bunga telang juga dapat berpengaruh pada sistem saraf. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi potensi obat dari bunga telang melalui penapisan fitokimia dan karakterisasi simplisia. Metode yang digunakan adalah skrinning fitokimia untuk mengidentifikasi senyawa-senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam simplisia bunga telang secara uji kualitatif. Uji karakterisasi simplisia menggambarkan profil kimia tumbuhan secara menyeluruh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa simplisia bunga telang mengandung senyawa metabolit seperti alkaloid, flavonoid, saponin, kuinon, polifenolat, monoterpenoid dan sesquiterpenoid, serta triterpenoid, dan steroid dalam bunga telang. Temuan ini juga dapat memberikan wawasan penting terkait potensi antioksidan bunga telang, menjadi landasan untuk pengembangan terapi dan pencegahan penyakit lebih lanjut. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan bidang farmasi berbasis tumbuhan dan kesehatan masyarakat.
HUBUNGAN POLA KONSUMSI ZAT BESI, INHIBITOR ZAT BESI, DAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWI DI MTSN BANGKALAN Mardlotillah, Ika Auliya; Sri Sumarmi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24119

Abstract

Anemia adalah kondisi rendahnya kadar  hemoglobin dan hematokrit dalam darah.. Penyebab anemia antara lain defisiensi zat besi, adanya gangguan penyerapan zat besi, pola menstruasi yang tidak normal, adanya penyakiit infeksi, kurang pengetahuan terkait gizi dan anemia, serta ketidakrutinan konsumsi tablet tambah darah. Remaja putri memiliki resiko mengalami anemia karena setiap bulannya mengalami menstruasiTujuan dari penelitian ini adalah untung menganalisis hubungan pola konsumsi sumber zat besi dan inhibitor zat besi, serta konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTsN Bangkalan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah siswi kelas IX MTsN Bangkalan sebesar 59 orang, diambil dengan metode simple random sampling. Data variabel pola konsumsi diambil menggunakan Food Frequency Quitionare dan Food Recall 1x24 jam dan konsumsi tablet tambah darah diambil melalui wawancara dan kuisioner dan kadar hemoglobin melalui pemeriksaan darah menggunakan alat hemoglobinmeter digital. Data dianalisis menggunakan uji korelasi chi square. Hasil uji statistik menyatakan terdapat hubungan antara pola konsumsi inhibitor zat besi (p=0,030) dan konsumsi tablet tambah darah (p=0,000) dengan kejadian anemia dan tidak terdapat hubungan antara pola konsumsi zat besi (p=0,233) dengan kejadian anemia Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi tablet tambah darah dan pola konsumsi sumber inhibitor zat besi dengan anemia.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI TUBERKULOSIS MELALUI PENYULUHAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIKUPA Winova, Virdha Hanggraenie; Atzmardina, Zita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24124

Abstract

Tuberkulosis memiliki tingkat morbiditas dan mortalitas tinggi, merupakan penyakit yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis yang paling sering menyerang pernapasan. Kemenkes mengatakan bahwa terdapat peningkatan kasus pada tahun 2021(397.377 kasus), dibanding tahun 2020 (351.936 kasus) . Tahun 2021–2022 kasus tuberkulosis di Puskesmas Cikupa mengalami peningkatan sebesar 28% dari yang sebelumnya 171 kasus menjadi 219 kasus. Pada Januari-Juni 2023 terdapat total 54 kasus baru tuberkulosis dan selalu masuk ke dalam sepuluh besar penyakit di Puskesmas Cikupa. Tujuan intervensi adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai tuberkulosis dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Identifikasi sumber masalah dilakukan menggunakan paradigma Blum, lalu data dikumpulkan menggunakan  mini survey. Metode non -scoring Delphi digunakan untuk menetukan prioritas masalah, diagram fishbone untuk identifikasi akar penyebab masalah. Intervensi yang dilakukan berupa penyuluhan mengenai tuberkulosis dan gizi seimbang kepada warga Desa Talagasari. Kegiatan dimulai dengan pengisian lembar pre-test, dilanjutkan dengan pemaparan materi tuberkulosis dan gizi seimbang menggunakan media powerpoint , lalu sesi tanya jawab mengenai materi yang masih ingin ditanyakan. Setelah itu, dilanjutkan dengan pengisian lembar post-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta setelah dilakukan penyuluhan. Hasil pre-test dan post-test pada 21 responden menujukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan (P<0.001) dengan mean difference sebesar 16.67 (SD 17.98). Intervensi berupa penyuluhan yang telah dilakukan memberikan hasil yaitu peningkatan antara nilai pre-test dan post-test pada warga Desa Talagasari. Diharapkan interensi tersebut dapat menurunkan kasus tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Cikupa.
DAMPAK MEDIA PORNOGRAFI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI SEKSUAL REMAJA Nurhayati, Nurhayati; Sucipto, Annisa Putri; Syahfitri, Dewi; Mawandri, Dwi; Hasibuan, Nur Cahaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24141

Abstract

Remaja merupakan kelompok rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi. Saat ini ada keinginan besar untuk mencoba dan mempelajari hal-hal baru, yang mendasari maraknya media pornografi. Media pornografi merupakan media yang mengandung unsur seksual dan merupakan permasalahan serius yang dapat mempengaruhi remaja untuk melakukan perilaku seksual berisiko seperti kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, penyakit menular seksual, dan HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami dampak pornografi terhadap konsep seksual remaja serta meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan remaja usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan menggunakan metode penelitian non-eksperimental dan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampel, yaitu apabila jumlah populasi kurang dari 100 orang, maka seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas remaja sebagian besar adalah yang belum pernah berhubungan seks (77,1%) dan yang pernah berhubungan seks (22,9%). Sementara itu, situasi paparan media pornografi menunjukkan (21,3%) pernah terpapar media pornografi, dan 78,7% belum pernah terpapar media pornografi. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Pancur Batu kelas IX minoritas terpapar pornografi baik dari media cetak maupun elektronik, hal ini ditunjukkan dari observasi, pengawasan dan juga kuesioner yang diberikan kepada siswa SMP Negeri 2 Pancur Batu kelas IX.
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU REMAJA PUTRI TENTANG VULVA HYGIENE DI SMP NEGERI 8 SATAP TONDANO Pesik, Natalia; Mautang, Theo W.E; Mamuaja, Prycilia P
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24180

Abstract

Menjaga kebersihan vulva sering diabaikan oleh remaja putri sehingga jamur mudah berkembang biak apabila area organ reproduksinya tidak bersih dan dalam keadaan lembab. Dampak yang terjadi jika remaja putri memiliki perilaku vulva hygiene yang buruk adalah terkena infeksi saluran kemih, keputihan, kanker seviks, kemandulan dan gangguan kesehatan reproduksi lainnya. Vulva hygiene sangat berpengaruh untuk menjaga kebersihan alat reproduksinya karena vulva merupakan organ kelamin bagian luar, secara otomatis kebersihannya akan berpengaruh pada kondisi organ kelamin bagian dalam. Jika vulva hygiene tidak dilakukan dengan baik sejak dini maka infeksi bakteri dari luar dapat masuk ke vagina dan akan menimbulkan masalah kesehatan reproduksi dimasa yang akan datang. Vulva hygiene merupakan suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan organ reproduksi untuk kesejahteraan secara fisik dan psikis. Pengetahuan dan ketrampilan vulva hygiene merupakan salah satu upaya untuk mencegah dan mengontrol infeksi, mencegah kerusakan kulit, meninggalkan kenyamanan serta mempertahankan kebersihan diri. Agar remaja putri dapat melakukan vulva hygiene yang baik, maka perubahan perilaku harus dilakukan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan perilaku remaja putri adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan adalah suatu usaha untuk menyediakan kondisi psikologis dan sasaran agar mereka berperilaku sesuai dengan tuntutan nilai-nilai kesehatan. Pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap perilaku kesehatan sebagai hasil jangka menengah yang akan berpengaruh pada meningkatnya indikator kesehatan pada individu sebagai keluaran (outcame). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap perilaku remaja putri tentang vulva hygiene pada remaja putri di SMP Negeri 8 Satap Tondano. Penelitian ini mengacu pada  pendekatan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain adalah one-group pra-post test design. Sampel penelitian ini adalah seluruh remaja putri SMP Negeri 8 Satap Tondano berjumlah 23 orang, instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik Mean Wilcoxon test. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan terhadap perilaku remaja putri tentang vulva hygiene yaitu 29.35 dan setelah diberikan pendidikan kesehatan terhadap perilaku remaja putri tentang vulva hygiene yaitu 34.35. Ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap perilaku remaja putri tentang vulva hygiene di buktikan dengan uji statitik Wilcoxon Sign. Rank dengan nilai p = 0.000
MANFAAT KENTANG HITAM (COLEUS TUBEROSUS) DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS PUTIH STRAIN WISTAR DEWASA Meldawati, Meldawati; Francesco, Francesco; Fibrini, Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24193

Abstract

Kentang hitam (Coleus tuberosus) merupakan tanaman pangan sumber karbohidrat yang berasal dari Afrika Barat, dengan umbi relatif kecil dan daging umbi berwarna hitam. Selain sebagai sumber karbohidrat, kentang hitam juga mengandung beberapa senyawa bioaktif antara lain senyawa fenol, flavonoid, terpenoid (asam oleanolic, asam ursolat), yang berfungsi sebagai antioksidan dan berfungsi mengatasi diabetes. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian Kentang Hitam (Coleus tuberosus) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada tikus Wistar Diabetes Mellitus. Penelitian ini menggunakan desain true eksperimen dengan kategori The Pretest-Posttest Control Group Design. Pada penelitian ini tikus wistar diinduksi dengan penyuntikan aloksan 64 mg/BB, kemudian dibagi menjadi 10 kelompok berbeda, antara lain: normal, negatif, kentang hitam kulit kukus (KHKK) + aloksan, kentang hitam kulit rebus (KHKR) + aloksan, ubi hitam kukus tanpa kulit (KHTKK) + aloksan, ubi hitam rebus tanpa kulit (KHTKR) + aloksan, aloksan + ubi hitam kulit kukus (KHKK), aloksan + kentang hitam kulit rebus (KHKR), aloksan + ubi hitam kukus tanpa kulit (KHTKK), aloksan + kentang hitam rebus tanpa kulit (KHTKR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter yang diukur pada penelitian ini adalah kadar gula darah tikus wistar. Terjadi penurunan kadar gula darah pada tikus wistar yang diberi kentang hitam. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kentang hitam mempunyai efek antioksidan dalam menurunkan kadar gula darah.