cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
GAMBARAN PELAYANAN PENDAFTARAN ONLINE PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT BHIRAWA BHAKTI MALANG Umar Yasin, rana zakaria; Rusdi, Achmad Jaelani; Afifah, Lilik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42515

Abstract

Pelayanan pendaftaran online rawat jalan adalah pendaftaran tidak langsung yang menggunakan sistem web yang memungkinkan pasien untuk menerima informasi tentang poliklinik, jadwal, waktu latihan, dan nomor antrian dari dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa deskripsi layanan pendaftaran online untuk pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bhirawa Bhakti Malang. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah pendaftaran online dan sistem pendaftaran online, dan bagaimana hambatan hambatan yang dapat timbul dari hambatan selama proses pendaftaran diterima dan dipahami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan pengamatan langsung di Rumah Sakit Bhirawa Bhakti Malang. Prosedur pendaftaran online dan sistem pendaftaran online dianalisis untuk mengenali tingkat efektivitas pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pendaftaran online untuk pasien dipahami dan dipahami. Rumah Sakit Bhirawa Bhakti Malang juga menawarkan layanan pelanggan untuk membantu pasien yang memiliki masalah dengan proses pendaftaran atau memiliki pertanyaan tentang pendaftaran online. Namun, ada beberapa hambatan untuk pendaftaran online. Singkatnya, pendaftaran online di Rumah Sakit Bhirawa Bhakti Malang sudah cukup, tetapi masih ada beberapa faktor yang dapat menghambat proses yang lancar, terutama untuk pasien yang paham.
GAMBARAN PENCATATAN DAN PELAPORAN DI RUMAH SAKIT BAPTIS BATU Alsadiana, Bella Chalista; Ikawati, Fita Rusdian; Ma’ruf, Agus Syukron
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42516

Abstract

Pencatatan dan pelaporan statistik di rumah sakit merupakan bagian penting dalam mendukung pengambilan keputusan manajemen serta evaluasi layanan kesehatan. Namun, kesalahan pencatatan sensus harian menyebabkan keterlambatan dalam rekapitulasi data, yang berdampak pada penyusunan laporan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pencatatan  dan pelaporan statistik di Rumah Sakit Baptis Batu khususnya terkait sensus harian rawat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap kepala rekam medis, petugas pelaporan dan petugas bangsal rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pencatatan masih dilakukan secara manual menggunakan lembar kertas, yang berisiko menimbulkan kesalahan dan keterlambatan dalam rekapitulasi data.Rekapitulasi dilakukan dengan mencocokkan data manual dengan input dalam Excel untuk memastikan konsistensi laporan. Selain itu, laporan statistik rumah sakit disusun berdasarkan indikator kinerja seperti Bed Occupancy Rate (BOR), Length of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI), Bed Turn Over (BTO), Gross Death Rate (GDR), dan Net Death Rate (NDR). Meskipun rumah sakit telah memiliki prosedur operasional standar (SOP), sistem manual masih menjadi kendala dalam efektivitas pelaporan. Oleh karena itu, diperlukan digitalisasi dalam proses pencatatan dan pelaporan untuk meningkatkan akurasi serta efisiensi dalam pengolahan data rumah sakit.
HUBUNGAN TENTANG TINGKAT PENGETAHUAN ANEMIA DENGAN POLA MAKAN PADA SISWI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI SMAN 2 SUKOHARJO Fatiha, Annisa Nur; Supratman, Supratman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42523

Abstract

Remaja putri sering mengalami pola makan yang kurang sehat, yang dapat meningkatkan risiko anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan anatara tingkat pengetahuan anemia dengan pola makan pada siswi SMA di SMAN 2 Sukoharjo. Sejumlah remaja perempuan yang menderita anemia, di pengaruhi oleh pola makan yang kurang sehat, seperti konsumsi makanan junk food dan makanan yang kurang gizi. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dan teknik cross-sectional. Sampel random proporsional dari 98 siswa SMAN 2 Sukoharjo adalah populasi. Tingkat pengetahuan tentang anemia (variabel bebas) dan pola makan (variabel terikat) adalah dua variabel yang diteliti. Teknik pengumpulan data dengan instrumen kuesioner tingkat pengetahuan anemia dengan hasil uji validitas reliabilitas Cornbach’s alpha 0,83. Instrumen FFQ yang digunakan dalam penelitian ini merupakan instrumen standar dan telah dipatenkan. Uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memeliki pengetahuan tentang anemia dalam kategori sedang dan pola makan mereka dikategorikan sebagai sedang. Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan anemia siswi dan pola makan mereka (p-value = 0,551). Pola makan remaja juga dipengaruhi oleh hal-hal lain, seperti tekanan sosial, gaya hidup, dan preferensi makanan. Walaupun pemahaman mengenai anemia sangat penting penelitian ini mengungkapkan bahwa pengetahuan semata tidak cukup memengaruhi kebiasaan makan. Dibutuhkan intervensi yang lebih menyeluruh, seperti program pendidikan kesehatan dan gizi yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat guna mendukung kebiasaan makan sehat remaja.
LITERATURE REVIEW : PERAN SEKOLAH DALAM PENCEGAHAN OBESITAS REMAJA DI INDONESIA Fitriana, Delta; Krianto, Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42525

Abstract

Obesitas remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat di Indonesia. Sekolah memiliki peran strategis dalam pencegahan obesitas melalui edukasi gizi, peningkatan aktivitas fisik, serta kebijakan yang mendukung gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau peran sekolah dalam pencegahan obesitas remaja di Indonesia dengan pendekatan literature review. Studi ini mengkaji berbagai artikel ilmiah yang relevan dalam rentang waktu 2019-2024, yang diperoleh melalui database Google Scholar serta Garuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa sekolah telah mengimplementasikan program kesehatan seperti Unit Kesehatan Sekolah (UKS), pendidikan gizi, serta intervensi berbasis komunitas. Namun, masih terdapat tantangan dalam hal kebijakan yang belum merata, keterbatasan sumber daya, serta kurangnya keterlibatan berbagai pihak dalam upaya pencegahan obesitas. Sekolah memiliki potensi besar dalam pencegahan obesitas remaja, tetapi diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan siswa untuk meningkatkan efektivitas program kesehatan berbasis sekolah.
ANALISIS PENGGUNAAN SISTEM ANTRIAN DI RUMAH SAKIT DARI PERSPEKTIF PENYEDIA DAN PELANGGAN : LITERATURE REVIEW pratiwi, Rr. dya ayu riksa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42526

Abstract

Sistem antrian di rumah sakit memainkan peran penting dalam memastikan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan. Waktu tunggu yang panjang sering menjadi kendala utama yang dapat menurunkan kepuasan pasien. Implementasi sistem manajemen antrian yang efektif berpotensi mengurangi waktu tunggu, meningkatkan responsivitas layanan, serta menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih terorganisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak sistem manajemen antrian terhadap kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Metode penulisan artikel ini adalah literature review dengan mengkaji artikel dari jurnal Nasional dan Internasional terkait sistem antrian rumah sakit dan kepuasan pasien. Bagi penyedia layanan, kualitas layanan rumah sakit mengacu pada kualitas teknis pelayanan medis. Namun, penerapan sistem antrian telah terbukti efektif dalam mengurangi waktu tunggu pasien, meningkatkan efisiensi pendaftaran, dan meningkatkan kepuasan pasien. Meskipun demikian, rumah sakit menghadapi tantangan seperti perubahan budaya kerja dan biaya awal yang tinggi dalam implementasi sistem antrian. Bagi pelanggan, kualitas layanan terkait dengan kebahagiaan dan kepuasan. Sistem antrian yang efektif adalah kunci untuk kepuasan pengguna layanan. Informasi waktu tunggu yang akurat membantu mengurangi frustasi dan kecemasan pasien. Meskipun ada kendala teknis seperti lambatnya proses login, sistem antrian yang baik tetap memainkan peran penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Sistem antrian memiliki dampak positif dalam meningkatkan kualitas layanan di rumah sakit baik dari perspektif penyedia maupun pelanggan. Oleh karena itu, pembaharuan dan pengembangan sistem antrian diperlukan untuk meningkatkan kepuasan dan mutu pelayanan rumah sakit.
HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN KOSAKATA DAN KEMAMPUAN PRAGMATIK PADA ANAK AUTISME SPECTRUM DISORDER HARYATI, UMI; Gunawan, Gunawan; Pratomo, Hafidz Triantoro Aji
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42529

Abstract

Seorang dengan autisme spectrum disorder seringkali menghadapi kesulitan dalam berkomunikasi secara verbal. Komunikasi yang digunakan anak autisme biasanya lebih mengandalkan bahasa tubuh dan interaksi singkat, hal tersebut tidak mengindikasikan bahwa anak-anak dengan autisme tidak mampu berkomunikasi, mereka hanya membutuhkan kosakata yang mencukupi untuk bisa berkomunikasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penguasaan kosakata dan kemampuan pragmatik pada anak Autisme Spectrume Disorder. Metode korelasional diterapkan dalam penelitian ini, yang digunakan untuk mengetahui gambaran hubungan antar variabel pada penelitian, dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional serta menerapkan teknik pengambilan sampel Purposive Sample dimana peneliti melakukan pengambilan data dengan memberi lembar kuesioner kepada orang tua responden yang memenuhi kriteria, kemudian data hasil kuantitatif akan dianalisis dengan pendekatan univariat dan bivariat menggunakan Spearmen Rank.  Berdasarkan analisis data yang dilakukan didapatkan hasil signifikan pada tingkat kepercayaan 1% (α = 0.01). Hasil ini mengindikasikan hasil uji korelasi anatara total penguasaan kosakata dan kemampuan pragmatik, menunjukan hasil korelasi Spearman sebesar 0.940. Ini menunjukkan adanya keterkaitan yang sangat kuat dan positif antara Total Jumlah Kosakata dan Kemampuan Pragmatik Nilai korelasi Spearman sebesar 0.940. Ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang sangat kuat dan positif antara penguasan Kosakata dan Kemampuan Pragmatik. Ini menunjukkan semakin tinggi Total Jumlah Kosakata, sehingga semakin tinggi nilai Kemampuan Pragmatik.
OPTIMASI SODIUM LAURYL SULFAT SEBAGAI SURFAKTAN DALAM SEDIAAN HANDWASH DARI EKSTRAK AMPAS TEH HITAM (BLACK TEA) Rizkia, Veni; Santoso, Joko; Purgiyanti, Purgiyanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42535

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah permasalahan kebersihan tangan yang mendorong peneliti membuat produk handwash ekstrak ampas teh hitam dengan Sodium Lauryl Sulfat sebagai surfaktan, Sodium Lauryl Sulfat yang digunakan harus optimal karena agar tidak mengurangi efektivitas kebersihan dan kenyamanan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi Sodium Lauryl Sulfat dengan perbedan konsentrasi 6%, 9% dan 12% dalam sediaan handwash dengan ekstrak ampas teh hitam (black tea) dan memberikan gambaran komprehensif tentang sifat fisik produk, membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan formulasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dalam pembuatan ekstrak ampas teh hitam dengan metode maserasi dan diuji dengan berbagai parameter pengujian sifat fisik. Metode pengujian sifat fisik melibatkan uji organoleptis untuk mengevaluasi karakteristik sensorik, pengukuran pH untuk menilai tingkat keasaman atau kebasaan, mengetahui bobot jenis untuk menilai kualitas tiap konsentrasi, pengujian tinggi busa untuk mengetahui ketahanan busa yang terbentuk dan pengukuran viskositas untuk memahami kemampuan aliran. Selain itu, penelitian ini mencakup penentuan formulasi konsentrasi Sodium Lauryl Sulfat paling baik. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya pengaruh Sodium Lauryl Sulfat dengan perbedaan yang signifikan pada masing-masing formulasi sediaan handwash ekstrak ampas teh hitam pada uji tinggi busa, bobot jenis dan viskositas. Hasil uji sifat fisik ini menunjukan formulasi 2 merupakan sediaan handwash dengan sifat fisik yang paling baik dilihat dari hasil uji organoleptis, homogenitas, bobot jenis, viskositas dan tinggi busa yang semuanya memenuhi standar.
VERBAL WORKING MEMORY MEAN LENGTH UTTERANCE : FAKTOR PENENTU KEMAMPUAN BERBAHASA Annastasya Sahlaa Syahida; Pratomo, Hafidz Triantoro Aji; Nugroho, Setyadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42538

Abstract

Perkembangan bahasa terkait dengan perkembangan kognitif, yang berarti bahwa faktor kecerdasan sangat mempengaruhi perkembangan keterampilan bahasa. Tidak menguasai atau kurang kemampuan bahasa adalah salah satu masalah perkembangan bahasa anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara verbal working memory, mean length utterance (MLU) dan produksi kata pada anak usia prasekolah di Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak prasekolah berusia 18 – 72 bulan di Surakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik probability sampling (random sampling) dengan sampel 81 anak. Hasil uji statistik regresi logistik memperoleh nilai OR 10.800, yang berarti (OR > 1), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi ucapan panjang rata-rata, semakin besar kemungkinan anak memiliki jumlah kata yang lebih bervariasi dibandingkan dengan anak yang memiliki ucapan panjang rata-rata yang lebih rendah. Selain itu, hasil analisis data menggunakan uji spearman rank ini menunjukkan hubungan kuat antara ucapan panjang rata-rata dengan produksi kata. Jika mean length utterance anak semakin meningkat, konstruksi ujaran yang dihasilkan juga akan menjadi lebih kompleks. Sementara, memori kerja verbal memiliki hubungan yang lebih lemah dengan jumlah produksi kata yang diucapkan seorang anak. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mempertimbangkan faktor-faktor ini secara menyeluruh dalam perkembangan kemampuan berbahasa anak, agar dapat mencapai hasil yang optimal. 
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEJADIAN SKOLIOSIS Putrijayagni, Desinta Syarifah Mahadewi; Rahmanto, Safun; Wardojo, Sri Sunaringsih Ika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42540

Abstract

Kelainan pada tulang belakang yang dapat memengaruhi postur dan kualitas hidup adalah skoliosis, yang ditandai dengan kelengkungan lateral. Penelitian ini bertujuan dalam menganalisis karakteristik usia, jenis kelamin, dan indeks massa tubuh (IMT) yang memengaruhi terjadinya skoliosis. Dengan menggunakan stratified sampling, penelitian ini memiliki desain cross-sectional. 55 responden yang memenuhi persyaratan inklusi merupakan populasi penelitian, yang terdiri dari pasien di klinik Kota Surabaya. Uji regresi logistik biner digunakan untuk menilai data. Temuan analisis menunjukkan bahwa kejadian skoliosis berkorelasi signifikan dengan jenis kelamin dan usia. Responden usia remaja (12–25 tahun) memiliki peluang 12 kali lebih besar mengalami skoliosis dibandingkan kelompok dewasa (26–45 tahun) (p=0,010; OR=12,000; CI=1,828–78,759). Jenis kelamin perempuan juga berhubungan signifikan, dengan peluang 8,179 kali lebih besar mengalami skoliosis dibandingkan laki-laki (p=0,005; OR=8,179; CI=1,879–35,611). Sebaliknya, IMT tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian skoliosis (p=0,243). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa usia remaja dan jenis kelamin perempuan merupakan faktor risiko utama kejadian skoliosis, sedangkan IMT tidak berpengaruh signifikan. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk skrining dini dan intervensi pencegahan skoliosis, terutama pada kelompok yang berisiko tinggi. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel yang lebih besar untuk hasil yang lebih komprehensif.
ANALISIS KEPATUHAN PMIK DALAM PEMBERIAN GENERAL CONCENT PASIEN BPJS DI RUMAH SAKIT X BANDUNG Andhani, Aulia Zeta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42553

Abstract

Kelengkapan pengisian persetujuan umum (general consent) perlu diperhatikan, yang dikhawatirkan akan ada kesalahpahaman pasien dan keluarga pasien selama mendapatkan perawatan di rumah sakit. Penerapan persetujuan umum harus dipatuhi untuk melindungi hak dan keselamatan pasien sekaligus memberikan perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan yang merawat pasien. Formulir persetujuan umum (general consent) selalu diajukan kepada pasien atau keluarga pasien sebelum pasien menerima pelayanan rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit. General Consent terlebih dahulu agar dapat dipahami dan dimengerti karena diantaranya mencakup hak dan kewajiban pasien selama diberikan pelayanan kesehatan. Metodologi yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dan alat penelitian yang digunakan berupa observasi dan petunjuk wawancara. Penelitian ini dilakukan di tempat pendaftaran rawat inap Rumah Sakit X Bandung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PMIK dinilai telah mematuhi Standar Operasional Prosedur penerimaan pasien rawat inap, hal ini ditunjukkan dengan terpenuhinya 6 (enam) indikator. Kemudian diketahui bahwa formulir persetujuan umum (general consent) tidak sesuai dengan kelengkapan indikator pada saat proses implementasi. Ketidakpatuhan ini diakibatkan oleh tidak patuhnya petugas PMIK dalam bertindak sesuai dengan 3 (tiga) dimensi kepatuhan: 1) Kepercayaan (Belief) bahwa mereka telah bertindak sesuai SOP; 2) Menerima (Accept) SOP sebagai pedoman pelaksanaan; dan 3) Melaksanakan (Act) pemberian persetujuan umum pendaftaran rawat inap.