cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS DETERMINAN KEPATUHAN PERAWAT TERHADAP STANDARD PRECAUTIONS DI RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW MAHARANI, AYUNDA REGINA; Dhamanti, Inge
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42564

Abstract

Tenaga kesehatan, termasuk perawat sebagai individu yang memberikan perawatan di rumah sakit berisiko tinggi terhadap paparan penyakit serta dapat berpotensi sebagai carrier penyakit kepada pasien. Standard Precautions merupakan standar minimal sebagai upaya untuk mencegah HAIs. Namun, pada praktiknya, penerapan prosedur ini masih sering kurang optimal. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi perawat dalam menerapkan Standard Precautions. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mencari artikel melalui 2 database yaitu PubMed dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang didesain dengan PCC. Kata kunci yang digunakan yaitu Nurses OR “Registered Nurses” OR “Nursing Personnel” AND “Compliance with Standard Precautions” OR “Adherence to Standard Precautions” AND Hospital OR Healthcare. Penyaringan artikel menggunakan panduan PRISMA. Hasil dibahas menggunakan modifikasi teori Kelman 1986 oleh Hariyanto (2019). Berdasarkan metode yang digunakan didapatkan 8 artikel yang relevan. Tinjauan terhadap artikel-artikel tersebut mengungkap bahwa kepatuhan perawat dalam menerapkan Standard Precautions dipengaruhi oleh tiga faktor utama. Faktor individu meliputi pengetahuan, sikap, pendidikan, pengalaman, usia, karir profesi, dan efikasi diri. Faktor perilaku berkaitan dengan kesadaran perawat dalam menjalankan prosedur Standard Precautions. Sementara itu, faktor organisasi mencakup budaya organisasi, pelatihan, supervisi, dukungan yang, serta ketersediaan sarana dan fasilitas. Ketiga determinan tersebut perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui kepatuhan perawat terhadap Standard Precautions.
ANALISIS FAKTOR UPAYA PENCEGAHAN INSIDEN PASIEN JATUH DI RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW Reza Putri, Melinda Arta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42569

Abstract

Keselamatan pasien telah menjadi fokus utama dalam dunia kesehatan selama beberapa dekade terakhir. Seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu kedokteran, harapan dan tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan juga semakin tinggi. Namun, terjadinya insiden pasien jatuh yang terjadi di fasilitas kesehatan tidak hanya berdampak pada cedera, namun juga lama perawatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor upaya pencegahan insiden pasien jatuh di rumah sakit. Penelitian menggunakan metode literature review. Penelusuran literatur bersumber dari database literatur PubMed, Garuda, dan Google Scholar pada lima tahun terakhir, yaitu tahun 2020-2024 dengan menggunakan kata kunci: "falls prevention” OR ”patient falls factor” AND “strategy” AND ”patient safety” AND “hospital”. Total artikel yang terpilih sebanyak 8 artikel memenuhi kriteria inklusi. Penelitian berdasarkan teori perilaku oleh Lawrence Green, yaitu faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor pendorong pada upaya pencegahan kejadian insiden pasien jatuh. Berdasarkan hasil bahwa faktor yang banyak mempengaruhi adalah faktor sikap, pengetahuan, beban kerja, pengalaman, kepemimpinan atau supervisi, standar operasional prosedur atau kebijakan, pelatihan, dan motivasi. Faktor tersebut mempengaruhi efektivitas upaya pencegahan pasien jatuh di fasilitas kesehatan. Faktor upaya pencegahan berkaitan dengan teori perilaku sehingga memiliki peran penting dalam pencegahan insiden pasien jatuh di rumah sakit. Sehingga teori tersebut dapat diimplementasikan secara tepat untuk mencapai keefektifan dan keefisienan suatu organisasi.
TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA SIMRS DI RS LAVALETTE MALANG MENGGUNAKAN METODE EUCS Nabila, Assiva Putri; Rusdi, Achmad Jaelani; Ma’ruf, Agus Syukron
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42575

Abstract

RS Lavalette Malang telah menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) sebagai sarana informasi antara unit pelayanan. Sistem ini juga berfungsi untuk mengelola data dan informasi pasien guna mendukung pengambilan keputusan rumah sakit, akan tetapi terdapat permasalahan yang ditemukan seperti banyak pengguna kesulitan beradaptasi dengan sistem baru ini. Selain itu, masalah teknis seperti error sistem yang mengganggu alur kerja dan memengaruhi pelayanan kepada pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna SIMRS di RS Lavalette Malang. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 45 karyawan pengguna SIMRS yang dipilih menggunakan teknik random sampling di RS Lavalette Malang. Penelitian ini menggunakan variabel tunggal, yaitu tingkat kepuasan pengguna SIMRS yang diukur menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif berdasarkan lima indikator EUCS, yaitu content (isi), accuracy (keakuratan), format (tampilan), ease of use (kemudahan pengguna), dan timeliness (ketepatan waktu). Hasil penelitian menunjukkan nilai mean kepuasan pengguna dari indikator content sebesar 4.03, indikator accuracy sebesar 4.13, indikator format sebesar 4.00, indikator ease of use sebesar 4.00, indikator timeliness sebesar 3.96. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengguna SIMRS berada pada kriteria “puas”. Saran yang dapat diberikan pada penelitian ini yaitu diperlukan optimalisasi sistem dan peningkatan sistem teknologi untuk mengatasi kendala kecepatan pada SIMRS, agar sistem dapat beroperasi lebih responsif dan meningkatkan efisiensi pelayanan.  
TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS DALAM PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN RS LAVALETTE MALANG Ananda, Aurelia Rizky; Ikawati, Fita Rusdian; Ma’ruf, Agus Syukron
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42576

Abstract

Perkembangan teknologi dalam layanan kesehatan mendorong BPJS Kesehatan untuk mengembangkan layanan digital melalui aplikasi Mobile JKN, yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan aksebilitas layanan kesehatan bagi peserta, akan tetapi terdapat permasalahan yang ditemukan seperti banyak pengguna mengalami kesulitan dan masalah teknik error dalam menggunakan aplikasi mobile JKN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap penggunaan Aplikasi Mobile JKN di unit rawat jalan RS Lavalatte Malang, menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 100 orang. Variabel tunggal penelitian adalah tingkat kepuasan pasien terhadap aplikasi Mobile JKN yang diukur dengan metode EUCS. Penelitian ini diambil di unit rawat jalan RS Lavalatte Malang dengan cara membagikan kuesioner secara google form. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif berdasarkan lima indikator EUCS, yaitu content (isi), accuracy (keakuratan), format (tampilan), ease of use (kemudahan pengguna), dan timeliness (ketepatan waktu). Hasil penelitian menunjukkan nilai mean kepuasan pengguna dari aspek content sebesar 4.0, aspek accuracy sebesar 3.88, aspek format sebesar 4.09, aspek ease of use sebesar 4.12, aspek timeliness sebesar 4.02. Berdasarkan hasil deskriptif dapat disimpulkan bahwa bahwa mayoritas pengguna SIMRS berada pada kriteria “puas”. Saran yang dapat diberikan pada penelitian ini yaitu diperlukan perbaikan teknis untuk meningkatkan keandalan sistem dan mengoptimalkan fungsionalitas aplikasi guna meningkatkan kepuasan pengguna.
ANALISIS KELENGKAPAN FORMULIR RINGKASAN MASUK DAN KELUAR RAWAT INAP NON BEDAH DI RUMAH SAKIT X Indira, Zahrasita Nur; Taharah, Dena; Damayanti, Rifka Oktavia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42579

Abstract

Rekam mediscyang tidak lengkap akan berpengaruh padaakeakuratan dari aspek legal dan isi rekam medis, salah satunya pada bagian formulir ringkasan masuk dan keluar rawat inap. Pelayanan rawat inap merupakan pelayanan kepada pasien yang masuk ke rumah sakit dan menggunakan tempat tidur untuk’keperluan observasi, diagnosis, terapi yang diberikan, rehabilitasi medik dan penunjang medik lainnya. Formulir ringkasan masuk dan keluar merupakan bagian yang diabadikan dan memiliki nilai guna serta tidak dimusnahkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui presentase dan nilai kelengkapan rekam medis rawat inap pada formulir ringkasan masuk dan keluar di rumah sakit umum. Metode penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data pasien pada setiap bulannya di bagian pendaftaran rawat inap. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu rumah sakit umum yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas pada tahun 2024. Hasil penelitian ini didapatkan ketidaklengkapan pada bagian diagnosa sementara, keluarga terdekat dan penanggung jawab pembayaran, riwayat rawat inap, pelayanan (prioritas pelayanan dan jenis pelayanan) dan pada identitas sosial. Simpulan dari penelitian ini adalah formulir hampir sepenuhnya berisikan aspek penting seperti identitas pasien, laporan penting dan autentifikasi, sehingga wajib diisi secara lengkap, tetapi dalam hal ini masih terdapat formulir yang  tidak lengkap seperti pada laporan penting, yang mana kelengkapan diperlukan untuk meningkatkan mutu rekam medis dan digunakan untuk kepentingan administrasi lainnya.
PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DI BALAI PEMASYARAKATAN KLAS II KOTA MADIUN DALAM MENDAMPINGI ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM MELALUI PENDEKATAN DIVERSI Qoni'ah, Qoni'ah; Supriyadi, Supriyadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42580

Abstract

Fenomena anak berhadapan dengan hukum, merupakan sebuah ironi yang pada akhir-akhir ini marak terjadi kasus kriminal yang melibatkan anak dibawah umur. Di Madiun sendiri pada tahun 2022 terdapat kenaikan kasus kriminal yang melibatkan anak dibawah umur, sehingga anak menjalani proses hukum formal. Indonesia sendiri memiliki Sistem Peradilan Pidana Anak melalui Undang- Undang No.11 Tahun 2012. Tujuan penelitian ini ialah untuk menggambarkan praktik peran pembimbing kemasyarakatan Bappas Klas Il Madiun yang mendampingi anak berhadapan dengan hukum yang menggunakan pendekatan diversi. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, penggalian data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembimbing kemasyarakatan Bappas Klas II Madiun, menjalankan peran sebagai mediator yakni mempertemukan antara pihak pelaku dan korban untuk membicarakan secara detail kejadian, dan bertujuan mencari upaya penyelesaian secara kekeluargaan, pembimbing juga menjalankan peran sebagai negosiator ketika anak menjalani proses peradilan, dan pembimbing juga berperan dalam pendampingan psikologis anak untuk melakukan perubahan perilaku individu. Upaya mediasi yang dilakukan oleh pembimbing masyarakat Bappas Klas II Madiun belum membuahkan hasil mengingat, belum adanya pelibatan tokoh masyarakat dalam melakukan mediasi.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN RESILIENSI PADA PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUD ABDUL MOELOEK Iswari, Meilia Ratna; Surmiasih, Surmiasih; Kameliawati, Feri; Kumalasari, Desi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42586

Abstract

Data WHO menunjukkan kasus kanker global mencapai 20 juta dengan 9,7 juta kematian (2023). Di Indonesia, prevalensi kanker tertinggi terdapat di D.I. Yogyakarta (3,6%), sedangkan Provinsi Lampung sebesar 1,2%. Di RSUD Abdul Moeloek, pasien kanker meningkat signifikan, terutama pada kasus kanker payudara dan serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara mekanisme koping dan resiliensi pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RSUD Abdul Moeloek pada tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah  kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 93 pasien  dengan teknik pengambilan sampel purposivel sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner berbeda dari The Devaluation of Consumer Families Scale (DCFS) dan Family Resilience Assesment Scale (FRAS) oleh Walsh. Analisa data pada penelitian ini secara univariat dan bivariat (uji gamma) serta dilakukan uji etik di RSUD Abdul Moeloek. Hasil penelitian diketahui sebagian besar responden dengan koping tinggi yaitu sebanyak 71 (76,3%) responden, resiliensi pasien cukup yaitu sebesar 57 (61,3%) responden. Ada hubungan mekanisme koping dengan resiliensi pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi (p-value = 0,002). Saran bagi rumah sakit menambahkan sesi konseling rutin dan kelompok dukungan emosional untuk pasien kanker. Rumah sakit juga perlu menyediakan pelatihan koping dan resiliensi, serta melibatkan keluarga dalam proses pengobatan. Pasien disarankan untuk mengikuti program dukungan psikososial, memanfaatkan konseling keluarga, dan mengadopsi teknik relaksasi untuk meningkatkan koping dan resiliensi.
DETERMINAN PERSONAL HYGIENE PENJAJA MAKANAN SEKOLAH DASAR : STUDI DI WILAYAH PUSKESMAS PEMANCUNGAN Handiny, Febry; Hasnah, Fadhilatul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42588

Abstract

Makanan jajanan sekolah dasar memiliki potensi risiko terhadap kesehatan anak-anak karena seringkali tidak memenuhi standar kebersihan. Perilaku personal hygiene penjaja makanan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi anak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku personal hygiene penjaja makanan di sekolah dasar wilayah Puskesmas Pemancungan. Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study dengan pendekatan deskriptif analitik. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling dari 51 penjaja makanan. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk variabel independen (pengetahuan, sikap, sarana prasarana, dan peran petugas kesehatan) dan lembar observasi untuk variabel dependen (perilaku personal hygiene). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 58% penjaja memiliki perilaku personal hygiene yang kurang baik, 56,9% memiliki tingkat pengetahuan yang kurang baik, dan 76,4% memiliki sikap negatif. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,011), sikap (p=0,032), sarana prasarana (p=0,040), dan peran petugas kesehatan (p=0,001) dengan perilaku personal hygiene penjaja makanan. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan edukasi, penyediaan sarana yang memadai, dan peran aktif petugas kesehatan untuk memperbaiki perilaku personal hygiene penjaja makanan di sekolah dasar.
DAMPAK POSITIF FITOKIMIA ANTOSIANIN TERHADAP RISIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR : LITERATURE REVIEW Widayani, Soraya Tri; Atmaka, Dominikus Raditya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42598

Abstract

Penyakit kardiovaskular saat ini telah menjadi salah satu penyebab kematian utama yang ada di dunia. Faktor risiko penyebab penyakit kardiovaskular antara lain, faktor usia, jenis kelamin, genetik atau riwayat keluarga, ras, merokok, diabetes melitus, kurangnya aktivitas fisik, serta faktor risiko lipid. Stres oksidatif juga bisa memicu terjadinya penyakit kardiovaskular. Stres oksidatif bisa diperbaiki dengan pemberian antioksidan, salah satunya flavonoid. Salah satu jenis flavonoid adalah antosianin yang diduga dapat mencegah terjadinya disfungsi endotel serta pembentukan aterosklerosis yang menjadi faktor risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini menggunakan desain literature review dengan menggunakan PubMed dan Science Direct sebagai data base untuk mencari artikel. . Pencarian artikel ditulis dalam bahasa inggris dengan menggunakan kata kunci “anthocyanin / antosianin” dan/atau “cardiovascular / kardiovaskular”.Jumlah artikel yang teridentifikasi adalah 12.067 artikel dengan 805 artikel berasal dari PubMed dan 11.262 lainnya berasal dari Science Direct. Setelah meninjau artikel dan menganalisis kesesuaian dengan kebutuhan penelitian, terdapat lima artikel yang cocok untuk diulas. Berdasarkan lima artikel yang telah diulas dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan dosis serta durasi waktu tertentu, mengonsumsi antosianin yang merupakan salah satu golongan fitokimia jenis flavonoid dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit kardiovaskular dengan mengurangi terjadinya disfungsi endotel, pembentukan aterosklerosis. kekakuan arteri, serta mengurangi proses inflamasi dan dislipidemia..
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECENDERUNGAN PILIHAN PASIEN PADA PELAYANAN RAWAT JALAN RS X PEKANBARU dewi, Syamriana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42602

Abstract

Guna meningkatkan pelayanan pasien maka Rumah Sakit harus mampu menampilkan dan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan bermutu sehingga mampu memberikan kepuasan pasien  Mutu pelayanan yang baik akan memberikan kepuasan pada pelanggan dan pelanggan akan memanfaatkan ulang dan merekomendasikan pelayanan kesehatan tersebut pada orang di sekitarnya  Sehingga mempengaruhi Preferensi pasien yang nantinya akan mempengaruhi konsumen dalam memilih pelayanan yang diberikan Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis faktor yang mempengaruhi kecenderungan pilihan pasien pada pelayanan rawat jalan RS X Pekanbaru  Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross sectional  Populasi dalam  penelitian  ini  yaitu 2 649, sampel penelitian  ini  sebanyak  93  Data dianalisis menggunakan  teknik analisis univariat, bivariat dan  multivariat  Penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kecenderungan pilihan pasien pada pelayanan rawat jalan RS X adalah Persepsi pasien (0,014<0,05), Pekerjaan (0,002<0,05), Pendapatan (0,014<0,05) dan Jarak (0,021<0,05) dan faktor yang tidak memiliki hubungan adalah Pendidikan (0,184>0,05)  Berdasarkan hasis analisis multivariat diketahui variabel yang paling dominan yaitu Persepsi Pasien dengan nilai  exp  (B)  sebesar  31,520 kali  lebih  berpengaruh  terhadap  Kecenderungan pilihan pasien  Terdapat hubungan antara faktor persepsi pasien, faktor pekerjaan, faktor pendapatan dan faktor jarak terhadap kecenderungan pilihan pasien pada pelayanan rawat jalan, tidak terdapat hubungan antara daktor pendidikan dengan kecenderungan pilihan pasien dan terdapat pengaruh yang paling dominan dengan kecenderungan pilihan pasien pada pelayanan rawat jalan di RS X Pekanbaru yaitu faktor Persepsi Pasien.