cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 LIRUNG KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD Entaren, Hardina Debora; Adam, Hilman; Wowor, Ribka Elisabeth
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43707

Abstract

Perilaku merokok adalah kebiasaan menyalakan rokok dan menghirup asapnya sebelum akhirnya menghembuskannya kembali. Peserta didik merupakan bagian dari masyarakat yang berupaya mengembangkan potensinya melalui proses pendidikan pada jenjang tertentu. Di Kabupaten Kepulauan Talaud, jumlah konsumsi rokok per minggu oleh perokok tembakau mengalami peningkatan dari 58,87% pada tahun 2020 menjadi 67,41% pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok di kalangan peserta didik SMA Negeri 1 Lirung. Studi ini dilakukan pada Agustus 2024 dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain Cross Sectional Study. Populasi penelitian terdiri dari seluruh peserta didik SMA Negeri 1 Lirung, berjumlah 249 siswa, dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Variabel yang di analisis meliputi pengetahuan, sikap, pengaruh orang tua, serta pengaruh teman sebaya sebagai variabel bebas, sementara perilaku merokok dijadikan sebagai variabel terikat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p ≤ 0,05) antara variabel pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,000), pengaruh orang tua (p = 0,000), serta pengaruh teman sebaya (p = 0,000) dengan perilaku merokok. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor tersebut memiliki keterkaitan dengan perilaku merokok pada peserta didik SMA Negeri 1 Lirung.
LITERATUR REVIEW: DAMPAK INFEKSI OPORTUNISTIK TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN SUSPECT HIV Sopian, Raditya Hafizh; Sopiah, Popi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak infeksi oportunistik TB paru terhadap kondisi klinis pasien suspect HIV dengan didasari oleh prevalensi HIV di Indonesia yang terus meningkat sehingga menimbulkan permasalahan yang mempengaruhi progresivitas penyakit HIV yang akan menimbulkan dampak-dampak seperti aspek biologis, psikologis, sosial, dan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur narrative review yang mengumpulkan, merangkum dan menganalisis penelitian-penelitian terlebih dahulu mengenai suatu topik dengan cara yang lebih deskriptif dan naratif. Peneliti mencari referensi jurnal dengan menggunakan database Google Scholar dan Pubmed, dengan menggunakan kata kunci Tuberkulosis, HIV, Infeksi Oportunistik, Prognosis. Dari 232 jurnal yang ditemukan setelah memasukkan kata kunci, peneliti memperoleh 10 jurnal yang sesuai dan layak dengan kata kunci dan topik yang dianalisis pada jurnal ini. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa terdapat berbagai dampak pada penderita TB paru dengan suspect HIV seperti pada aspek biologi, psikologis, sosial, dan ekonomi. Kesimpulannya orang yang mengidap TB paru dengan suspect HIV dapat mengalami berbagai dampak kesehatan mulai dari dampak yang paling ringan seperti terganggunya aktivitas sehari-hari hingga komplikasi serius yang dapat berakhir pada kondisi yang mengancam jiwa. Oleh karena itu, pentingnya dukungan orang sekitar untuk selalu melakukan pengobatan rutin dan menjaga kestabilan mental agar penderita tidak selalu berpikiran pendek untuk mengakhiri hidupnya.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA PETIR KABUPATEN BOGOR Hermawan, Muhammad Dinden; Febrianti, Siti Fadillah; Prasetia, Raka; Muafiah, Nazwa; Zahrani, Nayla Salma; Andini, Rizky; Riskylia, New Ghinaa; Ambarwati, Putri Viona
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43721

Abstract

Hipertensi merupakan tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya ≥ 140 mmHg dan tekanan diastolik ≥90 mmHg. Pengetahuan tentang penyakit yang diderita dapat berpengaruh pada kepatuhan pasien dalam pengobatan terutama dalam minum obat dan memberikan outcome yang optimal. Penderita hipertensi harus menjalani pengobatan dengan minum obat antihipertensi untuk mengontrol tekanan darah agar tidak terjadi komplikasi dari penyakit hipertensi. Ketidakpatuhan pasien hipertensi dalam mengkonsumsi obat antihipertensi dapat terjadi karena pengobatan hipertensi harus dilakukan seumur hidup, sehingga seringkali menimbulkan kejenuhan bagi penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi dan mengetahui tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur yang mengulas berbagai referensi terkait hipertensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap pengobatan, serta analisis data prevalensi hipertensi dan kebiasaan pengobatan di Desa Petir. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap pasien hipertensi yang memenuhi kriteria tertentu dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengetahuan yang baik tentang hipertensi penting, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan dalam mengonsumsi obat. Faktor-faktor lain seperti kondisi sosial-ekonomi, dukungan keluarga, dan akses terhadap obat juga berperan penting dalam kepatuhan pengobatan.
COMPARISON OF THE EFFECTIVENESS OF FERMENTED TIWAI ONIONS AND LANANG ONIONS ON CHOLESTEROL LEVELS IN SPRAGUE DAWLEY HYPERCHOLESTEROLEMIA RATS Utami, Kurniati Dwi; Wahyuningrum, Diah Retno; Naimatur, Rizqi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43733

Abstract

This study was a pure experimental study using a control group. The experimental animals used were two-month-old Sprague Dawley rats. The four groups of rats were given a high-cholesterol diet with the addition of egg yolk to the feed for two weeks. After the rats experienced hypercholesterolemia, the rats were divided into four groups. The first group was the control group given distilled water. The second group was given simvastatin at a dose of 15 mg/kgBW. The third group was given fermented shallots at a dose of 200 mg/kgBW, and the fourth group was given fermented shallots at a dose of 200 mg/kgBW. Each group consisted of five rats. The results of the ANOVA test showed a significant difference in cholesterol levels between groups with a p value = 0.00. The Tukey HSD further test showed a difference in mean HDL between the control group and the group given simvastatin. However, no significant difference was found in cholesterol levels between the groups given fermented shallots and fermented shallots. The groups given fermented shallots and lanang shallots had lower mean cholesterol compared to the control and simvastatin groups. The conclusion of this study is that the administration of fermented tiwai and lanang onions both showed effectiveness in lowering blood cholesterol levels in rats with hypercholesterolemia, as effective as simvastatin. This finding shows the potential of fermented onions as an alternative herbal therapy in managing high cholesterol.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENURUNAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD Dr. (H.C) IR SOEKARNO PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 2024 suri, anggun; Faizal, Kgs. M.; Anggraini, Rima Berti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43738

Abstract

Penurunan fungsi ginjal yang progresif dikenal sebagai gagal ginjal, yang dapat menyebabkan ginjal tidak dapat mengatur keseimbangan cairan elektrolit dan menjaga keseimbangan sisa metabolisme. Pengidap gagal ginjal kronis yang sedang menjalani hemodialisis, salah satu permasalahan yang muncul adalah pada kadar Hemoglobin. Pada pasien dengan gagal ginjal kronik, anemia sering kali terjadi akibat penurunan produksi hormon eritropoietin (EPO) oleh ginjal yang rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  faktor-faktor yang berhubungan dengan penurunan kadar hemoglobin pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rsud Dr. (H.C) Ir Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2024.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan hasil berupa Analisa univariat dan bivariat. Penelitian ini tidak dilakukan sampling dan semua elemen populasi menjadi subjek penelitian (total populasi). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RSUD Dr. (H.C) Ir.Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024.Hasil penelitian di dapatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan penurunan kadar hemoglobin pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa diantaranya lama menjalani hemodialisa (p=0,015, POR=6,000), transfusi darah (p=0,015, POR=0,125), pola tidur (p=0,010, POR=0,125).Saran penelitian rutin tentang faktor faktor yang berhubungan dengan penurunan kadar hemoglobin pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa sangat penting di kembangkan selain itu juga penting untuk meningkatkan kesadaran kepada masyarakat agar terus menjaga kestabilan tubuh dan pola makan yang sehat.
PREVALENSI PEROKOK PADA REMAJA AWAL DI KOTA DEPOK TAHUN 2024 Liziawati, Mary; Zakiah, Zakiah; Rachmawati, Faika; Ihyani, Ihyani; Lestari, Puji
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43745

Abstract

Perilaku merokok masih menjadi masalah sosial karena berdampak negatif pada kesehatan masyarakat. Prevalensi merokok di Indonesia semakin meningkat, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada siswa remaja awal di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi adalah siswa Sekolah Dasar Negeri Kota Depok, dengan jumlah sampel sebanyak 2.440 responden dengan teknik pengambilan sampel Proportionate Stratified Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan frekuensi umur paling banyak berusia 12 tahun sebanyak 851 siswa (34.9%), jenis kelamin siswa laki-laki sebanyak 1807 siswa (74%), pengetahuan dampak merokok pada kesehatan sebanyak 1799 siswa (73.7%), frekuensi siswa yang memiliki anggota keluarga di rumah yang merokok 1843 siswa (75%) lebih besar dibandingkan dengan melihat teman dekat yang merokok 1101 siswa (45.1%) dan melihat orang merokok di satuan pendidikan sebanyak 797 siswa (32.7%). Hasil uji bivariat menggunakan analisis Chi Square terdapat 3 variabel yang memiliki hubungan signifikansi terhadap perilaku merokok yaitu sumber paparan melihat orang yang merokok di satuan pendidikan (p value 0.000), ada anggota keluarga di rumah yang merokok (p value 0.000) dan teman dekat banyak yang merokok (p value 0.000). Penurunan prevalensi perokok remaja harus dilakukan oleh seluruh stakeholder lintas sektor, perguruan tinggi, media, masyarakat, orang tua, termasuk peran anak sebagai subjek yang dilindungi serta penguatan program promosi dan preventif secara komprehensif.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN PERNAPASAN PADA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMAT KOTA BANDA ACEH saputra, T. Yudha; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43775

Abstract

Petugas pemadam kebakaran dan penyelamat di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan akibat paparan zat berbahaya saat bertugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan pernapasan pada petugas, seperti riwayat merokok, lama masa kerja, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 35 petugas, dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluhan gangguan pernapasan lebih banyak dialami oleh petugas yang tidak menggunakan APD (16,1%), memiliki masa kerja ≥5 tahun (16,1%), dan memiliki riwayat merokok (33,3%). Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan APD (p=0,000) dan riwayat merokok (p=0,000) dengan keluhan gangguan pernapasan. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara lama masa kerja (p=0,479) dengan keluhan tersebut. Disimpulkan bahwa penggunaan APD dan riwayat merokok merupakan faktor yang berpengaruh terhadap keluhan gangguan pernapasan, sementara lama masa kerja tidak berpengaruh secara signifikan. Oleh karena itu, DPKP Kota Banda Aceh disarankan untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan APD, memberikan edukasi tentang bahaya merokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mendeteksi dini gangguan pernapasan.
PENERAPAN KOMPRES BAWANG MERAH TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH ANAK DEMAM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG GAUNG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Nurvawati, Nurvawati; Yanti, Rifa; Tamberika, Fajar Sari; Aifa, Wira Ekdeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43782

Abstract

Setiap anak pernah mengalami demam, seorang anak dikatakan demam apabila suhu tubuh melebihi 380 C (suhu ketiak). Meningkatnya kasus demam pada anak di Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Gaung, dan minim nya pengetahuan ibu tentang penanganan demam pada anak saat di rumah dapat berisiko memperparah kondisi anak demam. Berdasarkan data dari Puskesmas Simpang Gaung dapatkan jumlah kasus demam pada anak tahun 2021 tercatat sebanyak 219 kasus, sedangkan pada tahun 2022 kasus demam pada anak menjadi 225 kasus dan tahun 2022 tercatat 251 kasus. Hal ini menggambarkan bahwa terjadi peingkatan kasus demam pada anak setiap tahunnya di Puskesmas Simpang Gaung. Tujuan penelitian untuk mengetahui Penerapan Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak Demam di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Gaung. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah anak demam sebanyak 15 orang, pengambilan sampel secara purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Kesimpulan penelitian ini yaitu suhu tubuh anak demam sebelum dilakukan kompres bawang merah di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Gaung rata-rata mengalami suhu 38,60 Celcius, suhu tubuh anak demam sesudah dilakukan kompres bawang merah di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Gaung rata-rata mengalami suhu 36,30 Celcius, ada pengaruh kompres bawang merah terhadap penurunan suhu demam anak di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Gaung dengan p-value 0.001 < 0,05.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN BUNGKUS (SMILAX ROTUNDIFOLIA) Yapsenang, Amar Jansen; Muslihin, AM.; Hardia, Lukman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43783

Abstract

Penyakit degeneratif disebabkan oleh radikal bebas yang merusak sel dalam tubuh manusia. Radikal bebas dapat dinetralisir oleh senyawa antioksidan. Antioksidan merupakan zat yang berperan penting dalam menjaga kesehatan karena kemampuannya menetralkan molekul radikal bebas. antioksidan dikategorikan menjadi dua jenis: antioksidan sintetis dan antioksidan alami. Antioksidan alami lebih umum ditemukan dari pada antioksidan sintetis, karena antioksidan sintetis dapat menimbulkan efek samping, sehingga antioksidan alami menjadi alternatif yang diperlukan. Salah satu sumber antioksidan eksogen adalah daun bungkus (Smilax rotundifolia). Secara tradisional dan penelitian, daun bungkus sering digunakan masyarakat papua sebagai obat kejantanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari daun bungkus (Smilax rotundifolia) yang diukur dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1- picrylhydrazyl) Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan sampel yang diambil dari Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Ekstrak daun bungkus dibuat dengan metode meserasi menggunkan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antioksidan daun bungkus dengan menggunakan konsentrasi 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm, 125 ppm. Vitamin C digunakan sebagai control positif. Absorbansi diukur dengan menggunakan spektrovotometer UV-Vis pada panjang gelombang 600 nm. Hasil dari skrining fitokimia menunjukkan adanya flavonoid, steroid, alkaloid, tanin, dan saponin. Uji DPPH dari penelitian ini menunjukkan IC50 ekstrak daun bungkus dengan pelarut etanol 96% didapatkan bernilai 190.26 ppm. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun bungkus menggunakan pelarut etanol 96% tergolong ke dalam antioksidan lemah berdasarkan klasifikasi Blois
HUBUNGAN LAMA OPERASI DENGAN HIPOTERMI PADA PASIEN PASCA SPINAL ANESTESI DI RSUD KABUPATEN BEKASI Vinsensia, Severiana Maria; Ardian, Robin; Saputra, Suanda; Salomo, Sahat Tumpal; Alamsah, Deni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43787

Abstract

Hipotermi bisa muncul sebagai komplikasi setelah prosedur pembedahan, akibat efek obat anestesi yang menurunkan laju metabolisme oksidatif tubuh. Hal ini mengakibatkan gangguan pada kemampuan tubuh dalam mengatur suhu. Kondisi hipotermi ini dapat diamati selama periode pemulihan pasca-anestesi, baik yang bersifat umum maupun regional. Pembedahan yang menggunakan anestesi tulang belakang dengan durasi yang panjang juga meningkatkan kemungkinan tubuh terpapar suhu dingin lebih lama, yang berdampak pada perubahan temperatur tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama operasi dengan hipotermi pasca spinal anestesi di RSUD Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode kuantitatif dengan rancangan cross-sectional, melibatkan 36 responden pasca menjalani anestesi spinal, dengan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis univariat, yang bersifat deskriptif, serta analisis bivariat yang menggunakan pendekatan Spearman Rank. Karaktristik responden yang menjalani tindakan pembedahan dengan menggunakan anestesi spinal dengan durasi sedang lebih dominan yaitu dengan jumlah responden sebanyak 30 responden (83,3%), penelitian ini juga menunjukkan sebagian besar responden mengalami hipotermia ringan setelah menjalani tindakan anestesi spinal terjadi pada 22 dari 36 responden, atau sebesar (61,1%). Penelitian ini mengungkapkan adanya keterkaitan yang signifikan antara durasi tindakan pembedahan dan kejadian hipotermia pasca anestesi spinal di RSUD Kabupaten Bekasi. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank menunjukkan nilai signifikansi yang relevan (2-tailed) atau P-Value sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,795.  Temuan ini mendukung teori yang mana lama operasi berhubungan dengan hipotermi pasca anestesi spinal di RSUD Kabupaten Bekasi.