cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK SEFOTAKSIM DAN SEFTRIAKSON PASIEN PNEUMONIA KOMUNITAS PADA BALITA Rahmadini, Tiara; Destiyana AP, Bunga; Lukitasari, Nurraya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27797

Abstract

Pneumonia yaitu infeksi pernafasan akut pada paru-paru yang merupakan penyebab utama kematian pada balita di dunia. Tercatat 740.180 anak di sampai dengan usia lima tahun yang meninggal akibat pneumonia. Analisis farmakoekonomi terkait pelayanan kesehatan metode cost effectiveness analysis (CEA) harus dilakukan untuk menentukan apakah biaya pengobatan tersebut efektif atau tidak. Antibiotik golongan sefalosporin generasi ketiga, sefotaksim dan seftriakson yang digunakan dalam penelitian ini. Ketidakefektifan terapi antibiotik menimbukan dampak yang tidak di ingikan yaitu resistensi terhadap bakteri, berbagai antibiotik yang dapat digunakan sebagai pengobatan pneumonia. Tujuan pada penelitian ini yaitu bagaimana profil penggunaan antibiotik sefotaksim dan seftriakson di RSUD Budhi Asih pada pasien balita yang menderita pneumonia komunitas,terapi yang efektif antara antibiotik sefotaksim dan sefriakson secara biaya di rawat inap RSUD Budhi Asih, pengumpulan data menggunakan observasi secara retrospektif. Data kemudian di analisis menggunakan metode statistika spearman. Perhitungan ACER terhadap biaya rata-rata medis langsung antibiotik sefotaksim yaitu Rp. 9.013.793 sedangkan ACER antbiotik seftriakson Rp.3.748.258 sehingga terapi antibiotik pada pneumonia komunitas balita dengan antibiotik seftriakson lebih hemat biaya dibandingkan sefotaksim. Tidak terdapat hubungan antara biaya medis langsung dengan outcome karena nilai p value yang dihasilkan adalah 0,438 (Ho = diterima).
ANALISIS SPASIO – TEMPORAL KASUS RABIES TAHUN (2018-2022) DI PROVINSI SULAWESI UTARA Mamuko, Keysia M.; Kalesaran, Angela F. C.; Langi, Fima L. F. G.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27808

Abstract

Rabies merupakan penyakit mematikan yang ditularkan dari hewan ke manusia dan menyerang sistem saraf pusat. Tujuan dari peneltian ini untuk mendeskripsikan distribusi kasus rabies dan kasus GHPR secara spasial dan temporal di Provinsi Sulawesi Utara tahun 2018-2022. Desain Penelitian ini adalah studi ekologi, menggunakan populasi wilayah kasus rabies di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi tahun 2018-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan kriteria status daerah tertular ringan sebanyak 10 daerah dan kriteria status daerah tertular bebas terancam sebanyak 5 daerah. Kabupaten Minahasa merupakan wilayah terbanyak kasus GHPR dengan penggolongan >1300 kasus sejak 5 tahun terakhir. Terdapat 1 kabupaten yang memiliki kasus rabies tertinggi pada tahun 2019 dan untuk tahunan tertinggi di tahun 2018-2019. Untuk kasus GHPR terdapat 1 kabupaten tertinggi di tahun 2019 dan untuk tahunan tertinggi di tahun 2019. Daerah dengan kasus rabies tertinggi selama tahun 2018-2022 yaitu Kabupaten Minahasa Selatan dengan total kasus 17 dan kasus rabies tahunan tertinggi di temukan di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada tahun 2019. Daerah dengan kasus GHPR tertinggi selama tahun 2018-2022 yaitu Kabupaten Minahasa dengan total kasus 5821 dan kasus GHPR tahunan tertinggi di temukan di Kabupaten Minahasa pada tahun 2019. Dalam kurun waktu 2018-2022 kasus rabies terbanyak di Sulawesi Utara ditemukan pada tahun 2018 dan 2019 dan kasus GHPR terbanyak di Provinsi Sulawesi Utara ditemukan pada tahun 2019.
BODY IMAGE, PERILAKU MAKAN, DAN STATUS GIZI REMAJA DI SMA NEGERI 9 KOTA PEKANBARU Apriyani, Mia; Aulawi, Tahrir; Syuryadi, Novfitri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27822

Abstract

Masalah gizi kurang dan gizi lebih merupakan permasalahan gizi yang masih sering terjadi pada remaja terutama remaja putri. Ada banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya permasalahan gizi pada remaja diantaranya perilaku makan dan body image. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara body image dan perilaku makan dengan status gizi remaja putri di SMAN 9 Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2023. Metode penelitian yang digunakan berupa cross sectional study. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 74 remaja putri kelas XI. Kriteria inklusi yang diterapkan adalah remaja putri kelas XI dan tidak melakukan diet tertentu. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner BSQ-34 untuk melihat variabel body image, kuesioner dutch eating behavior questionnaire untuk melihat perilaku makan, dan pengukuran antropometri untuk melihat status gizi responden. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa lebih dari separuh responden memiliki body image positif (72%) namun masih terdapat responden dengan body image negatif (28%), perilaku makan responden dalam kategori cukup (58%) dan status gizi normal (64%). Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara body image dengan status gizi (p=0,378) dan antara perilaku makan dengan status gizi remaja di SMAN 9 Kota Pekanbaru (p=0,605). Tidak terdapat hubungan antara body image dan perilaku makan dengan status gizi remaja putri SMAN 9 Kota Pekanbaru.
PEMANFAATAN KEKAYAAN HUTAN SEBAGAI TERAPI PENYEMBUHAN TERHADAP MASALAH KESEHATAN PADA SUKU ANAK DALAM (SAD) Listautin, Listautin; Nengsih, Novida; Harahap, Herlina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27823

Abstract

Mencari makan dan beraktifitas di dalam hutan merupakan aktifitas Keseharian yang dilakukan oleh Suku Anak Dalam (SAD)  sehingga Komunitas ini sering memanfaatkan tanaman hutan sebagai obat penolong pertama pada masalah Kesehatan yang di alami. Suku Anak Dalam (SAD) lebih memilih menggunakan ramuan tradisional sebagai terapi pengobatan yang biasa di sebut Nenek Puyang oleh daripada mengunjungi fasilitas Kesehatan yang cukup jauh. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan kekayaan hutan sebagai terapi penyembuhan terhadap masalah kesehatan Jenis penelitian ini adalah Kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview). Jumlah sampel 8 responden yang di ambil dengan snowball sampling. Penelitian di laksanakan di Desa Bukit Suban Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi Desember 2022. Analisis pengelolaan data di interprestasikan dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian yaitu pengolahan tanaman hasil hutan yang di laksanakan oleh Suku Anak Dalam (SAD) masih sangat sederhana dan alami. Dan adanya temuan obat dari hasil hutan yang di anggap sebagai obat yang komunitas percayakan. Akan tetapi manfaat obat tersebut tidak sesuai dengan hasil penelitian baik penelitian yang ada di Provinsi Jambi atau penelitian-penelitian hasil alam liar. Obat yang di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh komunitas dalam upaya mengobati atau mencegah masalah kesehatanmasih sangat alami dan mengandung unsur budaya. Temuan obat yang di gunakan tidak sesuai dengan penelitan atau literatur seperti buah jernang, umbut bayas dan siluk.
GAMBARAN TINGKAT STRESS AKADEMIK MAHASISWA YANG BEKERJA PARUH WAKTU DI UNIVERSITAS X Khadijah, Siti; Dhanty, Keysha Febri; Sambas, Rizka Aulia; Salianto, Salianto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27834

Abstract

Mahasiswa sering kali bekerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan finansial atau mendapatkan pengalaman kerja. Namun, bekerja paruh waktu di samping studi membuat mahasiswa sulit untuk membagikan waktu antara pekerjaan dengan tugas kuliah sehinnda dapat menimbulkan stres akademik bagi mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas X berjumlah 30 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling, di mana seluruh data dari populasi yang memenuhi kriteria eksklusi, yaitu mahasiswa Universitas X yang bekerja paruh waktu, akan diambil sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan adalah angket yang berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai stres akademik pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stress akademik mahasiswa terbagi menjadi 3 yaitu ringan sebanyak 5 orang (16%), sedang sebanyak 16 orang (52%), dan berat sebanyak 10 orang (32%). Kesimpulan dari penelitian adalah mahasiswa yang kuliah sambil bekerja cenderung mengalami stres akademik sedang hingga tinggi akibat beban ganda antara kuliah dan pekerjaan. Beban ganda antara kuliah dan pekerjaan dapat menyebabkan mahasiswa kelelahan, prestasi akademik menurun, kelulusan tertunda, bahkan dikeluarkan dari kampus karena lebih memprioritaskan pekerjaan daripada kuliah. Salah satu alasan mahasiswa kuliah sambil kerja adalah faktor finansial, yaitu untuk mendapatkan penghasilan guna membiayai kuliah dan kebutuhan sehari-hari, serta tidak membebankan keluarga. Alasan lainnya yaitu guna mengisi waktu kosong, mencari pengalaman, menyalurkan hobi, dan hidup mandiri.
ANALISIS REPUTASI RUMAH SAKIT MELALUI KUALITAS PELAYANAN DENGAN PENDEKATAN TERRA DAN KEPUASAN PASIEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI SURVEI DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING) Biantara, Irgi; Mulyani, Sri Rochani; Syahidin, Rukhiyat; Paramarta, Vip; Wirawan, Chevie
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27841

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan ini menjadi faktor penting dan menjadi salah satu kunci keunggulan kompetitif dalam peningkatan mutu pelayanan serta kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan, kepuasan pasien dan reputasi Rumah Sakit pada Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis verifikatif menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian analisis deskriptif terhadap kualitas pelayanan, kepuasan pasien dan reputasi Rumah Sakit, responden memberikan penilaian baik menuju sangat baik, masih ditemukan beberapa kekurangan yang harus diperhatikan untuk diperbaiki. Sedangkan hasil penelitian verifikatif, model analisis jalur menunjukkan nilai koefisien jalur antar variabel bernilai positif dan nilai koefisien jalur pengaruh tidak langsung lebih besar dari pengaruh langsung (60,6%>41,4%), artinya variabel kepuasan pasien sebagai variabel intervening mampu memediasi kualitas pelayanan dengan reputasi Rumah Sakit. Hasil   hipotesis statistik untuk uji-t (parsial), kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, kualitas pelayanan  berpengaruh positif terhadap reputasi Rumah Sakit, secara langsung kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap reputasi Rumah Sakit,  dan secara tidak langsung kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap reputasi Rumah Sakit melalui kepuasan pasien, hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan adanya implikasi variabel kualitas pelayanan dan variabel kepuasan pasien terhadap reputasi Rumah Sakit.
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DBD PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH Rizki, Laila; Ali Amin, Fauzi; Hasnur, Hanifah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.27849

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue merupakan salah satu penyakit menular dan penyakit yang menyumbang angka kematian hingga saat ini. Kasus DBD secara nasional, provinsi, maupun kabupaten cenderung berfluktuaktif. Salah satu cara efektif untuk mencegah dan mengatasi DBD adalah melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Namun, saat ini inplementasi PSN di masyarakat masih belum optimal, sehingga menyebabkan penyebaran nyamuk Aedes Aegypti semakin meluas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan tindakan pemberantasan sarang nyamuk DBD di masyarakat.Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Ulee Kareng sebanyak 7.604 KK. Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin sebanyak 98 KK. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 6 s/d 20 Desember 2023 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-square dengan program komputer SPSS 25. Hasil penelitian berdasarkan analisis univariat menunjukkan responden yang memiliki umur dewasa (19-44) tahun 67,3%, pendidikan menengah 55,1%, pekerjaan IRT 79,6%, tindakan PSN DBD tidak melakukan 56,1%, pengetahuan kurang baik 52,0%, sikap negatif 53,1%, ketersediaan informasi tersedia 61,2%, peran petugas kesehatan berperan 61,2 %. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p = 0,003 ; RP = 2,026 ; Cl 95% = 1,246 – 3,293), sikap (p = 0,005; RP = 1,908 ; Cl 95% = 1,187 – 3,065), ketersediaan informasi (p = 0,005; RP = 2,090 ; Cl 95% = 1,171 – 3,730), dan petugas kesehatan (p = 0,002; RP = 2,291 ; Cl 95% = 1,244 – 3,730) dengan tindakan PSN DBD. Diharapkan bagi tenaga kesehatan melakukan kunjungan rumah ke rumah secara berkala memberikan informasi dan penyuluhan mengenai PSN serta mendorong masyarakat untuk berpatisipasi dalam segala kegiatan PSN DBD.
FORMULASI SEDIAAN BLUSH ON POWDER DARI EKSTRAK BUAH BUNI (ANTIDESMA BUNIUS L. SPRENG) Pramudia, Cindy; Hanifa, Nisa Isneni; Ridwan, Sucilawaty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27867

Abstract

Cl 15850 adalah salah satu pewarna sintetis warna orange kemerahan yang digunakan pada kosmetik namun limbah dari proses produksinya memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Menyadari akan kekurangan tersebut, maka pewarna alami semakin dibutuhkan. Buah buni merupakan tanaman tropis yang mengandung antosianin yang dapat menjadi alternatif pengganti pewarna sintetis. Sediaan kosmetik yang bergantung dengan pewarna salah satunya adalah blush on, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak buah buni (Antidesma bunius L. Spreng) pada sifat fisik dan uji iritasi sediaan blush on powder, menentukan formula dengan nilai kesukaan tertinggi serta menentukan formula yang paling stabil. Buah buni diekstraksi dengan metode sonikasi. Metode pembuatan blush on powder yaitu dengan mencampurkan ekstrak buah buni dengan zat tambahan sesuai formula dan dihaluskan menggunakan ayakan mesh No.140. Sediaan kemudian dilakukan uji sifat fisik, uji iritasi, uji kesukaan, dan uji stabilitas. Data yang didapat dari pengujiaan sediaan blush on powder terdiri dari data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif diuji menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh konsentrasi ekstrak buah buni pada uji organoleptis, uji pH, uji daya lekat dan uji poles, sedangkan tidak ada pengaruh konsentrasi ekstrak buah buni pada uji ukuran partikel, uji iritasi dan uji homogenitas. Pada uji kesukaan menunjukkan bahwa F1 dengan konsentrasi ekstrak 10% merupakan sediaan yang memiliki nilai kesukaan tertinggi yaitu 75% dan pada uji stabilitas menunjukkan F1 merupakan sediaan yang paling stabil.
STUDY CASE LITERATURE REVIEW (SCLR) PENGARUH SENAM KEGEL DAN PEMBERIAN PUTIH TELUR REBUS TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POSTPARTUM DI PUSKESMAS CIKEUSIK KECAMATAN CIKEUSIK KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2023 Rumi, Rumi; Sugesti, Retno; Syarah, Maryam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27881

Abstract

Robek Jalan lahir merupakan penyebab kedua perdarahan postpartum. Luka Jalan lahir biasanya ringan tetapi terkadang terjadi luka yang luas berbahaya. Akibat, biasanya terjadi luka pada vulva di sekitar introitus vagina yang biasanya tidak terlalu dalam, tapi terkadang bisa terjadi pengeluaran yang berlebihan. Berdasarkan data UNICEF tahun 2017 disebutkan bahwa kejadian komplikasi yang berhubungan dengan rupture perineum yang menyebabkan mortality rate di dunia tercatat mencapai 21,1 juta kasus, sedangkan di Asia Tenggara sendiri jumlahnya yang tercatat mencapai 16,3 juta kasus (UNICEF,2019). Prevalensi ibu bersalin yang mengalami rupture perineum di Indonesia pada golongan umur 25-30 tahun yaitu 24% sedangkan pada ibu bersalin usia 32-39 tahun sebesar 62%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam kegel dan pemberian putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum di puskesmas Cikeusik Kabupaten Pandeglang Banten Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus dengan pendekatan eksperimen dan sampel yang digunakan adalah ibu postpartum yang mengalami ruptur perineum grade 2. Ada pengaruh senam kegel terhadap penyembuhan luka perineum Responden 1 diberikan intervensi pemberian Senam kegel peyembuhan luka perinemum  baik dan cepat., Responden 2 diberikan intervensi pemberian putih telur rebus untuk penyembuhan luka perineum baik dan cepat. Terdapat kesesuaian apa yang diberikan  senam kegel dan  pemberian putih telur rebus pada ibu postpartum.
ANALISIS UNSUR MANAJEMEN DALAM PENGELOLAAN BERKAS REKAM MEDIS Arumi, Cindy Kartika Sari; Sinta, Niska Salsiani; Nurshamsul, Mariyanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27883

Abstract

Dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan berkas rekam medis yang baik maka dibutuhkan sistem manajemen yang baik, dimana tercermin dari terlaksananya fungsi manajemen dengan didukung oleh unsur-unsur manajemen yaitu manusia (man), bahan (material), mesin (machine), metode (method) dan uang (money). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan mengetahui upaya-upaya terkait unsur manajemen dalam pengelolaan berkas rekam medis di Puskesmas Betoambari Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala instalasi rekam medis dan 2 orang petugas rekam medis serta seorang kepala puskesmas sebagai informan triangulasi. Teknik pengambilan data yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi.  Berdasarkan unsur man petugas di Puskesmas Betoambari berjumlah 5 orang dan sebagian belum pernah mengikuti seminar/pelatihan khusus, berdasarkan unsur material dan machine ketersediaan bahan dan alat penunjang di unit rekam medis cukup memadai, berdasarkan unsur method setiap kegiatan pengelolaan berkas rekam medis yang ada di Puskesmas Betoambari mengikuti SOP yang ada, berdasarkan unsur money pengalokasian anggaran dana untuk pemenuhan kebutuhan sarana prasarana telah terpenuhi, namun untuk pengalokasian dana untuk seminar atau pelatihan khusus SDM belum terlaksana.